cover
Contact Name
Syaiful Arif
Contact Email
dosen10017@unpam.ac.id
Phone
+6285695701469
Journal Mail Official
dosen10017@unpam.ac.id
Editorial Address
Jl. Surya Kencana No.1, West Pamulang, District. Pamulang
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Strength : Jurnal Penelitian Teknik Mesin
Published by Universitas Pamulang
ISSN : -     EISSN : 30630924     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal STRENGTH Teknik Mesin merupakan jurnal pengembangan dan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi yang memuat publikasi hasil kegiatan Penelitian Prodi Teknik Mesin, model atau konsep dan atau implementasinya dalam rangka peningkatan partisipasi Mahasiswa dan Dosen dalam pembangunan, pemberdayaan ilmu pengetahuan dan teknologi. Jurnal STRENGTH diterbitkan oleh Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Pamulang Kota Serang, terbit Vol. 1 No. 3 pada tanggal 30 Desember 2024.
Articles 70 Documents
ANALISIS PERHITUNGAN AKTUAL MATA PISAU MESIN PENCACAH KERTAS Syaiful Arif; Erwinda Fenty Anggraeni; Widarto; Kauzario; Ade Reksa
Strength : Jurnal Penelitian Teknik Mesin Vol. 3 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/strg.v3i1.54321

Abstract

Penggunaan mesin pencacah kertas menjadi solusi efektif dalam mendaur ulang limbah kertas, khususnya pada skala rumah tangga dan industri kecil. Komponen utama yang menentukan kinerja mesin pencacah adalah mata pisau. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perhitungan aktual mata pisau mesin pencacah kertas ditinjau dari aspek gaya potong, kebutuhan daya, serta tegangan mekanik yang terjadi selama proses pencacahan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi studi literatur, pengumpulan data teknis, perhitungan manual berdasarkan rumus mekanika teknik, serta simulasi numerik dengan bantuan perangkat lunak CAD/CAE. Material pisau yang digunakan adalah SKD-11 dengan kekerasan ±60–62 HRC. Perhitungan gaya potong dilakukan dengan pendekatan luas bidang potong dan tegangan geser kertas. Daya yang dibutuhkan dihitung berdasarkan kecepatan potong dan efisiensi sistem. Analisis tegangan dilakukan menggunakan rumus Von Mises untuk memastikan ketahanan pisau terhadap beban kerja. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa gaya potong maksimum berada pada kisaran 240 N dengan kebutuhan daya sebesar 2,07 kW. Tegangan Von Mises yang terjadi sebesar 435,89 MPa, masih berada di bawah batas elastis material SKD-11. Dengan demikian, spesifikasi dan desain pisau dinilai layak dan aman digunakan dalam mesin pencacah kertas. Penelitian ini dapat menjadi acuan dalam perancangan dan evaluasi komponen pisau mesin pencacah pada skala UMKM dan rekayasa mesin sederhana.
STUDI KOMPREHENSIF MATA PISAU MESIN PENCACAH KERTAS DALAM PERHITUNGAN MEKANIS DAN VALIDASI CAE Alfian Ady Saputra; Sandra Mayang Dika Ridwan; Attala Rangga Saputra; Fikri Romadhon; Hamdallah Syukri Syuhada
Strength : Jurnal Penelitian Teknik Mesin Vol. 3 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/strg.v3i1.54322

