cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Kimia
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Jurnal Pendidikan Kimia (JPK) ISSN 2337-9995 merupakan jurnal resmi yang dikelola dan diterbitkan secara online oleh Program Studi Pendidikan Kimia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret Surakarta. Jurnal ini terbit 4 kali dalam setahun, berisi artikel-artikel ilmiah dari hasil penelitian dan pembelajaran kimia mahasiswa.
Arjuna Subject : -
Articles 267 Documents
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF METODE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISIONS (STAD) DAN TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION (TAI) DILENGKAPI LKS TERHADAP PRESTASI DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK KOLOID KELAS XI SMA N KEBAKKRAMAT TA Eralita, Norma; Redjeki, Tri; Hastuti, Budi
Jurnal Pendidikan Kimia Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (693.075 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : Efektifitas pembelajaran kimia dengan menggunakan metode STAD (Student Teams Achievement Divisions) yang dilengkapi LKS dibanding dengan metode TAI (Team Assisted Individualization) yang dilengkapi LKS pada materi pokok Koloid terhadap prestasi dan motivasi belajar siswa. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan rancangan penelitiannya Randomized Pretest-Posttest Comparison Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA N Kebakkramat Kabupaten Karanganyar tahun pelajaran 2011/2012 yang terdiri dari 4 kelas. Sampel diambil dengan teknik cluster random sampling. Sampel terdiri dari 2 kelas yaitu kelas XI IPA 3 eksperimen I (metode STAD dilengkapi LKS) dan kelas XI IPA 4 eksperimen II (metode TAI dilengkapi LKS). Teknik pengumpulan data aspek kognitif menggunakan metode tes, sedangkan aspek afektif dan motivasi menggunakan metode angket serta aspek psikomotor menggunakan lembar observasi. Teknik analisis data untuk pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan uji t pihak kanan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode STAD (Student Teams Achievement Divisions) yang dilengkapi LKS lebih efektif dibanding dengan metode TAI (Team Assisted Individualization) yang dilengkapi LKS pada materi pokok Koloid terhadap prestasi dan motivasi belajar siswa pada materi Koloid. Hal ini terlihat dari selisih prestasi kognitif siswa kelas eksperimen I (STAD) dan kelas eksperimen II (TAI) masing-masing sebesar 44,33 dan 38,89. Rata-rata nilai prestasi afektif siswa kelas eksperimen I dan kelas eksperimen II masing-masing sebesar 92,34 dan 88,72. Rata-rata nilai motivasi siswa kelas eksperimen I dan kelas eksperimen II masing-masing sebesar 93,59 dan 89,66, dan untuk prestasi psikomotor siswa kelas eksperimen I dan kelas eksperimen II masing-masing sebesar 91,54 dan 87,26. Sedangkan hasil uji t pihak kanan diperoleh thitung kognitif, afektif, motivasi dan psikomotor masing-masing 1,69; 1,83; 1,75 dan 3,85 dengan ttabel sebesar 1,67.   Kata Kunci : STAD, TAI, LKS, Prestasi belajar, motivasi belajar, Koloid
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING DAN PROBLEM POSING PADA POKOK BAHASAN KONSEP MOL TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS X SEMESTER GENAP SMA NEGERI 6 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2013/2014 Koeswardhani, Yuniarti; Mulyani, Bakti; Masykuri, Mohammad
Jurnal Pendidikan Kimia Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.702 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah penggunaan model pembelajaran Problem Posing dapat menghasilkan prestasi belajar lebih tinggi dibandingkan model pembelajaran Problem Solving pada materi konsep mol siswa kelas X SMA Negeri 6 Surakarta semester genap tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu, sampel terdiri dari dua kelas yaitu kelas X MIA 1 dan kelas X MIA 3. Teknik pengambilan data dengan tes untuk aspek kognitif dan angket untuk aspek afektif. Teknik analisis data menggunakan uji t-pihak kanan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan penggunaan model pembelajaran Problem Posing menghasilkan prestasi belajar lebih tinggi daripada model pembelajaran Problem Solving, terbukti dari nilai rata-rata aspek kognitif dan afektif siswa serta dari hasil uji t-pihak kanan. Nilai rata-rata aspek kognitif siswa kelas Problem Posing yaitu 84,79, sedangkan untuk kelas Problem Solving yaitu 79,50. Nilai rata-rata aspek afektif siswa kelas Problem Posing yaitu 102,82, sedangkan untuk kelas Problem Solving yaitu 98,97. Dari hasil uji t-pihak kanan untuk prestasi belajar aspek kognitif dan afektif diperoleh nilai thitung lebih besar dari ttabel­. Untuk prestasi belajar aspek kognitif nilai thitung (2,220) lebih besar daripada nilai ttabel (1,668) dan untuk prestasi belajar aspek afeektif nilai thitung (2,134) lebih besar daripada nilai ttabel (1,668). 
