cover
Contact Name
San Putra
Contact Email
jurnalgenerasitarbiyah@insan.ac.id
Phone
6285370722744
Journal Mail Official
jurnalgenerasitarbiyah@insan.ac.id
Editorial Address
https://jurnal.insan.ac.id/index.php/jgt/editorial-team
Location
Kota binjai,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Generasi Tarbiyah: Jurnal Pendidikan Islam
ISSN : -     EISSN : 2830182X     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Generasi Tarbiyah adalah jurnal yang diterbitkan dan dikelola oleh Lembaga Penelitian dan pengabdian Masyarakat INSTITUT SYEKH ABDUL HALIM HASAN BINJAI. Jurnal ini diharapkan dapat menjadi alat informasi dan sosialisasi mengenai hasil-hasil penelitian dari seluruh civitas akademika tentang berbagai macam inovasi dan solusi-solusi dalam berbagai masalah dalam bidang penelitian mencakup pendidikan islam. Artikel yang dimuat dalam Jurnal Generasi Tarbiyah meliputi hasil-hasil penelitian yang memiliki relevansi dengan: 1. Pendidikan Islam 2. Pendidikan Islam Anak Usia Dini 3. Bimbingan dan Konseling 4. Perkembangan Anak 5. Psikologi Perkembangan Anak 6. Media dan Sumber Belajar
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 68 Documents
HUBUNGAN SELF AWARENESS DENGAN KEDISIPLINAN SISWA DI MAN BINJAI Risma; Hamidah
Jurnal Generasi Tarbiyah: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 2 (2023): Edisi Oktober
Publisher : Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59342/jgt.v2i2.425

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk bertujuan untuk mengetahui hubungan self awareness dengan kedisiplinan siswa kelas XII di MAN Binjai Tahun Pelajaran 2022/2023.Metode penelitian ini menggunakan teknik non tes yaitu berupa kuesioner (angket). Sampel penelitian ini berjumlah 43 pada siswa kelas XII. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara random. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang sangat kuat antara self awareness dengan kedisiplinan siswa kelas VIII SMP Negeri 1. Berdasarkan hasil uji korelasi product moment sebesar 0,920 dan nilai sig. (2-tailed) sebesar 0,00. Selanjutnya perhitungan koefisien determinasi menunjukkan hasil 84,64% dimana ini berarti self awareness memberikan kontribusi kepada kedisiplinan sebesar 84,64% dan 16,36% dipengaruhi oleh faktor lainnya.
Tafsir Tematik Ayat-Ayat Tarbiyah Subjek Pendidikan Menurut Penafsiran Ibnu Katsir FM, D. Zahra AS.
Jurnal Generasi Tarbiyah: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 1 (2025): Edisi April
Publisher : Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59342/jgt.v4i1.446

Abstract

AbstractThe success of an education greatly depends on the role of the educator. An educator, whether in the form of a teacher or a parent, plays a crucial role in imparting knowledge and ensuring that students comprehend the presented material. The concept of the educator has been defined in the Quran, emphasizing that education is not confined to formal schooling. It is essential for Muslims to recognize that the ultimate source of education is Allah SWT and Prophet Muhammad Saw, as outlined in the Quran. In the contemporary digital age, educators are expected to possess skills that align with the evolving times. This necessitates highly qualified educational figures. Failing to adapt to these changes can result in a significant loss. An effective educator is tasked with nurturing a generation capable of aligning with divine teachings while adapting to the demands of the present era. Consequently, the success of educators is measured by the quality of students they produce.AbstrakPeran subjek pendidikan memiliki dampak besar pada kesuksesan suatu proses pendidikan. Seorang pendidik, yang bisa berupa guru atau orang tua, memiliki tanggung jawab untuk menyampaikan materi secara efektif sehingga dapat dipahami oleh peserta didik atau objek pendidikan. Al-Qur'an mengatur peran subjek pendidikan, menegaskan bahwa pendidikan tidak terbatas pada lingkup sekolah, melibatkan juga peran orang tua. Dalam perspektif Islam, subjek pendidikan sejati adalah Allah SWT dan Nabi Muhammad Saw, sesuai dengan ajaran Al-Qur'an. Di era digital ini, seorang pendidik dihadapkan pada tuntutan untuk memiliki keterampilan yang sesuai dengan perkembangan zaman. Adaptasi terhadap perubahan ini menjadi kunci, dan keberhasilan seorang pendidik dapat diukur dari kemampuannya dalam menyesuaikan diri dengan tuntutan zaman. Kemampuan ini menjadi semakin penting, dan ketidakmampuan mengikuti perkembangan dapat dianggap sebagai kerugian. Tujuan utama seorang pendidik adalah membentuk generasi yang memiliki potensi sesuai dengan ajaran-Nya dan mampu menghadapi perubahan zaman. Oleh karena itu, kualitas peserta didik menjadi parameter penilaian keberhasilan seorang pendidik.
Analisis Kebutuhan Media Audio Visual Berbasis Video Pembelajaran PAI Kelas VII di SMP Negeri 1 Kota Besi. Adrian, Rendy; Akbar, Renaldy
Jurnal Generasi Tarbiyah: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3 No. 1 (2024): Edisi April
Publisher : Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59342/jgt.v3i1.459