Abstract

Mesin pencacah kertas merupakan salah satu alat mekanis yang digunakan untuk mereduksi ukuran kertas menjadi potongan-potongan kecil sebagai upaya daur ulang atau pemusnahan dokumen. Salah satu komponen penting dalam mesin ini adalah mata pisau, yang berperan langsung dalam proses pencacahan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perhitungan aktual terhadap mata pisau yang digunakan dalam mesin pencacah kertas, termasuk aspek desain, kekuatan, efisiensi sudut potong, serta ketahanannya terhadap gaya kerja yang terjadi. Metode yang digunakan meliputi perhitungan teoritis berbasis mekanika teknik, pengujian material, serta validasi dengan simulasi menggunakan perangkat lunak Computer Aided Engineering (CAE). Parameter yang dianalisis mencakup tegangan maksimum, gaya potong, torsi, serta kemungkinan deformasi akibat beban kerja. Hasil perhitungan aktual menunjukkan bahwa material dan geometri pisau yang digunakan sudah sesuai dengan kebutuhan operasional mesin. Tegangan yang timbul masih berada dalam batas aman, dan sudut potong efektif mampu memberikan hasil pencacahan yang efisien. Penelitian ini menyimpulkan bahwa mata pisau mesin pencacah kertas dengan spesifikasi yang dianalisis layak digunakan dalam proses produksi. Namun demikian, perlu dilakukan pemeliharaan rutin dan evaluasi berkala untuk mencegah keausan dini dan menjaga performa mesin secara optimal
ANALISIS TEGANGAN DAN REGANGAN PADA MATA PISAU MESIN PENCACAH KERTAS MENGGUNAKAN SIMULASI SOLIDWORKS Adin; Joni Arif; Resa Hardianto; Muhammad Ammar Habibie Robbani; Muhammad Iqbal Yasin
Strength : Jurnal Penelitian Teknik Mesin Vol. 3 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/strg.v3i1.54323

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kekuatan struktur mata pisau pada mesin pencacah kertas skala rumah tangga menggunakan metode simulasi berbasis elemen hingga (Finite Element Method/FEM). Komponen utama yang dianalisis adalah mata pisau pencacah, yang berperan penting dalam proses penghancuran limbah kertas. Untuk mensimulasikan kondisi kerja aktual, dilakukan pembebanan statis sebesar 10 kg, 20 kg, dan 30 kg pada permukaan mata pisau.Proses pemodelan dan simulasi dilakukan menggunakan perangkat lunak SolidWorks untuk mengetahui distribusi tegangan Von Mises dan deformasi maksimum yang terjadi pada mata pisau. Material yang digunakan dalam simulasi adalah baja SKD11, yang dikenal memiliki kekuatan tinggi dan ketahanan terhadap aus. Hasil simulasi menunjukkan bahwa pada ketiga variasi beban tersebut, nilai tegangan yang terjadi masih berada di bawah batas elastis material. Artinya, desain mata pisau masih tergolong aman untuk digunakan dalam kondisi operasional dengan beban maksimum 30 kg.Dari hasil analisis dapat disimpulkan bahwa desain mata pisau mesin pencacah kertas mampu menahan beban operasional hingga 30 kg tanpa mengalami kegagalan struktural. Rekomendasi dari penelitian ini adalah untuk mempertimbangkan efisiensi desain dan material agar dapat menekan biaya produksi serta meningkatkan umur pakai komponen.
PENGARUH BEBAN MASUKAN TERHADAP KETAHANAN MATA PISAU MESIN PENCACAH KERTAS SIMULASI BERBASIS FEM Wahid Hasim; Bambang Ali Gunawan; Muhammad Affan Rizkia Ramadhan; Regi Ramadhan; Mohammad Rafli Juliansyah
Strength : Jurnal Penelitian Teknik Mesin Vol. 3 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/strg.v3i1.54324

