cover
Contact Name
-
Contact Email
p3h@unupasuruan.ac.id
Phone
+6282245549135
Journal Mail Official
p3h@unupasuruan.ac.id
Editorial Address
Jl. Warungdowo, Pohjentrek, Komplek PCNU, Pasuruan
Location
Kab. pasuruan,
Jawa timur
INDONESIA
Tarbawi: Jurnal Pendidikan Islam
ISSN : 27214974     EISSN : 25984128     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
Tarbawi : Jurnal Studi Pendidikan Islami (p-ISSN: 2502-4353, e-ISSN: 2598-4128) published biannual, in April and October. This journal was published by Pusat Penelitian dan Pengembangan (P3M) Sekolah Tinggi Agama Islam Salahuddin (STAIS) Pasuruan, Indonesia. This journal is intended as a vehicle for critical thinking and opened to all circles (academics, religionists, intellectuals and students) with specifications of studies and research in the fields of Islam Education, Islamic Education, and even Management of Islamic Education. This journal is intended as a vehicle for critical thinking and is open to all circles (academics, religionists, intellectuals and students) with the specifications of studies and research in the fields of Islamic Education, and even Islamic Education Management.
Articles 73 Documents
Peningkatan Kemampuan Motorik Halus Anak Usia Dini melalui Integrasi Media Loose Part dan Teknik Montase Siti Nurhaliza Ege; Sitriah Salim Utina; Kasidi Kasidi
Tarbawi : Jurnal Studi Pendidikan Islami Vol. 14 No. 1 (2026): Tarbawi : Jurnal Studi Pendidikan Islami (April)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55757/tarbawi.v14i1.1095

Abstract

Tujuan: Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan motorik halus anak melalui penggunaan media loose part dengan teknik montase pada Kelompok B RA Perwanida Al-Ikhlas Kota Gorontalo. Metodologi: Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan tahapan perencanaan, tindakan dan observasi, serta refleksi. Subjek penelitian berjumlah 11 anak. Data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi, dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Temuan: Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kemampuan motorik halus secara bertahap, dari rata-rata 30% pada pra siklus menjadi 46% pada siklus I, dan mencapai 71% pada siklus II, terutama pada kemampuan menggunting, menyusun, menempel, serta koordinasi mata dan tangan. Implikasi: Media loose part dengan teknik montase menciptakan pembelajaran yang aktif, konkret, dan menyenangkan bagi anak usia dini. Orisinalitas: Penelitian ini berkontribusi menawarkan alternatif media pembelajaran motorik halus yang efektif dan aplikatif bagi pendidik anak usia dini.
Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Video Animasi pada Materi Thaharah di MTs Swasta Hubulo Kabupaten Bone Bolango Islam Gipari Ramadan Doe; Herson Anwar; Firmansah Kobandaha
Tarbawi : Jurnal Studi Pendidikan Islami Vol. 14 No. 1 (2026): Tarbawi : Jurnal Studi Pendidikan Islami (April)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55757/tarbawi.v14i1.1101

