cover
Contact Name
Monica Widyaswari
Contact Email
monicawidyaswari@unesa.ac.id
Phone
+6282231135605
Journal Mail Official
jplus@unesa.ac.id
Editorial Address
Kampus Lidah Wetan: Terletak di Jl. Lidah Wetan, Lidah Wetan, Kec. Lakarsantri, Kota Surabaya, Jawa Timur 60213
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
J+Plus: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah
  • jurnal-pendidikan-luar-sekolah
  • Website
ISSN : 23379286     EISSN : -     DOI : -
Strategi, metode, dan model pembelajaran dalam Pendidikan Nonformal Teknologi dan media pembelajaran untuk Pendidikan Nonformal Pelatihan berbasis komunitas dan pengembangan keterampilan Inovasi dalam pendidikan masyarakat dan pendidikan seumur hidup Pendidikan vokasional dan pelatihan kerja Program pemberdayaan masyarakat melalui pendidikan Kebijakan dan manajemen Pendidikan Nonformal Studi kasus implementasi Pendidikan Nonformal di berbagai wilayah Kolaborasi antar lembaga dalam mendukung Pendidikan Nonformal Evaluasi program dan dampak Pendidikan Nonformal
Articles 660 Documents
PERAN TUTOR DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK Firda Khoirotin; Gunarti Dwi Lestari
J+PLUS UNESA Vol. 9 No. 2 (2020): J+PLUS, Desember 2020
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan adalah hak setiap manusia yang bermasyarakat. Namun dalam beberapa kasus, semangatuntuk belajar sering diabaikan, terutama dalam lingkungan masyarakat berpenghasilan rendah ataupunmasyarakat yang sudah berusia dewasa. Hal ini terjadi karena anggapan mengenai ketidakpantasanuntuk mendapatkan pendidikan dengan kondisi latar belakang tersebut. Penelitian ini bertujuan untukmendeskripsikan peran tutor dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik Program Paket C diSKB Mojoagung Jombang. Metode yang diguanakan ialah kualitatif dengan memakai pendekatandeskriptif kualitatif. Teknik pengambilan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dandokumentasi. Subjek penelitian berjumlah 6 orang, terdiri dari 3 tutor pendamping dan 3 peserta didik.Uji keabsahan data menggunakan triangulasi. Analisa data yang digunakan adalah pengumpulan data,reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan dengan teknik interaktif. Hasil yang diperoleh daripenelitian ini adalah: (1) peran tutor fasilitator efektif menggunakan strategi ARCS yang meliputiperhatian (attention), relevansi (relevance), keyakinan (confidence), dan kepuasan siswa (satisfaction), dan (2)penggunaan teknik apresiatif, baik berupa pujian, maupun saran, yang massif dilakukan oleh tutorProgram Paket C di SKB Mojoagung Jombang dengan tidak membiasakan pemberian hukuman kepadapeserta didik.
PERAN KELOMPOK SADAR WISATA DALAM MENGEMBANGKAN POTENSI PARIWISATA DI SENDANG BULUS DESA PAGER Asih Setyani; Heryanto Susilo
J+PLUS UNESA Vol. 9 No. 2 (2020): J+PLUS, Desember 2020
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peran kelompok sadar wisata dalam mengembangkan potensi wisata daerah sangat penting.Objek wisata Sendang Bulus yang terletak di Ponorogo Selatan saat ini tengah diminati olehmasyarakat sekitar. Potensi yang dimiliki begitu beragam dari potensi alam maupun potensi buatan.Namun, potensi ini belum mampu dikembangkan dengan optimal. Dengan adanya kelompok sadarwisata sebagai motivator dan penggerak wisata, mampu memberikan semangat dan dorongan kepadamasyarakat sebagai tuan rumah wisata untuk mengembangkan potensi yang ada di objek wisataSendang Bulus. Peran kelompok sadar wisata Sendang Bulus dalam mengembangkan potensi wisataadalah memperkenalkan dan melestarikan potensi wisata, mengelola pariwisata, meningkatkanpengetahuan dan keterampilan anggota serta masyarakat, serta menjalin kerjasama dengan organisasiterkait. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan peran kelompok sadar wisata dalammengembangkan potensi wisata Sendang Bulus, serta menjelaskan faktor penghambat dan pendukungdalam mengembangkan potensi pariwisata. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif denganmetode pengumpulan data library research atau metode studi kepustakaan atau dengan menggunakanjurnal, artikel,skripsi, dan buku. Adapun hasil dari penelitian ini adanya peran positif kelompok sadarwisata dalam pengembangan potensi pariwisata. Peran positif ini diantaranya meningkatkanpendapatan masyarakat sekitar wisata, membuka lapangan pekerjaan dan kunjungan ke SendangBulus kian bertambah, masyarakat juga paham akan pentingnya sapta pesona dan sadar wisatadidaerahnya.
