cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Materi dan Pembelajaran Fisika
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 70 Documents
TEORI PENGUKURAN DALAM PENDIDIKAN Siti Aminah, Nonoh
Jurnal Materi dan Pembelajaran Fisika Vol 3, No 2 (2013): Jurnal Materi dan Pembelajaran Fisika
Publisher : Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (518.777 KB)

Abstract

Pengukuran dalam pendidikan meliputi pengukuran kemampuan testee dan pengukuran karakteristik alat ukur yang digunakan Ada dua teori pengukuran yang saat ini masih digunakan dan dikembangkan, yaitu teori tes klasik disebut juga classical test theory (CTT) dan teori tes modern disebut juga disebut teori respons item atau item response theory (IRT). Pengukuran menurut teori tes klasik adalahpemberian angka kepada objek atau kejadian dengan aturan tertentu, angka diartikan sebagai sifat yang melekat pada objek. Teori tes klasik menyatakan bahwakarakteristik tesdipengaruhi oleh testee yang menempuh tes tersebut. Jika kelompok peserta yang sama menempuh tes berbeda maka karakteristik kelompok peserta umumnya berubah. Jika diberikan tes yang mudah, kemampuan testee berada pada level tinggi sebaliknya jika diberi kan tes yang sulit, kemampuan testee berada pada level rendah. Menurut teori, kemampuan seseorang tidak berubah karena karakteristik tes. Kelemahan teori tes klasik diatasi oleh teori tes modern atau teori respons item (IRT). Sebagai model alternatif, IRT memiliki sifat antara lain karakteristik item tidak tergantung pada kelompok testee yang dikenai item tersebut atau kemampuan seseorang tidak berubah karena karakteristik item.Model dinyatakan dalam tingkatan item. Model tidak memerlukan tes paralel untuk menghitung koefisien reliabilitas dan model menyediakan ukuran yang tepat untuk setiap kemampuan testee.Parameter statistik pada teori tes klasik yaitu, indeks kesulitan item(b_i) , indeks daya beda item (a_i). Pada teori tes modern, selain indeks kesulitan item dan indeks daya beda item juga ditambah dengan kemampuan peserta tes (?_j) dan tebakan (c_i). Kata kunci: Teori pengukuran, teori tes klasik, teori tes modern.
PENGERINGAN BAMBU BAHAN BUSUR RONDE NASIONAL Purwoko, Supurwoko; Maryati, Ismaryati
Jurnal Materi dan Pembelajaran Fisika Vol 1 (2011): Jurnal Materi dan Pembelajaran Fisika
Publisher : Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (84.045 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menyelidiki pengaruh ketebalan bahan busur ronde nasional yaitu bambu petung terhadap kekuatannya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen. Ketebalan bambu yang digunakan dalam eksperimen antara 0.4 cm sampai 0.8 cm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa. kekuatan bambu bahan busur ronde nasional (bambu petung) berbanding pangkat 2 dengan ketebalannya, untuk ketebalan rata?rata 7.93 mm simpangan yang terjadi adalah 1.9 mm per 1 kg beban yang dipasang.Kata kunci: Busur ronde nasional, Elastisitas, impact.
EVALUASI PROGRAM MANAJEMEN BLENDED LEARNING (STUDI KASUS MATA KULIAH GEOFISIKA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN FISIKA FKIP UNIVERSITAS SEBELAS MARET) Wahyuningsih, Daru
Jurnal Materi dan Pembelajaran Fisika Vol 5, No 2 (2015): Jurnal Materi dan Pembelajaran Fisika
Publisher : Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.946 KB)

