Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Terhadap Pemberian Imunisasi Difteri, Pertusis, Tetanus (DPT) Pada Bayi Di Desa Haurseah Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Argapura Tahun 2024 Eti Wati; Lia Natalia; Rian Maulana Yusup; Rina Nuraeni; Eva Navisa
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v7i2.118

Abstract

Imunisasi DPT adalah imunisasi yang digunakan untuk mencegah terjadinya penyakit difteri, pertusis, tetanus dan hepatitis B. Pemberian imunisasi DPT pada Desa Haurseah Wilayah kerja UPTD Puskesmas Argapura sebesar 91,88% masih belum mencapai target 100%. Untuk Mengetahui Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu terhadap Pemberian Imunisasi DPT Pada Bayi di Desa Haurseah Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Argapura Tahun 2024. Metode yang digunakan yaitu metode kuantitatif dengan pendekatan crossectional, sampel yang digunakan adalah 38 ibu yang memiliki bayi dan menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dimulai dari bulan April 2024 dengan kuesioner, analisis data yang digunakan yaitu analisis univariat dengan distribusi frekuensi dan analisis bivariat dengan uji chi square. Sebagian responden (92,1%) belum melakukan imunisasi DPT lengkap, (84,2%) pengetahuan ibu kurang, dan terdapat hubungan yang signifikan dengan nilai p-value sebesar 0,024, yang lebih rendah dari tingkat signifikansi α sebesar 0,05 menunjukkan adanya hubungan tingkat pengetahuan ibu terhadap pemberian imunisasi DPT pada bayi di Desa Haurseah wilayah kerja UPTD Puskesmas Argapura Tahun 2024. Upaya yang dapat dilakukan oleh tenaga kesehatan yaitu mengadakan penyuluhan mengenai imunisasi DPT dan upaya untuk responden yaitu hadir pada saat penyuluhan tersebut.
EFEKTIVITAS MEDIA MIPORAN (MYSTERY BOX DAN POP UP BOOK ATURAN) TERHADAP MINAT BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS 3 Popy Sugihwarni; Nur Erissya Zaharani; Susilo Tri Widodo; Rina Nuraeni; Anggun Budi Utami
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 2 (2025): Volume 10 Nomor2, Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i2.20622

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman peserta didik kelas 3 SDN Kuripan 1, Kabupaten Demak, terhadap istilah "aturan" dan "sanksi" dalam pelajaran Pendidikan Pancasila menggunakan media MIPORAN (Mystery Box dan Pop Up Book Aturan). Penelitian ini menggunakan metode tindakan kelas dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Pop Up Book membantu peserta didik memahami konsep aturan, namun kurang efektif dalam menjelaskan sanksi. Sebaliknya, media Mystery Box, yang mencakup latihan interaktif, meningkatkan antusiasme peserta didik dan memudahkan mereka mengingat materi pelajaran, sehingga lebih berhasil dalam memahami aturan dan sanksi. Media MIPORAN terbukti efektif membantu peserta didik yang kesulitan memahami konsep abstrak seperti aturan dan sanksi melalui kegiatan yang menarik dan menyenangkan. Berdasarkan temuan ini, disarankan agar pengajaran di sekolah dasar dilengkapi dengan media pembelajaran yang lebih inovatif dan bervariasi untuk merangsang minat belajar peserta didik. Penggunaan media yang menarik dapat menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan, efektif, dan meningkatkan motivasi belajar peserta didik, sehingga proses pembelajaran lebih bermakna dan diterima dengan baik oleh peserta didik.
Pendidikan Kewarganegaraan Berbasis Multikultural Dalam Membina Keberagaman Antar Siswa Melalui Model Pembelajaran Problem Solving And Reasoning Rina Nuraeni; Deratama, Devi
Jurnal Ilmiah Pendidik Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Pendidik Indonesia
Publisher : Papanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/jipi.v4i2.2048

