cover
Contact Name
Sutia Budi
Contact Email
access.jurnal@universitasbosowa.ac.id
Phone
+6282342104174
Journal Mail Official
access.jurnal@universitasbosowa.ac.id
Editorial Address
Jl. Urip Sumoharjo Km. 4 Makassar, Gedung A Universitas Bosowa Lt. 5 Ruang KPS Akuntansi
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Access: Journal of Accounting, Finance and Sharia Accounting
Published by Universitas Bosowa
ISSN : 29874130     EISSN : 29875447     DOI : https://doi.org/10.56326/access.v2i3
ACCESS: Journal of Accounting, Finace and Sharia Accounting menerbitkan artikel yang pada bidang Akuntansi Biaya, Akuntansi Lingkungan, Akuntansi Keperilakuan, Akuntansi Keuangan, Akuntansi Manajemen, Akuntansi Sektor Publik, Akuntansi Sumber Daya Manusia, Akuntansi Syariah, Auditing, Corporate Governance, Etika dan Profesionalisme Akuntansi, Pasar Modal, Perpajakan, dan Sistem Informasi Akuntansi.
Articles 100 Documents
Analisis Partisipasi Masyarakat Dalam Membayar Pajak Terhadap Peningkatan PBB Di Kota Makassar Irenza Avin Sari Umar; Muhammad Yusuf Saleh; Faridah Faridah
ACCESS: Journal of Accounting, Finance and Sharia Accounting Vol. 4 No. 1 (2026): ACCESS: Journal of Accounting, Finace and Sharia Accounting, April 2026
Publisher : Program Studi Akuntasi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/access.v4i1.3000

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis partisipasi masyarakat dalam membayar pajak terhadap peningkatan pajak bumi dan bangunan di Kota Makassar. Pajak bumi dan bangunan merupakan salah satu sumber penerimaan daerah yang memiliki peran penting dalam mendukung pembiayaan pembangunan dan penyelenggaraan pelayanan publik. Tingkat keberhasilan penerimaan pajak bumi dan bangunan sangat dipengaruhi oleh tingkat partisipasi masyarakat sebagai wajib pajak dalam memenuhi kewajiban perpajakan secara tepat waktu dan berkelanjutan. Fenomena yang terjadi di Kota Makassar menunjukkan bahwa tingkat partisipasi masyarakat dalam membayar pajak bumi dan bangunan masih mengalami fluktuasi dan belum mencapai target yang diharapkan pemerintah daerah. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti rendahnya kesadaran perpajakan, kondisi ekonomi masyarakat, kualitas pelayanan perpajakan, serta keterbatasan sosialisasi yang dilakukan pemerintah daerah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif asosiatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, wawancara, dan penyebaran kuesioner kepada masyarakat wajib pajak bumi dan bangunan di Kota Makassar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat memiliki pengaruh terhadap peningkatan penerimaan pajak bumi dan bangunan di Kota Makassar. Tingkat partisipasi masyarakat yang tinggi dapat mendukung peningkatan stabilitas penerimaan pajak daerah serta memperkuat kapasitas fiskal pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan daerah. Penguatan sosialisasi perpajakan, peningkatan kualitas pelayanan publik, dan pengembangan sistem pembayaran berbasis digital menjadi bagian penting dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembayaran pajak bumi dan bangunan. This study aims to analyze community participation in paying taxes toward the increase of land and building tax revenue in Makassar City. Land and building tax is one of the regional revenue sources that plays an important role in supporting development financing and public service implementation. The success of land and building tax revenue is highly influenced by the level of community participation as taxpayers in fulfilling tax obligations consistently and on time. The phenomenon occurring in Makassar City indicates that community participation in paying land and building taxes still fluctuates and has not yet achieved the targets expected by the local government. This condition is influenced by several factors, including low tax awareness, economic conditions of the community, the quality of tax services, and limited tax socialization conducted by the government. This study employed a quantitative approach with a descriptive associative research design. Data collection techniques were carried out through observation, documentation, interviews, and questionnaires distributed to land and building taxpayers in Makassar City. The findings reveal that community participation has an influence on increasing land and building tax revenue in Makassar City. A higher level of community participation can support the stability of regional tax revenue and strengthen the fiscal capacity of local governments in supporting regional development. Strengthening tax socialization, improving public service quality, and developing digital-based payment systems are essential components in increasing community participation in paying land and building taxes.