Abstract

Abstrak Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengembangkan bahan ajar berbasis video animasi pada materi thaharah yang layak, menarik, dan efektif dalam pembelajaran fikih di MTs Swasta Hubulo Tapa Kabupaten Bone Bolango. Metodologi: Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model 4-D (define, design, development, disseminate). Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan angket kepada ahli media, ahli materi, dan 30 peserta didik kelas VII, dianalisis secara deskriptif kuantitatif menggunakan teknik persentase. Temuan: Hasil validasi ahli media mencapai 96,5% dan ahli materi 99% dengan kategori sangat layak. Respons peserta didik menunjukkan system usefulness 90% dan information quality 91,15%, mengindikasikan bahwa produk mudah digunakan, menarik, dan mampu menyajikan materi thaharah secara jelas. Implikasi: Penelitian ini memberikan rujukan praktis bagi pengembangan media pembelajaran berbasis teknologi pada mata pelajaran fikih di madrasah. Orisinalitas: Penelitian ini berkontribusi pada tersedianya bahan ajar fikih berbasis video animasi yang valid, praktis, dan adaptif terhadap karakteristik belajar peserta didik. Abstract Purpose: This study aims to develop animation video-based teaching materials on thaharah topics that are feasible, engaging, and effective in fiqh learning at MTs Swasta Hubulo Tapa, Bone Bolango Regency. Methodology: This study employs a Research and Development (R&D) approach using the 4-D model (define, design, development, disseminate). Data were collected through observation, interviews, and questionnaires administered to media experts, material experts, and 30 seventh-grade students, analyzed using descriptive quantitative percentage techniques. Findings: Media expert validation reached 96.5% and material expert validation 99%, both categorized as highly feasible. Student responses indicated system usefulness at 90% and information quality at 91.15%, confirming the product is user-friendly, engaging, and clearly presents thaharah material. Implications: This study provides practical guidance for technology-based learning media development in fiqh subjects at madrasah. Originality: This study contributes validated, practical animation video teaching materials adaptive to students' learning characteristics.
Implementasi Media Pembelajaran Mind Map Melalui Metode Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Keaktifan Siswa Fitri Kurnia; Asep Rahmatullah
Tarbawi : Jurnal Studi Pendidikan Islami Vol. 14 No. 1 (2026): Tarbawi : Jurnal Studi Pendidikan Islami (April)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55757/tarbawi.v14i1.1109

Abstract

Tujuan: Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi media pembelajaran mind map melalui metode Problem-Based Learning (PBL) dalam meningkatkan keterlibatan belajar peserta didik kelas X di MA Sunan Ampel Kepuh Kejayan Pasuruan. Metodologi: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian satu guru Fikih dan 25 peserta didik. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Temuan: Implementasi lima tahap PBL yang terintegrasi dengan mind mapping terbukti meningkatkan keterlibatan peserta didik secara signifikan pada aspek visual, lisan dari 30% menjadi 75%, mendengar, menulis, menggambar, mental, dan emosional. Kombinasi keduanya mendorong pemahaman konseptual, berpikir kritis, kolaborasi, dan motivasi intrinsik. Implikasi: Kompetensi guru dan ketersediaan infrastruktur menjadi faktor pendukung, sementara keterbatasan waktu dan keberagaman kemampuan siswa menjadi faktor penghambat yang perlu diantisipasi. Orisinalitas: Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan model pembelajaran fikih yang aktif, kreatif, dan komprehensif melalui integrasi mind mapping dan PBL
Konsep Pendidikan Sosial Berbasis Spiritual Etik: Telaah Pemikiran Al-Ghazali dalam Adab al-Ṣuḥbah wa al-Mu'āsyarah dan Signifikansinya bagi Masyarakat Modern. M. Junaidi; Asep Rahmatullah
Tarbawi : Jurnal Studi Pendidikan Islami Vol. 14 No. 1 (2026): Tarbawi : Jurnal Studi Pendidikan Islami (April)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55757/tarbawi.v14i1.1168

Abstract

Tujuan: Mengkaji konsep pendidikan sosial berbasis spiritual-etik dalam kitab Adab al-Ṣuḥbah wa al-Mu'āsyarah karya Imam Al-Ghazali serta relevansinya terhadap krisis moral dan individualisme masyarakat modern. Metodologi: Penelitian kualitatif ini menggunakan metode studi pustaka (library research) dengan desain deskriptif-analitis. Analisis data dilakukan melalui content analysis tematik yang dipadukan dengan pendekatan hermeneutika. Temuan: Pendidikan sosial Al-Ghazali mengintegrasikan purifikasi spiritual (tazkiyat al-nafs) dan pembinaan akhlak sosial melalui tujuh nilai utama: ikhlas, kasih sayang, setia kawan, tolong-menolong, al-itsar (mengutamakan orang lain), toleransi, dan ihsan. Implikasi & Orisinalitas: Penelitian ini berkontribusi merekonstruksi kitab tersebut sebagai kerangka pendidikan sosial yang integratif, bukan sekadar panduan etika persahabatan. Implikasinya memperkaya model pendidikan Islam yang mengombinasikan kecakapan sosial dengan pembinaan hati dan karakter untuk menjawab tantangan zaman.
Manajemen Pembiayaan Pendidikan Berbasis Wakaf Di Lembaga Pendidikan Islam: Strategi Kemandirian Dan Keberlanjutan Mat Syaifi; Mat Syaifi
Tarbawi : Jurnal Studi Pendidikan Islami Vol. 14 No. 1 (2026): Tarbawi : Jurnal Studi Pendidikan Islami (April)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55757/tarbawi.v14i1.1193

