cover
Contact Name
Ahmad Ulil Albab Al Umar
Contact Email
ahmadulil.asfebi@gmail.com
Phone
+6287831398687
Journal Mail Official
peshum.jurnal@gmail.com
Editorial Address
Slendro rt 02/01,gesi,sragen
Location
Kab. sragen,
Jawa tengah
INDONESIA
PESHUM
Published by CV ULIL ALBAB CORP
ISSN : -     EISSN : 28288017     DOI : 10.56799
PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora diterbitkan oleh CV. ULIL ALBAB CORP. PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora menerbitkan artikel bidang: (1) Pendidikan: Pendidikan dan Pembelajaran, Pendidikan Karakter, Pendidikan Inklusi, Kurikulum Pendidikan. (2) Sosial: Ekonomi, Sosiologi, Psikologi, Sosial, Budaya, Antropologi. (3) Humaniora: Sastra, Sejarah, Bahasa, Seni, Filsafat, Agama, Hukum. PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora terbit setiap 6 kali dalam setahun.
Articles 253 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 2: Februari 2026" : 253 Documents clear
Pancasila sebagai Landasan dan Moral Bagi Kemajuan IPTEK di Indonesia Salsabila Mahmada; Citra Annisa; Nur Afni; Zaenul Slam
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.14111

Abstract

Berbagai aspek kehidupan manusia, termasuk sosial, ekonomi, dan budaya, dipengaruhi kemajuan pesat ilmu pengetahuan dan teknologi. Namun, kemajuan ini membawa tantangan moral dan etika, seperti peningkatan ketidaksetaraan sosial, penyalahgunaan teknologi, dan kerusakan nilai-nilai manusia. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kepustakaan kualitatif. Penelitian menunjukkan bahwa Pancasila berfungsi sebagai acuan moral penting dalam mengarahkan pengembangan dan penerapan teknologi dan ilmu pengetahuan. Kepercayaan kepada Tuhan memastikan bahwa teknologi tidak hanya sesuai prinsip agama tetapi juga ramah lingkungan. Prinsip Kemanusiaan menekankan teknologi dan ilmu pengetahuan tidak boleh digunakan untuk eksploitasi tetapi untuk kesejahteraan manusia. Di tengah tantangan globalisasi digital, prinsip persatuan memperkuat solidaritas nasional. Sementara itu, prinsip demokrasi dan keadilan sosial menekankan tanggung jawab kolektif dan keadilan dalam kemajuan teknologi. Penerapan nilai-nilai Pancasila dalam pengembangan teknologi dan ilmu pengetahuan merupakan upaya strategis untuk mendorong kemajuan yang moral, berorientasi pada manusia, dan adil secara sosial. Pancasila tidak hanya berfungsi sebagai landasan moral, tetapi juga berfungsi sebagai pelindung terhadap efek buruk dari kemajuan teknologi kontemporer.
Pancasila sebagai Sistem Etika Kherunnissa Az Zahra Tabroni; Naia Safira; Rijka Mukaromatussalisah; Zaenul Slam
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.14127

Abstract

Pancasila, merupakan sistem nilai yang berfungsi sebagai dasar negara, membantu mengarahkan kehidupan moral rakyat Indonesia. Pancasila berfungsi sebagai sistem etika yang tidak hanya berfungsi sebagai norma, tetapi juga berfungsi sebagai pedoman praktis membangun karakter, kebijakan publik, dan perilaku sosial. Tujuan penelitian ini adalah menguraikan sumber utama Pancasila sebagai sistem etika dengan mempertimbangkan aspek historis, sosiologis, dan politis. Metode yang digunakan adalah melakukan penelitian literatur dengan melihat tulisan ahli. Kajian menunjukkan prinsip-prinsip Pancasila berasal dari perspektif bangsa yang ada sebelum kemerdekaan. Pancasila berasal dari realitas masyarakat yang heterogen secara sosiologis, dan politis, itu menjadi dasar moral untuk menjalankan kekuasaan negara. Dengan tiga dimensi ini, Pancasila menjadi bukan hanya dasar ideologis tetapi juga sistem etika yang membantu memajukan kehidupan bangsa menuju tatanan yang berkeadilan, beradab, dan berketuhanan. Pancasila memiliki makna filosofis dan kehidupan nyata karena memiliki kapasitas membentuk landas moral bangsa Indonesia di tengah globalisasi dan kerusakan nilai.
Pancasila Sebagai Sistem Filsafat yang Mendasari Negara Hukum Indonesia Aida Rahmasari; Cahya Nariyah Azizah; Sherina Ariyanti; Zaenul Slam
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.14160

