cover
Contact Name
Ahmad Ulil Albab Al Umar
Contact Email
ahmadulil.asfebi@gmail.com
Phone
+6287831398687
Journal Mail Official
peshum.jurnal@gmail.com
Editorial Address
Slendro rt 02/01,gesi,sragen
Location
Kab. sragen,
Jawa tengah
INDONESIA
PESHUM
Published by CV ULIL ALBAB CORP
ISSN : -     EISSN : 28288017     DOI : 10.56799
PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora diterbitkan oleh CV. ULIL ALBAB CORP. PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora menerbitkan artikel bidang: (1) Pendidikan: Pendidikan dan Pembelajaran, Pendidikan Karakter, Pendidikan Inklusi, Kurikulum Pendidikan. (2) Sosial: Ekonomi, Sosiologi, Psikologi, Sosial, Budaya, Antropologi. (3) Humaniora: Sastra, Sejarah, Bahasa, Seni, Filsafat, Agama, Hukum. PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora terbit setiap 6 kali dalam setahun.
Articles 2,748 Documents
Tanggung Jawab Administratif Penyelenggara Pemilu Dalam Menjamin Pemenuhan Hak Politik Penyandang Disabilitas Di Kabupaten Jayawijaya Anugrah Kurnia Wulandari; Moh. Safrul Wijaya; Hospirene Theresia Simamora; Irna Irna
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.20098

Abstract

Pemenuhan hak politik bagi penyandang disabilitas merupakan bagian integral dari perlindungan hak konstitusional warga negara yang wajib direalisasikan melalui penyelenggaraan pemilu yang bersifat inklusif, aksesibel, serta bebas dari diskriminasi. Penelitian ini diarahkan untuk menganalisis tanggung jawab administratif penyelenggara pemilu dalam menjamin terpenuhinya hak politik penyandang disabilitas di Kabupaten Jayawijaya serta mengevaluasi pelaksanaannya dengan menggunakan perspektif Hukum Administrasi Negara. Metode yang digunakan adalah hukum empiris dengan pendekatan socio-legal. Data dikumpulkan melalui studi kepustakaan, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara kualitatif. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Jayawijaya telah menjalankan tanggung jawab administratifnya melalui pendataan pemilih penyandang disabilitas, penyediaan fasilitas dan pendampingan di setiap tahapan pemilu, serta peningkatan kapasitas penyelenggara. Berdasarkan data KPU Kabupaten Jayawijaya, terdapat 107 pemilih penyandang disabilitas yang terdiri dari 45 penyandang disabilitas fisik, 43 disabilitas mental, 7 disabilitas wicara, dan 12 disabilitas netra. Namun demikian, pelaksanaan tersebut belum mencapai tingkat optimal dikarenakan masih terdapat kendala berupa keterbatasan aksesibilitas di Tempat Pemungutan Suara, ketidakseimbangan kapasitas petugas, rendahnya literasi braille, kondisi geografis yang berkarakteristik pegunungan, serta karakteristik sistem noken yang turut memengaruhi pemenuhan hak politik penyandang disabilitas. Penelitian ini mengusulkan model analisis tanggung jawab administratif yang berlandaskan pada prinsip legalitas, kewenangan administrasi, Asas-Asas Umum Pemerintahan yang Baik, serta pelayanan publik inklusif sebagai instrumen evaluasi guna mewujudkan penyelenggaraan pemilu yang lebih akuntabel, aksesibel, dan berkeadilan.
Analisis Konseptual Manajemen Sistem Pembelajaran Berbasis Teknologi Pendidikan: Studi Literatur Fadil Akbar; Teguh Agus Wahyuda; Ahmad Subagyo
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.20121

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah menggeser paradigma pendidikan dari teacher-centered menjadi student-centered learning, namun akselerasi digital pascapandemi COVID-19 masih menyisakan masalah manajerial institusional yang tercermin dari skor PISA Indonesia yang berada di bawah rata-rata internasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam landasan teoritis, prinsip pengelolaan, strategi implementasi, serta tantangan dalam manajemen sistem pembelajaran berbasis teknologi pendidikan. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan studi pustaka (library research), dengan mengumpulkan data melalui dokumentasi dari Google Scholar, Google Books, dan jurnal ilmiah relevan yang terbit dalam 10 tahun terakhir. Temuan utama menunjukkan dua kondisi kritis: pertama, terjadinya deviasi fungsi Learning Management System (LMS) yang terperangkap dalam electronic document repository trap (hanya sebagai tempat unggah dokumen tanpa interaksi pedagogis dinamis); kedua, disparitas infrastruktur teknologi yang mencolok antarwilayah menghambat efektivitas implementasi. Implikasi konseptual dari penelitian ini adalah perlunya pengembangan kompetensi digital pendidik secara berkelanjutan serta penguatan dukungan infrastruktur institusional demi terciptanya ekosistem pembelajaran digital yang optimal.
Implementasi Kepemimpinan Demokratis Melalui Mekanisme Syura dalam Keputusan Strategis di Pesantren Modern Nizam Al-Mulk Islamic Boarding School Agus Syarif; Renei Indriaty; Wahyu Indria Sri Darmasari; Ahmad Subagyo; Rabiatul Adawiyah
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.20207

