cover
Contact Name
Ahadiah Agustina
Contact Email
jseit.ummat@gmail.com
Phone
+6281915934219
Journal Mail Official
jseit.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Dahlan No.1, Pagesangan, Kec. Mataram, Kota Mataram, Nusa Tenggara Bar. 83115, Indonesia.
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Journal of Sharia Economy and Islamic Tourism
ISSN : -     EISSN : 2797913X     DOI : https://doi.org/10.31764/jseit
Core Subject : Economy,
Journal of Sharia Economy and Islamic Tourism is a journal that publishes scientific articles on the results of studies or researches and literature studies in the scope and focus of Sharia Economy and Islamic Tourism. Editors receive articles that have not been published in other journals/media. The journal was founded in 2020, published twice a year, in March and September. The purpose of this journal is for the publication of scientific articles covering studies within the scope of Sharia Economy and Islamic Tourism, such as: Philosophy of Sharia Economics; Sharia Economic Thought; Sharia and Contemporary Economic Issues; Contemporary issues in Islamic Financial Institutions; Sharia Management; Sharia Accounting; Aspects of Law in Sharia Economy; Halal Tourism Planning; Halal Tourism Management; Halal Destinations; and Traveling.
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2 (2025): Maret" : 9 Documents clear
Peran Media Sosial dalam Mendorong Perilaku Konsumen terhadap Boikot Produk Israel Rizki, Darlin; Fitri, Fikriya Aniqa; Ulmuftia, Nisa
Journal of Sharia Economy and Islamic Tourism Vol 5, No 2 (2025): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jseit.v5i2.30659

Abstract

Abstract: The focus of this study is on consumer behavior and the economic consequences of the boycott campaign against Israeli products in Indonesia. This research adopts a qualitative approach to analyze consumer responses to the boycott movement that has spread across social media. Data were collected through documentation from various information platforms such as books, journals, reports, magazines, newspapers, and others. The findings reveal that consumer behavior is influenced by the boycott movement, particularly in terms of product and brand choices. Consumers are largely influenced by their religious beliefs, cultural values, and ethnocentric views toward certain products. Moreover, social media plays a significant role in disseminating information and supporting the boycott movement. The economic impact analysis of the boycott includes the potential decline in sales and how companies respond to consumer pressure. The extent to which this movement will affect Indonesia’s overall economy remains a subject of debate, although it may exert considerable pressure on targeted companies. This study provides deeper insight into the complexity of the phenomena caused by the boycott campaign of Israeli products in Indonesia. It is crucial to thoroughly consider both the economic impact and changes in consumer behavior at local and international levels.Abstrak: Fokus penelitian ini adalah perilaku konsumen dan konsekuensi ekonomi dari kampanye boikot produk Israel di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk menganalisis respons konsumen terhadap gerakan boikot yang tersebar di media sosial. Data dikumpulkan dengan cara dokumentasi di perbagai platform informasi seperti buku, jurnal, laporan, majalah, koran, dan lain sebagainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku konsumen dipengaruhi oleh gerakan boikot, terutama dalam hal memilih produk dan merek. Konsumen banyak dipengaruhi oleh agama, budaya, dan pandangan etnosentris mereka tentang produk tertentu. Selain itu, media sosial sangat penting untuk menyebarkan informasi dan mendukung gerakan boikot. Selain itu, analisis dampak ekonomi gerakan boikot mencakup potensi penurunan penjualan dan bagaimana perusahaan menanggapi tekanan konsumen. Bagaimana gerakan ini akan berdampak pada ekonomi Indonesia secara keseluruhan masih diperdebatkan, meskipun dapat menempatkan tekanan besar pada perusahaan yang menjadi sasaran. Dengan penelitian ini, kita dapat lebih memahami lebih lanjut tentang kompleksitas fenomena yang disebabkan oleh kampanye boikot produk Israel di Indonesia. Sangat penting untuk mempertimbangkan dampak ekonomi dan perubahan perilaku konsumen secara menyeluruh, baik di tingkat lokal maupun internasional.
The Role of Artificial Intelligence in Transforming Smart Tourism: Enhancing Customer Experience and Service Personalization Sidiq, Zaini Fajar; Z, Sahman; Wahyuzi, Zikri; Ifada, Zuriyat
Journal of Sharia Economy and Islamic Tourism Vol 5, No 2 (2025): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jseit.v5i2.30705

