cover
Contact Name
Asep Rahman
Contact Email
admin@ybli.or.id
Phone
+6281527083919
Journal Mail Official
aseprahman@ybli.or.id
Editorial Address
Jalan Lentera, Lingkungan 2, Kelurahan Pandu
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
Jurnal Lentera Sehat Indonesia
ISSN : -     EISSN : 29619297     DOI : https://doi.org/10.57207/jlsi.tbyxgx11
Core Subject : Health,
Jurnal Lentera Sehat Indonesia (JLSI) adalah sebuah jurnal ilmiah yang berfokus pada isu-isu kesehatan di Indonesia. Jurnal ini bertujuan untuk menjadi platform bagi para akademisi, peneliti, praktisi kesehatan, dan pembuat kebijakan untuk berbagi pengetahuan, hasil penelitian, dan praktik terbaik dalam upaya meningkatkan kesehatan masyarakat Indonesia. Lingkup dan fokus dari Jurnal Lentera Sehat Indonesia memfokuskan pada berbagai aspek kesehatan, termasuk tapi tidak terbatas pada epidemiologi, pencegahan penyakit, promosi kesehatan, pengobatan, manajemen rumah sakit, kebijakan kesehatan, dan aspek lain yang relevan dengan konteks kesehatan Indonesia.
Articles 41 Documents
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Pencegahan Covid-19 pada Mahasiswa di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi Manado Kiling, Schwarz Y.; Kaunang, Wulan P. J.; Kandou, Grace D.
Jurnal Lentera Sehat Indonesia Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Lentera Sehat Indonesia
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/bdnmmg27

Abstract

COVID-19 merupakan penyakit yang dapat menular dari orang ke orang dan disebabkan oleh virus SARSCoV-2 dengan munculnya kasus pertama di kota Wuhan, Cina, yang kemudian menyebar ke berbagai negara termasuk Indonesia. Indonesia adalah salah satu negara dengan jumlah kasus yang terus meningkat setiap hari, sehingga pemerintah Indonesia berupaya untuk dapat mengurangi kasusi COVID-19. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan (persepsi kerentanan, persepsi keparahan, persepsi manfaat, persepsi hambatan, isyarat untuk bertindak dan efikasi diri) dengan perilaku pencegahan COVID-19. Penelitian ini menggunakan desain Cross Sectional yang dilaksanakan pada bulan Februari-September 2021 secara online pada mahasiswa di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi Manado. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 261 responden, diambil dengan teknik simple random sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner yang telah teruji validitas dan reliabilitas denganianalisis data bivariat menggunakan uji Spearman rank Cl=95% dan α=0,05. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara persepsi manfaat dengan perilaku pencegahan COVID-19 (p:0,018), persepsi hambatan dengan perilaku pencegahan COVID-19 (p:0,000), syarat untuk bertindak dengan perilaku pencegahan COVID-19 (p:0,000) dan tidak adanya hubungan antara persepsi kerentanan dengan perilaku pencegahan COVID-19 (p:0,958), persepsi keparahan dengan perilaku pencegahan COVID-19 (p:0,902) dan efikasi diri dengan perilaku pencegahan COVID-19 (p:0,055). 
Hubungan Faktor-Faktor Psikososial dengan Tingkat Stres pada Masa Penyusunan Skripsi Mahasiswa Prodi Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Negeri Manado Tahun 2024 Gunawan, Nesti Astuti; Berhimpong, Marnex; Manoppo, Jonesius
Jurnal Lentera Sehat Indonesia Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Lentera Sehat Indonesia
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/6szndp37

