cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Biologi
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Arjuna Subject : -
Articles 363 Documents
APLIKASI CITRA SATELIT MULTISPEKTRAL UNTUK MENGANALISIS KONDISI LAHAN MANGROVE BERDASARKAN TINGKAT KEKRITISANNYA DI KAWASAN PESISIR SURABAYA Diraq, Irsyad; N, Aldea; Aini, Alifah; B, Dionysius; G, Lino; H, Teguh
Prosiding Seminar Biologi Vol 10, No 2 (2013): Seminar Nasional X Pendidikan Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (555.98 KB)

Abstract

Wilayah pesisir merupakan wilayah yang paling rentan terhadap kerusakan ekologis. Salah satu jenis ekosistem yang rentan terhadap kerusakan tersebut adalah mangrove. Di Pesisir Surabaya, Jawa Timur, kawasan mangrove saat ini mengalami kerusakan yang parah sebagai akibat dari eksploitasi sumber  daya alam disekitar kawasan tersebut maupun adanya pembangunan fisik seperti wilayah perumahan yang tidak memerhatikan faktor kelestarian hutan mangrove. Dengan memanfaatkan data citra satelit ALOS maka luas lahan mangrove berserta tingkat kekritisan kawasan mangrove dapat dideteksi. Proses pengolahan citra ALOS menggunakan konsep penginderaan jauh dan sistem informasi geografis dimana inventarisasi kekritisan lahan mangrove mengacu kepada pedoman inventarisasi mangrove yang dikeluarkan oleh Departemen Kehutanan. Hasil pengolahan citra satelit ALOS menunjukkan tingkat kerusakan kawasan hutan mangrove mencapai 1071,77 hektar untuk level rusak dan 288,208 hektar untuk level sangat rusak sedangkan untuk level tidak rusak hanya mencapai 0,624 hektar dari total luas kawasan hutan mangrove yang mencapai 1360,604 hektar. Pengolahan kawasan mangrove melalui program rehabilitasi diharapkan dapat mengurangi tingkat kerusakan kawasan hutan mangrove. Kata Kunci: Mangrove, ALOS, Kekritisan Lahan
PERBEDAAN PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE BAMBOO DANCING DAN TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER DALAM PEMBELAJARAN BIOLOGI TERHADAP HASIL BELAJAR Wahyuni, Tri; Sudarisman, Suciati
Prosiding Seminar Biologi Vol 8, No 1 (2011): Seminar Nasional VIII Pendidikan Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.53 KB)

Abstract

 Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar IPA biologi di SMP Negeri 2 Tangen, Kabupaten Sragen. Pembelajaran yang cenderung bersifat deklaratif, menyebabkan pembelajaran menjadi tidak menarik dan membosankan sehingga peserta didik menjadi pasif. Kondisi ini kurang sesuai dengan hakikat IPA dimana pembelajaran IPA seharusnya tidak hanya menekankan pada pemahaman konsep sebagai produk sains, tetapi juga dapat memberi kesempatan pada peserta didik agar dapat berinteraksi aktif melakukan keterampilan proses sains serta mengembangkan sikap ilmiah.                Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan pengaruh penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Bamboo Dancing dan tipe NHT terhadap hasil  belajar biologi. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan  menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Bamboo Dancing dan tipe NHT. Sampel penelitian adalah peserta didik kelas VII SMP Negeri 2 Tangen, Kabupaten Sragen, semester gasal tahun pelajaran 2010/2011 pada materi Ciri-Ciri Makhluk Hidup. Data berupa nilai hasil belajar yang dijaring dengan menggunakan teknik tes serta sikap kooperatif yang diperoleh melalui penilaian ranah afektif yang dilengkapi dengan rubrik penilaian.Hasil penelitian menunjukkan: 1) Secara umum penggunaan model pembelajaran kooperatif baik tipe Bamboo Dancing maupun tipe NHT dalam pembelajaran biologi khususnya pada materi Ciri-Ciri Makhluk Hidup dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik; 2) Hasil belajar peserta didik model pembelajaran kooperatif dengan menggunakan tipe NHT (75,32) lebih baik daripada menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Bamboo Dancing (68,38); 3) Penggunaan model pembelajaran kooperatif baik tipe Bamboo Dancing maupun tipe NHT dalam pembelajaran biologi khususnya pada materi Ciri-Ciri Makhluk Hidup mendapat respon positif dari peserta didik. Kata kunci : Pembelajaran kooperatif, Bamboo Dancing, NHT, Hasil belajar
ANALISIS KERAGAMAN DNA TANAMAN DURIAN SUKUN (DURIO ZIBETHINUS MURR.) BERDASARKAN PENANDA RAPD Yuniastuti, Endang; Supriyadi, Supriyadi; Ruwaida, Ismi Puji
Prosiding Seminar Biologi Vol 7, No 1 (2010): Seminar Nasional VII Pendidikan Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (467.468 KB)

