cover
Contact Name
Yohanes Octovianus Awololon
Contact Email
octhoviandryawololon@gmail.com
Phone
+6282146551280
Journal Mail Official
mediaedukasi@undhirabali.ac.id
Editorial Address
JL. Raya Padang Luwih, Dalung, Kuta Utara, Badung, Bali
Location
Kab. badung,
Bali
INDONESIA
MEDIA EDUKASI: JURNAL ILMU PENDIDIKAN
ISSN : -     EISSN : 30640431     DOI : https://doi.org/10.36002/jmk
Core Subject : Education,
Media Edukasi, Jurnal Ilmu Pendidikan terbit dua kali setahun, pada bulan Juni dan Desember. Berisi tulisan yang diangkat dari hasil kajian ilmiah dan hasil penelitian di bidang pendidikan dalam Bahasa Indonesia maupun Bahasa Inggris.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 93 Documents
PENERAPAN PROJECT BASED LEARNING BERBASIS MOBILE LEARNING BERBANTUAN GOOGLE CLASSROOM UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA Yanti, Ni Putu Ayu Pratama; Sinta Diarini, I Gusti Ayu Agung; Suryanto, I Wayan
MEDIA EDUKASI : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol. 5 No. 1 (2021): MEDIA EDUKASI : JURNAL ILMU PENDIDIKAN
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jmk.v5i1.1464

Abstract

AbstrakTujuan penelitian yaitu untuk mengetahui seberapa jauh penerapan project based learning berbasis mobilelearning berbantuan google classroom dapat meningkatkan motivasi belajar dan hasil belajar siswa. Jenispenelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner, tes,observasi dan pengolahan data dianalisis dengan metode deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkanbahwa rerata motivasi belajar siswa pada siklus I sebesar 78,03% dalam kriteria baik, meningkat pada siklus IImenjadi 89,40% dalam kriteria sangat baik. Rerata hasil belajar siswa siklus I sebesar 71,46% dalam kriteria baik,meningkat pada siklus II menjadi 83,05% dalam kriteria baik. Ketuntasan klasikal siklus I sebesar 52,77%,meningkat pada siklus II 100%. Penerapan project based learning berbasis mobile learning berbantuan googleclassroom dapat meningkatkan motivasi belajar dan hasil belajar siswa kelas XI JB 3 pada mata pelajaranPengolahan dan Penyajian Makanan di SMK Negeri 2 Tabanan.Kata Kunci: Project Based Learning, Mobile Learning, Google Classroom, Motivasi Belajar Siswa, Hasil BelajarSiswa.AbstractThe purpose of this research is to find out how far the application of project-based learning based onmobile learning assisted by Google Classroom can improve student motivation and learning outcomes. This typeof research is classroom action research. Data collection methods using questionnaires, tests, observations anddata processing were analyzed by quantitative descriptive methods. The results showed that the average studentlearning motivation in the first cycle was 78.03% in good criteria, increased in the second cycle to 89.40% in verygood criteria. The average student learning outcomes in the first cycle is 71.46% in good criteria, increasing inthe second cycle to 83.05% in good criteria. The classical completeness of the first cycle was 52.77%, increasedin the second cycle of 100%. The application of project based learning based on mobile learning assisted byGoogle Classroom can increase learning motivation and learning outcomes for class XI JB 3 students in thesubject of Food Processing and Serving at SMK Negeri 2 Tabanan.Keywords: Project Based Learning, Mobile Learning, Google Classroom, Student Motivation, Student LearningOutcomes
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TEAM GAMES TOURNAMENT UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN BOGA DASAR Dewi, Ni Putu Silvia; Suartana, I Ketut
MEDIA EDUKASI : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol. 5 No. 1 (2021): MEDIA EDUKASI : JURNAL ILMU PENDIDIKAN
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jmk.v5i1.1465