Abstract

Multikulturalisme merupakan isu yang sering muncul di lingkungan Pendidikan, khususnya sekolah. Pendidikan multikultural tidak hanya berperan sebagai pendekatan progresif dalam mentransformasi sistem pendidikan, tetapi juga sebagai sarana untuk menanamkan nilai-nilai toleransi, empati, dan kerja sama dalam keberagaman. Pendidikan multikulturalisme yaitu Pendidikan yang menghargai perbedaan, agar tidak menjadi sumber konflik dan perpecahan. Dalam konteks ini, Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) yang berbasis multikultural bertujuan mengembangkan pemahaman peserta didik terhadap perbedaan etnis, budaya, dan nilai-nilai yang dianut orang lain. Dengan mengimplementasikan model pembelajaran Problem Solving and Reasoning (PSR), siswa diarahkan untuk mengidentifikasi dan menyelesaikan persoalan keberagaman secara kritis dan reflektif. Peneliti melakukan penelaahan dari 30 artikel jurnal internasional dan nasional, kemudian memfokuskan diri untuk mengamati pengembangan Pendidikan Kewarganegaraan berbasis multikulturan menggunakan model pembelajaran problem solving and reasoning dalam membantu siswa memecahkan masalah keberagaman. Hasil tinjauan ini menunjukan bahwa variabel-variabel yang terkait dengan isu-isu keberagaman dapat dikurangi di lingkungan sekolah dengan menggunakan model problem solving and reasoning dengan mengkaji berbagai permasalahan multikulturalisme dan siswa memecahkan masalah tersebut. Secara keseluruhan Kajian ini memberikan kontribusi teoretis dan praktis untuk penelitian lanjutan di bidang pendidikan multikultural dan pedagogi transformatif di sekolah.
Upaya Peningkatan Minat Belajar Pendidikan Pancasila Melalui Kolaborasi Media Pembelajaran Bagi Peserta Didik Kelas 1 SD Negeri Ngijo 02 Hana Cahyana; Sherly Putri Fauzika; Susilo Tri Widodo; Rina Nuraeni; Farinda Malikha Saputri
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 9 No. 3: Juni 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v9i3.64321

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui indikator yang digunakan untuk mengukur minat belajar peserta didik kelas 1 SD Negeri Ngijo 02 dan mengetahui peningkatan minat belajar peserta didik kelas 1 SD Negeri Ngijo 02 pada materi aturan di lingkungan keluarga melalui kolaborasi media pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas menurut Coast (perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi) dengan wawancara dan observasi sebagai teknik pengumpulan datanya. Kemudian dianalisis menggunakan pendekatan kualitatif dengan model Miles and Huberman. Hasil penelitian membuktikan bahwa kolaborasi media pembelajaran dapat meningkatkan minat belajar peserta didik kelas 1 SD Negeri Ngijo 2 pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila.
KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL KEPALA SEKOLAH DALAM MEMBANGUN BUDAYA KERJA POSITIF (Studi Deskriptif kualitatif di SMP Negeri 3 Baleendah Kabupaten Bandung) Hendi Suhendraya Muchtar; Helmawati; Rina Nuraeni; Yulidar; Winda Wulandari
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 01 (2025): Volume 10 Nomor 1, Maret 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i01.22093

Abstract

Effective leadership in schools significantly impacts the quality of education, where the school principal plays a crucial role in establishing the vision, mission, and objectives. This study explores the application of transformational leadership at SMP Negeri 3 Baleedah and its impact on a positive work culture. Through a qualitative approach, data were collected from interviews, questionnaires, and documentation involving the principal and teachers. The findings indicate that the application of transformational leadership, such as building a clear vision and encouraging collaboration, successfully enhances motivation, work enthusiasm, and communication among teachers. However, challenges such as pressure to perform and uncertainty during changes persist. The results of this study are expected to provide insights for school principals and education managers in formulating better strategies to improve the work environment in schools and serve as a reference for developing leadership policies in other educational institutions.
Implementasi Kebijakan Pendidikan Inklusi dalam Meningkatkan Akses Peserta Didik di SMP Negeri 3 Baleendah Kabupaten Bandung Sauri, R. Supyan; Ana Suryana; Mulyati, Mulyati; Rina Nuraeni
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.4262