PERAN ORANG TUA DALAM MENGEMBANGKAN KECERDASAN VERBAL LINGUISTIK ANAK USIA DINI MELALUI METODE BERCERITA Zeryu Kamarastra; I Ketut Atmaja J.A
J+PLUS UNESA Vol. 9 No. 2 (2020): J+PLUS, Desember 2020
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Orang tua memiliki peran penting dalam mengembangkan kecerdasan verbal linguistik anak, Salahsatu metode yang sangat efektif dalam mengembangkan kecerdasan verbal linguistik adalah metodecerita. Metode ini terbukti sejak dahulu sudah digunakan oleh orang tua untuk menambah kosakataanak. Orang tua memiliki peran penting dalam mengembangkan kecerdasan verbal linguistik. Anakakan bertambah kosakatanya seiring dengan hal yang mereka lihat dan dengar. Peran orang tua sangatpenting dalam mengembangkan kecerdasan verbal linguistik dan metode bercerita sangat efektif padaera ini serta mudah dalam mencari materi misalnya melalui internet. Penelitian ini memiliki tujuanuntuk menganalisis peran orang tua dalam mengembangkan kecerdasan verbal linguistik anak usia diniyang dilakukan dengan metode cerita. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan analisisframing, yaitu mengumpulkan teori-teori dan penelitian yang relevan dengan judul. Berdasarkan temuandari penelitian, peran orang tua dalam mengembangkan kecerdasan verbal linguistik melalui metodebercerita dapat mengembangkan kecerdasan verbal linguistik anak usia dini, terbukti anak usia dinimendapatkan banyak kosakata baru, seperti anak akan bertanya jika merasa ada sebuah perkataan yangtidak dapat dipahaminya. Anak lebih nyaman mengungkapkan yang ingin ditanyakan jika dengan orangtua. Pentingnya orang tua dalam mengembankan kecerdasan verbal linguistik karena orang tua pendidikyang pertama dan utama terutama bagi anak.
MANAJEMEN PELATIHAN TATA RIAS PENGANTIN DALAM UPAYA MENUMBUHKAN KEMANDIRIAN PESERTA DIDIK DI LEMBAGA KURSUS KHARISMA, PRAJURIT KULON, KOTA MOJOKERTO Dessy Permata Ramadhany; Sjafiatul Mardliyah
J+PLUS UNESA Vol. 9 No. 2 (2020): J+PLUS, Desember 2020
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah yang ada di penelitian ini adalah di latarbelakangi oleh kenyataan dilapangan yangmenunjukkan masih banyak remaja sampai ibu rumah tangga yang tidak memiliki pekerjaan yangmenetap dan tidak mempunyai ketrampilan yang bisa untuk dikembangkan kedepannya. Tujuanpenelitian deskriptif ini adalah untuk mendeskripsikan proses perencanaan, pengorganisasian,pelaksanaan, pengawasan, evaluasi, serta faktor-faktor dan menumbuhkan kemandirian yangberhubungan dengan manajemen pelatihan tata rias pengantin dalam upaya menumbuhkankemandirian peserta didik di LKP Kharisma Kota Mojokerto. Teknik pengumpulan data menggunakanwawancara, observasi, dan dokumentasi. Keabsahan data yang digunakan oleh peneliti yaitukreadibilitas, transferabilitas, dependabilitas, dan konfirmabilitas. Teknik analisis data meliputi reduksidata, display data, kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian diperoleh dengan proses manajemen yangdiawali dengan perencanaan meliputi penyusunan tujuan, sarana dan prasarana, perencanaan biaya,perekrutan instruktur, dan peserta didik. Pengorganisasian dilakukan dengan cara SDM lembaga daninstruktur, serta jalinan dan kerja sama. Pelaksanaan dilaksanakan sesuai dengan rencana yang tepat.Pengawasan dilakukan dengan cara eksternal dan internal. Evaluasi meliputi pengukuran keberhasilanprogram dan pembinaan lulusan. Faktor-faktor yang digunakan meliputi faktor pendukung dan faktorpenghambat. Menumbuhkan kemandirian meliputi tanggung jawab, tidak bergantung kepada oranglain, berani mengambil resiko, disiplin.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PELATIHAN KERAJINAN TANGAN GELANG PRUSIK DI FORUM ANAK DABAJAY SURABAYA Maulita Nurzakiah; Heru Siswanto