Abstract

Mata kuliah Geofisika merupakan salah satu mata kuliah pilihan di Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Universitas Sebelas Maret.  Tujuan yang hendak dicapai dalam mata kuliah tersebut adalah mahasiswa mampu menjelaskan bumi secara umum dan metode geofisika untuk eksplorasi bumi.  Mata kuliah Geofisika diselenggarakan sesuai dengan manajemen pembelajaran.  Manajemen pembelajaran adalah pengelolaan sumber daya pembelajaran sesuai dengan fungsi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan secara efektif dan efisien.  Prinsip pembelajaran yang digunakan dalam mata kuliah Geofisika ini adalah pembelajaran campuran (blended learning), yaitu mencampurkan pembelajaran secara tatap muka dan online menggunakan Learning Management System (LMS) Moodle. Pembelajaran online digunakan dalam aktivitas penyebaran materi, diskusi, dan evaluasi program.  Sumber daya pembelajaran dalam mata kuliah Geofisika meliputi sumber daya manusia, bahan, metode, dan mesin.  Evaluasi produk sebagai bagian dari evaluasi program pembelajaran Geofisika dilakukan untuk mengetahui kriteria kualitas manajemen pembelajaran yang dilakukan oleh dosen.    Dari angket evaluasi produk, diperoleh hasil bahwa keempat fungsi manajemen, yaitu perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan termasuk dalam kriteria baik atau skor empat pada skala linkert.  Hal tersebut dapat disimpulkan bahwa manajemen blended learning pada mata kuliah Geofisika Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Universitas Sebelas Maret Tahun Ajaran 2013/2014 telah dilaksanakan dengan baik oleh dosen.
PENGARUH JUMLAH MULTILAPISAN [NI80FE20/CU]N TERHADAP EFEK MAGNETOIMPEDANSI PADA KAWAT CU HASIL ELEKTRODEPOSISI Ismail, Ismail; Wicaksono, B. Anggit; Nuryani, Nuryani; Purnama, Budi
Jurnal Materi dan Pembelajaran Fisika Vol 5, No 2 (2015): Jurnal Materi dan Pembelajaran Fisika
Publisher : Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (427.297 KB)

Abstract

Efek magnetoimpedansi pada kawat tembaga yang dideposisi dengan lapisan Ni80Fe20/Cu telah berhasil diamati. Pengukuran dilakukan pada frekuensi rendah (20 ? 100 kHz) dengan variasi jumlah lapisan Ni80Fe20/Cu. Hasil pengukuran menunjukkan rasio magnetoimpedansi meningkat secara signifikan dari 6,4% menjadi 50% dengan peningkatan jumlah lapisan dari   N = 1 hingga N = 3. Hasil pengukuran juga menunjukkan sensitifitas terhadap medan juga meningkat 20 kali lipat dengan peningkatan jumlah lapisan Ni80Fe20/Cu.    
ISOMORPHIC TEST OF NEWTON’S THIRD LAW FOR INVESTIGATING STUDENTS’ SCIENTIFIC AND REPRESENTATIONAL CONSISTENCY Hidayat, Syarif; Mansyur, Jusman; Darsikin, Darsikin
Jurnal Materi dan Pembelajaran Fisika Vol 4, No 2 (2014): Jurnal Materi dan Pembelajaran Fisika
Publisher : Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (570.996 KB)

Abstract

We have developed a set of isomorphic test for investigating scientific and representational consistency in the context of Newton?s Third Law. The test consisted of 30 multiple-choice items concerning five central force contexts: gravitation, electrostatics, magnetic, pushing, and crashing (impulse force). The test items were designed using various representations (i.e., verbal, diagram/vectorial and graphical). Before we conducted try out, test draft was reviewed by two physics content and evaluation experts for knowing appropriateness of concepts and isomorphic aspect of the test. We provide some evidence for analyses of the test based on the classical test theory. The limitation of the test is presented in this paper. Keywords: isomorphic test, Newton?s third law, scientific consistency, representational consistency
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS MOODLE UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KONSEP CALON GURU Herayanti, Lovy; Fuadunnazmi, M; Habibi, Habibi
Jurnal Materi dan Pembelajaran Fisika Vol 5, No 1 (2015): Jurnal Materi dan Pembelajaran Fisika
Publisher : Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.488 KB)