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan model pembelajaran Team Games Tournament(TGT) dapat meningkatkan motivasi siswa, mengetahui penerapan model pembelajaran TGT dapat meningkatkanhasil belajar siswa, dan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran TGT dapat meningkatkan motivasi danhasil belajar siswa pada Mata Pelajaran Boga Dasar. Jenis penelitiannya yakni kualitatif PTK dengan menerapkanmetode non probability sampling dengan teknik purposive sampling. Objek penelitian adalah motivasi dan hasilbelajar siswa serta sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas X JB 3 SMK Pariwisata Triatma Jaya, Badung.Analisis data menggunakan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan model pembelajaran TGT dapatmeningkatkan motivasi dan hasil belajar pada siklus I ke siklus II. Pada sikulus I, jumlah presentase rerata skormotivasi siswa 65,30 %, siklus II mendapatkan skor 78,64 %, terjadi peningkatan sebesar 18,01%. Hasil belajarsiklus I mencapai presentase rerata 75,66% sedangkan pada siklus II 83,66%, terjadi peningkatan sebesar 08,00%.Pada Ketuntasan Klasikal siklus I mencapai presentase rerata 43,18% pada siklus II mendapat skor 100%, terjadipeningkatan sebesar 56,82%.Kata Kunci: model pembelajaran team games tournament, motivasi belajar, hasil belajar.AbstractThe purpose of this research is to apply a cooperative learning model namely Team Games Tournament(TGT) to increase motivation students, to understand apply model learning TGT to increase result of learning,and to apply model learning to increase motivation and student learning in basic catering. This is a qualitativeclassroom research with non-probability sampling using purposive sampling technique. The objects of theresearch include student motivation and learning outcomes with sample research student class X JB 3 SMKPariwisata Triatma Jaya Badung. Data analysis used descriptive qualitative. The result of this research indicatesthat model learning TGT may increase motivation and outcome learning from cycle I to cycle II. At cycle I averagepresentase score motivation student 65.30%. Cycle II average score 78.64% that avarage increase 18.01%.Method learning increase presentase score 75.66% and cycle II 83.66% and increase 08.00%. The last clasicalcycle I increase presentase in avarage 43.18%. On cycle II get score 100%, that increase 56.82%.Keywords: learning model of team games tournament. Learning motivation. Learning outcomes.
AKSELERASI KEMAMPUAN SELF-DIRECTED LEARNING MAHASISWA PADA MATA KULIAH EFL ADVANCED WRITING DI PERGURUAN TINGGI MELALUI WEBFOLIO Suhardiana, I Putu Andre
MEDIA EDUKASI : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol. 5 No. 2 (2021): MEDIA EDUKASI : JURNAL ILMU PENDIDIKAN
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jmk.v5i2.1725

Abstract

AbstrakWebfolio secara spesifik dalam penelitian ini adalah media yang memungkinkan pendidik mengumpulkanpekerjaan mahasiswa di perguruan tinggi, khususnya pada mata kuliah Advanced Writing dan secara kreatifmenampilkan karya mereka serta mendiskusikan apa yang telah mereka pelajari. Tujuan dari penelitian ini adalahuntuk mengetahui pengaruh penggunaan Webfolio pada kesiapan mahasiswa EFL (English as a ForeignLanguage) dalam mengakselerasi kemampuan self-directed learning mereka di jenjang perguruan tinggi. Sebelummahasiswa mulai mengerjakan Webfolio, dilakukan penilaian terhadap kesiapan awal mereka terkait kemampuanSelf-Directed Learning. Mereka membuat dan mendesain Webfolio menggunakan Google Sites. Post-testdilakukan setelah mahasiswa melengkapi Webfolio-nya masing-masing. Temuan penelitian mengungkapkanbahwa Webfolio memiliki pengaruh besar pada kesiapan mahasiswa EFL untuk mengakselerasi kemampuan Self-Directed Learning mereka. Sehingga, diputuskan bahwa Webfolio sebaiknya digunakan di tingkat perguruan tinggiuntuk meningkatkan kesiapan mahasiswa guna memiliki kemampuan Self-Directed Learning.Kata Kunci : Webfolio, Self-Directed Learning, Mahasiswa EFLAbstractWebfolios specifically in this study is a medium that allows educators to collect students’ works inuniversities, especially in Advanced Writing courses and creatively display their work and discuss what they havelearned. The purpose of this study was to determine the effect of using Webfolio on the readiness of EFL (Englishas a Foreign Language) students in accelerating their self-directed learning abilities in higher education. Beforestudents start working on the Webfolio, an assessment is made of their initial readiness regarding their Self-Directed Learning abilities. They create and design Webfolios using Google Sites. Posttest is done after studentscomplete their respective Webfolios. The research findings reveal that Webfolios have a major influence on thereadiness of EFL students to accelerate their Self-Directed Learning abilities. Thus, it was decided that Webfolioshould be used at the university level to increase students' readiness to have Self-Directed Learning abilities.Keywords: Webfolio, Self-Directed Learning, EFL Students
MENINGKATKAN KEMAMPUAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK KELOMPOK B1 MELALUI KEGIATAN MENGANYAM DI PAUD AISYIYAH DALUNG Mahiroh, Nadya Rusydah; Prima, Elizabeth; Poerwati, Christiani Endah
MEDIA EDUKASI : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol. 5 No. 2 (2021): MEDIA EDUKASI : JURNAL ILMU PENDIDIKAN
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jmk.v5i2.1726

