cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Biologi
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Arjuna Subject : -
Articles 363 Documents
KUALITAS PROSES DAN HASIL BELAJAR BIOLOGI BERDASARKAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN COOPERATIVE INQUIRY Sumarno, Sumarno
Prosiding Seminar Biologi Vol 10, No 2 (2013): Seminar Nasional X Pendidikan Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (512.614 KB)

Abstract

Penelitian  pre-experimental design  dengan metode  one group pretest-postest  dilakukan dalam rangka mengkaji kualitas proses dan hasil belajar biologi dengan pembelajaran yang dilaksanakan berdasarkan model pembelajaran kooperatif dalam setting pembelajaran inquiry. Kualitas proses pembelajaran biologi diketahui melalui pengamatan terhadap ketrampilan kooperatif siswa, ketrampilan proses siswa serta kecakapan guru dalam membelajarkan biologi, sedangkan kualitas hasil belajar diperoleh berdasarkan hasil tes siswa.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketrampilan kooperatif yang banyak dilakukan oleh siswa adalah berbagi tugas dan selalu berada dalam tugas untuk menyelesaikan tugas-tugas kelompok secara kooperatif. Ketrampilan proses yang dominan adalah melakukan pengamatan serta mengolah dan menganalisis data hasil pengamatan, kecakapan guru dalam membelajarkan biologi terkategori amatbaik dan hasil belajar siswa terhadap penguasaan materi menunjukkan peningkatan ketuntasan.  Kata kunci: kualitas proses, hasil belajar, cooperative inquiry
PENERAPAN “STRATEGY BASED STUDENT’S REQUEST” UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS XI IPA 3 SMAN 8 SURAKARTA PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI TAHUN AJARAN 2009/2010 Rahayu, Rahayu; Santosa, Slamet; Indrowati, Meti
Prosiding Seminar Biologi Vol 7, No 1 (2010): Seminar Nasional VII Pendidikan Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (584.54 KB)

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian yaitu meningkatkan motivasi belajar siswa dan aktivitas belajar siswa sebagai wujud peningkatan motivasi belajar siswa kelas XI IPA 3  SMAN 8 Surakarta pada pembelajaran biologi tahun ajaran 2009/2010. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas dengan subyek penelitian siswa kelas XI IPA 3 SMAN 8 Surakarta tahun ajaran 2009/2010 yang berjumlah 37 siswa. Penelitian terdiri dari dua siklus dan tiap siklus terdiri dari 4 tahap meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu metode wawancara, observasi, dan angket. Analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Strategy Based Student?s request dapat meningkatkan motivasi belajar dan aktivitas belajar siswa pada pembelajaran biologi. Persentase rata-rata dari indikator motivasi belajar siswa berdasarkan data lembar observasi pada pra siklus sebesar 46,49%, siklus I sebesar 84,31% dan siklus II sebesar 85,13%. Persentase rata-rata dari indikator aktivitas belajar siswa berdasarkan data lembar observasi pada pra siklus sebesar 30,72%, siklus I sebesar 79,14% dan siklus II sebesar 86,87%. Persentase rata-rata dari indikator motivasi belajar siswa berdasarkan data angket pada pra siklus sebesar 67,45%, siklus I sebesar 80,79% dan siklus II sebesar 80,18%. Persentase rata-rata dari indikator aktivitas belajar siswa berdasarkan data angket pada pra siklus sebesar 67,73%, siklus I sebesar 80,89% dan siklus II sebesar 80,45%.   Kata-kata kunci: Strategy Based Student?s Request, motivasi belajar, aktivitas belajar.
PENGARUH SPEKTRUM CAHAYA TAMPAK TERHADAP LAJU FOTOSINTESIS TANAMAN AIR HYDRILLA VERTICILLATA Handoko, Papib; Fajariyanti, Yunie
Prosiding Seminar Biologi Vol 10, No 2 (2013): Seminar Nasional X Pendidikan Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (436.822 KB)