Evaluasi Sistem Informasi Pembayaran Non Tunai Pada PT Angkasa Pura 1 (Persero) Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin Nur Fedia; Muhammad Idris; Faridah Faridah
ACCESS: Journal of Accounting, Finance and Sharia Accounting Vol. 4 No. 1 (2026): ACCESS: Journal of Accounting, Finace and Sharia Accounting, April 2026
Publisher : Program Studi Akuntasi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/access.v4i1.3055

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sistem informasi pembayaran non tunai pada PT Angkasa Pura 1 (Persero) Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin dengan menitikberatkan pada efektivitas sistem, integrasi teknologi, serta kontribusinya terhadap kualitas layanan dan tata kelola keuangan. Perkembangan teknologi informasi telah mendorong transformasi sistem pembayaran dari metode konvensional menuju sistem non tunai yang lebih efisien dan transparan. Sistem informasi pembayaran non tunai menjadi komponen penting dalam mendukung operasional organisasi, khususnya dalam pengelolaan transaksi yang cepat, akurat, dan terdokumentasi dengan baik. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem informasi pembayaran non tunai yang diterapkan mampu meningkatkan efisiensi operasional, mempercepat proses transaksi, serta meminimalisir kesalahan pencatatan. Integrasi sistem juga memberikan kemudahan dalam pengawasan dan pelaporan keuangan secara real time. Meskipun demikian, masih terdapat kendala pada aspek integrasi sistem dan kesiapan sumber daya manusia dalam mengoperasikan teknologi secara optimal. Evaluasi sistem menunjukkan bahwa peningkatan kapasitas pengguna dan penguatan infrastruktur teknologi menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan implementasi sistem. Temuan ini memberikan implikasi bahwa sistem informasi pembayaran non tunai memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas layanan dan tata kelola keuangan pada sektor transportasi udara.   This study aims to evaluate the non-cash payment information system at PT Angkasa Pura 1 (Persero) Sultan Hasanuddin International Airport, focusing on system effectiveness, technological integration, and its contribution to service quality and financial governance. The advancement of information technology has driven the transformation of payment systems from conventional methods to more efficient and transparent cashless systems. Non-cash payment information systems play a crucial role in supporting organizational operations, particularly in managing transactions that are fast, accurate, and well-documented. This research employs a qualitative approach using interviews, observations, and documentation as data collection techniques. The findings indicate that the implemented non-cash payment system improves operational efficiency, accelerates transaction processes, and minimizes recording errors. System integration also facilitates monitoring and real-time financial reporting. However, challenges remain in system integration and the readiness of human resources in utilizing technology optimally. The evaluation highlights that user capacity development and technological infrastructure strengthening are essential for successful system implementation. These findings emphasize the strategic role of non-cash payment information systems in enhancing service quality and financial governance in the aviation sector.
