Articles
Analisis Pemahaman Konsep Siswa Kelas XII SMA Negeri 6 Palu tentang Vektor
Ariana, Sartika Ayu;
Mansyur, Jusman;
Supriyatman, Supriyatman
Jurnal Kreatif Online Vol 8, No 1 (2020): Jurnal Kreatif Online
Publisher : Jurnal Kreatif Online
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (574.264 KB)
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji, mengetahui dan menganalisis pemahaman konsep siswa kelas XII SMA Negeri 6 Palu. Responden yang terlibat dalam penelitian ini terdiri dari 16 siswa. Data diperoleh melalui tes pemahaman konsep esai yang terdiri dari 5 butir soal dan wawancara. Soal tersebut disusun berdasarkan kategori-kategori pemahaman konsep. Data penelitian dianalisis melalui pendekatan deskriptif-kualitatif. Dalam hal ini dibatasi pada kategori menerjemahkan dan menafsirkan. Responden yang diwawancarai berjumlah 6 orang berdasarkan kategori tinggi, sedang, dan rendah yang diperoleh dari nilai rata-rata siswa dan standar deviasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman siswa pada konsep vektor kinematika (perpindahan posisi, percepatan, kecepatan dan kelajuan) masih tergolong rendah. Siswa masih memiliki kesalahan-kesalahan konsep pada materi tersebut. Pada kategori menterjemahkan pada konteks vektor perubahan posisi, siswa tidak tahu menggambarkan vektor perubahan posisi sehingga banyak yang tidak mengerjakan, sedangkan pada kategori menafsirkan siswa masih sulit mengambarkan grafik vektor.
Analisis Pemahaman Konsep Siswa tentang Gaya Lorentz untuk Konteks yang Berbeda
Ainun, Nurul;
Mansyur, Jusman;
Supriyatman, Supriyatman
Jurnal Kreatif Online Vol 8, No 2 (2020): Jurnal Kreatif Online
Publisher : Jurnal Kreatif Online
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (757.452 KB)
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemahaman konsep siswa tentang gaya Lorentz untuk konteks yang berbeda. Penelitian ini dilakukan di MAN 2 Kota Palu pada siswa kelas XII MIA 3 yang terdiri dari 20 siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang datanya berdasarkan fakta-fakta yang ada, sehingga dalam penelitian ini digunakan pendekatan “deskriptif kualitatifâ€.  Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu tes essay dan wawancara. Responden dipilih berdasarkan tingkat kemampuan siswa yang terbagi menjadi kategori tinggi, sedang dan rendah. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman konsep siswa tentang gaya Lorentz untuk konteks yang berbeda masih tergolong rendah. Siswa paling dominan paham pada konsep untuk konteks kawat berarus dalam medan magnet. Sedangkan siswa  paling banyak tidak paham tentang konsep untuk konteks muatan yang bergerak dalam medan magnet.
Influence of a Hypothetical Inquiry Method Towards Students' Critical Thinking Skills and Learning Outcome at Class IX SMP Negeri 1 Biromaru
Warindo, Sri Suryany;
Mansyur, Jusman;
Kade, Amiruddin
Jurnal Riset Pendidikan MIPA Vol. 1 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Tadulako
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
This research aimed to influence of a hypothetical inquiry method towards students' critical thinking skills and learning outcome at class IX SMP Negeri 1 Biromaru. The research method used is quasy experiment: nonequivalent control group design. The samples of the research were Class IXA as experimental group (n=30) and Class IXB as control group (n=30) academic year 2014/2015, the samples were determined by purposive sampling technique. The independent variables in this research is a hypothetical inquiry method and conventional learning while the dependent variable is the critical thinking skills and learning outcome. Data were analyzed using descriptive statistical method t-test. It can be concluded that influence of a hypothetical inquiry method had a significant effect on students’critical thinking skills and learning outcome ability at class IX of SMP Negeri 1 Biromaru.
