cover
Contact Name
Jimmy Rungkat
Contact Email
jimmyrungkat@gmail.com
Phone
+6282165508216
Journal Mail Official
redaksi.amata@gmail.com
Editorial Address
Jl. C. Heatubun Kel. Kwamki Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah (99910)
Location
Kab. mimika,
P a p u a
INDONESIA
Jurnal Teknik AMATA
Published by Politeknik Amamapare
ISSN : 27214494     EISSN : 27214508     DOI : https://doi.org/10.55334/jtam
Jurnal Teknik AMATA is a place for researchers to publish the latest research results in the fields of Civil Engineering, Mechanical Engineering, Electrical Engineering and mining engineering, or contribute learning materials for engineering students, which can be scientifically accounted for and disseminated nationally and internationally. Jurnal Teknik AMATA is open access and published twice per year, in June and December, by Politeknik Amamapare Timika.
Articles 134 Documents
Evaluasi Kondisi Jalan Angkut Tambang Pada PT. Adikarya Tanrisau Desa Dosay Kecamatan Sentani Barat Kabupaten Jayapura Provinsi Papua Gabriela Kulwembun, Mey; Gaspersz, Rolling Swempry
Jurnal Teknik AMATA Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Politeknik Amamapare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55334/jtam.v6i2.340

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi lebar jalan angkut di PT Adikarya Tanrisau yang dinilai sempit dan dapat menurunkan efektivitas serta keselamatan operasional. Jalan angkut yang tidak sesuai standar berpotensi menghambat pergerakan alat dan meningkatkan risiko kecelakaan. Pengukuran dilakukan langsung di lapangan dengan menilai lebar jalur,kemiringan melintang, dan rambu keselamatan. ​Hasil pengamatan menunjukan bahwa lebar jalan lurus di PT Adikarya Tanrisau adalah 6m, sedangkan standar minimal yang direkomendasikan untuk lalu lintas alat berat adalah 7m. Perhitungan geometri jalan menunjukan bahwa lebar jalan optimal yang dibutuhkan adalah 7,365m, sehingga lebar esksisting belum memenuhi standar operasional tambang. ​Berdasarkan hasil tersebut, diperlukan penambahan lebar jalan,perbaikan kemirinhgan, dan penataan rambu keselamatan untuk meningkatkan efisiensi dan keselamatan transportasi tambang di PT Adikarya Tanrisau.  
Rancangan Pabrik Pengolahan Batu Andesit dan Strategi Pemasaran Berbasis Analisis SWOT: Studi Kasus PT XYZ Refa Meylan; Wijayanti, Indri Yniar; Fahrizal, Ahmad Bimanda Rifqi
Jurnal Teknik AMATA Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Politeknik Amamapare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55334/jtam.v6i2.343

Abstract

Penelitian ini bertujuan merancang pabrik pengolahan batu andesit serta menyusun strategi pemasaran berbasis analisis SWOT pada PT XYZ guna meningkatkan efektivitas produksi dan daya saing pasar. Perancangan dilakukan untuk memastikan proses pengolahan menghasilkan produk agregat yang memenuhi standar industri konstruksi. Metode penelitian mencakup studi lapangan, pengumpulan data teknis material, perhitungan neraca massa dan energi, pemilihan peralatan berdasarkan kapasitas serta karakteristik batuan, dan analisis SWOT untuk merumuskan strategi pemasaran. Proses pengolahan mengadopsi sistem kominusi multi-tahap yang terdiri dari primary crushing menggunakan Jaw Crusher PE 400×600, secondary crushing menggunakan Jaw Crusher PEX 200×1200, screening menggunakan Double Deck Vibrating Screen, dan tertiary crushing dengan Vertical Shaft Impact Crusher PLF 1250. Hasil penelitian menunjukkan kapasitas produksi sebesar 44,6 ton/jam dengan tiga fraksi produk sesuai kebutuhan pasar, yaitu agregat kasar, menengah, dan halus. Analisis SWOT menghasilkan strategi pemasaran yang berfokus pada peningkatan kualitas produk, penguatan jaringan distribusi, serta pengembangan pasar konstruksi regional. Secara keseluruhan, rancangan pabrik dan strategi pemasaran yang diusulkan dinilai mampu meningkatkan efisiensi operasional dan posisi kompetitif perusahaan.
Analisis Kinerja Dan Harmonik Dengan Kontrol Arus Hysteresis Pada Motor Induksi 3 Fasa Hazlif Nazif; Rosnita Rauf
Jurnal Teknik AMATA Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Politeknik Amamapare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55334/jtam.v7i1.346

