cover
Contact Name
Ikrar Hanggara
Contact Email
i.hanggara@polinema.ac.id
Phone
081252694699
Journal Mail Official
josmrk@polinema.ac.id
Editorial Address
Gedung Graha Polinema Lt.3 Jalan Soekarno - Hatta No. 9 Malang, 65141
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK)
ISSN : -     EISSN : 27229203     DOI : https://doi.org/10.33795/jos-mrk.v6i1.5891
Core Subject : Engineering,
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) adalah Jurnal Online untuk publikasi karya ilmiah dan Tugas Akhir mahasiswa (Skripsi) pada bidang ilmu teknik sipil yang dikelola oleh Politeknik Negeri Malang. Jurnal ini terbit 4 kali dalam satu tahun, yaitu pada bulan, MARET, JUNI, SEPTEMBER, DESEMBER. Penerbit: Politeknik Negeri Malang. Focus and Scope: Seluruh ruang lingkup bidang teknik sipil meliputi: Struktur, Geoteknik, Transportasi, Keairan, Manajemen Konstruksi. Setiap artikel akan melalui review dari reviewer yang masuk dalam kategori bidang (Struktur, Geoteknik, Transportasi, Keairan, Manajemen Konstruksi). Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) menyiapkan terbitan untuk setiap edisi sampai 50 artikel untuk sekali terbitan.
Articles 991 Documents
EVALUASI PENERAPAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) PADA PROYEK PEMBANGUNAN JLS LOT 2 BLITAR Santoso, Avicena Abdul Azis; Arystianto, Deni Putra
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 3 (2025): EDISI SEPTEMBER
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i3.7946

Abstract

Berdasarkan hasil audit rutin, Proyek Pembangunan Jalan Lintas Selatan (JLS) Lot 2 Blitar memperoleh predikat sangat baik dalam penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Untuk memastikan kesesuaian kondisi di lapangan, dilakukan penelitian guna mengevaluasi efektivitas penerapan K3, tingkat penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), hambatan serta solusi di lapangan, dan estimasi biaya pelaksanaan K3. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan kuantitatif melalui kuesioner, wawancara, observasi, serta studi dokumen proyek. Instrumen kuesioner disusun mengacu pada PERMEN PUPR No. 10 Tahun 2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan K3 tergolong baik hingga sangat baik pada seluruh variabel. Kendala utama yang ditemukan adalah rendahnya kedisiplinan pekerja dalam penggunaan APD, yang ditangani melalui program safety talk, toolbox meeting, dan pelatihan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat penerapan K3 pada proyek tergolong dalam kategori baik dan sangat baik pada setiap variabel. Namun, dalam pelaksanaannya ditemukan enam hambatan di lapangan, salah satunya adalah rendahnya kedisiplinan pekerja dalam penggunaan APD. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, telah dilaksanakan beberapa program seperti safety talk, toolbox meeting, serta pelatihan rutin bagi pekerja. Hasil pengamatan selama 12 hari pada pekerjaan saluran, top subgrade, shortcrete, dan pemasangan geomet tergolong baik dan sangat baik. Tingkat penggunaan APD terendah pada pekerjaan top subgrade yaitu 72% dan nilai tertinggi pada pekerjaan geomet yang mencapai 100%. Perencanaan anggaran unutk keperluan K3 terkait APD dan APK disusun berdasarkan kebutuhan lapangan dan menggunakan HSPK Kabupaten Blitar tahun 2024 didapatkan nilai sebesar Rp890.274.700,00.
PENGARUH RASIO TULANGAN KOLOM CONCRETE FILLED STEEL TUBULAR (CFST) PADA BANGUNAN TAHAN GEMPA Khalfani, M Zacky; Wahiddin, Wahiddin
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 3 (2025): EDISI SEPTEMBER
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i3.7988