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas manajemen sekolah dalam mengimplementasikan kebijakan pendidikan inklusi pada jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) serta mengevaluasi kualitas aksesibilitas yang tersedia bagi peserta didik berkebutuhan khusus (PDBK). Latar belakang studi ini didasarkan pada fenomena disparitas antara mandat regulasi nasional seperti Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2020 dengan kapasitas manajerial operasional di tingkat satuan pendidikan yang seringkali mengalami stagnasi. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus tunggal di SMP Negeri 3 Baleendah Kabupaten Bandung, penelitian ini mengumpulkan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen strategis sekolah. Data dianalisis secara interaktif menggunakan kerangka fungsi manajemen POAC (Planning, Organizing, Actuating, Controlling) dan teori aksesibilitas pendidikan "4A" dari Katarina Tomasevski. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa implementasi kebijakan masih berada pada tahap inklusi administratif dan belum mencapai inklusi substantif. Tantangan fundamental teridentifikasi pada: (1) Perencanaan yang bersifat reaktif tanpa dukungan alokasi anggaran spesifik; (2) Disfungsi pengorganisasian akibat ketiadaan Guru Pembimbing Khusus (GPK) yang memicu beban peran ganda pada konselor sekolah; (3) Pelaksanaan pembelajaran yang diwarnai fenomena "eksklusi didaktis" di mana siswa hadir secara fisik namun terisolasi secara akademik; serta (4) Mekanisme pengawasan yang terjebak pada praktik afirmasi nilai semu (deceptive accountability). Penelitian menyimpulkan bahwa transformasi menuju sekolah inklusi yang autentik memerlukan reformasi struktural dalam tata kelola sekolah, bukan sekadar kepatuhan regulasi pendaftaran siswa
Efektivitas Penggunaan Lembar Kerja Murid (LKM) Sebagai Pendukung Media Diorama Dalam Pembelajaran Pendidikan Pancasila Di Kelas IV SD Wily Syarifa Adiba; Seli Novita Fitriyani; Dindania Listyoningsih; Athaya, Azka Nabila; Rina Nuraeni
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.14313

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Lembar Kerja Murid (LKM) sebagai pendukung media diorama dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila pada materi Aku Taat Aturan di kelas IV SD Negeri 1 Pecangaan Wetan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa pengguanaan LKM mampu meningkatkan keaktifan siswa, memudahkan pemahaman konsep, dan menciptakan pembelajaran yang lebih terstruntur. Siswa terlihat lebih terlibat Ketika melakukan kegiatan menggunting, menempel, mencocokkan gambar, serta berdiskusi dengan teman. Guru juga lebih mudah  melakukan penilaian melalui evidensi konkret hasil kerja siswa. Secara keseluruhan, integrasi LKM dan diorama terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran serta pemahaman siswa mengenai pentingnya menaati aturan di rumah, sekolah dan Masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. 
Analisis Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Smart Box Dalam Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Untuk Meningkatkan Fokus Belajar Siswa SD Firsila Meiliani; Nabilah Ramadhani Wibowo; Alvi Damayanti; Vina Putri Nabila; Rina Nuraeni
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.13643

