cover
Contact Name
Satria Chandra
Contact Email
eduhistoris.usi@gmail.com
Phone
+6281361746713
Journal Mail Official
eduhistoris.usi@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Sejarah FKIP Universitas Simalungun Jl. Sisingamangaraja Pematangsiantar
Location
Kota pematangsiantar,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Nagur
Published by Universitas Simalungun
ISSN : -     EISSN : 26204878     DOI : https://doi.org/10.36985
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Nagur adalah Jurnal yang diterbitkan secara online (e-ISSN: 2620-4878) oleh Program Studi Pendidikan Sejarah, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Simalungun. Jurnal Nagur terbit 2 (dua) kali dalam setahun pada bulan Mei dan November. Jurnal Nagur merupakan media untuk mendesiminasikan hasil-hasil penelitian, pengembangan dan penerapannya di bidang Pendidikan dan penelitian sejarah serta ilmu yang relevan. Penerbitan artikel mengalami proses reviewer
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 62 Documents
Sejarah Perkembangan Yayasan Perguruan Keluarga Pematangsiantar (1945-2023) Bagus Riandi; Jalatua H. Hasugian; Asnewastri; Satria
Jurnal Pendidikan Sejarah Humaniora dan Ilmu Sosial Vol 2 No 2 (2024): Vol 2 No. 2 Nov 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Sejarah FKIP USI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/3y581103

Abstract

Yayasan Perguruan Keluarga  merupakan salah satu lembaga dalam penyelenggaraan pendidikan di Kota Pematangsiantar. Yang memiliki peran aktif dalam menjalankan cita-cita bangsa yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa dan membantu memenuhi kebutuhan masyarakat akan lembaga pendidikan yang berkualitas. Adapun fokus pada penelitian ini yaitu sejarah berdirinya Yayasan Perguruan Keluarga Pematangsiantar, perkembangan Yayasan Perguruan Keluarga Pematangsiantar, dan faktor pendukung dan penghambat perkembangan Yayasan Perguruan Keluarga Pematangsiantar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis metode penelitian sejarah, yaitu Pengumpulan Sumber (Heuristik), Kritik Sumber, Interpretasi Data, dan Penulisan Sejarah (Historiografi). Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan Historis(suatu metode penelitian yang dilakukan secara sistematis terhadap sumber-sumber informasi mengenai masa lampau). Dari hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa Yayasan Perguruan Keluarga didirikan oleh H. Giman Mangun Suwito yang resminya pada tanggal 1 September 1948, namun sejak tahun 1945 H. Giman Mangun Suwito telah melakukan kegiatan belajar mengajar dirumahnya untuk masyarakat Kampung Bantan, termasuk adik dan anak-anaknya. Yayasan ini berkembang pesat hingga mendirikan struktur lembaga lanjutan dari SMP dan SMA. Salah satu faktor pendukung perkembangannya adalah keterlibatan masyarakat dalam mendukung program yayasan dengan menyekolahkan anak-anak mereka di Yayasan Perguruan Keluarga Pematangsiantar. Namun adapun faktor penghambatnya adalah perubahan kebijakan pendidikan yang sering tidak sejalan dengan program yayasan.
Makna Filosofi Ulos Batak Toba Sebagai Sumber Belajar Sejarah Romayani Sinaga; Ahmad Fakhri Hutauruk; Andres M. Ginting; Satria
Jurnal Pendidikan Sejarah Humaniora dan Ilmu Sosial Vol 2 No 2 (2024): Vol 2 No. 2 Nov 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Sejarah FKIP USI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/e7fes563