Abstract

Permasalahan psikososial merupakan perubahan dalam kehidupan individu yang bersifat psikologis ataupun sosial yang mempunyai timbal balik serta dapat berpotensi cukup besar sebagai faktor terjadinya stres. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan faktor-faktor psikososial dengan tingkat stres pada masa penyusunan skripsi mahasiswa Prodi Ilmu Kesehatan MasyarakatUnima Tahun 2024. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel yang berjumlah 46 responden dengan menggunakan total sampling. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat untuk melihat distribusi frekuensi dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor psikososial yang berhubungan dengantingkat stres pada mahasiswa yang sedang menyusun skripsi adalah dukungan keluarga (ρ = 0,000), dukungan teman (ρ = 0,013), hubungan dengan dosen pembimbing (ρ = 0,017). Dan faktor psikososial yang tidak berhubungan dengan tingkat stres yaitu kondisi lingkungan kampus (ρ = 0,811). Kesimpulan yang didapat bahwa faktor-faktor psikososial yang berhubungan dengan tingkat stres pada masa penyusunan skripsi mahasiswa Prodi Ilmu Kesehatan Masayarakat Unima Tahun 2024 adalah faktor dukungan orang tua, dukungan teman dan hubungan dengan dosen pembimbing.
Hubungan Pola Penggunaan Media Sosial Dengan Kesehatan Mental Remaja di Desa Maulit, Kecamatan Pasan, Kabupaten Minahasa Tenggara Saroinsong, Livi Adistia; Manoppo, Jonesius Eden; Lomboan, Ellen Bernadet
Jurnal Lentera Sehat Indonesia Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Lentera Sehat Indonesia
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/7r391v78

Abstract

Saat ini, media sosial menjadi gaya hidup untuk mengikuti tren. Namun, media sosial juga memiliki kekurangan bagi penggunanya. Remaja saat ini sering bermain dengan perangkat elektronik. Remaja di Desa Maulit khususnya saat ini sangat bergantung pada media sosial, yang berdampak negatif pada kesehatan mental dan emosional mereka. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kesehatan mental remaja dan pola penggunaan media sosial di Desa Maulit, Kecamatan Pasan, Kabupaten Minahasa Tenggara. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dan metodologi kuantitatif. Sebanyak 106 remaja di Desa Maulit, usia 12 hingga 19 tahun, menjadi sampel penelitian, yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Berdasarkan hasil penelitian, sebagian besar responden (73,6%) menggunakan media sosial secara ekstensif, dan 74,5% mengalami gangguan kesehatan mental yang sangat serius. Dengan nilai p sebesar 0,000, uji chi-square menunjukkan adanya korelasi yang cukup besar antara kesehatan mental remaja dengan kebiasaan penggunaan media sosial. Sebagai kesimpulan, remaja di Desa Maulit yang menggunakan media sosial secara ekstensif mengalami kesehatan mental yang buruk.
Peningkatan Pengetahuan dan Kesadaran Mengenai Hipertensi Melalui Intervensi Fisik dan Non Fisik di Desa Rinondoran Jaga I dan II Kecamatan Likupang Timur Hutagalung, Anggun; Alheid, Farhad; Latara, Nurmifta; Rahman, Asep
Jurnal Lentera Sehat Indonesia Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Lentera Sehat Indonesia
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/kv7h6j18

Abstract

Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah suatu penyakit dimana tekanan darah pada pembuluh darah meningkat secara signifikan. Salah satu faktor penyebab dari banyaknya pengidap penyakit hipertensi di Desa Rinondoran ialah faktor pola makan dan genetik. Tujuan dari kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat Desa Rinondoran jaga I dan II mengenai hipertensi. Metode pelaksanaan yang dilakukan yaitu penyuluhan kepada masyarakat dan pemasangan standing banner, poster, serta pembagian pamflet. Sasaran pelaksaan intervensi fisik dan non fisik ialah masyarakat Desa Rinondoran Jaga I dan II yang dilakukan pada saat ibadah pria kaum bapa dan wanita kaum ibu jemaat KGPM Rinondoran. Pelaksanaan penyuluhan hipertensi di awali dengan pemberian pre-test sebelum dilakukan penyuluhan kemudian sesudah penyuluhan kembali diberikan post-test untuk membandingkan tingkat pengetahuan masyarakat sebelum dan sesudah penyuluhan. Secara keseluruhan, pada PBL I dan II terjadi peningkatan yang cukup baik, sedangkan pada PBL III, terdapat lebih banyak peserta yang masih dikategorikan sebagai kurang. Faktor pindahnya 1 peserta PBL III juga turut mempengaruhi hasil dari evaluasi secara keseluruhan.
Evaluasi Efektivitas Pengetahuan Masyarakat melalui Intervensi Kesehatan terkait Tingginya Angka Kesakitan Kolesterol pada Masyarakat Desa Rinondoran Jaga I dan II Kecamatan Likupang Timur Larobu, Eunike Sherenia; Telew, Christalia R. K.; Taroreh, Putri Wulandari; Rahman, Asep
Jurnal Lentera Sehat Indonesia Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Lentera Sehat Indonesia
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/zkcgjn87

