cover
Contact Name
Ikrar Hanggara
Contact Email
i.hanggara@polinema.ac.id
Phone
081252694699
Journal Mail Official
josmrk@polinema.ac.id
Editorial Address
Gedung Graha Polinema Lt.3 Jalan Soekarno - Hatta No. 9 Malang, 65141
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK)
ISSN : -     EISSN : 27229203     DOI : https://doi.org/10.33795/jos-mrk.v6i1.5891
Core Subject : Engineering,
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) adalah Jurnal Online untuk publikasi karya ilmiah dan Tugas Akhir mahasiswa (Skripsi) pada bidang ilmu teknik sipil yang dikelola oleh Politeknik Negeri Malang. Jurnal ini terbit 4 kali dalam satu tahun, yaitu pada bulan, MARET, JUNI, SEPTEMBER, DESEMBER. Penerbit: Politeknik Negeri Malang. Focus and Scope: Seluruh ruang lingkup bidang teknik sipil meliputi: Struktur, Geoteknik, Transportasi, Keairan, Manajemen Konstruksi. Setiap artikel akan melalui review dari reviewer yang masuk dalam kategori bidang (Struktur, Geoteknik, Transportasi, Keairan, Manajemen Konstruksi). Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) menyiapkan terbitan untuk setiap edisi sampai 50 artikel untuk sekali terbitan.
Articles 991 Documents
ANALISIS KONDISI KERUSAKAN JALAN PADA RUAS JALAN BADAS – KUNJANG KABUPATEN KEDIRI BERDASARKAN METODE BINA MARGA Nefrida, Nefi; Bani, Martince Novianti
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 3 (2025): EDISI SEPTEMBER
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i3.8114

Abstract

Ruas Jalan Badas–Kunjang di Kabupaten Kediri menghubungkan dua kecamatan penting, yakni Badas dan Kunjang. Namun, kondisi jalan ini mengalami penurunan kualitas yang signifikan. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi jenis kerusakan jalan serta menilai kondisi perkerasan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Indeks Kondisi Perkerasan (IKP) berdasarkan pedoman Bina Marga Pd 01-2016-B untuk perkerasan lentur. Berdasarkan hasil pengamatan di lapangan, ditemukan berbagai jenis kerusakan, seperti retak tepi, pengausan agregat, retak kulit buaya, retak memanjang/ melintang, tambalan, retak blok dan lubang. Nilai rata-rata IKP pada ruas jalan sebesar 68 termasuk kategori kondisi sedang.
EVALUASI KERUSAKAN JALAN BERDASARKAN METODE BINA MARGA PADA JL RAYA CONDONG PROBOLINGGO Pratama, Aditya; Kurniawan, Achendri M.
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 3 (2025): EDISI SEPTEMBER
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i3.8115

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis kerusakan di Jl.Raya Condong Kabupaten Probolinggo, mengetahui kondisi kerusakan di Jl.Raya Condong Kabupaten Probolinggo, menentukan bentuk penanganan yang paling sesuai pada Jalan Raya Condong, dan mengestimasi Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang diperlukan untuk perbaikan Jalan tersebut. Berdasarkan analisis kerusakan pada Jalan Raya Condong, digunakan metode Indeks Kondisi Perkerasan yang datanya bersumber dari survei visual jumlah dan jenis kerusakan di lapangan. Hasil pengamatan dan perhitungan menunjukkan bahwa pada perkerasan lentur ditemukan kerusakan retak kulit buaya, retak blok, jembul dan penurunan, retak tepi, penurunan bahu, retak memanjang & melintang, tambalan, pengausan agregat, lubang, dan pelepasan butir. Sedangkan pada perkerasan kaku ditemukan kerusakan pengausan dan penurunan bahu. Hasil analisis menunjukkan bahwa pada perkerasan lentur nilai rata-rata IKP sebesar 56 (kategori sedang), dan pada perkerasan kaku nilai rata-rata IKP sebesar 80 (kategori baik). Penelitian ini menyimpulkan bahwa ruas jalan ini memerlukan perbaikan dan pemeliharaan pada perkerasan lentur berupa Cold Milling Machinne (CMM) untuk mengangkat lapisan aspal lama, pekerjaan Concrete – Wearing Course (AC-WC), pelapisan tipis aspal pasir (Latasir), pengisian celah, pekerjaan penimbunan ulang, pekerjaan laburan aspal, pekerjaan galian dan tambalan, pembersihan drainase, serta penerapan marka termoplastik. Sedangkan penanganan pada perkerasan kaku dilakukan pekerjaan pengasaran permukaan dan perbaikan bahu jalan. Total annggaran biaya yang dibutuhkan adalah Rp. 1.667.100.000,00.
OPTIMASI ALAT BERAT PEKERJAAN PROYEK JLS LOT 1A STA 2+900 – STA 6+000 Hardiyani, Elvira Ayu Fitri; Utoyo, Suselo
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 3 (2025): EDISI SEPTEMBER
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i3.8138

