cover
Contact Name
M. Ridho Mahaputra
Contact Email
greenation.info@gmail.com
Phone
+6281210467572
Journal Mail Official
greenation.info@gmail.com
Editorial Address
Casa Amira Prive Jl. H. Risin No. 64D Pondok Jagung Timur, Serpong Utara, Tangerang Selatan, Indonesia
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
Jurnal Greenation Pertanian dan Perkebunan
Published by Greenation Publisher
ISSN : 29861861     EISSN : 29861497     DOI : https://doi.org/10.38035/jgpp.v1i1
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Greenation Pertanian dan Perkebunan (JGPP) bertujuan mendorong pengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam bidang pertanian dan perkebunan berbasis hasil penelitian mencakup: Agribisnis, Agroteknologi Teknologi Hasil Pertanian Peternakan, Perikanan, Agroindustri, Industri pascapanen, Rekayasa genetik, Lingkungan, dan Ilmu pangan. Teknis budidaya tanaman perkebunan Pengendalian OPT perkebunan Inovasi teknologi perkebunan Bioteknologi dan pemuliaan tanaman perkebunan Penanganan hasil perkebunan Penanganan dan pemanfaatan limbah perkebunan Agribisnis/sosial ekonomi perkebunan Pengelolaan sumber daya lahan tropika Konservasi tanah dan air serta bahan dan agens hayati Pengelolaan lingkungan perkebunan Analisis kebijakan perkebunan
Articles 72 Documents
Faktor yang Memengaruhi Niat Adopsi Teknologi Fertigasi pada kelompok Tani Guyub Rukun Kabupaten Sleman DI Yogyakarta Rico Rayhan; Epsi Euriga; Adinugra Rimartin
Jurnal Greenation Pertanian dan Perkebunan Vol. 4 No. 2 (2026): (JGPP) Jurnal Greenation Pertanian dan Perkebunan (Mei 2026)
Publisher : Greenation Publisher & Yayasan Global Research National

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jgpp.v4i2.645

Abstract

Significant fluctuations in cayenne pepper productivity in Sleman demand the adoption of precision agricultural technology, but the low active participation of farmer group members is a crucial obstacle in the modernization process. This study aims to analyze adoption intentions and examine the influence of performance expectations, business expectations, social influence, supporting conditions, and participation on the adoption intentions of fertigation technology in the Guyub Rukun Farmer Group. Quantitative methods were used with a sample of 35 respondents, analyzed using multiple linear regression. The results showed that farmer participation was dominated by passive participation. Simultaneously, all five variables significantly influenced adoption intentions (F 4.128); (p 0.006) with an Adjusted R Square of 31.5%. Partially at the 10% alpha level, only performance expectations (p 0.058) and social influence (p 0.054) had a significant positive effect, while business expectations, supporting conditions, and participation did not have a significant effect. Increasing the intention to adopt fertigation requires concrete proof of economic-technical benefits and optimization of the role of key figures (opinion leaders) to encourage group members who tend to be passive.
Aplikasi Dosis Pupuk NPK 16-16-16 dan POC Terhadap Produktivitas Benih Padi Foundation Seed (FS) Varietas Segreng Handayani Sabil Yusra Dilamin; Nicky Oktav Fauziah; Suharno
Jurnal Greenation Pertanian dan Perkebunan Vol. 4 No. 2 (2026): (JGPP) Jurnal Greenation Pertanian dan Perkebunan (Mei 2026)
Publisher : Greenation Publisher & Yayasan Global Research National