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan kepemimpinan demokratis berbasis syura dalam pengambilan keputusan strategis di pesantren modern, untuk mencapai tujuan tersebut, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi kegiatan musyawarah, serta telaah dokumen kelembagaan di Pesantren Modern Nizam Al-Mulk Islamic Boarding School, yang kemudian dianalisis secara tematik melalui kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, hasil penelitian menunjukkan tiga temuan utama. Pertama, syura menjadi mekanisme utama yang berhasil menghubungkan nilai keislaman dengan prinsip kepemimpinan demokratis. Kedua, pelibatan asatidz dan staf manajerial terbukti memperkuat kualitas keputusan strategis, terutama dalam aspek pengembangan kurikulum, pengelolaan sarana, dan penyusunan program kelembagaan. Ketiga, meskipun proses partisipatif ini terbukti meningkatkan komitmen pelaksana, model ini memunculkan tantangan nyata berupa waktu koordinasi yang menjadi lebih panjang serta dinamika perbedaan pandangan antar-staf. Implikasi dari penelitian ini menegaskan bahwa kepemimpinan demokratis di pesantren modern tidak boleh sekadar dipahami sebagai adopsi teori manajemen Barat, melainkan harus diimplementasikan sebagai pelembagaan nilai syura yang kontekstual dalam manajemen pendidikan Islam demi keberlanjutan otoritas dan efektivitas lembaga.
Rekognisi Masyakarat Hukum Adat Dalam Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa Muhtadli; Rudi Hartono
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.20320

Abstract

Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa memberikan pengakuan terhadap Masyarakat Hukum Adat (MHA) melalui keberadaan Desa Adat sebagai bagian dari sistem pemerintahan desa. Namun, implementasi pengakuan tersebut masih menimbulkan berbagai persoalan terkait syarat pengakuan dan perlindungan terhadap hak-hak masyarakat adat. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsepsi rekognisi Masyarakat Hukum Adat serta implikasi yuridis pengakuan Desa Adat berdasarkan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Undang-Undang Desa telah memperkuat dasar hukum pengakuan Masyarakat Hukum Adat melalui Desa Adat. Namun, pengakuan tersebut masih bersifat bersyarat sehingga berpotensi membatasi eksistensi dan hak-hak tradisional masyarakat adat. Selain itu, pengaturan kelembagaan Desa Adat yang cenderung seragam mengurangi ruang otonomi masyarakat adat dalam mempertahankan karakteristik kelembagaannya. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kebijakan hukum yang lebih menjamin pengakuan dan perlindungan hak-hak Masyarakat Hukum Adat secara efektif.
The Role of Entrepreneurial Knowledge and Social Media in Enhancing Entrepreneurial Motivation and Interest among Students in Gorontalo City Sulerski Monoarfa; Zulkarnain Ilyas Idris; Syamsul Syamsul; Nurhasmi Nurhasmi
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.20324

Abstract

Mahasiswa di wilayah Gorontalo memiliki potensi besar untuk menjadi wirausahawan muda karena memperoleh pembelajaran kewirausahaan di perguruan tinggi serta memiliki tingkat penggunaan media sosial yang tinggi. Namun demikian, realitas menunjukkan bahwa motivasi dan minat berwirausaha mahasiswa masih relatif rendah. Kota Gorontalo memiliki karakteristik sebagai daerah yang sedang berkembang dengan dominasi sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), didukung oleh populasi generasi muda yang aktif memanfaatkan media sosial sebagai sarana komunikasi dan berbagi informasi. Meskipun demikian, budaya masyarakat yang masih mengutamakan keamanan pekerjaan formal dibandingkan membangun usaha sendiri menjadi salah satu faktor yang menghambat tumbuhnya semangat kewirausahaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melibatkan 200 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kota Gorontalo yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Square (SEM-PLS) melalui evaluasi outer model, inner model, dan pengujian efek mediasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi serta minat berwirausaha, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui motivasi. Pengetahuan kewirausahaan berpengaruh positif terhadap minat berwirausaha, namun tidak berpengaruh signifikan terhadap motivasi maupun secara tidak langsung melalui motivasi. Selain itu, motivasi berwirausaha terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat berwirausaha mahasiswa. Temuan ini menegaskan bahwa media sosial merupakan faktor strategis dalam meningkatkan motivasi dan minat berwirausaha, sedangkan pengetahuan kewirausahaan perlu didukung oleh pengalaman praktik, pendampingan, dan lingkungan yang kondusif agar mampu mendorong motivasi berwirausa ha secara optimal. Keywords: Kewirusahaan; Media sosial; Motivasi berwirusaha; Minat berwirusaha: Mahasiswa
Peran Aplikasi SIKS-NG dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Di Kabupaten Probolinggo Jannah; Deddy Junaedi
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.20364

