cover
Contact Name
Dinar Yuni Awalia Anilam Cahyani
Contact Email
uptppm.stikesrsbk@gmail.com
Phone
+6285735821873
Journal Mail Official
uptppm.stikesrsbk@gmail.com
Editorial Address
uptppm.stikesrsbk@gmail.com
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Penelitian Keperawatan
ISSN : 24077232     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.32660/jpk.v11i1
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Penelitian Keperawatan a national scientific journal is open to seeking innovation, creativity, and novelty. Jurnal Penelitian Keperawatan is a peer-review journal published by the STIKES RS Baptis Kediri. The aim of the journal is to facilitate scientific publication of the results of researches in Indonesia and participate to boost the quality and quantity of research for academics and researchers. Jurnal Penelitian Keperawatan Pembelajaran published two times a year, in February and August by publishing research results and critical analysis studies in the field of nursing, health, and education.
Articles 278 Documents
PENGARUH SENAM YOGA PADA IBU HAMIL TRIMESTER II TERHADAP KESIAPAN DALAM MENGHADAPI PERSALINAN Sutik, Sutik; Rahmawati, Dian
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 9 No 2 (2023): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v9i2.711

Abstract

Ketidaknyamanan akibat terjadinya perubahan fisik dan psikologis pada ibu hamil merupakan salah satu masalah yang muncul pada masa kehamilan, sehingga perawat maternitas dapat memberikan asuhan keperawatan dengan melakukan senam yoga selama kehamilan. Senam yoga dapat membantu mempersiapkan kondisi fisik dan psikologis ibu hamil dalam menghadapi persalinannya. Penelitian ini mempelajari pengaruh senam yoga pada ibu hamil trimester II terhadap kesiapan dalam menghadapi persalinan di Bidan Praktek Mandiri Ny. Rosita di Kecamatan Rejoso Kabupaten Nganjuk. Desain penelitian menggunakan Desain Analitik Komparasional dengan pendekatan pre-pasca test (One Group Pre Test Post Test Design), jumlah sampel sebanyak 28 responden diambil dengan tehnik purposive sampling. Variabel bebas pada penelitian ini adalah pemberian senam yoga pada ibu hamil trimester II. Data dianalisis dengan uji Willcoxon dengan kemaknaan p < 0,05. Hasil penelitian didapatkan 19 responden (67,9%) memiliki tingkat kesiapan cukup siap dan terdapat pengaruh senam yoga pada ibu hamil trimester II terhadap kesiapan dalam menghadapi persalinan (Wilcoxon, p value 0,000 < 0,05, maka Ho di tolak). Disimpulkan bahwa senam yoga dapat membantu tingkat kesiapan ibu hamil trimester II dan diperlukan penelitian lebih lanjut terkait manfaat senam yoga dalam kehamilan.
HUBUNGAN TINGKAT STRES DENGAN STATUS HEMODINAMIK PADA PASIEN HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS JAGIR KOTA SURABAYA Natasha, Shinta; Anugrahini, Hepta Nur; Miadi; Arna, Yessy Dessy
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 10 No 1 (2024): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v10i1.712

Abstract

Hipertensi menjadi salah satu penyakit tidak menular yang saat ini mendapat prioritas dalam penanganannya. Seiring naiknya angka usia harapan hidup, pasien hipertensi tidak hanya beresiko menderita masalah penyakit jantung tapi juga beragam penyakit lain seperti penyakit yang menyerang ginjal, pembuluh darah dan saraf. Hipertensi dapat disebabkan oleh stres yang tidak dapat dikelola dengan baik. Stres dapat meningkatkan tekanan darah dan denyut jantung (nadi) dimana termasuk dalam indikator status hemodinamik. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif korelasional dengan rancangan penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Jagir Kota Surabaya. Sampel penelitian sebanyak 31 orang dengan menggunakan teknik pruposive sampel. Pengumpulan data menggunakan kuesioner DASS 42, sedangkan analisa data menggunakan uji korelasi Spearman Rho. Hasil penelitian pada p asien hipertensi didapatkan hampir setengahnya mengalami stres ringan 15 (48,38%), hampir setengahnya mengalami tekanan darah tinggi kategori normal tinggi 12 (38,7%). Ada hubungan tingkat stres dengan status hemodinamik pada pasien hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Jagir Kota Surabaya.
HUBUNGAN PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL DENGAN KUALITAS TIDUR REMAJA DI POSYANDU REMAJA DESA PUNGPUNGAN KECAMATAN KALITIDU KABUPATEN BOJONEGORO Ferawati; AlFaqih, Moh Roni; mufidah, Ainul
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 10 No 1 (2024): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v10i1.713

