cover
Contact Name
-
Contact Email
jbbhe@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jbbhe@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Sekaran, Gunungpati, Semarang, Indonesia 50229
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Beauty and Beauty Health Education
ISSN : 22527087     EISSN : 25408046     DOI : -
Core Subject : Education,
Beauty and Beauty Health Education [P-ISSN 2252-7087 | E-ISSN 2540-8046] publishes scientific articles about beauty and health. The scope of this journal, in detail, covers: beauty care, skin and health care, and beauty industry management.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 25 Documents
Hubungan Kompetensi Profesional dan Kesesuaian Pekerjaan terhadap Penghasilan Bulanan Lulusan Pendidikan Tata Rias Megasari, Dindy Sinta; Pritasari, Octaverina Kecvara; Fernanda, Hanny Ferry
Beauty and Beauty Health Education Vol. 13 No. 2 (2024): October 2024
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract. Dalam era globalisasi dan persaingan kerja yang semakin ketat, kualitas pendidikan dan kompetensi lulusan menjadi faktor penting yang menentukan kesuksesan di dunia kerja. Pendidikan tata rias, sebagai salah satu bidang keahlian yang berkembang pesat, memiliki peran signifikan dalam memenuhi kebutuhan industri kecantikan. Kompetensi profesional lulusan pendidikan tata rias sangat menentukan kemampuan mereka untuk mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan bidang keahliannya serta penghasilan yang memadai. Kompetensi ini mencakup berbagai keterampilan teknis dan non-teknis, seperti pengetahuan produk kecantikan, kemampuan teknik tata rias, manajemen waktu, dan komunikasi efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kompetensi profesional lulusan pendidikan tata rias dengan kesesuaian bidang pekerjaan serta penghasilan bulanan yang mereka peroleh. Metode survei dengan instrumen kuesioner digunakan untuk mengumpulkan data dari lulusan pendidikan tata rias. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik statistik untuk mengidentifikasi hubungan antara variabel yang diteliti. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan kurikulum pendidikan tata rias yang lebih sesuai dengan kebutuhan industri dan meningkatkan kemampuan lulusan untuk bersaing di pasar kerja. Selain itu, penelitian ini juga diharapkan dapat memberikan informasi yang berguna bagi lulusan pendidikan tata rias dalam merencanakan karier mereka di masa depan. Hasil analisis menunjukkan bahwa kompetensi profesional lulusan memiliki pengaruh signifikan terhadap kesesuaian bidang pekerjaan mereka. Namun, pengaruh kompetensi profesional terhadap penghasilan bulanan tidak signifikan, yang mengindikasikan adanya faktor-faktor lain yang lebih berpengaruh. Penelitian ini memberikan wawasan berharga bagi institusi pendidikan dalam merancang program yang lebih efektif dan relevan dengan kebutuhan industri, serta membantu lulusan dalam merencanakan karier mereka dengan lebih baik.
Pengaruh Green Awareness Terhadap Minat Beli Produk Kosmetik Hijau pada Konsumen Generasi Z Hamidah, Linda Tri; Krisnawati, Maria; Hayya, Hazrina
Beauty and Beauty Health Education Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/bbhe.v14i1.1668

Abstract

Produk kosmetik yang dijual di pasaran saat ini masih banyak yang belum ramah lingkungan dalam artian masih menggunakan zat berbahaya. Dengan berbagai isu lingkungan yang ada munculah istilah green awareness yang dapat mengubah perilaku konsumen aktif dalam mengkampanyekan pentingnya produk kosmetik hijau. Adapun para pelaku usaha mulai melihat peluang bisnis terhadap produk kosmetik yang ramah lingkungan. Tujuan penelitian (1) untuk mengetahui pengaruh green awareness terhadap minat beli produk kosmetik hijau pada konsumen generasi Z. (2) mengetahui seberapa besar pengaruh green awareness terhadap minat beli produk kosmetik hijau. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Populasi penelitian ini berjumlah 132 generasi Z di Kelurahan Kebon Pedes, Kota Bogor. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik purposive sampling dengan menggunakan instrumen kuesioner dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan uji normalitas, linieritas, regresi sederhana dan koefisien determinasi. Hasil dari penelitian ini mendapatkan bahwa adanya pengaruh green awareness terhadap minat beli produk kosmetik hijau pada generasi Z. Hasil presentase pengaruh green awareness terhadap minat beli produk kosmetik hijau adalah sebesar 63%. Koefisien regresi bernilai positif, sehingga dapat dikatakan bahwa arah pengaruh green awareness terhadap minat beli produk kosmetik hijau adalah positif.
Efektivitas Media Edukatif Video Sanggul Tradisional Siswa SMK Negeri 06 Semarang Anggraeni, Nelly Setyowati; Krisnawati, Maria; Wahyuningsih, Sri Endah; Widowati, Trisnani
Beauty and Beauty Health Education Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/bbhe.v14i1.1770

