Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

EFEKTIVITAS MEDIA MIPORAN (MYSTERY BOX DAN POP UP BOOK ATURAN) TERHADAP MINAT BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS 3 Popy Sugihwarni; Nur Erissya Zaharani; Susilo Tri Widodo; Rina Nuraeni; Anggun Budi Utami
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 2 (2025): Volume 10 Nomor2, Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i2.20622

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman peserta didik kelas 3 SDN Kuripan 1, Kabupaten Demak, terhadap istilah "aturan" dan "sanksi" dalam pelajaran Pendidikan Pancasila menggunakan media MIPORAN (Mystery Box dan Pop Up Book Aturan). Penelitian ini menggunakan metode tindakan kelas dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Pop Up Book membantu peserta didik memahami konsep aturan, namun kurang efektif dalam menjelaskan sanksi. Sebaliknya, media Mystery Box, yang mencakup latihan interaktif, meningkatkan antusiasme peserta didik dan memudahkan mereka mengingat materi pelajaran, sehingga lebih berhasil dalam memahami aturan dan sanksi. Media MIPORAN terbukti efektif membantu peserta didik yang kesulitan memahami konsep abstrak seperti aturan dan sanksi melalui kegiatan yang menarik dan menyenangkan. Berdasarkan temuan ini, disarankan agar pengajaran di sekolah dasar dilengkapi dengan media pembelajaran yang lebih inovatif dan bervariasi untuk merangsang minat belajar peserta didik. Penggunaan media yang menarik dapat menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan, efektif, dan meningkatkan motivasi belajar peserta didik, sehingga proses pembelajaran lebih bermakna dan diterima dengan baik oleh peserta didik.
Pendidikan Kewarganegaraan Berbasis Multikultural Dalam Membina Keberagaman Antar Siswa Melalui Model Pembelajaran Problem Solving And Reasoning Rina Nuraeni; Deratama, Devi
Jurnal Ilmiah Pendidik Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Pendidik Indonesia
Publisher : Papanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/jipi.v4i2.2048

Abstract

Multikulturalisme merupakan isu yang sering muncul di lingkungan Pendidikan, khususnya sekolah. Pendidikan multikultural tidak hanya berperan sebagai pendekatan progresif dalam mentransformasi sistem pendidikan, tetapi juga sebagai sarana untuk menanamkan nilai-nilai toleransi, empati, dan kerja sama dalam keberagaman. Pendidikan multikulturalisme yaitu Pendidikan yang menghargai perbedaan, agar tidak menjadi sumber konflik dan perpecahan. Dalam konteks ini, Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) yang berbasis multikultural bertujuan mengembangkan pemahaman peserta didik terhadap perbedaan etnis, budaya, dan nilai-nilai yang dianut orang lain. Dengan mengimplementasikan model pembelajaran Problem Solving and Reasoning (PSR), siswa diarahkan untuk mengidentifikasi dan menyelesaikan persoalan keberagaman secara kritis dan reflektif. Peneliti melakukan penelaahan dari 30 artikel jurnal internasional dan nasional, kemudian memfokuskan diri untuk mengamati pengembangan Pendidikan Kewarganegaraan berbasis multikulturan menggunakan model pembelajaran problem solving and reasoning dalam membantu siswa memecahkan masalah keberagaman. Hasil tinjauan ini menunjukan bahwa variabel-variabel yang terkait dengan isu-isu keberagaman dapat dikurangi di lingkungan sekolah dengan menggunakan model problem solving and reasoning dengan mengkaji berbagai permasalahan multikulturalisme dan siswa memecahkan masalah tersebut. Secara keseluruhan Kajian ini memberikan kontribusi teoretis dan praktis untuk penelitian lanjutan di bidang pendidikan multikultural dan pedagogi transformatif di sekolah.
Upaya Peningkatan Minat Belajar Pendidikan Pancasila Melalui Kolaborasi Media Pembelajaran Bagi Peserta Didik Kelas 1 SD Negeri Ngijo 02 Hana Cahyana; Sherly Putri Fauzika; Susilo Tri Widodo; Rina Nuraeni; Farinda Malikha Saputri
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 9 No. 3: Juni 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v9i3.64321

