cover
Contact Name
Ahmad Ulil Albab Al Umar
Contact Email
ahmadulil.asfebi@gmail.com
Phone
+6287831398687
Journal Mail Official
peshum.jurnal@gmail.com
Editorial Address
Slendro rt 02/01,gesi,sragen
Location
Kab. sragen,
Jawa tengah
INDONESIA
PESHUM
Published by CV ULIL ALBAB CORP
ISSN : -     EISSN : 28288017     DOI : 10.56799
PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora diterbitkan oleh CV. ULIL ALBAB CORP. PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora menerbitkan artikel bidang: (1) Pendidikan: Pendidikan dan Pembelajaran, Pendidikan Karakter, Pendidikan Inklusi, Kurikulum Pendidikan. (2) Sosial: Ekonomi, Sosiologi, Psikologi, Sosial, Budaya, Antropologi. (3) Humaniora: Sastra, Sejarah, Bahasa, Seni, Filsafat, Agama, Hukum. PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora terbit setiap 6 kali dalam setahun.
Articles 2,996 Documents
Pengaruh Media Pembelajaran Digital Terhadap Motivasi Belajar Siswa Allya Rahma; Farhana Farhana; Firdaus Firdaus; Zalfa Aquila; Winda Djaniwa
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.19830

Abstract

Motivasi belajar merupakan salah satu faktor penting yang memengaruhi keberhasilan proses pembelajaran. Namun, rendahnya motivasi belajar siswa masih menjadi permasalahan yang sering ditemukan, sehingga diperlukan media pembelajaran yang mampu meningkatkan keterlibatan siswa. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh media pembelajaran digital terhadap motivasi belajar siswa di SMPN 119 Jakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian berjumlah 247 siswa kelas VIII, sedangkan sampel sebanyak 71 siswa ditentukan menggunakan teknik simple random sampling dengan rumus Slovin. Data dikumpulkan melalui observasi, angket tertutup, dokumentasi, dan data sekunder. Analisis data menggunakan korelasi Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran digital memiliki hubungan positif dan signifikan dengan motivasi belajar siswa dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,690 serta koefisien determinasi sebesar 47,6%, yang menunjukkan bahwa media pembelajaran digital memberikan kontribusi terhadap variasi motivasi belajar siswa. Disimpulkan bahwa penggunaan media pembelajaran digital yang menarik dan interaktif mampu meningkatkan motivasi belajar siswa sehingga dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran untuk mendukung proses pembelajaran yang lebih efektif di sekolah.
Penerapan Project Based Learning (PJBL) Berbantuan Video untuk Meningkatkan Kepedulian Lingkungan dan Kesetiakawanan Sosial Sumiyati Sumiyati; Muhammad Hanif; Parji Parji
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.19832

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kepedulian lingkungan dan kesetiakawanan sosial peserta didik akibat dominasi metode pembelajaran konvensional yang minim interaktivitas. Mengisi celah riset tersebut, penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas penerapan model Project-Based Learning (PjBL) berbantuan media video dalam mengakselerasi kedua karakter tersebut secara simultan. Pendekatan yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) kolaboratif dalam dua siklus yang melibatkan 32 peserta didik kelas VIII-A SMPN 6 Kota Madiun. Pengumpulan data dilaksanakan melalui observasi partisipatif, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang progresif dan signifikan. Karakter kepedulian lingkungan meningkat dari 45,00% pada tahap prasiklus menjadi 80,00% (kategori tinggi) pada akhir siklus II. Secara bersamaan, kesetiakawanan sosial melonjak dari 50,00% menjadi 81,63% (kategori sangat baik), yang secara mutlak melampaui indikator ketuntasan 75%. Peningkatan ini didorong oleh keberhasilan fungsi ganda video sebagai stimulus emosional dan panduan prosedural, serta penerapan sistem penghargaan kelompok. Kesimpulannya, integrasi PjBL berbantuan video terbukti efektif mengonversi pemahaman tekstual menjadi aksi nyata, menciptakan interdependensi positif, dan menumbuhkan kesadaran kolektif yang organik dalam ekosistem kelas.
Peran Masyarakat Lokal dalam Pengembangan Destinasi Wisata Bale Mangrove Lombok Timur Laelatul Izza; M. Marzuki; Moh. Syarif Hidayatullah
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.19896