Abstract

Abstract: This research aims to examine the role of artificial intelligence (AI) in transforming smart tourism, with a focus on improving traveler experience and personalizing services. A Systematic Literature Review approach was used to analyze literature published in the last 10 years from reputable indexers such as Dimensions, DOAJ and Scopus. The results show that technologies such as AI, virtual reality (VR), and augmented reality (AR) have great potential to revolutionize the tourism industry. These technologies enable personalization of services, more efficient management of tourist flows, as well as the provision of real-time relevant information that can improve tourist experience and environmental sustainability. Despite progress in the application of these technologies, research gaps still exist, particularly in developing smart tourism models that integrate local and cultural values, as well as the application of technologies that support ecosystem preservation. In Indonesia, the development of smart tourism models that take into account the richness of local culture and history needs to be further encouraged through further research to create an inclusive and sustainable approach. Therefore, there is a need to develop a smart tourism model that integrates ecosystem sustainability, cultural heritage preservation, and technological solutions to address ethical issues related to the use of travelers' personal data.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran kecerdasan buatan (AI) dalam mentransformasi pariwisata cerdas, dengan fokus pada peningkatan pengalaman wisatawan dan personalisasi layanan. Pendekatan Systematic Literature Review digunakan untuk menganalisis literatur yang dipublikasikan dalam 10 tahun terakhir dari pengindeks bereputasi seperti Dimensions, DOAJ dan Scopus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi seperti AI, realitas virtual (VR), dan augmented reality (AR) memiliki potensi besar untuk merevolusi industri pariwisata. Teknologi ini memungkinkan personalisasi layanan, pengelolaan aliran wisatawan yang lebih efisien, serta penyediaan informasi relevan secara real-time yang dapat meningkatkan pengalaman wisatawan dan keberlanjutan lingkungan. Meskipun ada kemajuan dalam penerapan teknologi ini, kesenjangan riset masih ada, khususnya dalam mengembangkan model pariwisata cerdas yang mengintegrasikan nilai lokal dan budaya, serta penerapan teknologi yang mendukung pelestarian ekosistem. Di Indonesia, pengembangan model pariwisata cerdas yang memperhitungkan kekayaan budaya dan sejarah lokal perlu lebih didorong melalui riset lebih lanjut untuk menciptakan pendekatan yang inklusif dan berkelanjutan. Oleh karena itu, perlu ada pengembangan model pariwisata cerdas yang mengintegrasikan keberlanjutan ekosistem, pelestarian warisan budaya, dan solusi teknologi untuk mengatasi masalah etika terkait penggunaan data pribadi wisatawan.
Transformasi Digital: Peran E-Commerce dalam Pertumbuhan Ekonomi Digital di Indonesia Melisa Trinanda Faisal
Journal of Sharia Economy and Islamic Tourism Vol 5, No 2 (2025): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jseit.v5i2.30706

