cover
Contact Name
Intan Safiah
Contact Email
Editor.jimpgsd.eer@gmail.com
Phone
085260108474
Journal Mail Official
jimpgsd.eer@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee, Kopelma Darussalam, Kec. Syiah Kuala, Kota Banda Aceh, Aceh 24415
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Elementary Education Research
ISSN : -     EISSN : 29876028     DOI : 10.24815
Core Subject : Education,
Elementary Education Research (EER) is a journal of research results and literature review in the field of learning. a scientific journal published by Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Syiah Kuala. Has been published in 2016. JIM-EER contains scientific articles resulting from research and critical studies in the fields of Education, learning media, educational technology, and educational evaluation. The languages used in this journal are Indonesian and English.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 460 Documents
PENGARUH PERMAINAN PUZZLE PECAHAN TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA MATERI PENJUMLAHAN DAN PENGURANGANPECAHAN CAMPURAN DI KELAS V SDN1BANDA ACEH Marzalena, Marzalena; Vitoria, linda; M. Yamin, M Yamin
Elementary Education Research Vol 4, No 1 (2019): FEBRUARI 2019
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/primary.v4i1.13311

Abstract

Masalah dalam penelitian ini ialah siswa masih banyak yang kesulitan dalam mengerjakan soal matematika disebabkan hal tersebut tidak seluruhnya siswa mendapat hasil belajar matematika yang memuaskan. Oleh karena itu diperlukan metode sebagai cara yang digunakan untuk mengimplementasikan pembelajaran agar tujuan tercapai secara optimal. Penelitian ini menerapkan metode permainan puzzle pecahan dalam pembelajaran penjumlahan dan pengurangan pecahan campuran. Tujuan daripenelitian ini adalah untuk mengetahui adakah pengaruh yang signifikan permainan puzzle pecahan terhadap hasil belajar matematika pada materi penjumlahan dan pengurangan pecahan campuran di kelas V SDNegeri 1 Banda Aceh.Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitianPre Experimental Design dengan model One Shot Case Study. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswakelas V SD Negeri 1Banda Aceh dengan jumlah populasiyaitu 102 siswa. Teknik pengambilan sampel yaitu Simple Random Sampling.Sampel dalam penelitian ini sebanyak 32 siswadi kelas VB. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik tes berupasoal berbentuk uraianpada pertemuan ketiga pembelajaran penjumlahan dan pengurangan pecahan campuran. Tes digunakan untuk mengukur kemampuan kognitifdengan mengetahui hasil belajar matematikasiswa. Hasil penelitian ini dianalisis menggunakan uji-t satu pihakyaitu pihak kanan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan taraf signifikan 0,05 dan banyak kelasinterval k= 6. Maka df= n1 = 32= 31 diperoleh= 1,697 sehingga didapatkan t
PENGARUH KEBIASAAN MEMBACA TERHADAP HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA SISWA DI SD NEGERI 51 BANDA ACEH Simaharani, Fuza; Bukhari, Bukhari; M. Yamin, M. Yamin
Elementary Education Research Vol 4, No 1 (2019): FEBRUARI 2019
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/primary.v4i1.13307

