cover
Contact Name
Padang Tekno
Contact Email
padang.tekno.corp@gmail.com
Phone
085156829831
Journal Mail Official
padang.tekno.corp@gmail.com
Editorial Address
Kisaran
Location
Kab. asahan,
Sumatera utara
INDONESIA
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara
Published by PT. Padang Tekno Corp
ISSN : -     EISSN : 3088988X     DOI : https://doi.org/10.59435/menulis
Core Subject : Education,
Menulis : Jurnal Penelitian Nusantara adalah jurnal multidisiplin yang bertujuan untuk mempublikasikan hasil-hasil penelitian yang relevan dalam berbagai bidang ilmu, baik ilmu sosial, humaniora, sains, teknologi, hingga kajian budaya Nusantara. Jurnal ini menjadi wadah bagi akademisi, peneliti, dan praktisi untuk berbagi temuan penelitian, inovasi, dan kontribusi pemikiran yang dapat memperkaya pengetahuan serta memberikan solusi bagi permasalahan di masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,037 Documents
Review Artikel: Fitokimia dan Aktivitas Biologis Daun Kratok (Phaseolus lunatus L.) Sebagai Sumber Senyawa Bioaktif Nurfathanah; Andi Amaliah Dahlia; Rais Razak
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 3 (2026): Menulis - Maret
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i3.1069

Abstract

Tanaman kratok (Phaseolus lunatus L.) merupakan salah satu tanaman legum yang memiliki potensi sebagai sumber senyawa bioaktif alami. Daun kratok mengandung berbagai metabolit sekunder seperti flavonoid, alkaloid, tanin, dan saponin yang berperan dalam berbagai aktivitas biologis. Tujuan dari review ini adalah untuk mengkaji kandungan fitokimia serta aktivitas biologis daun kratok berdasarkan berbagai literatur ilmiah terkini. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan menganalisis jurnal nasional dan internasional yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa daun kratok memiliki aktivitas antioksidan, antimikroba, dan antiinflamasi yang berkaitan erat dengan kandungan senyawa fenolik dan flavonoid. Senyawa-senyawa tersebut berperan dalam menangkal radikal bebas, menghambat pertumbuhan mikroorganisme, serta memodulasi respon inflamasi. Dengan demikian, daun kratok berpotensi dikembangkan sebagai sumber bahan baku dalam bidang farmasi dan pangan fungsional.
Hubungan Penggunaan Media Sosial Dengan Kesehatan Mental Remaja Di SMP Negeri 12 Padang Tahun 2025 Fadila Rahmadani; Amelia Susanti; Basmanelly
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 3 (2026): Menulis - Maret
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i3.1070

Abstract

Survey mengenai kesehatan mental pada remaja di Indonesia tahun 2022, mendapatkan hasil 5,5%. Salah satu penyebab terganggunya kesehatan mental pada remaja ini kehadiran media sosial. Sumatera Barat terjadinya social media addiction sebanyak 35%. Penduduk usia lebih dari 15 tahun mengalami presentase gangguan mental emosional sebesar 8,2%. Data dari Dinas Kesehatan Kota Padang ditemukan remaja yang mengalami gangguan mental sebanyak 237 orang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Hubungan Penggunaan Media Sosial Dengan Kesehatan Mental Pada Remaja di SMP Negeri 12 Padang tahun 2025. Metode pada penelitian ini adalah kuantitatif dengan analitik kolerasi dengan desain cross sectional. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 09 – 11 Juli 2025. Penelitian ini telah dilakukan di SMP Negeri 12 Padang. Populasi pada penelitian ini seluruh siswa/i kelas VII di SMP Negeri 12 Padang berjumlah 306 orang dengan sampel 75 orang. Teknik pengambilan sampel stratified random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner. Analisa data univariat dan bivriat menggunakan uji Chi-Square. Penelitian menunjuukkan bahwa lebih dari separuh (54,7%) memiliki kesehatan mental tinggi pada remaja. Kurang dari separuh (41,3%) memiliki penggunaan media sosial pada remaja. Ada hubungan penggunaan media sosial dengan kesehatan mental pada remaja di SMP Negeri 12 Padang tahun 2025 (pvalue=0,000). Kesimpulan penelitian ini penggunaan media sosial berhubungan dengan kesehatan mental. Diharapkan dapat lebih memperhatikan penggunaan gadget pribadi siswa dalam proses pembelajaran serta memberikan perhatian dan peraturan yang lebih jelas terhadap penggunaan hand phone pribadi dalam proses pembelajaran, sehingga membuat para siswa remaja dapat lebih bijak dalam mengatur waktu, mengetahui kapan waktu yang diperbolehkan mengakses media sosial di sekolah serta lebih fokus dalam proses pembelajaran.
Pengaruh Terapi Bermain Puzzle Terhadap Peningkatan Fungsi Kognitif Pada Lansia Di PSTW Kasih Sayang Ibu Batusangkar Tahun 2025 Mutia Oktafiani; Desi Sarli; Tomi Jepisa
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 3 (2026): Menulis - Maret
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i3.1071