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menelaah peningkatan kemampuan sosial emosional anak kelompok B1melalui kegiatan menganyam di PAUD Aisyiyah Dalung. Subjek penelitian adalah anak kelompok B1 di PAUDAisyiyah Dalung yang berjumlah 15 anak terdiri dari siswa perempuan 10 anak dan siswa laki-laki 5 anak. Jenispenelitian yang digunakan yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiapsiklus terdiri dari empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Teknik pengumpulan datamenggunakan metode observasi dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif. Hasilobservasi awal sebelum dilakukan tindakan menunjukkan belum ada anak yang memenuhi kriteria ketuntasan(0%) setelah diberikan kegiatan menganyam, pada Siklus I mengalami peningkatan sebesar 40% dan pada SiklusII mencapai indikator ketuntasan sebesar 86,67%. Berdasarkan hasil ini, dapat disimpulkan bahwa kegiatanmenganyam mampu meningkatkan kemampuan sosial emosional pada 15 anak kelompok B1 di PAUD AisyiyahDalung.Kata Kunci : Sosial Emosional, Anak Usia Dini, MenganyamAbstractThis study aims to explore the increase in the social and emotional abilities of children in group B1through weaving activities at PAUD Aisyiyah Dalung. The research subjects were group B1 children in PAUDAisyiyah Dalung, totaling 15 children consisting of 10 female students and 5 male students. The type of researchused is Classroom Action Research (CAR), which is carried in two cycles. Each cycle consists of four stages, i.e.,planning, implementation, observation, and reflection. Data collection techniques used were the methods ofobservation and documentation. This research used the descriptive analysis method. The results of observationsbefore taking action showed that there were no children who met the criteria for completeness (0%) after beinggiven weaving activities. In Cycle 1, it increased by 40%. In Cycle 2, it achieved a completeness indicator of86.67%. Based on these results, can be concluded that weaving activities could improve the social-emotionalabilities of 15 children in group B1 at PAUD Aisyiyah Dalung.Keywords : Social-Emotional, Early Childhood, Weaving
MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK MELALUI METODE EKSPERIMEN PADA KELOMPOK A DI TK WIDYA KUMARA DHARMA KUTA Anandari, Ni Made Ayu Manik; Prima, Elizabeth; Lestari, Putu Indah
MEDIA EDUKASI : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol. 5 No. 2 (2021): MEDIA EDUKASI : JURNAL ILMU PENDIDIKAN
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jmk.v5i2.1727