Abstract

Menurut hasil analisis kebutuhan yang dilakukan oleh peneliti di SMP Negeri 1 Kota Besi pada peserta didik kelas VII tentang analisis kebutuhan Media Audio Visual Berbasis Video Pembelajaran PAI yang dibagikan melalui Angket Kebutuhan Analisis, data menunjukkan bahwa peserta didik kelas VII sangat tertarik dan menyukai pembelajaran PAI berbasis video. Namun, ini jarang terjadi karena hanya sedikit materi PAI yang dibahas melalui video pembelajaran, dan kebanyakan materi dibahas melalui ceramah dan diskusi.Jenis penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan R&D (Research and Development) yang digunakan dalam metode penelitian ini pada penlitian ini merupakan model 4-D yaitu Define, Design, Develop, and Disseminate.(Danuri & Maisaroh, 2019). Metode penelitian dan pengembangan (R&D) adalah proses ilmiah untuk meneliti, merancang, membuat, dan menguji validitas produk yang telah dibuat. Respon pesrta didik pengunaan video pembelajaran PAI dapat memotivasi Ditinjau dari 20 respon peserta didik yang dimana diantarnya 75% memilih menjawab memotivasi dengan alasan dengan adanya video memiliki penjelasan dan ilustrasi yang bagus membuat semangatDalam penelitian ini, peserta didik kelas VII di SMP Negeri 1 Kota Besi diberi Angket Kebutuhan Analitik Google Formulir secara online untuk menentukan apakah mereka membutuhkan media audio visual yang didasarkan pada video pembelajaran PAI. Ditinjau dari 20 tanggapan peserta didik, 75% dari mereka menjawab bahwa memanfaatkan video karena memiliki penjelasan yang menarik. Kata Kunci : Analisis Kebutuhan; Media; Pengembangan; Peserta Didik; Video Pembelajaran
Penggunaan Metode Total Physical Response dalam Penguasaan Kosa Kata Anak Tunarungu Sekolah Dasar Nabila Priyanka Chafsoh
Jurnal Generasi Tarbiyah: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3 No. 1 (2024): Edisi April 2024
Publisher : Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59342/jgt.v3i1.477

Abstract

Anak tunarungu mempunyai hambatan dalam pendengaran, sehingga anak tersebut tidak bisa mendengar bunyi dengan jelas, bahkan tidak bisa mendengar sama sekali. Adapun kekurangan dalam penguasaan kosakata pada anak tunarungu, disebabkan kesulitan dalam mendengar dan kurangnya informasi dari pendengarannya. Metode TPR yakni sebuah metode pengajaran bahasa yang mengutamakan pada keterlibatan fisik peserta didik sebagai respon terhadap instruksi verbal. Kajian ini difokuskan untuk mendeskripsikan pemanfaatan metode TPR dalam penguasaan kosakata dan dampak penguasaan kosakata yang dimiliki oleh peserta didik tunarungu. Metode yang dipilih pada kajian ini dengan cara kualitatif deskriptif. Pendekatan penelitian melalui tulisan yang berasal dari data dan fakta yang terjadi di lapangan untuk mendeskripsikan suatu objek, fenomena, dan situasi sosial dalam bentuk kata-kata dan visual. Tidak hanya itu, teknik penghimpunan informasi yang digunakan dalam penelitian mencakup wawancara, observasi, beserta dokumentasi. Lokasi yang dipilih pada penelitian di SDN III Margorejo Surabaya. Hasil dari penelitian ini bahwa pemanfaatan metode TPR diketahui lebih optimal digunakan guru ketika berinteraksi dengan peserta didik di luar kelas. Selain itu, guru lebih kreatif dengan metode TPR, yang mana tidak terpaku pada satu materi. Dengan itu, metode TPR yang diaplikasikan di lingkungan sekolah dapat mengakibatkan peserta didik tunarungu lebih mudah memahami bahasa target yang sedang dipelajari.
Perbandingan Sistem Pendidikan di Malaysia dan Negara Kesatuan Republik Indonesia Razaqna, Wilda
Jurnal Generasi Tarbiyah: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3 No. 1 (2024): Edisi April
Publisher : Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59342/jgt.v3i1.481