Analisis Penerapan Sistem Akuntansi Terhadap Tata Kelola Keuangan Pada Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Cabang Makassar Aunilah Azzahrah; Firman Menne; Indrayani Nur
ACCESS: Journal of Accounting, Finance and Sharia Accounting Vol. 4 No. 1 (2026): ACCESS: Journal of Accounting, Finace and Sharia Accounting, April 2026
Publisher : Program Studi Akuntasi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/access.v4i1.3068

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan sistem akuntansi terhadap tata kelola keuangan pada Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Cabang Makassar dengan menitikberatkan pada efektivitas sistem, integrasi proses, serta implikasinya terhadap kualitas pelaporan keuangan. Sistem akuntansi berperan sebagai fondasi dalam mengelola transaksi keuangan secara terstruktur, menghasilkan informasi yang akurat, serta mendukung pengambilan keputusan berbasis data. Perkembangan teknologi informasi mendorong transformasi sistem akuntansi menjadi lebih terintegrasi dan adaptif terhadap kebutuhan organisasi publik. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem akuntansi yang diterapkan mampu meningkatkan transparansi dan akuntabilitas melalui penyajian informasi yang tepat waktu dan dapat ditelusuri. Integrasi sistem mempermudah alur proses bisnis mulai dari pencatatan hingga pelaporan keuangan. Meskipun demikian, masih ditemukan keterbatasan pada tingkat cabang terkait distribusi fungsi pembukuan yang belum sepenuhnya terintegrasi dengan pusat. Penerapan standar akuntansi yang berbeda pada masing-masing program memberikan fleksibilitas dalam penyusunan laporan keuangan tanpa mengurangi konsistensi. Temuan ini memperlihatkan bahwa sistem akuntansi memiliki peran strategis dalam membentuk tata kelola keuangan yang berkualitas. Kontribusi penelitian ini diharapkan dapat memperkuat pengembangan sistem akuntansi dan praktik pengelolaan keuangan pada sektor publik. This study aims to analyze the implementation of accounting systems on financial governance at the Social Security Administering Body for Employment Makassar Branch, focusing on system effectiveness, process integration, and its implications for financial reporting quality. Accounting systems serve as a fundamental framework for managing financial transactions systematically, generating accurate information, and supporting data-driven decision making. The advancement of information technology has transformed accounting systems into more integrated and adaptive tools for public sector organizations. This research employs a qualitative approach using in-depth interviews, direct observation, and documentation as data collection techniques. The findings indicate that the implemented accounting system enhances transparency and accountability through timely and traceable financial information. System integration facilitates business processes from recording to financial reporting. However, limitations remain at the branch level regarding the distribution of bookkeeping functions that are not fully integrated with the central system. The use of different accounting standards across programs provides flexibility while maintaining consistency in reporting. These findings highlight the strategic role of accounting systems in improving financial governance quality. This study contributes to the development of accounting systems and financial management practices in public sector institutions.
Analisis Perbandingan Pengelolaan Keuangan Desa Sebelum Dan Selama Pandemi Covid-19 Dimas Taufiq; Arifuddin Mane; Thanwain Thanwain
ACCESS: Journal of Accounting, Finance and Sharia Accounting Vol. 4 No. 1 (2026): ACCESS: Journal of Accounting, Finace and Sharia Accounting, April 2026
Publisher : Program Studi Akuntasi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/access.v4i1.3211

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan pengelolaan keuangan desa sebelum dan selama pandemi Covid-19 dengan fokus pada perubahan struktur anggaran, kebijakan, serta implikasinya terhadap masyarakat. Pengelolaan keuangan desa merupakan aspek penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan transparan. Pandemi Covid-19 menghadirkan tekanan signifikan terhadap sistem keuangan desa sehingga memerlukan penyesuaian kebijakan secara cepat dan adaptif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif komparatif untuk memahami dinamika perubahan yang terjadi secara empiris. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap aparatur desa dan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum pandemi, pengelolaan keuangan desa berorientasi pada pembangunan fisik dan pemberdayaan masyarakat dengan struktur anggaran yang relatif stabil. Selama pandemi, terjadi pergeseran prioritas anggaran menuju penanganan krisis dan bantuan sosial yang berdampak pada penundaan program pembangunan. Perubahan ini menunjukkan adanya fleksibilitas kebijakan, namun juga memunculkan tantangan dalam menjaga efektivitas dan akuntabilitas pengelolaan keuangan. Dinamika tersebut mencerminkan bahwa pengelolaan keuangan desa bersifat kontekstual dan dipengaruhi oleh kondisi eksternal yang berubah secara signifikan. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami transformasi tata kelola keuangan desa dalam situasi krisis serta implikasinya terhadap kebijakan publik. This study aims to analyze the comparison of village financial management before and during the Covid-19 pandemic, focusing on changes in budget structure, policies, and their implications for the community. Village financial management plays a crucial role in achieving accountable and transparent governance. The Covid-19 pandemic has created significant pressure on village financial systems, requiring rapid and adaptive policy adjustments. This study employs a qualitative approach with a descriptive comparative design to understand the empirical dynamics of these changes. Data were collected through in-depth interviews, observation, and documentation involving village officials and community members. The findings indicate that before the pandemic, village financial management was oriented toward infrastructure development and community empowerment with relatively stable budget structures. During the pandemic, budget priorities shifted toward crisis management and social assistance, leading to delays in development programs. These changes reflect policy flexibility but also present challenges in maintaining effectiveness and accountability. The findings highlight that village financial management is contextual and influenced by changing external conditions. This study contributes to understanding the transformation of village financial governance during crisis situations and its implications for public policy.