Abstract

Media sosial memiliki manfaat yang sangat besar namun juga memberikan dampak negative bagi penggunanya termasuk para remaja. Hal ini akan menganggu proses tidur, sehingga kualitas tidur mereka menjadi buruk. Buruknya kualitas tidur akan mempengaruhi gangguan keseimbangan fisiologis seperti penurunan aktivitas sehari-hari, merasa lelah, lemah, kondisi neuromuskular yang buruk dan daya tahan tubuh menurun. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan penggunaan media sosial dengan kualitas tidur pada remaja di Posyandu Remaja Desa Pungpungan Kecamatan Kalitidu Kabupaten Bojonegoro. Jenis penelitian ini adalah desain analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional dengan jumlah sampel 35 responden penelitian, Teknik sampling mengunakan Accidental Sampling. Berdasarkan analisa statistik dengan menggunakan uji korelasi chi square dengan tingkat kemaknaan < 0,05 didapatkan hasil p = 0,000. Nilai p lebih kecil dari 0,05, artinya terdapat hubungan antara penggunaan media sosial dengan kualitas tidur. Penggunaan media sosial yang semakin tinggi maka kualitas tidur akan semakin buruk. Hal tersebut akan mengganggu produksi melatonin melalui paparan layar digital pada waktu tidur, selain itu peringatan media sosial dapat mengganggu proses tidur remaja dan akan mempengaruhi kesehatan dan kualitas hidup secara keseluruhan.
PENGARUH PERSEPSI TENTANG PENYAKIT TERHADAP KEPATUHAN MINUM OBAT PASIEN BIPOLAR DI RSI. MADINAH TULUNGAGUNG Widyowati, Agustin; Prihantoro, Predito
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 10 No 1 (2024): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v10i1.714

Abstract

Gangguan bipolar memerlukan proses pengobatan dan manajemen jangka panjang sehingga tidak menutup kemungkinan penderita akan tidak patuh dalam pengobatan. Salah satu faktor penyebab yaitu persepsi pasien terhadap penyakitnya. Tujuan penelitian adalah menganalisis pengaruh persepsi tentang penyakit terhadap kepatuhan minum obat. Penelitian ini deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional pada pasien bipolar sebanyak 108 responden dengan teknik simple random sampling. Variabel independent persepsi penyakit dan variabel dependent kepatuhan minum obat. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dianalisis uji statistik koefisien kontingency. Hasil penelitian sebagian besar memiliki persepsi positif (60,2%), sebagian besar memiliki kepatuhan minum obat (64,8%) dan memiliki signifikansi persepsi penyakit terhadap kepatuhan minum obat (p <0.001 dan C=0.578). Peningkatan persepsi terhadap penyakit diperlukan penderita bipolar untuk meningkatkan kepatuhan minum obat sehingga mencegah terjadinya kekambuhan.
GAMBARAN PENERAPAN PERILAKU CERDIK SEBAGAI UPAYA PENGENDALIAN FAKTOR RESIKO PENYAKIT TIDAK MENULAR PADA MASYARAKAT DI KELURAHAN SIDOREJO KIDUL KOTA SALATIGA TAHUN 2023 Setyowati, Gracia Chandra; Pratama, Antonius Yogi
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 10 No 1 (2024): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v10i1.722

Abstract

Penyakit Tidak Menular adalah penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Penyakit tidak menular dapat dilakukan pengendalian dengan penerapan perilaku CERDIK. Tujuan Penelitian ini yaitu Menjabarkan Gambaran Penerapan Perilaku CERDIK Sebagai Upaya Pengendalian Faktor Resiko Penyakit Tidak Menular Pada Masyarakat di Kelurahan Sidorejo Kidul Kota Salatiga Tahun 2023. Metode penelitian ini adalah Studi Deskriptif Kuantitatif. Sampel adalah Masyarakat dengan Riwayat hipertensi dan diabetes melitus sebanyak 44 responden dengan Teknik Sampling Cluster Sampling. Penelitian menggunakan kuesioner perilaku CERDIK yang dimodifikasi dari Penelitian Yayuk (2017) dengan Validitas 14 dari 18 soal valid dan Reliabiltias tinggi (0,781). Hasil penelitian ini didapatkan bahwa 95.5% responden menerapkan Perilaku CERDIK dengan baik. Penerapan Cek Kesehatan secara berkala diterapkan dengan baik oleh 93.2% responden, Enyahkan asap rokok diterapkan dengan baik oleh 86.4% responden, rajin aktivitas fisik diterapkan dengan baik oleh 70.5% responden, istirahat yang cukup diterapkan dengan baik oleh 91% responden, dan diet sehat seimbang serta kelola stress diterapkan dengan baik oleh 100% responden. Jadi dapat disimpulkan bahwa Perilaku CERDIK telah diterapkan dengan baik oleh Sebagian besar responden.
PENGARUH TEKNIK SENAM YOGA PRANAYAMA (POSE SUKHASANA) TERHADAP TINGKAT SATURASI OKSIGEN PADA PENDERITA PPOK Zainab, Siti; Wijaya, Arif; Camelia, Dina
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 10 No 1 (2024): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v10i1.723

