cover
Contact Name
NURUL KUSUMA DEWI
Contact Email
kusuma.dewi@staff.uns.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
KUMARA CENDEKIA
ISSN : 2338008X     EISSN : 2716084X     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Guru - Pendidikan Anak Usia Dini (PG-PAUD)
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 306 Documents
PERAN POLA ASUH NENEK TERHADAP KECERDASAN INTERPERSONAL ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK AISYIYAH KARANGASEM Sekar Aninda Nugrahaeni Putri; Ruli Hafidah; Anjar Fitrianingtyas
Kumara Cendekia Vol 10, No 4 (2022): Kumara Cendekia
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v10i4.59215

Abstract

Pola asuh merupakan cara yang digunakan oleh seorang pengasuh untuk menjaga dan merawat anak agar dapat terbentuk karakternya. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui peran pola asuh yang digunakan nenek terhadap kecerdasan interpersonal anak usia 5-6 tahun di TK Aisyiyah Karangasem. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif naratif. Data dalam penelitian ini terbagi menjadi 2, yaitu data primer dan data sekunder. Data primer dalam penelitian ini adalah hasil wawancara dengan nenek, hasil wawancara dengan anak, video dan foto wawancara serta kegiatan anak. Sedangkan data sekunder berupa arsip-arsip kecerdasan interpersonal anak usia 5-6 tahun dari guru dan penjelasan tembahan dari guru mengenai kecerdasan interpersonal anak serta keadaan keluarga anak. Sumber data dalam penelitian ini adalah informan yang terdiri atas nenek KN, nenek KR, anak KN, anak KR, serta guru kelas B. Teknik sampling yang digunakan adalah teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Validitas data yang digunakan adalah ketekunan pengamatan dan triangulasi sumber. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis menurut Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian: Dikarenakan orang tua yang meninggal dunia dan sibuk bekerja, maka peran pengasuhan harus berpindah ke tangan nenek. Nenek menggunakan pola asuh otoritatif yaitu dengan mengajak anak untuk membuat peraturan bersama. Keterlibatan anak dalam pembuatan dan pelaksanaan peraturan mampu melatih kesadaran sosial, keterampilan sosial, dan komunikasi sosial anak. Meskipun hukuman tidak pernah diberikan, namun peneliti menyarankan agar nenek menjelaskan kesalahan anak dan memberikan contoh yang tepat.
HOLISTIK INTEGRATIF UNTUK PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Upik Elok Endang Rasmani; Anjar Fitrianingtyas; Nurul Shofiatin Zuhro; Milla Diah Putri Nazidah
Kumara Cendekia Vol 10, No 3 (2022): Kumara Cendekia
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v10i3.64240

Abstract

Anak merupakan individu yang utuh dan belum memiliki pengakuan keberadaan diri, maka dalam pengembangannya diperlukan pelayanan secara holistik integratif guna untuk menjaga tumbuh kembangnya serta untuk memenuhi kebutuhan esensialnya. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi dan penerapan holistik integratif pada PAUD.  Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan atau library research, yakni penelitian yang dilakukan melalui mengumpulkan data atau karya tulis ilmiah yang bersifat kepustakaan, atau telaah yang dilaksanakan untuk memecahkan suatu masalah yang pada dasarnya tertumpu pada penelaahan kritis dan mendalam terhadap bahan-bahan pustaka yang relevan. Hasil penelitian menjelaskan bahwa secara komprehensif penerapan PAUD holistik interaktif harus meliputi pelayanan gizi dan kesehatan, pendidikan dan pengasuhan, serta perlindungan untuk mengoptimalkan seluruh aspek tumbuh kembang anak. Penerapan PAUD holistik integratif dilakukan dengan pemberian stimulan melalui tiga pilar yaitu parenting, manajemen gizi dan kesehatan, dan dukungan pendidikan. oleh karena itu, diharapkan mampu memperbaiki sistem pendidikan pada Lembaga PAUD agar mampu memberikan pembelajaran yang menstimulasi tumbuh dan kembangnya secara optimal.
Children's Social Attitude Formation In The Culture Of Aceh At Penanggalan Barat Village, Subulussalam City Marinda Syafarrani Putri; Muhammad Munif Syamsuddin; Anjar Fitrianingtyas
Kumara Cendekia Vol 10, No 2 (2022): Kumara Cendekia
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v10i2.61707