Abstract

Pembelajaran Pendidikan Pancasila di sekolah dasar masih menghadapi tantangan berupa rendahnya fokus dan keterlibatan siswa akibat dominasi metode ceramah dan minimnya media pembelajaran yang interaktif. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas media pembelajaran interaktif berbasis Smart Box dalam meningkatkan fokus belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila. Metode penelitian menggunakan studi literatur dengan menelaah lima artikel ilmiah terakreditasi yang relevan, diterbitkan pada rentang tahun 2021–2024, melalui proses identifikasi, evaluasi, dan sintesis temuan terkait penerapan Smart Box dalam pembelajaran PKn di sekolah dasar. Hasil analisis menunjukkan bahwa Smart Box secara konsisten meningkatkan fokus, motivasi, dan hasil belajar kognitif siswa melalui penyajian materi yang konkret, visual, eksploratif, dan berbasis aktivitas. Smart Box mendorong keterlibatan aktif melalui permainan edukatif, aktivitas motorik, dan visualisasi yang menarik, sehingga mengurangi kejenuhan terhadap materi Pancasila yang bersifat abstrak. Selain itu, penelitian pengembangan menunjukkan bahwa Smart Box sangat layak digunakan berdasarkan validasi ahli materi, ahli media, dan respons guru. Temuan ini menegaskan bahwa Smart Box merupakan media pembelajaran yang efektif dan adaptif untuk mendukung pembelajaran Pendidikan Pancasila di sekolah dasar. Penelitian selanjutnya direkomendasikan untuk menguji efektivitas Smart Box melalui eksperimen langsung di kelas dan mengembangkan variasi konten yang relevan.
Penerapan Demonstrasi Gerak dan Kuis Interaktif untuk Meningkatkan Pemahaman Hak dan Kewajiban Siswa Kelas III SDN Jimbaran 02 Putri, Kintania Maulida Eka; Siti Rosliani; Arum Dwi Astuti; Usrifah Romadhonah; Rina Nuraeni
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.13655

Abstract

 Guru memiliki peranan sentral dalam pembelajaran PPKn untuk membentuk karakter dan kesadaran bernegara, namun konsep hak dan kewajiban pada siswa kelas III SD sering kali dirasakan abstrak dan sulit dipahami, sehingga memerlukan strategi pembelajaran yang konkret dan interaktif. Tujuan penulisan ini adalah membahas urgensi penerapan kombinasi demonstrasi gerak dan kuis interaktif untuk meningkatkan pemahaman hak dan kewajiban siswa. Metode telaah yang digunakan adalah pendekatan deskriptif berdasarkan hasil pengamatan dan pengalaman penulis selama pelaksanaan peer teaching. Analisis menunjukkan bahwa demonstrasi gerak efektif meningkatkan minat dan keterampilan berpikir karena siswa dapat mengamati proses secara langsung, sementara kuis interaktif seperti Wordwall terbukti meningkatkan motivasi dan membuat pengulangan materi menjadi menyenangkan. Implikasinya adalah rekomendasi untuk mengadopsi strategi pembelajaran inovatif yang konkret dan interaktif di tingkat sekolah dasar guna mengatasi kesulitan belajar konsep abstrak dan meningkatkan partisipasi siswa dalam PPKn.
Analisis Penggunaan Wayground Papermode Sebagai Media Evaluasi Interaktif Pada Pembelajaran Pendidikan Pancasila di Sekolah Dasar Dicky Agil Pamungkas; Yusuf Eko Prabowo; Nasywaa Julyana Widyarini; Febria Septi Prajayanti; Rina Nuraeni
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.15826

Abstract

Evaluasi dalam pembelajaran Pancasila di sekolah dasar masih didominasi oleh bentuk tes yang monoton sehingga kurang menarik dan belum sepenuhnya mendukung penilaian pemahaman nilai secara autentik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan aplikasi Wayground dalam mode Papermode sebagai media evaluasi interaktif pada pembelajaran Pancasila murid kelas 4. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan subjek guru kelas dan murid kelas 4. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, angket, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi Wayground Papermode dapat meningkatkan keterlibatan murid dalam proses evaluasi dan membantu guru melakukan penilaian secara lebih cepat dan akurat melalui fitur pemindaian dan analisis otomatis. Selain itu, bentuk soal yang kontekstual mampu mendorong murid memahami dan menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Namun, kendala seperti keterampilan digital guru dan sarana pendukung masih perlu diperhatikan. Dengan demikian, Wayground Papermode direkomendasikan sebagai media evaluasi interaktif yang dapat meningkatkan kualitas evaluasi pembelajaran Pancasila di sekolah dasar apabila didukung pelatihan dan fasilitas yang memadai.