Abstract

PPOK merupakan penyakit kronik pada paru-paru yang menghambat saluran nafas yang menyebabkan gas CO2 banyak yang terperangkap, sehingga mengakibatkan penderita sesak napas dan menyebabkan penyempitan saluran pernafasan yang diinterpretasikan melalui sesak nafas serta penurunan saturasi oksigen dalam tubuh. Salah satu terapi non farmakologis yang dapat membantu meningkatkan nilai saturasi oksigen yaitu teknik senam yoga pranayama (Pose Sukhasana). Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh teknik senam yoga pranayama (Pose Sukhasana) terhadap tingkat saturasi oksigen pada penderita PPOK diruang Gatotkaca RSUD Kabupaten Jombang. Desain dan metode dari penelitian ini berbentuk pre experimental menggunakan pendekatan “one-group pre test-post test desain” pengambilan sampel menggunakan Quota sampling dengan jumlah sampel 27 responden. Alat ukur yang digunakan SOP untuk Teknik senam yoga pranayama (Pose Sukhasana) dan oximetri untuk saturasi oksigen. Uji statistic dalam penelitian ini menggunakan uji wilcoxon. Hasil uji statistic menggunakan uji wilcoxon dengan nilai sig 0,000<0,05 bermakna H1 diterima yang artinya ada pengaruh teknik senam yoga pranayama (Pose Sukhasana) terhadap tingkat saturasi oksigen pada penderita PPOK. Kesimpulan dan Saran dari hasil penelitian ini menunjukkan ada pengaruh teknik senam yoga pranayama (Pose Sukhasana) terhadap tingkat saturasi oksigen pada penderita PPOK. Penelitian ini diharapkan menjadi pertimbangan untuk mengembangkan ilmu keperawatan dalam meningkatkan saturasi oksigen pada pasien PPOK.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEMANDIRIAN LANSIA DALAM MELAKUKAN KEBERSIHAN PRIBADI DI DESA MARINGKIK SELATAN Taufandas, Maruli; Rosidi, Ahyar; Junardi, Hariawan; Sari, Apriani Susmita; Ririnnisahawaitun; Ningsih, Sri Wahyu
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 10 No 1 (2024): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v10i1.724

Abstract

Personal hygiene merupakan upaya untuk memenuhi kebutuhan akan kebersihan diri pada individu. Kegiatan ini dilakukan secara mandiri oleh lansia dalam memenuhi kebutuhan personal hygiene seperti membersihakan rambut, kebersihan gigi, kuku, secara keseluruhan. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, maka penting sekali dukungan dari keluarga kepada lansia dalam memenuhi kebutuhan personal hygiene secara mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kemandirian lansia dalam melaksanakan personal hygiene. Jenis penelitian ini adalah cross sectional. Penelitian ini dilakukan bulan Juli tahun 2023. Populasi dalam penelitian ini adalah lansia sebanyak 44 orang dan seluruhnya dijadikan sampel dengan menggunakan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan ialah kuesioner dan evaluasi dengan metode pengumpulan data sekunder. Uji statistik yang digunakan ialah analisis bivariat dengan menggunakan uji Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar dukungan keluarga dalam kategori sedang (70,5%) dan kemandirian lansia sebagian besar dalam kategori terpenuhi (72,7%). Hasil uji statistik menggunakan uji spearman rank dengan p value 0,01 < 0,05. Ada hubungan dukungan keluarga dengan kemandirian lansia dalam melaksanakan personal hygiene.
ASUHAN KEPERAWATAN GERONTIK PADA PASIEN DEMENSIA DENGAN MASALAH KEPERAWATAN GANGGUAN MEMORI MENGGUNAKAN TERAPI PUZZLE Faturrohman, Rahul; Wijaya, Arif; Roni, Faishol; Wahdi, Achmad
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 10 No 1 (2024): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v10i1.725