Abstract

AbstrakPerkembangan kognitif mempunyai peranan penting bagi keberhasilan anak dalam belajar. Perkembangankognitif berhubungan dengan pola berpikir, pemecahan masalah, dan imajinasi anak. Upaya meningkatkanperkembangan kognitif pada anak dapat dilakukan melalui berbagai macam metode. Salah satu metode yang bisadilakukan yaitu melalui metode eksperimen. Melalui metode eksperimen anak dapat mempelajari konseppemecahan masalah, berpikir logis dan berpikir simbolik dengan cara yang menyenangkan. Penelitian ini bertujuanuntuk mengetahui peningkatan kemampuan kognitif melalui metode eksperimen. Subjek penelitian ini adalah anakkelompok A di TK Widya Kumara Dharma yang berjumlah 15 anak. Jenis penelitian yang digunakan yaituPenelitian Tindakan Kelas (PTK), yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahapanyaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan lembarobservasi dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan metode analisis data deskriptif. Hasil observasi awalmenunjukkan bahwa anak yang memiliki ketuntasan kemampuan kognitif adalah 14%. Setelah diberikan tindakanmelalui metode eksperimen pada Siklus I anak yang memenuhi ketuntasan sebanyak 47% dan mengalamipeningkatan pada Siklus II sebesar 80%. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa metodeeksperimen dapat meningkatkan kemampuan anak usia 4-5 tahun di Kelompok A TK Widya Kumara Dharma.Kata Kunci: Anak Usia Dini, Kemampuan Kognitif, Metode EksperimenAbstractChildren's cognitive development is critical to their academic performance. Children's cognitive developmentis related to their thinking processes, problem-solving abilities, and inventiveness. Efforts to boost children'scognitive development can take a variety of forms. One approach that can be applied is the experimental method.Children can learn problem-solving, logical reasoning, and symbolic thinking in a fun way using the experimentalapproach. The goal of this research is to use experimental methods to determine the increase in cognitive ability.The children in this research were from TK Widya Kumara Dharma Kuta's group A, which included a total of 15children. The type of research used is Classroom Action Research (CAR), which was carried out in two cycles.Each cycle consists of four stages, namely planning, implementing actions, observing, and reflecting. Datacollection techniques used are observation sheets and documentations. This research uses the descriptive dataanalysis method. Initial observations indicated that 14% of children possessed perfect cognitive capacity. In CycleI, children who met completion after being given action by the experimental approach were 47%, and in Cycle II,it grew by 80%. The study found that the experimental method may help children aged 4-5 years in Group A of TKWidya Kumara Dharma Kuta to increase their cognitive capacities.Keywords: Early Childhood, Cognitive Ability, Experimental Method
PENGGUNAAN GOOGLE CLASSROOM SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI MASA PANDEMI COVID-19 Agetania, Ni Luh Putu
MEDIA EDUKASI : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol. 5 No. 2 (2021): MEDIA EDUKASI : JURNAL ILMU PENDIDIKAN
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jmk.v5i2.1728

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menelaah penggunaan media Google Classroom sebagai media pembelajaranpada mata kuliah Bahasa Indonesia saat pelaksanaan pembelajaran daring, kemudahan serta hambatan dalampenggunaan Google Classroom. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa kelas E jurusan teknik informatika diSTMIK STIKOM INDONESIA, dengan sampel sebanyak 7 mahasiswa yang ditentukan dengan menggunakan teknikrandom sampling. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data padapenelitian ini menggunakan teknik wawancara dan observasi langsung yang dilakukan di waktu yang sama. Datapenelitian ini dianalisis menggunakan analisis data interaktif. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwamahasiswa mudah menggunakan Google Classroom, namun belum maksimal sebagai media pembelajaran BahasaIndonesia karena terkendala akses internet, dari kurang stabilnya siynal juga sering terjadinya pemadaman listrik didaerah mereka.Kata kunci: Google Classroom, media pembelajaran, Bahasa Indonesia, pandemi covid-19AbstractThis study aimed to explore the use of Google Classroom media as a medium of learning in Indonesianlanguage courses when implementing online learning, the convenience and obstacles in using Google Classroom. Thepopulation of this study were students of class E majoring in informatics engineering at STMIK STIKOM INDONESIA,with a sample of 7 students who were determined using random sampling technique. The research method uses aqualitative descriptive method. Data collection techniques in this study used interview techniques and directobservation which were carried out at the same time. The research data were analyzed using interactive data analysis.Based on the results of the study, it shows that students have not been able to use Google Classroom optimally as amedium for learning Indonesian because internet access is constrained, from the lack of stable signals and frequentpower outages in their area.Keywords: Google Classroom, learning media, Indonesian language, covid-19 pandemic
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED INSTRUCTION BERBASIS BLENDED LEARNING DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA Ardini, Ni Nyoman; Ordani Astuti, Ni Made Erpia; Sinta Diarini, I Gusti Ayu Agung
MEDIA EDUKASI : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol. 5 No. 2 (2021): MEDIA EDUKASI : JURNAL ILMU PENDIDIKAN
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jmk.v5i2.1729