Abstract

Pancasila, sebagai landasan negara, berfungsi sebagai ideologi nasional dan kerangka filosofis yang memberikan dasar moral dan normatif untuk penerapan negara hukum Indonesia. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kajian pustaka dengan pendekatan filosofis normatif. Penelitian ini menunjukkan prinsip-prinsip negara hukum seperti kedaulatan hukum, keadilan, dan penghormatan terhadap hak asasi manusia didukung oleh dimensi ontologis, epistemologis, dan aksiologis dari setiap sila Pancasila. Pancasila tidak hanya berfungsi sebagai sumber nilai hukum, tetapi juga berfungsi sebagai standar moral untuk proses penyusunan, pelaksanaan, dan penegakan hukum di Indonesia. Sebagai sistem filosofis, Pancasila menegaskan identitas dan arah perkembangan hukum nasional yang sepenuhnya berasal dari Indonesia. Hal ini meningkatkan kesadaran akan pentingnya prinsip-prinsip tersebut dalam kehidupan sehari-hari kita. Setiap sila Pancasila mengandung nilai-nilai yang menopang prinsip negara hukum dan menjadi pedoman etis dalam kehidupan nasional, memperkuat karakter hukum nasional yang berlandaskan jati diri bangsa Indonesia.
Sistem E-Inventory Dalam Peningkatan Efisiensi Pengelolaan Persediaan Barang Habis Pakai Pada DPMPTSP Kota Surabaya Sasqya Mega Putri, Namira
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.14229

Abstract

Pengembangan digital sektor publik mendorong penggunaan e-Government untuk meningkatkan efektivitas, transparansi, dan akuntabilitas administrasi pemerintahan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana penerapan sistem E-Inventory meningkatkan efisiensi pengelolaan persediaan barang habis pakai di DPMPTSP Kota Surabaya. Penelitian ini menggunakan kerangka teori e-Government, lapisan e-Government, dan model Hiller, serta teori manajemen perkantoran, manajemen aset, dan governansi digital. Penelitian ini dilakukan secara kualitatif deskriptif dan menggunakan metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis dengan menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sistem E-Inventory telah meningkatkan efisiensi pengelolaan persediaan barang habis pakai dengan menyediakan informasi yang akurat, pencatatan digital, dan pengendalian stok yang lebih tertib. Namun, integrasi sistem E-Inventory dan komunikasi digital dua arah belum sepenuhnya optimal. Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan sistem E-Inventory tidak hanya ditentukan oleh aspek teknis sistem, tetapi juga oleh integrasi organisasi, regulasi, dan budaya khusus yang terlibat dalam pengelolaan persediaan barang habis pakai.
Ketahanan Psikologis Sebagai Faktor Protektif Dalam Pemulihan Trauma Pelecehan Seksual: Systematic Review Anggreni Thamrin, Dian
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.14248