Abstract

Demensia apabila tidak segera ditangani akan menimbulkan dampak buruk bagi lansia, sehingga dibutuhkan terapi untuk mengendalikan atau mengurangi gangguan memori atau kepikunan pada penderita demensia, dengan menggunakan terapi puzzle. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melaksanakan asuhan keperawatan gerontik pada pasien demensia dnegan masalah keperawatan gangguan memori menggunakan terapi puzzle. Metode yang digunakan penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan metode asuhan keperawatan. Partisipan adalah 2 lansia dengan diagnosis demensia dengan masalah keperawatan gangguan memori. Penelitian dilaksanakn selama 7 hari dengan durasi waktu terapi puzzle 15-20 menit setiap harinya. Hasil dari penelitian ini adalah terapi puzzle terbukti efektif menunjukkan adanya penurunan gangguan memori pada lansia dengan demensia dan berdampak pada peningkatan daya ingat lansia. Diskusi dan kesimpulan dari penelitian ini adalah terapi puzzle adalah terapi non farmakologi yang dapat digunakan untuk lansia dengan demensia. Terapi puzzle dapat mengasah otak dan melatih kecepatan pikerkir pada lansia terutama jika terapi puzzle dilakukan dalam jangka watu yang lama.
HUBUNGAN STRESS DENGAN TEKANAN DARAH DAN KUALITAS HIDUP PENDERITA HIPERTENSI Indarti, Erni Tri; Harwatik
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 10 No 1 (2024): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v10i1.726

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit yang perlu mendapat perhatian khusus karena angka kejadiannya yang tinggi. Salah satu penyebab hipertensi yang saat ini sulit dikendalikan adalah stres. Upaya untuk mengurangi angka kejadian hipertensi dan meningkatkan kualitas hidupnya dapat dilakukan jika seseorang merubah kebiasaan yang kurang sehat berubah menjadi kebiasaan yang lebih sehat, dan pengelolaan stress. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan stress dengan tekanan darah dan kualitas hidup penderita hipertensi. Penelitian ini menggunakan desain penelitian korelasional dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 12 September 2023 di Dusun Nglaban, Desa Nglaban, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk. Populasi penelitian ini adalah seluruh penderita hipertensi yang datang ke Posyandu Dusun Nglaban sebanyak 30 orang. Sampel sebanyak 30 responden dengan teknik total sampling. Instrumen Pengukuran skor stress dengan kuesioner Perceive Stress Scale (PSS). Pengukuran Tekanan darah dengan spignomanometer merk OneMed dan pengukuran kualitas hidup dengan kuesioner World Health Organization Quality Of Life – BREF (WHOQOL BREF). Analisis data menggunakan SPSS 21 dengan Pearson Corellation. Hasil uji statistic Pearson Corellation stress dengan sistole p value 0,008 dan koefisien korelation 0,476 sehingga ada hubungan stress dengan tekanan darah sistole dan keeratan hubungan cukup kuat. Stress dengan diastole p value 0,360 dan koefisien korelation 0,173 sehingga tidak ada hubungan stress dengan tekanan darah diastole. Stress dengan diastole p value 0,029 dan koefisien korelation 0,398 sehingga Ada hubungan stress dengan kualitas hidup dan keeratan hubungan cukup kuat. Diharapkan Petugas Kesehatan terutama yang berada di Posyandu untuk memperhatikan psikologis penderita hipertensi. Perlu adanya treatmen yang bisa mengontrol tingkat stress pada penderita hipertensi.
FAKTOR RISIKO INTRAPERSONAL NYERI PINGGANG BAWAH PADA PERAWAT DI TEMPAT KERJA: SYSTEMATICAL REVIEW Astuti, Martha Sri
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 10 No 1 (2024): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v10i1.727

Abstract

Prevalensi nyeri punggung (NPB) bawah dari tahun 2008-2019 tetap berkisar 14% hingga 90%. Penyebab utamanya adalah posisi yang tidak ergonomis. Posisi kerja professional perawat yang tidak ergonomis menyebabkannya mempunyai risiko tinggi. Sebagian NPB berlangsung lebih lama dan kronis. Nyeri kronis secara individu dipengaruhi faktor psikologis, lingkungan dan lainnya. Diperlukan penelitian untuk mendapatkan faktor risiko NPB pada perawat di tempat kerja. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikan faktor risiko intrapersonal nyeri pinggang bawah pada perawat di tempat kerja. Metode penelitian adalah systematic review. Penelitian menggunakan checklist Preferred Reporting Items for Systemic Review and Meta Analysis (PRISMA). Pencarian sistematis dengan kata kunci pencarian low back pain, ners, RCT, Quasi-experimental, Qualitative analysis dan Prospective longitudinal study dalam kurun waktu tahun 2013-2022 dicari di Science Direct, Medline, Pubmed, dan Proquest. Hasil penelitian dari 24 penelitian yang terjaring didapatkan 13 faktor risiko intrapersonal, terdiri dari 2 yang tidak bisa diubah (usia dan jenis kelamin) dan 11 yang bisa diubah (BMI, pengetahuan ergonomic, pengetahuan NPB, NPB sebelumnya, Riwayat operasi, keyakinan kerja yang menyebabkan sakit, stress, kelelahan, insomnia, kepuasan kerja, dan pengalaman kerja). Kesimpulan penelitian didapatkan 13 faktor risiko intrapersonal pada perawat di tempat kerja. Hasil ini bisa dijadikan dasar program promotive NPB pada perawat untuk menurunkan prevalensi NPB pada perawat.