Efektifitas Bantuan Dana Sosial Terhadap Keberlanjutan Usaha Mikro Kecil Menengah Di Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah Dan Tenaga Kerja Kab Sinjai Nur Fauziah; Muhammad Idris; Thanwain Thanwain
ACCESS: Journal of Accounting, Finance and Sharia Accounting Vol. 4 No. 1 (2026): ACCESS: Journal of Accounting, Finace and Sharia Accounting, April 2026
Publisher : Program Studi Akuntasi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/access.v4i1.3353

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas bantuan dana sosial terhadap keberlanjutan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan menitikberatkan pada perubahan kapasitas usaha, kondisi keuangan, serta kemampuan adaptasi pelaku usaha. Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi pada pelaku UMKM penerima bantuan di Kabupaten Sinjai. Analisis data dilakukan secara bertahap melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan makna untuk memperoleh pemahaman yang komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bantuan dana sosial memberikan dampak positif terhadap peningkatan penjualan, perluasan aktivitas produksi, serta peningkatan keuntungan usaha, meskipun terdapat variasi tingkat keberhasilan antar pelaku usaha. Efektivitas bantuan sangat dipengaruhi oleh kesesuaian program dengan kebutuhan usaha, kemampuan manajerial pelaku usaha, serta adanya pendampingan yang berkelanjutan. Program bantuan yang disertai pelatihan dan penguatan kapasitas menunjukkan hasil yang lebih optimal dibandingkan bantuan yang bersifat finansial semata. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya desain program bantuan yang terintegrasi, adaptif, dan berorientasi pada keberlanjutan usaha dalam jangka panjang. This study aims to analyze the effectiveness of social fund assistance on the sustainability of micro, small, and medium enterprises (MSMEs) by focusing on changes in business capacity, financial conditions, and the adaptability of business actors. The research employs a descriptive qualitative approach using data collection techniques such as in-depth interviews, field observations, and documentation involving MSME beneficiaries in Sinjai Regency. Data analysis is conducted systematically through data reduction, data presentation, and interpretation to obtain a comprehensive understanding of the phenomenon. The findings indicate that social fund assistance has a positive impact on increasing sales, expanding production activities, and improving business profitability, although the level of impact varies among business actors. The effectiveness of assistance is influenced by the alignment between program design and business needs, managerial capability, and the presence of continuous mentoring. Assistance programs that integrate financial support with training and capacity building demonstrate more sustainable outcomes compared to purely financial interventions. The study highlights the importance of integrated, adaptive, and sustainability-oriented assistance programs to ensure long-term business resilience.
