cover
Contact Name
Ahmad Ulil Albab Al Umar
Contact Email
ahmadulil.asfebi@gmail.com
Phone
+6282211345348
Journal Mail Official
jurnalcendekiailmiah@gmail.com
Editorial Address
Slendro rt 02/01,gesi,sragen
Location
Kab. sragen,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Cendekia Ilmiah
Published by CV ULIL ALBAB CORP
ISSN : -     EISSN : 28285271     DOI : 10.56799
Core Subject : Humanities, Social,
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah diterbitkan oleh CV. ULIL ALBAB CORP. J-CEKI terbit 6 kali dalam setahun atau tiap 2 bulan sekali. J-CEKI menerbitkan artikel bidang Humaniora dan Ilmu Sosial. Humaniora: Bahasa dan Linguistik, Sejarah, Sastra, Seni Pertunjukan, Filsafat, Agama, Seni Rupa. Ilmu Sosial: Ekonomi, Antropologi, Sosiologi, Ilmu Komunikasi, Ilmu Pendidikan, Ilmu Politik, Hukum, Psikologi, Geografi, Studi Budaya dan Etika, Studi Gender dan Seksualitas, Studi Area, Arkeologi, dan bidang terkait lainnya.
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 4: Juni 2026" : 13 Documents clear
Efektivitas Teknik Active Cycle Of Breathing Technique ( ACBT) Terhadap Penurunan Sesak Napas Pada Pasien Penyakit Paru Obstruksi Kronik (PPOK) Di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS X Jakarta Waruwu, Irwida; Astrid, Maria
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i4.15371

Abstract

Sesak napas merupakan keluhan utama pada pasien Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) akibat obstruksi jalan napas, peningkatan produksi sekret, dan gangguan pertukaran gas. Penatalaksanaan sesak napas umumnya bersifat farmakologis; namun, intervensi nonfarmakologis seperti Active Cycle of Breathing Technique (ACBT) juga terbukti efektif. Tujuan: Menganalisis efektivitas ACBT dalam menurunkan sesak napas pada pasien PPOK di Instalasi Gawat Darurat RS X. Metode: Studi kasus dilakukan pada dua pasien PPOK dengan keluhan sesak napas. Intervensi ACBT meliputi tiga tahap: kontrol pernapasan, latihan ekspansi toraks, dan teknik ekspirasi paksa (huffing), dilakukan selama 10–15 menit dan diulang tiga kali. Tingkat sesak napas dievaluasi menggunakan keluhan subjektif serta parameter objektif, termasuk frekuensi napas dan saturasi oksigen. Hasil: Pada pasien pertama, frekuensi napas menurun dari 31 menjadi 20 napas/menit, dan saturasi oksigen meningkat dari 93% menjadi 98%. Pada pasien kedua, frekuensi napas menurun dari 29 menjadi 19 napas/menit, dengan saturasi oksigen meningkat dari 93% menjadi 97-98%. Kedua pasien menunjukkan penurunan penggunaan otot bantu pernapasan, napas lebih teratur, batuk lebih efektif sehingga sputum berhasil dikeluarkan, serta peningkatan kenyamanan dan toleransi bernapas. Kesimpulan: ACBT efektif sebagai intervensi nonfarmakologis untuk menurunkan sesak napas pada pasien PPOK dan dapat diterapkan dalam asuhan keperawatan gawat darurat berbasis bukti.
Hubungan Pengetahuan Dan Sikap WUS (Wanita Usia Subur) Terhadap Penggunaan Kontrasepsi Implan Di Puskesmas Kecamatan Moro‘ O Waruwu, Delvin Optianis; Kusmiyati, Margaretha
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i4.15393

