cover
Contact Name
Ahmad Ulil Albab Al Umar
Contact Email
ahmadulil.asfebi@gmail.com
Phone
+6287831398687
Journal Mail Official
peshum.jurnal@gmail.com
Editorial Address
Slendro rt 02/01,gesi,sragen
Location
Kab. sragen,
Jawa tengah
INDONESIA
PESHUM
Published by CV ULIL ALBAB CORP
ISSN : -     EISSN : 28288017     DOI : 10.56799
PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora diterbitkan oleh CV. ULIL ALBAB CORP. PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora menerbitkan artikel bidang: (1) Pendidikan: Pendidikan dan Pembelajaran, Pendidikan Karakter, Pendidikan Inklusi, Kurikulum Pendidikan. (2) Sosial: Ekonomi, Sosiologi, Psikologi, Sosial, Budaya, Antropologi. (3) Humaniora: Sastra, Sejarah, Bahasa, Seni, Filsafat, Agama, Hukum. PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora terbit setiap 6 kali dalam setahun.
Articles 177 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 4: Juni 2025" : 177 Documents clear
Rainfall Forecasting Using Seasonal Autoregressive Integrated Moving Average Method And Decomposition Method in Pangkalan Bun Grisella Estefania R; Agustini Tripena; Triyani, Triyani
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 4: Juni 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i4.9431

Abstract

Flash floods and droughts that often occur in Pangkalan Bun, Central Kalimantan are clear evidence of the impact of climate change. Global climate change has caused an increase in the frequency and intensity of extreme weather, including significant fluctuations in rainfall. The purpose of this study is to create the best model for predicting rainfall using the SARIMA method and the Decomposition method in the case of data in Pangkalan Bun. The data used are rainfall data in Pangkalan Bun as many as 180 observations (January 2009 - December 2023). Rainfall data is divided into training data and testing data. Training data is used to determine the forecasting model using the SARIMA method and the Decomposition method. The results, the SARIMA (1,0,1) (1,0,1)12 model gives the lowest MAPE value compared to other decomposition models, namely a MAPE value of 26.05%. The MAPE value indicates that the SARIMA (1,0,1) (1,0,1)12 model is suitable for use in predicting future data. The forecast results show that the highest rainfall will occur in November 2024 at 263.97 mm and the lowest in August 2024 at 106.26 mm.
Peran Pendidikan IPS Dalam Meningkatkan Kesadaran Sosial Siswa Di Sekolah Menengah bagas, Muhammad Bagas Hidayatullah; Aulia Ramadhani; Pradita Ataza; Sani Safitri
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 4: Juni 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i4.9449

Abstract

Pendidikan merupakan unsur fundamental yang terus berkembang seiring dengan perubahan jaman, dipengaruhi oleh kebutuhan masyarakat, kemajuan ilmu pengetahuan, dan perbedaan tujuan pendidikan. Berbagai aliran pendidikan, seperti tradisionalisme, progresivisme, humanisme, konstruktivisme, esensialisme, perenialisme, dan rekonstruksionisme, menawarkan berbagai filosofi, metode, dan pendekatan terhadap proses pembelajaran. Artikel ini membahas tentang sekolah pendidikan, prinsip dasar sekolah pendidikan, dan pengaruhnya terhadap sistem pembelajaran saat ini. Di tengah tantangan globalisasi, digitalisasi, dan keberagaman budaya, memahami berbagai aliran pendidikan menjadi kunci dalam merancang sistem pembelajaran yang adaptif, inklusif, dan relevan untuk masa depan. Artikel ini juga mengupas bagaimana integrasi berbagai pendekatan dapat menciptakan pengalaman belajar yang holistik, mencetak generasi yang siap menghadapi tantangan global, dan membangun pendidikan yang lebih efektif dan berorientasi pada kebutuhan masa kini.
Hak Asasi Manusia (HAM): Hakikat, Prinsip, dan Pelanggaran Ramli, Muh. Ramli; Ahmadin; Bakhtiar
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 4: Juni 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i4.9456

Abstract

Hak Asasi Manusia (HAM) merupakan hak fundamental yang melekat pada setiap individu sejak lahir, tanpa diskriminasi berdasarkan ras, agama, jenis kelamin, kewarganegaraan, atau latar belakang sosial lainnya. Hakikat HAM berakar pada konsep hak kodrati yang bersifat universal, inheren, dan tidak dapat dicabut oleh kekuasaan manapun, sebagaimana ditegaskan dalam berbagai instrumen hukum nasional dan internasional. Prinsip-prinsip dasar HAM: universalitas, tidak dapat dibagi, saling bergantung, saling terkait, kesetaraan, non-diskriminasi dan martabat manusia menjadi fondasi normatif yang mengatur perlindungan dan pemajuan HAM di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kepustakaan untuk menganalisis hakikat dan prinsip-prinsip HAM serta mengidentifikasi berbagai bentuk pelanggaran HAM yang masih terjadi di Indonesia. Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun Indonesia telah memiliki landasan hukum yang kuat dan meratifikasi instrumen internasional, pelanggaran HAM masih menjadi persoalan serius akibat lemahnya penegakan hukum, kurangnya akuntabilitas, dan kesenjangan antara norma hukum dengan praktik di lapangan. Kajian ini menegaskan pentingnya penguatan pemahaman dan implementasi prinsip-prinsip HAM secara menyeluruh agar perlindungan HAM dapat terwujud secara efektif dan berkelanjutan. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi bagi pengembangan wacana akademik dan menjadi rujukan bagi pembuat kebijakan serta aparat penegak hukum dalam mendorong sistem perlindungan HAM yang komprehensif dan adil di Indonesia.
Strategi Manajemen Pendidikan Dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran Di SD Negeri 4 Kayu Agung Kabupaten OKI Erni Purnama Sari; Tri Widayatsih; Mulyadi, Mulyadi
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 4: Juni 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i4.9457