Abstract

Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis manajemen pembiayaan pendidikan berbasis wakaf sebagai solusi strategis mengurangi ketergantungan lembaga pendidikan Islam terhadap dana pemerintah yang fluktuatif, melalui integrasi wakaf tunai dan wakaf produktif. Metodologi: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain library research, mengkaji literatur dari jurnal terindeks Scopus dan Sinta sepuluh tahun terakhir, peraturan pemerintah, serta laporan lembaga wakaf, dengan validitas data melalui triangulasi sumber. Temuan: Transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme nazhir merupakan faktor penentu utama optimalisasi dana wakaf. Wakaf produktif berbasis digital menghasilkan pendapatan berkelanjutan yang mensubsidi biaya pendidikan siswa kurang mampu sesuai prinsip ta'awun, sekaligus memperkuat kemandirian madrasah dan pesantren. Implikasi: Penelitian ini mendorong reformasi tata kelola wakaf yang adaptif di lembaga pendidikan Islam. Orisinalitas: Penelitian ini menawarkan kerangka integratif antara maqashid al-syariah dan manajemen modern sebagai panduan kebijakan pembiayaan pendidikan Islam. Purpose: This study aims to analyze waqf-based education financing management as a strategic solution to reduce Islamic educational institutions' dependence on fluctuating government funds through the integration of cash waqf and productive waqf. Methodology: A descriptive qualitative approach with library research design was employed, analyzing literature from Scopus- and Sinta-indexed journals over the last ten years, government regulations, and waqf institution reports, validated through source triangulation. Findings: Transparency, accountability, and nazhir professionalism are the primary determinants of waqf fund optimization. Digital-based productive waqf generates sustainable income subsidizing education costs for underprivileged students in accordance with ta'awun principles, while strengthening the independence of madrasah and pesantren. Implications: This study encourages adaptive waqf governance reform in Islamic educational institutions. Originality: This study offers an integrative framework combining maqashid al-syariah with modern management as practical guidance for Islamic education financing policy.
Implementasi Manajemen Berbasis Madrasah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan Islam Nursaman; Nursaman
Tarbawi : Jurnal Studi Pendidikan Islami Vol. 14 No. 1 (2026): Tarbawi : Jurnal Studi Pendidikan Islami (April)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55757/tarbawi.v14i1.1194

Abstract

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Manajemen Berbasis Madrasah (MBM) dalam meningkatkan kualitas pendidikan Islam dan mengidentifikasi faktor-faktor penentu keberhasilannya. Metodologi: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan analisis dokumen, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi MBM meningkatkan efektivitas manajemen, kualitas pembelajaran, partisipasi masyarakat melalui komite, serta memperkuat integrasi nilai-nilai Islam dalam tata kelola lembaga. Implikasi: Penelitian ini memberikan implikasi terhadap penguatan kapasitas manajerial kepala madrasah dan inovasi kurikulum terintegrasi demi mutu kelembagaan berkelanjutan. Orisinalitas: Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap kebaruan model tata kelola madrasah yang mensinergikan kepemimpinan transformasional Islami dengan partisipasi masyarakat berbasis nilai ta'awun. Purpose: This study aims to analyze the implementation of Madrasah-Based Management (MBM) in improving Islamic education quality and identify its key success factors. Methodology: This study employs a qualitative approach using a case study design. Data were collected through observation, in-depth interviews, and document analysis, and analyzed using thematic analysis techniques. Findings: The study indicates that MBM implementation enhances institutional management effectiveness, learning quality, and community participation through madrasah committees while strengthening Islamic value integration. Implications: This study provides implications for upgrading the principal's managerial capacity and driving integrated curriculum innovations for sustainable institutional quality. Originality: This study contributes to the novelty of madrasah governance models that synergize transformational Islamic leadership with community participation rooted in ta'awun principles.
Konsep Parenting Idaman bagi Generasi Alpha dalam Perspektif dr. Aisah Dahlan Pada Platform YouTube: Analisis Psikologi Pendidikan Islam Nailus Sha’adah; Ahmad Hanif Fahruddin
Tarbawi : Jurnal Studi Pendidikan Islami Vol. 14 No. 1 (2026): Tarbawi : Jurnal Studi Pendidikan Islami (April)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55757/tarbawi.v14i1.1245