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jgpp.v4i2.647

Abstract

Varietas Segreng Handayani merupakan varietas unggulan yang dimiliki Kabupaten Gunungkidul, namun petani belum memiliki dosis pemupukan terbaik. Penelitian bertujuan mengetahui dosis antara pupuk NPK dan POC terhadap produktivitas padi gogo varietas Segreng Handayani. Penelitian dilaksanakan bulan Oktober 2025 sampai Februari 2026 di Desa Mulusan, Kecamatan Paliyan, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial dengan 2 faktor. Faktor 1 dosis pupuk NPK 16-16-16 (0, 100, 150, 200 kg ha-1) dan faktor 2 dosis POC XSALAK (0, 15, 20 l ha-1), menghasilkan 12 kombinasi dengan 3 ulangan 36 unit percobaan. Parameter yang diamati yaitu berat jerami basah, gabah kering panen (GKP) ha-1, dan gabah kering simpan (GKS) ha-1. Data dianalisis dengan ANOVA dan uji lanjut DMRT 5% menggunakan Excel dan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan adanya interaksi pengaruh nyata pada kombinasi pupuk NPK 0 kg ha-1 dan POC 20 l ha-1 terhadap berat jerami basah 356,67 g. Sementara itu, pengaruh nyata mandiri pupuk NPK 150 kg ha-1 terhadap gabah kering panen (GKP) 4,84 t ha-1 dan gabah kering simpan (GKS) 4,36 t ha-1. Pengaruh nyata mandiri POC XSALAK 20 l ha-1 terhadap gabah kering panen (GKP) sebesar 4,60 t ha-1.
Strategi Peningkatan Daya Saing Melalui Inisiasi Pemasaran Kolektif Produk Hortikultura di Kapanewon Patuk Risma Yulianti yulianti; Siti Nurlaela; Elea Nur Aziza
Jurnal Greenation Pertanian dan Perkebunan Vol. 4 No. 2 (2026): (JGPP) Jurnal Greenation Pertanian dan Perkebunan (Mei 2026)
Publisher : Greenation Publisher & Yayasan Global Research National

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jgpp.v4i2.650

Abstract

The horticulture sector has significant economic potential; however, farmers continue to face several constraints in improving competitiveness, particularly farm fragmentation, weak bargaining power, limited access to market information, and the absence of product quality standardization. This study aims to analyze the initiation process of collective marketing for horticultural products, identify internal and external factors affecting its development, and formulate strategic priorities to enhance farmers’ competitiveness. This research employed a descriptive qualitative approach, with data collected through observation, in-depth interviews, documentation, and Focus Group Discussion (FGD). The informants consisted of four horticultural farmers as key informants and two additional informants, namely an agricultural extension officer and a collection point manager. Data were analyzed using IFAS and EFAS matrices, SWOT analysis, and the Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM). The results indicate that the initiation of collective marketing in Patuk District remains at the stage of awareness building and informal coordination through WhatsApp. Social capital in the form of trust, solidarity, and information openness has been established, but it has not yet been supported by adequate institutional structure, administration, quality standardization, and production continuity. The IFAS and EFAS results positioned the strategy in Quadrant III, with an X value of -0.89 and a Y value of 1.15, indicating that the recommended strategy is the WO strategy. Based on QSPM analysis, the strategic priorities are the formulation and implementation of cultivation standard operating procedures, digitalization of group administration and financial records, strengthening institutional governance through collaboration with BPP Patuk, and optimizing WhatsApp-based coordination. These strategies are expected to strengthen farmer institutions and sustainably improve the competitiveness of horticultural products.
Pemberdayaan Petani melalui Benchmarking Budidaya Cabai Rawit (Capsicum frutescens L.) di Kelompok Tani Rukun Agawe Makmur Kalurahan Beji Kapanewon Patuk Fadinda Halizasabrina Sutejo; Ina Fitria Ismarlin; Endah Puspitojati
Jurnal Greenation Pertanian dan Perkebunan Vol. 4 No. 2 (2026): (JGPP) Jurnal Greenation Pertanian dan Perkebunan (Mei 2026)
Publisher : Greenation Publisher & Yayasan Global Research National