Abstract

Abstract: This research examines the role of e-commerce in driving digital economic growth in Indonesia. Digital transformation has fundamentally changed Indonesia's economic landscape, with e-commerce being one of its main drivers. Using a qualitative approach based on a literature study, this research analyzes how the development of information and communication technology has facilitated the growth of e-commerce platforms and created a dynamic digital economy ecosystem. Data shows that Indonesia will have 212.9 million internet users (77% of the population) by early 2023, with e-commerce platforms such as Shopee, Tokopedia, and Lazada leading the market. E-commerce provides various benefits to businesses, including global market access, reduced operational costs, and encouragement of product innovation. Furthermore, e-commerce facilitates supply chain integration and cross-border business collaboration. Projections show that by 2025, Indonesia's digital economy will create 3.7 million new jobs and increase SME revenues by 80 percent. The research concludes that e-commerce plays a strategic role in Indonesia's digital transformation, with significant potential to drive inclusive economic growth in the digital age.Abstrak: Penelitian ini mengkaji peran e-commerce dalam mendorong pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia. Transformasi digital telah mengubah secara fundamental lanskap perekonomian Indonesia, dengan e-commerce menjadi salah satu pendorong utamanya. Menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi literatur, penelitian ini menganalisis bagaimana perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah memfasilitasi pertumbuhan platform e-commerce dan menciptakan ekosistem ekonomi digital yang dinamis. Data menunjukkan bahwa Indonesia memiliki 212,9 juta pengguna internet (77% dari populasi) pada awal 2023, dengan platform e-commerce seperti Shopee, Tokopedia, dan Lazada memimpin pasar. E-commerce memberikan berbagai keuntungan bagi pelaku usaha, termasuk akses pasar global, pengurangan biaya operasional, dan dorongan inovasi produk. Lebih jauh lagi, e-commerce memfasilitasi integrasi rantai pasok dan kolaborasi bisnis lintas batas. Proyeksi menunjukkan bahwa pada tahun 2025, ekonomi digital Indonesia akan menciptakan 3,7 juta lapangan kerja baru dan meningkatkan pendapatan UMKM hingga 80 persen. Penelitian ini menyimpulkan bahwa e-commerce memainkan peran strategis dalam transformasi digital Indonesia, dengan potensi signifikan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif di era digital.
Implementasi Syariat Islam oleh Wilayatul Hisbah di Aceh Barat: Tantangan dan Dinamika Sosial Putri, Nur Kemala; Ramlan, Ramlan; Trilia, Irda; Julian, Farhan; Erick, Benni
Journal of Sharia Economy and Islamic Tourism Vol 5, No 2 (2025): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jseit.v5i2.29656

Abstract

Abstract: This study examines How the Wilayatul Hisbah in West Aceh regency implements the application of Islamic law, particularlyin terms of lack of socialization and lack of community participation in filling the open space for the implementation of Isvlamic law. The Qur’an is the basis for understanding Islamic law, and this teaching is based on the holy book. Islamic law applies to his servants who are sane, healthy, and have come of age. This study ises a qualitative descriptive approach. The problem studied is: How does the Wilayatul Hisbah implement the application of Islamic law in West Aceh? The results show that many Islamic law application programs still face challengs in the social order of the community. Although the law or Qanun has provided a strong legal basis, effective implementation requires careful preparation and good managemen. Islamic law is seen as a divine rule that encompasses all aspects of Muslim life. This study uses the theory of sociology of religion to see how the formalization of the application and implemention of Islamic law in West Aceh and How it affects the community. The method of sociology of religion enables a deeper understanding of the formalization process and its consequences for Acehnese society. Before Indonesia’s independence, Sultan Iskandar Muda had ruled Aceh. Then came the post-independence period, the New Order, reform, and now. Laws No.44 of 1999 and No.18 of 2001, along with other laws regulating Islamic law, serve as the basis for the implementation of Islamic law in Aceh.Abstrak: Studi ini melihat bagaimana Wilayatul Hisbah Kab. Aceh Barat melaksanakan penerapan syariat Islam, terutama dalam hal kurangnya sosialisasi dan kurangnya partisipasi masyarakat dalam mengisi ruang terbuka untuk pelaksanaan syariat Islam. Al-Qur'an merupakan dasar dari segala pemahaman tentang syari'at Islam, dan ajaran ini didasarkan pada kitab suci. Syariat Islam ini berlaku bagi hamba-Nya yang berakal, sehat, dan telah dewasa. Studi ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Problem yang diteliti adalah: Bagaimanakah Wilayatul Hisbah melaksanakan penerapan syariat Islam di Aceh Barat? Hasil menunjukkan bahwa banyak program penerapan syariat islam masih menghadapi tantangan dalam tatanan sosial masyarakat. Meskipun undang-undang atau Qanun telah memberikan dasar hukum yang kuat, implementasi yang efektif memerlukan persiapan yang matang dan manajemen yang baik. Syariat Islam dipandang sebagai aturan ilahiah yang mencakup semua aspek kehidupan umat Islam. Studi ini menggunakan teori sosiologi agama untuk melihat bagaimana formalisasi penerapan dan pelaksanaan syariat Islam di Aceh Barat dan bagaimana hal itu berdampak pada masyarakat. Metode sosiologi agama memungkinkan pemahaman yang lebih mendalam tentang proses formalisasi dan konsekuensi yang ditimbulkannya bagi masyarakat Aceh. Sebelum kemerdekaan Republik Indonesia, Raja Iskandar Muda telah memerintah Aceh. Kemudian datang periode setelah kemerdekaan, Orde Baru, reformasi, dan sekarang. Hukum Nomor 44 tahun 1999 dan Nomor 18 tahun 2001, bersama dengan hukum lain yang mengatur tentang syariat Islam, berfungsi sebagai dasar untuk pelaksanaan syariat Islam di Aceh.
Transformasi Digital Banking: Manfaat dan Risiko Transaksi Online Modern (Internet Banking dan Mobile Banking) Putri Ayu Lestari; Muhammad Iqbal Fasa
Journal of Sharia Economy and Islamic Tourism Vol 5, No 2 (2025): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jseit.v5i2.30658