Abstract

Abstrak Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi internalisasi nilai karakter pada generasi alfa melalui pendekatan neoparenting dr. Aisah Dahlan yang diseminasikan melalui platform YouTube. Metodologi: Penelitian kualitatif ini menggunakan metode analisis isi (content analysis) terhadap konten video dr. Aisah Dahlan yang relevan dengan pola asuh digital. Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan neoparenting dr. Aisah Dahlan mengintegrasikan prinsip psikologi perkembangan dengan nilai Pendidikan Agama Islam (PAI) yang adaptif terhadap karakteristik digital native, sehingga kolaborasi ini krusial untuk membentuk integritas dan kecerdasan emosional anak. Implikasi: Penelitian ini berimplikasi pada pentingnya pengembangan materi pola asuh digital berbasis digital media bagi praktisi pendidikan dan orang tua. Orisinalitas: Kebaruan penelitian ini terletak pada analisis konten YouTube tentang Generasi Alfa yang dikontekstualisasikan dengan teori pendidikan anak dalam kitab Tarbiyatul Aulad fil Islam karya Abdullah Nashih Ulwan. Abstact Purpose: This study aims to analyze the strategy of internalizing character values in alpha generation through dr. Aisah Dahlan’s neoparenting approach disseminated on the YouTube platform. Methodology: This qualitative study employs a content analysis method focusing on dr. Aisah Dahlan's video contents related to digital parenting. Findings: The results show that dr. Aisah Dahlan's neoparenting approach integrates developmental psychology principles with Islamic Education (PAI) values adaptive to digital native characteristics; thus, this collaboration is crucial for shaping child integrity and emotional intelligence. Implications: This study implies the importance of developing digital parenting materials based on digital media for education practitioners and parents. Originality: The novelty of this study lies in the analysis of YouTube content regarding Generation Alpha contextualized with child education theories in the book Tarbiyatul Aulad fil Islam by Abdullah Nashih Ulwan.
Strategi Guru Pendidikan Agama Islam dalam Pembinaan Akhlak Mahmudah di Sekolah Menengah Pertama Atika Robiatul Adawiyah; Siti Rofiqoh At-Thobibi; Rochmatus Saidah
Tarbawi : Jurnal Studi Pendidikan Islami Vol. 14 No. 1 (2026): Tarbawi : Jurnal Studi Pendidikan Islami (April)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55757/tarbawi.v14i1.1274