Abstract

Penggunaan alat berat dalam proyek jalan harus disesuaikan dengan jenis, kapasitas, dan kondisi medan. Pada proyek di wilayah pegunungan Tulungagung yang curam dan tidak mudah diakses, pemilihan alat yang tidak tepat dapat menyebabkan inefisiensi kerja dan pemborosan biaya akibat kombinasi dan ketidaksesuaian jumlah alat. Studi ini dimaksudkan mengoptimalkan kombinasi alat berat guna meminimalkan waktu henti dan menekan biaya operasional dengan menggunakan metode simpleks dalam program linier. Volume pekerjaan yang dianalisis meliputi stripping sebesar 52.569,500 m³, galian badan jalan 333.275,650 m³, galian box culvert 1.071,070 m³, timbunan badan jalan 132.640,800 m³, dan timbunan box culvert 617,390 m³. Setiap jenis pekerjaan dievaluasi dengan berbagai alternatif kombinasi alat berat, antara 8 hingga 32 alternatif. Hasil optimasi menunjukkan bahwa kombinasi paling efisien untuk pekerjaan stripping adalah alternatif ke-2 dengan biaya Rp 3.023.000.705,66; galian badan jalan alternatif ke-4 dengan biaya Rp 18.434.615.193,06; galian box culvert alternatif ke-4 dengan biaya Rp 821.092.052,08; timbunan badan jalan alternatif ke-10 dengan biaya Rp 7.813.848.837,34; dan timbunan box culvert alternatif ke-15 dengan biaya Rp 685.049.962,26. Optimasi ini menunjukkan bahwa pemilihan kombinasi alat berat yang tepat dapat meningkatkan efisiensi biaya dan waktu dalam proyek konstruksi jalan.
ANALISIS DAN DESAIN JEMBATAN CANGKANG LENGKUNG DENGAN BENTANG TOTAL 100 METER Hardar, Chandrayudha Kharisma; Sugiarto, Agus
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 3 (2025): EDISI SEPTEMBER
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i3.8157