Abstract

Struktur kolom komposit kombinasi baja dan beton menjadi suatu alternatif inovasi struktur yang unggul dalam menahan gempa. Pada komponen struktur komposit terisi beton pasal (c) SNI 1729:2020 tulangan longitudinal minimum tidak diperlukan dan jika tulangan longitudinal diberikan, tulangan transversal internal tidak diperlukan untuk kekuatan. Pengaruh rasio tulangan pada kolom komposit Concrete Filled Steel Tubular (CFST) pada Bangunan Tahan Gempa ini diamati terhadap perilaku struktural dan kinerja keseluruhan bangunan. Lokasi gedung yang menjadi objek analisis berada pada lokasi rawan gempa di Indonesia yang ditentukan berdasarkan Perhitungan dan Pemilahan frekuensi gempa tiap provinsi tahun 2009-2019 berdasarkan magnitudo dan kedalaman gempa, yang memengaruhi penentuan lokasi bangunan rencana ini berada di Palu, Sulawesi  Tengah. Dalam penelitian ini, kolom komposit terisi beton yang dianalisis diberikan  variasi tebal baja dan rasio tulangan. Melalui software analisis struktur, pengamatan perbandingan rasio tulangan memberikan perilaku berbeda terhadap struktur meliputi Story Drift, Story Stiffness, dan Design Ratio. Dari serangkaian peneletian ini menunjukkan pengaruh rasio tulangan pada kolom komposit Concrete Filled Steel Tubular (CFST) tidak memberikan efek yang positif pada perilaku struktur khususnya pada output Story Drift, Story Stiffness, dan Design Ratio. Hasil penelitian menunjukan bahwa rasio tulangan pada Kolom Concrete Filled steel tubular (CFST) berpengaruh negatif terhadap struktur, karena kekurangan pada sisi lentur kolom sudah cukup di atasi oleh struktur baja pembungkus, Sehingga penambahan rasio tulangan pada kolom CFST tidak diperlukan untuk menambah kekuatan.
PENGARUH PENAMBAHAN AIR TERHADAP KUAT TEKAN DAN PENGEMBANGAN PADA BETON BUSA POLIMER HIBRIDA Wicaksana, Arya Tindak; Rachman, Taufiq
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 3 (2025): EDISI SEPTEMBER
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i3.8008

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penambahan air terhadap kuat tekan dan rasio mengembang beton busa polimer hibrida yang disusun dari resin unsaturated polyester (UP), isosianat (MDI), fly ash, limbah plastik, serta katalis MEKP dan kobalt. Variasi kadar air yang digunakan berkisar antara 0% hingga 20% terhadap berat MDI. Proses pencampuran dilakukan dengan dua metode, yaitu Metode I (air ditambahkan setelah MDI) dan Metode II (air ditambahkan sebelum MDI). Pengujian dilakukan untuk mengetahui nilai kuat tekan awal serta rasio mengembang sebagai representasi struktur busa yang terbentuk. Hasil menunjukkan bahwa kadar air dan metode pencampuran berpengaruh signifikan terhadap performa mekanik dan karakteristik ekspansi. Kuat tekan rata-rata tertinggi sebesar 10,71 MPa diperoleh pada kadar air 0% (tanpa penambahan air). Namun, peningkatan kadar air hingga 14% pada Metode II menghasilkan kuat tekan lokal tertinggi sebesar 11,98 MPa, didukung oleh rasio pengembangan yang relatif stabil. Sebaliknya, rasio mengembang tertinggi tercatat sebesar 2,78 pada kadar air 8% dengan Metode I, meskipun kuat tekannya rendah. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan ekspansi tidak selalu menghasilkan kekuatan yang lebih tinggi. Dengan demikian, formulasi beton busa harus mempertimbangkan keseimbangan antara kekuatan tekan dan stabilitas struktur pori untuk menghasilkan material dengan performa optimal.
PENGARUH RASIO B/t KOLOM CONCRETE FILLED STEEL TUBULAR PADA BANGUNAN GEDUNG TAHAN GEMPA Putri, Vanda Marini; Wahiddin, Wahiddin
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 3 (2025): EDISI SEPTEMBER
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i3.8017

Abstract

Indonesia yang berada dalam zona Cincin Api Pasifik memerlukan sistem struktur bangunan yang mampu menahan beban gempa secara efisien dan berkelanjutan. Kolom Concrete Filled Steel Tubular (CFST) menawarkan alternatif inovatif dengan mengeliminasi kebutuhan bekisting konvensional, sehingga berkontribusi dalam mengurangi limbah konstruksi dan penggunaan material sementara. Sejumlah studi sebelumnya menunjukkan bahwa CFST memiliki kekuatan aksial dan kekakuan lateral yang lebih tinggi dibandingkan kolom beton bertulang konvensional (RCC), menjadikannya kandidat unggul untuk struktur tahan gempa. Penelitian ini menganalisis pengaruh rasio lebar terhadap ketebalan baja (B/t) terhadap kinerja seismik kolom CFST pada struktur delapan lantai, melalui pemodelan numerik menggunakan analisis respons spektrum. Empat variasi rasio B/t dengan ataupun tanpa tulangan dievaluasi untuk mengkaji simpangan lateral, story drift, kekakuan, dan rasio kapasitas desain. Hasil menunjukkan bahwa semakin kecil rasio B/t, kekakuan lateral meningkat dan simpangan maksimum berkurang. Kolom dengan B/t terkecil menunjukkan simpangan 2% lebih rendah dibandingkan variasi dengan tulangan tambahan, menegaskan dominasi kontribusi baja terhadap kekakuan sistem. Rasio kapasitas desain juga menurun seiring penurunan B/t, mengindikasikan peningkatan margin keamanan struktur. Dari aspek biaya, kolom CFST B/t 58,33 memiliki nilai satuan Rp20,4–Rp21,1 juta/m³, dengan total estimasi biaya Rp9,88 miliar untuk seluruh kolom bangunan. Temuan ini menegaskan bahwa kolom CFST tidak hanya memberikan performa struktural yang baik, tetapi juga mendukung prinsip konstruksi berkelanjutan melalui pengurangan limbah dan optimalisasi elemen struktural.
PERENCANAAN INSTALASI PENGOLAHAN AIR LIMBAH (IPAL) DOMESTIK KOMUNAL DESA DURENAN KABUPATEN TRENGGALEK Wijaya, Ardias Priya; Harsanti, Winda
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 3 (2025): EDISI SEPTEMBER
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i3.8024