KARAKTERISTIK STRUKTUR MIKROSKOPIK LAPISAN TIPIS BAHAN FERROMAGNETIK Ni YANG DIDEPOSISI DENGAN TEKNIK MAGNETOELEKTROLITIK
Jusman Mansyur
Jurnal Sains Materi Indonesia EDISI KHUSUS: OKTOBER 2007
Publisher : Center for Science & Technology of Advanced Materials - National Nuclear Energy Agency
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (109.68 KB)
|
DOI: 10.17146/jusami.2007.0.0.5138
KARAKTERISTIK STRUKTUR MIKROSKOPIK LAPISAN TIPIS BAHAN FERROMAGNETIK Ni YANG DIDEPOSISI DENGAN TEKNIK MAGNETOELEKTROLITIK. Telah dilakukan deposisi lapisan tipis bahan feromagnetik Ni dengan sistem magnetoelektrolitik di atas substrat PCB (berlapis Cu) dalam larutan NiSO4. Modifikasi alat deposisi dengan penambahan sistem penganil magnetik serta variasi parameter kuat medan magnet dalam interval (0,00-7,79) mT menunjukkan bahwa semua lapisan tipis yang diperoleh kualitas penampilannya baik. Berdasarkan difraktogram, dapat dilihat bahwa interferensi konstruktif terjadi pada sudut rerata (2θ) masing-masing 44,493°; 51,860° dan 76,417°. Dari hasil analisis XRD dapat diketahui bahwa keseluruhan sampel merupakan polikristal berstruktur dasar FCC yang memiliki orientasi bidang hkl [111], [200] dan [220] dengan orientasi yang paling dominan (preferential orientation) terbentuk dengan mantap adalah [200]. Ukuran butir (grain size) bagi krital [200] dengan orientasi tersebut berkisar (175-295)Å. Hasil deposisi dengan sistem magnetoelektrolitik (magnetoelektrodeposisi) memberikan hasil struktur mikroskopik yang lebih baik dibanding sistem elektrodeposisi biasa.
Miskonsepsi Siswa SMA Negeri 1 Palu tentang Suhu dan Kalor
Sartika Sartika;
Jusman Mansyur;
Yusuf Kendek
Jurnal Kreatif Online Vol. 9 No. 2 (2021): Jurnal Kreatif Online
Publisher : Universitas Tadulako
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (246.154 KB)
|
DOI: 10.22487/jko.v9i2.1106
Banyak siswa yang masih mengalami miskonsepsi fisika mengenai materi suhu dan kalor. Mereka beranggapan bahwa kalor dan suhu merupakan hal yang sama. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan miskonsepsi siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) tentang suhu dan kalor. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 1 Palu. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI IPA 1 yang berjumlah 31 siswa. Instrumen yang digunakan adalah tes pilihan ganda berdasarkan tingkat kepercayaan dalam menjawab soal (three-tier diagnostic test) untuk mengetahui tingkat miskonsepsi yang dimiliki siswa terhadap materi suhu dan kalor yang berjumlah 15 butir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat miskonsepsi siswa menggunakan tes diagnostik tingkat pohon tergolong sedang dengan persentase rata-rata 35,27%. Miskonsepsi dominan pada konsep pemuaian, Asas Black dan Perpindahan kalor. Pada penelitian ini miskonsepsi tertinggi terdapat pada konsep pengaruh kalor terhadap pemuaian dan perubahannya yaitu sebesar 67,74 %.
Keyakinan Epistemologis Siswa Lintas Level Akademik Terhadap Fisika
Widji Lestari;
Jusman Mansyur;
I Komang Werdiana
Mitra Sains Vol 3 No 2 (2015): April
Publisher : Universitas Tadulako
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22487/mitrasains.v3i2.127
This research applied qualitative research which used descriptive method in order to describe the general epistemological beliefs of middle school students in two schools with different academic levels. The subjects of this research were the eleventh graders of SMA Al-azhar Palu and six the ninth graders of SMP Al-azhar Palu. The selection of respondents and the collection data of epistemological beliefs using EBAPS (Epistemological Beliefs Assessment for Physics Science). Interviews were carried out to elicit students' epistemological beliefs information. Analysis showed that the two academic levels have the same beliefs on dimensional Structure of Scientific Knowledge (SSK), Nature of Knowing and Learning (NKL) and Real-Life Applicability (RLA), and have different beliefs on Evolving dimensions of Knowledge (EK) and Source of Ability to Learn (SAL).