Abstract

Kolesterol ialah sterol terpenting dalam tubuh manusia dan juga merupakan komponen structural membrane sel lipoprotein. Organ penghasil kolesterol yang penting adalah hati sebagian besar kolesterol diekskresikan dalam empedu, yaitu membantu pencernaan. Tujuan dari kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat Desa Rinondoran jaga I dan II mengenai kolesterol.Metode pelaksanaan yang dilakukan yaitu penyuluhan kepada masyarakat dan pemasangan poster Sasaran pelaksaan intervensi fisik dan non fisik ialah masyarakat Desa Rinondoran Jaga I dan II yang dilakukan pada saat ibadah Wanita Kaum Ibu Jemaat Kolom 7 GMIM Doulos Rinondoran di salah satu rumah warga masyarakat Jaga II Desa Rinondoran. Pelaksaan penyuluhan hipertensi diawali dengan pemberian pre-test sebelum dilakukan penyuluhan kemudian sesudah penyuluhan kembali diberikan post-test untuk membandingkan tingkat pengetahuan masyarakat sebelum dan sesudah penyuluhan.
Peningkatan Pengetahuan dan Kesadaran mengenai Perilaku Merokok melalui Intervensi Fisik dan non fisik di Desa Rinondoran Jaga I dan II Kecamatan Likupang Timur Lumatauw , Giselle Deiny Angie; Karinda, Treissy; Tunas, Stania Erika; Rahman, Asep
Jurnal Lentera Sehat Indonesia Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Lentera Sehat Indonesia
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/zc3cgf03

Abstract

Perilaku merokok merupakan perilaku yang membakar salah satu produk tembakau yang dimaksudkan untuk dibakar, dihisap dan atau dihirup termasuk rokok kretek, rokok putih, cerutu atau bentuk lainnya yang dihasilkan dari tanaman nicotina tabacum, nicotina rustica dan spesies lainnya atau sintetisnya yang asapnya mengandung nikotin dan tar, dengan atau tanpa bahan tambahan. Salah satu faktor penyebab dari banyaknya perilaku merokok di Desa Rinondoran ialah faktor sosial. Tujuan dari kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat Desa Rinondoran Jaga I dan II mengenai perilaku merokok. Metode pelaksanaan yang di lakukan yaitu penyuluhan kepada masyarakat dan pemasangan poster, stiker, serta pembagian pamphlet. Sasaran pelaksanaan intervensi fisik dan non fisik ialah masyarakat Desa Rinondoran Jaga I dan II yang dilakukan pada saat ibadah pemuda jemaat GMIM Doulos Rinondoran. Pelaksanaan penyuluhan perilaku merokok di awali dengan pemberian pre-test sebelumdilakukan penyuluhan kemudian sesudah penyuluhan kembali diberikan post-test untuk membandingkan tingkat pengetahuan masyarakat sebelum dan sesudah penyuluhan, secara keseluruhan, pada PBL I dan II terjadi peningkatan yang cukup baik, kemudian pada PBL III, memiliki hasil post-test yang lebih baik secara keseluruhan, yang dapat diartikan bahwa penyuluhan yang telah dilakukan pada PBL I & II dapat disimpulkan berhasil.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kesehatan Mental pada Peserta Didik di Madrasah Aliyah Negeri Model 1 Plus Keterampilan Manado Sari, Intan Iman; Adam, Hilman; Engkeng, Sulaemana
Jurnal Lentera Sehat Indonesia Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Lentera Sehat Indonesia
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/adt1dz19