Abstract

Jembatan Kali Lekso, yang terletak di Jalan Raya Jatitengah, Kec. Selopuro, Kab. Blitar, menghubungkan Desa Mronjo dan Jatitengah yang dipisahkan oleh sungai. Struktur jembatan eksisting merupakan jembatan baja tipe Warren truss peninggalan belanda dengan panjang 100 meter dan lebar jalur lalu lintas hanya 4,5 meter, sehingga kendaraan roda empat atau lebih harus melintasi secara bergantian. Mengingat keterbatasan lebar dan usia jembatan yang sudah tua, diperlukan redesain untuk meningkatkan fungsi dan kapasitas daya dukung. Studi ini mengusulkan desain alternatif berupa struktur pelengkung cangkang beton bertulang. Desain mengacu pada Pedoman Perancangan Jembatan Pelengkung 2018 [1], SNI 1725:2016 [2] untuk standar pembebanan, serta SNI 2847:2019 [3] dan RSNI T-12-2004 [4] untuk struktur beton. Analisis struktur dilakukan menggunakan perangkat lunak STAADPro Connect Edition, dan perhitungan struktur menggunakan metode Equivalent Stress Block Whitney. Desain yang diusulkan menunjukkan bahwa jembatan direncanakan mampu menahan beban permanen, beban sementara, dan kombinasi beban. Komponen struktur meliputi: struktur cangkang lengkung tebal 0,3 m dengan tulangan D19-100 arah memanjang dan D16-200 arah melintang; dinding tepi tebal 0,3 m dengan tulangan D16-200 arah memanjang dan D16-200 arah melintang; pelat lantai kendaraan tebal 0,25 m arah memanjang menggunakan tulangan pokok D16-100 dan tulangan bagi D16-200, pada arah melintang menggunakan tulangan pokok D13-100 dan tulangan bagi D13-200. Pada struktur cangkang terjadi lendutan sebesar 36,807 mm akibat kombinasi LAYAN 4, dan pada pelat lantai kendaraan terjadi lendutan sebesar 25,975 mm akibat kombinasi LAYAN 2. Hasil analisis menunjukkan bahwa struktur cangkang mampu menahan gaya-gaya dalam akibat beban kerja. Kebutuhan volume beton pada desain jembatan ini adalah 904,51 m3.
PERENCANAAN ULANG DAN PENGEMBANGAN SISTEM JARINGAN DISTRIBUSI AIR BERSIH KECAMATAN KABAT KABUPATEN BANYUWANGI JAWA TIMUR Azizah, Virana; Sutikno, Sutikno
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 3 (2025): EDISI SEPTEMBER
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i3.8160

Abstract

Air bersih merupakan kebutuhan dasar yang sangat vital bagi kehidupan manusia. di Kecamatan Kabat yang memiliki jumlah penduduk cukup padat, ketersediaan air bersih masih terbatas. Kecamatan Kabat hanya memiliki dua sumur bor yang melayani dua dari total 14 desa. terdapat 12 desa yang belum terlayani air bersih. Penelitian ini bertujuan untuk merencanakan sistem penyediaan air bersih di seluruh desa di Kecamatan Kabat. Aspek yang dianalisis meliputi proyeksi jumlah penduduk, kebutuhan debit air, desain jaringan pipa dan reservoir, serta perhitungan anggaran biaya. Data yang digunakan mencakup jumlah penduduk, fasilitas umum, peta topografi, debit sumber air, dan analisa harga satuan pekerjaan (AHSPK) tahun 2024. Metode yang digunakan meliputi survei lapangan, perhitungan proyeksi penduduk dengan metode aritmatika, geometrik, dan eksponensial, serta simulasi jaringan menggunakan perangkat lunak Epanet 2.2. Hasil penelitian menunjukkan proyeksi jumlah penduduk sebesar 80.715 jiwa pada tahun 2039 dan kebutuhan debit air bersih sebesar 93.0048 liter/detik. Pipa yang direncanakan dengan diameter 10 inch panjang 7.875 m, diameter 8 inch panjang 4.501 m, diameter 6 inch panjang 7.350 m, diameter 4 inch panjang 18.049 m, diameter 2 inch panjang 5.346 m, diameter 1½ inch panjang 7.373 m, diameter 1 inch panjang 7.326 m, dan diameter ½ inch panjang 3.585 m, dan dimensi reservoir yang direncanakan adalah 6 m × 6 m × 3,5 m, sedangkan rumah pompa berukuran 2 m × 2 m × 3 m sebanyak 6 unit, Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang dihitung sebesar Rp30.563.180.000,00 (Tiga Puluh Milyar Lima Ratus Enam Puluh Tiga Juta Seratus Delapan Puluh Ribu Rupiah).
EVALUASI KINERJA SISTEM DRAINASE PADA SIMPANG TIGA DIBAWAH JEMBATAN BARU PLOSO KABUPATEN JOMBANG Anggraini, Retno Dwi; suhardono, Agus
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 3 (2025): EDISI SEPTEMBER
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i3.8165