Abstract

Kebiasaan membaca perlu diterapkan pada siswa, karena dengan terbentuknya kebiasaan membaca yang baik, maka aspek yang lain akan lebih mudah, baik dalam bentuk menulis, berbicara maupun menyimak. Kebiasaanmembaca memberika dasardala mengikuti pelajaran.Siswa di Sekolah diharapkan dapat membaca beragai ragambacaandandapatberkomunikasidenganasan yguangkan dalam bahasa tulis tersebut. Berbagai keterampilan membaca harus dilatihkan kepada siswa agar kepemilikanketerampilan itu bermanfaat dalam kehidupan sehari- hari.enelitian ini bertujuan Untuk mendeskripsikan kebiasaan membaca pada siswa kelas IV dan V di SD Negeri 51 Banda Aceh,untuk mengetahui hasil belajar pada siswa kelas IV dan V di SD Negeri 51 Banda Aceh,Untuk mendeskripsikan pengaruh kebiasaan membaca terhadaphasilbelajarBahasaIndonesia Siswa Kelas Iv dan V di SD Negeri 51 Banda Aceh.Pendekatan dalamIV dan60orang. dengadandokumentasii.denganrumussHasilpenelitian ini menunjukkambahwa hasil analisis penelitian, menunjukkan nilai rxy sebesar 0,94. Hasil uji-t menunjukkan bahwa thitungttabel atau 63,67 2,00 maka hipotesis alternatif diterimaHalini menunjukkan bahwa antara variabel X(kebiasaan membaca) dengan variabel Y (hasil belajar bahasa Indonesia) memiliki korelasi yang kuat atau tinggi. Dengan demikian dapat diketahui bahwa kebiasaan membaca memberikan kontribusi yang sangat tinggi terhaap hasil belajar Bahasa Indonesia di sekolah.
LATAR BELAKANG PENDIDIKAN ORANG TUA TERHADAP KARAKTER BELAJAR SISWA KELAS V SD NEGERI 51 BANDA ACEH Baiti, Nurul; Hajidin, Hajidin; Israwati, Israwati
Elementary Education Research Vol 4, No 1 (2019): FEBRUARI 2019
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/primary.v4i1.13308

Abstract

Didikan membentuk satu mode nan bujur lalu berlanjur berkesinambungan, pendidikan juga merupakan suatu ikhtiar bagi menangkap keahlian apik sebagai keabsahan di maktab meskipun bebas berawal pada bait dan masyarakat. Adapun nan sebagai dalil dilema seraya pengkajian ini yaitu bagaimanakah dorongan pendidikan orang tua terhadap karakter belajar siswa tingkat V SD Negeri 51 Banda Aceh?. Pengkajian ini berniat guna memahami dorongan edukasi ayah bunda tentang karakter membiasakan pelajar tingkat V SD Negeri 51 Banda Aceh.Pengkajian ini memakai ancangan kualitatif atas bentuk pengkajian preskriptif. Pengkajian ini dilaksanakan pada tingkat V SD Negeri 51 Banda Aceh dengan subjek pengkajian sebanyak 35 orang pelajar. Cara penghimpunan bukti nan dimanfaatkan yaitu pengamatan, interviu, perbahanan serta daftar pertanyaan.Efek pengkajian observasi dari 9 indikator yang diamati kesemuanya ada dilaksanakan oleh guru. Data hasil wawancara memberitahukan maka pelajar nan dorongan pembelajaran ayah bundanya luhur dan menengah cenderung berkarakter lebih baik dibanding dengan siswa orang tuanya berpendidikan rendah. Hasil angket dari 35 orang tua siswa yang berpendidikan tinggi, menengah, dan rendah yang menyatakan karakter anak baik sebanyak 26 orang tua dengan perincian berpendidikan tinggi sebanyak 11 orang, berpendidikan menengah 14 orang, yang berpendidikan rendah 1 orang, sedangkan orang tua siswa yang menyatakan karakter anak cukup baik sebanyak 9 orang tua dengan perincian yang berpendidikan tinggi sebanyak 3 orang, yang berpendidikan menengah sebanyak 3 orang, dan yang berpendidikan rendah sebanyak 3 orang.Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa karakter belajar siswa akan baik apabila didukung orang tua, pendidikan yang diberikan dirumah tergantung ayah bunda jika ayah bunda pembelajarannya luhur bakal mendidik dan membimbing siswa dengan baik di banding dengan orang tua yang berpendidikan rendah.
UPAYA GURU DALAM MENERAPKAN SIKAP JUJUR SISWA KELAS IV B DI SD NEGERI UNGGUL LAMPEUNEURUT Imanda, Niati; Habibah, Syarifah; Hajidin, Hajidin
Elementary Education Research Vol 4, No 1 (2019): FEBRUARI 2019
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/primary.v4i1.13306