Abstract

Abstract: This research examines digital transformation in the banking sector, focusing on the benefits and risks of Internet Banking and Mobile Banking services. In the era of information technology advancement, electronic banking (E-Banking) has become an essential component in financial institutions' innovation strategies to meet customer needs for fast, easy, and secure services. Through a qualitative approach based on literature studies, this research analyzes how digital banking services provide various benefits for customers, such as time and place flexibility, cost and time efficiency, and ease of access. However, the adoption of digital banking technology also presents several security risks that need to be considered, including threats of card skimming, social engineering, phishing, malware, and fake websites. Additional risks in Mobile Banking include aspects of privacy, information security, learning time, application performance, costs, and social risks. The research results emphasize the importance of balance between perceived customer benefits and effective risk mitigation for the successful implementation of digital banking services. Banks must strengthen security systems and provide education to customers regarding digital security practices, to build trust and encourage sustainable use of Internet Banking and Mobile Banking.Abstrak: Penelitian ini mengkaji transformasi digital pada sektor perbankan, dengan fokus pada manfaat dan risiko dari layanan Internet Banking dan Mobile Banking. Di era kemajuan teknologi informasi, perbankan elektronik (E-Banking) telah menjadi komponen penting dalam strategi inovasi lembaga keuangan untuk memenuhi kebutuhan nasabah akan layanan yang cepat, mudah, dan aman. Melalui pendekatan kualitatif berbasis studi literatur, penelitian ini menganalisis bagaimana layanan digital perbankan memberikan berbagai keuntungan bagi nasabah, seperti fleksibilitas waktu dan tempat, efisiensi biaya dan waktu, serta kemudahan akses. Namun, adopsi teknologi perbankan digital juga menghadirkan beberapa risiko keamanan yang perlu diwaspadai, termasuk ancaman card skimming, social engineering, phishing, malware, dan situs palsu. Risiko tambahan pada Mobile Banking mencakup aspek privasi, keamanan informasi, waktu pembelajaran, kinerja aplikasi, biaya, dan risiko sosial. Hasil penelitian menekankan pentingnya keseimbangan antara manfaat yang dirasakan nasabah dan mitigasi risiko yang efektif untuk keberhasilan implementasi layanan perbankan digital. Bank harus memperkuat sistem keamanan dan memberikan edukasi kepada nasabah mengenai praktik keamanan digital, guna membangun kepercayaan dan mendorong penggunaan berkelanjutan Internet Banking dan Mobile Banking.
Pengaruh Tanggung Jawab Lingkungan pada Limbah Cair Perusahaan FMCG terhadap Tingkat Profitabilitas Perusahaan Melalui Return on Asset dan Earning Power Azzat, Fadhlan Rafi; Tampubolon, Lamtiur H.; Prasadja, Heru
Journal of Sharia Economy and Islamic Tourism Vol 5, No 2 (2025): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jseit.v5i2.20747

