cover
Contact Name
NURUL KUSUMA DEWI
Contact Email
kusuma.dewi@staff.uns.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
KUMARA CENDEKIA
ISSN : 2338008X     EISSN : 2716084X     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Guru - Pendidikan Anak Usia Dini (PG-PAUD)
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 306 Documents
LITERASI FINANSIAL ANAK USIA 5-6 TAHUN Hesti Eka Pradani; Adriani Rahma Pudyaningtyas; Novita Eka Nurjanah
Kumara Cendekia Vol 11, No 3 (2023): Kumara Cendekia
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v11i3.66375

Abstract

Literasi finansial merupakan pengetahuan dan kecakapan dalam mengaplikasikan pemahaman tentang konsep dan risiko agar dapat membuat keputusan yang efektif dalam konteks finansial, serta menjadi penting dimiliki oleh anak sehingga kesejahteraan keuangan di masa depan dapat tercapai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat literasi finansial pada anak usia 5-6 tahun di Desa Kemanggungan, Kecamatan Tarub, Kabupaten Tegal. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif survei. Sampel yang digunakan berjumlah 30 anak usia 5-6 tahun di Desa Kemanggungan, dan sampel yang digunakan merupakan sampel jenuh. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara untuk data prapenelitian, dan kuisioner untuk mengetahui tingkat literasi finansial anak. Analisis data yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif dengan menyajikan persentase dan grafik. Tingkat literasi finansial anak usia 5-6 tahun memiliki 11 indikator untuk pengukurannya. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, rata-rata tingkat literasi finansial anak usia 5-6 tahun di Desa Kemanggungan yaitu termasuk dalam tingkat rendah.
PROFIL MANAJEMEN SARANA DAN PRASARANA DI TK GUGUS CUT MUTIA Noviyani Ratin Suryaningsih; Upik Elok Endang Rasmani; Nurul Shofiatin Zuhro
Kumara Cendekia Vol 11, No 2 (2023): Kumara Cendekia
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v11i2.59921

Abstract

Manajemen sarana dan prasarana merupakan sumber daya yang penting dalam menentukan proses pendidikan disekolah dan merupakan standar penting yang ditetapkan sebagai proses keberhasilan program pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen sarana dan prasarana di TK Gugus Cut Mutia Kecamatana Jenawi, Kabupaten Karanganyar. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan memadukan pendekatan kualitatif dan pendekatan kuantitatif (mix methods). Subjek penelitian ini adalah TK di Gugus Cut Mutia berjumlah 7 TK. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Aspek yang digunakan dikonsultasikan kepada ahli kemudian dilakuakn uji validitas dengan menggunakan spss 25 of windows. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif mencakup penggunaan angka persentase dari perhitungan hasil observasi (kuantitatif) dan menganalisis data manajemen sarana dan prasarana (kualitatif). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum manajemen sarana dan prasarana di TK Gugus Cut Mutia termasuk dalam kriteria layak dengan perbedaan setiap aspek sebagai berikut : 1) aspek pengelolaan sarana dan prasarana berada pada kategori L (layak); 2) aspek pengadaan sarana dan prasarana berada pada kategori L (Layak); 3) aspek pendistribusian dan pemanfaatan sarana dan prasarana berada kategori CL (Cukup Layak); 4) aspek pemeliharaan sarana dan prasarana berada pada kategori L (Layak); dan 5) aspek penghapusan sarana dan prasaraa pendidikan berada pada ketegori L (Layak).
PENINGKATAN KEMAMPUAN KOGNITIF MENGENAL TANAMAN HIAS MELALUI PERMAINAN FLOWERS KARAMBOL PADA KELOMPOK B Henik Lestari; Octavian Dwitanto; Wening Sekar Kusuma
Kumara Cendekia Vol 11, No 2 (2023): Kumara Cendekia
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v11i2.73130