Abstract

Mesin pencacah kertas merupakan salah satu alat yang berfungsi untuk menghancurkan limbah kertas menjadi ukuran lebih kecil agar mudah didaur ulang dan dikelola. Komponen utama yang menentukan kinerja mesin ini adalah mata pisau pencacah, yang harus mampu menahan gaya potong dan tekanan selama proses pencacahan berlangsung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kekuatan aktual mata pisau mesin pencacah kertas berdasarkan pembebanan yang terjadi dalam kondisi kerja nyata. Metode yang digunakan meliputi perhitungan tegangan maksimum menggunakan pendekatan teori von Mises serta analisis deformasi menggunakan perangkat lunak pemodelan 3D dan simulasi berbasis elemen hingga (Finite Element Method). Material pisau yang digunakan adalah baja SKD11, dengan dimensi dan geometri pisau disesuaikan terhadap desain mesin. Hasil analisis menunjukkan bahwa mata pisau mampu menahan beban kerja maksimum sebesar 10 kN dengan tegangan maksimum yang masih berada di bawah batas luluh material, serta deformasi yang terjadi masih dalam batas toleransi keamanan struktur. Berdasarkan hasil tersebut, mata pisau dinilai layak secara mekanik untuk digunakan dalam aplikasi pencacahan kertas rumah tangga maupun skala industri kecil. Temuan ini diharapkan menjadi acuan dalam pengembangan desain mesin pencacah yang lebih efisien dan tahan lama
ANALISA MODIFIKASI PISAU POTONG PLASTIK DENGAN VARIASI SUDUT 10° 20° 30° DENGAN POSISI HORIZONTAL Abdul Azis; Munzir Qadri; Agung Jaya Gumelar; Bahrul Ulum; Dwi Mohammad Zulfikar
Strength : Jurnal Penelitian Teknik Mesin Vol. 3 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/strg.v3i1.54325

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja pisau potong mesin pencacah plastik dengan variasi sudut kemiringan 10°, 20°, dan 30° dalam posisi horizontal. Fokus utama penelitian adalah mengetahui pengaruh sudut mata pisau terhadap efisiensi pencacahan, kualitas hasil cacahan, serta kebutuhan gaya, torsi, dan daya selama proses kerja. Metode yang digunakan meliputi pengujian eksperimental terhadap botol plastik bekas (jenis PET), dengan parameter yang diamati berupa massa hasil cacahan, hasil ayakan, waktu pencacahan, serta perhitungan gaya potong, torsi, dan daya.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sudut mata pisau 30° menghasilkan hasil cacahan paling halus dengan kebutuhan daya dan torsi paling rendah, yaitu 0,5 HP dan 2,72 Nm. Sementara itu, mata pisau 10° menghasilkan massa cacahan terbesar (1,155 kg) namun memerlukan daya tertinggi, yaitu 1,6 HP. Dapat disimpulkan bahwa semakin besar sudut mata pisau, semakin kecil kebutuhan energi, namun semakin sedikit volume hasil cacahan yang dihasilkan. Pemilihan sudut pisau perlu disesuaikan dengan prioritas proses, apakah berfokus pada efisiensi energi atau kecepatan produksi.
ANALISA BED MILLING MESIN FRAIS MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA Qomaruzzaman; Muhammad Joddy Setiawan; Muhammad Rayhan Yusuf; Muhammad Rian; Rahmatullah
Strength : Jurnal Penelitian Teknik Mesin Vol. 3 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/strg.v3i1.54326

Abstract

Analisis struktur rangka mesin frais (bed milling) merupakan aspek penting dalam memastikan kekakuan, kestabilan, dan ketelitian hasil proses pemesinan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik kekuatan dan deformasi bed mesin frais menggunakan metode elemen hingga (Finite Element Method – FEM). Model tiga dimensi dibuat berdasarkan dimensi aktual mesin frais tipe medium dengan material utama besi cor FC-25, yang umum digunakan karena memiliki kekakuan tinggi dan redaman getaran yang baik. Simulasi dilakukan menggunakan perangkat lunak analisis numerik dengan pembebanan yang mewakili gaya potong maksimum pada proses milling. Parameter yang dianalisis meliputi distribusi tegangan (von Mises stress), deformasi total, dan faktor keamanan (safety factor) pada berbagai titik kritis bed mesin.Hasil simulasi menunjukkan bahwa tegangan maksimum terjadi pada area penumpu meja kerja dan dudukan kolom utama dengan nilai masih berada di bawah batas luluh material (σ < 0,6 × σ_y). Deformasi maksimum tercatat sebesar 0,12 mm pada kondisi pembebanan ekstrem, yang masih dalam batas toleransi geometrik untuk operasi milling presisi. Nilai faktor keamanan rata-rata berada pada kisaran 2,5–3,0, menandakan desain bed cukup aman terhadap beban dinamis pemotongan. Dengan demikian, metode elemen hingga terbukti efektif dalam mengevaluasi performa struktural mesin frais dan dapat digunakan sebagai dasar perbaikan desain untuk meningkatkan kekakuan serta stabilitas getaran
OPTIMASI PEMROGRAMAN DAN PRODUKTIVITAS PADA MESIN CNC EIDEVON DIY PRO ENGRAVER 3018 DENGAN ER 11 UNTUK PROSES UKIR PRESISI Abdul Isya; Indra Herlambang Bramantio Musa; Mochamad Fetra Nur Zainudin; Ilham Setiawan,; Muhammad Ardiansyah Ramadani
Strength : Jurnal Penelitian Teknik Mesin Vol. 3 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/strg.v3i1.54327