Abstract

Kesehatan mental adalah keadaan di mana seseorang merasa nyaman dengan dirinya sendiri, mampu mengatasi tekanan hidup, dan dapat memberikan kontribusi sosial, yang memengaruhi cara berpikir dan perilaku. Tujuan studi untuk mengetahui faktor yang ada hubungan dengan kesehatan mental pada siswa di MAN Model 1 Plus Keterampilan Manado. Metode: kuantitatif dengan desain survei analitik, menggunakan total populasi sebagai sampel, yaitu sebanyak 474 siswa. Variabel yang diteliti mencakup penggunaan sosial media, pola asuh orang tua, pengaruh dukungan teman sebaya, dan kesehatan mental. Data dianalisa dengan univariat menggunakan analisis deskriptif Hasil: : Terdapat (17,7%) yang banyak mendapatkan skor tertinggi untuk penggunaan sosial media, sedangkan untuk pola asuh orang tua sebanyak (18,4%) serta yang mendapatkan skor tertinggi untuk pengaruh dukungan teman sebaya terdapat (15,4%) dan untuk kesehatan mental skor tertinggi (16,7%). Kesimpulan: Terdapat hubungan signifikan antara penggunaan sosial media, pola asuh orang tua, dan dukungan teman sebaya dengan kesehatan mental siswa di MAN Model 1 Plus Keterampilan Manado. Oleh karena itu, sekolah disarankan untuk bekerja sama dengan instansi terkait, seperti puskesmas, dalam kunjungan kesehatan dan lebih memperhatikan kesehatan mental siswa.
Penyuluhan Tentang Jajanan Sehat dan Tidak Sehat dengan Tema“Ayo Kenali Jajanan Sehat” di SD GMIM 06 Manado Maino, Irny E.; Rahman, Asep; Adam, Hilman; Engkeng, Sulaemana; Nurmidin, M Fadel; Wenas, Crifianny P.; Sihombing, Yolanda Anastasia; Mino, Zety Salasabilah; Mambo, Hizkia; Umboh, Tirsa; Pabiaran, Anita; Tiara, Chasandra; Jumria; Medila, Kristy; Parinding, Reva; Tanggang, Stela; Avriline, Yossie; Jeanvili; Claudio; Laode, Alya; Laurensia, Veronika; Daud, Juwita
Jurnal Lentera Sehat Indonesia Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Lentera Sehat Indonesia
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/0dnh9775

Abstract

Pada era sekarang seperti yang kita ketahui bersama sudah banyak Jenis- jenis aneka makanan dengan berbagai macam varian, namun seringkali banyak masyarakat yang tidak peduli dengan apa yang mereka konsumsi. Mulai dari kalangan Dewasa hingga anak-anak Bagi mereka hal yang terpenting yang pasti makanan enak dan banyak varian rasanya, Apa lagi pada anak-anak anak sendiri mereka tidak memperdulikan apakah makanan tersebut baik untuk di konsumsi dan tidak dapat menyebabkan bakteri masuk ke dalam tubuh, anak anak hanya mementingkan makanan nya enak untuk di makan dan rasa nya sangat membuat mereka ketagihan sehingga mereka tidak tahu Makanan yang sudah mereka konsumsi dapat menyebabkan juga keracunan pada tubuh, , masih banyak ditemukan jajanan sekolah yang tidak memenuhi syarat kesehatan. Hal ini tentunya sangat memprihatinkan, sebab makanan bukan hanya sekedar untuk memenuhi kebutuhan nutrisi pada tubuh, melainkan kandungan gizi yang baik dari segi kuantitas maupun kualitas diperlukan agar tumbuh Kembang anak dapat optimal, Metode yang kami gunakan adalah Penyuluhan dan sosialisasi di SD GMIM 06 Manado Hasil yang dilakukan melalui penyuluhan dan sosialisasi untuk meningkatkan pengetahuan sejak dini bagi siswa – siswi terutama anak kelas satu, selain itu memberikan pemahaman kepada mereka melalui gambar dan jenis makanan yang sehat dan tidak sehat untuk dapat di konsumsi dan yang tidak dapat konsumsi.
Hubungan Usia, Lama Kerja dan Beban Kerja dengan KelelahanKerja pada Pekerja Ojek di Pasar Beriman Kota Tomohon Rapar, Yesika Novita Esra; Palilingan, Richard Andreas; Bawiling, Nancy Sylvia
Jurnal Lentera Sehat Indonesia Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Lentera Sehat Indonesia
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/sfq4g491