Pengaruh Profitabilitas, Solvabilitas, Dan Pertumbuhan Perusahaan Terhadap Opini Audit Going Concern Pada Perusahaan Pertambangan Sitty Aisyah; Chahyono Chahyono; Nur Fadhila Amri
ACCESS: Journal of Accounting, Finance and Sharia Accounting Vol. 4 No. 1 (2026): ACCESS: Journal of Accounting, Finace and Sharia Accounting, April 2026
Publisher : Program Studi Akuntasi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/access.v4i1.3462

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh profitabilitas, solvabilitas, dan pertumbuhan perusahaan terhadap opini audit going concern pada perusahaan pertambangan. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain eksplanatori melalui analisis regresi linear berganda. Data penelitian berupa data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan selama periode pengamatan yang telah ditentukan, yang mencakup informasi mengenai laba, total aset, total kewajiban, serta pertumbuhan penjualan. Tahapan analisis dilakukan melalui pengujian asumsi klasik yang meliputi uji normalitas, multikolinearitas, dan heteroskedastisitas untuk memastikan kelayakan model regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profitabilitas tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap opini audit going concern, sementara solvabilitas memiliki pengaruh signifikan terhadap opini tersebut. Pertumbuhan perusahaan tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan secara parsial terhadap opini audit. Pengujian simultan menunjukkan bahwa ketiga variabel independen secara bersama-sama berpengaruh terhadap opini audit going concern. Temuan ini menunjukkan bahwa struktur keuangan perusahaan menjadi faktor utama dalam penilaian auditor, sedangkan indikator pertumbuhan dan profitabilitas belum sepenuhnya mencerminkan risiko keberlanjutan usaha. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya pengelolaan struktur modal dan pengendalian risiko keuangan dalam menjaga keberlangsungan perusahaan.   This study aims to analyze the influence of profitability, solvency, and company growth on going concern audit opinions in mining companies. The research employs a quantitative approach with an explanatory design using multiple linear regression analysis. The data used are secondary data obtained from the company’s annual financial statements during the observation period, including information on profit, total assets, total liabilities, and sales growth. The analysis process involves classical assumption tests, including normality, multicollinearity, and heteroscedasticity tests, to ensure the feasibility of the regression model. The results indicate that profitability does not have a significant effect on going concern audit opinions, while solvency has a significant effect on the opinion. Company growth does not show a significant partial effect on the audit opinion. Simultaneously, the three independent variables significantly influence going concern audit opinions. These findings indicate that the company’s financial structure is the main factor considered by auditors, while growth and profitability indicators do not fully reflect business sustainability risks. The study highlights the importance of managing capital structure and financial risk control to maintain business continuity.
Pengaruh Biaya Operasional Dan Pendapatan Terhadap Kinerja Keuangan Pada CV. Anato Group Di Kabupaten Pinrang Anugrah Tansi; Chahyono Chahyono; Indah Syamsuddin
ACCESS: Journal of Accounting, Finance and Sharia Accounting Vol. 4 No. 1 (2026): ACCESS: Journal of Accounting, Finace and Sharia Accounting, April 2026
Publisher : Program Studi Akuntasi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/access.v4i1.3514

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh biaya operasional dan pendapatan terhadap kinerja keuangan pada CV. Anato Group di Kabupaten Pinrang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori melalui analisis regresi linear berganda. Data yang digunakan berupa data sekunder laporan keuangan perusahaan periode 2016–2022 yang meliputi biaya operasional, pendapatan, laba, dan total aset. Data dianalisis melalui tahapan uji asumsi klasik yang mencakup normalitas, multikolinearitas, autokorelasi, dan heteroskedastisitas untuk memastikan kelayakan model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya operasional tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan yang diukur dengan Return on Assets (ROA), sedangkan pendapatan memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan. Secara simultan, biaya operasional dan pendapatan berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan pendapatan menjadi faktor dominan dalam meningkatkan kinerja keuangan, sementara pengelolaan biaya operasional masih belum optimal dalam menciptakan efisiensi. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya strategi pengendalian biaya yang efektif dan peningkatan pendapatan secara berkelanjutan untuk mendukung kinerja keuangan perusahaan. This study aims to analyze the effect of operational costs and revenue on financial performance at CV. Anato Group in Pinrang Regency. The research employed a quantitative approach with an explanatory design using multiple linear regression analysis. The data used were secondary data derived from the company’s financial statements for the period 2016–2022, including operational costs, revenue, profit, and total assets. The analysis was conducted through classical assumption tests, including normality, multicollinearity, autocorrelation, and heteroscedasticity, to ensure the validity of the regression model. The results indicate that operational costs do not have a significant effect on financial performance measured by Return on Assets (ROA), while revenue has a significant effect on financial performance. Simultaneously, operational costs and revenue significantly influence the company’s financial performance. These findings highlight that revenue plays a dominant role in improving financial performance, whereas operational cost management has not yet achieved optimal efficiency. The study implies the importance of effective cost control strategies and sustainable revenue enhancement to support improved financial performance.