Abstract

Pengembangan aspek kemampuan kognitif anak dapat dilakukan dengan menggunakan media, penggunaan media dalam proses pembelajaran akan mempermudah pendidik dalam menyampaikan pesan yang ingin disampaikan kepada anak. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan proses dan hasil belajar melalui permainan Flowers karambol guna meningkatkan kemampuan kognitif mengenal tanaman hias pada kelompok B TK Dahlia Desa Kedungprahu Padas Ngawi Tahun Ajaran 2022/2023. Subjek penelitian ini yaitu dua puluh tiga orang anak yang terdiri dari sebelas anak laki-laki dan dua belas anak perempuan. Metode penelitian ini adalah Penelitian mengacu pada model  Penelitian Tindakan Kelas Kemmis dan Mc. Taggart yang meliputi empat tahap yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian ini terdiri dari dua siklus yaitu siklus I dan siklus II. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data kualitatif dan data kuantitatif. Pemerolehan data kualitatif dengan cara menganalisis data dari wawancara selama penelitian. Sedangkan pemerolehan data kuantitatif dengan statistik deskriptif yang membandingkan hasil yang diperoleh dari pra siklus, siklus I, dan siklus II. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan kemampuan kognitif mengenal tanaman hias melalui permainan Flowers karambol, dibuktikan dengan sebelum dilakukan tindakan adalah sebesar 4% pada kategori Berkembang Sangat Baik (BSB), pada siklus I kemampuan kognitif meningkat sebesar 9% pada kategori Berkembang Sangat Baik (BSB), dan pada siklus II peningkatan terjadi sangat signifikan yaitu 83% pada kategori Berkembang Sangat Baik atau sebanyak sembilan belas dari dua puluh tiga anak.
IMPLEMENTASI MANAJEMEN PEMBELAJARAN DI PAUD MEKARSARI GONDORIYO Yeni Widiastuti; Nufitriani Kartika Dewi
Kumara Cendekia Vol 11, No 3 (2023): Kumara Cendekia
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v11i3.78605

Abstract

Manajemen memegang peranan sentral dalam mengelola pendidikan. Bagi pendidikan, manajemen bukanlah hal opsional, melainkan fondasi yang vital dalam upaya mencapai tujuan pendidikan yang berkualitas. Mutu pendidikan yang dihasilkan sangat bergantung pada seberapa baik manajemen pendidikan diterapkan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menggali dan mengevaluasi implementasi manajemen pendidikan di PAUD Mekarsari Gondoriyo. Penelitian ini dilakukan oleh sekelompok peneliti terdiri dari tiga guru dan seorang kepala sekolah yang juga menjabat sebagai kepala PAUD. Dalam penelitian ini digunakan deskripsi kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan mencakup wawancara mendalam, observasi langsung, serta analisis dokumen terkait. Pendekatan yang cermat dan teliti digunakan untuk menggali gambaran yang lebih mendalam tentang bagaimana manajemen pendidikan diterapkan di lembaga ini. Analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan metode analisis data kualitatif menurut Miles dan Huberman, beberapa langkah yang dilakukan untuk menganalisis informasi, seperti: menyimpulkan informasi, menampilkan informasi dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini menggambarkan bahwa manajemen pendidikan di PAUD Mekarsari Gondoriyo memiliki cakupan yang luas. Hal ini mencakup perencanaan pembelajaran yang cermat, pelaksanaan pendidikan yang berfokus pada interaksi positif antara guru dan anak-anak, evaluasi pendidikan yang sistematis, serta pemantauan yang berkelanjutan terhadap proses Pendidikan. Secara keseluruhan, penelitian ini memberikan gambaran yang komprehensif tentang manajemen pendidikan di PAUD Mekarsari Gondoriyo, dengan mengidentifikasi aspek-aspek positif yang perlu dipertahankan dan hambatan yang perlu diatasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan di lembaga ini.
ANALISIS KEMAMPUAN PROBLEM SOLVING MELALUI PERMAINAN KONSTRUKTIF BUFF (BUILD UP FAMILY) PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN Aisyah Azzahro
Kumara Cendekia Vol 11, No 3 (2023): Kumara Cendekia
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v11i3.77686

Abstract

Kemampuan problem solving pada anak belum mampu mengerjakan tugas secara mandiri dan terbatasnya media yang dimiliki oleh pihak sekolah. Media pembelajaran masih klasikal atau mendominasikan dengan media buku tulis, majalah dan papan tulis. Tujuan penelitian yaitu menganalisis kemampuan problem solving melalui permainan konstruktif BUFF pada anak usia 5-6 tahun di TK PGRI 63 Semarang. Metode penelitian yaitu kualitatif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilakukan pada semester ganjil tahun ajaran 2022/2023. Subjek penelitian adalah siswa kelompok b di tk pgri 63 Semarang dengan jumlah 6 anak yaitu 3 laki-laki dan 3 perempuan. data yang dikumpulkan dalam penelitian ini diambil melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah permainan konstruktif BUFF dengan pendekatan steam dapat menjadi cara yang efektif untuk mengoptimalkan kemampuan problem solving anak usia 5-6 tahun di TK PGRI 63 Semarang. Terdapat beberapa karakteristik problem solving yaitu mengamati masalah, mengajukan pertanyaan, mengumpulkan informasi dan mengolah informasi, memahami dan menganalisis masalah, perencanaan dan solusi masalah sesuai rencana, mengevaluasi serta mengkomunikasikan serta melakukan tinjauan kembali. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan permainan konstruktif BUFF dapat digunakan sebagai salah satu alternatif guru dalam kegiatan pembelajaran untuk mengetahui kemampuan problem solving pada anak usia 5-6 tahun.
IMPLEMENTASI METODE HOME VISIT SELAMA MASA PANDEMI COVID-19 PADA ANAK KELOMPOK A (STUDI KASUS DI TK KRISTEN KERTEN TAHUN AJARAN 2021/2022) Alberto Awan Saputro; Siti Wahyuningsih; Jumiatmoko Jumiatmoko
Kumara Cendekia Vol 11, No 2 (2023): Kumara Cendekia
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v11i2.62745