Abstract

Pelecehan seksual merupakan bentuk trauma interpersonal yang menimbulkan dampak psikologis jangka panjang bagi penyintas, termasuk gangguan stres pascatrauma (PTSD), depresi, dan kecemasan. Namun, tidak semua individu mengalami dampak yang sama. Hal ini menunjukkan adanya peran faktor protektif internal seperti ketahanan psikologis (psychological hardiness). Hardiness terdiri dari tiga komponen utama yaitu commitment, control, dan challenge, yang diyakini dapat memperkuat adaptasi terhadap trauma. Penelitian ini bertujuan menelaah secara sistematis bukti empiris mengenai hubungan antara ketahanan psikologis dan pemulihan trauma akibat pelecehan seksual. Studi ini menggunakan metode systematic review berdasarkan pedoman PRISMA 2020. Pencarian literatur dilakukan melalui database elektronik seperti PubMed, Scopus, dan ScienceDirect yang dipublikasikan antara tahun 2010 hingga 2025. Setelah melalui proses seleksi dan penilaian kualitas, sebanyak 18 artikel dipilih untuk dianalisis. Temuan menunjukkan bahwa ketahanan psikologis berperan signifikan dalam menurunkan tingkat gejala PTSD, depresi, dan kecemasan pada penyintas pelecehan seksual. Komponen control dan commitment terbukti mendukung pemulihan melalui strategi coping adaptif dan proses meaning-making. Faktor-faktor seperti dukungan sosial, konteks budaya, dan jenis kelamin juga memoderasi hubungan antara hardiness dan pemulihan. Ketahanan psikologis merupakan faktor penting dalam proses pemulihan trauma pelecehan seksual. Intervensi psikologis berbasis penguatan hardiness perlu dikembangkan sebagai pendekatan untuk mendukung penyintas dalam membangun kembali ketahanan mentalnya.
Uang Saku dan Keinginan Berprestasi: Analisis Hubungan Finansial dengan Motivasi Akademik Mahasiswa Perantau Kamal, Luluk Syahrul; Riki Anggrian
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.14301

Abstract

Keinginan (motivasi) berprestasi merupakan faktor psikologis penting dalam menentukan keterlibatan dan keberhasilan akademik mahasiswa, khususnya mahasiswa perantau yang menghadapi tantangan adaptasi sosial dan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara jumlah uang saku sebagai bentuk dukungan sosial instrumental dengan motivasi berprestasi mahasiswa perantau di Universitas Negeri Manado (UNIMA). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Subjek penelitian berjumlah 45 mahasiswa perantau program sarjana yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui angket jumlah uang saku dan skala motivasi berprestasi. Hasil uji validitas menunjukkan 12 butir skala motivasi berprestasi yang valid dengan koefisien reliabilitas Cronbach’s alpha sebesar 0,842. Analisis data menggunakan korelasi Pearson product-moment menunjukkan bahwa hubungan antara jumlah uang saku dan motivasi berprestasi bersifat positif namun tidak signifikan secara statistik (r = 0,226; p > 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa dukungan material berupa uang saku tidak secara langsung berkaitan dengan motivasi berprestasi mahasiswa perantau. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa motivasi berprestasi lebih dipengaruhi oleh faktor psikologis internal, seperti regulasi diri akademik, keyakinan diri, dan pemaknaan individu terhadap tujuan akademik, dibandingkan oleh kondisi ekonomi langsung. Penelitian ini menegaskan pentingnya pendekatan holistik dalam mendukung motivasi berprestasi mahasiswa perantau dengan mengintegrasikan dukungan material dan psikologis.
Pendekatan Fiqih Pendidikan terhadap Ibadah Puasa: Kajian Normatif tentang Hukum, Syarat, dan Rukun Raffida Aliya Bp; Auren Fladhira; Mutrikaaini, Mutrikaaini; Zahra Ramadini; Imam Tauhid
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.14307

Abstract

Artikel ini mengkaji ibadah puasa melalui perspektif fiqih pendidikan dengan menitikberatkan pada pemahaman normatif mengenai hukum, syarat, dan rukun yang mengatur pelaksanaannya. Pendekatan fiqih pendidikan digunakan untuk mengintegrasikan prinsip-prinsip hukum Islam dengan tujuan pembinaan moral, spiritual, dan karakter peserta didik dalam proses belajar mengajar. Dalam kajian ini, hukum puasa dianalisis berdasarkan ketentuan syariat beserta ragam klasifikasinya, seperti wajib, sunnah, makruh, dan haram. Pembahasan mengenai syarat puasa mencakup syarat wajib dan syarat sah, sementara analisis tentang rukun puasa memfokuskan pada unsur-unsur mendasar yang menentukan keabsahan ibadah tersebut. Melalui pendekatan normatif, artikel ini menunjukkan bahwa pemahaman komprehensif terhadap hukum, syarat, dan rukun puasa dapat memperkuat aspek pedagogis dalam pendidikan Islam, membantu peserta didik menginternalisasi nilai-nilai ketaatan, disiplin, dan ketakwaan. Kajian ini diharapkan memberikan kontribusi terhadap pengembangan konsep fiqih pendidikan yang lebih aplikatif dan relevan dalam konteks pembelajaran modern.
Hubungan Antara Keterlibatan Ayah dan Regulasi Emosi Pada Generasi Z di Yogyakarta Afika Chintya Kerta; Andhita Dyorita Khoiryasdien
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.14312