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi makna filosofis yang terkandung dalam kain tenun tradisional Ulos Batak Toba dan perannya sebagai sumber belajar sejarah. Ulos merupakan identitas budaya masyarakat Batak Toba yang mencerminkan nilai-nilai luhur yang diwariskan turun-temurun. Melalui ornamen, corak, dan warna yang khas, setiap jenis ulos menyimpan makna simbolik yang terkait dengan kehidupan sosial, spiritual, dan filosofi hidup masyarakat Batak. Penelitian ini menggunakan pendekatan heuristik dan antropologi budaya untuk menggali makna mendalam dari pengalaman subjektif peneliti dan memahami konteks budaya Ulos Batak secara holistik. Lokasi penelitian adalah Desa Lumban Suhi-Suhi Toruan, Kabupaten Toba Samosir, yang merupakan sentra kerajinan ulos. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan pengrajin dan tokoh masyarakat, serta dokumentasi. Hasil penelitian mengungkapkan makna filosofis dari berbagai jenis ulos, seperti Ulos Ragidup yang melambangkan kehidupan, Ulos Maratur terkait kelahiran, dan Ulos Ragi Hotang untuk upacara kematian. Ulos juga memiliki nilai budaya, sosial, spiritual, dan ekonomi yang penting bagi masyarakat Batak Toba. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Ulos dapat berperan sebagai sumber belajar sejarah yang kaya, membantu siswa memahami budaya, tradisi, dan nilai-nilai masyarakat Batak Toba. Pelestarian Ulos perlu dilakukan secara berkelanjutan agar tetap menjadi warisan budaya yang hidup bagi generasi mendatang. 
Efektivitas Penggunaan Media Sosial Dalam Pembelajaran Sejarah Kelas X Di SMIP USI Pematangsiantar Nova Andriany Sitepu; Ahmad Fakhri Hutauruk; Andres M. Ginting; Satria
Jurnal Pendidikan Sejarah Humaniora dan Ilmu Sosial Vol 2 No 2 (2024): Vol 2 No. 2 Nov 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Sejarah FKIP USI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/wjsb0383

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi penggunaan media sosial dalam pembelajaran sejarah kelas X di SMIP USI Pematangsiantar. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui tingkat pemahaman siswa terhadap materi sejarah yang disampaikan melalui media sosial. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah siswa kelas X dan guru sejarah di SMIP USI Pematangsiantar. Media sosial ini digunakan di kelas X untuk penyebaran terkait informasi pembelajaran. Jadi seluruh siswa khususnya kelas X sudah bisa menggunakan aplikasi ini dan diharapkan dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi sejarah. Menggunakan metode observasi dan wawancara sebagai instrument dalam pengumpulan data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Kendala dalam menggunakan media sosial sebagai media pembelajara adalah terkait ketersediaan fasilitas pendukung untuk pembelajaran online, kurang pahamnya peserta didik dengan materi yang diberikan guru. (2) Penggunaan media sosial sebagai media pembelajaran adalah dengan menggunakan fitur-fitur yang terdapat didalam aplikasi seperti fitur pesan teks, dokumen, gambar/foto, video, audio dan video call yang dapat digunakan sebagai media pembelajaran. 
Peranan Google Earth Sebagai Media Pembelajaran Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Sejarah Pada Kelas X TAV SMK N 2 Pematangsiantar T.A 2023/2024 Mesra Elisabet Situmorang; Asnewastri; Jalatua H. Hasugian; Satria Chandra
Jurnal Pendidikan Sejarah Humaniora dan Ilmu Sosial Vol 2 No 2 (2024): Vol 2 No. 2 Nov 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Sejarah FKIP USI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/wzhgq870

Abstract

Google Earth is an interactive mapping application released by Google which displays a 3D map of the world, topographic conditions, satellite photos of terrain which can be overlaid with roads, buildings, locations or other geographic information.The purpose of this research is to find out: (1) how much improvement in student learning outcomes after learning by using Google Earth. This research is a quasi-experimental research with a nonequivalent control group design. The independent variable of this research is learning using Google Earth media, and the dependent variable is learning outcomes. The population of this study was all students in class X of SMK N 2 Pematangsiantar. The samples in this research were X TAV 2 as the experimental class and X TAV 1 as the control class. Data collection is carried out by observation, learning results tests and documentation. The data analysis technique used is quantitative data analysis using descriptive statistics. Hypothesis testing uses t-test. The results of the research show that students' understanding of learning before learning between the experimental and control classes from the hypothesis test of the average pretest score showed that there was no influence/difference in the results before treatment. However, after the experimental class learning treatment that used internet-based media, the results were much higher than the control class that did not use the internet, which can be shown by the value of tcount > ttable, namely 3,578 > 2.004, so the results of the hypothesis test showed that there was an influence of internet use on students' learning understanding. Meanwhile, in the experimental class, from hypothesis testing, the average pretest and posttest scores can be shown by the pretest average score < posttest average score 41,4 < 82.5, so there is a significant increase in learning understanding between before and after treatment. Based on the results of this research, it can be concluded that the use of the internet has an influence on students' learning understanding. class X SMK N2 Pematangsiantar
Pengaruh Penggunaan Model Cooperative Integrated Reading And Composition (CIRC) Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas X Sma Negeri 1 Silimakuta Tahun Pelajaran 2019/2020 Saragih, Ivoyunni Sarifani; Hasugian, Jalatua H; Asnewastri, Asnewastri
Jurnal Pendidikan Sejarah Humaniora dan Ilmu Sosial Vol 1 No 1 (2023): Vol 1 No. 1 Mei 2023
Publisher : Prodi Pendidikan Sejarah FKIP USI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/cqr8gk06