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis moodle dan melihat pengaruhnya terhadap penguasaan konsep calon guru fisika di IKIP Mataram. Penelitian termasuk dalam jenis penelitian pengembangan dan direncanakan berlangsung selama 2 tahun. Pada tahun pertama, fokus penelitian pada pengembangan platform moodle melalui tiga tahapan yaitu, studi pendahuluan, pengembangan desain, dan pengujian media. Pengembangan desain platform moodle dilakukan secara offline dan online menggunakan software moodle versi 2.0. Pengembangan secara offline dilakukan melalui pengaturan story board, page navigation, profile setting, administration settings, dan management course setting. Pengembangan secara online, hasilnya dapat diakses pada laman ikip-mataram.ac.id. Media platform moodle yang dikembangkan telah divalidasi oleh pakar dan dinyatakan layak untuk digunakan sebagai media pembelajaran. Pada tahun kedua, direncanakan untuk merestore backup data offline secara online dan mengamati pengaruhnya terhadap penguasaan konsep calon guru fisika di IKIP Mataram.Kata kunci : Moodle
KARAKTERISASI OPTIK KACA TZN YANG SEBAGIAN BERFASE KRISTAL Sartono, Bangun; Marzuki, Ahmad; Cari, Prof.
Jurnal Materi dan Pembelajaran Fisika Vol 4, No 1 (2014): Jurnal Materi dan Pembelajaran Fisika
Publisher : Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (480.844 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memfabrikasi serta mengetahui sifat optik kaca Tellurite Zinc Natrium (TZN). Komposisi kaca yang digunakan adalah 60TeO2-(30-x)ZnO- (10+x) Na2CO3 dengan variasi Na2CO3 (x = 0, 1, 2, 3). Fabrikasi kaca dilakukan dengan metode melt quanching menggunakan furnace CARBOLITETM. Bahan dilebur dalam crucible platinum pada suhu 900oC selama 1,5 jam dan dicetak dalam preheating mold berukuran (3,5 x 2,5 x 0,5) cm. Kaca di-annealing pada suhu di bawah suhu kristalisasi kemudian di-polish. Indek bias diukur dengan metode sudut Brewster, absorbansi pada daerah UV-Vis diuji dengan spektrofotometer Perkin-Elmer UV-VIS-NIR Lambda-25, absorbansi pada daerah IR diuji dengan Spektrofotometer FT-IR Shimadzu. Karakterisasi yang sama juga dilakukan untuk kaca yang dikristalkan sebagian. Dari eksperimen diperoleh bahwa perubahan konsentrasi Na2CO3 dapat menyebabkan penurunan indek bias, nilai absorbansi pada daerah UV-Vis mengalami kenaikan, nilai absorbansi pada daerah IR mengalami kenaikan. Kata kunci: kaca tellurite, sifat optik.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN FISIKADALAM BENTUK POCKET BOOK PADA MATERI ALAT OPTIK SERTA SUHU DAN KALOR UNTUK KELAS X SMA Vicky Laksita, Septiana; Supurwoko, Supurwoko; Budiawanti, Sri
Jurnal Materi dan Pembelajaran Fisika Vol 3, No 1 (2013): Jurnal Materi dan Pembelajaran Fisika
Publisher : Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.866 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengembangkan media pembelajaran dalam bentuk pocket book untuk pembelajaran Fisika pada materi Alat Optik serta Suhu dan Kalor untuk kelas X SMA yang memenuhi kriteria baik. Penelitian ini termasuk penelitian pengembangan yang menggunakan metode Research and Development (R&D). Penelitian ini menggunakan metode pengembangan model prosedural yang dikembangkan oleh Borg&Gall. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Data-data yang diperoleh berasal dari validator yang terdiri dua ahli materi, ahli bahasa, ahli media, dan dua reviewer serta responden yaitu siswa SMA. Langkah-langkahuntukmenghasilkanmedia pembelajaranFisikaadalahsebagaiberikut: analisis kebutuhan, rancangan pembuatan media, pengumpulan data rancangan, pembuatan desain media, pembuatan media, validasi, uji coba, dan revisi. Berdasarkan analisis data dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa pocket book yang dikembangkanterdiridari 55 lembar, dengan panjang 15 cm dan lebar 10 cm. Bagian pocket book berupa (a) pendahuluan yang tersusun atas halaman judul, daftar SK dan KD, daftar isi, (b) materi yang sebelumnya terdapat peta konsep lalu diikuti contoh soal, latihan soal dan kunci jawabannya, (c) penutup berupa daftar pustaka.Secara umumpocket book yang dikembangkansudah baik sesuai kelayakan aspek materi, bahasa, dan media sesuai validasi ahli dan reviewer.Mediapembelajaranini juga berhasil diujicobakan dalam uji coba lapangan awal dengan hasil baik dan uji coba lapangan utama dengan hasil sangat baik. Kata kunci: Fisika, media pembelajaran, pocket book, kelas X SMA
ANALISIS KEMAMPUAN REPRESENTASI MAHASISWA PENDIDIKAN SAINS PPS UNS Sar, Sarwanto
Jurnal Materi dan Pembelajaran Fisika Vol 2 (2012): Jurnal Materi dan Pembelajaran Fisika
Publisher : Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (62.432 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi: a) faktor-faktor apakah yangmempengaruhi kemampuan representasi mahasiswa Pendidikan Sains PPS UNS;b) pengaruh kemampuan representasi mahasiswa terhadap performancemahasiswa. Metode penelitian ini adalah penelitian kuasi eksperimen, karenaperlakuan yang diberikan pada sampel dibatasi pada pemberian pembelajaranberbasis representasi tanpa mengontrol variabel lain yang memungkinkanberpengaruh terhadap variabel terikat. Populasi adalah mahasiswa PendidikanSains PPS UNS yang menempuh matakuliah Problematika Pendidikan Sains. Datadianalisis menggunakan uji beda rerata. Melalui penelitian ini ditemukankelemahan guru/calon guru fisika adalah pada aspek komunikasi verbal danrepresentasi visual, karena pengalaman belajar sebelumnya guru fisika dalammengajar secara monoton diawali dengan memberikan definisi, menjelaskanrumus, memberikan contoh soal, mengerjakan latihan dan terakhir ulangan, yangtidak banyak melakukan komunikasi verbal dan visual. Penggunaan model CTLdalam perkuliahan Problema Pembelajaran Sains memberikan dampak padapengingkatan rerata kemampuan representasi mahasiswa. Perbedaan yangsignifikan kemampuan representasi mahasiswa sebelum dan sesudahpembelajaran dengan CTL terletak pada aspek: memberikan response,kelengkapan gambar, membedakan variable, menghubungkan variable, dankesederhanaan persamaan matematis. Penggunaan media kongkrit memberikandampak lebih baik dari pada media video atau virtual pada representasi verbal danvisual. Penggunaan media kongkrit juga mendukung kelancaran pembelajarandengan model CTL.Kata Kunci: Representasi verbal, representasi visual, representasi matematis, CTL
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR FISIKA DASAR I BERBASIS SPREADSHEET DENGAN PENDEKATAN ANALITIK DAN NUMERIK Fauzi, Ahmad; Radiono, Yohanes
Jurnal Materi dan Pembelajaran Fisika Vol 1 (2011): Jurnal Materi dan Pembelajaran Fisika
Publisher : Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (53.926 KB)