PEMANFAATAN MULTIMEDIA DALAM PEMBELAJARAN STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATERI PERKEMBANGAN KONSEP REAKSI KIMIA KELAS X ATPH 1 SMK NEGERI 1 MOJOSONGO BOYOLALI Tyas, Rya Sucining; Susilowati, Endang; Haryono, Haryono
Jurnal Pendidikan Kimia Vol 2, No 4 (2013)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (466.56 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar siswa melalui pemanfaatan multimedia dalam pembelajaran Student Teams Achievement Division (STAD) pada materi perkembangan konsep reaksi kimia di SMK Negeri 1 Mojosongo Boyoali. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklus terdiri dari perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subyek penelitian adalah siswa kelas X ATPH 1 SMK Negeri 1 Mojosongo Boyolali Tahun Pelajaran 2012/2013. Sumber data berasal dari guru dan siswa. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, tes, dan angket. Teknis analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan multimedia dalam pembelajaran STAD dapat menigkatkan aktivitas (53,33% pada siklus I menjadi 66,67% pada siklus II) dan prestasi belajar siswa (aspek kognitif 30% pada siklus I menjadi 76,67% pada siklus II) pada materi perkembangan konsep reaksi kimia. Dari aspek afektif menunjukkan bahwa terdapat peningkatan presentase dari 43,33% pada siklus I menjadi 76,67% pada siklus II. Pada aspek psikomotor mencapai 53,33%. Kesimpulan penelitian ini adalah pemanfaatan multimedia dalam pembelajaran Student Teams Achievement Division (STAD) dapat meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar siswa pada materi perkembangan konsep reaksi kimia kelas X ATPH 1 SMK Negeri 1 Mojosongo Boyolali tahun pelajaran 2012/2013. Kata Kunci: penelitian tindakan kelas, multimedia, student teams achievement division, aktivitas belajar, prestasi belajar
PENERAPAN PEMBELAJARAN TEAM GAMES TOURNAMENTS DENGAN BANTUAN CHEMIMAGZ UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATERI KIMIA KOLOID KELAS XI IPA 3 SEMESTER GENAP SMA NEGERI KEBAKKRAMAT TAHUN AJARAN 2014/2015 Sari, Dewi Nourmala; Nurhayati, Nanik Dwi; Redjeki, Tri
Jurnal Pendidikan Kimia Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.483 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk meningkatkan aktivitas belajar dan prestasi belajar kimia materi koloid dengan menerapkan pembelajaran Team Games Tournaments (TGT) dengan bantuan Chemimagz. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Siklus terdiri dari perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi, serta refleksi. Subyek penelitian adalah siswa kelas XI IPA 3 SMA Negeri Kebakkramat tahun pelajaran 2014/2015. Data diperoleh melalui pengamatan, wawancara dengan guru, observasi, tes, angket dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif Team Games Tournaments (TGT) dibantu Chemimagz dapat meningkatkan aktivitas belajar dan prestasi belajar siswa. Pada siklus I ketuntasan aktivitas belajar siswa adalah 92% dan pada siklus II 100%. Prestasi belajar siswa meningkat pada siklus I ketuntasan siswa pada aspek kognitif adalah 83% dan pada siklus II 89%. Ketuntasan siswa untuk aspek afektif pada siklus I adalah 94% dan 98% pada siklus II.