Abstract

Drainase berfungsi penting untuk mengalirkan air berlebih guna mencegah genangan atau banjir. Namun,pembangunan infrastruktur di simpang tiga bawah Jembatan Ploso menyebabkan perubahan tata guna lahan dan berkurangnyadaerah resapan, sehingga kawasan ini menjadi rawan banjir. Tujuan dari penelitian ini untuk mengevaluasi dan merencanakanulang sistem drainase yang ada, menghitung debit banjir rancangan, menentukan dimensi saluran yang sesuai, alternatif sistemperesepan air hujan dan menghitung biaya konstruksi yang dibutuhkan. Data primer yang digunakan adalah data dimensisaluran, sedangkan data sekunder meliputi peta topografi, data curah hujan dari Stasiun Curah Hujan Ploso, Tapen dan Kabuhdari tahun 2015 hingga 2024, dan harga satuan pekerjaan di Kabupaten Jombang pada tahun 2024. Data tersebut diolahmenggunakan metode Gumbel I, uji kesesuaian dengan metode Chi-Square dan Smirnov-Kolmogorov dengan kala ulang 2tahun, intensitas hujan dengan metode Mononobe disimulasikan dengan aplikasi SWMM dan debit banjir rancangan denganmetode rasional. Hasil yang diperoleh adalah curah hujan rancangan sebesar 85,397 mm/hari; kesalahan hasil perhitunganlimpasan permukaan -0,12% dan untuk rute aliran -0,28%; debit banjir rancangan terbesar sebesar 0,080 m3/detik; drainaseberwawasan lingkungan menggunakan sumur resapan dengan dimensi 1 meter dengan kedalaman 1 meter; dimensi saluranterkecil adalah 0,4 m × 0,6 m, dan dimensi saluran terbesar 1,0 m × 1,0 m, biaya konstruksi yang dibutuhkan sebesar Rp.4,895,815,000.00.
STUDI KELAYAKAN PEMBANGUNAN ASRAMA MAHASISWA POLITEKNIK NEGERI MALANG Naadhirah, Aura Muhayya; Purnomo, Fadjar
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 3 (2025): EDISI SEPTEMBER
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i3.8170

Abstract

Sebagai salah satu kota pendidikan terbesar di Jawa Timur, Kota Malang mengalami peningkatan signifikan jumlah mahasiswa setiap tahunnya, termasuk di Politeknik Negeri Malang (Polinema). Kondisi ini menciptakan kebutuhan tinggi akan hunian sementara yang nyaman dan strategis, sehingga mendorong perlunya kajian terhadap rencana pembangunan asrama mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menilai kelayakan pembangunan asrama Polinema yang ditinjau dari 3 lokasi dan dipilih yang paling layak dari berbagai aspek, yaitu aspek pasar, aspek teknis, jumlah optimal kamar di tiap Gedung, aspek finansial yang mencakup proyeksi tarif  serta jumlah penghuni asrama di 10 tahun yang akan mendatang,  serta sensitivitas terhadap perubahan biaya dan pendapatan. Metode penelitian yang digunakan yaitu penyebaran kuesioner kepada mahasiswa, analisis teknis menggunakan parameter GSB, KDB, KLB, dan KDH, serta analisis finansial melalui pendekatan NPV, IRR, BCR, dan PP. Hasil studi menunjukkan bahwa pembangunan asrama mahasiswa ini dinilai layak berdasarkan minat mahasiswa yang tinggi, lokasi strategis yang memenuhi ketentuan teknis, dan hasil perhitungan finansial yang menunjukkan indikator positif. Selain itu, analisis sensitivitas membuktikan proyek tetap layak meskipun terjadi fluktuasi biaya atau penurunan pendapatan. Dengan demikian, proyek ini tidak hanya layak secara ekonomi, tetapi juga strategis untuk memenuhi  kebutuhan hunian mahasiswa. Studi ini diharapkan menjadi dasar pengambilan keputusan bagi pihak kampus maupun investor dalam pengembangan hunian vertikal di sekitar kawasan pendidikan.
PENGARUH LIMBAH BETON TERHADAP DAYA DUKUNG TANAH UNTUK TANAH LEMPUNG Ilhamy, Damaryana; Mariyana, R. A
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 3 (2025): EDISI SEPTEMBER
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i3.8174