Abstract

Di dunia ini, organisme dan fungsi suatu sel hidup bergantung pada persediaan energi yang tidak henti-hentinya dimana sumber energi tersebut tersimpan dalam molekul-molekul organik. Tumbuhan hijau merupakan organisme yang dapat menghasilkan suatu energi dengan jalan menangkap energi matahari yang digunakan untuk sintesis molekul-molekul organik kaya energi dari senyawa anorganik  H2O dan CO2. Hal ini menyebabkan tumbuhan hijau memiliki sifat autotrof dengan kebalikan dari sifat tersebut yaitu heterotrof yang dimiliki oleh organisme yang hidupnya bergantung pada organisme autotrof sebagai contoh yaitu hewan dan manusia. Selanjutnya tumbuhan hijau dalam menghasilkan suatu energi bergantung pada proses fotosintesis. Fotosintesis merupakan penambatan zat karbon dari udara untuk diubah menjadi senyawa organik dan menghasilkan suatu energi yang digunakan tumbuhan hijau untuk pertumbuhan. Proses fotosintesis dapat berlangsung karena adanya organ pada tumbuhan yang disebut klorofil. Di dalam klorofil terdapat organel yang disebut kloroplas. Kloroplas berwarna hijau disebabkan adanya empat tipe utama pigmen yaitu klorofil a dan b yang berwarna hijau serta xanthofil dan karoten yang berwarna kuning-oranye. Klorofil sangat berperan bagi kelangsungan proses fotosintesis karena klorofil mampu menangkap cahaya matahari yang merupakan radiasi elektromaknetik pada spektrum kasat mata.
PEMBANGUNAN KARAKTER MELALUI LESSON STUDY PADA PENDIDIKAN LINGKUNGAN HIDUP BERBASIS KEUNGGULAN LOKAL Santoso, Agus Muji; Setyowati, Elly; Nurmilawati, Mumun
Prosiding Seminar Biologi Vol 8, No 1 (2011): Seminar Nasional VIII Pendidikan Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (426.113 KB)

Abstract

ABSTRAK Salah satu upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia khususnya bagi guru dalam jabatan adalah dengan lesson study. Pada lesson study pembentukan (recontruction) karakter guru dibentuk secara terpadu untuk meningkatkan kompetensi profesional, pedagogi, sosial, dan kepribadian. Salah satu upaya pembangunan karakter adalah pada lingkup pengelolaan lingkungan hidup bagi peserta didik di mana masih dipandang perlu dideseminasikan lagi sebagai salah satu peta jalan dalam strategi pengelolaan lingkungan melalui pendidikan secara berkesinambungan. Di samping itu, berkembangnya asumsi kurang proporsional tentang lesson study, misal keaktifan peserta didik terkesan sudah dikondisikan dan hanya guru-guru MIPA saja yang dapat melakukan lesson study. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bentuk dan sumber motivasi belajar peserta didik selama mengikuti pembelajaran melalui lesson study. Model implementasi lesson study pendidikan lingkungan hidup yang dikembangkan meliputi plan, do, see, dan menambahkan tahap pre-plan untuk menganalisis keunggulan lokal yang dapat diimplementasikan. Keunggulan lokal kemudian diintegrasikan pada pembelajaran dilakukan saat plan, dilaksanakan dengan open lesson dengan satu guru model dan lainnya sebagai observer, dilanjutkan tahap see untuk merefleksikan pembelajaran. Model digunakan pada pokok bahasan pencemaran dan diujikan pada satu rombongan belajar kelas X SMA Ar-Risalah Kota Kediri, 2-20 Januari 2011, sebanyak tiga siklus. Hasil yang diperoleh antara lain: ketuntasan belajar siklus I, II, dan III berturut-turut 50%, 80%, dan 90%. Bentuk motivasi yang teramati adalah rasa ingin tahu peserta didik yang tinggi dari kasus diskusi yang disampaikan guru model berupa bencana alam karena ulah manusia. Bentuk motivasi ini diperoleh rata-rata (mulai siklus I sampai III) sejumlah 81,67%. Sumber motivasi tertinggi (selain faktor pembelajaran yang lebih dekat dengan peserta didik) diperoleh peserta didik ketika peserta didik melihat kerja sama baik antar guru-guru mereka walaupun berbeda bidang keahlian (mata pelajaran), yaitu mencapai 90%. Penyebab turunnya motivasi tersebut saat pendapat peserta diskusi mulai dapat disanggah oleh kelompok lain sejumlah 95%. Penanaman nilai karakter selain dapat dilakukan dengan mendesain pembelajaran yang kontekstual melalui integrasi keunggulan lokal pada pembelajaran, namun juga dapat dimulai dengan membentuk profil keteladaan guru dengan membentuk learnig comunity melalui lesson study (ing ngarso sung tulado, ing madya mangun karsa, tut wuri handayani) yang menumbuhkan motivasi untuk melaksanakan tugas sebagai generasi bangsa.   Kata-kata kunci: karakter, lesson study, keunggulan lokal.
PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS TIK TERHADAP KEMAMPUAN KOGNITIF MAHASISWA FISIKA PMIPA FKIP UNS Supurwoko, Supurwoko
Prosiding Seminar Biologi Vol 7, No 1 (2010): Seminar Nasional VII Pendidikan Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (394.767 KB)

