cover
Contact Name
Jimmy Rungkat
Contact Email
jimmyrungkat@gmail.com
Phone
+6282165508216
Journal Mail Official
redaksi.amata@gmail.com
Editorial Address
Jl. C. Heatubun Kel. Kwamki Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah (99910)
Location
Kab. mimika,
P a p u a
INDONESIA
Jurnal Teknik AMATA
Published by Politeknik Amamapare
ISSN : 27214494     EISSN : 27214508     DOI : https://doi.org/10.55334/jtam
Jurnal Teknik AMATA is a place for researchers to publish the latest research results in the fields of Civil Engineering, Mechanical Engineering, Electrical Engineering and mining engineering, or contribute learning materials for engineering students, which can be scientifically accounted for and disseminated nationally and internationally. Jurnal Teknik AMATA is open access and published twice per year, in June and December, by Politeknik Amamapare Timika.
Articles 113 Documents
PEMANFAATAN SEPEDA BEKAS SEBAGAI ALAT ANGKUT PERALATAN MEDIS BERTENAGA BATERAI DENGAN BEBAN MAKSIMUM ± 150 KG Retrob, Emanuel A; Dumatubun, Herman; Ohoirenan, Wahab
Jurnal Teknik AMATA Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Politeknik Amamapare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55334/jtam.v5i2.328

Abstract

Alat medis merupakan bagian integral dalam ilmu Kesehatan dan sangatlah penting dalam menunjang akses pelayanan kesehatan kurangnya akomodosi peralatan yang cepat melihat peralatan yang ada masih bersifat manual, maka penelitian ini bertujuan agar dapat membantu percepatan pelayanan kesehatan masyarakat. Perancangan dan perakitan alat angkut telah berhasil dilakukan secara bertahap dimulai dari merancang desain, perencanaan pengadaan alat, mengumpulkan data- data yang dibutuhkan seputar ilmu kesehatan dan data spesifikasi komponen utama kendaraan listrik, hingga proses rancanag bangun alat angkut peralatan medis dilakukan dimulai dari tahap perakitan dan pembuatan seperti pemasangan chasis, perakitan baterai, B LDC, kontroller, trootle gas, rem, sistem kelistrikan body pembuatan roda belakang serta pembuatan troli, setelah rancang bangun selesai dilakukan tahap pengujian dan perbaikan, setiap tahap usai dikerjakan maka diperoleh kesimpulan bahwa alat angkut ini efisien dari segi bahan bakar dan didesain khusus untuk dapat beroperasi di Rumah Sakit.
ANALISIS KESTABILAN LERENG LAHAN BEKAS TAMBANG BIJIH NIKEL DI WILAYAH TAMBANG X, KABUPATEN LUWU TIMUR SULAWESI SELATAN Rafiuddin; Wahyuddin, Muhammad Chaidir
Jurnal Teknik AMATA Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Politeknik Amamapare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55334/jtam.v5i2.329

Abstract

Analisis kestabilan lereng dilakukan pada wilayah bekas tambang bertujuan untuk mengetahui tingkat kestabilan lereng lahan bekas tambang tersebut dipastikan keamanannya. Serangkaian data yang diperlukan meliputi data topografi dan litologi dan data sifat fisik dan mekanik material lereng. Selanjutnya dilakukan perhitungan stabilitas lereng (faktor keamanan) menggunakan metode kesetimbangan batas dengan pendekatan metode Simplified Bishop melalui software Rocscience Slide. Dibuat 5 sayatan yang diharapkan dapat mewakili kondisi aktual pada lereng yang dikaji. Nilai faktor keamanan minimum yang digunakan yaitu FK ≥ 1,3. Hasil perhitungan faktor keamanan lereng diperoleh 2 sayatan termasuk kategori stabil yaitu sayatan A-A’ dan C-C’ dengan nilai FK yaitu 1,434 dan 1,658. Sayatan B-B’, D-D’ dan E-E’ masuk kategori lereng tidak stabil dengan nilai FK sebesar 1,27, 0,796, dan 0,766. Guna mempertahankan faktor keamanan minimum maka lereng yang tidak stabil dilakukan desain ulang dengan cara mengubah geometri lereng. Hasil optimalisasi geometri lereng keseluruhan sayatan B-B’ didapatkan tinggi lereng 28 meter dengan sudut lereng 17° menghasilkan nilai FK 1,342, untuk lereng keseluruhan pada sayatan D-D’ didapatkan tinggi lereng 47,68 meter dengan sudut lereng 19° menghasilkan nilai FK 1,301 dan lereng keseluruhan pada sayatan E-E’ didapatkan tinggi lereng 67,14 meter dengan sudut lereng 17° menghasilkan nilai FK 1,398
ANALISIS ALAT MEKANIS PADA TAMBANG TERBUKA DENGAN PENDEKATAN ANTRIAN UNTUK MEMENUHI TARGET PRODUKSI PADA PT. SEMEN TONASA Syamsuddin
Jurnal Teknik AMATA Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Politeknik Amamapare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55334/jtam.v5i2.330