Abstract

Abstract: The disposal of industrial waste is a major cause of river pollution. Industries often discharge their liquid waste into rivers without adequate treatment. The massive waste production in this country requires more space and the development of technology dedicated to solving industrial waste problems, thus creating business practices that support a circular economy. Therefore, the aim of this research is to determine the influence of environmental responsibility on the liquid waste of FMCG companies on the company's profitability level. This study uses secondary data obtained from the annual reports of 5 FMCG companies for the period 2020-2023 listed on the Indonesia Stock Exchange, and the Corporate Social Responsibility Index (CSRI) based on GRI. The objects of the research or variables in this study include corporate responsibility or CSR (Corporate Social Responsibility) towards liquid waste determined through environmental subcategories, namely water (CSRI1) and effluents & waste (CSRI2) as independent variables. Meanwhile, the dependent variables in this study include the company's profitability level projected through ROA (Return On Asset) and earning power. The collected data is then subjected to statistical testing with normality tests, and the probability values of the variables are found to be greater than 5% (Sig. > 0.05), indicating that the data is normally distributed. In addition, the multicollinearity test shows that the coefficient between independent variables is ≤ 0.80, so it can be concluded that multicollinearity does not occur. Hypothesis testing in this study uses the multivariate regression analysis method. The results of the research, following all procedures, show significance levels less than alpha 5%. This means that CSRI1 and CSRI2 together show a significant influence on ROA and earning power.Abstrak: Pembuangan limbah industri menjadi penyebab utama tercemarnya sungai. Industri seringkali membuang limbah cairnya ke sungai tanpa pengolahan yang memadai. Produksi limbah yang sangat besar di negara ini memerlukan lebih banyak lagi ruang dan pengembangan teknologi yang didedikasikan untuk menyelesaikan permasalahan limbah industri sehingga menciptakan praktek bisnis yang mendukung ekonomi sirkular. Sehingga, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh tanggung jawab lingkungan pada limbah cair perusahaan FMCG terhadap tingkat profitabilitas perusahaan. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan 5 perusahaan FMCG periode 2020 – 2023 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, dan Corporate Social Responsibility Index (CSRI) berdasarkan GRI. Objek penelitian atau variabel pada penelitian ini diantaranya tanggung jawab perusahaan atau CSR (Corporate Social Responsibility) terhadap limbah cair yang ditentukan lewat subkategori lingkungan yakni air (CSRI1) dan efluen & limbah (CSRI2) sebagai variabel independen. Sementara, variabel dependen pada penelitian ini diantaranya tingkat profitabilitas perusahaan yang diproyeksikan melalui ROA (Return On Asset) dan earning power. Data yang sudah terkumpul kemudian dilakukan pengujian statistic dengan uji normalitas dan diperoleh nilai probabilitas variabel memiliki nilai lebih dari 5% (Sig. > 0,05) ini berarti data terdistribusi normal. Selain itu, uji multikolenieritas menunjukan besaran koefisien antar variabel bebas bernilai ≤ 0,80 Sehingga dapat disimpulkan tidak terjadi multikolenieritas. Uji hipotesis dalam penelitian ini menggunakan metode analisis regresi multivariat. Hasil dari penelitian yang dilakukan semua prosedur menunjukkan angka signifikasi kurang dari alfa 5%. Hal ini berarti CSRI1 dan CSRI2 secara bersama – sama menunjukkan adanya pengaruh yang nyata terhadap ROA dan earning power.
Digitalisasi Perbankan: Keberhasilan Implementasi Mobile Banking terhadap Kepuasan Nasabah Faisal, Melisa Trinanda
Journal of Sharia Economy and Islamic Tourism Vol 5, No 2 (2025): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jseit.v5i2.30782