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan motivasi dan hasil belajar siswa melaluipenerapan model pembelajaran Problem Based Instruction berbasis Blended Learning pada mata pelajaranPengolahan dan Penyajian Makanan kelas XI Tata Boga di SMK Restumuning. Penelitian yang digunakan adalahjenis penelitian kualitatif penelitian tindakan kelas dengan menerapkan metode purposive sampling. Objekpenelitian adalah motivasi dan hasil belajar siswa siswa serta sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas XIITB 1 SMK Restumuning. Hasil penelitian menunjukan bahwa dengan medel pembelajaran Problem BasedInstruction berbasis Blended Learning terjadi suasana menyenangkan sehingga hasil belajar meningkat, yaitu darimotivasi dan hasil belajar siswa siklus I ke Siklus II terdapat peningkatan, pada siklus I jumlah persentase reratamotivasi belajar siswa 79,98% sedangkan pada siklus II mendapatkan prersentase rerata 85,24%, terjadipeningkatan sebesar 5,26%. Pada hasil belajar siswa siklus I mencapai persentase rerata 81,62% sedangkan padasiklus II mencapai persentase rerata 86,86%, terjadi peningkatan sebesar 5,24%. Pada ketuntasan klasikal siklus Imencapai persentase rerata 68,57% sedangkan pada siklus II mendapat skor 100%, terjadi peningkatan sebesar31,43%. Kesimpulan dari penelitian ini, bahwa motivasi dan hasil belajar siswa pada kelas penelitian tindakankelas yang menggunakan model pembelajaran Problem Based Instruction berbasis Blended Learning dapatmeningkatkan dalam mata pemlajaran Pengolahan dan Penyajian Makanan kelas XI Tata Boga 1 SMKRestumuning.Kata Kunci : Problem Based Instruction berbasis Blended Learning, motivasi belajar, hasil belajar.AbstractThe purpose of this study was to determine the increase in student motivation and learning outcomesthrough the application of the Problem Based Instruction learning model based on Blended Learning in the subjectof Food Processing and Serving Class XI Catering at SMK Restumuning. The research used is a qualitativeresearch type of classroom action research by applying purposive sampling method. The object of research is themotivation and learning outcomes of students and the samples in this study were students of class XII TB 1 SMKRestumuning. The results showed that with the Blended Learning-based Problem Based Instruction learning modelthere was a pleasant atmosphere so that learning outcomes increased, namely from the motivation and learningoutcomes of students in cycle I to Cycle II there was an increase, in cycle I the average percentage of studentlearning motivation was 79.98% while in the second cycle, the average percentage was 85.24%, an increase of5.26%. In the first cycle student learning outcomes reached an average percentage of 81.62% while in the secondcycle it reached an average percentage of 86.86%, an increase of 5.24%. In the classical completeness cycle Ireached an average percentage of 68.57% while in the second cycle it got a score of 100%, an increase of 31.43%.The conclusion of this study is that students' motivation and learning outcomes in classroom action research usingthe Problem Based Instruction learning model based on Blended Learning can improve the subjects of FoodProcessing and Serving Class XI Catering 1 SMK Restumuning.Keywords: Problem Based Instruction learning model based on Blended Learning, learning motivation, learningoutcomes.
PENERAPAN METODE PEMBERIAN TUGAS BERBANTUAN MEDIA KARTU BERGAMBAR UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN DI TK SATHYA SAI KUMARA SINGARAJA Maryani, Ni Komang Ana; Subawa, Putu; Suparya, I Ketut
MEDIA EDUKASI : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol. 5 No. 2 (2021): MEDIA EDUKASI : JURNAL ILMU PENDIDIKAN
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jmk.v5i2.1730