Abstract

Pariwisata berbasis masyarakat merupakan pendekatan yang mendukung keberlanjutan pariwisata. Keberhasilan pengembangan wisata tidak hanya bergantung pada pengelola dan pemerintah, tetapi juga pada keterlibatan masyarakat lokal sebagai pelaku utama dalam pengelolaan dan pengembangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran masyarakat lokal dalam pengembangan destinasi wisata Bale Mangrove Lombok Timur serta menganalisis pelibatan masyarakat oleh pengelola dalam pengembangan wisata Bale Mangrove. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif di Lokasi Dusun Poton Bako, Desa Jerowaru, kecamatan Jerowaru, kabupaten Lombok Timur. Pemilihan informan penelitian menggunakan teknik purposive sampling dan Senowball sampling meliputi pengelola, kepala desa, tokoh masyarakat, masyarakat dan penggunjung, data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan menggunakan model Miles dan Huberman meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, proses analisis data didukung perangkat lunak Nvivo12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat berperan aktif dalam pengembangan wisata Bale Mangrove, seperti menjadi pengawas harian, petugas pengelola wisata, UMKM, penyedia jasa, dan pemberdayaan masyarakat. Pengelola juga melibatkan masyarakat pada tahap perencanaan, pengambilan keputusan, pelaksanaan, dan evaluasi, meskipun tingkat keterlibatan pada setiap tahap berbeda. Dapat disimpulkan bahwa masyarakat memiliki peran penting dalam pengembangan wisata Bale Mangrove dan mendukung pengembangan wisata yang berkelanjutan.
Pengaruh Kegiatan Kokurikuler Berbasis Proyek terhadap Minat Belajar Peserta Didik : Survei di SMAN 72 Jakarta Hamimah Salsa Rahmania Batubara; Kunaenih Kunaenih; Romlah Romlah; Fatimah Azzahra; Iola Ardelia Agatha Azis
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.19897

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya minat belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam yang ditunjukkan melalui kurangnya perhatian, keaktifan, dan keterlibatan dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kegiatan kokurikuler berbasis proyek terhadap minat belajar peserta didik. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif analitik korelasional. Populasi penelitian berjumlah 248 peserta didik kelas X SMAN 72 Jakarta, dengan sampel sebanyak 72 peserta didik yang ditentukan menggunakan teknik simple random sampling berdasarkan rumus Slovin. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, angket, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan korelasi Product Moment Pearson. Hasil penelitian menunjukkan nilai koefisien korelasi sebesar 0,682 dengan koefisien determinasi sebesar 0,464, yang menunjukkan bahwa kegiatan kokurikuler berbasis proyek memberikan kontribusi sebesar 46,4% terhadap minat belajar peserta didik. Hasil wawancara juga menunjukkan bahwa kegiatan berbasis proyek mampu meningkatkan keterlibatan, kerja sama, dan kemampuan berpikir kritis peserta didik dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kegiatan kokurikuler berbasis proyek berpengaruh positif terhadap minat belajar peserta didik sehingga dapat dijadikan sebagai salah satu strategi pembelajaran untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam.
Dinamika Proses Desistance Lesbian pada Perempuan Dewasa Awal Nur Maghfira Nisza; Widyastuti Widyastuti; Ahmad Yasser Mansyur
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.19899

Abstract

Penelitian ini bertujuan memahami dinamika pengalaman desistance pada perempuan dewasa awal yang pernah menjalani hubungan sesama jenis, khususnya dalam proses mengakhiri hubungan dan memaknai kembali kehidupannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi transendental Moustakas. Partisipan terdiri atas tiga perempuan dewasa awal yang dipilih secara purposif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur dan dianalisis melalui beberapa tahapan epoche, phenomenological, dan reduction serta horizonalization, pengelompokan unit makna, textural description, structural description, dan textural-structural synthesis. Hasil penelitian menghasilkan lima tema utama, yaitu kebutuhan psikologis dan pencarian kedekatan emosional, pemaknaan hubungan sebagai relasi romantis, konflik batin dan negosiasi nilai, turning point sebagai momentum perubahan, serta rekonstruksi identitas dan orientasi kehidupan setelah desistance. Hubungan dimaknai sebagai ruang memperoleh perhatian, penerimaan, rasa aman, dan kedekatan emosional. Seiring waktu, muncul konflik terkait nilai pribadi, agama, keluarga, lingkungan sosial, dan masa depan. Pengalaman kehilangan, tekanan emosional, refleksi spiritual, serta kesadaran terhadap tujuan hidup menjadi titik balik yang memperkuat keputusan mengakhiri hubungan. Setelahnya, partisipan menata kembali pemahaman terhadap diri, keluarga, pekerjaan, spiritualitas, dan masa depan. Temuan menunjukkan bahwa desistance merupakan proses rekonstruksi makna diri, relasi, nilai, dan arah kehidupan.
Pengaruh Media Sosial Terhadap Pembentukan Karakter Peserta Didik : Pengaruh Media Sosial Terhadap Pembentukan Karakter Peserta Didik Iola Ardelia Agatha Azis; Farhana Farhana; Maria Ulfah; Khansa Syifanabila; Hamimah Salsa Rahmania Batubara
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.19900