Abstract

Pembuangan air limbah domestik di Desa Durenan Kabupaten Trenggalek sejauh ini kurang efektif karena masyarakat langsung membuangnya ke sungai dan sawah yang dapat mencemari lingkungan. Untuk menanganinya perlu dilakukan perencanaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) agar masalah tersebut dapat diatasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa debit air limbah, merencanakan saluran air limbah, mendesain bangunan IPAL, dan menyusun rencana anggaran biaya (RAB) di Desa Durenan Kabupaten Trenggalek. Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu metode kuantitatif. Data penelitian yang digunakan adalah data jumlah penduduk, peta topografi, dan harga satuan dasar (HSD). Penelitian ini menghasilkan analisa total debit air limbah sebesar 418,824 m3/hari yang dihasilkan oleh 3.875 penduduk Desa Durenan. Penyaluran air limbah menggunakan pipa PVC berdameter 4 inch dan 6 inch untuk pipa induk yang disesuaikan dengan luas wilayah dan kepadatan penduduknya. Jenis IPAL yang digunakan merupakan IPAL fabrikasi bertipe BFHGD dengan variasi kapastias perhari sebesar 25 m3, 50 m3, dan 75 m3. Tangki IPAL dipasang pada konstruksi pelat beton bertulang dengan kombinasi besi hollow dan rangka baja ringan sebagai pelindungnya. Rencana anggaran biaya untuk konstruksi IPAL di Desa Durenan ini sebesar Rp10.949.491.700,00.
KAJIAN PRODUKTIVITAS EKSISTING PEKERJAAN ARSITEKTUR PADA PEMBANGUNAN GEDUNG KANTOR MANDIRI AREA GRESIK Maulana, Daniel Afrizal; Sumardi, Sumardi
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 3 (2025): EDISI SEPTEMBER
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i3.8056

Abstract

Penelitian ini mengkaji produktivitas pekerjaan arsitektur pada proyek pembangunan Gedung Kantor Mandiri Area Gresik, dengan fokus pada efisiensi waktu dan biaya dalam pelaksanaan pekerjaan seperti pasangan hebel, plesteran, acian, pengecatan, dan pemasangan keramik. Keberhasilan proyek sangat dipengaruhi oleh tingkat produktivitas tenaga kerja. Meskipun Standar Nasional Indonesia (SNI) Tahun 2022 memberikan panduan mengenai produktivitas, realitas di lapangan kerap menunjukkan hasil yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi metode pelaksanaan, produktivitas aktual, biaya tenaga kerja, serta penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam pekerjaan arsitektur. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif melalui observasi langsung di lapangan dengan mencatat volume pekerjaan, waktu pelaksanaan, dan jumlah pekerja yang terlibat, serta penyebaran kuisioner untuk penerapan K3. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dan dibandingkan dengan koefisien yang tercantum dalam SNI 2022 untuk mengetahui kesenjangan produktivitas. Hasil analisis menunjukkan adanya selisih yang cukup besar antara produktivitas aktual di lapangan dengan standar SNI, yaitu pada pekerjaan pasangan hebel 10.7%, plesteran 9.4%, acian 12.2%, pengecatan 37.6%, dan pemasangan keramik 6.6%. Penurunan produktivitas ini disebabkan oleh kendala teknis, keterampilan tenaga kerja yang belum optimal, serta kurang efektifnya metode pelaksanaan. Berdasarkan temuan tersebut, disimpulkan bahwa produktivitas yang ada belum sepenuhnya sesuai dengan standar yang berlaku, sehingga diperlukan peningkatan dalam perencanaan sumber daya manusia dan metode kerja untuk mencapai efisiensi waktu, biaya, serta mutu pekerjaan sesuai dengan ketentuan nasional.
ANALISIS DINAMIS STRUKTUR BANGUNAN RUMAH SAKIT MITRA KELUARGA TERHADAP BEBAN GEMPA DENGAN PENDEKATAN RIWAYAT WAKTU Ardiansyah, Renaldi; Yoganata, Yehezkiel Septian
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 3 (2025): EDISI SEPTEMBER
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i3.8063