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan membaca permulaan setelahpenerapan metode pemberian tugas berbantuan media kartu bergambar pada kelompok B1 Semester I di TKSathya Sai Kumara Singaraja Tahun Pelajaran 2020/2021. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas(PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah 15 anak kelompok B1 TK Sathya SaiKumara Singaraja Tahun Pelajaran 2020/2021. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terjadi peningkatankemampuan membaca permulaan setelah penerapan metode pemberian tugas berbantuan media kartubergambar pada siklus I sebesar 66% yang berada pada kategori sedang, ternyata mengalami peningkatan padasiklus II menjadi 86% yang pada kategori tinggi. Jadi, peningkatan kemampuan membaca permulaan anak sebesar20%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan metode pemberian tugasberbantuan media kartu bergambar dapat meningkatkan kemampuan membaca permulaan anak.Kata Kunci : metode pemberian tugas, kartu bergambar, membaca permulaan, anak usia diniAbstractThis study aims to determine the improvement of initial reading skills after the application of the methodof assigning task-assisted picture cards to group B1 Semester I at Sathya Sai Kumara Singaraja Kindergarten inthe 2020/2021 Academic Year. This type of research is Classroom Action Research (CAR) which is carried out intwo cycles. The subjects of this study were 15 children of group B1 TK Sathya Sai Kumara Singaraja in theacademic year 2020/2021. The results of data analysis showed that there was an increase in initial reading abilityafter the application of the picture card-assisted task assignment method in the first cycle by 66% which was inthe medium category, in fact it increased in the second cycle to 86% which was in the high category. So, theincrease in children's early reading ability is 20%. Based on the results of this study, it can be concluded that theapplication of the method of assigning tasks assisted by picture cards can improve children's early reading skills.Keywords: assignment method, picture cards, early reading, early childhood,
COVER JURNAL MEDIA EDUKASI Edukasi, Jurnal Media
MEDIA EDUKASI : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol. 6 No. 1 (2022): MEDIA EDUKASI : JURNAL ILMU PENDIDIKAN
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jmk.v6i1.1892

Abstract

COVER JURNAL MEDIA EDUKASI
PENERAPAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL BERBANTUAN VIDEO PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PKN Agetania, Ni Luh Putu
MEDIA EDUKASI : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol. 6 No. 1 (2022): MEDIA EDUKASI : JURNAL ILMU PENDIDIKAN
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jmk.v6i1.1893

Abstract

AbstrakTujuan dari penelitian ini aialah meningkatkan hasil belajar peserta didik setelah diterapkan pendekatan pembelajaran kontekstual dengan bantuan media video pembelajaran. Subjek penelitian ialah peserta didik pada jenjang pendidikan kelas V SDN 5 Penarukan tahun pelajaran 2019/2020 sebanyak 28 orang. Pada penelitian ini yang menjadi objek ialah hasil belajar peserta didik. Penelitian Tindakan Kelas dipilih sebagai jenis penelitian yang terdiri dari dua siklus yaitu siklus I dan siklus II. Data penelitian ini terdiri dari skor hasil belajar siswa dari awal siklus, siklus I dan siklus II. Pada awal siklus diperoleh rata-rata sebsar 62,71 dengan persentase ketuntasan 56% menandakan ketuntasan masih jauh dari kriteria ketuntasan yang telah ditentukan. Rata rata kelas pada siklus I diperoleh sebesar 72,39 dengan persentase 76% hal ini menandakan adanya peningkatan dibandingkan dengan awal siklus. Rata-rata kelas pada siklus II diperoleh mencapai 90,00 dengan persentase ketuntasan 97%. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan pembelajaran kontekstual dengan berbantuan media video pembelajaran dapat meningkatkan hasil belajar PKN siswa.Kata Kunci : pendekatan pembelajaran kontekstual, video pembelajaran, hasil belajar, PKNAbstractThe aim of this research is to improve student learning outcomes after applying a contextual learning approach assisted by learning video media. The research subjects were 28 students at the fifth grade level of SDN 5 Penarukan in the 2019/2020 school year. In this study, the object of this study is the learning outcomes of students. Classroom Action Research was chosen as the type of research consisting of two cycles, namely cycle I and cycle II. The data of this study consisted of scores of student learning outcomes from the beginning of the cycle, cycle I and cycle II. At the beginning of the cycle, an average of 62.71 was obtained with a 56% completeness percentage indicating that completeness was very far from the predetermined KKM. In the first cycle, the class average was 73.24 with a percentage of 76%, this indicates an increase compared to the beginning of the cycle. In the second cycle, the average class reached 90.00 with a 97% completeness percentage. Based on the results of this study, it can be said that the application of a contextual learning approach with the help of instructional video media can improve student learning outcomes in PKN..Keywords: contextual teaching and learning, learning videos, learning outcomes, science

Page 7 of 10 | Total Record : 93