Abstract

Perkembangan media sosial telah memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kehidupan peserta didik, termasuk dalam proses pembentukan karakter. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh media sosial terhadap pembentukan karakter peserta didik di SMAN 72 Jakarta serta mendeskripsikan strategi guru dalam membentuk karakter di tengah tingginya penggunaan media sosial. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif analitik korelasional. Populasi penelitian berjumlah 248 peserta didik kelas X, sedangkan sampel sebanyak 72 responden ditentukan menggunakan teknik simple random sampling dengan rumus Slovin. Instrumen penelitian terdiri atas observasi, angket, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, korelasi Product Moment Pearson, dan analisis regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial memiliki hubungan positif dengan pembentukan karakter peserta didik dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,681 dan koefisien determinasi sebesar 46,4%, sehingga media sosial memberikan kontribusi yang cukup terhadap pembentukan karakter peserta didik. Kesimpulannya, media sosial dapat menjadi sarana yang mendukung pembentukan karakter apabila penggunaannya disertai literasi digital, penguatan pendidikan karakter, pengawasan orang tua, serta pembinaan yang konsisten dari sekolah.
Implementasi Pengelolaan Anggaran Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dalam Meningkatkan Fasilitas Pembelajaran di SMP Negeri Se-Kecamatan Malangke Barat Kabupaten Luwu Utara Rahma Sarita
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.19902

Abstract

Penelitian ini mengkaji implementasi pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah dalam meningkatkan fasilitas pembelajaran di SMP Negeri se-Kecamatan Malangke Barat Kabupaten Luwu Utara. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, dan pertanggungjawaban pengelolaan Dana BOS serta kontribusinya terhadap fasilitas pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain studi kasus pada tiga sekolah. Informan dipilih secara purposive, terdiri atas kepala sekolah, bendahara BOS, guru, dan komite sekolah. Data dikumpulkan melalui wawancara semi terstruktur, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dana BOS dikelola melalui penyusunan RKAS yang partisipatif, dilaksanakan sesuai prioritas sekolah, dan dipertanggungjawabkan secara transparan menggunakan ARKAS dan dokumen pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan Dana BOS berkontribusi pada peningkatan fasilitas kelas, sarana pendukung pembelajaran, dan kebutuhan operasional sekolah. Kesimpulannya, pengelolaan Dana BOS yang efektif, transparan, dan akuntabel mendukung peningkatan fasilitas pembelajaran, meskipun prioritas penggunaannya berbeda pada tiap sekolah sesuai kebutuhan dan kondisi masing-masing.
Pengaruh Tata Tertib Sekolah terhadap Kedisiplinan Peserta Didik : Studi Survei di MI Assadiyah Said Jakarta Rahma Nur Aisyah; Nahuda Nahuda; Maria Ulfah Ulfah; Ibrahim Ibrahim; Zalfa Aquila
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.20007