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jgpp.v4i2.654

Abstract

Produktivitas cabai rawit ( Capsicum frutescens L.) di Kelompok Tani Rukun Agawe Makmur masih perlu ditingkatkan melalui penerapan teknik budidaya yang lebih efektif. Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan praktik budidaya cabai rawit ORI 212 antara Kelompok Tani Rukun Agawe Makmur dan Kelompok Tani Hortikultura SOKMA, mengidentifikasi praktik budidaya unggulan, serta menyusun model pemberdayaan petani berbasis benchmarking . Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus berbasis benchmarking . Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, Focus Group Discussion (FGD), dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan praktik budidaya pada aspek penyediaan bibit, penanaman, pengairan, pemangkasan, pemupukan, dan pascapanen. Praktik budidaya unggulan yang teridentifikasi meliputi seleksi bibit dan aklimatisasi sebelum tanam, penggunaan jarak tanam 60×40 cm, sistem pengairan yang terintegrasi dengan pemupukan, penerapan Pengendalian Hama Terpadu, pemupukan berimbang, serta sortasi dan pemasaran hasil panen melalui pasar lelang. Hasil penelitian juga menghasilkan model pemberdayaan petani yang terdiri atas tahapan penyadaran, penguatan kapasitas, pendampingan, implementasi, pengembangan usaha, dan evaluasi. Model tersebut dapat menjadi acuan dalam meningkatkan kapasitas petani dan budidaya cabai rawit yang lebih produktif dan berkelanjutan.
Dinamika Pengelolaan Eduwisata di Kelompok Wanita Tani Menur, Kalurahan Bunder, Kapanewon Patuk, Kabupaten Gunungkidul Hafit Dwi Ariyanto; Elea Nur Aziza; Siti Nurlaela
Jurnal Greenation Pertanian dan Perkebunan Vol. 4 No. 2 (2026): (JGPP) Jurnal Greenation Pertanian dan Perkebunan (Mei 2026)
Publisher : Greenation Publisher & Yayasan Global Research National

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jgpp.v4i2.681

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penguatan kelembagaan Kelompok Wanita Tani Menur dalam mendukung pengelolaan usaha berbasis pertanian dan eduwisata di Desa Bunder. Dinamika kelompok menjadi faktor penting yang mempengaruhi keberhasilan pengelolaan usaha bersama melalui interaksi sosial, pembagian peran, partisipasi, dan kepemimpinan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika pengelolaan pendidikan pada KWT Menur. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dokumentasi, dan Focus Group Discussion (FGD). Analisis data dilakukan menggunakan model Interaktif Miles dan Huberman . Hasil penelitian menunjukkan bahwa KWT Menur memiliki dinamika kelompok yang cukup dinamis, ditandai dengan norma kelompok yang kuat, pembagian tugas yang jelas, kohesi yang tinggi, partisipasi anggota aktif, serta kepemimpinan partisipatif. Namun kelompok masih menghadapi kendala modal, fasilitas, dan promosi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa keinginan pendidikan KWT Menur lebih ditentukan oleh Pembagian peran yang bersifat fleksibel dan didukung kohesi sosial yang tinggi daripada Pembagian tugas yang bersifat struktural. Meskipun setiap anggota memiliki bidang tugas masing-masing, pelaksanaan kegiatan eduwisata tetap dilakukan secara gotong royong sehingga kelompok mampu beradaptasi terhadap berbagai kebutuhan operasional.
Pengaruh Konsentrasi Kalium Nitrat terhadap Pertumbuhan Benih Sirsak (Annona muricata L) Iis Aisyah; Triana Herdian
Jurnal Greenation Pertanian dan Perkebunan Vol. 3 No. 2 (2025): (JGPP) Jurnal Greenation Pertanian dan Perkebunan (Mei 2025)
Publisher : Greenation Publisher & Yayasan Global Research National