Abstract

ABSTRAKDurian (Durio zibenthinus Murr.) merupakan buah-buahan tropis dari AsiaTenggara. Beberapa genotipe durian lokal telah dilepas menjadi varietas unggul,yaitu durian sukun, sunan, kani, monthong dan petruk, namun sampai saat inibelum diketahui keragaman DNA. Alternatif untuk mengkaji keragaman DNAdurian adalah dengan menggunakan penanda RAPD. Tujuan penelitian adalahmengkaji keragaman DNA pada varietas durian sukun, sunan, kani, monthong,dan petruk serta mengkaji keragaman DNA durian sukun yang ditanam padawilayah yang berbeda berdasarkan penanda RAPD.Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Balai Besar PenelitianBioteknologi dan Pemuliaan Tanaman Hutan di Yogyakarta mulai bulanNovember 2008 sampai bulan Januari 2009. Bahan penelitian analisis keragamanDNA antar varietas durian adalah daun tanaman durian sukun, sunan, kani,monthong dan petruk yang ada di kebun benih Ranukitri Karanganyar. Bahanpenelitian analisis keragaman DNA durian sukun pada wilayah penanamanberbeda adalah daun tanaman durian sukun dari Gempolan Karanganyar, duriansukun dari Kebun Benih Ranukitri Karanganyar, durian sukun dari Jepara dandurian sukun dari Salatiga. Selanjutnya dilakakukan analisis DNA terhadapsampel daun yang diawali dengan isolasi DNA, uji kuantitas dan kualitas DNA,seleksi primer, dan amplifikasi dengan PCR. Visualisasi hasil PCR dilakukandengan elektroforesis menggunakan etidium bromide yang menghasilkan pitaDNA. Pita DNA selanjutnya dianalisis dengan program NTSYS untukmendapatkan keragaman DNA antar varietas durian dan keragaman DNA duriansukun pada wilayah penanaman berbeda.Seleksi primer menghasilkan 6 primer polimorfik yang digunakan, yaituprimer OPA-01, OPA-02, OPA-07, OPA-16, OPA-18 dan OPA-19. Pola pitaDNA hasil amplifikasi menunjukkan adanya keragaman antar varietas duriansukun, sunan, kani, monthong dan petruk serta menunjukkan keragaman duriansukun yang ditanam di wilayah yang berbeda. Dendrogram pengelompokkan padalima varietas durian cenderung memisah, yaitu durian sukun, sunan, monthongdan petruk merupakan satu kelompok yang memisah dengan durian kani.Dendrogram pengelompokkan durian sukun yang ditanam pada wilayah berbedamenghasilkan dua kelompok, yaitu kelompok I terdiri dari durian sukun dariGempolan Karanganyar dan durian sukun dari Salatiga. Kelompok II terdiri daridurian sukun dari Kebun Benih Ranukitri Karanganyar dan durian sukun dariJepara.Kata kunci : Analisis keragaman, DNA, Durio zibethinus Murr, RAPD
PENINGKATAN KETERAMPILAN MERANCANG EKSPERIMEN SISWA MELALUI PENERAPAN STRATEGI GUIDED INQUIRY DI SMP NEGERI 5 SURAKARTA KELAS VIII F TAHUN PELAJARAN 2011/2012 Saputra, Alanindra; Widoretno, Sri; Santosa, Slamet
Prosiding Seminar Biologi Vol 9, No 1 (2012): Seminar Nasional IX Pendidikan Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.149 KB)