Abstract

Pendidikan berperan penting dalam membentuk karakter disiplin peserta didik melalui penerapan tata tertib sekolah. Namun, masih ditemukan berbagai bentuk pelanggaran yang menunjukkan bahwa kepatuhan terhadap aturan belum sepenuhnya optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh tata tertib sekolah terhadap kedisiplinan peserta didik di MI Assadiyah Said Jakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif analitik korelasional. Populasi penelitian berjumlah 62 peserta didik kelas IV dan V, yang seluruhnya dijadikan sampel menggunakan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui angket tertutup yang didukung observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan korelasi Product Moment Pearson dengan bantuan SPSS versi 23 pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan nilai koefisien korelasi sebesar 0,543 dengan tingkat signifikansi 0,000 (<0,05) dan koefisien determinasi sebesar 0,294, yang menunjukkan bahwa tata tertib sekolah memberikan kontribusi sebesar 29,4% terhadap kedisiplinan peserta didik. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa tata tertib sekolah berpengaruh positif dan signifikan terhadap kedisiplinan peserta didik, sehingga penerapannya secara konsisten perlu dipertahankan dan diperkuat melalui pembiasaan, keteladanan, pengawasan, serta kerja sama antara sekolah dan orang tua.
Penerapan Cooperative Learning Tipe Team Games Tournament (TGT) untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas III SDN 02 Nambangan Kidul Mike Budi Saputri; Nurhadji Nugraha; Moh. Rifai
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.20008

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya motivasi belajar dan hasil belajar IPAS siswa kelas III SDN 02 Nambangan Kidul. Kondisi awal ditunjukkan oleh rata-rata skor motivasi belajar sebesar 2,21 yang berada pada kategori rendah, rata-rata hasil belajar sebesar 68,4, serta ketuntasan klasikal yang baru mencapai 39%. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar dan hasil belajar IPAS melalui penerapan model Cooperative Learning tipe Team Games Tournament (TGT). Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 28 siswa kelas III SDN 02 Nambangan Kidul Tahun Ajaran 2025/2026. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes, dan dokumentasi, sedangkan data dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model TGT mampu meningkatkan motivasi belajar siswa, yang ditunjukkan oleh kenaikan skor rata-rata dari 2,21 pada prasiklus menjadi 2,89 pada Siklus I dan 3,42 pada Siklus II. Hasil belajar juga mengalami peningkatan, yaitu dari rata-rata 68,4 dengan ketuntasan klasikal 39% pada prasiklus menjadi 77,5 dengan ketuntasan 61% pada Siklus I, kemudian meningkat menjadi 87,1 dengan ketuntasan klasikal 89% pada Siklus II. Dengan demikian, model Cooperative Learning tipe Team Games Tournament (TGT) terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi belajar dan hasil belajar IPAS siswa sekolah dasar. Kebaruan penelitian ini terletak pada penerapan model TGT yang mengintegrasikan pembelajaran kooperatif, permainan akademik, dan turnamen secara sistematis dalam pembelajaran IPAS sehingga mampu meningkatkan motivasi belajar dan hasil belajar secara simultan. Temuan ini memperkaya bukti empiris mengenai efektivitas TGT sebagai strategi pembelajaran yang mendukung implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah dasar.
The Effect of Gen Z Digital Language-Integrated Microlearning Videos on Vocabulary Retention among Indonesian EFL Learners Nadia Khairun Nisa; Daniar Sofeny; Irmayani Irmayani
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.20011

Abstract

Vocabulary retention remains a persistent challenge in English as a Foreign Language (EFL) learning, particularly when vocabulary instruction relies primarily on memorization and decontextualized word lists. This study investigated the effect of Gen Z digital language-integrated microlearning videos on Indonesian EFL learners’ vocabulary retention. A quantitative quasi-experimental design with a non-equivalent control group design was employed involving 30 eleventh-grade Indonesian EFL learners from a private vocational high school in Lamongan, East Java, Indonesia. The participants were assigned to an experimental group (n = 15) and a control group (n = 15) through purposive sampling. The experimental group received vocabulary instruction through two- to three-minute microlearning videos integrating Gen Z digital language features, including informal digital expressions, abbreviations, emojis, contextual examples, and visual illustrations, whereas the control group received conventional vocabulary instruction. Vocabulary knowledge was measured using a pre-test, post-test, and delayed post-test administered seven days after the intervention. Because the data violated the assumptions of normality and homogeneity, the Mann–Whitney U test and Wilcoxon signed-rank test were employed for data analysis. The findings revealed that the experimental group showed significant improvement from the pre-test to the post-test and maintained relatively stable performance on the seven-day delayed post-test, indicating effective short-term vocabulary retention. Significant differences were also observed between the experimental and control groups in the post-test and delayed post-test. However, the significant baseline difference identified in the pre-test suggests that these findings should be interpreted with caution. Overall, the results indicate that Gen Z digital language-integrated microlearning videos have the potential to support vocabulary learning and short-term vocabulary retention among Indonesian EFL learners.