Abstract

Generasi Z seringkali dikenal dengan generasi digital yang tumbuh dan berkembang serta ketergantungan dengan teknologi. Sebagai generasi digital, Generasi Z tidak hanya bergantung pada teknologi dalam kehidupan sehari-hari tetapi juga menghadapi tantangan dalam regulasi emosi akibat paparan konten digital yang intensif. Peran orang tua sebagai pengasuh utama sangat diperlukan bagi para remaja khususnya peran ayah yang sangat berpengaruh terhadap regulasi emosi anak. Namun, masih sedikit studi yang mengkaji hubungan ketiga variabel ini secara komprehensif, sehingga penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh regulasi emosi dan keterampilan sosial terhadap keterlibatan peran ayah. Metode penelitian yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian korelasional. Jumlah sampel dalam penelitian adalah 98 sampel. Instrumen penelitian berupa skala regulasi emosi dan skala keterlibatan ayah yang disebarkan secara daring menggunakan Google Form. Hasil uji korelasi Spearman dengan nilai r = 0,163 dan p = 0,067 menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kedua variabel tersebut. Mayoritas responden berada pada kategori peran ayah rendah, yaitu sebesar 66,67%, sementara kemampuan regulasi emosi responden cenderung berada pada kategori sedang. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan peran ayah tidak berpengaruh langsung terhadap kemampuan regulasi emosi remaja dalam penelitian ini, sehingga faktor-faktor lain di luar peran ayah tampaknya memiliki pengaruh yang lebih kuat dalam membentuk kemampuan regulasi emosi pada remaja Generasi Z
Efektivitas Penggunaan Lembar Kerja Murid (LKM) Sebagai Pendukung Media Diorama Dalam Pembelajaran Pendidikan Pancasila Di Kelas IV SD Wily Syarifa Adiba; Seli Novita Fitriyani; Dindania Listyoningsih; Athaya, Azka Nabila; Rina Nuraeni
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.14313

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Lembar Kerja Murid (LKM) sebagai pendukung media diorama dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila pada materi Aku Taat Aturan di kelas IV SD Negeri 1 Pecangaan Wetan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa pengguanaan LKM mampu meningkatkan keaktifan siswa, memudahkan pemahaman konsep, dan menciptakan pembelajaran yang lebih terstruntur. Siswa terlihat lebih terlibat Ketika melakukan kegiatan menggunting, menempel, mencocokkan gambar, serta berdiskusi dengan teman. Guru juga lebih mudah  melakukan penilaian melalui evidensi konkret hasil kerja siswa. Secara keseluruhan, integrasi LKM dan diorama terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran serta pemahaman siswa mengenai pentingnya menaati aturan di rumah, sekolah dan Masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. 
The Relationship Between Reading Motivation and English Literacy Achievement Among EFL Learners Rahayu, Putri Dianing; Richard Fidal Deme Hadjon; Sakinah Aulia Rahmah; Muhammad Tahir; Suryadi Ishak
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.14327

Abstract

This study examined the relationship between reading motivation and English literacy achievement among EFL learners. A quantitative correlational design was employed, using a reading motivation questionnaire and a standardized English literacy test administered to 30 intermediate-level students. Descriptive analysis showed that students demonstrated high literacy performance with moderate variability in reading motivation. Pearson correlation and simple linear regression revealed that reading motivation significantly predicted literacy achievement (R = 0.512, R² = 0.262, p = 0.004), indicating that 26.2% of the variance in literacy scores could be explained by motivation levels. Furthermore, an independent-samples t-test revealed no significant difference in literacy performance between male and female students (t = 0.925, p = 0.363). These findings highlight the central role of motivation in supporting literacy development in EFL contexts, suggesting that teaching practices should prioritize developing reading motivation. The study concluded that motivation is a key psychological factor influencing literacy outcomes, while gender plays no significant role in determining literacy achievement.