Abstract

Salah satu penyebab rendahnya pemahaman konsep fisika adalah banyaknya konsep fisika yang abstrak sehingga sulit dipahami mahasiswa. Pemodelan gejala fisika secara matematis semakin mempersulit mahasiswa untuk memahami makna fisis dari fenomena yang sesungguhnya terjadi. Salah satu kendala yang dihadapi mahasiswa dalam memahami pemodelan gejala fisika secara matematis adalah sulitnya memahami hubungan antarvariabel dalam persamaan matematis tersebut dan kesulitan untuk memvisualisasikan hubungan antar variabel dalam persamaan tersebut dalam suatu grafik.Tujuan penelitian ini adalah (1) menghasilkan bahan ajar fisika dasar I berbasis Spreadsheet dengan menggunakan pendekatan analitik dan numerik yang yang sesuai untuk mahasiswa semester I (2) mengetahui kontribusi penggunaan bahan ajar fisika dasar I berbasis Spreadsheet dengan penggunaan pendekatan analitik dan numerik terhadappemahaman konsep fisika mahasiswa dan (3) mengetahui ada atau tidaknya perbedaan pengaruh antara pembelajaran fisikadasar I dengan penggunaan bahan ajar berbasis Spreadsheet dengan penggunaan pendekatan analitik dan numerik dan pembelajaran fisika dasar I tanpa penggunaan bahan ajar berbasis Spreadsheet dengan penggunaan pendekatan analitik dan numerik terhadap peningkatan pemahaman konsep mahasiswa.Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitianpengembangan (R and D) yang meliputi tahap (1) studi pendahuluan dan (2) pengembangan bahan ajar dan (3) pengujian produk akhir. Penelitian ini dilaksanakan di Jurusan PMIPA FKIP UNS. Pada tahap pengembangan bahan ajar, penelitian dilakukan terhadap mahasiswa semester III sedangkan pada tahap pengujian produk akhir, penelitian dilakukan terhadap mahasiswa semester I. Data penelitian dikumpulkan melalui observasi, tes, wawancara dan angket.Hasil uji coba dengan prinsip One on One menunjukkan skor gain 0,64 yang tergolong sedang, hasil uji coba kelompok kecil menunjukkan skor gain 0,43. Gain diperoleh pada uji coba yang lebih luas adalah 0,66 yang tergolong sedang.Berdasarkan hasil analisis uji t disimpulkan bahwa terdapat perbedaan prestasi belajar (pemahaman konsep) antarakelompok yang diajar dengan bahan ajar fisika dengan aplikasi Spreadsheet dengan pendekatan analitik dan numerik dan kelompok mahasiswa yang diajar tanpa penggunaan bahan ajar fisika dengan aplikasi Spreadsheet dengan pendekatan analitik dan numerik.Kata Kunci: Bahan Ajar, Spreadsheet, pendekatan analitik dan numerik