cover
Contact Name
Ahmad Ulil Albab Al Umar
Contact Email
ahmadulil.asfebi@gmail.com
Phone
+6287831398687
Journal Mail Official
peshum.jurnal@gmail.com
Editorial Address
Slendro rt 02/01,gesi,sragen
Location
Kab. sragen,
Jawa tengah
INDONESIA
PESHUM
Published by CV ULIL ALBAB CORP
ISSN : -     EISSN : 28288017     DOI : 10.56799
PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora diterbitkan oleh CV. ULIL ALBAB CORP. PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora menerbitkan artikel bidang: (1) Pendidikan: Pendidikan dan Pembelajaran, Pendidikan Karakter, Pendidikan Inklusi, Kurikulum Pendidikan. (2) Sosial: Ekonomi, Sosiologi, Psikologi, Sosial, Budaya, Antropologi. (3) Humaniora: Sastra, Sejarah, Bahasa, Seni, Filsafat, Agama, Hukum. PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora terbit setiap 6 kali dalam setahun.
Articles 3,005 Documents
Penguatan Nilai-Nilai Pendidikan Agama Islam Dalam Pencegahan Kenakalan Siswa Reza Surya Perdana; Miftahul Jannah; Winda Fadilah; Nurfadillah Nurfadillah; Muhammad Taufiq Akbar
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 6: Oktober 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i6.20148

Abstract

Kenakalan siswa merupakan masalah sosialpendidikan yang tampak melalui pelanggaran tata tertib, perundungan, pelanggaran sopan santun, dan pergaulan bebas. Fenomena tersebut menegaskan pentingnya penguatan nilai Pendidikan Agama Islam sebagai dasar pelatihan moral dan karakter peserta didik. Artikel ini bertujuan menganalisis peran nilai-nilai Pendidikan Agama Islam dalam pencegahan kenakalan siswa melalui pembelajaran, pelatihan akhlak, kegiatan keagamaan, dan keteladanan guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kajian pustaka yang bersumber dari artikel ilmiah, buku, dan dokumen akademik yang relevan dengan pendidikan agama Islam, karakter religius, pembinaan moral, dan kenakalan remaja. Data dianalisis secara deskriptif-konseptual melalui pengelompokan tema, interpretasi isi, dan sintesis argumentatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa Pendidikan Agama Islam berperan serta dalam membentuk kesadaran spiritual, moral, dan sosial siswa. Nilai keimanan, akhlak, disiplin, tanggung jawab, kejujuran, dan pengendalian diri dapat diinternalisasikan melalui pembelajaran akidah akhlak, pembiasaan ibadah, kegiatan Rohis, ekstrakurikuler keagamaan, serta budaya sekolah keagamaan. Guru Pendidikan Agama Islam juga memiliki posisi penting sebagai teladan dan pembimbing yang mengarahkan siswa menghindari perilaku menyimpang. Dengan demikian, pencegahan kenakalan siswa tidak cukup dilakukan melalui aturan dan sanksi, tetapi perlu diperkuat melalui pembinaan nilai agama yang konsisten, lingkungan sekolah yang religius, serta kerja sama antara guru, sekolah, orang tua, dan masyarakat.
Analisis Struktur Organisasi Lembaga PAUD Dalam Meningkatkan Efektivitas Pengelolaan Pendidikan Anak Usia Dini Nova Pujiastuti; Syarifah Lutfiyah; Dwina Febrianti Sri Rahayu; Nadyantri Rahmadhani; Asri Mar’atus Sholihah; Sisca Cletus Lamatokan
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 6: Oktober 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i6.20255

Abstract

Struktur organisasi merupakan salah satu komponen penting dalam pengelolaan lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) karena berfungsi sebagai pedoman dalam pembagian tugas, koordinasi, komunikasi, dan pengambilan keputusan guna mencapai tujuan pendidikan secara efektif. Namun, dalam praktiknya masih ditemukan berbagai permasalahan, seperti tumpang tindih tugas, lemahnya koordinasi antarpersonel, serta belum optimalnya pelaksanaan fungsi manajemen yang berdampak pada efektivitas pengelolaan lembaga. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis peran struktur organisasi dalam meningkatkan efektivitas pengelolaan pendidikan anak usia dini. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode Facts, Issue, Rule, Analysis, and Conclusion (FIRAC). Data diperoleh melalui studi kepustakaan dari jurnal ilmiah, buku, serta peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan manajemen pendidikan dan penyelenggaraan PAUD. Hasil analisis menunjukkan bahwa struktur organisasi yang jelas, didukung oleh pembagian tugas yang proporsional, koordinasi yang efektif, kepemimpinan yang profesional, serta sistem pengawasan yang berkelanjutan, berkontribusi terhadap peningkatan efektivitas pengelolaan lembaga PAUD. Sebaliknya, implementasi struktur organisasi yang belum optimal mengakibatkan rangkap tugas, ketidakefisienan administrasi, serta kurang maksimalnya pelaksanaan program pendidikan. Oleh karena itu, penguatan struktur organisasi melalui penataan tugas dan fungsi, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, optimalisasi koordinasi, serta pemanfaatan teknologi informasi menjadi strategi yang penting dalam mewujudkan tata kelola lembaga PAUD yang efektif, efisien, transparan, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan anak usia dini.
English Language Exposure Through Facebook: A Study on Quality Education For 21st-Century ELT Educators Roshelle Grace C. Aguila
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 6: Oktober 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i6.20275