Abstract

Industri pertambangan dengan sistem tambang terbuka (open Pit), peralatan mekanis sangat penting dalam memenuhi target produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai produksi dan kinerja alat mekanis yang optimal. Peningkatkan nilai produksi perlu perhitungan mengenai optimasi excavator dan dump truck dengan pendekatan antrian. Jumlah dump truck yang digunakan dalam proses penambangan batu gamping pada 2 lokasi tambang PT Semen Tonasa pada Blok 5 selatan dengan 1 unit excavator dan 5 unit dump truck serta Blok 9 selatan dengan 1 unit excavator dan 5 unit dump truck. Berdasarakan hasil perhitungan produksi dump truck dengan pendekatan antrian dan produksi Excavator Kobelco 480 378,77 ton/jam, sedangkan 5 unit dump truck PC 200 sebesar 3.659,24 ton/jam. Pada Blok 9 selatan menggunakan 1 unit excavator Doozan 500 LCV sebesar 468,49 ton/jam, sedangkan 5 unit dump truck PC 200 sebesar 4.618,03 ton/jam. Produksi alat mekanis tersebut pada masing - masing blok sudah memenuhi target produksi sebesar 312,5 ton/jam.
PENINGKATAN JALAN MENGGUNAKAN PERKERASAN KAKU (RIGID BETON) PADA RUAS JALAN MAHKOTA IRIGASI UJUNG, KOTA TIMIKA-PAPUA Delu, Frederik Irsan
Jurnal Teknik AMATA Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Politeknik Amamapare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55334/jtam.v5i2.331

Abstract

Ruas Jalan Mahkota irigasi ujung merupakan bagian dari sistem transportasi sebagai pelayanan sarana infrastruktur bagi dampak pertumbuhan jumlah penduduk. Guna memenuhi kebutuhan tersebut perencanaan perkerasan baru diperlukan untuk melayani kebutuhan lalu lintas di masa yang akan datang. Perkerasan kaku adalah suatu susunan konstruksi perkerasan dimana sebagai lapisan atas dipergunakan pelat beton, yang terletak di atas pondasi atau langsung diatas tanah dasar (Bina Marga, 2003). Konsep dari perencanaan perkerasan kaku (beton semen) direncanakan terhadap konfigurasi beban sumbu yang mengakibatkan tegangan terbesar pada pelat. Konsep Perencanaan perkerasan Metode AASHTO yaitu tebal pelat rencana akan bertambah sesuai pertambahan lalu lintas ekivalen selama umur rencana dan sebaliknya tebal pelat akan berkurang dengan pengurangan volume lalu lintas ekivalen.akan tetapi dalam menentukan LHR kendaraan hanya menghitung beban sumbu truk saja. Perencanaan Tebal Pelat beton perkerasan jalan dengan menggunakan metode AASHTO 32 cm, sebesar 1-2 cm, Hal ini akibat perbedaan konsep dasar dari Satu metode.
ANALISIS KEPUASAN PENGGUNA TERHADAP PEMELIHARAAN DAN PERAWATAN FASILITAS GEDUNG A UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH LAMONGAN DENGAN METODE IPA Reyga Aditya Mahendra; Beatrix, Michella; Triana, Masca Indra
Jurnal Teknik AMATA Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Politeknik Amamapare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55334/jtam.v5i2.335

