cover
Contact Name
Padang Tekno
Contact Email
padang.tekno.corp@gmail.com
Phone
085156829831
Journal Mail Official
padang.tekno.corp@gmail.com
Editorial Address
Kisaran
Location
Kab. asahan,
Sumatera utara
INDONESIA
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara
Published by PT. Padang Tekno Corp
ISSN : -     EISSN : 3088988X     DOI : https://doi.org/10.59435/menulis
Core Subject : Education,
Menulis : Jurnal Penelitian Nusantara adalah jurnal multidisiplin yang bertujuan untuk mempublikasikan hasil-hasil penelitian yang relevan dalam berbagai bidang ilmu, baik ilmu sosial, humaniora, sains, teknologi, hingga kajian budaya Nusantara. Jurnal ini menjadi wadah bagi akademisi, peneliti, dan praktisi untuk berbagi temuan penelitian, inovasi, dan kontribusi pemikiran yang dapat memperkaya pengetahuan serta memberikan solusi bagi permasalahan di masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,077 Documents
Evaluasi Tata Kelola Verifikasi dan Validasi Data Kemiskinan pada Tingkat Kelurahan di Bontang Lestari Kota Bontang Achmad Zainal Abidin
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 4 (2026): Menulis - April
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i4.1100

Abstract

Kemiskinan tetap menjadi persoalan penting dalam penyelenggaraan pemerintahan karena ketepatan kebijakan penanggulangan kemiskinan sangat bergantung pada kualitas data yang digunakan. Penelitian ini bertujuan menganalisis tata kelola verifikasi dan validasi data kemiskinan pada tingkat Kelurahan Bontang Lestari serta mengidentifikasi kendala dan upaya perbaikannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata kelola verifikasi dan validasi data kemiskinan telah berjalan cukup sistematis melalui pendataan awal, pemeriksaan administrasi, verifikasi lapangan, penghapusan data yang tidak sesuai, dan usulan data baru. Namun, pelaksanaannya belum sepenuhnya optimal karena masih dipengaruhi oleh dinamika sosial ekonomi warga, keterbatasan sumber daya manusia, kondisi geografis wilayah, ketidaksesuaian data awal, perbedaan persepsi masyarakat, serta belum optimalnya integrasi data antarinstansi. Temuan lain memperlihatkan bahwa keterlibatan RT dan masyarakat cukup membantu proses identifikasi warga, tetapi transparansi prosedur dan pemahaman publik terhadap hasil verifikasi masih perlu diperkuat. Oleh karena itu, disarankan pembaruan data dilakukan secara berkala, peningkatan kapasitas petugas diperkuat, pemanfaatan teknologi dioptimalkan, sosialisasi kepada masyarakat ditingkatkan, dan koordinasi lintas instansi diperbaiki secara berkelanjutan.
Analisis Kesesuaian Pemanfaatan Ruang terhadap RTRW dalam Penerbitan Sertifikat Tanah di Kabupaten Cilacap Kukuh Tabah Kurniawan
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 4 (2026): Menulis - April
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i4.1101

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih terjadinya ketidaksesuaian pemanfaatan ruang terhadap Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dalam proses penerbitan sertifikat tanah di Kabupaten Cilacap, yang berpotensi menimbulkan konflik pemanfaatan ruang dan ketidakteraturan pembangunan wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesesuaian pemanfaatan ruang, mengidentifikasi faktor penyebab ketidaksesuaian, serta merumuskan strategi peningkatan kesesuaian pemanfaatan ruang terhadap RTRW. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan analisis spasial berbasis Geographic Information System (GIS) melalui teknik overlay, serta didukung oleh observasi lapangan dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebesar 68% pemanfaatan ruang telah sesuai dengan RTRW, sedangkan 32% masih tidak sesuai, yang dipengaruhi oleh keterbatasan integrasi data, tekanan kebutuhan lahan, lemahnya pengawasan, serta rendahnya pemahaman masyarakat. Oleh karena itu, disarankan peningkatan integrasi sistem data, penguatan pengawasan berbasis teknologi, peningkatan sosialisasi kepada masyarakat, serta penguatan koordinasi antarinstansi guna mewujudkan pemanfaatan ruang yang tertib dan berkelanjutan.
Analisis Tata Kelola Pendataan dan Verifikasi Keluarga Sasaran oleh Kader Pembangunan Manusia (KPM) dalam Penanggulangan Stunting di Desa Srimenanti Lampung Timur Rizka Azizah Yunita Lauren
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 4 (2026): Menulis - April
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i4.1102