Abstract

This study examines Facebook's use as a medium for English language exposure among junior high school students, aiming to identify practical approaches for quality 21st-century English Language Teaching (ELT). It addresses whether Facebook sustains instructional quality, supports teacher-student engagement and motivation, and improves learning outcomes. Using a descriptive qualitative design, data were gathered through structured interviews with four teachers and a Google Form survey of students at SMP Maniamas Ngabang, Indonesia, alongside a review of relevant literature. Findings show that technology-enhanced learning works best within blended learning environments that consider learners' needs and equip teachers with purposeful digital skills. Facebook shows promise as an initial vehicle for language exposure, though its effectiveness depends on sustained teacher guidance and ongoing professional development. The study recommends continuous teacher skill development and further research into contextually relevant approaches to English language teaching.
Dinamika Kepemimpinan Nahdlatul Ulama: Kontestasi Idealisme Keagamaan dan Kepentingan Ekonomi-Politik dalam Relasi Agama dan Negara M. Syafiq Syauqi; Masdar Hilmi; Ahmad Sholikin
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 6: Oktober 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i6.20314

Abstract

This study examines the leadership dynamics of Nahdlatul Ulama (NU) by exploring the contestation between religious idealism and political-economic interests within the broader framework of state–religion relations in Indonesia. The research is motivated by recent developments, including the granting of Special Mining Business Licenses (IUPK) to religious organizations under Government Regulation No. 25 of 2024, institutional tensions between the Central Board of Nahdlatul Ulama (PBNU) and the National Awakening Party (PKB), and debates surrounding the involvement of political party elites in PBNU's leadership. Employing a qualitative library research design and Norman Fairclough's Critical Discourse Analysis, this study analyzes legal documents, organizational records, policy texts, and recent scholarly literature to examine how religious authority, political legitimacy, and economic interests are discursively constructed and negotiated. Unlike previous studies that primarily provide historical accounts or respond to contemporary political events, this article situates the NU case within broader debates on state–religion relations, political patronage, and the political economy of religious organizations. The findings reveal that increasing political-economic accommodation has blurred the boundaries between religious authority and state power, weakened organizational autonomy, and generated policy precedents susceptible to clientelistic practices. The study concludes that strengthening transparent governance, institutional accountability, and regulatory safeguards is essential to preserving the moral legitimacy and democratic role of religious organizations while preventing the instrumentalization of religious authority for political and economic interests.
Strategi Pemerintah Desa Dalam Membangun Kesadaran Masyarakat Terhadap Kebersihan Lingkungan Desa Candimas Kabupaten Lampung Utara Wahyu Rafles; Mohammad Yasir Fauzi; Hendriyadi Hendriyadi
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 6: Oktober 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i6.21352

Abstract

Kebersihan lingkungan merupakan bagian penting dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang sehat, nyaman, dan sejahtera. Namun, di Desa Candimas Kabupaten Lampung Utara masih ditemukan permasalahan berupa rendahnya kepatuhan sebagian masyarakat terhadap kebersihan serta adanya sampah yang dibuang oleh masyarakat dari luar desa yang melintas di wilayah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi Pemerintah Desa Candimas dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan serta faktor pendukung dan hambatan dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif dan bersifat deskriptif-analitis. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri dari Kepala Desa, LPM, petugas sampah, dan masyarakat Desa Candimas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemerintah desa dilakukan melalui sosialisasi, himbauan dan edukasi, gotong royong, penyediaan fasilitas kebersihan, pengangkutan sampah menggunakan bentor, serta piket kebersihan setiap pagi. Dalam perspektif Siyasah Tanfidziyah, strategi tersebut mencerminkan amanah dan tanggung jawab pemerintah dalam mewujudkan kemaslahatan masyarakat. Oleh karena itu, strategi tersebut perlu dilaksanakan secara konsisten dan berkelanjutan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.