Abstract

Abstract: This study examines the successful implementation of mobile banking in the era of banking digitalization and its effect on customer satisfaction. Using a qualitative approach with a literature review method, this study analyzes the transformation of the banking industry from a manual system to a digital platform. The results show that ease of use and usefulness are the main determinants of the successful implementation of mobile banking, which has a significant effect on customer satisfaction. Ease of use is measured through time efficiency, ability to make transactions, operational ease, and flexibility of use. While usefulness includes increased productivity, effectiveness, and performance in daily activities. Mobile banking is proven to provide time and cost efficiency because it is available 24 hours and can be accessed from anywhere as long as there is an internet network. The study concluded that customers who perceive the convenience and benefits of mobile banking services tend to have higher levels of satisfaction and will continue to use digital banking services from their bank of choice. The findings provide important implications for banking institutions in developing digitalization strategies that focus on increasing customer satisfaction.Abstrak: Penelitian ini mengkaji keberhasilan implementasi mobile banking dalam era digitalisasi perbankan dan pengaruhnya terhadap kepuasan nasabah. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kajian pustaka, studi ini menganalisis transformasi industri perbankan dari sistem manual ke platform digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor kemudahan penggunaan (ease of use) dan kemanfaatan (usefulness) menjadi penentu utama keberhasilan implementasi mobile banking yang berpengaruh signifikan terhadap kepuasan nasabah. Kemudahan penggunaan diukur melalui efisiensi waktu, kemampuan melakukan transaksi, kemudahan operasional, dan fleksibilitas penggunaan. Sementara kemanfaatan mencakup peningkatan produktivitas, efektivitas, dan kinerja dalam aktivitas sehari-hari. Mobile banking terbukti memberikan efisiensi waktu dan biaya karena tersedia 24 jam dan dapat diakses dari mana saja selama terdapat jaringan internet. Penelitian menyimpulkan bahwa nasabah yang merasakan kemudahan dan manfaat dari layanan mobile banking cenderung memiliki tingkat kepuasan yang lebih tinggi dan akan terus menggunakan layanan perbankan digital dari bank pilihan mereka. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi institusi perbankan dalam mengembangkan strategi digitalisasi berfokus pada peningkatan kepuasan nasabah.
Peran Literasi Keuangan Islam dalam Adopsi Layanan Keuangan Digital: Analisis Bibliometrik dan Tinjauan Literatur Indri, Indri; Agustina, Ahadiah; Hidayanti, Nur Fitri; Ariani, Zaenafi; Hulaimi, Ahmad; Dewi, Novi Yanti Sandra
Journal of Sharia Economy and Islamic Tourism Vol 5, No 2 (2025): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jseit.v5i2.30783