Abstract

Kebudayaan Aceh memiliki cara untuk membentuk sikap sosial anak agar menjadi lebih baik, cara tersebut dilakukan melalui agama, bergotong royong dan bermain. Hal ini bertujuan agar anak dapat beradaptasi ataupun menjalin hubungan sosial yang baik kepada masyarakat ataupun kelompok sosial lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana kebudayaan aceh dalam membentuk sikap sosial anak dan mengetahui kebudayaan apasaja yang dapat membentuk sikap sosial anak didesa Penanggalan Barat Kota Subulussalam, Aceh. penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif, sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Informan dan dokumentasi. Teknik pengambilan sampel diambil menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Validitas data yang digunakan adalah triangulasi data. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis Miles & Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat didesa Penanggalan Barat serta kebudayaan yang ada didesa Penanggalan barat tersebut lebih kental dalam bidang keagamaannya yang dimana dalam mendidik anak dan membentuk sikap sosial anak masyarakat setempat lebih menanamkan nilai-nilai keagamaan dan sudah diajarkan sejak dini, mulai dari kegiatan mengaji, mengikuti upacara keagamaan yang diadakan desa, serta mengajak anak untuk mengikuti kegiatan festival penyambutan bulan Ramadhan, kemudian dari kegiatan tersebut dapat membentuk beberapa sikap sosial anak seperti sikap kepercayaan dirinya, sikap tanggung jawab, dapat menyesuaikan diri terhadap lingkungan sekitarnya, anak akan memiliki sikap sopan santun. Untuk menumbuhkan sikap sosial tersebut masyarakat sering memberikan nasihat serta mengajak anak-anak untuk berkumpul bersama, liburan bersama, dan bermain bersama agar anak dapat melatih sikap sosialnya. bergitu juga dengan kegiatan bermain, anak dapat membentuk sikap sosialnya serta melatih sikap kemandirian anak, mampu kerjasama dengan baik terhadap teman satu timnya, tidak mementingkan diri sendiri, mempunyai sikap ataupun respon yang baik kepada teman-temannya, bertanggung jawab terhadap kegiatan yang sedang dilakukan anak serta bertanggung jawab terhadap teman satu timnya, dan juga dapan membentuk sikap jujur ketika sedang melangsungkan permainan.
KEPERCAYAAN ORANG TUA TERHADAP GURU LAKI-LAKI TAMAN KANAK-KANAK Ulwan Syafrudin
Kumara Cendekia Vol 10, No 4 (2022): Kumara Cendekia
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v10i4.68178

Abstract

Guru laki-laki di Taman Kanak-Kanak merupakan sosok Figur Pengganti Ayah di sekolah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kepercayaan orang tua terhadap guru laki-laki di taman kanak yang berlokasi di kelurahan labuhan ratu kota bandar lampung.  Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis metode survei, Teknik pengumpulan data dengan angket dan dokumentasi, angket/kuisioner yang di sebar pada 126 Responden dengan spesifikasi orang tua memiliki anak di Taman Kanak-kanak dengan tenaga pengajar guru laki-laki .Teknik analisis data menggunakan analisis data statistik deskriptif. penelitian menunjukan orang tua masih memiliki kepercayaan bahwa guru laki-laki dapat menjadi guru di taman kanak-kanak dengan presentase kepercayaan pada dimensi kemampuan 83%. Dimensi Integritas 91,8% dan Dimensi Kebajikan 90,67%  di rata-rata setiap dimensi tingkat kepercayaan orang tua 88,49.
KETERLIBATAN ORANG TUA SEBAGAI PREDIKTOR PRESTASI AKADEMIK ANAK USIA 5-6 TAHUN Rosi Kusuma Dewi; Anayanti Rahmawati; Muhammad Munif Syamsuddin
Kumara Cendekia Vol 10, No 4 (2022): Kumara Cendekia
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v10i4.58118

Abstract

Pretasi akademik pada anak usia 5-6 tahun merupakan kemampuan anak untuk belajar dan mengkomunikasikannya secara lisan maupun tulisan. Anak usia 5-6 tahun berada dalam tahapan pra-operasional dimana anak sudah mampu memahami jumlah dan ukuran, tertarik dengan huruf dan angka, mampu menulis dan menyalin serta menghitung, mulai mengerti waktu, dan pada akhir usia 6 tahun anak sudah mampu membaca, menulis dan menghitung. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan keterlibatan orang tua dengan prestasi akademik anak usia 5-6 tahun serta untuk mengetahui apakah keterlibatan orang tua dapat digunakan sebagai prediktor bagi prestasi akademik anak usia 5-6 tahun. Sampel yang digunakan sebanyak 55 orang tua dan anak secara berpasangan di wilayah TK Gugus Nuri, Kecamatan Wonogiri. Penelitian ini merupakan sebuah penelitian kuantitatif dengan metode penelitian korelasional. Data yang telah dianalisis kemudian diuji koefisien determinasinya untuk mengetahui berapa besar kontribusi keterlibatan orang tua sebagai prediktor prestasi akademik anak usia 5-6 tahun. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pada keterlibatan orang tua sebagai prediktor prestasi akademik anak usia 5-6 tahun.
KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN MELALUI MEDIA BIG BOOK PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN Novita Kusumawati; Warananingtyas Palupi; Novita Eka Nurjanah
Kumara Cendekia Vol 10, No 4 (2022): Kumara Cendekia
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v10i4.59013