J+PLUS UNESA Vol. 9 No. 2 (2020): J+PLUS, Desember 2020
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemberdayaan masyarakat merupakan salah satu bentuk upaya untuk menjadikan individu maupunmasyarakat agar mampu untuk berkembang dan mandiri dalam memenuhi segala hal apapun yangmereka butuhkan. Hal itu dapat tercapai apabila individu atau masyarakat tersebut memiliki kesadaranserta kemauan untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan mereka pada bidang tertentu. Dalamrangka meningkatkan kemampuan dan keterampilan tersebut dapat dilakukan melalui kegiatanpelatihan. Pada proses kegiatan pelatihan tersebut, individu ataupun masyarakat akan diberikan bekalilmu, baik berupa ilmu pengetahuan serta keterampilan pada bidang tertentu yang dapat bermanfaat bagidirinya sendiri maupun orang lain. Salah satu bentuk kegiatan pelatihan yang dapat diberikan kepadagenerasi muda adalah pelatihan kerajinan tangan membuat gelang dari tali prusik. Metode penelitianyang digunakan pada penelitian ini adalah metode kualitatif dengan jenis deskriptif kualitatif. Tujuandari penelitian ini yaitu untuk untuk mengidentifikasi, mendeskripsikan, mengurai, dan menggambarkanserangkaian proses pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan gelang prusik di Forum Anak Dabajay.Hasil dari penelitian ini yaitu program pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan kerajinan tangangelang prusik di Forum Anak Dabajay telah terbukti meningkatkan kemampuan dan keterampilananggota Forum Anak Dabajay dalam membuat aksesoris gelang prusik yang bermanfaat sebagaisumber mata pencaharian mereka disamping kegiatan sekolah dan organisasi mereka.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PELATIHAN MEMBATIK DALAM MENUNJANG PENDAPATAN KELUARGA Mochamad Lucky Oktavian; widodo -
J+PLUS UNESA Vol. 9 No. 2 (2020): J+PLUS, Desember 2020
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan pelatihanmembatik di Desa Kludan dengan menggali pendapatan keluarga.. Dengan pelatihan membatik yangdiberikan masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan pendapatan keluarga yang dijadikan sebagailangkah strategis dalam menyelesaikan persoalan kemiskinan. Penelitian menggunakan jenis dekriptifdengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian adalah perangkat Desa Kludan dan peserta pelatihan.Teknik akuisisi data dengan observasi partisipatif, wawancara mendalam dan dokumentasi. Analisisdata menunjukkan data, mengurangi data, dan menarik kesimpulan. Keabsahan data kriteria yangdigunakan yaitu kepercayaan, dependabilitas, konfirmabilitas, dan transfermabilitas. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa melakukan pelatihan membatik di desa Kludan dapat memotivasi pesertapelatihan secara kewirausahaan, sehingga pelatihan membatik tidak hanya memberikan keterampilanmembatik, tetapi juga membantu mendukung keluarga. dengan memberikan pelatihan membatiktentang dukungan pendapatan keluarga dan dukungan ditargetkan dengan partisipasi masyarakat.dicapai dengan perubahan dalam aktivitas ibu rumah tangga yang awalnya mengurus keluarga dirumah, setelah pelatihan ini aktivitas ibu rumah tangga berubah, yaitu kegiatan dengan keterampilanmembatik. Dari 7 orang yang diteliti dapat dilihat bahwa 87% pendapatan keluarga meningkat, dan13% pendapatan keluarga tidak meningkat atau tetap, karena pelatihan membatik tetap berjalansebagai penunjang pendapatan keluarga di desa tersebut. Jadi pelatihan membatik tidak hanyamemberikan pelatihan membatik saja, melainkan juga dapat memberikan motivasi masyarakat untukberwirausaha dalam menunjang pendapatan keluarga di Desa Kludan Kecamatan Tanggulangin.
