cover
Contact Name
Agna Rizky Putra Anggara
Contact Email
agnarizkyputra@gmail.com
Phone
+6281331725275
Journal Mail Official
dedikasijurnalmitra@gmail.com
Editorial Address
Jalan PB Sudirman, Kelurahan Patokan, Kabupaten Situbondo, Provinsi Jawa Timur , Indonesia
Location
Kab. situbondo,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mitra Dedikasi Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 30892511     DOI : https://doi.org/10.70305/jmdm.v1i2
Jurnal Mitra Dedikasi : jurnal yang diterbitkan oleh Yayasan Bakti Cendekia Nusantara. jurnal Mitra Dedikasi memiliki kajian Berupa penerapan multi disiplin keilmuan diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer, pendidikan, budaya dan kesehatan dll. Pengabdian kepada masyarakat berisi berbagai kegiatan penanganan dan pengelolaan berbagai potensi, kendala, tantangan, dan masalah yang ada di masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pengabdian juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra. Kegiatan pengabdian tersebut disusun dalam suatu kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide-ide yang telah dicapai di bidang pengabdian kepada masyarakat. Jurnal Mitra Dedikasi diterbitkan setiap bulan Juni dan Desember
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 37 Documents
SOSIALISASI PERKEMBANGAN MOTORIK ANAK USIA DINI DI ERA TEKNOLOGI DESA SUMBERBARU Asnando Asnando; Agus Wicaksono; Andi Wapa
Jurnal Mitra Dedikasi Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): Edisi Desember
Publisher : Yayasan Bakti Cendekia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70305/jmdm.v2i2.218

Abstract

Perkembangan motorik anak usia dini merupakan aspek penting yang mendukung pertumbuhan fisik, kognitif, sosial, dan emosional anak. Namun, meningkatnya penggunaan gadget di era teknologi berpotensi mengurangi aktivitas fisik sehingga dapat menghambat perkembangan motorik anak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya perkembangan motorik anak usia dini serta dampak penggunaan gadget yang berlebihan. Kegiatan dilaksanakan di Desa Sumberbaru menggunakan metode sosialisasi partisipatif melalui ceramah, diskusi, dan tanya jawab yang melibatkan ibu-ibu PKK dan masyarakat setempat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya stimulasi motorik, kesadaran dalam mengawasi penggunaan gadget, serta keterampilan orang tua dalam memberikan aktivitas motorik di lingkungan keluarga. Kegiatan ini juga mendorong terbentuknya komitmen masyarakat untuk menerapkan pola pengasuhan yang lebih seimbang antara pemanfaatan teknologi dan aktivitas fisik anak.
Sosialisasi Etika Bermedia Sosial yang Positif Sebagai Upaya Membangun Pengguna Digital yang Bijak di Lingkungan MA Ma’arif NU Sains Al-Qur’an Sumbang Septi Nurhayati; Dini Riandini
Jurnal Mitra Dedikasi Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): Edisi Juni
Publisher : Yayasan Bakti Cendekia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70305/jmdm.v3i1.222

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah meningkatkan intensitas penggunaan media sosial di kalangan remaja, termasuk peserta didik di tingkat madrasah aliyah. Di sisi lain, rendahnya pemahaman mengenai etika bermedia sosial berpotensi menimbulkan berbagai dampak negatif, seperti penyebaran informasi yang tidak benar, ujaran kebencian, perundungan siber, serta pelanggaran norma dalam berkomunikasi di ruang digital. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran peserta didik mengenai etika bermedia sosial yang positif sebagai upaya membangun pengguna digital yang bijak di lingkungan MA Ma'arif NU Sains Al-Qur'an Sumbang. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah sosialisasi secara langsung melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, dan sesi tanya jawab. Pelaksanaan kegiatan meliputi tahapan identifikasi kebutuhan dan permasalahan mitra, persiapan materi dan media sosialisasi, pelaksanaan kegiatan, serta evaluasi terhadap pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memberikan respons yang sangat positif dan antusias selama proses sosialisasi. Peserta memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya menerapkan etika dalam menggunakan media sosial, mengenali dampak positif dan negatif aktivitas digital, serta memahami pentingnya bersikap kritis, bertanggung jawab, dan santun dalam berinteraksi di ruang digital. Kegiatan ini diharapkan mampu membentuk karakter peserta didik sebagai pengguna media digital yang cerdas, bijak, dan bertanggung jawab sehingga dapat menciptakan lingkungan digital yang aman, sehat, dan beretika.
PENGABDIAN BERBASIS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA (PBPMD) EDUKASI LITERASI DIGITAL DAN INTERNET SEHAT UNTUK SISWA KELAS VI SDN 2 TREBUNGAN Tri Astindari; Muhammad Sofyan Apriyono; Tri Wahyuni; Moh.Dafid; Saidatur Rohmaniyah
Jurnal Mitra Dedikasi Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): Edisi Juni
Publisher : Yayasan Bakti Cendekia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70305/jmdm.v3i1.223