Abstract

ABSTRAK Media pembelajaran merupakan salah satu faktor yang menentukan keberhasilan pembelajaran, oleh sebab itu faktor ini sudah semestinya mendapat perhatian tersendiri. Berkembangnya penggunaan  teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam pembelajaran menyebabkan terjadinya perubahan yang signifikan pada media pembelajaran. Perubahan ini diharapkan membawa dampak positif dalam pembelajaran di kelas.Karena itu dalam penelitian ini akan selidiki pengaruh media pembelajaran berbasis TIK yang telah di up load ke WEB terhadap peningkatkan kemampuan kognetif mahasiswa  Program Studi Pendidikan Fisika FKIP UNS pada pokok bahasan Gelombang Elektromagnetik..Berdasar hasil penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut :Media pembelajaran ini dapat memberikan penguatan rerata ternormalisasi pada tingkat sedang. Penggunaan metode diskusi memberi penguatan yang lebih baik dibandingkan dengan pembelajaran mandiri  Kata kunci :  Media Pembelajaran, TIK, Gelombang Elektromagnetik.
PENGARUH PENAMBAHAN KITOSAN TERHADAP BIODEGRADASI PLASTIK BERBAHAN DASAR POLIPROPILEN Tyasning, Diah Megasari; Masykuri, Mohammad
Prosiding Seminar Biologi Vol 9, No 1 (2012): Seminar Nasional IX Pendidikan Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.09 KB)

Abstract

ABSTRAK   Limbah plastik memiliki permasalahan lingkungan yang cukup serius. Polipropilen (PP) merupakan salah satu limbah plastik yang jumlahnya cukup banyak di lingkungan kita. Daur ulang limbah plastik polipropilen menjadi bioplastik ramah lingkungan merupakan salah satu solusi yang dapat dilakukan untuk mengurangi permasalahan lingkungan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penambahan kitosan terhadap biodegradasi plastik berbahan dasar polipropilen. Dalam penelitian ini, limbah polipropilen digunakan sebagai matriks dengan kitosan sebagai filler dan dikumil peroksida (DCP) sebagai crosslink agent. Kitosan dengan berbagai komposisi sebesar 0, 5, 10, 15, 20 dan 5 + 1% DCP fraksi massa ditambahkan ke dalam polipropilen. Pembuatan plastik dilakukan  dengan metode blending. Bioplastik yang diperoleh selanjutnya dikarakterisasi gugus fungsi dan sifat biodegradasinya berturut-turut dengan FTIR dan perendaman dalam mikroba campuran (mixed microbial batch) dengan EM4. Pada uji biodegradasi didapat plastik yang paling degradabel adalah plastik dengan komposisi PP: Kitosan (% w/w) 80/20. Selanjutnya urutan biodegradabilitas berturut-turut adalah dengan perbandingan 85/15; 90/10; 95/ 5;  90/10 + 1% DCP; 100/0.   Kata kunci: Polipropilen, Kitosan, Dikumil Peroksida, Biodegradasi
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR BIOLOGI MELALUI PEMBELAJARAN SPELLING PUZZLE DAN CROSSWORD PUZZLE KELAS VII SMP NEGERI 2 GONDANG SRAGEN TAHUN AJARAN 2012/2013 Rahayu, Sri; Anif, Sofyan
Prosiding Seminar Biologi Vol 10, No 2 (2013): Seminar Nasional X Pendidikan Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.842 KB)