Abstract

ABSTRACT Ojeks are motorbikes that are used by piggybacking passengers or their tenants. Ojek consists of conventional and online motorcycle taxis. In Indonesia, 72% of traffic accidents that occur involve motorcycles. Motorcycle taxi drivers are jobs that deserve special attention because the work process they do contains a lot of risk of accidents. In the Tomohon market, apart from working as traders, there are also those who work as motorcycle taxi drivers. Many motorcycle taxi workers do not pay attention to their safety when driving. The purpose of this study was to analyze the relationship between age, length of work and workload with work fatigue on motorcycle taxi workers in the Tomohon market. This study uses quantitative research using a cross sectional research design. The population in this study were all motorcycle taxi drivers in the Tomohon Faith Terminal with a total of 40 respondents. The sample in this study used the Total Population. The results show that there is a relationship between length of work and work fatigue (p value = 0.000), workload and work fatigue (p value = 0.024) and there is no relationship between age and work fatigue (p value = 0.388) for motorcycle taxi workers in the market. Tomohon. to motorcycle taxi workers at Tomohon Market. The conclusion of this study is that there is a relationship between length of work, workload and work fatigue and there is no relationship between age and work fatigue for motorcycle taxi workers in Tomohon Market. Keywords: Age, Length of Work, Workload, Work Fatigue.     ABSTRAK Ojek terdiri dari ojek konversional dan online. Di Indonesia 72% kecelakaan lalu lintas yang terjadi melibatkan kendaraan sepeda motor. Tukang ojek merupakan pekerjaan yang layak mendapatkan perhatian khusus karna proses kerja yang mereka lakukan banyak mengandung resiko kecelakaan.      Di pasar Tomohon selain bekerja sebagai pedagang ada juga yang bekerja sebagai tukang ojek. Banyak pekerja ojek yang belum memperhatikan keselamatan mereka saat berkendara. Tujuan Penelitian ini yaitu untuk menganalisis hubungan usia, lama kerja dan beban kerja dengan kelelahan kerja pada pekerja ojek di pasar Tomohon. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan  desain penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh tukang ojek pangkalan yang ada di Terminal Beriman Tomohon dengan Jumlah 40 responden. Sampel dalam penelitian ini menggunakan Total Populasi. Hasil Penelitian Menunjukkan Bahwa Terdapat hubungan antara lama kerja dengan kelelahan kerja (Nilai p = 0,000), Beban Kerja dengan kelelahan kerja (nilai p = 0,024) dan tidak terdapat hubungan antara usia dengan kelelahan kerja (nilai p = 0,388) pada pekerja ojek di Pasar Tomohon.pada pekerja ojek di Pasar Tomohon. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu Terdapat hubungan antara lama kerja, beban kerja dengan kelelahan kerja dan tidak terdapat hubungan usia dengan kelelahan kerja pada pekerja ojek di Pasar Tomohon Kata Kunci: Usia, Lama Kerja, Beban Kerja, Kelelahan Kerja  
Kampanye Anti-Rokok di Media Online: Tinjauan Literatur Nurmidin, M Fadhel
Jurnal Lentera Sehat Indonesia Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Lentera Sehat Indonesia
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/vnwkny90

Abstract

Kampanye anti-rokok di media online menjadi strategi yang semakin diandalkan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya merokok dan mendorong perubahan perilaku, khususnya di kalangan generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas kampanye anti-rokok yang dilakukan melalui media sosial dengan meninjau berbagai literatur terkait. Studi menunjukkan bahwa penggunaan elemen visual interaktif, seperti video pendek, infografis, dan animasi, dapat meningkatkan keterlibatan audiens serta memperkuat pesan kampanye. Selain itu, partisipasi pengguna melalui berbagi pengalaman pribadi dan interaksi dalam komunitas daring juga terbukti efektif dalam membangun dukungan sosial untuk berhenti merokok. Kampanye anti-rokok di media online juga menghadapi tantangan, terutama dalam bentuk penyebaran informasi yang tidak akurat atau hoaks, yang dapat menghambat efektivitas kampanye. Oleh karena itu, peningkatan literasi media menjadi aspek penting dalam memastikan bahwa informasi yang diterima oleh masyarakat bersumber dari data yang valid dan terpercaya. Di Indonesia, di mana angka perokok di kalangan remaja masih tinggi, strategi kampanye yang inovatif berbasis media sosial sangat diperlukan untuk mengurangi jumlah perokok baru. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa efektivitas kampanye anti-rokok di media online bergantung pada kualitas konten, keterlibatan sosial, serta pemahaman audiens mengenai risiko kesehatan akibat merokok. Untuk meningkatkan dampaknya, disarankan agar kampanye menggunakan pendekatan yang lebih inovatif dengan memanfaatkan teknologi digital secara kreatif, memperkuat kolaborasi dengan influencer serta komunitas kesehatan, dan meningkatkan literasi media di kalangan masyarakat. Selain itu, regulasi yang lebih ketat dari pemerintah terhadap promosi rokok di media sosial diperlukan guna menciptakan lingkungan digital yang lebih sehat dan mendukung keberlanjutan kampanye anti-rokok.