Abstract

Teknologi Computer Numerical Control (CNC) memiliki dua keunggulan utama, yaitu akurasi dan kemampuan desain yang rumit. Fokus utama penelitian adalah menentukan parameter optimal pemotongan (kecepatan spindle, feed rate, dan depth of cut) yang menghasilkan kualitas ukiran terbaik pada material kayu, akrilik, dan aluminium, sekaligus meningkatkan efisiensi waktu produksi. Metode yang digunakan adalah eksperimen berbasis Design of Experiment (DoE) dengan pendekatan Full Factorial Design dan analisis Taguchi untuk optimasi multi- respon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi parameter optimal untuk kayu adalah kecepatan spindle 8.000 RPM, feed rate 600 mm/min, dan depth of cut 1.0 mm, yang mengurangi waktu produksi sebesar 34,9% (dari 22 menit menjadi 14,31 menit) dengan akurasi dimensi ±0,1 mm dan kekasaran permukaan (Ra) 3,1 µm. Pada material akrilik, parameter terbaik adalah 10.000 RPM, 400 mm/min, dan 0,5 mm, yang meminimalkan risiko retak dan meleleh. Selain itu, penggunaan sistem kendali berbasis Arduino terbukti meningkatkan fleksibilitas dan kemudahan pengoperasian mesin. Implikasi penelitian ini mencakup penyediaan modul praktikum bagi mahasiswa Teknik Mesin Universitas Pamulang serta rekomendasi untuk industri kreatif skala kecil. Temuan ini memberikan kontribusi signifikan dalam peningkatan efisiensi dan kualitas proses ukir CNC, dengan potensi aplikasi yang lebih luas pada material lainnya melalui penelitian lanjutan
PERANCANGAN MESIN PENCACAH PLASTIK TIPE SHREDDER KAPASITAS 10 KG/JAM UNTUK MATERIAL PET Lukni Arif Budiono; Adam Yusrian Taftanzany; Afrijal Riyanto; Apriansyah; El Halaby Maulana
Strength : Jurnal Penelitian Teknik Mesin Vol. 3 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/strg.v3i1.54343

Abstract

Limbah plastik Polyethylene Terephthalate (PET) sulit terurai secara alami dan menjadi salah satu penyumbang pencemaran lingkungan terbesar. Di lingkungan kampus, limbah ini terutama berasal dari kemasan minuman sekali pakai, dengan volume mencapai 322,4 kg per bulan. Penanganan yang tepat diperlukan untuk mengurangi dampak lingkungan, salah satunya melalui proses pencacahan menggunakan mesin shredder. Penelitian ini bertujuan merancang mesin pencacah plastik tipe shredder berkapasitas 10 kg/jam yang sesuai untuk karakteristik PET serta menghitung kebutuhan daya pengoperasiannya. Metode yang digunakan meliputi perancangan teknis mesin, pemilihan material dan komponen, serta perhitungan kebutuhan daya berdasarkan tegangan geser PET. Perancangan difokuskan pada efisiensi energi, kemudahan perawatan, dan ketahanan terhadap beban kerja berulang. Hasil penelitian menunjukkan mesin memiliki kapasitas 10 kg/jam dengan torsi pisau 102 Nm, putaran minimum 218 rpm, dan kebutuhan daya 4 HP. Mesin menggunakan motor listrik Modern PR007 berputaran 1.420 rpm, gearbox WPA 40, transmisi sabuk-puli, serta pisau dan poros berbahan baja karbon S45C. Bantalan yang digunakan adalah FYTB 25 TF-SKF, sedangkan rangka terbuat dari profil ASTM A 500. Uji kinerja membuktikan mesin mampu mencacah PET menjadi potongan seragam dengan operasi stabil.
PERENCANAAN MATA PISAU MESIN PENCACAH PLASTIK MENGGUNAKAN FEA Faqih Alayuddin; Imam Rustadi; Muhammad Affan Maulana; Okto Bryan Marbun; Rafiudin
Strength : Jurnal Penelitian Teknik Mesin Vol. 3 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/strg.v3i1.54344