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen pendidikan yang bertujuan untuk mengetahui perbandingan antara penggunaan strategi spelling puzzle dengan crossword puzzle ditinjau dari hasil belajar siswa kelas VII. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 2 Gondang Sragen. Populasi penelitian ini adalah semua siswa kelas VII SMP Negeri 2 Gondang Sragen tahun ajaran 2012/2013 yang berjumlah 7 kelas. Sampel penelitian ini adalah kelas VII C sebagai kelas eksperimen I (spelling puzzle), kelas VII  B sebagai kelas eksperimen II (crossword puzzle) dan kelas VII A sebagai kelas kontrol (konvensional). Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik  random sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi dokumentasi dan pemberian test. Teknik analisis data menggunakan uji statistika One-Way Anava melalui program SPSS 16.0 for windows. Hasil nilai rata-rata postest siswa menggunakan pembelajaran spelling puzzle sebesar (74,21±5,94) lebih tinggi dari pada menggunakan  crossword  puzzle  sebesar (70,20±4,87) dan konvensional sebesar (67,65±5,87). Hasil uji hipotesis terlihat bahwa nilai Fhitung (11,213) lebih besar dari Ftabel (3,095), maka H0 ditolak yang berarti bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara ketiga kelompok pembelajaran eksperimen yaitu pembelajaran  spelling puzzle,  crossword puzzle  dan konvensional. Hasil uji lanjut anova pada pembelajaran spelling puzzle dan crossword puzzle 0,005<0,05, maka H0 ditolak jadi terdapat perbedaan. Perbandingan pembelajaran  spelling  puzzle  dengan konvensional 0,000<0,05, maka H0  ditolak jadi terdapat perbedaan. Perbandingan pembelajaran  crossword puzzle  dengan konvensional 0,071>0,05, maka H0  diterima jadi tidak ada perbedaan. Nilai afektif yang diperoleh menunjukan bahwa nilai pembelajaran Spelling Puzzle  lebih tinggi dari nilai pembelajaran  Crossword Puzzle  dan konvensional. Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini yaitu ada perbedaan penggunaan pembelajaran Spelling Puzzle, Crossword Puzzle dan konvensional di SMPN 2 Gondang Sragen. Pembelajaran yang berbeda terlihat dari hasil belajar biologi aspek  kognitif dan afektif. Pembelajaran menggunakan  Spelling Puzzle  lebih tinggi hasil belajar daripada Crossword Puzzle dan konvensional.. Kata Kunci: Spelling Puzzle, Crossword Puzzle, Hasil Belajar
UPAYA REVEGETASI DAERAH TANGKAPAN AIR DAN LINGKUNGAN WILAYAH PERBATASAN BELU - NTT: STUDI KASUS EMBUNG LEOSAMA DAN SIRANI HALIWEN Widiyono, Wahyu
Prosiding Seminar Biologi Vol 8, No 1 (2011): Seminar Nasional VIII Pendidikan Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (783.178 KB)

Abstract

ABSTRACT   Effort to re-vegetation of  ?embung? watershed and environment was carried out in  the border area and dry climate, Belu District-East Nusa Tenggara (ENT) Province, 2006-2008.  Based on initial study consisted of ecological, runoff and erosion risk of ?embung?  watershed and its environment, the some local and adapted species were cultivated  to remediate and conserve the degraded area. Evaluation of plant and environment development after three years effort was conducted on  April 2011. The research indicated that species which were planted in the surrounding village of Leosama and Sirani Haliwen ?embung? were very well growing.  On the other hand, species which were planted at the Leosama ?embung? watershed were bad growing, due to the serious handicap of wild cattle, degraded soil, water shortage and social culture.  The research concluded that effort to re-vegetation of a serious degraded area  need  to be backed up by the village nursery garden in the location which have soil and environment more favorable.  By this way we can minimize risk to re-vegetation of the big scale degraded area. Key words : re-vegetation, embung, environment, Belu-NNT   ABSTRAK   Upaya untuk penghijauan daerah tangkapan air dan lingkungan embung, telah dilaksanakan pada tahun 2006-2008.  Berdasarkan studi ekologi, resiko aliran permukaan dan erosi daerah tangkapan air dan lingkungan embung, telah ditanam beberapa jenis tumbuhan lokal dan adaftif utuk pemulihan dan konservasi lahan terdegradasi.  Evaluasi pertumbuhan tanaman dan perkembangan lingkungan, telah dilaksanakan pada bulan April, tahun 2011.  Penelitian menunjukkan, bahwa jenis tumbuhan yang ditanam di sekitar perkampungan penduduk Desa Leosama dan Desa Sirani-Haliwen lebih bagus dibandingkan yang ditanam di daerah tangkapan air.  Hal ini karena terjadi hambatan serius dari ternak liar, lahan yang sangat marginal, keterbatsan air dan sosial budaya masyarakat.  Dari hasil penelitian dapat disimpulkan, bahwa untuk penghijauan lahan dengan kondisi fisik dan lingkungan sangat marginal perlu ditunjang dengan pembangunan kebun bibit desa dengan kondisi lahan dan lingkungan yang lebih baik. Cara tersebut diharapkan dapat mengurangi resiko kegagalan pada penghijauan dengan skala yang lebih luas.   Kata kunci : penghijauan, embung, lingkungan, Belu-NTT.
AKTIVITAS INSEKTISIDAL EKSTRAK ETANOL DAUN KIRINYUH (EUPATORIUM ODORATUM L.) TERHADAP WERENG COKLAT (NILAPARVATA LUGENS STAL.) Febrianti, Novi; Rahayu, Dwi
Prosiding Seminar Biologi Vol 9, No 1 (2012): Seminar Nasional IX Pendidikan Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (449.41 KB)