Abstract

ABSTRAK   Hasil observasi pembelajaran di SMP Negeri 5 Surakarta khusus pada kelas VIII-F menunjukkan belum optimal dalam proses pembelajaran dan pemanfaatan potensi yang ada. Pembelajaran pada umumnya masih didominasi oleh guru.  Guru adalah satu-satunya sumber ilmu sehingga siswa cenderung pasif dan hanya mendengarkan apa yang disampaikan guru, akibatnya siswa tidak mengembangkan kemampuannya untuk menggali segala fenomena alam di bidang biologi. Kegiatan percobaan umumnya jarang dilakukan, apalagi keterlibatan dalam merancang percobaan. Percobaan umumnya sudah tersedia petunjuk pelaksanaan percobaan, sehingga siswa hanya membuktikan yang sudah tersedia pada petunjuk pelaksanaan percobaan. Akibatnya keterampilan siswa dalam merancang eksperimen masih kurang. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan merancang eksperimen siswa kelas VIII F SMP Negeri 5 Surakarta tahun pelajaran 2011/ 2012 melalui penerapan strategi Guided Inquiry. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research) yang dilaksanakan dalam 4 siklus. Setiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subyek penelitian adalah siswa kelas VIIIF SMP Negeri 5 Surakarta  tahun pelajaran 2011/2012. Data penelitian diperoleh melalui penyebaran angket pembelajaran dan observasi. Teknik analisis data adalah dengan teknik analisis deskriptif baik secara kualitatif maupun kuantitatif. Validasi data dengan menggunakan metode belah dua (split half method). Hasil penelitian membuktikan bahwa dengan pelaksanaan tindakan kelas melalui penerapan strategi Guided Inquiry dapat meningkatkan keterampilan merancang dan melaksanakan eksperimen dalam pembelajaran Biologi. Hal ini didasarkan pada hasil observasi. Prosentase capaian indikator keterampilan merancang eksperimen berdasarkan hasil observasi siklus I adalah 47,29 (meningkat 32,82%), siklus II 56,53 (meningkat 9,24%), siklus III 71,21 (meningkat 14,68%), dan siklus IV 75,03 (meningkat 3,82%). Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan strategi Guided Inquiry dapat meningkatkan keterampilan merancang eksperimen siswa kelas VIII F SMP Negeri 5 Surakarta tahun pelajaran 2011/2012.   Kata kunci:  Keterampilan merancang eksperimen, Strategi Guided Inquiry.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE 5E SECARA TERPADU DENGAN PERMAINAN KARTU LINK AND MATCH UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI SISWA KELAS VIII F SMPN 22 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2012/2013 Budiati, Herni
Prosiding Seminar Biologi Vol 10, No 2 (2013): Seminar Nasional X Pendidikan Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (418.353 KB)

