cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Kimia
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Jurnal Pendidikan Kimia (JPK) ISSN 2337-9995 merupakan jurnal resmi yang dikelola dan diterbitkan secara online oleh Program Studi Pendidikan Kimia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret Surakarta. Jurnal ini terbit 4 kali dalam setahun, berisi artikel-artikel ilmiah dari hasil penelitian dan pembelajaran kimia mahasiswa.
Arjuna Subject : -
Articles 267 Documents
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TEAMS ASSISTED INDIVIDUALIZATION (TAI) UNTUK MENINGKATKAN INTERAKSI SOSIAL DAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATERI HIDROLISIS KELAS XI IPA SEMESTER GENAP SMA NEGERI 2 SUKOHARJO TAHUN PELAJARAN 2013/2014 Setiawan, Arif; Martini, Kus Sri; Mulyani, Bakti
Jurnal Pendidikan Kimia Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.143 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan interaksi sosial dan prestasi belajar siswa pada materi hidrolisis garam melalui penerapan model pembelajaran Teams Assisted Individualization (TAI). Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Tiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI IPA 2 SMA Negeri 2 Sukoharjo tahun pelajaran 2013/2014. Sumber data berasal dari guru, siswa dan dokumen. Teknik pengumpulan data adalah dengan observasi, wawancara, tes, angket, dan kajian dokumen atau arsip. Analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif.  Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan model pembelajaran  Teams Assisted Individualization(TAI) dapat meningkatkan interaksi sosial dan prestasi belajar siswa pada materi hidrolisis. Ketercapaian keberhasilan aspek interaksi sosial pada siklus I adalah 77,64%, sedangkan pada siklus II adalah 79,15%. Peningkatan prestasi belajar dapat dilihat pada aspek kognitif dan afektif. Pada aspek kognitif, ketuntasan belajar siswa sebesar 75% pada siklus I, dan pada siklus II mencapai 88,89%. Untuk aspek afektif, pada siklus I ketercapaian indikator mencapai 81,25%, dan pada siklus II mencapai 83,45%.   
STUDI KOMPARASI PENGGUNAAN MACROMEDIA FLASH DAN WORKSHEET DALAM PEMBELAJARAN KOOPERATIF METODE LEARNING CYCLE 5E PADA MATERI POKOK KOLOID KELAS XI SEMESTER GENAP SMA NEGERI 1 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2012/2013 Dewantari, Arnida; Ashadi, Ashadi; Sugiharto, Sugiharto
Jurnal Pendidikan Kimia Vol 2, No 4 (2013)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (520.923 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas penggunaan media macromedia flash dalam pembelajaran kooperatif model Learning Cycle 5E dengan media worksheet dalam pembelajaran kooperatif model Learning Cycle 5E terhadap prestasi belajar siswa materi pokok koloid kelas XI SMA Negeri 1 Surakarta tahun pelajaran 2012/2013. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen, sampel terdiri dari 2 kelas, data prestasi kognitif menggunakan tes, prestasi afektif menggunakan angket, uji hipotesis menggunakan uji t-pihak kanan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode pembelajaran Learning Cycle 5E disertai media macromedia flash memberikan prestasi belajar yang lebih tinggi dibandingkan penggunaan metode pembelajaran Learning Cycle 5E disertai media worksheet pada materi pokok koloid. Hal ini dibuktikan dengan hasil perhitungan menggunakan uji t-pihak kanan dengan taraf signifikan 5%. Dimana hasil uji t-pihak kanan untuk prestasi belajar kognitif diperoleh thitung = 1,69 > ttabel = 1,67 dan untuk prestasi belajar afektif diperoleh thitung = 1,76 > ttabel = 1,67 sehingga Ho ditolak.Kata Kunci: Learning Cycle 5E, macromedia flash, worksheet, prestasi belajar, koloid.
PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING DILENGKAPI LKS UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATERI KELARUTAN DAN HASIL KALI KELARUTAN KELAS XI SMA MUHAMMADIYAH 1 KARANGANYAR TAHUN PELAJARAN 2014/2015 Sulistyaningkarti, Lilih; Utami, Budi; Haryono, Haryono
Jurnal Pendidikan Kimia Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (494.716 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan prestasi belajar siswa pada materi pokok kelarutan dan hasil kali kelarutan kelas XI IPA 2 di SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar menggunakan model pembelajaran Problem Solving dilengkapi LKS. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) yang dilaksanakan dalam dua siklus, setiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI IPA 2 SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar Tahun Pelajaran 2014/2015. Sumber data berasal dari guru dan siswa. Teknik pengumpulan data adalah berupa tes dan non tes (observasi, diskusi wawancara, kajian dokumen dan angket). Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Problem Solving dilengkapi LKS pada materi kelarutan dan hasil kali kelarutan kelas XI IPA 2 SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar Tahun Pelajaran 2014/2015 dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan prestasi belajar siswa dilihat dari peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa dari 77% pada siklus I menjadi 90% pada siklus II, prestasi belajar siswa ranah kognitif ketuntasan siswa meningkat dari 62% pada siklus I menjadi 77% pada siklus II, ranah afektif meningkat dari 93% pada siklus I menjadi 100 % pada siklus II, ranah psikomotor siswa pada siklus I berkategori sangat tinggi sebesar 100%.
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS MACROMEDIA FLASH SEBAGAI SUMBER BELAJAR MANDIRI PADA MATERI KOLOID KELAS XI IPA SMA DAN MA Sari, Ira Novita; Saputro, Sulistyo; ., Ashadi
Jurnal Pendidikan Kimia Vol 2, No 3 (2013)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (492.355 KB)

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengembangkan multimedia pembelajaran pada materi koloid sebagai sumber belajar mandiri dan mengetahui kualitas multimedia pembelajaran pada materi tersebut. Penelitian ini mengacu pada metode penelitian dan pengembangan (Reaserach and Development). Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI di SMA dan MA Assalaam Sukoharjo Tahun Ajaran 2012/2013 yang diambil dengan teknik purposive sampling. Teknik pengujian kualitas multimedia menggunakan metode angket dan metode tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa multimedia pembelajaran dapat dikembangkan melalui metode penelitian dan pengembangan dan multimedia pembelajaran yang dikembangkan secara umum memiliki kualitas yang baik berdasarkan penilaian tim ahli, peserta didik dan guru; efektif meningkatkan hasil belajar peserta didik serta memiliki perfomance yang lebih baik bila dibandingkan dengan kelas kontrol. Kata Kunci : penelitian dan pengembangan, multimedia pembelajaran, sumber belajar mandiri, kualitas
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN SIKLUS BELAJAR 5E (LEARNING CYCLE 5E) BERBANTUAN TUTOR SEBAYA (PEER TUTORING) UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATERI LARUTAN PENYANGGA KELAS XI MIA 1 SMA NEGERI COLOMADU TAHUN PELAJARAN 2014/2015 Ikhtiarianti, Mustika Dewi; Redjeki, Tri; Mulyani, Sri
Jurnal Pendidikan Kimia Vol 4, No 4 (2015)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.397 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar siswa kelas XI MIA 1 SMA Negeri Colomadu tahun pelajaran 2014/2015 melalui penerapan model pembelajaran Siklus Belajar 5E (Learning Cycle 5E) berbantuan tutor sebaya (peer tutoring) pada materi pokok larutan penyangga. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklusnya terdapat empat tahapan yang terdiri dari perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI MIA 1 SMA Negeri Colomadu tahun pelajaran 2014/2015. Sumber data berasal dari siswa dan guru. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, kajian dokumen, angket, dan tes. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan ketuntasan aktivitas belajar siswa pada siklus I sebesar 92,11% dan siklus II sebesar 100%. Peningkatan prestasi belajar untuk aspek pengetahuan pada siklus I diperoleh ketuntasan belajar sebesar 52,63% dan pada siklus II sebesar 84,21%. Peningkatan ketuntasan aspek sikap pada siklus I sebesar 89,48% dan siklus II sebesar 100%. Aspek keterampilan pada siklus I dengan persentase ketuntasan sebesar 100% sehingga pada siklus II tidak dilakukan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Siklus Belajar 5E (Learning Cycle 5E) berbantuan tutor sebaya (peer tutoring) dapat meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar siswa pada materi larutan penyangga kelas XI MIA 1 SMA Negeri Colomadu tahun pelajaran 2014/2015.