Abstract

Perkembangan infrastruktur layanan kesehatan di wilayah rawan gempa seperti Sidoarjo menuntut perencanaan struktur bangunan yang tidak hanya memenuhi aspek kekuatan teknis, tetapi juga mampu mempertahankan fungsi vitalnya selama dan sesudah terjadinya gempa bumi. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi respons dinamis struktur bangunan rumah sakit terhadap beban gempa menggunakan metode Time History Analysis, yang disimulasikan melalui software ETABS Ultimate V 22.4.0. Sistem struktur yang digunakan adalah sistem ganda, yaitu kombinasi antara Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK) dan Sistem Dinding Struktural Khusus (SDSK), yang dirancang untuk mereduksi deformasi dan mendistribusikan energi gempa secara merata ke seluruh elemen struktur. Hasil analisis menunjukkan bahwa struktur memenuhi kriteria minimum partisipasi massa berdasarkan SNI 1726:2019, yaitu sebesar 96,20% pada arah X dan 96,60% pada arah Y, dengan periode getar alami mode pertama sebesar 0,814 detik. Dari sebelas gempa riwayat waktu yang dianalisis, gempa Kobe menghasilkan gaya geser dasar terbesar, yakni 6918,2 kN pada arah X dan 3382,7 kN pada arah Y. Simpangan antar lantai maksimum juga terjadi akibat gempa yang sama, masing-masing sebesar 0,003617 meter (arah X) dan 0,002068 meter (arah Y). Berdasarkan klasifikasi tingkat kinerja struktur menurut ATC-40, bangunan berada dalam kategori Immediate Occupancy (IO), yang mengindikasikan bahwa bangunan tetap dapat difungsikan setelah gempa tanpa mengalami kerusakan struktural yang signifikan. Dengan demikian, penerapan sistem ganda SRPMK dan SDSK terbukti efektif dalam menjaga stabilitas dan kinerja struktur terhadap beban gempa. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam perencanaan dan desain bangunan rumah sakit bertingkat di wilayah dengan potensi kegempaan tinggi seperti Sidoarjo.
PROJECT PLANNING PEMBANGUNAN JEMBATAN PAITON 2 STA 28+604 PADA JALAN TOL PROBOWANGI PAKET 3 Dearcarisi, Erick Sandy; Suhariyanto, Suhariyanto
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 3 (2025): EDISI SEPTEMBER
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i3.8064

Abstract

Proyek Pembangunan Jembatan Paiton 2 STA 28+604 pada Jalan Tol Probolinggo–Banyuwangi Paket 3 merupakan bagian dari program strategis nasional untuk memperkuat konektivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Jawa Timur. Jembatan ini dirancang menggunakan struktur PCI Girder dengan panjang bentang 229 meter dan tinggi mencapai 40 meter, didukung oleh lima pier utama dengan diameter tiang pancang 120 cm. Perencanaan ini bertujuan untuk meninjau keterlambatan di lapangan yang mencakup perencanaan proyek yang komprehensif seperti perencanaan work breakdown structure (WBS), struktur organisasi, site layout, manajemen lalu lintas, strategi dan metode pelaksanaan, rencana mutu, rencana keselamatan dan lingkungan (K3L), penjadwalan, serta kurva S. Hasil perencanaan menunjukkan struktur organisasi berbentuk fungsional, site layout dirancang dengan mempertimbangkan indeks keselamatan dan jarak tempuh, serta dilengkapi site plan dan fasilitas pendukung di area proyek. Sistem manajemen lalu lintas disusun berdasarkan jalur akses alat berat ke lokasi. Strategi pelaksanaan dirancang mengikuti urutan pekerjaan dalam time table, sedangkan rencana mutu disusun berdasarkan quality plan dan metode kerja. Rencana keselamatan kerja mengacu pada pendekatan IBPRP dan prosedur tanggap darurat. Durasi pelaksanaan proyek ditetapkan selama 367 hari kalender, dengan total anggaran pelaksanaan sebesar Rp.190.479.451.183,00.
PERENCANAAN JARINGAN PIPA AIR BERSIH KECAMATAN KRIAN KABUPATEN SIDOARJO Wijaya, Joni Ardi; Efendi, Medi
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 3 (2025): EDISI SEPTEMBER
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i3.8071