MODEL PENDAMPINGAN ANAK JALANAN BERBASIS PENGUATAN MINAT BAKAT DI UPTD KAMPUNG ANAK NEGERI SURABAYA Nabilla Rahma Ekthias; Widya Nusantara
J+PLUS UNESA Vol. 9 No. 2 (2020): J+PLUS, Desember 2020
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap model pendampingan anak jalanan berbasis penguatan minatbakat di UPTD Kampung Anak Negeri Surabaya dengan menggali faktor pendukung dan penghambatdalam penerapan model pendampingan. Jenis penelitian yang digunakan adalah pendekatan penelitiankualitatif dengan jenis deskriptif kualitatif. Penelitian ini didukung oleh pedoman observasi partisipan,wawancara mendalam dan dokumentasi. Analisis data penelitian meliputi koleksi data, kondensasi data,display data dan verivikasi data. Keabsahan dan kriteria data yang digunakan yaitu: kepercayaan,dependabilitas, konfirmabilitas dan transfermabilitas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa modelpendampingan anak jalanan di UPTD Kampung Anak Negeri Surabaya menggunakan pendekatanhumanistik, di mana pendamping menggunakan pendekatan yang menekankan pada pengalaman danperilaku anak jalanan, melaksanakan pendampingan belajar dengan memasukkan anak jalanan kesekolah formal. Faktor pendukung dalam pelaksanaan model pendampingan minat bakat anak jalananyaitu: a) respon positif dari anak jalanan dan beberapa orang tua, b) kemauan untuk melakukan kegiatanpendampingan minat bakat, c) adanya antusias yang tinggi dari pihak pendamping untuk melakukankegiatan minat bakat. Sedangkan faktor penghambatnya yaitu: a) sikap malas dari beberapa anak jalananyang mengikuti pendampingan minat bakat, b) kurangnya prasarana atau tempat bagi anak jalananuntuk memamerkan atau menjual karya lukisan, c) pengaruh lingkungan supaya tidak mengikutikegiatan minat bakat, d) dari segi sarana untuk peralatan tinju kurang memadai.
PERAN PANTI ASUHAN MELALUI PENDIDIKAN KEAGAMAAN BAGI BONEK DI KABUPATEN SIDOARJO Putra Achbar Yusnanda; Sjafiatul Mardliyah
J+PLUS UNESA Vol. 9 No. 2 (2020): J+PLUS, Desember 2020
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan hal yang sangat penting bagi setiap individu, masih banyaknya kekurangandalam pemerataan pendidikan di Indonesia menggerakkan lembaga sosial non pemerintah turut andildalam mengentaskan pendidikan bagi anak-anak yang kurang mampu demi mewujudkan masyarakatyang berpendidikan. Salah satu Lembaga sosial itu adalah panti asuhan bonek. Tujuan penelitian untukmendeskripsikan peran pengelola panti asuhan melalui pendidikan keagamaan bagi bonek di KabupatenSidoarjo, serta mendeskripsikan tentang faktor penghambat dan pendukung. Penelitian inimenggunakan metode kualitatif, informan dalam penelitian ini adalah pengelola panti asuhan, dan anakasuh panti asuhan bonek. Data dikumpulkan melalui metode wawancara, observasi, dan dokumentasi.Analisis data menggunakan display data, reduksi data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitianmenunjukkan pentingnya peran panti asuhan dalam menanamkan nilai kerohanian melalui pendidikankeagamaan, dengan memberikan bimbingan kemandirian, pelayanan sosial, bimbingan fisik dan mentalbagi anak asuh. Sehingga diharapkan mampu membekali anak asuhnya dengan kebutuhan yangdibutuhkan mereka. Faktor pendukung antara lain, sarana dan prasarana, pengurus atau pengelola yangkompeten, serta pihak luar yang juga cukup berpengaruh. Faktor penghambat ialah, perbedaan jenjangsekolah pada anak asuh, dan perbedaan pola asuh sebelumnya pada anak-anak tersebut, karena merekapun berasal dari latar belakang yang berbeda-beda.