Abstract

Proyek Pembangunan Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi Paket II, memiliki jenis tanah lempung, tanah lempung memiliki daya dukung yang rendah, sehingga tanah tersebut distabilisasi dengan menambahkan limbah beton, limbah beton yang digunakan sendiri berupa batako dengan mutu Fc 45 Mpa. Stabilisasi tanah dengan limbah beton pada penelitian ini menggunakan variasi limbah beton sebesar 7%, 10%, 15%, dan 20%, dengan waktu perawatan selama 1, 7, dan 11 hari. Pengujian laboratorium terhadap tanah asli yang dilakukan berupa batas Atterberg dengan hasil nilai Batas Cair sebesar 59,07%, Batas Plastis 25,08%, Indeks Plastisitas 34,00%, dimana dengan penambahan limbah beton sebanyak 20% terjadi penurunan nilai Batas Cair menjadi 45,87%, Batas Plastis 28,36%, Indeks Plastisitas 17,51%. Pada sistem klasifikasi AASHTO tanah asal termasuk dalam golongan A-7-6, dimana tanah tersebut merupakan tanah lempung berbutir halus dengan plastisitas sangat tinggi. Hasil pengujian modified proctor menghasilkan berat volume kering dan kadar air yang terus meningkat seiring bertambahnya variasi campuran limbah beton dan lama waktu pemeraman. Hasil nilai berat volume kering maksimum tanah asal sebesar 1,489 gram/cm3 dan OMC 25,89% pada lama waktu pemeraman 11 hari, nilai MDD terbesar dihasilkan pada campuran 20% dengan lama waktu pemeraman 11 hari dengan nilai MDD sebesar 1,554 gram/cm3 dan OMC 23,15%. Hasil nilai CBR unsoaked dan soaked mengalami peningkatan pada setiap penambahan campuran dan lama waktu pemeraman. Nilai CBR tanpa rendaman terbesar diperoleh dari campuran 20% dengan lama perawatan 11 hari sebesar 25,85% pada penetrasi penurunan 2,5mm dan 26,81% pada penetrasi 5mm, dan CBR tanpa rendaman 11,13% pada penetrasi penurunan 2,5mm dan 12,31% pada penetrasi 5mm, dengan kembang kempis terkecil sebesar 1,70%, nilai kembang kempis tanah asli sebesar 3,14%, hasil nilai CBR yang diperoleh telah memenuhi syarat sebagai lapis pondasi jalan tol yaitu (>10%).
MODIFIKASI DESAIN STRUKTUR HOTEL DI LUMAJANG MENGGUNAKAN SISTEM RANGKA PEMIKUL MOMEN Aulana, Ahmad Fakhi Zukhruf; Purwitasari, Kartika
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 3 (2025): EDISI SEPTEMBER
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i3.8196