Abstract

Abstract: This study aims to examine the role of Islamic financial literacy in encouraging the adoption of digital financial services through a library research approach with an integrative review method. This review synthesizes findings from various scholarly articles published between 2015 and 2024 and obtained from trusted databases such as Google Scholar, Scopus, DOAJ, and Scispace. Strict inclusion and exclusion criteria were applied to ensure the relevance and quality of the sources. The analysis shows that Islamic financial literacy plays an important role in shaping trust and encouraging the use of sharia-based digital financial services. The understanding of sharia principles such as the prohibition of usury, fairness and transparency is a crucial factor in the adoption process. However, the study also found literacy gaps and limited access to education in some regions. This study highlights the importance of strengthening Islamic financial literacy as a foundation for the development of an inclusive and sustainable Islamic digital finance ecosystem. The findings provide practical implications for regulators, service providers and stakeholders in designing educational strategies and policies based on Islamic values.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran literasi keuangan Islam dalam mendorong adopsi layanan keuangan digital melalui pendekatan library research dengan metode integrative review. Kajian ini menyintesis temuan dari berbagai artikel ilmiah yang dipublikasikan antara tahun 2015 hingga 2024 dan diperoleh dari basis data terpercaya seperti Google Scholar, Scopus, DOAJ, dan Scispace. Kriteria inklusi dan eksklusi diterapkan secara ketat untuk memastikan relevansi dan kualitas sumber. Hasil analisis menunjukkan bahwa literasi keuangan Islam berperan penting dalam membentuk kepercayaan serta mendorong penggunaan layanan keuangan digital berbasis syariah. Pemahaman terhadap prinsip syariah seperti larangan riba, keadilan, dan transparansi menjadi faktor krusial dalam proses adopsi tersebut. Namun, kajian juga menemukan adanya kesenjangan literasi dan keterbatasan akses edukasi di sejumlah wilayah. Studi ini menyoroti pentingnya penguatan literasi keuangan Islam sebagai fondasi bagi pengembangan ekosistem keuangan digital syariah yang inklusif dan berkelanjutan. Temuan ini memberikan implikasi praktis bagi regulator, penyedia layanan, dan pemangku kepentingan dalam merancang strategi edukatif dan kebijakan berbasis nilai-nilai syariah.
Transformasi Digital Bank Syariah di Era Teknologi: Perkembangan, Tantangan dan Peluang Menuju Pertumbuhan Berkelanjutan Lestari, Putri Ayu
Journal of Sharia Economy and Islamic Tourism Vol 5, No 2 (2025): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jseit.v5i2.30779

Abstract

Abstract: This research examines the digital transformation of Islamic banking in the context of technological development. Using a qualitative methodology based on literature review from various scientific sources, this study shows that Islamic banks have undergone significant evolution from conventional systems based on physical interaction to digital services through mobile banking, internet banking, and Islamic fintech. This development is supported by regulations such as Law No. 10/1998 and Law No. 23/1999, which provide the legal foundation for the existence of Islamic banking. OJK data shows improved performance of Islamic banking with a total of 14 Islamic commercial banks and 1,987 branch offices as of December 2024, as well as asset growth from IDR 594,709 billion (2023) to IDR 664,611 billion (2024). The main challenges faced include the need for quality human resource development, strengthening cyber security, consumer protection, and addressing financial literacy gaps. Opportunities that can be leveraged include Indonesia's demographics dominated by internet users and tech-savvy young generations, ease of digital product promotion, and development of innovative products that address community needs. In conclusion, Islamic banks need to leverage the momentum of digitalization while maintaining sharia principles to achieve sustainable growth.Abstrak: Penelitian ini mengkaji transformasi digital perbankan syariah dalam konteks perkembangan teknologi. Menggunakan metodologi kualitatif berbasis penelusuran pustaka dari beragam sumber ilmiah, studi ini menunjukkan bahwa bank syariah telah mengalami evolusi signifikan dari sistem konvensional berbasis interaksi fisik menjadi layanan digital melalui mobile banking, internet banking, dan fintech syariah. Perkembangan ini didukung oleh regulasi seperti UU No. 10/1998 dan UU No. 23/1999 yang memberikan landasan hukum bagi eksistensi perbankan syariah. Data OJK menunjukkan peningkatan kinerja perbankan syariah dengan total 14 bank umum syariah dan 1.987 kantor cabang per Desember 2024, serta pertumbuhan aset dari Rp594,709 miliar (2023) menjadi Rp664,611 miliar (2024). Tantangan utama yang dihadapi meliputi kebutuhan pengembangan SDM berkualitas, penguatan keamanan siber, perlindungan konsumen, dan mengatasi kesenjangan literasi keuangan. Peluang yang dapat dimanfaatkan mencakup demografi Indonesia yang didominasi pengguna internet dan generasi muda yang akrab teknologi, kemudahan promosi produk secara digital, serta pengembangan produk inovatif yang menjawab kebutuhan masyarakat. Kesimpulannya, bank syariah perlu memanfaatkan momentum digitalisasi sambil mempertahankan prinsip-prinsip syariah untuk mencapai pertumbuhan berkelanjutan.

Page 1 of 1 | Total Record : 9