Abstract

Dalam dunia industri, rumah tangga dan transportasi, motor induksi 3 fasa yang paling banyak digunakan karena konstruksinya sederhana, harga relatif murah, perawatan yang tidak sulit dan mudah didapat di pasaran. Namun, pada motor induksi tiga phase, inverter 3 fasa dengan mengunakan teknik switching PWM sehingga menghasilkan kualitas THD lebih buruk. Tujuan penelitian ini adalah analisis yang dilakukan dengan program PSIM untuk mendapatkan kualitas THD lebih baik untuk motor induksi 3 fasa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kontrol arus hysteresis untuk inverter 3 fasa pada motor induksi 3 fasa untuk dapat menurunkan THD arus yang tinggi yang dihasilkan inverter 3 fasa pada motor induksi 3 fasa. Model dirancang, dimodelkan, disimulasikan dan dianalisis mengunakan software PSIM. Hasil pengujian simulasi THD menunjukkan bahwa nilai THD arus diperoleh adalah nilai THD arus 30.01% per fasa R, 30.02% per fasa S, 30.01% per fasa T. Hal ini belum memenuhi standar IEEE 519-1992. Hasil pengujian motor induksi 3 fasa menunjukkan bahwa nilai putaran kecepatan 1000 rpm dan nilai torsi 10 Nm yang dihasilkan
Evaluasi Kemampuan Produksi Serta Match Factor Alat Gali Muat Cat 390D Dan Alat Angkut OHT Cat 775F Pada Pengupasan Overburden Tambang Batubara PT. Bara Alam Utama Kabupaten Lahat Sumatera Selatan Vhalentio Pakombong; Evellyne Binsyowie Sandhiya Mandosir; Mickael Ruben Kaiway; Agustinus Giai
Jurnal Teknik AMATA Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Politeknik Amamapare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55334/jtam.v7i1.351

Abstract

Kegiatan penambangan PT. Bara Alam Utama  pada penelitian ini difokuskan di Pit Barat dengan target produksi batubara yang direncanakan adalah 87.416,66 ton atau 2.819,90 ton/hari dan pada pengangkutan overburden direncanakan sebesar 303.833,33 m3 atau 9.801,08 m3/hari dengan menggunakan 2 unit alat muat Excavator Caterpillar 390D dan tiap unitnya menggunakan 4 unit OHT Caterpillar 775F sebagai alat angkut ke disposal yang berjarak  ± 2,5 km. Berdasarkan data aktual yang diolah maka diperoleh waktu edar (cycle time) untuk alat muat 0,40 menit dengan efisiensi kerja 50% dan 18,36 menit dengan efisiensi kerja 69% untuk alat angkut, sehingga diperoleh produksi overburden untuk alat muat adalah 217.596,80 m3/bulan dan produksi untuk alat angkut adalah 156.986,00 m3/bulan, MF ( match factor) = 0,5 (MF < 1) berarti pada keadaan ini menunjukkan bahwa alat muat mempunyai waktu tunggu dan alat angkut bekerja penuh, dimana target produksi belum tercapai.  Dengan adanya evaluasi perhitungan data diperoleh efisiensi kerja untuk alat muat 85% dengan waktu edar 0,40 menit dan efisiensi kerja untuk alat angkut 85% dengan waktu edar 16,45 menit. Dimana produksi untuk alat muat adalah 528.431,20 m3/bulan dan 308,460 m3/bulan untuk alat angkut dari front penambangan di Pit Barat ke disposal, sehingga target produksi yang tadinya direncanakan dapat terpenuhi
Pengaruh Metode Pengadaan Terhadap Kinerja Proyek Pembangunan Jalan Di Provinsi Papua Swastika Windhuwardani; Irianto; Asep Huddiankuwera; Didik S. S. Mabui
Jurnal Teknik AMATA Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Politeknik Amamapare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55334/jtam.v7i1.350