Abstract

Lansia mengalami proses penuaan yang berdampak pada penurunan fungsi kognitif, seperti mudah lupa, lambat dalam berpikir, dan sulit berkonsentrasi. Penurunan ini dapat menurunkan kualitas hidup dan kemandirian lansia. Penelitian ini bertujuan diketahuinya ada pengaruh terapi bermain puzzle terhadap peningkatan fungsi kognitif pada lansia di PSTW Kasih Sayang Ibu Batusangkar Tahun 2025. Jenis penelitian ini kuantitatif menggunakan desain pre-eksperimen dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel penelitian ini 27 lansia yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dan sesuai kriteria inklusi yang telah ditetapkan. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Januari-Agustus pengumpulan data dilakukan 02-23 Juli 2025 menggunakan kuesioner Mini Mental State Examination (MMSE) dengan wawancara dan SOP bermain puzzle. Analisa data secara univariat dan bivariat menggunakan uji Paired T-Test 0,000 (p<0,05) Hasil penelitian ini yaitu dengan uji Paired T-Test menunjukkan nilai p-value 0,000 (p< 0,05), yang mengindikasikan adanya pengaruh terapi bermain puzzle terhadap peningkatan fungsi kognitif lansia. Kesimpulan penelitian ini adalah terapi bermain puzzle efektif dalam meningkatkan fungsi kognitif lansia, dapat dijadikan sebagai intervensi nonfarmakologis untuk mengurangi penurunan kognitif pada lansia. Diharapkan untuk pihak PSTW Kasih Sayang Ibu Batusangkar dapat menggunakan terapi bermain puzzle ini sebagai salah satu kegiatan TAK.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Pelaksanaan Ronde Keperawatan Di Ruang Rawat Inap Putri Kumbara; Asmawati; Conny Oktizulvia
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 3 (2026): Menulis - Maret
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i3.1072