Abstract

Penelitian ini tentang Pengaruh Penggunaan Model Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Silimakuta Tahun Pelajaran 2019/2020. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penggunaan model pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) memiliki pengaruh yang signifikan dalam meningkatkan hasil belajar Sejarah siswa, serta untuk mengetahui besarnya sumbangsi pengaruh signifikan penggunaan model pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) dalam meningkatkan hasil belajar Sejarah siswa di kelas X SMA Negeri 1 Silimakuta T.P. 2019/2020. Populasi penelitian ini terdiri atas 287 siswa dan sampel ditentukan dengan menggunakan teknik pengambilan sampel tertentu sehingga sampel penelitian ini terdiri dari satu kelas dengan jumlah siswa 35 orang. Analisis data dimulai dari mentabulasikan skor pretest dan posttest, mencari nilai frekuensi dan normalitas, menghitung nilai rata-rata, menghitung nilai standar deviasi, menghitung beda nilai rata-rata pretest dan posttest, menghitung beda standar  deviasi difference, menghitung standar kesesatan dari mean difference, uji hipotesis penelitian dengan dk= N-1 pada taraf signifikan 5% dan 1%. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh bahwa sebelum penggunaan CIRC hasil belajar pretest siswa adalah 1708 dengan nilai rata-rata sebesar 48,80 dan setelah pembelajaran CIRC, hasil belajar Sejarah siswa menjadi 2676 dengan nilai rata-rata sebesar 76,46, serta uji hipotesis menunjukkan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak. Berdasarkan hasil analisis data tersebut maka disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) memiliki pengaruh yang signifikan dalam meningkatkan hasil belajar Sejarah siswa kelas X SMA Negeri 1 Silimakuta Tahun Pelajaran 2019/2020. 
Hubungan Guru Profesional Dengan Prestasi Belajar Peserta Didik Pada Pembelajaran Daring Di Madrasah Aliyah Swasta YMI Sinaksak Tahun Pelajaran 2020/2021 Sari, Gusliana; Asnewastri, Asnewastri; Ginting, Andres M
Jurnal Pendidikan Sejarah Humaniora dan Ilmu Sosial Vol 1 No 1 (2023): Vol 1 No. 1 Mei 2023
Publisher : Prodi Pendidikan Sejarah FKIP USI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/c2a27d27

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara guru profesional dengan prestasi belajar peserta didik pada pembelajaran daring di Madrasah Aliyah Swasta YMI Sinaksak Tahun Pelajaran 2020/2021. Dalam era pandemi COVID-19, pembelajaran daring menjadi metode utama yang diterapkan di berbagai lembaga pendidikan, termasuk di Madrasah Aliyah Swasta YMI Sinaksak. Kualitas guru yang profesional diharapkan dapat mempengaruhi hasil belajar siswa, terutama dalam kondisi pembelajaran yang serba terbatas ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional untuk mengetahui seberapa besar pengaruh guru profesional terhadap prestasi belajar peserta didik. Data dikumpulkan melalui angket yang disebarkan kepada 30 guru dan 100 siswa yang terlibat dalam pembelajaran daring. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara tingkat profesionalisme guru dengan prestasi belajar siswa, yang dibuktikan dengan nilai korelasi yang kuat. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan profesionalisme guru dapat berperan penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran daring dan prestasi akademik siswa. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan pembelajaran daring yang lebih efektif di Madrasah Aliyah Swasta YMI Sinaksak.
Peristiwa G30S/PKI Pada Stabilitas Sosial Di Bandar Betsy 1965 - 1998 Triana, Fadilla; Corry, Corry; Asnewastri, Asnewastri
Jurnal Pendidikan Sejarah Humaniora dan Ilmu Sosial Vol 1 No 1 (2023): Vol 1 No. 1 Mei 2023
Publisher : Prodi Pendidikan Sejarah FKIP USI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/wyaesf15

