cover
Contact Name
Monica Widyaswari
Contact Email
monicawidyaswari@unesa.ac.id
Phone
+6282231135605
Journal Mail Official
jplus@unesa.ac.id
Editorial Address
Kampus Lidah Wetan: Terletak di Jl. Lidah Wetan, Lidah Wetan, Kec. Lakarsantri, Kota Surabaya, Jawa Timur 60213
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
J+Plus: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah
  • jurnal-pendidikan-luar-sekolah
  • Website
ISSN : 23379286     EISSN : -     DOI : -
Strategi, metode, dan model pembelajaran dalam Pendidikan Nonformal Teknologi dan media pembelajaran untuk Pendidikan Nonformal Pelatihan berbasis komunitas dan pengembangan keterampilan Inovasi dalam pendidikan masyarakat dan pendidikan seumur hidup Pendidikan vokasional dan pelatihan kerja Program pemberdayaan masyarakat melalui pendidikan Kebijakan dan manajemen Pendidikan Nonformal Studi kasus implementasi Pendidikan Nonformal di berbagai wilayah Kolaborasi antar lembaga dalam mendukung Pendidikan Nonformal Evaluasi program dan dampak Pendidikan Nonformal
Articles 660 Documents
EFEKTIFITAS PERAN ORANG TUA TERHADAP MINAT BELAJAR ANAK USIA 12-15 TAHUN DALAM BDR DI DESA RANDUAGUNG KECAMATAN GRESIK Charisma Meizena; Wiwin Yulianingsih
J+PLUS UNESA Vol. 10 No. 1 (2021): J+PLUS, Juni 2021
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di masa pandemi Covid 19 dibutuhkan peran orang tua untuk meningkatkan minat belajar anak ketika belajar dari rumah berlangsung. Minat adalah hal yang sangat penting dalam pendidikan. Dengan adanya minat, anak akan sangat mudah menerima hal baru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas peran orang tua selama anak belajar dari rumah terhadap minat belajar anak selama melakukan belajar dari rumah . Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuantitatif dengan menggunakan analisis statistik deskriptif. Uji validitas menggunakan korelasi product moment sedangkan untuk uji reliabilitas menggunakan Cronbach Alfa . Sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu orang tua yang memiliki anak umur 12-15 tahun di desa Randuagung Gresik sebanyak 30 orang. Dalam penelitian ini teknik pengambilan sampel menggunakan proporsional random sampling dan analisis data menggunakan korelasi Product Moment. Teknik pengambilan data menggunakan metode angket skala likert. Hasil dari analisis efektifitas peran orang tua terhadap minat belajar anak dalam BDR (Belajar Dari Rumah) menunjukkan tingkat koefisien korelasi 0,781 dengan signifikansi sebesar 0,05(p<0,05). Sehingga dapat disimpulkan bahwa adanya hubungan yang signifikan antara efektifitas peran orang tua dan minat belajar anak dalam BDR (Belajar Dari Rumah).
PENDAMPINGAN ORANG TUA REMAJA BROKEN HOME PADA PEMBELAJARAN DARING DI PKBM HOMESCHOOLING PENA, SURABAYA Prita Fitriany Ziaurrochma; Rivo Nugroho
J+PLUS UNESA Vol. 10 No. 1 (2021): J+PLUS, Juni 2021
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peran orang tua merupakan hal terpenting selama pembelajaran di rumah melalui daring dalam mendampingi anak sebagai upaya memutus penyebaran Covid-19. Pendampingan orang tua dapat memberikan dampak terhadap kompetensi belajar anak, seperti mengalami peningkatan maupun penurunan prestasi selama pembelajaran daring. Dalam keadaan rumah tangga yang broken home seharusnya tidak menjadi hambatan tanggung jawab orang tua dalam peran pendampingan orang tua. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang menemukan adanya fenomena peran orang tua dalam mendampingi anak. Adanya keterkaitan rumah dan sekolah dalam lingkungan modern, seharusnya tidak ada batasan yang ditarik di antara keduanya, yakni meliputi orang tua memberikan pendidikan informal di rumah dan guru memberikan pendidikan yang lebih formal di sekolah. Orang tua dominan kurang intens terhadap anak saat kegiatan pembelajaran di rumah atau secara daring berlangsung. Karena adanya faktor orang tua yang memiliki kesibukan masing-masing, hingga kurang adanya perhatian serta motivasi untuk anak agar dapat meningkatkan kompetensi belajar dan rasa jenuh. Serta orang tua yang kurang paham akan karakteristik dan perkembangan anak dalam kebutuhan belajarnya. Sesaat anak sudah selesai melakukan kegiatan pembelajaran daring dengan sekolahnya, orang tua menanyakan keadaan belajar. Tetapi hal itu tidak menjadi patokan yang kuat untuk memperhatikan anak dalam pencapaian belajar, terkait memahami proses belajar anak. Dengan ini, anak berhak mendapatkan bimbingan serta pendampingan penuh dari keluarganya yang memiliki fungsi sebagaimana wajarnya dalam cara mengasuh anak.