Abstract

ABSTRAK   Kirinyuh (Eupatorium odoratum) mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, tannin, dan seskuiterpen yang bersifat insektisidal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas insektisidal ekstrak etanol daun kirinyuh terhadap wereng coklat dan nilai LC50-24 jam. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan menvariasikan  konsentrasi ekstrak etanol daun kirinyuh, yaitu 0%, 3%, 6%, 9% dan 12%. Data hasil penelitian dianalisis dengan analisis  regresi, probit, dan  Anava yang dilanjutkan BNT 5%. Dari hasil penelitian ini diketahui bahwa ekstrak etanol daun kirinyuh mempunyai aktivitas insektisidal terhadap wereng coklat, semakin tinggi konsentrasi ekstrak etanol daun kirinyuh  maka semakin tinggi pula tingkat kematian wereng coklat. Nilai LC50-24 jam adalah sebesar 14,905%. Berbagai konsentrasi ekstrak etanol yang diberikan memberikan pengaruh yang berbeda terhadap tingkat kematian wereng coklat.   Kata kunci:  aktivitas insektisidal, kirinyuh (Eupatorium odoralum L.), wereng coklat
PEMBELAJARAN BIOLOGI MODEL PBM MELALUI EKSPERIMEN DENGAN LABORATORIUM RIIL DAN LABORATORIUM VIRTUIL DITINJAU DARI KREATIVITAS DAN GAYA BELAJAR Sukardi, Sukardi; Sudarisman, Suciati; Sunarno, Widha
Prosiding Seminar Biologi Vol 9, No 1 (2012): Seminar Nasional IX Pendidikan Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (527.752 KB)

Abstract

ABSTRAK   Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model PBM menggunakan metode eksperimen dengan laboratorium riil dan virtuil, kreativitas, gaya belajar, dan interaksinya terhadap prestasi belajar siswa. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang dilaksanakan dilaksanakan pada semester genap tahun pelajaran 2011/2012. Populasi penelitian adalah siswa kelas XI SMA Negeri 1 Ponorogo. Sampel penelitian terdiri atas 4 kelas terbagi menjadi dua kelompok yang diambil secara cluster random sampling. Kelompok I terdiri Kelas XI A5 dan A6 menggunakan laboratorium riil dan kelompok II terdiri kelas XI A3 dan A4 menggunakan  laboratorium virtuil. Data kreativitas dan gaya belajar  dikumpulkan dengan metode  angket, prestasi afektif dan psikomotor  dengan lembar observasi dan metode angket, dan data prestasi kognitif dengan metode tes. Data dianalisis dengan ANAVA tiga jalan dengan desain faktorial 2x2x2 dengan menggunakan bantuan Software SPSS 18. Berdasarkan analisis data disimpulkan bahwa: 1) ada pengaruh model PBM melalui eksperimen dengan laboratorium riil dan virtuil terhadap prestasi belajar, 2) ada pengaruh kreativitas terhadap prestasi belajar, 3) ada pengaruh gaya belajar terhadap prestasi belajar, 4) tidak ada interaksi antara pembelajaran model PBM melalui eksperimen dengan laboratorium riil dan  virtuil dengan kreativitas terhadap prestasi belajar, 5) tidak ada interaksi antara pembelajaran model PBM melalui eksperimen dengan laboratorium riil dan virtuil dengan gaya belajar terhadap prestasi belajar, 6) terdapat interaksi antara kreativitas dengan gaya belajar terhadap prestasi belajar, 7) tidak ada interaksi antara pembelajaran model PBM melalui eksperimen dengan laboratorium riil dan virtuil, dengan kreativitas, dan gaya belajar terhadap prestasi belajar.   Kata Kunci: Model PBM, metode eksperimen, laboratorium riil, laboratorium virtuil, kreativitas, gaya belajar