Abstract

Pembantaian yang terjadi 14 Mei 1965 itu dikenal dengan nama „Peristiwa Bandar Betsy‟. Tugu Letda Sudjono yang berdiri di tengah kebun Bandar Betsy, Kecamatan Bandar Huluan, Kabupaten Simalungun itu kini menjadi saksi bisu kekejaman PKI di Sumatera Utara.   Barisan PKI dan organisasi sayapnya melancarkan aksi sepihak karena keinginan menguasai tanah negara di berbagai daerah di Indonesia. Salah satu targetnya adalah lahan kebun karet milik Perusahaan Perkebunan Negara (PPN) IX Bandar Betsy. Untuk menguasai kebun itu, PKI mempersenjatai ratusan anggota Barisan Tani Indonesia (BTI), Pemuda Rakyat (PR) dan Gerakan Wanita Indonesia (Gerwani). Kala itu, Letda Sudjono bertugas di kebun itu dibantu sebuah traktor yang sering dioperasikannya.  Kisah kematian tragis Letda Sudjono bermula saat anggota BTI berkumpul di tanah perkebunan Bandar Betsy tepatnya di Balai Sumber Sari. Anggota BTI yang berjumlah 200 orang lebih berkumpul dan sepakat merebut kembali lahan perkebunan. Upaya yang mereka lakukan hari itu juga yaitu dengan menanami lahan dengan berbagai tanaman seperti ubi, pisang dan jagung. Ketika proses penanaman, Letda Sudjono dan tiga orang anggotanya datang ke kebun tersebut untuk mengecek traktornya yang terjebak kubangan lumpur. Setelah mengecek alat beratnya, Letda Sudjono kembali melakukan patroli. Pada saat bersamaan, anggota BTI sedang melakukan penanaman di lahan yang kini menjadi milik PTPN III itu.Saat itu, Letda Sudjono melarang BTI menanami lahan. Ketika Letda Sudjono melarang penggarapan lahan, salah satu anggota BTI berupaya merampas helmnya. Melihat adanya rebutan helm, Letda Sudjono memukul anggota BTI itu dengan tongkatnya. Tidak terima dengan sikap itu, anggota BTI marah dan kemudian balik menyerang Letda Sudjono. Letda Sudjono dipukul dari belakang dan terjatuh. Dalam situasi itu, para anggota BTI kemudian mencangkul dan menghujamkan berbagai peralatan tani ke tubuh Letda Sudjono. Hingga pada akhirnya Letda Sudjono tewas dimassa oleh sekelompok BTI yang main hakim sendiri yang ingin merebutkan lahan perkebunan tersebut
Pemanfaatan Aplikasi Whatsapp Dalam Proses Belajar Mengajar Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Kelas VII SMP PTPN IV Bah Jambi Sidabutar, Hoddy Aman; Asnewastri, Asnewastri; Ginting, Andres M Ginting
Jurnal Pendidikan Sejarah Humaniora dan Ilmu Sosial Vol 1 No 2 (2023): Vol 1 NO. 2 Nov 2023
Publisher : Prodi Pendidikan Sejarah FKIP USI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/1mj30q64