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemilihan metode pengadaan terhadap kinerja proyek pembangunan jalan di Provinsi Papua yang ditinjau dari aspek waktu, biaya, dan mutu. Kompleksitas kondisi geografis, keterbatasan logistik, serta dinamika sosial di Papua menuntut pemilihan metode pengadaan yang adaptif dan berbasis risiko untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan proyek. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed method dengan mengombinasikan analisis kuantitatif dan kualitatif. Data primer diperoleh melalui kuesioner dan wawancara terhadap pemangku kepentingan proyek, sedangkan data sekunder berasal dari dokumen kontrak dan laporan pelaksanaan proyek. Analisis kuantitatif dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan regresi linier untuk menguji pengaruh metode pengadaan Design–Bid–Build, Design and Build, dan Engineering, Procurement, and Construction (EPC) terhadap kinerja proyek, sementara analisis kualitatif digunakan untuk memperkuat interpretasi hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemilihan metode pengadaan berpengaruh signifikan terhadap kinerja proyek pembangunan jalan di Provinsi Papua. Metode Design and Build dan EPC cenderung memberikan kinerja waktu yang lebih baik dibandingkan metode konvensional, serta mampu meningkatkan efisiensi biaya dan kualitas konstruksi. Faktor dominan yang memengaruhi pemilihan metode pengadaan meliputi kompleksitas proyek, kondisi geografis dan logistik, kapasitas kontraktor lokal, serta risiko sosial dan adat. Penelitian ini merekomendasikan penerapan metode pengadaan yang adaptif dan berbasis analisis risiko guna meningkatkan kinerja proyek secara berkelanjutan di wilayah dengan karakteristik kompleks seperti Papua.
Analisis Penerapan Quality Assurance Dan Quality Control Terhadap Kinerja Mutu Proyek Infrastruktur Jalan Di Papua Fretien Danny M.K. Korwa; Irianto; Didik S. S. Mabui
Jurnal Teknik AMATA Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Politeknik Amamapare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55334/jtam.v7i1.349

Abstract

Pembangunan infrastruktur jalan di Papua memiliki peran strategis dalam meningkatkan konektivitas wilayah serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Namun pelaksanaan proyek jalan di wilayah ini menghadapi berbagai tantangan seperti kondisi geografis yang kompleks, keterbatasan sumber daya manusia, serta kendala logistik yang berpotensi mempengaruhi mutu pekerjaan konstruksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat penerapan Quality Assurance (QA) dan Quality Control (QC), menilai kinerja mutu proyek infrastruktur jalan di Papua, serta mengkaji pengaruh penerapan QA/QC terhadap kinerja mutu proyek. Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan metode kuantitatif dan kualitatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner terhadap 150 responden yang terdiri dari pemilik proyek, kontraktor, konsultan, dan engineer QA/QC. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, regresi linear berganda dengan bantuan SPSS, serta Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat penerapan QA dan QC berada pada kategori sedang dengan nilai rata-rata masing-masing 3,03 dan 3,01. Kinerja mutu proyek juga berada pada kategori sedang dengan nilai rata-rata 2,87. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa QA dan QC berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja mutu proyek dengan nilai koefisien determinasi sebesar 0,591. Hasil SEM-PLS menunjukkan bahwa QA memiliki pengaruh paling dominan terhadap kinerja mutu proyek dibandingkan QC. Kendala utama penerapan QA/QC meliputi keterbatasan sumber daya manusia, kondisi geografis, fasilitas pengujian yang terbatas, serta kelemahan dalam manajemen proyek.
Analisis Karakteristik Dan Dampak Lingkungan Penambangan Rakyat Di Kawasan Kali Kabur, Timika, Papua Tengah Nilam Sry Putri
Jurnal Teknik AMATA Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Politeknik Amamapare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55334/jtam.v7i1.347

Abstract

Penambangan rakyat (artisanal and small-scale mining/ASM) di kawasan Kali Kabur, Timika, Papua Tengah berkembang pesat didorong oleh kandungan mineral logam pada sedimen fluvial daerah tersebut. Kegiatan ini umumnya menggunakan metode sluice box sederhana yang dioperasikan langsung di bantaran sungai. Studi ini dilaksanakan pada Februari 2026 dan bertujuan menganalisis karakteristik kegiatan penambangan rakyat serta dampaknya terhadap kualitas air dan kondisi sedimen Kali Kabur melalui pendekatan observasi lapangan sistematis. Pengamatan dilakukan terhadap kondisi fisik air sungai, morfologi dasar sungai, karakteristik sedimen, kondisi vegetasi riparian, dan luasan gangguan di area penambangan aktif, dibandingkan dengan zona tidak terganggu di hulu. Hasil observasi menunjukkan aktivitas penambangan menyebabkan peningkatan kekeruhan air yang signifikan, kerusakan morfologi dasar sungai berupa lubang galian dan terganggunya gravel bars alami, serta akumulasi material tailings di area kerja. Vegetasi riparian pada zona aktif mengalami degradasi nyata, sementara partikel sedimen halus berpotensi tersebar ke arah hilir. Diperlukan pengelolaan terstruktur dan pemantauan lingkungan berkelanjutan untuk meminimalkan dampak, dengan tetap memperhatikan aspek sosial-ekonomi komunitas penambang.
Studi Daya Dukung Tanah Menggunakan Alat Dynamic Cone Penetrometer Pada Jalan Sp3 – Sp7 Timika Abd. Rahim; Mapuay M.T. Afasedanya
Jurnal Teknik AMATA Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Politeknik Amamapare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55334/jtam.v7i1.356