Abstract

Upaya guru dalam menerapkan sikap jujur siswa kelas IV B SD Negeri Unggul Lampeuneurut. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana upaya guru dalam menerapkan sikap jujur siswa kelas IV B di SD Negeri Unggul Lampeuneurut. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang bagaimana upaya guru dalam menerapkan sikap jujur siswa kelas IV B di SD Negeri Unggul Lampeuneurut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah guru dan siswa kelas IV B di SD Negeri Unggul Lampeuneurut. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan.Berdasarkan pembahasan, upaya guru dalam menerapkan sikap jujur siswa kelas IV B yaitu dengan cara guru membiasakan siswa untuk jujur saat berbicara, jujur saat berinteraksi, berkomitmen yang benar, benar dalam menepati janji, dan benar apa adanya. Guru terus menerus mengajar, membimbing, mendidik, melatih, menasehati, mengarahkan, dan membiasakan siswa untuk senantiasa bersikap baik dan jujur kepada guru, teman, orang tua dan orang lain. Sikap jujur dapat diterapkan kepada siswa kelas IV B dengan menyediakan media kelas berupa jam kejujuran, menasehati, menegur, mengontrol siswa saat melakukan suatu kegiatan baik di dalam maupun di luar proses pembelajaran. Siswa yang bersikap jujur dan dapat terpercaya adalah sifat yang sangat baik dan mulia. Guru kelas IV B bersikap tegas dan terus memberi motivasi, dorongan, dan dukungan kepada siswa agar tidak ada rasa takut dalam melakukan perbuatan baik dan jujur bahkan saat mengakui kesalahan yang telah dilakukan kepada orang lain.
UPAYA GURU DALAM MENANGANI ANAK TUNARUNGU DI SDLB YPAC-I GAMPONG KEURAMAT BANDA ACEH Wulandari, Debi; Israwati, Israwati; Hajidin, Hajidin
Elementary Education Research Vol 4, No 1 (2019): FEBRUARI 2019
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/primary.v4i1.13303

Abstract

ABK (Anak Berkebutuhan Khusus) adalah anak-anak yang memiliki keterbelakangan mental, ketidakmampuan belajar, gangguan emosi atau perilaku, hambatan fisik, hambatan berkomunikasi, autisme, traumatic brain injuiry, hambatan pendengaran, dan hambatan pengelihatan. Tunarungu memiliki arti ketidakmampuan sesorang dalam menerima informasi melalui pendengaran, dari yang mengalami ketidakmampuan taraf ringan hingga taraf yang sangat berat (tuli total). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya dan hambatan guru dalam menangani anak tunarungu di SDLB YPAC-I Gampong Keuramat Banda Aceh. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah 4 orang guru SDLB YPAC-I Gampong Keuramat Banda Aceh, yang meliputi 1 orang guru kelas I, 1 orang guru kelas II, orang guru kelas III, dan 1 orang guru kelas V. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Upaya Guru Dalam Menangani Anak Tunarungu Di SDLB YPAC-I Gampong Keuramat Banda Aceh secara keseluruhan sudah baik dan optimal hal tersebut dapat dilihat berdasarkan hasil observasi yang telah dilakukan. Upaya guru dalam menangani anak tunarungu di lingkungan sekolah dilakukan dengan cara memberikan arahan kepada siswa sedangkan dalam proses belajar dilakukan dengan menggunakan media dan metode yang bervariasi. Maka dapat disimpulkan bahwasanya upaya guru dalam menangani anak tunarungu Di SDLB YPAC-I Gampong Keuramat Banda Aceh sudah memenuhi kriteria.
KEMAMPUAN MENULIS CERPEN MENGGUNAKAN POP UP UNTUK SISWA KELAS V SD NEGERI 26 BANDA ACEH Isnaini, Lina; Adnan, Adnan; M.yamin, M. Yamin
Elementary Education Research Vol 4, No 1 (2019): FEBRUARI 2019
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/primary.v4i1.13304