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan membaca permulaan melalui media big book pada anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan kelas (PTK) selama dua siklus mencakup perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Penelitian dilaksanakan peneliti dengan peran serta guru kelas. Subjek penelitian sebanyak 13 anak yaitu 3 anak laki-laki dan 10 anak perempuan. Sumber data penelitian adalah anak, rencana pembelajaran, dokumentasi, dan lembar observasi. Teknik pengumpulan data antara lain observasi, wawancara, dan dokumentasi. Uji validitas dengan teknik triangulasi sumber dan teknik. Analisis data kuantitatif menggunakan persentase seberapa besar peningkatan kemampuan membaca anak setelah penggunaan media big book. Analisis kualitatif memakai model Miles & Huberman yang meliputi reduksi data, sajian deskriptif dengan alur yang sistematis berbentuk narasi, tabel, dan penyimpulan hasil yang disajikan. Hasil pelaksanaan pratindakan pada penelitian secara klasikal yaitu 5 dari 13 anak tuntas atau 38%. Siklus I mengalami peningkatan dengan nilai klasikal yang menunjukkan 7 dari 13 anak tuntas atau 54%. Siklus II meningkat dengan nilai klasikal menunjukkan 11 dari 13 anak tuntas atau 85%. Kesimpulan penelitian ini big book dapat meningkatkan kemampuan membaca permulaan selain itu, penemuan lain penggunaan big book adalah menstimulasi keterampilan sosial emosional anak.
PENGARUH PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) TERHADAP KARAKTER DISIPLIN PADA ANAK KELOMPOK B DI TK TARUNA SRIWIJAYA PALEMBANG Dinda Dwi Rahmawati; Dessi Andriani
Kumara Cendekia Vol 11, No 1 (2023): KUMARA CENDEKIA
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v11i1.63603

Abstract

Penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat bagi anak usia dini merupakan sebuah prioritas pada saat ini. Pembiasaan ini akan membentuk karakter displin pada anak untuk menjaga dan merawat dirinya sendiri dan lingkungan. Karakter tersebut dapat terlihat ketika anak dapat memahami dan melaksanakan aturan yang berlaku di sekolah. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui adanya pengaruh PHBS terhadap karakter disiplin anak. Populasinya adalah anak-anak kelompok B di TK Taruna Sriwijaya Palembang berjumlah 85 anak. Kelas B4 merupakan sampel penelitian ini terdiri dari 22 anak. Jenis penelitian eksperimen menggunakan model One-Grup Pretest-Posttest Design yang dilakukan selama 6 kali pertemuan. Penelitian ini terdiri dari 3 tahap yaitu pemberian pretest, treatment dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PHBS memiliki pengaruh terhadap karakter disiplin anak. Nilai rata-rata kelas pretest adalah 39,45 dan rata-rata kelas posttest adalah 78,5. Berdasarkan perhitungan uji normalitas data yang diperoleh kelas pretest sebesar 0,358 dan perhitungan uji normalitas data yang diperoleh kelas posttest sebesar 1,748. Hasil perhitungan uji homogenitas data untuk fhitung < ftabel atau 1,249 < 2,084 maka varians kedua data tersebut dapat dinyatakan homogen. Terakhir, uji hipotesis dari hasil perhitungan uji-t diperoleh thitung > ttabel atau 17,16 > 1,72074 berarti Ho ditolak dan Ha diterima.
EFEKTIVITAS MEDIA PEMBELAJARAN UNO STACKO UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENGENALAN KONSEP BILANGAN PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN Ariel Karunia Cantika; Upik Elok Endang Rasmani; Nurul Kusuma Dewi
Kumara Cendekia Vol 11, No 1 (2023): KUMARA CENDEKIA
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v11i1.59586