Abstract

Edukasi Literasi Digital dan Internet Sehat yang dilaksanakan di SDN 2 Trebungan bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta keterampilan siswa dalam memanfaatkan teknologi informasi secara cerdas, bijak, dan bertanggung jawab. Dalam kegiatan ini, siswa dibekali pengetahuan dasar mengenai penggunaan internet, manfaat teknologi digital dalam mendukung proses pembelajaran, serta potensi risiko yang dapat muncul, seperti penyebaran informasi palsu (hoaks), penipuan daring, perundungan siber (cyberbullying), dan pelanggaran privasi data pribadi. Melalui pendekatan yang interaktif dan sesuai dengan tingkat pemahaman siswa sekolah dasar, pelatihan ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran kritis dalam memilah informasi serta membentuk sikap positif dalam penggunaan media digital. Dengan demikian, siswa diharapkan dapat menjadi generasi yang tidak hanya mahir secara teknologi, tetapi juga memiliki karakter tangguh dalam menghadapi tantangan di era digital
PENINGKATAN KOMPETENSI DIGITAL DAN PEDAGOGIK GURU PAUD MELALUI PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PEMBELAJARAN INKLUSIF BERBASIS TEKNOLOGI DI KECAMATAN PATRANG, KABUPATEN JEMBER Selasi Priatiningsih; Indah Sumartiningsih; Wiwik Sulistyawati
Jurnal Mitra Dedikasi Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): Edisi Juni
Publisher : Yayasan Bakti Cendekia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70305/jmdm.v3i1.224

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi digital dan pedagogik guru PAUD di Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember melalui program pelatihan dan pendampingan. Kegiatan diikuti oleh 30 guru PAUD dan dilaksanakan melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, praktik, simulasi, serta pendampingan berkelanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan guru dalam memanfaatkan teknologi digital untuk pembelajaran. Guru mampu mengembangkan media pembelajaran digital yang lebih interaktif, kreatif, dan sesuai dengan karakteristik anak usia dini. Selain itu, pemahaman guru terhadap konsep pembelajaran inklusif juga meningkat, sehingga mereka lebih mampu mengakomodasi keberagaman kebutuhan peserta didik. Program ini juga berhasil membentuk komunitas belajar guru berbasis digital sebagai upaya menjaga keberlanjutan peningkatan kompetensi. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di lembaga PAUD.
PENDAMPINGAN PELATIHAN PEMBUATAN APE INOVATIF UNTUK MENDUKUNG PEMBELAJARAN BERMAKNA BAGI GURU PAUD SE KECAMATAN GADING PROBOLINGGO Wedya Puspita; Karunia Muda Setya; Ratnasari Dwi Ade Chandra
Jurnal Mitra Dedikasi Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): Edisi Juni
Publisher : Yayasan Bakti Cendekia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70305/jmdm.v3i1.229

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru PAUD dalam mengembangkan Alat Permainan Edukatif (APE) inovatif guna mendukung pembelajaran bermakna di Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo. Permasalahan yang dihadapi mitra meliputi keterbatasan pemahaman tentang konsep APE, rendahnya keterampilan dalam membuat APE, belum optimalnya integrasi APE dalam pembelajaran, serta kurangnya pemanfaatan bahan lokal sebagai media pembelajaran. Kegiatan pengabdian dilaksanakan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang meliputi tahap identifikasi kebutuhan, pelatihan, workshop, pendampingan, dan evaluasi. Materi pelatihan disampaikan oleh Karunia Muda Setya Utama, Ratnasari Dwi Ade Chandra dan Wedya Puspita. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman guru mengenai konsep dan fungsi APE, peningkatan keterampilan dalam merancang dan membuat APE inovatif, peningkatan kemampuan mengintegrasikan APE dalam proses pembelajaran, serta meningkatnya kreativitas dalam memanfaatkan bahan lokal dan bahan bekas menjadi media pembelajaran yang edukatif. Berbagai produk APE berhasil dihasilkan dan diimplementasikan dalam kegiatan pembelajaran di kelas. Kegiatan ini memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kualitas pembelajaran PAUD yang lebih aktif, kreatif, menyenangkan, dan bermakna. Dengan demikian, program pendampingan pelatihan pembuatan APE inovatif dapat menjadi salah satu strategi efektif dalam meningkatkan kompetensi guru PAUD dan mendukung optimalisasi perkembangan anak usia dini.
Pelatihan Blooket Digital Bagi Pengajar Yayasan Al-Hidayah Islamic School Gorontalo Puspita Dian Agustin; Waode Irawati; Nuramila
Jurnal Mitra Dedikasi Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): Edisi Juni
Publisher : Yayasan Bakti Cendekia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70305/jmdm.v3i1.231