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TEAMS ASSISTED INDIVIDUALIZATION (TAI) DENGAN MEDIA KARTU PINTAR DILENGKAPI PETA KONSEP TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATERI STOIKIOMETRI KELAS X SEMESTER GENAP SMA NEGERI 7 SURAKARTA TAHUN AJARAN 2013/201 Ariffuddin, Muhamad Rizal; Sugiharto, Sugiharto; Mulyani, Bakti
Jurnal Pendidikan Kimia Vol 3, No 4 (2014)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.757 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran kooperatif Teams Assisted Individualization (TAI) dengan media kartu pintar dilengkapi peta konsep terhadap prestasi belajar siswa pada materi Stoikiometri kelas X semester genap SMA Negeri 7 Surakarta tahun ajaran 2013/2014. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain posttest-only control design dan teknik analisis data untuk menguji hipotesis menggunakan uji t-pihak kanan. Sampel terdiri dari 2 kelas yaitu kelas eksperimen yang diberi perlakuan model pembelajaran Teams Assisted Individualization (TAI) dengan media kartu pintar dilengkapi peta konsep dan kelas kontrol yang diberi perlakuan metode ceramah dan diskusi. Teknik pengumpulan data prestasi belajar aspek pengetahuan menggunakan tes sedangkan prestasi belajar aspek sikap menggunakan angket penilaian diri. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan model kooperatif Teams Assisted Individualization (TAI) dibantu media kartu pintar dilengkapi peta konsep efektif dilihat dari prestasi belajar siswa pada materi Stoikiometri kelas X semester genap SMA Negeri 7 Surakarta tahun ajaran 2013/2014.Kata Kunci: Teams Assisted Individualization (TAI),kartu pintar, peta konsep, dan prestasi belajar.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN PRESTASI BELAJAR KIMIA PADA MATERI POKOK KESETIMBANGAN KIMIA SISWA KELAS XI MAN KLATEN TAHUN PELAJARAN 2011/2012 Arum Hidayati, Imtihani Nur; Redjeki, Tri; Hastuti, Budi
Jurnal Pendidikan Kimia Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1158.903 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Divisions (STAD) dapat meningkatkan aktivitas belajar dan prestasi belajar siswa pada materi pokok Kesetimbangan Kimia. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) yang terdiri dari dua siklus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, arsip, angket, dan tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Metode pembelajaran STAD (Student Team Achievement Division) dapat meningkatkan kualitas proses belajar kimia materi pokok Kesetimbangan Kimia. Hal ini dapat dilihat dari aspek aktivitas siswa dalam belajar kimia pada kondisi awal, siklus 1 dan siklus 2. Pada kondisi awal, siswa memiliki aktivitas belajar kimia sebesar 45 % yang tergolong cukup aktif, kemudian meningkat menjadi 69,17 % pada siklus 1 dan pada siklus 2 sebesar 71,67 %. (2) Metode pembelajaran STAD (Student Team Achievement Division) dapat meningkatkan kualitas hasil belajar kimia materi pokok Kesetimbangan Kimia. Hal ini dapat dilihat dari hasil tes kognitif siklus 1 dan siklus 2. Pada siklus 1 ketuntasan belajar siswa sebesar 40 % yang kemudian meningkat menjadi 70 % pada siklus 2. Dilihat dari aspek afektif siswa, pada siklus 1 afektif siswa sebesar 15 %, kemudian meningkat pada siklus 2 sebesar 25 %. Kata Kunci: Penelitian Tindakan Kelas, Student Team Achievement Division, Aktivitas Belajar, dan Prestasi Belajar
PENGEMBANGAN MEDIA GAME SENYAWA HIDROKARBON PADA PEMBELAJARAN KIMIA DI SMA BATIK 1 SURAKARTA DAN SMA BATIK 2 SURAKARTA Sumadi, Conny Dian; Mulyani, Sri; Eko Setyowati, Widiastuti Agustina
Jurnal Pendidikan Kimia Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.372 KB)

Abstract

Tujuan penelitian adalah mengembangkan media pembelajaran berupa game Senyawa Hidrokarbon dan mengetahui kelayakan media pembelajaran tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian R&D (Research and Development) dengan metode penelitian mengacu pada penelitian R&D menurut Borg & Gall yang direduksi dari 10 langkah menjadi 7 langkah. Prosedur yang dilakukan adalah 1) analisis kebutuhan, 2) perencanaan, 3) pengembangan draf produk, 4) uji coba lapangan awal, 5) revisi, 6) uji coba lapangan dan 7) revisi. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas XII untuk uji coba lapangan awal dan kelas XI untuk uji coba lapangan di SMA Batik 1 dan SMA Batik 2 Surakarta Tahun Ajaran 2014/2015. Teknik pengujian menggunakan metode angket dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran pada materi Senyawa Hidrokarbon untuk kelas XI di SMA Batik 1 dan SMA Batik 2 Surakarta dapat dikembangkan menggunakan metode R&D menurut Borg & Gall yang direduksi dengan hasil berupa game Senyawa Hidrokarbon. Hasil uji coba lapangan menunjukkan bahwa media tersebut memiliki kriteria sangat baik dengan kelayakan pengoperasian sebesar 86%, kelayakan isi dan kelayakan desain sebesar 85%.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN JOYFUL LEARNING DENGAN METODE PEMBERIAN TUGAS TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK KOLOID SISWA KELAS XI IPA SMA NEGERI 1 SIMO TAHUN PELAJARAN 2012/2013 Permatasari, Aprilia Intan; Mulyani, Bakti; Nurhayati, Nanik Dwi
Jurnal Pendidikan Kimia Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.856 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan model pembelajaran Joyful Learning dengan metode pemberian tugas terhadap prestasi belajar siswa pada materi pokok koloid siswa kelas XI IPA SMA Negeri 1 Simo tahun pelajaran 2012/2013. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen. Rancangan yang digunakan pada penelitian ini adalah ?Randomized Control-Group Pretest Posttest Design? untuk aspek kognitif dan ?Randomized Posstest Only Comparison Group Design? untuk aspek afektif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA SMA Negeri 1 Simo. Sampel terdiri dari 2 kelas, yaitu kelas eksperimen menggunakan model pembelajaran Joyful Learning dengan metode pemberian tugas dan kelas kontrol menggunakan metode konvensional yang dipilih secara ?cluster random sampling?. Teknik pengumpulan data prestasi belajar kognitif menggunakan metode tes sedangkan prestasi belajar afektif siswa menggunakan angket. Teknik analisis data untuk pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan uji t-pihak kanan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran Joyful Learning dengan metode pemberian tugas efektif meningkatkan prestasi belajar siswa pada materi pokok koloid siswa kelas XI IPA SMA Negeri 1 Simo tahun pelajaran 2012/2013 yang dibuktikan dengan nilai thitung yaitu 3,39 lebih tinggi dari nilai tabel yaitu 1,68 untuk prestasi belajar kognitif dan nilai thitung 3,02 lebih tinggi dari nilai ttabel yaitu 1,68 untuk prestasi belajar afektif.Kata Kunci: Joyful Learning, pemberian tugas, prestasi belajar, koloid
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING UNTUK MENINGKATKAN RASA INGIN TAHU DAN PRESTASI BELAJAR KIMIA PADA MATERI HUKUM DASAR DAN PERHITUNGAN KIMIA SISWA KELAS X-TP 3 SMK MUHAMMADIYAH 2 SRAGEN TAHUN PELAJARAN 2015/2016 Rahmawan, Arifin Aziz; Utomo, Suryadi Budi; Sukardjo, Jakobus Salesius
Jurnal Pendidikan Kimia Vol 5, No 3 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (99.392 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan rasa ingin tahu dan prestasi belajar siswa kelas X-TP 3 SMK Muhammadiyah 2 Sragen tahun pelajaran 2015/2016 pada materi pokok pada materi Hukum Dasar dan Perhitungan Kimia dengan menggunakan model pembelajaran Problem Solving. Subjek penelitian adalah siswa kelas X-TP 3 SMK Muhammadiyah 2 Sragen yang berjumlah 28 siswa. Sumber data berasal dari guru dan siswa. Teknik pengumpulan data adalah dengan tes dan nontes (observasi, kajian dokumen dan angket). Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil pembahasan dapat disimpulkan bahwa: (1) penerapan model pembelajaran Problem Solving dapat meningkatkan rasa ingin tahu siswa pada materi hukum dasar dan perhitungan kimia. Hal ini dapat dilihat dalam pelaksanaan siklus I dan siklus II. Pada siklus I persentase rasa ingin tahu tinggi siswa adalah 74,5% dan meningkat menjadi 79,1% pada siklus II, (2) penerapan model pembelajaran Problem Solving dapat meningkatkan prestasi belajar siswa pada materi hukum dasar dan perhitungan kimia kelas X-TP 3 SMK Muhammdiyah 2 Sragen tahun pelajaran 2015/2016. Dalam penelitian ini prestasi belajar mencakup dua aspek yaitu, pengetahuan dan sikap. Persentase prestasi belajar aspek pengetahuan pada siklus I sebesar 60,7% meningkat menjadi 71,4% pada siklus II. Persentase prestasi belajar aspek sikap pada siklus I adalah 82,2% meningkat menjadi 87,5% pada siklus II.