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN DARING PADA PENDIDIKAN KESETARAAN PAKET C DI UPT SKB CERME KAB. GRESIK Rona Zalfa Ardika; Yatim Riyanto
J+PLUS UNESA Vol. 10 No. 1 (2021): J+PLUS, Juni 2021
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi Covid-19 memiliki dampak besar pada banyak pihak, terutama pada dunia pendidikan. Pemerintah membuat kebijakan pada semua lembaga pendidikan dengan pelaksanaan pembelajaran daring guna mengurangi penularan dan penyebaran Covid-19. Tujuan dari penelitiaan ini yaitu mengetahui pelaksanaan pembelajaran daring serta mengetahui faktor pendukung dan penghambat pembelajaran daring pada pendidikan kesetaraan paket C di UPT SKB Cerme Kab. Gresik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif kuantitatif dengan metode survei. Penelitian ini menggunakan angket tertutup berupa pernyataan dan angket terbuka melalui Google Form. Sampel penelitian sejumlah 22 yang terdiri dari tutor dan pengelola pendidikan kesetaraan paket C di UPT SKB Cerme Kab. Gresik. Hasil dalam penelitian diketahui bahwa pendidikan kesetaraan paket C ini menggunakan kurikulum 2013, serta dalam pelaksanaan pembelajaran daring tutor menggunakan media berbasis platform WhatsApp Group, zoom, dan Google Meet, guna membantu dan memudahkan pembelajaran, serta tutor menggunakan strategi belajar yang inovatif dalam implementasi kurikulum 2013, sehingga tidak membuat peserta didik merasa jenuh. Pelaksanaan pembelajaran daring ini terdapat faktor pendukung antara lain: modul dan perangkat lunak atau aplikasi penunjang pembelajaran. Sedangkan faktor penghambat pelaksanan pembelajaran daring antara lain: kuota internet habis dan jaringan internet tidak stabil, masih belum meratanya fasilitas internet di daerah peserta didik tinggal.
PEMBELAJARAN DARING MASA PANDEMI COVID-19 PADA PROGRAM KESETARAAN PAKET B DI SKB KABUPATEN SIDOARJO Shanti Khoiril Umami; Maria Veronika Roesminingsih
J+PLUS UNESA Vol. 10 No. 1 (2021): J+PLUS, Juni 2021
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi Covid-19 tidak hanya dirasakan oleh penduduk Indonesia, namun hampir di seluruh penjuru dunia. Pemberlakuan kebijakan Pendidikan Jarak Jauh merupakan salah satu wujud implikasi dari pengaruh nyata Covid-19 yang memiliki dampak multidimensi. Metode pembelajaran yang dilakukan tentunya tetap menuntut tutor untuk dapat memberikan pengajaran yang baik dan juga efisien walaupun pembelajaran dilaksanakan di rumah masing-masing dengan memanfaatkan sejumlah platform sehingga interaksi antara tutor dan peserta didik dapat tetap terjalin. Pembelajaran daring tersebut menggunakan Platform melalui aplikasi WhatsApp dan Google Classroom. Tujuan yang hendak dicapai pada penelitian ini yakni guna mengkaji pembelajaran daring yang dilaksanakan di SKB Kabupaten Sidoarjo apakah sudah berjalan dengan baik. Subyek yang diambil adalah peserta didik kesetaraan Paket B dan Tutor Kesetaraan Paket B. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini berfokus pada pelaksanaan pembelajaran daring masa pandemi Covid-19 pada peserta didik Kesetaraan Paket B dan kendala teknis yang dihadapi peserta didik Kesetaraan Paket B selama pembelajaran daring. Kemudian teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi. Analisis datanya menggunakan analisis interaktif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sejauh ini peserta didik belum merasa puas dengan pembelajaran daring yang dilaksanakan. Hal tersebut dibuktikan dengan sejumlah kendala yang muncul selama pembelajaran daring.