Abstract

Pembangunan gedung bertingkat di Indonesia terus meningkat, menjadikan kepuasan pengguna indikator penting dalam menilai kinerja bangunan. Di sektor pendidikan, kepuasan pengguna berpengaruh besar pada produktivitas dan hubungan sosial. Penelitian ini mengevaluasi kepuasan pengguna Gedung A Universitas Muhammadiyah Lamongan untuk mengidentifikasi area perbaikan, mengoptimalkan alokasi sumber daya, dan meminimalkan biaya perawatan. Penelitian ini menggunakan data primer diperoleh melalui observasi lapangan dan kuisioner kepada 100 responden civitas akademika melalui Google Form, dengan uji validitas dan reliabilitas pada instrumen. Data diolah menggunakan metode Importance Performance Analysis (IPA) dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil menunjukkan rata-rata tingkat kesesuaian (TKi) sebesar 82,26%, dengan atribut plafon sebagai prioritas utama 77,78%.
ANALISIS VOLUME LALU LINTAS JALAN RAYA KAPAS KRAMPUNG, SURABAYA, JAWA TIMUR Arviandi, Rachmansyah Bagas; Hartatik, Nurani; rizkiardi, aditya
Jurnal Teknik AMATA Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Politeknik Amamapare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55334/jtam.v5i2.336

Abstract

Jalan Raya Kapas Krampung merupakan salah satu jalan di Kota Surabaya dengan panjang jalan 1.358 meter dengan tipe jalan 2/2 TT dengan lebar lajur 3,5 meter dan jumlah jalur adalah 2 lajur, dengan lebar kereb adalah 1 meter. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui volume lalu lintas karena sering terjadinya kemacetan di Jalan Raya Kapas Krampung Surabaya. Adapun sebab terjadinya kemacetan yaitu banyaknya aktivitas antar jemput siswa dan kendaraan yang parkir tidak pada tempatnya. Maka perlu dilakukan analisa volume lalu lintas menggunakan manual count pada ruas jalan ini. Metode penelitian ini dilakukan secara kuantitatif menggunakan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023. Perolehan data berasal dari data primer, data Primer adalah data dari survei lalu lintas yang telah dilakukan di lapangan pada Ruas Jalan Raya Kapas Krampung Surabaya. Hasil analisis menunjukkan jam puncak volume arus lalu lintas terjadi pada hari Jumat 13 September 2024 pukul 16.00 – 17.00 dengan total 2198,9 skr/jam.
ANALISIS PERCEPATAN WAKTU DENGAN METODE FAST TRACK PEKERJAAN PEMBANGUNAN PROYEK (Studi Kasus : OFFICE X SURABAYA) Nugroho, Dwi Cahyo Setyo; Saves, Faradlillah; Mawariza, Putri Suci
Jurnal Teknik AMATA Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Politeknik Amamapare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55334/jtam.v5i2.337

Abstract

Industri konstruksi merupakan salah satu sektor vital dalam perekonomian suatu negara. Perkembangan industri ini tidak hanya berkaitan dengan pembangunan infrastruktur. Salah satu proyek yang sedang dilaksanakan adalah pembangunan Office X Surabaya, yang terletak di Jalan Jembatan Merah No. 38- 40, Surabaya. Proyek ini memiliki 10 lantai dengan total durasi pekerjaan selama 294 hari dan luas bangunan 555,8 m² pada lantai 1. Namun, proyek ini mengalami kendala keterlambatan pada beberapa item pekerjaan, seperti pemasangan lantai dan pemasangan pintu serta jendela di Lantai L dan Lantai 3. Penyebab keterlambatan meliputi keterlambatan material, perubahan gambar kerja yang sering terjadi, serta manajemen tenaga kerja (manpower) yang tidak sesuai dengan target. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, metode Fast Track dinilai sebagai solusi. Metode ini memungkinkan percepatan pembangunan dengan pelaksanaan aktivitas secara paralel atau tumpang tindih, sehingga waktu pelaksanaan menjadi lebih singkat dan biaya lebih efisien. Dengan demikian, penelitian ini bertujuan untuk memberikan penjelasan mengenai efektivitas metode Fast Track dalam mempercepat pelaksanaan proyek konstruksi.
ANALISIS DAN PERENCANAAN PERGANTIAN SHEET PILE PADA JALAN GONDANG-LENGKONG KEC.GONDANG KAB. NGANJUK Rofiq, Moch Bayu Aji Ainur; Fatmawati, Laily Endah
Jurnal Teknik AMATA Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Politeknik Amamapare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55334/jtam.v5i2.341