Abstract

Lack of creativity is caused by students' lack of knowledge and lack of interest in reading books and looking for references from other sources. A monotonous bun turns out to be an indicator of a student's lack of creativity, and is often the same as several other students. The researcher decided to carry out research on the effectiveness of educational media on traditional bun videos on traditional bun students at SMK Negeri 06 Semarang with the basic competencies of bun gelung malang, bun pusung tagel and bun ukel konde which have the advantage of making interesting video tutorials.The method used in this research is R&D with the ADDIE model which consists of analysis, design, development, implementation and evaluation stages. This research method uses data collection techniques in the form of a Likert scale questionnaire and is analyzed using quantitative descriptive techniques. This research was implemented at SMK Negeri 06 Semarang with a total population of class XI majoring in beauty engineering with a sample of 60 studentsThe results of this research show (1) Development research using the ADDIE model produces a learning media product in the form of traditional bun video educational media that is suitable for use. (2) Feasibility results from the validity test using Aiken V. In terms of material feasibility, an Aiken score of 0.783 was obtained and media feasibility with an Aiken score of 0.719 in the valid category (3) Effectiveness test results using a sample t-test with significant results and t value = 6.847 > t table (df-2) = 2,048 (4). and the N Gain test results show that the N-Gain in the control class is 22.9% in the low category and the N-Gain in the experimental class is 62.5% in the medium category. So that educational media is effective in improving learning outcomes for beauty system students.
Tingkat Pengetahuan Siswa SMA Negeri 2 Blora Mengenai Keamanan Kosmetik untuk Pemutih Wajah AMALIA PUTRI DILLIANA; Agustin, Eny Widhia; Nurani, Intan Ayu
Beauty and Beauty Health Education Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/bbhe.v14i1.13829

Abstract

Kosmetika saat ini sudah menjadi kebutuhan penting bagi manusia. Kosmetika tidak hanya digunakan untuk fungsi estetika, akan tetapi berperan dalam penyembuhan dan perawatan kulit. Dewasa ini penggunaan kosmetik dikalangan remaja semakin meningkat, akan tetapi terkadang mereka kurang memahami bagaimana komposisi dari kosmetika tersebut sehingga terkadang menyebabkan efek samping berbahaya bagi kulit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan siswa-siswi  SMA Negeri 2 Blora mengenai keamanan kosmetik untuk pemutih wajah. Metode penelitian yang digunakan adalah Kuantitatif. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa-siswi SMA 2 Blora sebanyak 930 siswa, sampel pada penelitian ini yaitu 90 siswa SMA N 2 Blora yang terdiri dari kelas 10,11 dan kelas 12. Hasil penelitian bahwa Tingkat pengetahuan siswa SMA Negeri 2 Blora mengenai keamanan kosmetik untuk pemutih wajah  pada kelas X mendapatkan rata-rata persentase 74% dengan kriteria positif , kelas XI mendapatkan rata-rata persentase sejumlah 70% dengan kriteria positif dan kelas XII mendapatkan persentase sejumlah 69% dengan kriteria kurang positif.  Berdasarkan rata-rata dari ketiga kelas didapatkan hasil sebesar 71% dengan kriteria positif. Hasil ini berarti siswa SMA Negeri 2 Blora memiliki pengetahuan yang tinggi mengenai keamanaan kosmetik untuk pemutih wajah.
Pengaruh Motivasi Kerja dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan pada Klinik Kecantikan Graha Ayu Arysty, Wa Ode Yeyeng Senlistian; Apriyani, Delta
Beauty and Beauty Health Education Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/bbhe.v14i1.14654