Abstract

Permasalahan stunting masih menjadi isu penting dalam pembangunan sumber daya manusia karena berkaitan dengan kualitas kesehatan, pendidikan, dan produktivitas masyarakat, sehingga diperlukan tata kelola pendataan dan verifikasi yang akurat untuk memastikan ketepatan sasaran program. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tata kelola pendataan serta proses verifikasi keluarga sasaran oleh Kader Pembangunan Manusia (KPM) dalam penanggulangan stunting di Desa Srimenanti, Lampung Timur. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendataan telah dilakukan secara aktif melalui kunjungan langsung dan pemantauan posyandu, dengan jumlah keluarga sasaran sekitar 52 keluarga, namun masih menghadapi kendala seperti ketidakkonsistenan indikator, keterbatasan kapasitas kader, serta belum optimalnya sistem pendataan. Proses verifikasi juga telah dilakukan, dengan sekitar 70% data diverifikasi secara langsung, tetapi belum sepenuhnya menyeluruh karena keterbatasan sumber daya, lemahnya koordinasi, dan belum terintegrasinya sistem data. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kapasitas KPM, pengembangan sistem berbasis digital, serta peningkatan koordinasi dan pendekatan sosial agar data yang dihasilkan lebih akurat dan program dapat berjalan efektif.
Analysis Of Factors Influencing New Vehicle Purchase Descicions At Auto200 Bukittinggi Sabri; Mairinal Avis; Melianus Lase
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 4 (2026): Menulis - April
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i4.1103

Abstract

The study aims to see factors that influence the decision to purchase new vehicles in Auto2000 Bukittinggi of motivations, perceptions, learning, economic circumstances and lifestyle. The population in this study is 213 people and 70 people are sample material. Data is collected through the distribution of questionnaires with a likert scale model and then tested to the validity and reliability of the questionnaire. The data analysis technique used isa factor analysis method using the SPSS program 23.00. The purpose of this factor's analysis is to see what factors influence the decision to buy new vehicles in Auto2000 Bukittinggi and at the same time see the most dominant factor. Analysis has found that motivational, perceptions, learning, economic circumstances and lifestyle are positive for new vehicle purchase decisions in Auto2000 Bukittinggi and the most dominant factor is economic circumstances.
Kekosongan Norma Hukum dalam Penanganan Deepfake sebagai Alat Kejahatan Siber: Studi Yuridis di Wilayah Polri Klungkung I Putu Gede Aryawan
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 4 (2026): Menulis - April
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i4.1104

Abstract

Perkembangan teknologi digital berbasis artificial intelligence telah melahirkan fenomena deepfake yang berpotensi disalahgunakan sebagai alat kejahatan siber, sementara hukum positif di Indonesia belum mengaturnya secara spesifik sehingga menimbulkan kekosongan norma hukum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan hukum positif terhadap penggunaan deepfake serta mengkaji konstruksi kekosongan norma hukum dalam praktik penegakan hukum oleh Polri di wilayah Klungkung. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan kasus, melalui studi kepustakaan terhadap bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaturan hukum terhadap deepfake masih bersifat parsial dan hanya menjangkau akibat dari penyalahgunaannya melalui pasal-pasal umum dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik serta Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. Selain itu, kekosongan norma hukum berdampak pada kesulitan pembuktian, ketidakpastian hukum, dan ketergantungan pada diskresi dalam praktik penegakan hukum. Oleh karena itu, diperlukan pembaruan hukum yang lebih adaptif melalui perumusan regulasi yang secara eksplisit mengatur deepfake serta penguatan kapasitas aparat penegak hukum agar penanganan kejahatan siber dapat berjalan lebih efektif.
Laporan Kasus Pada Pasien Pneumonia Dengan Bersihan Jalan Nafas Tidak Efektif di Bangsal Naim RS PKU Muhammadiyah Gamping Ari Hidayatul Azizah; Siti Arifah
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 4 (2026): Menulis - April
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i4.1105