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui indikator yang digunakan untuk mengukur minat belajar peserta didik kelas 1 SD Negeri Ngijo 02 dan mengetahui peningkatan minat belajar peserta didik kelas 1 SD Negeri Ngijo 02 pada materi aturan di lingkungan keluarga melalui kolaborasi media pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas menurut Coast (perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi) dengan wawancara dan observasi sebagai teknik pengumpulan datanya. Kemudian dianalisis menggunakan pendekatan kualitatif dengan model Miles and Huberman. Hasil penelitian membuktikan bahwa kolaborasi media pembelajaran dapat meningkatkan minat belajar peserta didik kelas 1 SD Negeri Ngijo 2 pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila.
KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL KEPALA SEKOLAH DALAM MEMBANGUN BUDAYA KERJA POSITIF (Studi Deskriptif kualitatif di SMP Negeri 3 Baleendah Kabupaten Bandung) Hendi Suhendraya Muchtar; Helmawati; Rina Nuraeni; Yulidar; Winda Wulandari
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 01 (2025): Volume 10 Nomor 1, Maret 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i01.22093

Abstract

Effective leadership in schools significantly impacts the quality of education, where the school principal plays a crucial role in establishing the vision, mission, and objectives. This study explores the application of transformational leadership at SMP Negeri 3 Baleedah and its impact on a positive work culture. Through a qualitative approach, data were collected from interviews, questionnaires, and documentation involving the principal and teachers. The findings indicate that the application of transformational leadership, such as building a clear vision and encouraging collaboration, successfully enhances motivation, work enthusiasm, and communication among teachers. However, challenges such as pressure to perform and uncertainty during changes persist. The results of this study are expected to provide insights for school principals and education managers in formulating better strategies to improve the work environment in schools and serve as a reference for developing leadership policies in other educational institutions.
Analisis Kesenjangan Antara Pemahaman Konseptual dan Kemampuan Murid Mengidentifikasi Keberagaman di SDN 3 Botomulyo Yunita Kartika Sari; Wahyu Putri Septiani; Bagas Karunia Nur Rokhim; Muhammad Rafly Adhitya; Rina Nuraeni
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 6.C (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the gap between students' conceptual understanding and their ability to identify forms of diversity in their surroundings in Pancasila Education at SDN 3 Botomulyo. Although the evaluation results show that students have mastered the concept of diversity well, various field findings show that they still have difficulty connecting this concept with real conditions at school and in their homes. This study used a descriptive qualitative method conducted over three weeks through stages of licensing and material alignment, preparation of learning tools, and implementation of observation and data collection. Data were obtained from observation of learning activities, documentation of classroom activities, Student Worksheet results, and cognitive score summaries. The results of the study show a significant gap between students' conceptual mastery and their ability to apply it. In theory, students are able to explain the meaning, forms of diversity, and values of tolerance; however, when asked to give examples of real diversity, most students only mention general examples or examples from other regions. In addition, students' difficulties in reasoning activities indicate that learning is not yet fully contextual. This gap is influenced by internal factors such as limited social experience, as well as external factors such as the use of examples that are not relevant to the local environment. This study emphasizes the importance of contextual teaching materials and learning strategies that link concepts to the social reality of students so that their ability to identify diversity can develop optimally.
Pengaruh Bekam Seluncur Terhadap Nyeri Dismenore Primer Pada Santriwati Pondok Ihya As-Sunnah afifah husna; Darmasta Maulana; Ivana Eko Rusdiatin; Rina Nuraeni
Juru Rawat. Jurnal Update Keperawatan Vol 6 No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Prodi Keperawatan Tegal Program Diploma III Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/juk.v6i2.15377

Abstract

Primary dysmenorrhea is menstrual pain that occurs in the absence of pathological disorders of the reproductive system. This condition is common among adolescent girls and may interfere with daily activities, particularly learning activities in Islamic boarding schools. Sliding cupping therapy is a non-pharmacological intervention that may help reduce the pain associated with primary dysmenorrhea. This study employed a quantitative method with a pre-experimental one-group pretest-posttest design. The sample consisted of 26 female students selected using purposive sampling. Pain intensity was measured before and after the sliding cupping therapy using the Numeric Rating Scale (NRS). Data were analyzed using the Wilcoxon signed-rank test. The results showed that before the intervention, 76.90% of the respondents experienced moderate pain, while after the intervention, 84.60% experienced mild pain. The statistical analysis showed a p-value of 0.00 (p < 0.05), indicating that sliding cupping therapy had a significant effect on reducing the pain intensity of primary dysmenorrhea among female students.