Abstract

Implementasi Model Pembelajaran  Learning Cycle 5E  Secara Terpadu dengan Permainan Kartu  Link and Match untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi pada Pembelajaran Biologi Siswa Kelas VIII F SMP Negeri 22 Surakarta Tahun Pelajaran 2012/2013. Penelitian Tindakan Kelas.Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan komunikasi pada pembelajaran biologi siswa VIII F SMPN 22 Surakarta tahun pelajaran 2012/2013 melalui implementasi model pembelajaran Learning Cycle  5E  secara terpadu dengan permainan kartu  Link and Match. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas, dengan subyek penelitian  siswa kelas VIII F SMP Negeri 22 Surakarta Tahun Pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 27 siswa. Data diperoleh melalui observasi kemampuan komunikasi dan tes hasil belajar biologi.  Prosedur dalam penelitian tindakan kelas ini mengikuti model yang dikembangkan oleh Kemmis dan Robin Mc. Taggart yang meliputi tahap-tahap yaitu rencana tindakan  (plan), pelaksanaan tindakan  (action), observasi  (observation), dan refleksi  (reflection).yang selanjutnya dianalisis secara deskriptif kualitatif.  Kesimpulan penelitian ini adalah implementasi model pembelajaran  Learning Cycle 5E  secara terpadu dengan permainan kartu  Link and Match  dapat meningkatkan kemampuan komunikasi pada pembelajaran biologi siswa VIII F SMPN 22 Surakarta tahun pelajaran 2012/2013. Kata Kunci: Learning Cycle 5E, link and match, kemampuan komunikasi.
JENIS-JENIS NYAMUK DAN DOMINANSINYA PADA BERBAGAI KAWASAN RAWA DI DESA BAET KECAMATAN BAITUSSALAM KABUPATEN ACEH BESAR abdullah, Abdullah; fitri, Rini
Prosiding Seminar Biologi Vol 8, No 1 (2011): Seminar Nasional VIII Pendidikan Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK   Penelitian tentang ?Jenis-Jenis Nyamuk Dan Dominansinya Pada Berbagai Kawasan Rawa di Desa Baet Kecamatan Baitussalam Kabupaten Aceh Besar? telah dilakukan pada tanggal 9 sampai dengan 18 Januari 2011. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi  jenis-jenis nyamuk dan dominansinya pada berbagai kawasan rawa di Desa Baet Kecamatan Baitussalam Kabupaten Aceh Besar. Metode penelitian yang digunakan adalah eksplorasi. Pengambilan data dilakukan secara purposive sampling pada 3 kawasan rawa yang berbeda, yaitu rawa bersampah, rawa yang ditumbuhi oleh rumput obor (Typha aqustifolia), dan rawa bersih. Masing-masing rawa ditetapkan 6 titik pengamatan pada bagian pinggir rawa. Pengambilan data dilakukan pagi (08.00-12.00), siang (14.00-18.00), dan malam hari (19.00-24.00 dan 01.00-06.00) sebanyak 4 kali dalam sehari selama 6 hari. Parameter yang diamati adalah jenis nyamuk pada berbagai kawasan rawa di Desa Baet Kecamatan Baitussalam Kabupaten Aceh Besar dan parameter lingkungan (suhu dan pH). Hasil penelitian ditemukan 7 spesies nyamuk yang terdiri dari Aedes aegypti, Aedes albopictus, Armigeres subalbatus, Anopheles sundaicus, Culex sitiens, Culex quinquefasciatus, dan Mansonia annulata. Berdasarkan analisis indeks dominansi pada setiap rawa diketahui bahwa, Culex quinquefasciatus mendominansi pada rawa bersampah; Mansonia uniformis mendominansi pada rawa yang ditumbuhi oleh rumput obor (Typha aqustifolia); dan Culex quinquefasciatus mendominansi pada rawa bersih   Kata kunci : Jenis, Dominansi, Nyamuk, Kawasan, Rawa, Baet.
OPTIMASI VOLUME ACETOBACTER XYLINUM TERHADAP PRODUKTIFITAS NATA DE COCO PADA MEDIA MINIMUM Pratiwi, Hanik; Handoko, Papib; Santoso, Agus Muji
Prosiding Seminar Biologi Vol 9, No 1 (2012): Seminar Nasional IX Pendidikan Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.496 KB)

Abstract

ABSTRAK   Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui optimasi volume Acetobacter xylinum terhadap produktifitas nata de coco pada media minimum. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif Rancangan Acak Lengkap dengan 5 perlakuan, A0 = 0 ml starter, A1 = ditambahkan 25 ml starter, A2 =  ditambahkan 50 ml starter, A3 = ditambahkan 75 ml starter, A4 =  ditambahkan 100 ml starter per 1000 mL media minimum (air kelapa 1000 mL, cuka 10 mL, dan gula pasir 100 gram). Data penelitian diperoleh: tebal nata de coco tertinggi diperoleh pada perlakuan A4 dan berat maksimal pada perlakuan A4. Ada signifikasi tebal nata de coco antar perlakuan (Fhit 5,0069 > Ftab 2,87 pada taraf signifikan 5%) serta ada signifikasi berat nata de coco antar perlakuan (Fhit 1127,167 > Ftab 2,87 dengan taraf signifikan 5%). Di samping itu, juga diperoleh korelasi positif antara tebal dengan berat nata de coco (R2=0,9947 dan R=0,9973) dan hasil tersebut diperoleh pada perlakuan A4.   Kata Kunci: Acetobacter xylinum, tebal, berat, nata de coco,
PENINGKATAN HASIL BELAJAR DAN KEAKTIFAN MELALUI PEMBELAJARAN MAKE A MATCH PADA SISWA KELAS IX F SMP NEGERI 2 KARTASURA Wahyuningsih, Sri; Djumadi, Djumadi
Prosiding Seminar Biologi Vol 9, No 1 (2012): Seminar Nasional IX Pendidikan Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.289 KB)