Abstract

Implan adalah alat kontrasepsi berbentuk batang kecil yang dipasang di bawah kulit lengan dan mengandung hormon progestin. Alat ini efektif mencegah kehamilan selama 3-5 tahun dengan menghambat ovulasi dan mengentalkan lendir serviks. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan hubungan pengetahuan dan sikap wus terhadapa penggunaan kontrasepsi implan di Puskesmas Kecamatan Moro’o. Penelitian ini dilakukan di kecamatan Moro’o dimulai pada bulan Juni 2024 februari 2025. Masih rendahnya pengetahuan ibu dalam penggunaan kontrasepsi implan padahal implan termasuk kontrasepsi jangka Panjang yang efekstifitasnya tinggi. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitaf deskriptif corelasi dengan pendekatan cross sectional. Hasil uji bivariat menujukkan adanya hubungan signifikan antara pengetahuan wus terhadap penggunan kontrasepsi implan (p-value 0.001), data dikumpulkan dengan menggunakan intrumen pengumpulan data kuesioner. Uji analisis statistik yang digunakan dalam penelitian ini yakni uji Chi Square test. Saran penting untuk meningkatkan pengetahuan mengenai kontrasepsi implan dengan mengikuti penyuluhan kesehatan yang diselenggarakan oleh tenaga medis. Pengetahuan yang lebih dalam mengenai manfaat, cara kerja, serta potensi efek samping implan akan membantu mengurangi ketakutan dan kebingungan.  
Efektifitas Terapi Nebulizer dan Latihan Batuk Efektif terhadap Peningkatan Kemampuan Batuk dan Frekuensi Nafas pada Pasien dengan Masalah Bersihan Jalan Nafas Tidak Efektif di Unit IGD RSUD X Jakarta Hia, Panca Sinar Prapenta; Widani, Ni Luh
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i4.15414

Abstract

Pasien dengan Chronic Obstructive Pulmonary Disease atau Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) sering mengalami bersihan jalan napas tidak efektif akibat peningkatan produksi sekret, inflamasi saluran napas, serta menurunnya kemampuan batuk, yang pada kondisi akut dapat memperburuk status respirasi, terutama di unit gawat darurat. Intervensi yang mampu mengoptimalkan patensi jalan napas menjadi bagian penting dalam asuhan keperawatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas kombinasi terapi nebulizer dan latihan batuk efektif dalam meningkatkan bersihan jalan napas pada pasien PPOK di instalasi gawat darurat. Penelitian menggunakan desain studi kasus dengan pendekatan asuhan keperawatan pada dua pasien laki-laki dengan diagnosis PPOK dan masalah keperawatan bersihan jalan napas tidak efektif di salah satu rumah sakit umum daerah di Jakarta. Intervensi diberikan secara bertahap melalui terapi nebulizer yang diikuti latihan batuk efektif, dengan evaluasi klinis dilakukan sebelum dan sesudah tindakan selama periode observasi. Parameter evaluasi meliputi frekuensi napas, denyut nadi, saturasi oksigen, kemampuan batuk, karakteristik sputum, dan suara napas. Hasil menunjukkan adanya perbaikan status respirasi pada kedua pasien, yang ditandai dengan penurunan frekuensi napas dan denyut nadi, peningkatan saturasi oksigen, meningkatnya efektivitas batuk, kemudahan pengeluaran sputum, serta berkurangnya suara napas tambahan. Temuan ini menunjukkan bahwa kombinasi terapi nebulizer dan latihan batuk efektif berpotensi menjadi intervensi keperawatan yang efektif dalam meningkatkan bersihan jalan napas dan stabilitas respirasi pasien PPOK pada setting kegawatdaruratan.
Efektivitas Penerapan Latihan Relaksasi Napas Dalam pada Pasien dengan Gangguan Pola Napas di IGD RSUD Gulo, Estifania Anggrening; Widani, Ni Luh
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i4.15415