Abstract

Pneumonia merupakan infeksi akut saluran pernapasan bawah yang sering terjadi pada anak dan dapat menimbulkan gangguan bersihan jalan napas akibat peningkatan produksi sekret. Masalah bersihan jalan nafas tidak efektif perlu ditangani secara tepat melalui intervensi keperawatan kolaboratif, salah satunya terapi nebulizer. Studi kasus ini bertujuan untuk menggambarkan efektivitas pemberian terapi nebulizer dalam mengatasi masalah bersihan jalan nafas tidak efektif pada pasien anak dengan pneumonia. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada seorang pasien anak perempuan usia 1 tahun dengan diagnosa medis pneumonia. Asuhan keperawatan dilaksanakan selama tiga hari di Bangsal Naim RS PKU Muhammadiyah Gamping melalui tahapan proses keperawatan: pengkajian, diagnosa, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan telaah rekam medis. Setelah dilakukan pemberian terapi nebulizer selama tiga hari, terjadi perbaikan kondisi respirasi pasien. Tanda bersihan jalan nafas tidak efektif seperti sesak napas, batuk pilek, retraksi dinding dada, dan suara napas tambahan berkurang hingga menghilang. Saturasi oksigen berada dalam batas normal tanpa bantuan oksigen. Terapi nebulizer efektif dalam mengatasi masalah bersihan jalan nafas tidak efektif pada pasien anak dengan pneumonia dan dapat direkomendasikan sebagai bagian dari asuhan keperawatan kolaboratif.
Paradoks Diskresi Kepolisian dalam Penghentian Penyidikan: Analisis Yuridis Pasal 109 Ayat (2) KUHAP dan KUHP Nasional (UU No. 1 Tahun 2023) di Kota Samarinda Bagus Muhamad Fajar
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 4 (2026): Menulis - April
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i4.1106

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya paradoks dalam penggunaan diskresi kepolisian dalam penghentian penyidikan, khususnya dalam penerapan Pasal 109 ayat (2) KUHAP yang secara normatif bersifat limitatif namun dalam praktik membuka ruang interpretasi yang luas. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis konstruksi normatif diskresi kepolisian dalam penghentian penyidikan serta mengkaji ketegangan antara prinsip legalitas dalam KUHAP dengan fleksibilitas yang diperkenalkan dalam KUHP Nasional (UU No. 1 Tahun 2023) dalam praktik penegakan hukum di Kota Samarinda. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual melalui studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diskresi kepolisian dalam penghentian penyidikan merupakan diskresi terikat, namun mengandung inkonsistensi normatif dan kekosongan hukum relatif terutama dalam penentuan standar kecukupan bukti. Selain itu, ditemukan adanya ketidaksinkronan antara KUHAP dan KUHP Nasional yang menimbulkan ketegangan antara kepastian hukum dan keadilan substantif. Oleh karena itu, diperlukan harmonisasi regulasi, penyusunan pedoman operasional yang jelas, serta penguatan mekanisme pengawasan agar penggunaan diskresi tetap akuntabel dan sesuai dengan prinsip hukum yang berlaku.
Viral Justice Dalam Penegakan Hukum Pidana: Analisis Yuridis Terhadap Objektivitas Penyidikan Di Kota Samarinda Sangka Aji Pamungkas
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 4 (2026): Menulis - April
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i4.1107