Abstract

Sistem Pendidikan antara Indonesia dan Malaysia berbeda. Sistem pendidikan di Indonesia dan di Malaysia memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri. Penelitian ini merupakan penelitian yang mengarah pada jenis penelitian kualitatif dengan metode literatur research. Hasil penelitian ini yakni salah satu cara untuk membawa sistem pendidikan Indonesia ke arah yang lebih baik lagi adalah dengan membandingkan dengan sistem negara lain yakni Malaysia. Malaysia sudah menerapkan sistem pembelajaran untuk menciptakan sistem dimana siswa mempunyai kesempatan untuk membangun pengalaman dan aspirasi bersama yang menjadi landasan bagi persatuan, bercita-cita untuk memaksimalkan hasil siswa untuk menata karier masa depan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa sistem pendidikan di Indonesia lebih memfokuskan tingkat kognitif siswa seperti hafalan, nilai akademis, nilai ulangan dan sebagainya. Sistem pendidikan di Indonesia kurang memahami bahwa setiap anak memiliki kepintaran dan minat yang beragam. Sangat berkebalikan dengan sistem pendidikan yang ada di Malaysia yang unggul karena mengedepankan seperangkat pengetahuan dan keterampilan yang seimbang.
Kebijakan Pendidikan Islam Pada Masa Pemerintahan Harun Ar Rasyid Djuda, Nurdiyana; Putra, Wiene Surya
Jurnal Generasi Tarbiyah: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3 No. 1 (2024): Edisi April
Publisher : Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59342/jgt.v3i1.483

Abstract

Islam is a religion that makes knowledge the foundation that every adherent must have in carrying out worship. In fact, seeking Sharia knowledge is obligatory in the Islamic religion, this is as stated by the Prophet sallallaahu 'alaihi wa sallam that seeking Sharia knowledge is obligatory for all Muslims. As for the research method in this writing, the author uses a library research method, namely by conducting a review of a number of books, literature and documentation, Islamic encyclopedias and other references in order to find theoretical bases that can support the data. -data in this discussion. The method used in this research is descriptive analysis, namely an effort to collect, compile, interpret existing data and then analyze the data. Harun ar-Rasyid's attention to science can also be seen in the appointment of teachers for his sons. Islamic education during the time of Harun Ar Rasyid's caliphate was very developed and advanced, after taufik from Allah subhanahu wa ta'ala, this was because Harun Ar Rasyid himself was a pious person and really loved knowledge so he knew very well how to appreciate religious knowledge which is legacy of the prophets. In his era, world sciences began to enter Islamic schools so that civilization at that time became more advanced due to science.
Pengenalan Huruf Hijaiyah Melalui Media Flash Card Pada Anak RA Ihyaul Qur’an Noor, Fu'ad Arif; Istiqomah, Istiqomah
Jurnal Generasi Tarbiyah: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3 No. 1 (2024): Edisi April
Publisher : Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59342/jgt.v3i1.522

Abstract

This study aims to find out and see playing while learning activities through flash card media in improving children's ability to recognize Hijaiyah letters. This study used 17 children aged 4-5 years as participants. The research model used in this study used the Kemmis and M.C Taggart design model using 3 cycles of each cycle using four steps, namely: planning, action, observation and reflection. The results of research using Flash Card media in increasing the ability to recognize children's hijaiyah letters are increasing, namely in the pre-cycle the child's ability is 48.07%, the first cycle the child's ability is 55.76%, the second cycle the child's ability is 80.76%, and the third cycle the child's ability 97.11%. It can be concluded that the use of Flash Card media can improve the ability to recognize children's hijaiyah letters in group A RA Ihyaul Qur'an Krandon Guntur Demak.
Implementasi Toilet Training Anak Autism di Sekolah Dasar Alam Matoa Maya, Indar
Jurnal Generasi Tarbiyah: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3 No. 1 (2024): Edisi April
Publisher : Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59342/jgt.v3i1.531