Abstract

Gangguan pola napas merupakan salah satu masalah klinis yang paling sering dijumpai di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan dan dapat menurunkan status fisiologis maupun kualitas hidup pasien secara signifikan. Apabila tidak ditangani secara tepat, kondisi ini berpotensi berkembang menjadi komplikasi serius, seperti hipoksemia, kelelahan pernapasan, hingga disfungsi organ. Oleh karena itu, diperlukan intervensi keperawatan yang efektif, aman, dan mudah diterapkan, salah satunya melalui teknik relaksasi napas dalam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan teknik relaksasi napas dalam pada pasien dengan gangguan pola napas di instalasi gawat darurat rumah sakit umum daerah. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada dua pasien dengan karakteristik klinis yang berbeda. Evaluasi dilakukan melalui observasi sebelum dan sesudah intervensi dengan parameter frekuensi pernapasan, saturasi oksigen, serta respons subjektif terhadap sesak napas. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbaikan status respirasi pada kedua pasien, yang ditandai dengan penurunan frekuensi napas, peningkatan saturasi oksigen, serta berkurangnya keluhan sesak napas setelah intervensi. Temuan ini menunjukkan bahwa teknik relaksasi napas dalam memberikan respons fisiologis yang positif dalam meningkatkan efektivitas ventilasi dan stabilitas respirasi pasien. Dengan demikian, intervensi ini berpotensi menjadi praktik keperawatan berbasis bukti yang dapat diimplementasikan secara rutin pada setting kegawatdaruratan.
Efektivitas Active Cycle of Breathing Technique (ACBT) terhadap Penurunan Sesak Napas pada Pasien Efusi Pleura di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS X Jakarta Daeli, Agnestian; Widani, Ni Luh
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i4.15421

Abstract

Pleural Effusion merupakan kondisi patologis akibat akumulasi cairan pada rongga pleura yang dapat menghambat ekspansi paru dan menimbulkan gangguan pola napas, terutama berupa sesak napas dan penurunan efektivitas ventilasi. Apabila tidak ditangani secara optimal, kondisi ini berpotensi berkembang menjadi hipoksemia dan ketidakstabilan respirasi, sehingga memerlukan penatalaksanaan yang komprehensif, termasuk intervensi keperawatan nonfarmakologis. Salah satu teknik yang dapat diterapkan adalah Active Cycle of Breathing Technique (Active Cycle of Breathing Technique atau ACBT). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan ACBT dalam menurunkan sesak napas pada pasien efusi pleura di instalasi gawat darurat. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada dua pasien efusi pleura dengan karakteristik klinis dan riwayat komorbid yang berbeda. Intervensi diberikan melalui tahapan breathing control, thoracic expansion exercise, dan forced expiration technique selama periode observasi klinis. Evaluasi dilakukan sebelum dan sesudah intervensi dengan parameter frekuensi pernapasan, saturasi oksigen, dan respons klinis pasien terhadap sesak napas. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbaikan status respirasi pada kedua pasien, yang ditandai dengan penurunan frekuensi napas, peningkatan saturasi oksigen, serta berkurangnya keluhan sesak napas setelah intervensi. Temuan ini menunjukkan bahwa ACBT berpotensi menjadi intervensi keperawatan berbasis bukti yang efektif dalam meningkatkan efektivitas ventilasi dan stabilitas respirasi pada pasien efusi pleura di setting kegawatdaruratan.
Pengalaman Remaja Putri dalam Mengonsumsi Tablet Tambah Darah di Jakarta Pusat Daeli, Agnestian; A, Justina Purwarini
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i4.15433