Abstract

Pelaksanaan ronde keperawatan merupakan salah satu indikator mutu pelayanan keperawatan yang bertujuan meningkatkan kualitas asuhan keperawatan melalui diskusi, evaluasi, dan pembelajaran langsung di ruang rawat inap. Hasil survei awal menunjukkan bahwa sebagian besar responden, yaitu 5 orang (62,5%) memiliki tingkat pengetahuan yang masih kurang memadai mengenai prosedur dan tujuan ronde keperawatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan, sikap, dan norma subjektif perawat dengan pelaksanaan ronde keperawatan di ruang rawat inap RSUD dr. Rasidin Padang tahun 2025. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Penelitian dilaksanakan di ruang rawat inap RSUD dr. Rasidin Padang pada bulan Februari sampai Agustus 2025. Sampel berjumlah 45 orang perawat yang diambil dengan teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner, dan data dianalisis secara univariat serta bivariat menggunakan uji chi-square pada tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lebih dari separuh responden (62,2%) belum melaksanakan ronde keperawatan secara baik. Sebagian besar responden memiliki pengetahuan tinggi (51,1%), sikap positif (75,6%), dan norma subjektif positif (75,6%). Uji chi-square menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan, sikap, dan norma subjektif dengan pelaksanaan ronde keperawatan (p-value = 0,000). Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa pengetahuan, sikap, dan norma subjektif perawat berhubungan secara bermakna dengan pelaksanaan ronde keperawatan. Disarankan kepada pihak manajemen rumah sakit untuk meningkatkan dukungan organisasi, supervisi, serta program pengembangan kompetensi perawat secara berkelanjutan agar pelaksanaan ronde keperawatan dapat berjalan optimal dan mutu pelayanan keperawatan semakin meningkat.
Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Kontrol Berobat Pada Pasien Skizofrenia Di Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Buaya Padang Tahun 2025 Elsa Febridayenti; Amelia Susanti; Titi Purwani
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 3 (2026): Menulis - Maret
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i3.1073

Abstract

Prevalensi pasien skizofrenia mempengaruhi sekitar 24 juta orang atau 1 dari 300 orang (0,32%) di seluruh dunia. Indonesia pasien skizofrenia 630.827 jiwa. Sumatera Barat peringkat kedelapan di Indonesia sebanyak 39,1%. Hampir semua pasien Skizofrenia kronis mengalami kekambuhan berulang kali. Salah satu penyebabnya tidak patuh kontrol berobat. Oleh sebab itu perlu adanya dukungan keluarga untuk mengontrol berobat pada pasien skizofrenia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan kontrol berobat pada pasien skizofrenia di wilayah kerja Puskesmas Lubuk Buaya Padang tahun 2025. Jenis penelitian analitik dengan desain cross sectional. Penelitian dilaksanakan Maret s/d Agustus tahun 2025. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 04 – 16 Agustus 2025. Populasi seluruh keluarga penderita skizofrenia yang berada di wilayah kerja Puskesmas Lubuk Buaya Padang berjumlah 234 orang dengan sampel 70 orang. Teknik pengambilan sampel proporsional random sampling. Penelitian menggunakan kuesioner dengan cara wawancara terpimpin. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji statistik Chi-Square. Hasil penelitian kurang dari separoh (48,6%) memiliki tidak patuh dalam kontrol berobat skizofrenia. Kurang dari separoh (45,7%) responden memiliki keluarga tidak mendukung. Ada hubungan yang bermakna antara dukungan keluarga dengan tingkat kepatuhan berobat pada pasien skizofrenia di Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Buaya Padang (pvalue=0,000). Kesimpulan penelitian ini dukungan keluarga berhubungan dengan kepatuhan berobat pada pasien skizofrenia. Diharapkan perawat harus melibatkan peran serta keluarga dalam memberikan penyuluhan tentang penyakit skizofrenia kepada keluarga, memberi informasi tentang cara minum obat yang baik dan benar kepada keluarga, mengingatkan keluarga agar membawa pasien ke tempat pelayanan kesehatan untuk kontrol ulang secara teratur.
Hubungan Gaya Kepemimpinan Dengan Kinerja Perawat Di Ruang Rawat Inap RS. Universitas Andalas Padang Tahun 2025 Putri Zahara; Asmawati; Weni Mailita
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 3 (2026): Menulis - Maret
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i3.1074