Abstract

Menulis merupakan salah satu kemampuan yang sulit dikuasai oleh siswa, oleh karena itu penggunaan pembelajaran merupakan salah satu upaya untuk memudahkan siswa mengembangkan ide dalam menulisPenelitian ini bertujuan untukk mendeskripsikan tingkat kemampuan menulis cerpen menggunakan pop up siswa kelas V SD Negeri 26 Banda Aceh.Pendekatan dalam penelitian ini menggunaakan pendekatan kualitatif.Subjek penelitian adalah 24 orangTeknica anallisis yang saya yagunakan rumus perseentase.Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata kemampuan siswa kelas V di SD Negeri 26 Banda Aceh dalam menulis cerpen termasuk kategori baik yaitu sebesar 80,54. Nilai perolehan terpuncak yng dicapai oleh siswa ialah 90. Sedangkan nilai terendaah yang diperoleh siswa ialah 70. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan media pop up dapat membantu siswa dalam menulis cerpen. Pencapaian hasil belajar siswa yang baik tidak terlepas dari peemanfaatan media pop up dalam proses pembelajaran. Berdasarkan hasil analisis data dapat diketahui terdapat14 siswa (58,33%) yang mencapai kategori baik sekali dan 10 orang siswa (41,67%) yang mencapai kategori baik. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa sebagian besar siswa mendapatkan kategori baik sekali dalam menulis cerpen menggunakan media pop up.
PERAN GURU DALAM PEMBERIAN PENGUATAN TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DI SDIK NURUL QURAN ACEH BESAR Herawati, Meti; Mislinawati, Mislinawati; Affan, Husen
Elementary Education Research Vol 4, No 1 (2019): FEBRUARI 2019
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/primary.v4i1.13305

Abstract

Dalam konteks peran guru dalam pemberian penguatan, guru harus memiliki kemampuan untuk meningkatkan kreativitas diri dalam pembelajaran. karena dalam melaksanakan pembelajaran guru tidak cukup hanya berbekal materi pelajaran yang disampaikan melainkan harus bisa mengelola pelajaran dengan baik dan hasil belajar siswa akan meningkat melaui pemberian penguatan verbal maupun non verbal. Untuk melihat hasil belajar maka memerlukan tes supaya hasil belajar bisa diketahui Penelitian ini mengungkapkan peran guru dalam pemberian penguatan terhadap hasil belajar siswa di SDIK Nurul Quran Aceh Besar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana peran guru dalam pemberian penguatan terhadap hasil belajar siswa di SDIK Nurul Quran Aceh Besar.Pendekatan yng digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis penelitian yaitu deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah 2 orang guru kelas IV dan kelas V, kelas IV yang berjumlah 27 siswa dan kelas V 25 siswa di SDIK nurul Quran Aceh Besar.Pengumpulan data dilakukan dengan tehnik observasi untuk melihat gambaran dari yang diteliti, wawancara agar data yang diperoleh lebih akutat dan tes dilakukan untuk melihat hasil belajar siswa .Seluruh data yang terkumpul diolah dengan tahap analisis data yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dari seluruh data. Hasil penelitian ini dikemukakan bahwa masih ada beberapa siswa yang tidak memperhatikan dan mengalami kebosan dalam proses pembelajaran, siswa kurang semangat di dalam pembelajaran dan penguatan yang diberikan oleh guru tidak merata sehingga perlu diberikan penguatan verbal maupun non verbal supaya meningkatkan hasil belajar siswa yang afektif.Simpulan dari penelitin ini dalam pemberian penguatan terhadap hasil belajar siswa di SDIK Nurul Quran Aceh Besar, berdasarkan observasi yang dilakukan didalam kelas semakin sering guru memberikan penguatan maka hasil belajar siswa akan lebih baik.
KENDALA GURU DALAM PELAKSANAAN REMEDIAL TERHADAP KRITERIA KETUNTASAN MINIMAL (KKM) SISWA DI SDN 02 BANDA ACEH Aghustia, Siska; Hasmiana, Hasmiana; Monawati, Monawati
Elementary Education Research Vol 4, No 1 (2019): FEBRUARI 2019
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/primary.v4i1.13302