Abstract

Kecamatan Krian mengalami pertumbuhan penduduk yang semakin besar dan diikuti tingkat kebutuhan air bersih setiap tahunnya. Meskipun Kecamatan Krian sudah terlayani jaringan distribusi air bersih akan tetapi tidak semua wilayah terdistribusi air bersih. Dari permasalahan tersebut, penelitian berikut bertujuan untuk mengetahui jumlah penduduk dan fasilitas umum tahun 2038, termasuk kebutuhan air, dimesi jaringan pipa, dan estimasi anggaran biaya. Data yang diperlukan dalam penelitian yaitu jumlah penduduk dari tahun 2014 sampai 2023, Peta Topografi, data debit sumber air, dan HSPK Sidoarjo 2022. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode aritmatika, metode geometrik, dan metode eksponensial yang digunakan untuk menghitung pertumbuhan penduduk tahun 2038, Serta dilakukan perhitungan analisa hidrolika untuk mengetahui debit kebutuhan air. Hasil penyusunan skipsi ini didapat jumlah penduduk mencapai 79.898 jiwa pada tahun 2038, dengan kebutuhan air didapatkan sebesar 163,370 liter/detik. Serta didapatkan ukuran pipa transmisi Ø24 inchi, pipa distribusi Ø16 inchi, Ø12 inchi, Ø10 inchi, Ø8 inchi, dan Ø6 inchi. Rencana anggaran biaya untuk perencanaan jaringan air bersih adalah sebesar Rp69.138.576.000,00.
PENGARUH VARIASI FIBERGLASS DAN FLY ASH TERHADAP PERFORMA BETON PERVIOUS Prasetiyo, Moch Farkhan; Suryadi, Akhmad
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 3 (2025): EDISI SEPTEMBER
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i3.8073

Abstract

Beton pervious merupakan beton dengan pori – pori, yang memungkinkan air untuk melewatinya, biasanya digunakan untuk mengurangi limpasan air hujan dan aplikasinya pada tempat parkir dan trotoar. Studi ini bertujuan untuk menilai dampak variasi pemanfaatan fly ash dan fiberglass terhadap kinerja beton pervious. Pengujian mencakup uji fisik bahan, desain campuran sesuai ACI 522R, serta pengujian kekuatan tekan, kekuatan tarik belah, dan permeabilitas pada usia 7, 14, dan 28 hari. Variasi fly ash yang diaplikasikan adalah 13%, 16%, dan 19% sebagai pengganti sebagian semen, sementara fiberglass digunakan sebesar 0,2%, 0,4%, dan 0,6% terhadap volume beton, masing – masing persentase fly ash dan fiberglass menggunakan 3 benda uji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi 16% fly ash menghasilkan kekuatan tekan maksimum sebesar 15,53 MPa dan kuat tarik belah tertinggi sebesar 1,43 MPa pada umur 28 hari. Dalam campuran fiberglass, komposisi terbaik adalah 0,4%, dengan kekuatan tekan mencapai 11,85 MPa dan kekuatan tarik belah 1,78 MPa. Pada permeabilitas, nilai maksimum tercatat pada beton tanpa fly ash sebesar 26,05 cm/s, sedangkan nilai minimum ditemukan pada campuran 16% fly ash sebesar 19,87 cm/s, menunjukkan bahwa struktur beton lebih padat. Kombinasi terbaik 16% fly ash dan 0,4% fiberglass menciptakan keseimbangan antara kekuatan dan permeabilitas, dengan nilai kuat tekan 14,63 MPa, kuat tarik belah 1,40 MPa, dan permeabilitas 18,54 cm/s. Analisis relasi antar parameter menunjukkan bahwa kuat tarik belah bertambah sejalan dengan peningkatan kuat tekan, mengindikasikan korelasi positif yang konsisten. Sebaliknya, terdapat hubungan negatif antara kuat tekan dan permeabilitas, di mana peningkatan kuat tekan cenderung menurunkan permeabilitas. Ini terjadi karena peningkatan kekuatan beton sering kali berkaitan dengan pengisian rongga atau pori, yang menghasilkan penurunan aliran air. Oleh karena itu, penentuan rasio fly ash dan fiberglass yang sesuai sangat krusial untuk mencapai keseimbangan antara kekuatan mekanis dan kemampuan drainase beton pervious.

Page 92 of 100 | Total Record : 991