Abstract

Pengujian DCP untuk jalan adalah hal sangat penting dalam merencanakan perencanaan untuk pembukaan jalan baru atau peningkatan jalan untuk melihat tingkat kekerasan jalan existing.  Perencanaan berada di Ruas Jalan sp3-sp7 Timika. Perencanaan ini meliputi pengujian DCP dengan total panjang jalan 6.879 Meter untuk pengujian per 1 km.  Metode yang digunakan yaitu metode langsung pengujian lapangan sebanyak 6 titik pengujian. Dari hasil pengujian bahwa Daya dukung tanah pada ruas jalan sp3-sp7 karena berdasarkan menggunakan DCP (Dynamic Cone Penetrometer) dengan nilai CBR yang mewakili adalah didapat dari angka persentase 98% (yang mewakili adalah 9,15%). Berdasarkan dari analisa data DCP bahwa daya dukung tanah di lokasi penelitian lapisan permukaan di dominasi tanah lembung (lembab) – lempung pasir padat. 
Analisis Pekerjaan Pengaspalan Jalan Trans Nabire Kab. Mimika Wayoi Andarias; Reinaldo Item
Jurnal Teknik AMATA Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Politeknik Amamapare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55334/jtam.v7i1.355

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik dan performa campuran HRS-WC berdasarkan desain campuran (design mix) yang sesuai standar. Metode penelitian yang digunakan adalah studi eksperimental di laboratorium dengan pendekatan pengujian Marshall untuk menentukan nilai stabilitas, flow, voids, dan VIM dari beberapa variasi kadar aspal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar aspal optimum (KAO) yang diperoleh memberikan keseimbangan terbaik antara stabilitas dan fleksibilitas campuran. Campuran dengan kadar aspal optimum memenuhi spesifikasi teknis Bina Marga dan memiliki daya tahan tinggi terhadap deformasi plastis serta retak akibat beban berulang. Dengan hasil ini, dapat disimpulkan bahwa HRS-WC dengan desain campuran yang tepat sangat efektif untuk digunakan sebagai lapis aus dalam proyek perkerasan jalan di daerah dengan intensitas lalu lintas tinggi.
Analisis Konsistensi Tanah Akibat Dari Penambahan Semen Dan Abu Sekam Padi Frederik Irsan Delu; Oktavianty Batto&#039;; Desi Sandy; Lisa Febriani; Pebrinar Riani Sangle
Jurnal Teknik AMATA Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Politeknik Amamapare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55334/jtam.v7i1.354

Abstract

Konsistensi tanah merupakan salah satu sifat fisik penting dalam rekayasa geoteknik yang dievaluasi melalui batas-batas Atterberg, yaitu batas cair (LL), batas plastis (PL), dan indeks plastisitas (PI). Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki pengaruh penambahan semen Portland (OPC) dan abu sekam padi (RHA) terhadap konsistensi tanah melalui pengujian batas Atterberg. Sampel tanah diambil dari lokasi Rante Balla dan distabilisasi menggunakan kadar semen tetap sebesar 2% yang dikombinasikan dengan variasi abu sekam padi sebesar 4%, 8%, dan 12% dari berat kering tanah, dengan tanah tanpa perlakuan sebagai kontrol. Pengujian dilakukan mengacu pada standar ASTM D4318 untuk menentukan batas cair, batas plastis, batas susut, dan indeks plastisitas, kemudian hasilnya dianalisis secara deskriptif dan dibandingkan berdasarkan persentase perubahan relatif terhadap tanah asli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanah asli memiliki batas cair 40,29%, batas plastis 17,41%, dan indeks plastisitas 22,88%. Setelah stabilisasi, batas cair meningkat sedikit hingga 42,20%, sedangkan batas plastis meningkat lebih signifikan hingga 23,80%, sehingga indeks plastisitas menurun menjadi berkisar antara 18,20%–19,92%. Penurunan indeks plastisitas terbesar terjadi pada campuran 2% semen dan 4% abu sekam padi, yaitu sekitar 20,5% dibandingkan tanah asli, sehingga campuran ini merupakan campuran optimal dalam penelitian ini. Hasil ini mengindikasikan bahwa kombinasi semen dan abu sekam padi efektif menurunkan plastisitas tanah dan meningkatkan konsistensinya, sekaligus menawarkan alternatif stabilisasi tanah yang lebih ramah lingkungan dan hemat biaya untuk aplikasi geoteknik dan perkerasan jalan.