Abstract

Masalah limbah plastik yang sulit terurai menjadi tantangan serius dalam menjaga kebersihan lingkungan, terutama di wilayah dengan keterbatasan pengelolaan sampah seperti Kalodran, Serang. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menganalisis kinerja mata pisau mesin pencacah plastik tipe shredder dengan fokus pada pemilihan material dan desain geometrinya. Metode penelitian menggunakan pendekatan eksperimental dengan desain 3D SolidWorks dan pengujian simulasi berbasis Finite Element Analysis (FEA). Dua jenis material baja karbon rendah, yaitu AISI 1020 dan ASTM A36, dibandingkan berdasarkan ketahanan tegangan, deformasi, dan efisiensi pemotongan. Hasil menunjukkan bahwa AISI 1020 memiliki kekuatan lebih tinggi dan deformasi yang lebih kecil dibandingkan ASTM A36, menjadikannya lebih layak sebagai material pisau shredder. Desain pisau berbentuk huruf S terbukti efektif dalam menghasilkan cacahan plastik jenis PET dan HDPE dengan ukuran yang seragam. Penelitian ini memberikan kontribusi teknis dalam pengembangan mesin pencacah skala kecil yang efisien, terjangkau, dan mendukung program daur ulang di masyarakat
ANALISIS KEKUATAN RANGKA MESIN PENCACAH KERTAS KAPASITAS 10 KG MENGGUNAKAN ELEMEN HINGGA Ahmad Mudai; Rezi Ibrahimovic; Triyansyah Dena Saputra; Tubagus Fathurrohman; Zaenal Aan Arifianto
Strength : Jurnal Penelitian Teknik Mesin Vol. 3 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/strg.v3i1.54345

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kekuatan struktur rangka mesin pencacah kertas berkapasitas 10 kg yang menggunakan metode elemen hingga (finite element method/fem). Penelitian ini menggunakan perangkat lunak solidworks 2017. Analisis dilakukan dengan mengubah beban 100 n, 150 n, dan 200 n. Mengetahui tegangan maksimum (stress), perpindahan (displacement), dan faktor keamanan (safety factor) pada struktur rangka adalah tujuan utama penelitian ini. Hasil simulasi menunjukkan bahwa nilai tegangan maksimum 8,92 mpa masih jauh di bawah batas leleh material astm a36 sebesar 250 mpa, dan perpindahan maksimum 0,16 mm menunjukkan kekakuan yang baik dari struktur. Desain struktur memiliki faktor keamanan (fos) terendah sebesar 28,04, yang menunjukkan bahwa itu sangat aman dan layak digunakan. Studi ini memberikan dasar yang kuat untuk pengembangan desain rangka mesin yang efektif dan tahan lama. Desain struktur memiliki faktor keamanan (fos) terendah sebesar 28,04, yang menunjukkan bahwa itu sangat aman dan layak digunakan. Penelitian ini memberikan dasar yang kuat untuk pengembangan desain rangka mesin pengelolaan limbah kertas yang efektif dan tahan lama.