Abstract

Pada bahu jalan Gondang-Lengkong, Kecamatan Gondang, Kabupaten Nganjuk terdapat lereng yang diperkuat penahan tanah sheet pile dengan tipe W325. Namun pada lokasi tersebut mengalami kelongsoran yang mengakibatkan sheet pile mengalami kerusakan. Penelitian ini bertujuan menganalisis lereng untuk mendapatkan dimensi sheet pile yang sesuai dengan kondisi lokasi .Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teori mononobe-okabe untuk menghitung koefisien tekanan tanah aktif dan pasif dalam kondisi normal dan kondisi gempa. Setelah dilakukan analisis dan pehitungan kombinasi tekanan tanah dalam kondisi normal dan gempa didapat nilai momen ⅀Mmax=569,31 KN.m untuk kondisi normal dan nilai momen ⅀352,68 KN.m dalam kondisi gempa. Sehingga kesimpulan yang didapat diambil nilai momen yang paling besar sebagai faktor keamanan dalam katalog waskita tipe sheet pile yang paling mendekati adalah W600-B dengan crack momen ijin sebesar 584,47 KN.m.
ANALISIS AYAKAN TERHADAP SAMPEL TANAH PADA WILAYAH KADUN JAYA KM. 9 MIMIKA-PAPUA TENGAH Putri, Nilam Sry; Pakombong, Vhalentio; Item, Reinaldo
Jurnal Teknik AMATA Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Politeknik Amamapare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55334/jtam.v5i2.342

Abstract

Untuk mendapatkan kualitas tanah yang baik makan di lakukannya pengujian analysis ayakan. Pengujian analysis ayakan dapat di lakukan dengan bantuan Shieve Shaker atau bisa juga dengan cara shieve manual.Pada penelitian studi analysis ayakan dengan metode ASTM 422 menggunakan alat Shieve Shaker pada pengujian sempel tanah terhadap wilayah KM.9 Kampung Kadung Jaya.Tujuan dari peneitian ini adalah untuk mengetahui ukuran butir pada masing-masing ayakan dengan menggunakan alat Shieve Shaker sebagai keperluan pekerja sipil. Penelitian ini di lakukan pada bulan maret - mei 2024 pengolahan data ini di lakukan pada PT. SUCOFINDO Cabang Timika. Dari hasil penelitian yang di lakukan oleh penulis maka di ketahui bahwa pada kerikil (Gravel ) 0,09% pasir (sand) 35,46% sedangkan lumpur atau tanah liat (silit & clay) 64,45.
ANALISA PEMANFAATAN SEMEN DAN BATU KAPUR SEBAGAI FILLER PADA CAMPURAN HRS-BASE Irianto; Lapian, Franky E.P.; Mabui, Didik S.S.; Ferdinand, Elias
Jurnal Teknik AMATA Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Politeknik Amamapare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55334/jtam.v5i2.343

Abstract

Kondisi infrastuktur jalan darat yang tidak memadai menjadikan jalur udara sebagai andalan untuk pengangkutan orang dan barang, termasuk berbagai kebutuhan pokok di Papua. Dalam kacamata ekonomi, hal tersebut menyebabkan mahalnya biaya distribusi, yang berarti secara otomatis juga menaikkan harga berbagai barang kebutuhan pokok tersebut, terutama di pedalaman Papua. Upaya untuk menurunkan biaya distribusi dari satu kabupaten ke kekabupaten lain di wilayah Papua terus dilakukan pemerintah Indonesia melalui pembangunan infrastuktur jalan raya Trans-Papua. Salah satu yang dapat dimanfaatkan untuk pembangunan infrastruktur jalan raya Trans-Papua adalah batu kapur sebagai bahan pengisi dalam campuran HRS-Base. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan Kadar Aspal Optimum (KAO) campuran HRS-Base dengan menggunakan filler semen dan batu kapur. Variasi kadar aspal yang digunakan adalah 5,0%, 5,5%, 6,0%, 6,5% dan 7,0%. Hasil penelitian menunjukkan KAO dengan mengggunakan semen sebagai filler adalah 6,18% dan menggunakan batu kapur adalah 6,25%. Selain itu, juga terlihat bahwa kapur terbukti bisa menggantikan Semen sebagai bahan tambah (filler) pada campuran aspal panas

Page 10 of 12 | Total Record : 113