Abstract

Pendidikan Era Revolusi Industri 4.0 adalah fenomena yang merespons kebutuhan revolusi industri dengan penyesuaian kurikulum baru sesuai situasi saat ini. Kurikulum tersebut mampu membuka jendela dunia melalui genggaman contohnya memanfaatkan internet of things (IOT) dalam pembelajaran. Pelatihan blooket dimaksudkan untuk membantu guru dalam melakukan evaluasi pembelajaran dengan bantuan digital. Hasil dari pengabdian ini adalah meningkatnya keterampilan guru di Al-Hidayah Islamic school Gorontalo dalam memanfaatkan tek ologi digital. 86% guru pernah membuat media pembelajaran digital namun tidak satupun yang sudah pernah memanfaatkan blooket untuk evaluasi dan 34,5% guru masih menggunakan rubrik penilaian konvensional tanpa melihat ketepatan sasaran materi menjadi fokus dalam pelatihan kali ini. Para pengajar didominasi oleh generasi milenial sehingga mereka terbiasa menggunakan media digital dalam pembelajaran, tapi mereka selalu terbuka dengan materi-materi baru seperti Blooket dengan hasil survey 100% berminat mengikuti pelatihan kali ini
SOSIALISASI PENGUATAN TATA KELOLA DESA INKLUSIF MELALUI PENDAMPINGAN IMPLEMENTASI PERDA KAB JEMBER NO 7 TAHUN 2016 A.Zulkarnain Ali
Jurnal Mitra Dedikasi Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): Edisi Juni
Publisher : Yayasan Bakti Cendekia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70305/jmdm.v3i1.235

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas aparatur desa dalam mengimplementasikan Peraturan Daerah Kabupaten Jember Nomor 7 Tahun 2016 tentang Perlindungan dan Pemenuhan Hak-Hak Penyandang Disabilitas sebagai dasar pengembangan tata kelola desa yang inklusif. Mitra kegiatan adalah aparatur desa yang terdiri atas kepala desa, sekretaris desa, perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), pendamping desa, kader pemberdayaan masyarakat, serta tokoh masyarakat di Kabupaten Jember. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui sosialisasi, ceramah, diskusi interaktif, tanya jawab, studi kasus, dan pendampingan penyusunan rencana aksi desa inklusif. Materi disampaikan oleh A. Zulkarnain Ali, S.IP., M.Si. yang membahas substansi Peraturan Daerah Kabupaten Jember Nomor 7 Tahun 2016, konsep desa inklusif, tata kelola pemerintahan desa, serta strategi implementasi kebijakan yang berpihak kepada penyandang disabilitas. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman aparatur desa mengenai prinsip-prinsip inklusivitas, hak penyandang disabilitas, serta pentingnya mengintegrasikan program desa inklusif ke dalam RPJMDes, RKPDes, dan APBDes. Melalui pendampingan, peserta juga berhasil menyusun rekomendasi implementasi desa inklusif yang meliputi pembaruan data penyandang disabilitas, peningkatan aksesibilitas pelayanan publik, penguatan partisipasi masyarakat, serta pembentukan komitmen bersama dalam mewujudkan pemerintahan desa yang partisipatif, adil, dan nondiskriminatif. Kegiatan ini memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kapasitas aparatur desa dalam mewujudkan tata kelola desa inklusif yang berkelanjutan sesuai amanat Peraturan Daerah Kabupaten Jember Nomor 7 Tahun 2016.

Page 4 of 4 | Total Record : 37