Abstract

Kinerja perawat adalah hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh seorang perawat dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab. RS Universitas Andalas salah satu rumah sakit berada di Kota Padang dengan kinerja perawat dari 10 orang yang di survey awal ditemukan 60% perawat memiliki kinerja kurang baik, perawat tidak pernah mampu mengambil inisiatif dalam bakerja, perawat merasa lelah karena pasien terlalu banyak dan gaya kepemimpinan lebih banyak ruangan menggunakan gaya kepemimpinan otoriter. Tujuan penelitian ini hubungan gaya kepemimpinan dengan kinerja perawat di Ruang Rawat Inap RS. Universitas Andalas Padang tahun 2025. Jenis penelitian analitik dengan desain cross sectional. Penelitian dilaksanakan Maret s/d Agustus tahun 2025 Pengumpulan data penelitian dilaksanakan pada tanggal 04 – 19 Juli 2025. Populasi pada penelitian ini seluruh perawat pelaksana di RS. Universitas Andalas Padang tahun 2025 berjumlah 79 orang. Teknik pengambilan sampel dengan total sampling. Penelitian menggunakan kuesioner dengan cara angket. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji statistik Chi-Square dengan tingkat kepercayaan 95% dengan nilai a = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan kurang dari separuh (45,6%) kepala ruangan memiliki gaya kepemimpinan tidak efektif. Kurang dari separuh (49,4%) kepala ruangan memiliki kinerja perawat. Ada hubungan gaya kepemimpinan kepala ruangan dengan kinerja perawat di Ruang Rawat Inap RS. Universitas Andalas Padang Tahun 2025 (pvalue=0,033), Kesimpulan penelitian ini gaya kepemimpinan berhubungan kinerja perawat. Diharapkan kepala ruangan selaku pemimpin berperan penting dalam mengidentifikasi, menumbuhkan dan mengarahkan motivasi perawat agar mau dan antusias dalam bekerja, karena kepala ruangan yang mengalami kontak langsung dengan staf di ruangan dan yang akan mengarahkan pekerjaan sesuai tugas dan fungsi staf di ruangan.
Hubungan Penggunaan Smartphone Dengan Kualitas Tidur Pada Remaja Di SMP Negeri 18 Kota Padang Intan Putri Alda; Setiadi Syarli; Weni Mailita
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 3 (2026): Menulis - Maret
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i3.1075

Abstract

Penggunaan smartphone di kalangan remaja mengalami peningkatan yang signifikan seiring perkembangan teknologi, namun hal ini menimbulkan kekhawatiran terkait dampak negatifnya terhadap kesehatan, khususnya kualitas tidur. Paparan cahaya biru dari layar smartphone dapat mengganggu ritme sirkadian dan menekan produksi hormon melatonin, sehingga mengakibatkan penurunan durasi dan kenyamanan tidur. WHO (2023) mencatat bahwa gangguan kualitas tidur dialami oleh sekitar 15,3% hingga 39,2% populasi dunia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat penggunaan smartphone dengan kualitas tidur pada remaja di SMP Negeri 18 Kota Padang. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi sebanyak 349 siswa sedangkan sampel berjumlah 78 siswa kelas VIII yang dipilih secara random sampling. Waktu penelitiannya pada bulan Juni dan bertempat di SMP Negeri 18 Kota Padang. Instrumen penelitian meliputi kuesioner penggunaan smartphone dan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Analisis data dilakukan secara univariat untuk mendeskripsikan distribusi frekuensi, serta bivariat menggunakan uji chi-square untuk melihat hubungan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 47,4% responden memiliki penggunaan smartphone kategori rendah, sedangkan 62,8% memiliki kualitas tidur yang baik. Uji statistik menghasilkan nilai p = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat hubungan signifikan antara tingkat penggunaan smartphone dan kualitas tidur. Responden dengan penggunaan smartphone tinggi cenderung mengalami kualitas tidur buruk. Temuan ini menegaskan bahwa durasi dan intensitas penggunaan smartphone perlu diatur, terutama menjelang waktu tidur. Kesimpulannya, pengendalian penggunaan smartphone melalui edukasi kesehatan, pengawasan orang tua, serta kebijakan sekolah berperan penting dalam menjaga kualitas tidur remaja, sehingga mereka dapat memiliki kondisi fisik dan mental yang optimal untuk menunjang aktivitas belajar dan perkembangan sosial. Saran, pentingnya edukasi kepada siswa, orang tua, dan pihak sekolah tentang manajemen penggunaan smartphone secara bijak agar kualitas tidur remaja tetap terjaga.