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi kalium nitrat terhadap pertumbuhan benih sirsak (Annona muricata L). Penelitian dilaksanakan di kebun percobaan pembibitan Fakultas Pertanian Universitas Winaya Mukti, Tanjungsari, Sumedang, pada April hingga juli 2025. Rancangan percobaan menggunakan Rancangan Acak kelompok (RAK) sederhana dengan 5 taraf perlakuan konsentrasi kalium nitrat yaitu A (0%) sebagai kontrol, B (4%), C (6%), D (8%) dan E (10%) yang masing-masing diulang sebanyak 5 kali. Hasil penelitian menujukan bahwa perlakuan konsentrasi kalium nitrat memberikan pengaruh nyata terhadap parameter pengamatan meliputi: Persentase daya kecambah, laju perkecambahan, tinggi tanaman, jumlah daun, bobot basah tanaman dan panjang akar.
Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Cair Dari Limbah Pisang Raja Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Cabai Keriting (Capsicum Annum L) Varietas Hibrida Trophy Pandu Tri Wardana; Subagiono
Jurnal Greenation Pertanian dan Perkebunan Vol. 3 No. 2 (2025): (JGPP) Jurnal Greenation Pertanian dan Perkebunan (Mei 2025)
Publisher : Greenation Publisher & Yayasan Global Research National

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian Pupuk Organik Cair (POC) dari limbah pisang raja terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman cabai keriting (Capsicum annum L) varietas hibrida trophy. Penelitian ini dilaksanakan dari 1 Januari 2022 sampai 1 Mei 2022.Percobaan ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas 5 perlakuan dan 4 ulangan, adapun perlakuan sebagai berikut: P0= tanpa pemberian pupuk organik cair, P1= diberi POC (limbah kulit pisang) dengan dosis 400 ml/polybag, P2= diberi POC (limbah kulit pisang) dengan dosis 500 ml/polybag, P3= diberi POC (limbah kulit pisang) dengan dosis 600 ml/polybag, P4= diberi POC (limbah kulit pisang) dengan dosis 700 ml/polybag. Variabel yang diamati adalah Tinggi tanaman (cm), Lingkar Batang (mm), Luas Daun Total (cP2), Jumlah total buah per tanaman (buah), dan Berat buah per tanaman (gr (cm)Hasil penelitian menunjukan bahwa Pemberian berbagai dosis Pupuk Organik Cair (POC) dari limbah pisang raja berpengaruh nyata terhadap Tinggi Tanaman (cm), Diameter Batang (mm), Luas Daun Total (Cm2), Jumlah total buah per tanaman (buah), dan Berat buah per tanaman (gr) cabai keriting (Capsicum annum L). Perlakuan terbaik terhadap pertumbuhan tanaman cabai keriting (Capsicum annum L) varietas hibrida trophy yaitu P2 dengan dosis 500 ml/polybag. Sedangkan perlakuan terbaik terhadap hasil tanaman cabai keriting (Capsicum annum L) yaitu P3 dengan dosis 600 ml/polybag)
Potensi Limbah Cair Tahu Sebagai Pupuk Organik Pada Tanaman Selada (Lactuca Sativa L) Hendra Dharmawan; Akhyarnis Febrialdi
Jurnal Greenation Pertanian dan Perkebunan Vol. 3 No. 2 (2025): (JGPP) Jurnal Greenation Pertanian dan Perkebunan (Mei 2025)
Publisher : Greenation Publisher & Yayasan Global Research National

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jgpp.v3i2.714

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan pada 11 April 2022 sampai dengan 16 Mei tahun 2022di Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Tabir, Kabupaten Merangin. Penelitian ini bertujuanuntuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk limbah cair tahu dengan konsentrasi yangberbeda terhadap pertumbuhan tanaman selada (Lactuca sativa L). Percobaan inimenggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan dan 4ulangan,adapun perlakuannya sebagai berikut: L0 = 0%, L1 = 12,5%, L2 = 25%, L3 = 37,5%dan L4 = 50%. Variabel yang diamati adalah tinggi tanaman (cm), berat segar (g), jumlahdaun (helai), dan volume akar (ml). Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuankonsentrasi pupuk limbah cair tahu berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman (cm), danberat segar (g). Perlakuan terbaik terhadap pertumbuhan selada yaitu L4 pada konsentra
Pengaruh Pemberian Dosis Pupuk NPK Dan PPC Terhadap Pertumbuhan Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq) Pada Tbm 1 Arpani; Setiono
Jurnal Greenation Pertanian dan Perkebunan Vol. 3 No. 2 (2025): (JGPP) Jurnal Greenation Pertanian dan Perkebunan (Mei 2025)
Publisher : Greenation Publisher & Yayasan Global Research National