Penerapan Pencatatan Dan Pelaporan Akuntansi Pajak Pertambahan Nilai pada Kendaraan Kapasitas Besar Pada PT. Kumala Motor Nurul Aulia Aswad; Firman Menne; Abdul Karim
ACCESS: Journal of Accounting, Finance and Sharia Accounting Vol. 4 No. 1 (2026): ACCESS: Journal of Accounting, Finace and Sharia Accounting, April 2026
Publisher : Program Studi Akuntasi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/access.v4i1.4235

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan pencatatan, perhitungan, dan pelaporan Pajak Pertambahan Nilai pada perusahaan otomotif dengan fokus pada kesesuaian praktik terhadap ketentuan perpajakan yang berlaku. Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis secara sistematis melalui proses reduksi data, penyajian data, serta penarikan makna untuk memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai praktik akuntansi pajak yang diterapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan telah menerapkan sistem pencatatan dan pelaporan yang relatif terstruktur, namun masih terdapat ketidakkonsistenan pada perlakuan transaksi tertentu, khususnya transaksi uang muka yang berimplikasi pada pengakuan Pajak Pertambahan Nilai. Proses perhitungan pajak telah menggunakan mekanisme pengkreditan antara pajak keluaran dan pajak masukan, namun variasi dalam penentuan dasar pengenaan pajak menunjukkan adanya perbedaan interpretasi terhadap regulasi. Pelaporan pajak dilakukan secara berkala melalui Surat Pemberitahuan Masa, tetapi masih ditemukan kendala dalam rekonsiliasi data antara pencatatan dan pelaporan. Temuan ini menunjukkan bahwa kualitas pengelolaan pajak tidak hanya ditentukan oleh sistem yang digunakan, tetapi juga oleh kompetensi sumber daya manusia dan integrasi antar proses. Implikasi penelitian menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas teknis, standarisasi prosedur, serta penguatan sistem untuk meningkatkan kualitas pelaporan pajak secara berkelanjutan. This study aims to analyze the implementation of Value Added Tax recording, calculation, and reporting in automotive companies, with a focus on the conformity of practices with applicable tax regulations. The research employs a descriptive qualitative approach, using data collection techniques such as interviews, observations, and documentation. The collected data were analyzed systematically through data reduction, data presentation, and interpretation to obtain a comprehensive understanding of tax accounting practices. The findings indicate that the company has implemented a relatively structured system of recording and reporting; however, inconsistencies remain in the treatment of certain transactions, particularly advance payments that affect VAT recognition. The tax calculation process has adopted a crediting mechanism between output and input tax, yet variations in determining the tax base reflect differences in regulatory interpretation. Tax reporting is conducted periodically through tax returns, although challenges persist in reconciling data between accounting records and reported figures. These findings highlight that tax management quality is influenced not only by the system but also by human resource competence and process integration. The study underscores the importance of strengthening technical capacity, standardizing procedures, and enhancing system integration to improve sustainable tax reporting quality.
Pengaruh Kompetensi Sumber Daya Manusia Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Pada PT Perkebunan Nusantara XIV Dominika Eva Gagur; Muhtar Sapiri; Thanwain Thanwain
ACCESS: Journal of Accounting, Finance and Sharia Accounting Vol. 4 No. 1 (2026): ACCESS: Journal of Accounting, Finace and Sharia Accounting, April 2026
Publisher : Program Studi Akuntasi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/access.v4i1.4985

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi sumber daya manusia terhadap kualitas laporan keuangan dengan mengintegrasikan tiga dimensi utama, yaitu pengetahuan, kemampuan, dan sikap. Kompetensi sumber daya manusia menjadi faktor krusial dalam memastikan kualitas pelaporan keuangan yang akurat, relevan, dan dapat dipercaya. Pendekatan penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain eksplanatori yang memungkinkan pengujian hubungan kausal antar variabel. Data penelitian diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada responden yang terlibat dalam pengelolaan keuangan, kemudian dianalisis menggunakan teknik regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan memiliki pengaruh dominan dalam meningkatkan kualitas laporan keuangan melalui pemahaman terhadap standar akuntansi dan regulasi yang berlaku. Kemampuan teknis dan analitis juga memberikan kontribusi signifikan dalam memastikan ketepatan dan efisiensi pengolahan data keuangan. Sikap profesional yang mencerminkan integritas dan tanggung jawab memperkuat keandalan laporan keuangan yang