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi kerja dan disiplin kerja terhadap kinerja pegawai pada klinik kecantikan Graha Ayu, baik secara parsial maupun simultan. Menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan desain survei, studi ini dilaksanakan di Klinik Kecantikan Graha Ayu, Kecamatan Gunung Pati, Kota Semarang selama bulan Juli hingga Agustus 2024. Populasi penelitian terdiri dari 7 karyawan dan 2 pemilik klinik. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan kuesioner, dengan analisis data menggunakan SPSS versi 27.0 untuk Windows. Validitas dan reliabilitas data diperkuat melalui expert judgement. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan (sig. 0,000 < 0,05; koefisien 0,377), demikian pula dengan disiplin kerja (sig. 0,027 < 0,05; koefisien 0,456). Secara simultan, motivasi kerja dan disiplin kerja juga berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan (uji F 0,000 < 0,05), dengan kemampuan variabel independen menjelaskan variasi kinerja karyawan sebesar 95,2%. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan motivasi kerja dan disiplin kerja secara konsisten akan berdampak positif terhadap peningkatan kinerja karyawan. Implikasi dari penelitian ini menekankan pentingnya manajemen klinik untuk memfokuskan strategi pengembangan sumber daya manusia pada peningkatan motivasi dan disiplin kerja guna mengoptimalkan kinerja karyawan, yang pada akhirnya dapat meningkatkan kualitas layanan dan produktivitas klinik kecantikan Graha Ayu.
Pengaruh Keterampilan Komunikasi Mahasiswa Pendidikan Tata Kecantikan UNNES terhadap Kepuasan Klien Saptiyani, Annisa Dwi; Ihsani, Ade Novi Nurul; Ardiyana, Hanna Putri
Beauty and Beauty Health Education Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/bbhe.v14i1.18561

Abstract

Keterampilan komunikasi sangat penting bagi mahasiswa Pendidikan Tata Kecantikan UNNES karena mereka beroperasi di bidang jasa tata kecantikan yang sering berinteraksi langsung dengan klien, dan kurangnya keterampilan ini dapat berdampak negatif pada kepuasan klien serta mempengaruhi keberhasilan bisnis mereka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengukur keterampilan komunikasi mahasiswa Pendidikan Tata Kecantikan UNNES, mengukur kepuasan klien yang dilayani oleh mahasiswa tersebut, serta menganalisis hubungan antara keterampilan komunikasi mahasiswa dengan tingkat kepuasan klien. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kuantitatif dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan analisis regresi linear sederhana. Subjek dari penelitian ini adalah klien dari mahasiswa Pendidikan Tata Kecantikan UNNES dan menggunakan instrumen kuesioner. Hasil penelitian dari analisis statistik deskriptif dan persentase menunjukkan bahwa keterampilan komunikasi mahasiswa Pendidikan Tata Kecantikan UNNES dari 134 responden memperoleh nilai kategori sangat baik sebesar 76,87%, sementara kepuasan klien yang dilayani oleh mahasiswa tersebut juga menunjukkan nilai sangat baik dengan perolehan sebesar 76,12%; analisis regresi linear sederhana mengindikasikan bahwa keterampilan komunikasi memiliki hubungan yang kuat dan pengaruh signifikan terhadap kepuasan klien. Berdasarkan kesimpulan penelitian, saran untuk meningkatkan keterampilan komunikasi mahasiswa Pendidikan Tata Kecantikan UNNES dan kepuasan klien mencakup pengembangan kurikulum pelatihan komunikasi, peningkatan kesediaan merekomendasikan layanan, pemanfaatan teknologi dalam layanan, penyelenggaraan workshop dengan praktisi industri, evaluasi berkelanjutan terhadap keterampilan komunikasi, penelitian lebih lanjut mengenai faktor lain yang mempengaruhi, serta peningkatan kompetensi layanan secara holistik.
Kelayakan Hairpiece Berbahan Dasar Serat Daun Nanas Wijayanti, Ririn; Widowati, Trisnani
Beauty and Beauty Health Education Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/bbhe.v14i1.21691

Abstract

Tanaman nanas banyak dibudidayakan di Indonesia, terutama di Sumatera Selatan, menghasilkan limbah daun yang kurang dimanfaatkan dan menjadi masalah lingkungan. Serat daun nanas memiliki potensi sebagai bahan baku alami yang ramah lingkungan dengan kekuatan tarik tinggi dan tekstur halus. Pemanfaatannya mencakup produk tekstil, hingga inovasi baru seperti hairpiece, yang selama ini berbahan rambut asli atau sintetis. Serat daun nanas menawarkan solusi ekonomis dan berkelanjutan, mendukung pengurangan limbah pertanian sekaligus pengembangan industri fashion. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui validitas atau uji kelayakan serat daun nanas sebagai bahan pembuatan hairpiece serta mengetahui serat daun nanas disukai dan dapat dijadikan sebagai bahan pembuatan hairpiece. Metode penelitian yang digunakan adalah research and development dengan pendekatan kuantitatif. Metode pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Pengumpulan data menggunakan angket. Validitas produk dilakukan oleh 3 panelis ahli dan uji kesukaan dilakukan oleh 15 panelis ahli yang terdiri dari 6 hairstylist dan 9 pemilik salon. Teknik analisis dalam penelitian menggunakan deskriptif persentase. Hasil uji validitas produk menyatakan bahwa hairpiece dari serat daun nanas valid dengan rata-rata 94,4% dengan kriteria sangat layak sehingga layak digunakan oleh masyarakat. Hasil uji kesukaan dari 15 responden menyatakan bahwa produk hairpiece dari serat daun nanas sangat suka dengan ratarata 96,7%. 
Uji Kelayakan Formulasi Lip Balm Dengan Penambahan Maserasi Stroberi Menggunakan Etanol 70% dan 96% Erika Febriliani; Nurhayati, Ifa
Beauty and Beauty Health Education Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/bbhe.v14i1.30856