Abstract

Anemia pada remaja putri masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan karena dapat memengaruhi pertumbuhan, kapasitas belajar, produktivitas, serta kesehatan reproduksi di masa depan. Risiko anemia pada kelompok ini meningkat akibat kehilangan darah selama menstruasi, pola konsumsi yang kurang kaya zat besi, serta rendahnya kepatuhan terhadap program suplementasi zat besi. Salah satu strategi pencegahan yang telah banyak diterapkan adalah konsumsi Iron Supplement Tablets Tablet Tambah Darah (TTD), namun pengalaman subjektif remaja dalam menjalani intervensi ini masih belum banyak dieksplorasi. Penelitian ini bertujuan untuk menggali pengalaman remaja putri dalam mengonsumsi TTD sebagai upaya pencegahan anemia di Central Jakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi berdasarkan analisis Paul Colaizzi. Partisipan terdiri atas dua belas remaja putri yang dipilih secara purposive, dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam selama periode penelitian. Analisis data menghasilkan empat tema utama, yaitu motivasi dalam mengonsumsi TTD, tantangan selama proses konsumsi, dukungan sosial dari lingkungan terdekat, serta pemahaman mengenai manfaat TTD bagi kesehatan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pengalaman konsumsi TTD dibentuk oleh interaksi kompleks antara faktor personal, persepsi terhadap efek samping, dukungan keluarga dan sekolah, serta kualitas informasi kesehatan yang diterima. Penelitian ini menegaskan pentingnya pendekatan edukasi yang lebih partisipatif, dukungan sosial yang berkelanjutan, serta peningkatan kualitas program suplementasi untuk memperkuat kepatuhan konsumsi TTD pada remaja putri.
Pesantren dan Dakwah Kultural Arifah, Mariana; Maftuh, Maftuh
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i4.15448

Abstract

Pesantren merupakan institusi pendidikan Islam tertua di Indonesia yang tidak hanya berperan dalam transmisi ilmu keagamaan, tetapi juga dalam membangun relasi sosial, budaya, dan spiritual di tengah masyarakat. Dalam konteks perubahan sosial yang semakin kompleks, salah satu model dakwah yang terus menunjukkan relevansinya adalah dakwah kultural, yaitu pendekatan penyampaian ajaran Islam melalui tradisi lokal, seni, adat, dan praktik budaya yang hidup dalam masyarakat. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis konsep dakwah kultural, landasan normatifnya dalam Qur'an dan hadis, perbedaannya dengan dakwah struktural, serta peran pesantren dalam mengimplementasikan dakwah kultural sebagai bagian dari pengabdian sosial-keagamaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi kepustakaan dengan analisis deskriptif-interpretatif terhadap literatur keislaman, karya akademik, dan sumber-sumber relevan lainnya. Hasil kajian menunjukkan bahwa dakwah kultural yang dikembangkan pesantren mampu membangun internalisasi nilai-nilai Islam yang moderat, toleran, dan kontekstual melalui pendekatan yang lebih dialogis dan akomodatif terhadap budaya lokal. Meskipun menghadapi tantangan berupa perubahan orientasi budaya generasi muda, penetrasi media digital, dan keterbatasan adaptasi teknologi, pesantren tetap memiliki peluang besar untuk merekonstruksi dakwah kultural yang lebih adaptif tanpa kehilangan akar tradisi dan otoritas keilmuan Islam. Kajian ini menegaskan bahwa dakwah kultural pesantren bukan sekadar strategi komunikasi keagamaan, melainkan juga praktik reproduksi nilai, identitas, dan kohesi sosial dalam masyarakat Muslim kontemporer.
Hypertension Management In Elderly Patients In A Nursing Home: A Nursing Case Study Salsabila, Afifah; Mayangsari, Denny Novita; Nahir, Cikal Fiarsi; Ardiono, Akmal Saputra; Amanah, Nimas Efa
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i4.15513