dihasilkan. Interaksi antara ketiga dimensi kompetensi tersebut menunjukkan bahwa kualitas laporan keuangan merupakan hasil dari sistem kerja yang terintegrasi. Temuan ini menegaskan pentingnya pengembangan kompetensi sumber daya manusia secara berkelanjutan dalam mendukung kualitas pelaporan keuangan. Implikasi penelitian mengarah pada perlunya strategi peningkatan kompetensi yang terstruktur untuk menjaga keberlanjutan kualitas laporan keuangan. This study aims to analyze the influence of human resource competence on the quality of financial reports by integrating three main dimensions, namely knowledge, skills, and attitudes. Human resource competence is a crucial factor in ensuring that financial reports are accurate, relevant, and reliable. The study employs a quantitative approach with an explanatory design to examine causal relationships between variables. Data were collected through questionnaires distributed to respondents involved in financial management and analyzed using multiple linear regression techniques. The findings indicate that knowledge plays a dominant role in improving the quality of financial reports through a strong understanding of accounting standards and regulations. Technical and analytical skills also contribute significantly to ensuring accuracy and efficiency in financial data processing. Professional attitudes reflecting integrity and responsibility further strengthen the reliability of financial reports. The interaction among these three dimensions demonstrates that financial report quality is the result of an integrated work system. These findings highlight the importance of continuous human resource development in maintaining the quality of financial reporting. The implications emphasize the need for structured competency development strategies to ensure sustainable financial reporting quality.
Analisis Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah Melalui Rasio Keuangan pada Pemerintah Kota Tual Ifa Sari Rahareng; Herminawaty Abubakar; Indrayani Nur
ACCESS: Journal of Accounting, Finance and Sharia Accounting Vol. 4 No. 1 (2026): ACCESS: Journal of Accounting, Finace and Sharia Accounting, April 2026
Publisher : Program Studi Akuntasi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/access.v4i1.5914

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan pemerintah daerah melalui pendekatan rasio keuangan yang meliputi rasio kemandirian, efektivitas, efisiensi, dan aktivitas pada Pemerintah Kota Tual. Pendekatan penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan memanfaatkan data sekunder berupa laporan keuangan daerah. Proses analisis dilakukan melalui pengolahan data keuangan yang kemudian diinterpretasikan untuk memperoleh gambaran kondisi kinerja keuangan secara menyeluruh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kemandirian keuangan masih berada pada kategori rendah yang mencerminkan ketergantungan terhadap dana transfer pemerintah pusat. Rasio efektivitas menunjukkan kinerja yang relatif cukup dalam mencapai target pendapatan, meskipun masih terdapat fluktuasi antar periode. Rasio efisiensi memperlihatkan penggunaan anggaran yang belum optimal, sedangkan rasio aktivitas menunjukkan distribusi belanja yang belum seimbang antara belanja operasional dan belanja modal. Temuan ini menggambarkan bahwa kinerja keuangan daerah dipengaruhi oleh interaksi antar indikator yang saling berkaitan. Kondisi tersebut menegaskan pentingnya penguatan sistem pengelolaan keuangan yang terintegrasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta optimalisasi potensi pendapatan daerah untuk mendukung keberlanjutan fiskal. This study aims to analyze local government financial performance through financial ratio approaches, including independence, effectiveness, efficiency, and activity ratios in the Tual City Government. The research employs a descriptive qualitative method using secondary data derived from regional financial reports. Data analysis was conducted through systematic processing and interpretation to provide a comprehensive overview of financial performance conditions. The findings indicate that the level of financial independence remains low, reflecting a high dependence on central government transfers. The effectiveness ratio shows relatively adequate performance in achieving revenue targets, although fluctuations are still observed across periods. The efficiency ratio reveals that budget utilization has not been fully optimal, while the activity ratio indicates an imbalance between operational and capital expenditures. These findings demonstrate that financial performance is influenced by the interaction among various financial indicators. The study highlights the importance of strengthening integrated financial management systems, improving human resource capacity, and optimizing local revenue potential to ensure sustainable fiscal performance.

Page 10 of 10 | Total Record : 100