Abstract

ABSTRAK   Dalam pelaksanaan proses pembelajaran guru dapat memilih dan menggunakan strategi pembelajaran, salah satunya yaitu dengan strategi Make a Match. Strategi Make a Match adalah strategi yang cukup menyenangkan, aktif, kreatif sehingga dapat membuat pelajaran tetap melekat dalam pikiran siswa dan menjadikan belajar tidak terlupakan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar biologi dan keaktifan siswa kelas IX F SMP Negeri 2 Kartasura tahun ajaran 2011/2012. Jenis penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian tindakan kelas yang terdiri dari perencanaan, tindakan, observasi, refleksi dan evaluasi dengan menggunakan strategi Make a Macth yang dilaksanakan dalam dua siklus. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, catatan lapangan, wawancara, dokumentasi, dan tes. Analisis data dalam penelitian ini dengan deskriptif kualitatif yang dilengkapi dengan analisis rata-rata hasil belajar dikelas IX F SMP Negeri 2  Kartasura tahun ajaran 2011/2012. Sebelum pelaksanaan tindakan diperoleh rata-rata hasil belajar kognitif produk siswa 67,46 dan rata-rata pada siklus I meningkat menjadi 73,94 dan rata-rata pada siklus II meningkat menjadi 78,89 sedangkan untuk keaktifan siswa pada siklus I dengan rata-rata 11,51 dengan kriteria cukup berminat dan meningkat pada siklus II menjadi 16,89 dengan kriteria berminat. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa strategi Make a Match dapat meningkatkan hasil belajar dan keaktifan pada materi sistem koordinasi dan indera manusia pada siswa kelas IX F SMP Negeri 2 Kartasura Tahun Ajaran 2011/2012.   Kata Kunci : Keaktifan, Hasil Belajar, dan Strategi Make a Match
PENERAPAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BIOLOGI BERBASIS KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE (TPS) UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DI SMA SEJAHTERA SURABAYA Fitrihidajati, Herlina; Indah, Novita Kartika; Susantini, Endang
Prosiding Seminar Biologi Vol 7, No 1 (2010): Seminar Nasional VII Pendidikan Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (475.758 KB)

Abstract

ABSTRAK   Penelitian ini menerapkan perangkat pembelajaran biologi berbasis kooperatif tipe TPS. Tujuan  penelitian  ini adalah  meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa dan mendapatkan data tentang ketercapaian setiap indikator keterampilan  berpikir kritis. Jenis penelitian adalah eksperimen semu  dengan menggunakan rancangan One Group Pretest-Postest Design. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan paired t-test. Selain itu juga dihitung peningkatan keterampilan berpikir  kritis melalui N-gain, untuk melihat keunggulan perangkat pembelajaran berbasis kooperatif tipe TPS. Sasaran penelitian adalah siswa SMA Sejahtera Tahun Ajaran 2009/2010 Kelas X-7 yang berjumlah 37 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan perangkat pembelajaran berbasis kooperatif tipe TPS dapat meningkatkan  keterampilan  berpikir kritis siswa. Ada  satu indikator yang tidak tuntas dari lima indikator berpikir kritis yang dilatihkan. Kata kunci: perangkat pembelajaran biologi, kooperatif Think Pair Share, berpikir kritis
POTENSI ANTIBIOTIK ISOLAT RARE ACTINOMYCETES DARI MATERIAL VULKANIK GUNUNG MERAPI ERUPSI TAHUN 2010 Rahayu, Triastuti
Prosiding Seminar Biologi Vol 10, No 2 (2013): Seminar Nasional X Pendidikan Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (394.786 KB)

Abstract

Tujuan pelitian ini adalah mengetahui dan menentukan potensi antibiotik  isolat   rare Actinomycetes  yang sudah diperoleh dari material vulkanik Gunung Merapi DIY erupsi tahun 2010 terhadap S. aureus. Penelitian dilakukan untuk skrining primer antibiotik isolat Rare Actinomycetes yang sudah diperoleh dengan metode agar block.  Isolat  Rare Actinomycetes (isolat A-J) dari media oatmeal agar  diambil dengan sterile cork borer ukuran 6 mm kemudian diletakkan di atas biakan bakteri uji (S. aureus), selanjutnya diinkubasi selama 24 jam 370C. Potensi antibiotik ditentukan dengan cara mengukur diameter zona hambat di sekitar agar block. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada 5 (lima) isolat Rare Actinomycetes berpotensi antibiotik ?sedang? dan 5 (lima) isolat berpotensi ?kuat? yaitu isolat B, D, H, I dengan diameter zona hambat 12,5 mm, sedangkan isolat F 13,7 mm.   Kata kunci : Rare Actinomycetes, Antibiotik, S. aureus