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi manajemen pendidikan yang diterapkan untuk meningkatkan mutu pembelajaran di SD Negeri 4 Kayu Agung, Kabupaten Ogan Komering Ilir. Penelitian ini berfokus pada identifikasi strategi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi yang diterapkan oleh kepala sekolah dan guru untuk meningkatkan efektivitas pengajaran dan prestasi siswa. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa kepemimpinan yang efektif, perencanaan kolaboratif, program pengembangan guru, dan evaluasi yang konsisten berperan penting dalam meningkatkan mutu pembelajaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa manajemen pendidikan yang strategis berkontribusi positif terhadap optimalisasi proses pembelajaran dan pencapaian tujuan pendidikan di sekolah dasar.
Peningkatkan Kedisplinan Siswa Dalam Pembelajaran Di Kelas IV SD Negeri 060800 Medan Melalui Penerapan Sistem Reward Dan Punishment Gulo, Cindy Angelina; Dara Fitrah Dwi; Saiful Bahri; Hasarah
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 4: Juni 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i4.9461

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran kedisiplinan dengan menerapkan model Reward and Punishment di Kelas IV SD Negeri 060800 Medan. Penelitian ini tergolong penelitian tindakan kelas. Penelitian ini menggunakan model Stephen Kemmis dan Robin McTaggart untuk prosedurnya. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus. Teknik dan instrumen penelitian ini menggunakan observasi dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata kedisiplinan siswa kelas V IV SD Negeri 060800 Medan pada siklus 1 sebesar 72,58% dan pada siklus II terjadi peningkatan yang signifikan dengan hasil kedisiplinan mencapai 90,73%. Hal ini sejalan dengan pandangan Purwanto (2006) yang menyatakan bahwa ada empat unsur utama mengenai kedisiplinan, antara lain: pertama, peraturan sebagai pedoman atau acuan berperilaku. Kedua, hukuman atas pelanggaran peraturan yang telah ditetapkan. Ketiga, penghargaan atas perilaku yang sesuai dengan peraturan yang telah dibuat atau ditetapkan sebelumnya. dan keempat harus konsisten dengan peraturan yang telah ditetapkan dan metode yang telah diterapkan dalam mengajarkan dan melaksanakannya, sehingga kedisiplinan siswa kelas IV SD Negeri 060800 Medan meningkat dengan diterapkannya pemberian penghargaan dan hukuman.
Implementasi Kurikulum Merdeka di SMA Negeri 1 Tanjung Lubuk Kabupaten OKI Sri Hartati; Tri Widayatsih; Mahasir, Mahasir
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 4: Juni 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i4.9474

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Kurikulum Merdeka di SMA Negeri 1 Tanjung Lubuk, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Kurikulum Merdeka sebagai inovasi pendidikan nasional menekankan pada pembelajaran berbasis proyek, penguatan profil pelajar Pancasila, serta pembelajaran yang lebih fleksibel dan berpusat pada peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka di SMA Negeri 1 Tanjung Lubuk sudah berjalan dengan cukup baik, ditandai dengan penerapan pembelajaran berdiferensiasi, penggunaan modul ajar yang adaptif, serta integrasi proyek penguatan profil pelajar Pancasila dalam kegiatan intrakurikuler dan ekstrakurikuler. Faktor pendukung utama meliputi kesiapan guru, dukungan kepala sekolah, serta fasilitas yang memadai. Sementara itu, kendala yang dihadapi antara lain keterbatasan sumber daya belajar, kebutuhan pelatihan berkelanjutan, dan adaptasi peserta didik terhadap perubahan pendekatan pembelajaran. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi sekolah lain dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka secara optimal.
Pengaruh Kurikulum Merdeka, Potensi Guru Terhadap Prestasi Guru SMA Sekecamatan Kayu Agung Adi Saputra; Tri Widayatsih; Mulyadi, Mulyadi
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 4: Juni 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i4.9475