Abstract

The background is the problems that often occur in students with autism who still experience difficulty in controlling urination and defecation, so this results in students still wetting the bed and not being independent. This toilet training lesson is carried out so that students do not depend on other people and students can control their need to urinate and defecate. This research aims to describe the implementation of toilet training for students with autism. This research uses a descriptive qualitative approach. The results of this research show that the implementation of the toilet training learning program at Alam Matoa School consists of preparation, implementation and evaluation. This toilet training lesson has a positive impact on the independence of students with autism. Toilet training learning for autistic students at Alam Matoa School, supported by collaboration with parents at home.
Pengaruh Lingkungan Sekolah Terhadap Pembentukan Karakter Siswa (Studi Kasus SD Negeri 0118 Sibhuan Julu) khumairah rusdi, wardati; mutiah, era; pohan, nur hikmah
Jurnal Generasi Tarbiyah: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3 No. 1 (2024): Edisi April
Publisher : Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59342/jgt.v3i1.536

Abstract

Lingkungan merupakan salah satu unsur yang dapat mempengaruhi karakter siswa. Lingkungan yang kurang baik akan dapat merusak karakter anak. Dari masalah tersebut akan dibahas seberapa besar pengaruh lingkungan terhadap karakter siswa. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan penelitian eksperimen dengan model desain penelitian one group pretes-posttes. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas kelas IV SD Negeri 0118 Sibuhuan Julu. dan sampel penelitian ini ditentukan secara populasi yaitu adalah semua siswa kelas IV SD Negeri 0118 Sibuhuan Julu yang berjumlah 20 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan Angket dan dokumentasi dengan teknik analisis data yaitu statistik deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, uji linearitas dan uji T. Berdasarkan hasil penelitian bahwa Nilai rata-rata angket lingkungan sekolah adalah 53,35 dan nilai rata-rata pada angket pembentukan karakter sebesar 59,85. Berdasarkan hasil uji linieritas yang dilakukan dengan menggunakan uji F menunjukkan bahwa nilai Fhitung diperoleh sebesar 2,55, sedangkan nilai Ftabel dengan dk pembilang 1, dan dk penyebut = n-2 = 20-2 =18 dengan taraf signifikan 5% atau 0,05 sebesar 4,,41. Jadi diperoleh Fhitung < Ftabel atau 2,55 < 4,41, maka dapat disimpulkan terdapat Hubungan lingkungan sekolah terhadap pembentukan karakter disiplin siswa di kelas IV SD Negeri 0118 Sibuhuan Julu. Hal tersebut dibuktikan dengan hasil perhitungan uji hipotesis yang dilakukan dengan menggunakan rumus uji t diproleh bahwa thitung = 5,83 dengan taraf signifikansi 0,05 dengan drajat kebebasan df (n-1) = 20-1= 19, sehingga diperoleh ttabel = 1,743. Hasil perhitungan diproleh thitung > ttabel yaitu 5,83 > 1,743, maka H0 ditolak atau Ha diterima, artinya terdapat pengaruh lingkungan sekolah terhadap pembentukan karakter disiplin siswa di kelas IV SD Negeri 0118 Sibuhuan Julu.
ANALISIS KARAKTERISTIK DAN AKTIVITAS BELAJAR ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS (TUNARUNGU) DI SEKOLAH SLB- B YPAC BANDA ACEH zulpan, arnida
Jurnal Generasi Tarbiyah: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3 No. 2 (2024): Edisi Oktober
Publisher : Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59342/jgt.v3i2.540

Abstract

Anak tunarungu menunjukan kesulitan mendengar dari katagori ringan sampai berat, di golongkan kedalam kurang dengar dan tuli. Tunarungu memerlukan media pembelajaran dengan menunjukan foto-foto dan video untuk memperkaya kosa kata bahasa isyarat dalam aktivitas pembelajaran. Karakteristik anak tunarungu dari segi fisik tidak memiliki karakteristik yang khas, karena secara fisik anak tunarungu tidak mengalami gangguan yang terlihat. aktivitas belajar anak tunarungu dapat sangat bervariasi tergantung pada tingkat pendengarannya dan kemampuan belajar anak, serta lingkungan mereka. karakteristik pada anak berkebutuhan khusus seperti tunarungu ialah memiliki kesulitan dalam komunikasi tetapi seringkali memiliki kemampuan komunikasi visual yang kuat, seperti Bahasa isyarat, dalam pembelajaran mereka juga memerlukan bantuan dalam belajar. Penelitian ini juga termasuk penelitian deskriptif yang menggunakan metode observasi dan wawancara yang dilakukan di sekolah, penulis mengambil 9 populasi dan 5 sampel yang bersekolah di salah satu SLB yang ada di Banda Aceh yang mengidap tunarugu. subjek yang di amati ada 5 orang anak yang mengalami kelaianan tunarungu. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana karakteristik anak tunarungu dalam proses pembelajaran di sekolah SLB-B YPAC Banda Aceh. Kata Kunci: aktivitas; karakteristik; Tunarungu