Abstract

Hotel di Lumajang dibangun untuk mendukung potensi wisata alam setempat, namun menghadapi kendala berupa struktur yang kompleks dan keterbatasan lahan yang memengaruhi kekuatan serta kestabilan bangunan. Penelitian ini bertujuan memodifikasi desain struktur agar memenuhi kriteria kekuatan, stabilitas, dan ketahanan gempa, selain itu untuk memperoleh hasil parameter desain (ragam getar, periode, dan simpangan antar tingkat). Peraturan yang digunakan adalah SNI 2847-2019, SNI 1727-2020, dan SNI 1726-2019. Metode yang dipakai adalah Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK) dengan analisis struktur menggunakan perangkat lunak ETABS Versi Percobaan. Dari hasil perencanaan diperoleh: Balok didesain 4 tipe dengan variasi dimensi dan penulangan sesuai beban. Contohnya, balok utama B2 (600x800 mm) menggunakan tulangan tumpuan 9S22 atas, 6S22 bawah, dan sengkang 4S13-100 (tumpuan), 4S13-150 (lapangan). Pelat lantai dan tangga tebal 130 mm; pelat lantai bertulangan lapangan S10-200 dan tumpuan S10-150 (arah x dan y), sedangkan pelat tangga bertulangan lapangan S10-150 dan tumpuan S10-100. Kolom didesain 12 tipe dengan variasi dimensi dan penulangan. Ukuran bervariasi dari besar hingga kecil. Contohnya dengan dimensi terbesar, K1-1 (1000x1300 mm) menggunakan tulangan utama 32S25 dengan sengkang 6S13-100 dan 6S13-150. Nilai parameter desain gempa yang diperoleh adalah: Kategori Risiko II dengan Faktor Keutamaan (Ie) 1,00 dan klasifikasi situs SD (Tanah Sedang), Ss = 0,8897 g, SDS = 0,68 g, dan SD1 = 0,52 g. Struktur mengalami translasi arah X pada ragam 1 dan arah Y pada ragam 2. Periode maksimum (Tmax) = 1,4513 detik, dengan periode desain Tx = 1,141 detik dan Ty = 1,071 detik. Kontrol simpangan antar tingkat telah memenuhi syarat dimana simpangan terbesar arah X = 47,905 mm kurang dari batas izin = 52,307 mm dan simpangan terbesar arah Y = 36,525 mm kurang dari batas izin = 52,307 mm
IMPLEMENTASI VALUE ENGINEERING PEKERJAAN ARSITEKTUR PADA PROYEK KONSTRUKSI GEDUNG PERKULIAHAN DI JAWA TIMUR Ahmad, Naufal Rabbani; Rahmawan, Fauzi Akbar
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 3 (2025): EDISI SEPTEMBER
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i3.8197

Abstract

Salah satu proyek konstruksi gedung perkuliahan di Jawa Timur (yang awalnya direncanakan 11 lantai, namun pada saat kostruksi berlangsung ditingkatkan menjadi 13 lantai), gedung lainnya, dan infrastruktur pendukung, dialokasikan anggaran sebesar Rp 112.985.514.422,00. Untuk meningkatkan efektivitas biaya dan efisiensi, penelitian ini menerapkan Value Engineering (VE) untuk mengidentifikasi potensi perbaikan dalam pelaksanaan proyek. Tujuan dari penelitian ini mencakup analisis item pekerjaan yang dapat dilakukan VE, menghitung biaya siklus hidup dari alternatif terpilih, dan menghitung potensi penghematan biaya. Dengan menggunakan metode penyelesaian kuantitas, data dikumpulkan dari dokumen-dokumen seperti gambar detail engineering design, spesifikasi teknis, rencana anggaran biaya, dan suku bunga deposito. Proses VE mengikuti lima tahapan utama yakni informasi, kreativitas, analisis, pengembangan, dan rekomendasi. Hasil dari penerapan VE dalam proyek ini menunjukkan bahwa komponen struktural dan arsitektural memiliki biaya cukup besar, khususnya pekerjaan pasangan & plesteran memiliki peluang untuk modifikasi yang dapat menghemat biaya. Perubahan yang disarankan termasuk penggantian beberapa material dengan penggunaan alternatif Acian Plesteran Beton Mortar Indonesia D-3 sebagai pengganti bahan plesteran 1Pc : 4Ps dengan acian mortar. Dalam hal ini penggunaan alternatif tersebut dapat menghemat anggaran sebesar Rp 44.585.630,84 dari biaya desain awal.

Page 93 of 100 | Total Record : 991