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Kurikulum Merdeka dan potensi guru terhadap prestasi guru SMA se-Kecamatan Kayu Agung. Kurikulum Merdeka yang menekankan pembelajaran berbasis kompetensi dan kemandirian diharapkan mampu meningkatkan profesionalisme guru dalam proses belajar mengajar. Sementara itu, potensi guru, yang mencakup aspek kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian, juga menjadi faktor penting dalam mendorong prestasi kerja. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada seluruh guru SMA di Kecamatan Kayu Agung, kemudian dianalisis menggunakan regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik implementasi Kurikulum Merdeka maupun potensi guru berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi guru. Temuan ini mengindikasikan bahwa upaya peningkatan mutu pendidikan di tingkat SMA perlu mempertimbangkan penerapan kurikulum yang adaptif serta pengembangan potensi guru secara berkelanjutan.
Analisis Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah Dan Komitmen Guru Terhadap Produktivitas Kerja Guru Di SMA Negeri Kecamatan Kayuagung Eka Halina; Tri Widayatsih; Mulyadi, Mulyadi
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 4: Juni 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i4.9476

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan kepala sekolah dan komitmen guru terhadap produktivitas kerja guru di Sekolah Menengah Atas Negeri di Kabupaten Kayuagung. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain survei korelasional. Sampel penelitian terdiri dari guru-guru Sekolah Menengah Atas Negeri di Kabupaten Kayuagung yang dipilih secara acak, dengan jumlah responden sebanyak 122 orang. Pengumpulan data dilakukan melalui angket terstruktur yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil analisis menunjukkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja guru, dengan nilai korelasi sebesar 0,341 yang menunjukkan persentase hubungan sebesar 34,1%, sedangkan sisanya sebesar 65,9% ditentukan oleh faktor lain yang tidak disebutkan dalam penelitian ini. Selain itu, komitmen guru terbukti memberikan kontribusi yang signifikan terhadap peningkatan produktivitas kerja. Temuan ini menyoroti pentingnya peran kepala sekolah sebagai pemimpin yang visioner dalam menciptakan lingkungan kerja yang mendukung dan meningkatkan komitmen profesional guru. Implikasi dari penelitian ini memberikan rekomendasi bagi para pembuat kebijakan pendidikan untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan kepala sekolah dan membangun komitmen guru secara keseluruhan.
Tinjauan Yuridis Tindak Pidana Korupsi Terhadap Pungutan Liar Menurut UU Tipikor Sidik, Abu Bakar; Setianegara, Ery
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 4: Juni 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i4.9478

Abstract

Pungutan liar (umumnya dikenal sebagai pemerasan) merupakan praktik yang meluas dalam birokrasi publik Indonesia, meskipun istilah tersebut tidak diatur secara eksplisit dalam hukum pidana nasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kerangka hukum dan mekanisme penegakan hukum terkait pemerasan berdasarkan Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Dengan menggunakan pendekatan yuridis-empiris, data dikumpulkan melalui telaah pustaka dan wawancara dengan pemangku kepentingan terkait. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa pemerasan memenuhi syarat sebagai tindakan korupsi administratif sebagaimana ditentukan dalam Pasal 12 huruf e dan f Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 jo Pasal 423 KUHP, yang melibatkan penyalahgunaan wewenang untuk keuntungan pribadi atau kelompok yang melanggar hukum. Meskipun ada upaya pemerintah—seperti pembentukan Satgas Pemerasan Saber dan penerapan sanksi administratif—penegakan hukum tetap tidak efektif karena pengawasan internal yang lemah, budaya birokrasi yang permisif, dan sistem pengaduan publik yang berkinerja buruk. Penelitian ini berkontribusi pada kajian hukum pidana dengan memposisikan pemerasan sebagai pelanggaran sistemik yang memerlukan pendekatan hukum interdisipliner. Reformasi regulasi dan mekanisme pengawasan yang diperkuat sangat dibutuhkan untuk menentukan praktik tersebut, dan penelitian masa depan didorong untuk menerapkan perspektif hukum kriminologi atau komparatif untuk wawasan yang lebih dalam.
Juridical Analysis of Human Trafficking Crimes Based on a Case Study at the District Court of Kotabumi Apriyanto, Apriyanto; Haryadi, Slamet
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 4: Juni 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i4.9480

Abstract

This study discusses the crucial role of the Class II Correctional Center (BAPAS) in Kotabumi in addressing diversion cases for juveniles in conflict with the law. BAPAS serves as an institution that provides guidance and support to these children, aiming to avoid negative stigma and restore social relationships among the child, family, and community. The diversion process involves various stakeholders, including police, prosecutors, judges, and community advisors, who actively assist the child throughout the legal proceedings. However, this research also identifies challenges faced by BAPAS, both internally and externally. Internal challenges include insufficient financial support, limited facilities, and an inadequate number of community advisors. Meanwhile, external challenges encompass the community's limited understanding of the diversion process and the dominance of police in the proceedings, which often leads to failures in achieving diversion agreements. Recommendations for enhancing the effectiveness of BAPAS include improving training for community advisors, providing adequate facilities, and increasing operational budgets from relevant institutions. This study emphasizes the importance of collaboration among government, society, and legal institutions to create an environment that supports the reintegration of children into society and promotes restorative justice.

Page 7 of 18 | Total Record : 177