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi metode home visit yang dilaksanakan oleh TK Kristen Kerten pada anak kelompok A selama masa pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara semiterstruktur, observasi partisipasif, dan studi dokumen. Teknik uji validitas data yang dilakukan menggunakan triangulasi metode dan triangulasi sumber data. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis data interaktif. Hasil penelitian ini adalah dalam mengimplementasikan home visit terdapat tahapan yang perlu dilakukan mulai dari perencanaan seperti mengelompokan anak, menyusun jadwal, merancang kegiatan belajar. Kemudian pelaksanaan home visit dibagi menjadi kegiatan pembuka, inti dan penutup. Kegiatan lanjutan home visit dilaksanakan dengan pembelajaran jarak jauh, dan terakhir monitoring  evaluasi dilakukan untuk memantau kegiatan belajar anak serta melakukan evaluasi pelaksanaan kegiatan pembelajaran yang telah dilaksanakan.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENYIMAK MELALUI MEDIA ROLLER ALFABET PADA KELOMPOK B Anita Nur Rukbiyahtun
Kumara Cendekia Vol 11, No 2 (2023): Kumara Cendekia
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v11i2.73333

Abstract

Pengembangan aspek kemampuan menyimak anak dapat dilakukan dengan menggunakan media. Penggunaan media dalam proses pembelajaran akan mempermudah pendidik dalam menyampaikan pesan yang ingin disampaikan kepada anak. Penelitian ini bertujuan untuk melihat kemampuan anak dalam mengungkapkan pikiran melalui bahasa yang sederhana secara tepat, mampu berkomunikasi secara efektif, dan membangkitkan minat untuk dapat berbahasa indonesia. Sesuai dengan standar kompetensi dasar, berbahasa adalah anak mampu mendengarkan hingga berkomunikasi secara lisan. Pengembangan kemampuan berbahasa ini berpedoman pada suatu program kegiatan yang telah disusun berorientasi pada prinsip-prinsip perkembangan anak, kebutuhan anak, bermain sambil belajar anak di RA Aisyiyah Sidorejo Padas Ngawi Tahun Ajaran 2022/2023. Subjek penelitian ini yaitu 25 anak yang terdiri dari 10 anak laki-laki dan 15 anak perempuan. Metode penelitian ini mengacu pada model penelitian tindakan kelas yang meliputi empat tahap, yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data kualitatif dan data kuantitatif. Data kualitatif diperoleh dengan cara menganalisis data dari wawancara selama penelitian. Sedangkan data kuantitatif diperoleh melalui statistik deskriptif yang membandingkan hasil yang diperoleh dari pra siklus, siklus I, dan siklus II. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan kemampuan menyimak kalimat melalui permainan Roller Alfabet dibuktikan dengan adanya peningkatan kemampuan di sepanjang siklus penelitian
KEEFEKTIFAN PERMAINAN BONEKA JARI UNTUK CETAK TEBAL MENINGKATKAN KETERAMPILAN BAHASA ANAK USIA 4-5 TAHUN Ngatinah Ngatinah; Swantyka Ilham Prahesti
Kumara Cendekia Vol 11, No 3 (2023): Kumara Cendekia
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v11i3.78606