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Perkebunan Kelapa Sawit yang terletak di Dusun Rantau Keloyang, Kecamatan Pelepat Kabupaten Bungo. Dilaksanakan selama tiga bulan yang dimulai pada tanggal 01 Juni sampai dengan 31 Agustus 2023. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pertumbuhan tanaman pada kebun kelapa sawit TBM 1. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial, dengan 2 faktor dan 3 ulangan. Faktor I yaitu N0 : Tanpa Pupuk NPK, N1 : 20 gram/tanaman, N2 : 30 gram/tanaman. Dan faktor II P0 : Tanpa PPC, P1 : 2 cc/liter air, P2 : 4 cc/liter airdan P3 : 6 cc/liter air. Hasil pengamatan dianalisis dengan menggunakan Statistik Analisis Ragam (Anova), apa bila berpengaruh nyata maka dilanjutkan dengan uji Duncan New Multiple Range Tes’t (DNMRT) pada taraf 5 %. Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman, lingkar batang, jumlah pelepah, dan luas daun. Dari hasil penelitian menunjukan terdapat interaksi antara pupuk NPK dan PPC dengan kombinasi terbaik N2P2 yaitu N2 : 30 gram/tanaman dan P2 : 4 cc/liter air. Perlakuan NPK berpengaruh terhadap tinggi tanaman, lingkar batang, jumlah pelepah dan luas daun. Perlakuan PPC berpengaruh terhadap tinggi tanaman, jumlah pelepah dan luas daun, tetapi tidak berpengaruh terhadap lingkar batang
Respon Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Kacang Tanah (Arachis Hypogea L.) Dengan Pemberian Pgpr Akar Putri Malu (Plant Growth Promoting Rizobacteria) Nadia; Effi Yudiawati; Akhyarnis Febrialdi
Jurnal Greenation Pertanian dan Perkebunan Vol. 3 No. 3 (2025): (JGPP) Jurnal Greenation Pertanian dan Perkebunan (Agustus 2025)
Publisher : Greenation Publisher & Yayasan Global Research National

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jgpp.v3i3.717

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan dan hasil tanaman kacang tanah (Arachis hypogea L.) dengan pemberian pgpr akar putri malu (Plant Growth Promoting Rizobacteria. Penelitiam ini dilksanakan mulai 1 mei 2024 sampai dengan 30 juli 2024. Percobaan ini menggunakan Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelmpok (RAK) dengan P0 :Tanpa Pemberian PGPR ( Plant Growth Promoting Rizobacteria) , P1 : PGPR akar putri malu 10 ml/L, P2 : PGPR akar putri malu 20 ml/L, P3: PGPR akar putri malu 30 ml/L, P4: PGPR akar putri malu 40 ml/L. Variabel yang diamati adalah tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah polong, berat polong, panjang akar, berat akar, dan jumlah bintil akar. Pemberian PGPR ( Plant Growth Promoting Rizobacteria) berpengaruh signifikan terhadap jumlah polong, berat polong, berat akar, dan jumlah bintil akar, tetapi tidak berpengaruh terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, dan panjang akar. Tingkat efektifitas PGPR akar putri malu (Plant Growth Promoting Rizobacteria) dalam meningkatkan dan memberikanrespon yang baik pada jumlah polong, berat polong, berat akar, dan jumlah bintil akar terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kacang tanah ( Arachis hypogeaa L). pencapaian terbaik dijumpai pada konsentrasi PGPR akar putri malu 30 m/ Liter air (P3)