Abstract

Purpose: This study aims to analyze the strategies employed by Islamic Education (PAI) teachers in fostering akhlaq mahmudah (noble character) among seventh-grade students at SMPN 11 Pasuruan City. Design/methodology/approach: The research uses a qualitative approach with a case study design. Data were collected through observations, interviews, and documentation involving PAI teachers, students, and school administrators. Findings: The results indicate that teachers implement various strategies, including role modeling (uswah hasanah), habituation of positive behaviors, integration of moral values into learning activities, and providing advice and motivation. In addition, teachers collaborate with parents and utilize religious activities such as congregational prayers and Qur'an recitation programs to strengthen students' character development. The findings reveal that these strategies significantly contribute to shaping students' discipline, honesty, responsibility, and respect toward others. Research limitations/implications: Challenges such as diverse student backgrounds and the influence of external environments remain obstacles in the implementation process. Therefore, continuous collaboration among teachers, parents, and the school environment is essential to optimize the development of students' noble character. Originality/value: This research provides empirical insights into the integration of multiple character-building strategies in a junior high school context, highlighting the combined role of teacher exemplar, habituation, and school-family collaboration in fostering Islamic moral values.
PERAN MADRASAH DALAM MEMBENTUK IDENTITAS MUSLIM DI BALI Suaidi Suaidi; Novena Ade F S
Tarbawi : Jurnal Studi Pendidikan Islami Vol. 14 No. 1 (2026): Tarbawi : Jurnal Studi Pendidikan Islami (April)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Purpose: This study aims to investigate the strategic role of madrasas in shaping, preserving, and negotiating Muslim identity in Bali, a unique socio-cultural context dominated by Hindu majority and massive global tourism influence. Design/methodology/approach: This research employs a qualitative ethnographic approach, focusing on several madrasas in Taman Griya, Jimbaran Village, South Kuta, Badung, Bali. Data were collected through participant observation, in-depth interviews with 15 key informants (teachers, parents, students, and community leaders), focus group discussions, and documentary studies. Data analysis followed the Miles and Huberman interactive model. Research limitations/implications: This study is limited to one locality (Taman Griya, Jimbaran) over a three-month period (June-August 2024). Findings may not be generalizable to all Muslim communities in Bali without further comparative studies. Findings: The findings reveal that madrasas function as: (1) an epistemological and ideological fortress, building the foundations of aqidah, sharia, and akhlaq through a comprehensive curriculum and ritualization of daily religious practices; (2) an arena for socialization and identity affirmation, creating a safe space for symbolic expression (jilbab, Islamic greetings, dhikr) and strengthening communal solidarity; (3) a creative acculturation laboratory, facilitating dialogue between Islamic norms and Balinese local culture (e.g., Muslim attire made from endek/songket fabrics); and (4) an agent of moderation and social bridge, actively fostering harmonious relations with the Hindu community through various interfaith social programs. Originality/value: Unlike previous macro-level studies on Muslim minorities in Bali focusing on political identity or interfaith relations, this research offers a micro-ethnographic analysis of madrasas as sites of daily identity production. It demonstrates how madrasas perform cultural work—preserving, adapting, and transmitting Islamic identity—through adaptive, moderate, and contextual approaches in a minority setting.
Citra Digital Guru Pendidikan Agama Islam: Analisis Etika Visual dan Tantangan Etika Digital di Madrasah Aliyah Darul Falah Gondangwetan Nailatul Khoiriyah Cholil; Asep Rahmatullah
Tarbawi : Jurnal Studi Pendidikan Islami Vol. 14 No. 1 (2026): Tarbawi : Jurnal Studi Pendidikan Islami (April)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55757/tarbawi.v14i1.1119

Abstract

Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis manajemen citra digital guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dengan fokus pada etika visual dan penampilan daring, serta konsistensi nilai antara kelas dan media sosial. Metodologi: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek empat guru PAI di Madrasah Aliyah Darul Falah Gondangwetan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi media sosial, dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Temuan: Guru menerapkan manajemen citra digital berorientasi keteladanan melalui penyaringan konten mandiri, integrasi nilai Islam dalam unggahan, dan pengelolaan privasi ketat meski hanya menggunakan satu akun. Praktik ini memunculkan "self-curation ethics" kontekstual sebagai strategi adaptif menjaga profesionalisme digital. Implikasi: Tantangan etis guru PAI tidak hanya terletak pada kepatuhan regulasi eksternal, tetapi kapasitas berkelanjutan menyeimbangkan identitas personal dan tanggung jawab profesional. Orisinalitas: Penelitian ini berkontribusi memperkenalkan konsep self-curation ethics sebagai kerangka baru memahami etika digital guru.