Abstract

Hipertensi merupakan masalah kesehatan utama pada lansia yang berhubungan dengan peningkatan risiko komplikasi kardiovaskular, penurunan kemampuan fungsional, dan kualitas hidup, terutama pada lansia yang tinggal di panti sosial. Pengelolaan hipertensi melalui asuhan keperawatan yang komprehensif dan berkelanjutan menjadi sangat penting. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan manajemen asuhan keperawatan pada pasien lansia dengan hipertensi di panti sosial melalui pendekatan studi kasus. Penelitian menggunakan desain studi kasus deskriptif pada seorang pasien perempuan berusia 78 tahun dengan diagnosis hipertensi. Pengumpulan data dilakukan melalui pengkajian keperawatan komprehensif yang meliputi pengukuran tekanan darah, Mini Mental State Examination (MMSE), Indeks Barthel, dan Berg Balance Scale. Intervensi keperawatan difokuskan pada perawatan jantung dan manajemen energi, yang meliputi posisi semi-Fowler, pengaturan diet rendah garam dan lemak, terapi pijat kaki sebagai intervensi relaksasi, serta latihan fisik ringan berupa latihan rentang gerak. Hasil menunjukkan adanya perbaikan tekanan darah secara bertahap, peningkatan kenyamanan dan relaksasi, serta meningkatnya motivasi pasien untuk melakukan aktivitas fisik harian. Kesimpulannya, asuhan keperawatan holistik yang mengintegrasikan perawatan jantung, manajemen energi, dan terapi komplementer berperan penting dalam mengoptimalkan pengelolaan hipertensi pada lansia di panti sosial.
Disiplin Kerja dan Integritas Terhadap Kinerja Pegawai Dimediasi Motivasi dan Kepuasan Kerja Usman, Usman; Takdir, Dedy; Yusuf, Hayat
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i4.15523

Abstract

Kinerja pegawai pada sektor publik tidak hanya ditentukan oleh kompetensi teknis, tetapi juga oleh kualitas perilaku organisasi, seperti disiplin kerja, integritas, motivasi, dan kepuasan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh disiplin kerja dan integritas terhadap kinerja pegawai, dengan motivasi kerja dan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi pada Regional Secretariat of Southeast Sulawesi Province, khususnya pada Biro Hukum. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian terdiri atas empat puluh lima pegawai tetap, yang seluruhnya dijadikan sampel berdasarkan teknik purposive sampling. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur, sedangkan data pendukung diperoleh melalui observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja dan kinerja pegawai, namun tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan kerja. Sebaliknya, integritas tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap motivasi kerja, kepuasan kerja, maupun kinerja pegawai. Selain itu, motivasi kerja terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, sedangkan kepuasan kerja tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Analisis mediasi menunjukkan bahwa motivasi kerja secara efektif memediasi hubungan antara disiplin kerja dan kinerja pegawai, sementara kepuasan kerja tidak memediasi hubungan antara integritas dan kinerja. Temuan ini menegaskan bahwa disiplin kerja dan motivasi merupakan faktor strategis dalam meningkatkan kinerja pegawai pada organisasi sektor publik.
Pengaruh Persepsi Harga dan Persepsi Penampilan terhadap Niat Membeli Ulang dengan Pengalaman Merek sebagai Mediasi Siswanto, Sony; Diatmika, Anak Agung Ketut
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i4.15650

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh persepsi harga dan persepsi penampilan terhadap niat membeli ulang konsumen pada perfume Mykonos. Penelitian ini juga menambahkan variabel persepsi kualitas layanan sebagai faktor yang memengaruhi pengalaman merek. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis Structural Equation Modeling–Partial Least Square (SEM-PLS). Populasi penelitian ini merupakan konsumen perfume Mykonos di Kabupaten Tangerang dan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi harga, persepsi penampilan, dan persepsi kualitas layanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengalaman merek. Selanjutnya, pengalaman merek terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat membeli ulang. Selain itu, persepsi harga dan persepsi penampilan juga memiliki pengaruh langsung yang positif dan signifikan terhadap niat membeli ulang. Temuan ini menegaskan bahwa persepsi nilai, estetika produk, serta kualitas layanan yang baik mampu memperkuat pengalaman merek dan meningkatkan kecenderungan konsumen untuk melakukan pembelian ulang. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis bagi pengembangan ilmu pemasaran, serta implikasi praktis bagi perusahaan perfume dalam meningkatkan Niat Membeli Ulang melalui strategi harga, desain produk, dan pengelolaan pengalaman merek

Page 1 of 2 | Total Record : 13