Patterns of Metacognitive Skills and External Representation of Students in Chemistry Problem Solving
Ijirana, Ijirana;
Mansyur, Jusman
Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 25, No 2 (2019): December
Publisher : Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (835.617 KB)
|
DOI: 10.17977/um048v25i2p58-65
This research aims to examine the pattern of external representation and metacognitive skills in chemistry problem solving for students of chemistry education at Tadulako University. This picture will enrich the treasures of thinking skills in the field of science, namely how students/prospective teachers think in the context of metacognitive skills and how these students display an external representation system on chemistry concepts. The subject of this qualitative study was obtained through a purposive random sampling of 97 students who have been programmed Basic Chemistry course 2017/2018 academic year. Subjects were selected based on the results of the screening using a metacognitive skills assessment questionnaire (MCAI). Two problems solved by the subject by setting one-on-one thinking aloud. Subjects who complete the issue by setting further interviews at different times. The problem-solving activity was recorded using a video camera. The subject uses a type of representation and aspects of metacognitive skills and how to use the sequence of activities, analyzed in detail. The results showed that students of chemical education used metacognitive skills and external representations. So students solve chemical problems. Students also can improve knowledge retention related to linking new knowledge with previous knowledge, creating ideas, organizing, and even synthesizing knowledge. Students become productive and find solutions for problem-solving well
Pengaruh Model Discovery Learning Terhadap Kemampuan Literasi Sains Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Banawa Selatan
Ulfian, Ulfian;
Syamsu, Syamsu;
Mansyur, Jusman
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol. 12 No. 1 (2024): JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online)
Publisher : Universitas Tadulako
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22487/jpft.v12i1.3460
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh model discovery learning terhadap kemampuan literasi sains siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Banawa Selatan. Jenis penelitian ini merupakan eksperimen kuasi dengan equivalen pretest-posttest group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Banawa Selatan pada tahun ajaran 2021-2022. Teknik sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Sampel penelitian ini adalah kelas VIII A sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII C sebagai kelas kontrol dengan jumlah siswa masing-masing kelas sebanyak 21 orang. Instrumen tes kemampuan literasi sains yang di gunakan dalam bentuk pilihan ganda. Sebelum di gunakan telah divalidasi melalui validator ahli. Hasil tes kemampuan literasi sains siswa diperoleh skor rata-rata pada posttest yaitu 11,29 untuk kelas eksperimen setelah diberi perlakuan dan 9,81 pada kelas kontrol menerapkan model direct instruction. Hasil penelitian dan analisis data yang diperoleh, bahwa terdapat pengaruh model discovery learning terhadap kemampuan literasi sains siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Banawa Selatan. Berdasarkan hasil analisis uji mann whitney U diperoleh nilai Asymp.Sig. (2-tailed) yaitu 0,002. Hal ini berarti nilai α (0,002) < 0,05. Hal ini berarti nilai α berada diluar daerah penerimaan H0. Dengan demikian H0 ditolak dan H1 diterima, yang berarti ada pengaruh model discovery learning terhadap kemampuan literasi sains siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Banawa Selatan.
Perbandingan Kapabilitas Respons Chatgpt Dan Gemini Terhadap Pertanyaan Konseptual Tentang Optik
Azizah, Mita Aulia;
Mansyur, Jusman
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol. 12 No. 1 (2024): JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online)
Publisher : Universitas Tadulako
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22487/jpft.v12i1.3510
Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kemampuan respons ChatGPT dan Gemini dengan pertanyaan konseptual tentang optik. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus komparatif. Subjek penelitian ini adalah ChatGPT dan Gemini, yang juga bertindak sebagai responden. Instrumen yang digunakan adalah 25 pertanyaan esai tentang optik. Penilaian didasarkan pada empat kriteria utama: Kejelasan Konseptual, Akurasi Konseptual, Pemahaman Konseptual, dan Konsistensi dalam Penjelasan. Hasilnya menunjukkan bahwa ChatGPT mengungguli Gemini dalam semua kriteria yang dinilai. ChatGPT memiliki kemampuan yang lebih baik dalam memberikan jawaban yang jelas, akurat, dan konsisten atas pertanyaan konseptual tentang optik dibandingkan dengan Gemini. Di sisi lain, Gemini cenderung memberikan jawaban yang kurang akurat dan kurang mendalam, dengan variasi konsistensi penjelasannya.
Implementasi Pembelajaran Eksperimen Untuk Mendorong Proses Bernalar Kritis Pada Materi Hukum Ohm Dalam Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Siswa
Setiawan, Bagus Dwi;
Haeruddin, Haeruddin;
Mansyur, Jusman;
Darmadi, I Wayan;
Sani, Nurul Kami
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol. 13 No. 1 (2025): JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online)
Publisher : Universitas Tadulako
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22487/jpft.v13i1.4211
Penelitian Ini bertujuan untuk mengetahui Implementasi Pembelajaran Eksperimen untuk Mendorong Proses Bernalar Kritis pada Materi Hukum Ohm dalam Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Siswa kelas XII di SMAN 3 Palu. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan meggunakan metode eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XII MIPA SMA Negeri 3 Palu yang terdiri dari 198 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling. Sampel penelitian ini adalah kelas XII MIPA 3 (n=33) sebagai kelas eksperimen dan kelas XII MIPA 6 (n=33) sebagai kelas kontrol. Instrumen Hasil belajar berupa tes pilihan ganda yang telah divalidasi. Hasil tes Hasil belajar setelah diberikan perlakuan menunjukkan bahwa skor rata-rata kelas eksperimen 76,55 dan kelas kontrol 54,38. Setelah itu dilakukan uji hipotesis dengan menggunakan uji T (Independent Sample T-test) diperoleh nilai signifikan sebesar 0,000 < 0,05 yang membuktikan bahwa terdapat perbedaan signifikan dalam hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode eksperimen dapat meningkatkan kemampuan bernalar kritis dan hasil belajar siswa di SMA Negeri 3 Palu.