TRANSFORMASI MODEL PEMBELAJARAN PADA MASA PANDEMI COVID-19 TINESYAH IQLIMA AZZIANA; Heru Siswanto
J+PLUS UNESA Vol. 10 No. 1 (2021): J+PLUS, Juni 2021
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sektor pendidikan merupakan salah satu sektor yang terdampak covid-19. Dengan adanya pandemi proses pembelajaran terhambat karena adanya beberapa protokol kesehatakan yang diwajibkan oleh pemerintah. Namun, pendidikan harus tetap berjalan, meskipun dengan menggunakan model pembelajaran yang berbeda dengan sebelum adanya pandemi ini. Pendidik dituntut untuk melakukan proses pembelajaran sebagaimana mestinya. Model pembelajaran yang sesuai dengan kondisi saat ini harus digunakan untuk menyampaikan materi yang telah disusun. Proses pembelajaran merupakan suatu proses interaksi yang terjati antara pendidik dan pesertadidiknya, interaksi dapat dilakukan secara langsung (tatap muka) maupun tidak langsung. Misalnya, penggunaan media pembelajaran di aplikasi untuk kegiatan pembelajaran. Pembelajaran online merupakan mode pembelajaran yang dipilih oleh PKBM Budi Utama Surabaya dalam pandemi Covid-19 saat ini. Ceramah dan diskusi kelompok adalah model pembelajaran yang dikenali sebelum pandemi. Selama pandemi Covid-19, gunakan aplikasi Google Kelas untuk mengubah model pembelajaran menjadi model pembelajaran online.
AKSES SEKOLAH PADA ANAK USIA DINI DAN PERBEDAAN KEMAMPUAN FISIK DAN BAHASA DI DESA SONGOWARENG ANIS WAHYUNINGSIH; Sjafiatul Mardliyah
J+PLUS UNESA Vol. 10 No. 1 (2021): J+PLUS, Juni 2021
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa anak-anak terjadi pertumbuhan dasar yang akan mempengaruhi dan menentukan perkembangan anak selanjutnya. Pada masa balita ini perkembangan kemampuan fisik motorik dan bahasa berjalan secara beriringan. Pendidikan adalah proses pengubahan sikap dan tata laku seseorang atau kelompok orang untuk mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan. tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana perbedaan perkembangan fisik motorik dan bahasa anak yang bersekolah dan tidak bersekolah. Metode Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Metode pengumpulan data melalui wawancara, observasi serta dokumentasi. Dari kajian yang diperoleh hasil bahwa perkembangan fisik dan bahasa anak usia dini yang mengikuti PAUD lebih baik dari pada perkembangan fisik dan bahasa anak usia dini yang tidak mengikuti PAUD, terdapat faktor internal yang mempengaruhi yaitu setiap informan atau setiap anak memiliki latar belakang orang tua yang berbeda, serta pola asuh yang diterapkan setiap orang tua juga berbeda ,serta teman atau lingkungan anak.
KONSEP ANDRAGOGI DALAM PEMBELAJARAN KURSUS DAN PELATIHAN JARAK JAUH: STUDI LITERATUR Khansa R. Rahim; widodo widodo
J+PLUS UNESA Vol. 10 No. 1 (2021): J+PLUS, Juni 2021
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Selama pandemi Covid-19, banyak kursus dan pelatihan yang diikuti orang dewasasecara online. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui penerapan prinsipandragogi dalam program pelatihan online terutama yang dilaksanakan selamamasa pandemi. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literature danwawancara semi-terstruktur menggunakan kerangka teoritis teori andragogiMalcom Knowles dan lima desain penerapan andragogi Conti. Dari hasil penelitiandidapatkan bahwa teori andragogy beranggapan bahwa pembelajaran danpendidikan orang dewasa berpusat terhadap diri peserta didik. Dalam artikel inidituliskan bagaimana pendekatan andragogi dapat digunakan dalam pembelajarandaring diikuti oleh orang dewasa. Pembelajaran dilakukan menggunakan cirikhusus orang dewasa sebagai peserta didik dalam progran kursus dan pelatihan.Dalam penerapan teori andragogy, fasilitator diharuskan untuk melibatkan pesertadidik dalam proses identifikasi, perencanaan, pelaksanaan hingga proses evaluasi.Terlibatnya orang dewasa dalam banyak aspek program dilakukan untukmenghormati memiliki citra diri dan kondisi yang harus dipertimbangkan fasilitatoruntuk mencapai tujuan program pendidikan dan pembelajaran orang dewasa.