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong munculnya fenomena viral justice yang memengaruhi proses penegakan hukum pidana, khususnya pada tahap penyidikan yang seharusnya menjunjung tinggi objektivitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh viral justice terhadap objektivitas penyidikan serta mengkaji pengaturan hukum yang mengaturnya dalam menghadapi tekanan opini publik digital. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual, serta analisis kualitatif terhadap bahan hukum primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa viral justice berpengaruh nyata terhadap objektivitas penyidikan melalui percepatan penanganan perkara, pembentukan arah konstruksi perkara, dan tekanan psikologis terhadap penyidik. Selain itu, pengaturan hukum yang ada telah memberikan dasar normatif yang kuat, namun belum secara spesifik mengantisipasi tekanan opini publik digital, sehingga berpotensi menimbulkan dilema dalam praktik penyidikan. Oleh karena itu, diperlukan penguatan regulasi dan pedoman teknis yang adaptif serta peningkatan profesionalitas aparat penegak hukum agar objektivitas penyidikan tetap terjaga di tengah dinamika era digital.
Fenomena Silent Case Closure dalam Praktik Penghentian Penyidikan oleh Kepolisian: Analisis Yuridis terhadap Transparansi, Akuntabilitas, dan Kepastian Hukum di Polda Sumatera Selatan Deska Rian Pratama
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 4 (2026): Menulis - April
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i4.1108

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya kerawanan penghentian penyidikan yang tidak selalu dinyatakan secara formal, tetapi dalam praktik dapat membuat perkara seolah berhenti tanpa penjelasan yang memadai, sehingga menimbulkan persoalan transparansi, akuntabilitas, dan kepastian hukum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konstruksi hukum penghentian penyidikan oleh kepolisian serta mengkaji fenomena silent case closure dalam praktik penghentian penyidikan di Polda Sumatera Selatan beserta implikasi yuridisnya. Metode yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan kasus, menggunakan bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang dianalisis secara kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penghentian penyidikan secara hukum telah memiliki dasar normatif melalui KUHAP dan mekanisme praperadilan, namun belum sepenuhnya efektif karena masih terdapat celah pada batas waktu penanganan perkara, konsistensi pemberian SP2HP, harmonisasi acuan teknis, serta pengawasan administratif. Fenomena tersebut dipengaruhi oleh celah normatif, kelemahan administratif, tingginya beban perkara, kebutuhan koordinasi, serta hambatan birokrasi dan sumber daya manusia yang memperbesar risiko stagnasi penanganan perkara. Penelitian ini menyarankan penguatan penegasan status perkara secara formal, optimalisasi SP2HP dan sistem digital pengawasan, serta peningkatan pengawasan internal agar tidak terjadi silent case closure yang merugikan para pihak.
Pengaruh Konsentrasi Poc Mengkudu (Morinda Citrifolia L.) Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Berbagai Varietas Terong (Solanum Melongena Sp.) Di Lahan Bekas Tambang Pt. Multi Harapan Utama M. Zakaria; Ince Raden; S. Syarief Fathillah
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 4 (2026): Menulis - April
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i4.1109

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi POC mengkudu (Morinda citrifolia L.) dan interaksinya terhadap pertumbuhan serta hasil berbagai varietas terong (Solanum melongena). Penelitian dilaksanakan pada Juli–Oktober 2024 di lahan bekas tambang PT. Multi Harapan Utama, Kutai Kartanegara. Metode yang digunakan adalah Rancangan Petak Terpisah dalam Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial 3 × 4 dengan tiga ulangan. Faktor pertama adalah varietas terong (ungu, hijau, putih), dan faktor kedua adalah konsentrasi POC mengkudu (0 ml, 10 ml, 15 ml, 20 ml). Hasil penelitian menunjukkan bahwa POC mengkudu berpengaruh sangat nyata terhadap umur berbunga dan berpengaruh nyata terhadap jumlah buah, bobot buah per tanaman, dan bobot buah per hektar, namun tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman dan jumlah daun. Perlakuan terbaik diperoleh pada konsentrasi 10 ml dengan jumlah buah 11,79 buah/tanaman, bobot 1,25 kg/tanaman, dan hasil 6,25 t/ha. Varietas terong hijau menunjukkan pertumbuhan dan hasil terbaik dibandingkan varietas lainnya. Tidak terdapat interaksi nyata antara varietas dan konsentrasi POC