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan aplikasi WhatsApp dalam proses belajar mengajar Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) pada siswa kelas VII SMP PTPN IV Bah Jambi. WhatsApp, yang merupakan aplikasi pesan instan yang populer, memiliki potensi untuk meningkatkan efektivitas komunikasi antara guru dan siswa dalam pembelajaran jarak jauh maupun tatap muka. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pengumpulan data melalui survei yang melibatkan siswa dan guru sebagai responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan WhatsApp dalam pembelajaran IPS di kelas VII dapat meningkatkan interaksi antara siswa dan guru, mempercepat distribusi materi, serta memfasilitasi diskusi kelompok. Meskipun terdapat beberapa kendala seperti keterbatasan pemahaman teknis dan kurangnya waktu untuk memanfaatkan aplikasi secara optimal, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa WhatsApp dapat menjadi media yang efektif dalam mendukung proses belajar mengajar, terutama dalam meningkatkan partisipasi siswa dan mempermudah komunikasi dua arah. Oleh karena itu, disarankan agar aplikasi WhatsApp dimanfaatkan lebih maksimal dengan bimbingan yang memadai kepada siswa dan guru dalam penggunaan teknologi ini. 
Efektivitas Model Daring Dalam Meningkatkan Pembelajaran Daring Kelas VI Semester Ganjil DI SD Negeri 091382 Purba Sinombah Kecamatan Silimakuta Kabupaten Simalungun Girsang, Yusly Fachriza; Corry, Corry; Hasugian, Jalatua H Hasugian
Jurnal Pendidikan Sejarah Humaniora dan Ilmu Sosial Vol 1 No 2 (2023): Vol 1 NO. 2 Nov 2023
Publisher : Prodi Pendidikan Sejarah FKIP USI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/ckv4bb34

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pembelajaran daring Dalam Meningkatkan Pembelajaran Daring  Kelas VI Semester Ganjil Di SD Negeri 091382 Purba Sinombah Kecamatan Silimakuta Kabupaten Simalungun. Pelaksanaan model daring di SD Negeri 091382 memiliki pembelajaran media online dan memiliki keleluasaan waktu untuk belajar. Pembelajaran daring membangun komunikasi antar guru dan siswa dalam proses pembelajaran. Siswa juga mampu mengelola waktu secara mandiri dan lebih banyak bersosialisasi dengan keluarga. Kendala yang dihadapi dalam proses pembelajaran daring di antaranya adalah biaya yang besar, jaringan, cuaca, listrik padam, dan kuota internet. Selain itu, motivasi belajar siswa akan menurun jika guru dan orang tua tidak melakukan kontrol belajar secara intensif. Penelitian ini adalah kualitatif lapangan dengan menggunakan jenis penelitian studi kasus. Sumber data diambil dari Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah, Guru, Siswa, dan Orang tua. Teknik pengumpulan data secara observasi, wawancara, dan dokumentasi 
Peranan Guru Kelas Pada Masa Pandemi Covid 19 Dalam Sistem Pembelajaran Luring Pada Mata Pelajaran IPS DI SD 097359 Pondok Baru Gultom, Narmawati; Asnewastri, Asnewastri; Hutauruk, Ahmad Fakhri Hutauruk
Jurnal Pendidikan Sejarah Humaniora dan Ilmu Sosial Vol 1 No 2 (2023): Vol 1 NO. 2 Nov 2023
Publisher : Prodi Pendidikan Sejarah FKIP USI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/endp6x62

Abstract

This study aims to examine the role of class teachers during the COVID-19 pandemic in the offline learning system in Social Studies (IPS) subjects at SD 097359 Pondok Baru. The COVID-19 pandemic, which requires learning to be carried out in a limited manner and without direct face-to-face meetings, presents a major challenge for teachers in delivering lesson materials, especially in IPS subjects. The method used in this study is descriptive qualitative with data collection techniques through interviews, observations, and documentation. The results of the study show that class teachers have a very important role in developing effective learning strategies, assisting students in understanding the material, and motivating students to remain active even though learning is carried out offline. Teachers also play a role in communicating with parents to ensure that children's learning processes continue to run smoothly. Although there are limitations in terms of accessibility to technology and supporting facilities, the role of teachers in providing guidance, providing easily accessible materials, and utilizing communication media such as telephones and WhatsApp groups has proven effective in supporting IPS learning. This study concludes that despite the major challenges faced during the pandemic, the role of class teachers remains crucial in maintaining the continuity of quality learning.