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING DISERTAI DENGAN KEGIATAN DEMONSTRASI TERHADAP PRESTASI BELAJAR ASAM, BASA, DAN GARAM Rigiyanita, Apriana Indi; Haryono, .; Utomo, Suryadi Budi
Jurnal Pendidikan Kimia Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.813 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran Contextual Teaching and Learning disertai dengan kegiatan demonstrasi pada materi pokok Asam, Basa, dan Garam siswa kelas VII SMP Negeri 1 Siwalan, Pekalongan. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Randomized Control Group Pretest-Posttest Design dengan pengambilan sampel menggunakan teknik Cluster Random Sampling (pemilihan kelas secara acak). Pengambilan data penelitian menggunakan teknik tes untuk kognitif dan teknik nontes berupa angket untuk afektif. Teknik analisis data menggunakan uji t-pihak kanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran kimia dengan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) disertai kegiatan demonstrasi efektif diterapkan pada materi pokok Asam, Basa, dan Garam siswa kelas VII semester 1 SMP Negeri 1 Siwalan. Hal ini terlihat dari rata-rata selisih prestasi kognitif sebesar 26,40 untuk kelas eksperimen dan 17,60 untuk kelas kontrol. Rata-rata nilai afektif sebesar 95,67 untuk kelas eksperimen dan 91,90 untuk kelas kontrol, sedangkan berdasarkan hasil uji t-pihak kanan, diperoleh thitung sebesar 2,95 untuk prestasi kognitif dan 1,88 untuk nilai afektif dengan ttabel sebesar 1,67 dengan taraf signifikansi 5%. Kata Kunci: Contextual Teaching and Learning (CTL), Demonstrasi, Asam, Basa, dan Garam
PENERAPAN PENDEKATAN JOYFUL LEARNING DENGAN METODE GUIDED DISCOVERY UNTUK MENINGKATKAN RASA INGIN TAHU DAN PRESTASI BELAJAR PADA MATERI HIDROKARBON SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 NGEMPLAK BOYOLALI TAHUN AJARAN 2013/2014 Pramesthi, Hilda Nita; Saputro, Agung Nugroho Catur; Van Hayus, Elfi Susanti
Jurnal Pendidikan Kimia Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.901 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan rasa ingin tahu dan prestasi belajar siswa kelas X-5 SMA N 1 Ngemplak Boyolali tahun ajaran 2013/2014 pada materi pokok hidrokarbon dengan menggunakan pendekatan joyful learning dan metode guided discovery. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklus terdapat empat tahapan yang terdiri dari perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan,  observasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas X-5 SMA N 1 Ngemplak tahun ajaran 2013/2014. Objek pada penelitian ini adalah rasa ingin tahu dan prestasi belajar. Sumber data berasal dari guru dan siswa. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dokumentasi, tes, dan angket. Data dianalisis menggunakan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan joyful learning dan metode guided discovery dapat meningkatkan rasa ingin tahu dan prestasi belajar siswa kelas X-5 SMA N 1 Ngemplak tahun ajaran 2013/2014. Persentase ketuntasan rasa ingin tahu siswa pada siklus I sebesar 72,03% yang meningkat menjadi 78,51%  pada siklus II. Ketercapaian aspek kognitif pada siklus I meningkat dari 46,43% menjadi 78,57%, sedangkan persentase ketercapaian aspek afektif pada siklus I  sebesar 67,86% dan  meningkat menjadi 82,15% pada siklus II.
STUDI KOMPARASI METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION (TAI) DAN COOPERATIVE PROBLEM SOLVING (CPS) TERHADAP PRESTASI BELAJAR DITINJAU DARI KEMAMPUAN MATEMATIK SISWA PADA MATERI KELARUTAN DAN HASIL KALI KELARUTAN KELAS XI IPA SMA Sari, Dewi Kurnia; Mulyani, Bakti; Mulyani, Sri
Jurnal Pendidikan Kimia Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (959.354 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan prestasi belajar siswa pada penggunaan metode kooperatif TAI dan CPS, kemampuan matematik tinggi dan rendah, serta interaksinya terhadap prestasi belajar siswa pada materi pokok Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan rancangan penelitian desain faktorial 2x2. Pengambilan sampel menggunakan teknik non sampling. Sampel penelitian yaitu siswa kelas XI IPA 1 dan XI IPA 2. Pengumpulan data menggunakan metode tes dan angket. Analisis data menggunakan Analisis Variansi dua jalan dengan sel sama. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan prestasi belajar kognitif siswa dengan metode TAI dan CPS serta tidak adanya perbedaan prestasi belajar afektif siswa dengan metode TAI dan CPS. Terdapat perbedaan prestasi belajar kognitif siswa dengan kemampuan matematik tinggi dan rendah serta tidak adanya perbedaan prestasi belajar afektif siswa dengan kemampuan matematik tinggi dan rendah. Tidak ada interaksi antara metode pembelajaran TAI dan CPS dengan kemampuan matematik terhadap prestasi belajar kognitif dan afektif siswa.Kata Kunci: TAI, CPS, kemampuan matematik, prestasi belajar, kelarutan dan hasil kali kelarutan.
KONTRIBUSI KEMAMPUAN MEMORI DAN KREATIVITAS TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK HIDROKARBON KELAS X MIA SMA NEGERI 1 BATURETNO WONOGIRI TAHUN PELAJARAN 2015/2016 Setyawan, Bayu Dwi; Haryono, Haryono; Ashadi, Ashadi
Jurnal Pendidikan Kimia Vol 5, No 3 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.712 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara (1) kemampuan memori dengan prestasi belajar, (2) kreativitas dengan prestasi belajar, (3) kemampuan memori dan kreativitas dengan prestasi belajar pada materi pokok Hidrokarbon kelas X MIA SMA Negeri 1 Baturetno Wonogiri. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Negeri 1 Baturetno Wonogiri tahun pelajaran 2015/2016. Sampel diambil 2 kelas dari 6 kelas dengan teknik cluster random sampling. Teknik pengumpulan data dengan metode tes dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan analisis korelasi dan regresi linear. Berdasarkan hasil pembahasan dapat disimpulkan: (1) Terdapat hubungan yang signifikan antara kemampuan memori dengan prestasi belajar pada materi hidrokarbon, dari uji t-dua pihak diperoleh nilai signifikansi (p) 0,000 dan koefisien korelasi Pearson 0,881 (2) Terdapat hubungan yang signifikan antara kreativitas dengan prestasi belajar pada materi hidrokarbon, dari uji t-dua pihak diperoleh nilai signifikansi (p) 0,000 dan koefisien korelasi Pearson 0,735. (3) Terdapat hubungan yang signifikan antara kemampuan memori dan kreativitasdengan prestasi belajar pada materi hidrokarbon, dari uji F diperoleh nilai signifikansi (p) 0,000 dan koefisien korelasi ganda 0,902, R2 sebesar 0,814.