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui efektivitas media pembelajaran UNO Stacko dalam meningkatkan kemampuan pengenalan konsep bilangan pada anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini termasuk ke dalam penelitian eksperimen yang dilakukan dalam jenis penelitian true experimental, dengan desain penelitian Pretest-Posttest One Group Design dengan memilih satu kelompok yaitu kelompok eksperimen. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu tes dan dokumentasi. Teknik uji validitas dalam penelitian ini menggunakan angket yang mengacu pada indikator menurut ahli, kemudian instrumen yang telah dinyatakan valid oleh expert judgment akan di uji coba kepada kelompok uji coba instrumen yaitu kelompok eksperimen. Teknik analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan statistik parametrik Uji T dengan paired t-test untuk mengetahui perbandingan hasil dari sebelum (pretest) dan sesudah (posttest) perlakuan kepada kelompok eksperimen. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini membuktikan bahwa media pembelajaran UNO Stacko efektif dalam meningkatkan kemampuan pengenalan konsep bilangan pada anak usia 5-6 tahun. Media pembelajaran UNO Stacko dapat meningkatkan kemampuan pengenalan konsep bilangan pada anak dibuktikan dengan hasil uji hipotesis yang meningkat sebanyak 6,24% dari hasil pre-test yang pada awalnya 23,00% kemudian setelah diberikan perlakuan dan melakukan post-test meningkat menjadi 29,24%. Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat ditarik kesimpulan bahwa media pembelajaran UNO Stacko efektif dapat meningkatkan kemampuan pengenalan konsep bilangan pada anak usia 5-6 tahun.
OPTIMALISASI KREATIVITAS ANAK USIA DINI MELALUI APLIKASI SCRATCHJR Novita Eka Nurjanah
Kumara Cendekia Vol 11, No 1 (2023): KUMARA CENDEKIA
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v11i1.71457

Abstract

Kreativitas merupakan salah satu keterampilan yang penting distimulasi sejak dini. Implementasi dalam menstimulasi kreativitas pada anak usia dini harus sesuai dengan perkembangan era digital dan pendidikan abad 21. Realita yang ada, berdasarkan studi awal di salah satu lembaga kota Surakarta didapatkan data bahwa kreativitas anak usia dini belum berkembang. Oleh karena itu, studi ini dilakukan untuk mengoptimalkan kreativitas pada anak usia dini melalui aplikasi ScratchJr. Studi yang dilakukan ini adalah Penelitian Tindakan Kelas model Kemmis dan Mc. Taggart pada anak usia 5-6 tahun di Kelompok B2 TK Aisyiyah XI Surakarta dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif yang dilakukan selama 2 siklus dengan masing masing siklus terdiri dari 4 kali pertemuan. Statistik deskriptif digunakan dalam melakukan analisis data secara kuantitatif. Analisis interaktif Miles dan Huberman dilakukan untuk menganalisis data secara kualitatif. Hasil yang ditemukan di lapangan ada peningkatan dari pra-intervensi kreativitas anak sebesar 27.27% meningkat menjadi 54.54% pada siklus 1 dan 72.72% di siklus 2. 
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN DARING MELALUI APLIKASI WHATSAPP DI BA AISYIYAH JURUG Risa Yauma Nur Janati; Warananingtyas Palupi; Nurul Shofiatin Zuhro
Kumara Cendekia Vol 11, No 1 (2023): KUMARA CENDEKIA
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v11i1.59789

Abstract

Merebaknya virus corona yang menghambat bidang pendidikan, memicu terimplementasikannya pembelajaran daring terkhusus untuk anak usia dini. Hal ini menimbulkan perubahan sistem pembelajaran, yang menuntut banyak pihak untuk terlibat. Tujuan penelitian ini yaitu mendeskripsikan pembelajaran daring anak usia dini melalui aplikasi WhatsApp yang meliputi pelaksanaan dan dukungan orangtua di BA Aisyiyah Jurug. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Subjek penelitian melibatkan pendidik, orangtua, dan anak. Data berasal dari hasil wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model analisis Miles dan Huberman. Teknik uji validitas data dengan triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan uji validitas eksternal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran daring anak usia dini melalui aplikasi WhatsApp di BA Aisyiyah Jurug didukung LKA telah disosialisasikan dan disepakati bersama orangtua. Pendidik mempersiapkan materi kegiatan satu hari sebelumnya. Pelaksanaan kegiatan pembelajaran daring dibimbing pendidik melalui teks bimbingan dan gambar untuk kelompok B yang sudah memahami pembelajaran. Sedangkan pelaksanaaan kelompok A, bimbingan ditambah video tutorial agar orangtua merasa tidak kesulitan karena anak masih belum terbiasa mengerjakan kegiatan pembelajaran. Pendidik memberikan respon terhadap hasil kegiatan sehingga anak termotivasi. Dukungan orangtua sangat diperlukan dalam membimbing pembelajaran daring anak. Pembelajaran dilakukan fleksibel, menimbang adanya orangtua bekerja. Meskipun pembelajaran daring membutuhkan keterlibatan banyak pihak dan teknologi, namun pembelajaran daring di BA Aisyiyah Jurug dapat terlaksana dengan baik.