Abstract

Bahasa merupakan alat yang sangat penting ,karena dengan bahasa anak dapat menyampaikan pemikirannya kepada orang lain. Berbahasa yang baik perlu diajarkan sejak dini, karena pada usia dini adalah masa di mana informasi mudah ditangkap dan disimpan dalam memori.  Tujuan peneliti ini untuk menganalisis keefetifan permainan boneka jari untuk meningkatkan keterampilan bahasa anak usia 4-5 tahun. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif eksperimental metode dalam penelitian ini  Pre Experimental Design yaitu One Group pretest-Posttest Design. Sampel penelitian terdiri dari 60 anak di Paud IT Imam Asy Syafi’i. Teknik penggalian data dengan wawancara, observasi, dokumentasi dan tes. Teknik analisis data meliputi uji normalitas, homogenitas, uji Independent Sample T-Test, Uji Mann-Whitney U Test. Hasil penelitian bahwa: uji t post-test diketahui rata-rata hasil belajar kelas eksperimen 21,766 dan dan kelas kontrol sebesar 19,466, sehingga dapat disimpulkan bahwa rata-rata keterampilan bahasa kelas eksperimen lebih lebih besar dibandingkan dengan kelas kontrol.  Nilai t hitung > t tabel (5,452 > 1,652) dan nilai signifikansinya kurang dari 0,05 (p = 0,000 < 0,05). sehingga diambi kesimpulan terdapat perbedaan skor keterampilan bahasa anak secara signifikan pada kelas eksperimen yang menggunakan media boneka jari dan kontrol yang menggunakan metode konvensional dalam upaya meningkatkan keterampilan bahasa anak.Keefektifan permainan boneka jari untuk meningkatkan keterampilan bahasa anak 4-5 dapat digunakan di Paud Islam Terpadu Imam Syafi’i Kebondalem Kec Jambu Semarang.
PENERAPAN TEPUNG BERWARNA DALAM MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN KERJASAMA ANAK USIA 5-6 TAHUN I Putu Adi Suryandana Putra
Kumara Cendekia Vol 11, No 3 (2023): Kumara Cendekia
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v11i3.77376

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan dalam penerapan dengan media tepung berwarna dalam mengembangkan kemampuan kerjasama pada anak usia 5-6 Tahun. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan proses dan hasil belajar melalui kegiatan pembelajaran kelompok pada kelompok B TK Loka Nanda Tahun Ajaran 2022/2023. Subjek penelitian ini yaitu dua puluh lima orang anak. Metode penelitian ini adalah penelitian mengacu pada model Penelitian Tindakan Kelas Kemmis dan Mc. Taggart yang meliputi empat tahap yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian ini terdiri dari dua siklus yaitu siklus I dan siklus II. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data kualitatif dan data kuantitatif. Pemerolehan data kualitatif dengan cara menganalisis data dari wawancara selama penelitian. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini membuktikan bahwa media pembelajaran tepung berwarana dalam mengembangkan kemampuan kerjasama anak hanya pada nilai rata-rata 16% pada pra tindakan pada penelitian ini. Nilai rata-rata anak meningkat menjadi 84% berdasarkan hasil siklus II. Penelitian dianggap berhasil jika mencapai nilai 80%, dari hasil siklus II itu sudah melampaui capaian penilaian. Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat ditarik kesimpulan bahwa media tepung berwarna dapt mengembangkan kemampuan kerjasama pada anak usia 5-6 Tahun.
EFEKTIVITAS METODE TOKEN ECONOMY TERHADAP PERILAKU ASERTIF ANAK USIA 5-6 TAHUN Chairun Nisa Rahmadani; Anayanti Rahmawati; Muhammad Munif Syamsuddin
Kumara Cendekia Vol 11, No 2 (2023): Kumara Cendekia
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v11i2.64978

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan metode token economy terhadap perilaku asertif anak usia 5-6 tahun. Perilaku asertif merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi perkembangan diri anak serta memiliki potensi untuk membantu anak menyesuaikan diri di lingkungan dengan baik. Nilai perilaku pada rentang usia 5 - 6 tahun dapat diterima anak berdasarkan konsekuensi yang didapat. Penguat ekstrinsik yang membantu dalam penciptaan perilaku yakni melalui penggunaan hadiah. Token economy merupakan metode modifikasi perilaku yang memanfaatkan hadiah sebagai konsekuensi yang akan didapat. Hadiah adalah sesuatu yang dapat memotivasi anak untuk terlibat dalam perilaku yang ditargetkan. Populasi penelitian ini adalah anak kelompok B TK ABA Karangasem yang berusia 5 – 6 tahun dengan total keseluruhan 54 anak, sedangkan jumlah sampel penelitian sebanyak 19 anak. Penelitian ini dilakukan pada anak usia 5 - 6 tahun menggunakan teknik probability sampling dengan pengambilan sampel secara random sederhana (simple random sampling). Metode yang digunakan yakni kuantitatif dengan desain penelitian One Group Pretest-Posttest Design. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini berupa behaviour ceklis dengan skala Guttman. Analisis data menggunakan uji sample paired t-test dan meghasilkan nilai signifikansi sebesar 0,000 yang berarti Ho ditolak dan Ha diterima, artinya metode token economy efektif terhadap pembentukan perilaku asertif pada anak usia 5 - 6 tahun. Penerapan metode token economy dapat membuat anak untuk lebih tertarik berperilaku asertif karena mendapatkan imbalan yang diinginkan, sehingga perilaku asertif yang diinginkan dapat segera terbentuk sebagai perilaku positif dan melekat pada diri anak.