MOTIVASI BELAJAR DAN KESIAPAN KERJA PESERTA PROGRAM DI LKP MAGISTRA UTAMA KOTA KEDIRI Anggun Juli Rahmawati; Maria Veronika Roesminingsih
J+PLUS UNESA Vol. 9 No. 2 (2020): J+PLUS, Desember 2020
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Motivasi belajar yang ada dalam diri individu sangatlah penting, setiap individu tentunya memilikikeinginan untuk terus belajar supaya menambah wawasan dan bakat yang dimilikinya, agar mudahdalam mencari pekerjaan. Namun, pada kenyataannya masih banyak individu yang kurang motivasibelajar yang tinggi dalam dalam mengikuti pembelajaran yang belangsung. Dengan adanya motivasibelajar yang tinggi maka peserta didik memiliki semangat dalam kegiatan pembelajaran sehinggamateri pengetahuan ataupun keterampilan yang disampaikan oleh instruktur akan mudah dipahami,diulang dan dipraktekkan oleh peserta didik serta percaya diri yang ada pada diri peserta didik akanmuncul. Dengan begitu, keberhasilan belajar peserta didik akan tinggi. Tujuan penulisan artikel iniadalah untuk menguraikan dan menganalisis keterkaitan motivasi belajar dengan kesiapan kerjapeserta didik pendidikan di LKP Magistra Utama Kpta Kediri. Artikel ini menggunakan pendekatankualitatif dengan pendekatan yang digunakan dalam artikel ini adalah menggunakan literature review.Adapun hasil dari penelitian ini adalah adanya keterkaitan motivasi belajar dengan kesiapan kerjapeserta didik di lembaga kursus dan pelatihan, dikarenakan dengan adanya motivasi belajar yang tinggimaka akan meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan perubahan sikap terhadap diri peserta didikpendidikan sehingga akan menghasilkan lulusan yang dibekali dengan kesiapan kreja yang cukupmatang
KERJASAMA ORANG TUA DAN GURU DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK DI KELOMPOK BERMAIN MAMBAUL ULUM Ilfi Nur Diana; Heryanto Susilo
J+PLUS UNESA Vol. 9 No. 2 (2020): J+PLUS, Desember 2020
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberhasilan dalam pembelajaran salah satunya di pengaruhi oleh suasansa belajar yang berkualitas.Suasana belajar yang berkualitas dapat diwujudkan dengan adanya kerjasama antara guru dan orangtua. Tujuan penelitian ini yaitu: untuk mendeskripsikan dan menganalisis bentuk kerjasama orang tuadengan guru dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik Kelompok Bermain Mambaul Ulum,hambatan-hambatan dan upaya yang dilakukan sekolah Kelompok Bermain Mambaul Ulum untukmengatasi hambatan-hambatan yang terjadi. Dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif,dengan subjek penelitian kepala sekolah, tiga guru dan orang tua peserta didik Kelompok BermainMambaul Ulum. Dalam pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi.Hasil penelitian ini yaitu (1) bentuk kerjasama antara guru dan orang tua dalam meningkatkan hasilbelajar peserta didik yaitu parenting, komunikasi, volunteer, keterlibatan orang tua pada pembelajarananak di rumah, pengembilan keputusan dan kolaborasi dengan kelompok masyarakat. (2) hambatanhambatanyang terjadi disebabkan oleh waktu, pandangan orang tua tentang guru, rasa percaya diriorang tua masih rendah dan masih terbatasnya kemampuan dan pemahaman guru dan orang tuatentang kerjasama. (3) upaya sekolah dalam mengatasi hambatan meliputi: memberikan pemahamankepada guru dan orang tua terkait kerjasama antara orang tua dan guru, melibatkan orang tua dalamperencanaan program dan metode yang tepat untuk berkomunikasi dengan orang tua.