Abstract

Kemiskinan masih menjadi permasalahan sosial yang kompleks di Kabupaten Probolinggo, sehingga pemerintah berupaya meningkatkan ketepatan penyaluran bantuan sosial melalui pemanfaatan teknologi digital, salah satunya dengan penerapan aplikasi Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran aplikasi SIKS-NG dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Probolinggo serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam implementasinya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri dari operator SIKS-NG dan pegawai Dinas Sosial Kabupaten Probolinggo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi SIKS-NG berperan penting dalam pengelolaan data kesejahteraan sosial, proses verifikasi dan validasi data, serta penentuan penerima bantuan sosial agar lebih terarah dan tepat sasaran. Perubahan sistem dari DTKS menjadi DTSN menunjukkan adanya upaya pemerintah dalam meningkatkan cakupan dan akurasi data kesejahteraan masyarakat. Namun, implementasi aplikasi ini masih menghadapi berbagai kendala, seperti gangguan sistem dan jaringan, kurangnya koordinasi antara pusat dan daerah, belum optimalnya operator di tingkat desa, serta ketidaksesuaian data yang menyebabkan inclusion error dan exclusion error. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan penerapan SIKS-NG tidak hanya ditentukan oleh kualitas sistem, tetapi juga dipengaruhi oleh kualitas data, kemampuan sumber daya manusia, serta kejujuran dan ketelitian dalam proses penginputan data agar bantuan sosial dapat tersalurkan secara tepat sasaran dan mendukung kesejahteraan Masyarakat.
Pengaruh Kecemasan dan Dukungan Sosial terhadap Performa Atlet Cabang Olahraga Sepak Bola Alfaisa Tsarafatin; Sungkowo Sungkowo
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.20375

Abstract

Kecemasan dalam olahraga merupakan respons emosional yang muncul ketika atlet menghadapi tekanan, ketidakpastian, atau kekhawatiran terhadap hasil pertandingan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kecemasan dan dukungan sosial terhadap performa kompetitif atlet sepak bola Akademi IMFA. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melibatkan 24 atlet sebagai responden. Data dikumpulkan melalui instrumen penelitian dan dianalisis menggunakan pengujian statistik untuk mengetahui pengaruh masing-masing variabel terhadap performa atlet. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecemasan berpengaruh positif dan signifikan terhadap performa kompetitif. Temuan ini mengindikasikan bahwa kecemasan dalam tingkat tertentu dapat berfungsi sebagai dorongan psikologis yang meningkatkan kesiapan, kewaspadaan, dan intensitas usaha atlet selama pertandingan. Dukungan sosial juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap performa kompetitif karena membantu atlet mengelola tekanan psikologis, meningkatkan kepercayaan diri, dan mempertahankan motivasi. Penelitian ini menegaskan bahwa pengelolaan kecemasan dan penguatan dukungan sosial merupakan bagian penting dalam pembinaan psikologis atlet sepak bola.
Strategi Pengelolaan Destinasi Air Terjun Dua Warna Sibolangit dalam Meningkatkan Kunjungan Wisatawan Ayu Anggrina Simanjuntak; Dewi Shinta Wulandari Lubis
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.20402

Abstract

Pengelolaan destinasi wisata alam berbasis konservasi memerlukan strategi yang mampu menyeimbangkan peningkatan kunjungan wisatawan dengan pelestarian lingkungan melalui kolaborasi berbagai pemangku kepentingan. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi pengelolaan Air Terjun Dua Warna Sibolangit dalam meningkatkan kunjungan wisatawan serta mengidentifikasi bentuk kolaborasi antarpemangku kepentingan dalam mendukung keberlanjutan destinasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña serta divalidasi melalui triangulasi dan member checking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan destinasi bertumpu pada lima strategi yang saling terintegrasi, yaitu promosi digital, peningkatan kualitas pelayanan, pengembangan fasilitas, pemberdayaan masyarakat lokal, dan pelestarian lingkungan. Kolaborasi antara pengelola, masyarakat, pemandu wisata, wisatawan, dan pemerintah daerah terbukti menjadi faktor kunci dalam menjaga keseimbangan antara aktivitas pariwisata, konservasi kawasan, dan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan destinasi wisata berbasis konservasi bergantung pada tata kelola kolaboratif yang memperkuat partisipasi masyarakat, edukasi lingkungan, dan pengelolaan destinasi secara berkelanjutan.