STUDI KOMPARASI PENGGUNAAN METODE KOOPERATIF STAD (STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION) DISERTAI MEDIA SUPLEMEN LATIHAN BERSTRUKTUR DAN MEDIA DIAGRAM TERHADAP PRESTASI BELAJAR KONSEP MOL SISWA KELAS X MAN WONOGIRI TAHUN PELAJARAN 2008/2009 Rahmawati, Ani; Susanti VH, Elfi; Redjeki, Tri
Jurnal Pendidikan Kimia Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (434.183 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui prestasi belajar siswa pada materi pokok Konsep Mol melalui proses pembelajaran menggunakan metode STAD dilengkapi media suplemen latihan berstruktur lebih baik dibandingkan prestasi belajar siswa dengan menggunakan metode STAD dilengkapi media diagram. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain penelitian?Randomized Group Pretest-Posttest Design?. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X semester 1 MAN Wonogiri tahun ajaran 2008/2009. Sampel terdiri dari 2 kelas, yaitu kelas X.C sebagai kelas eksperimen 1 dan kelas X.B sebagai kelas eksperimen 2 yang dipilih secara cluster random sampling. Data utama penelitian ini berupa prestasi belajar siswa yang diperoleh dari aspek kognitif dan aspek afektif. Aspek afektif hanya diberikan pada posttest. Analisis data untuk pegujian hipotesis dilakukan menggunakan uji t-pihak kanan. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pencapaian prestasi belajar siswa pada pembelajaran kimia materi pokok Konsep Mol dengan metode pembelajaran STAD (Student Team Achievement Division) disertai media suplemen latihan berstruktur lebih baik dibandingkan dengan metode pembelajaran STAD yang disertai media diagram. Hasil analisis data menggunakan uji t-pihak kanan diperoleh prestasi belajar siswa kelas eksperimen STAD yang disertai latihan berstruktur lebih baik daripada kelas eksperimen STAD yang disertai media diagram untuk aspek kognitif (thitung > ttabel = 2,71 >1,66 ) dan aspek afektif (thitung > ttabel = 2,61 > 1,66 ).   Kata kunci : STAD , latihan berstruktur, media diagram, konsep mol
UPAYA PENINGKATAN KREATIVITAS DAN PRESTASI BELAJAR MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING DISERTAI HIERARKI KONSEP PADA MATERI HIDROLISIS GARAM SISWA KELAS XI SEMESTER GENAP SMA NEGERI 1 NGEMPLAK TAHUN PELAJARAN 2013/2014 Damayanti, Dhika Rizqi; Saputro, Agung Nugroho Catur; Yamtinah, Sri
Jurnal Pendidikan Kimia Vol 3, No 4 (2014)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.742 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas dan prestasi belajar siswa pada materi hidrolisis garam bagi siswa kelas XI semester genap SMAN 1 Ngemplak tahun pelajaran 2013/2014 melalui penerapan model pembelajaran Problem Solving disertai hierarki konsep. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tiap siklus terdiri dari perencanaan,pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI IPA 3 SMAN 1 Ngemplak tahun pelajaran 2013/2014. Sumber data berasal dariguru dan siswa. Teknik pengumpulan data adalah dengan observasi, wawancara, tes, dan angket, selanjutnya dianalisis menggunakan deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Solving disertai hierarki konsep dapat meningkatkan kreativitas dan prestasi belajar siswa pada materi hidrolisis garam. Pada siklus I, presentase kreativitas tinggi siswa adalah 48,00% dan meningkat menjadi 76,00% pada siklus II. Peningkatan prestasi belajar dapat dilihat dari aspek kognitif dan aspek afektif. Pada aspek kognitif, ketuntasan belajar siswa 68,00% pada siklus I meningkat menjadi 80,00% pada siklus II dan aspek afektif menunjukkan bahwa terjadi peningkatan presentase dari 74,49% pada siklus I meningkat menjadi 79,40% pada siklus II.Kata Kunci: Problem Solving, Hierarki Konsep. Kreativitas Siswa, Hidrolisis Garam