Abstract

Lip balm merupakan produk perawatan bibir yang banyak digunakan untuk melindungi dari kekeringan maupun faktor lingkungan eksternal, namun sebagian besar lip balm komersial masih mengandung bahan sintetis seperti pewarna, pengawet, dan perisa yang berpotensi menimbulkan iritasi. Alternatif yang lebih aman adalah formulasi alami berbasis bahan nabati. Stroberi (Fragaria x ananassa) mengandung senyawa antosianin, fenolik, dan tanin yang memiliki sifat antioksidan sekaligus pelembap, sehingga berpotensi dijadikan bahan aktif dalam sediaan perawatan bibir. Penelitian ini bertujuan merumuskan dan menguji kelayakan lip balm berbasis ekstrak stroberi hasil maserasi dengan etanol 70% dan 96%. Dua formulasi lip balm (F1 dengan ekstrak etanol 70% dan F2 dengan ekstrak etanol 96%) dikembangkan dengan bahan lilin lebah, shea butter, minyak jojoba, dan vitamin E. Uji organoleptik dilakukan oleh panelis ahli meliputi warna, aroma, tekstur, konsistensi, kelembapan, dan kemudahan aplikasi. Uji kesukaan dilakukan oleh 10 responden dengan angket skala likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa F1 memperoleh penilaian lebih tinggi dalam kualitas fisik dan tingkat kesukaan, dengan skor kelayakan 96,5% dan kesukaan 90,0%. Sementara itu, F2 tetap layak namun memperoleh skor lebih rendah (92,5% kelayakan dan 84,8% kesukaan). Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak stroberi hasil maserasi dengan etanol 70% lebih sesuai digunakan dalam formulasi lip balm alami, dengan tingkat penerimaan konsumen yang baik serta berpotensi menjadi alternatif lip balm komersial.
INOVASI KUKU PALSU BERBAHAN LIMBAH KULIT SINGKONG (Manihot Esculenta) : SOLUSI KREATIF UNTUK KECANTIKAN RAMAH LINGKUNGAN Mayustina Widyana; Anik Maghfiroh
Beauty and Beauty Health Education Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/bbhe.v14i1.32337

Abstract

 This study aims to examine the level of attractiveness and consumer acceptance of fake nail innovations made from cassava peel waste (Manihot esculenta) as a creative solution for environmentally friendly beauty products. The research method employed was descriptive quantitative, utilizing a five-point Likert scale questionnaire. The research sample consisted of 23 respondents selected purposively. Assessments were based on four main indicators: aesthetics, texture, eco-friendly appeal, and acceptance of innovative products. Data were analyzed using descriptive statistics to obtain mean scores and interpret rating categories.
Applying Augmented Reality in Color and Aesthetic Education: An Empirical Study on Enhancing Learning Outcomes of Students in a Five-Year Junior College Beauty Program YEH, JU-HSUAN
Beauty and Beauty Health Education Vol. 14 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/bbhe.v14i2.24002

Abstract

This study aimed to investigate the impact of integrating Augmented Reality (AR) technology into color and aesthetics education on the learning effectiveness of students enrolled in a five-year junior college beauty program. The research was conducted at a vocational college in northern Taiwan, targeting 58 first-year female students (aged 16–17) from the Department of Cosmetic Application and Management. All participants were enrolled in a required color and aesthetics course and had no prior experience using AR technology in educational settings, allowing for an objective assessment of AR as a novel instructional tool. A mixed-methods approach was adopted, combining paired-samples t-tests to analyze pre- and post-test data with qualitative methods such as student interviews and project work analysis. The results demonstrated that AR-created immersive and multisensory learning environments enabled students to visualize and simulate color combinations under varying lighting and material conditions, deepening their understanding of color theory and coordination. Moreover, the interactive features of AR fostered real-time collaboration and stimulated creative thinking and problem-solving. Compared to traditional teaching methods, AR-integrated instruction significantly enhanced students' motivation, professional skill development, and overall satisfaction. These findings confirm the feasibility and pedagogical value of using AR in beauty education, offering both theoretical insights and practical evidence for its implementation in vocational and interdisciplinary curricula.

Page 2 of 3 | Total Record : 25