HUBUNGAN ANTARA POLA ASUH ORANG TUA DENGAN GAYA BELAJAR DI RUMAH PADA ANAK USIA DINI DI PAUD FASTABAQUL KHOIRAT SAMBENG Sindy Indayani; Rivo Nugroho
J+PLUS UNESA Vol. 10 No. 1 (2021): J+PLUS, Juni 2021
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gaya belajar atau modalitas belajar ialah teknik belajar yang paling disukai anak. Gaya belajarsangat penting dipahami oleh orang tua. Sebab setiap individu mempunyai gaya belajar berbeda.Perbedaan gaya belajar yang dialami setiap anak dapat dipengaruhi oleh berbagai macam hal,salah satunya ialah penerapan pola asuh orang tua yang berbeda. Mengenal dan memahami gayabelajar anak, akan mempermudah orang tua dalam mendampingi belajar di rumah. Penelitian inidibuat dengan tujuan untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua dengan gaya belajar dirumah pada Anak Usia Dini di PAUD Fastabaqul Khoirat Sambeng. Penelitian ini menggunakanpenelitian kuantitatif yang analisisnya menggunakan statistika dengan teknik analisis data korelasiproduct moment. Subyek dalam penelitian ini sebanyak 30 orang tua dari peserta didik PAUDFastabaqul Khoirat Sambeng. Teknik pengumpulan data menggunakan metode angket dan skalalikert. Uji validitas dan reabilitas dengan rumus pada SPSS 24.00 dengan tingkat kesalahan atautaraf signifikansi 5%. Uji normalitas dengan rumus Kolmogorov-smimov dan linieritas dengansignifikansi kurang dari 0,05% di spss 24.00. Selanjutnya uji hipotesis dengan statistic inferensialdengan rumus Korelasi Pearson Produk Moment. Hasil dari analisis antara pola asuh orang tuadengan gaya belajar di rumah menunjukkan bahwa tingkat koefisien korelasi sebesar 0,651, dengansignifikansi sebesar 0,05 (p<0,05). Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yangsignifikan antara pola asuh orang tua dengan gaya belajar di rumah pada Anak Usia Dini.
STRATEGI PEMBINAAN KETERAMPILAN KERJA NARAPIDANA DALAM MENCIPTAKAN JIWA KEMANDIRIAN DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS I SURABAYA Imroatul Khasanah; widodo -
J+PLUS UNESA Vol. 10 No. 1 (2021): J+PLUS, Juni 2021
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini meneliti tentang bagaimana pelaksanaan strategi pembinaan keterampilan kerja narapidana dalam menciptakan jiwa kemandirian di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Surabaya. Tujuan dari dilakukannya penelitian ini untuk mengetahui dan mempelajari strategi yang diciptakan oleh organisasi lembaga pemasyarakatan Kelas I Surabaya yang dalam hal ini dijalankan, diawasi oleh bina ketenagakerjaan lembaga pemasyarakatan. Untuk menjawab penelitian ini peneliti menggunakan metode penelitian empiris yang bersifat deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui studi kepustakaan, wawancara, dan observasi kemudian dianalisis dengan menggunakan metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lembaga pemasyarakatan Kelas I Surabaya memiliki startegi mandiri dalam melaksanakan pembinaan keterampilan kerja. Strategi tersebut disebut dengan startegi berdaya guna. Lembaga pemasyarakatan Kelas I Surabaya pada tahun (2020) menyelenggarakan sebanyak delapan bentuk pembinaan keterampilan yaitu Mengidentifikasi, mempelajari trend masyarakat merupakan bagian dari strategi pembinaan keterampilan kerja lapas.
PERAN KELOMPOK SADAR WISATA (POKDARWIS) KENCANA DALAM PENGEMBANGAN DESA WISATA ADAT OSING KEMIREN Rezy Riannada; Sjafiatul Mardliyah
J+PLUS UNESA Vol. 10 No. 1 (2021): J+PLUS, Juni 2021
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia memiliki sektor pariwisata yang berlimpah, baik dari wisata alam maupun wisata yang berkaitan dengan kearifan lokalnya dan salahsatu perwujudannya yaitu adanya desa wisata adat. Pengelolaan desa wisata adat tersebut membutuhkan adanya peran kelompok masyarakat yang berkompeten dibidangnya, yaitu Pokdarwis. Pada desa wisata adat, Pokdarwis berperan dalam pengembangan dan pelestarian adat serta kebudayaan yang dimiliki oleh suatu desa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Pokdarwis Kencana dalam pengembangan desa wisata. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan metode pengumpulan data secara wawancara, observasi, dan dokumentasi. Narasumber yang berperan sebagai informan berasal dari anggota dan pengurus Pokdarwis Kencana, Ketua Adat Kemiren, Kepala Desa Kemiren, dan warga Desa Kemiren. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa Pokdarwis Kencana telah melaksanakan perannya sebagai motivator, fasilitator/penggerak, dan komunikator terhadap sistem pelaksanaan pengembangan CBT (Community Based Tourism) pada Desa Wisata Adat Osing Kemiren yang terdiri atas dimensi ekonomi, sosial, budaya, lingkungan, dan politik. Dalam pelaksanaannya, ditemukan faktor pendukung yaitu adanya dukungan secara penuh dari masyarakat, khususnya pemuda Desa Kemiren yang selalu aktif dalam organisasi. Selain itu juga ditemukan faktor penghambat yaitu banyaknya masyarakat kurang memanfaatkan lapangan pekerjaan yang tersedia sejak adanya pengembangan desa wisata tersebut.