Abstract

Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) dapat disesuaikan dengan kondisi mata pelajaran maupun faktor-faktor yang menunjang terhadap KKM, fakta sebenarnya sering kali guru dihadapkan pada permasalahan kemampuan siswa dalam hal menguasai mata pelajaran berbedabeda. Bantuan yang diberikan guru untuk mengatasi kesulitan belajar siswa yang belum tuntas yaitu dengan pemberian program Remedial Teaching. Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk remedial yang dilakukan guru terhadap KKM siswa di SDN 02 Banda Aceh, untuk mengetahui faktor yang menyebabkan guru menghadapi kendala dalam pelaksanaan pembelajaran remedial di SDN 02 Banda Aceh. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek dalam penelitian ini enam orang guru kelas 1a hingga guru kelas VIc di SDN 02 Banda Aceh. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan Wawancara. Data dianalisis dengan menggunakan reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk-bentuk remedial yang dilakukan guru terhadap KKM siswa di SDN 02 Banda Aceh berupa tes ulang, tugas tambah, belajar mandiri, dan kelompok yang dilakukan untuk meningkatkan pemahaman siswa. Terdapat beberapa faktor yang menyebabkan guru menghadapi kendala dalam pelaksanaan pembelajaran remedial di SDN 02 Banda Aceh. Adapun kendala tersebut berupa persiapan yang harus dilakukan berulangkali, menyesuaikan kembali tugas dan tes agar tidak sama dengan materi yang diberikan sebelumnya.
UPAYA GURU MEMBERIKAN BIMBINGAN SOSIAL PRIBADI PADA SISWA SEKOLAH DASAR NEGERI 1 SAREE KECAMATAN LEMBAH SEULAWAH KABUPATEN ACEH BESAR Ulya, Rahmatun; Hasmiana, Hasmiana; M. Husin, M. Husen
Elementary Education Research Vol 4, No 2 (2019): MEI 2019
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/primary.v4i2.13330

Abstract

Personal social guidance is given to individuals, in order to be able to face and solve their personal social problems independently. It is known from the behavior of students who make noise in class disrupting their students who are studying in class. This researcher aims to determine the motivation of teachers in providing spiritual guidance to students of SD 1 Saree, Seulawah Valley, Aceh Besar District. to describe teacher barriers in giving spiritual guidance to students of SD 1 Saree, Lembah Seulawah District, Aceh Besar District. The subjects in this study were 6 homerooms from class I to class VI. Data collection techniques are using observation and interviews. The data were analyzed using data reduction, data presentation, conclusion. The results showed that personal social guidance for students at Saree 1 Elementary School in Lembah Seulawah Subdistrict, Aceh Besar Regency was done by (1) Teachers preparing to plan coaching carried out in coaching for students who experience problems in personal social development. (2) The teacher also fosters students by giving advice and demonstrating exemplary behavior to students. (3) The next step undertaken by the teacher is to give a warning if the coaching process cannot run well. (4) The final step taken by the teacher in guiding students' personal social skills by providing motivation and assistance. The obstacle faced by teachers in providing personal social guidance for students is the limited time available.
PERBEDAAN PARTISIPASI SISWA TERHADAP PERPUSTAKAAN SEKOLAH SEBAGAI SUMBER BELAJAR DI SD NEGERI 54 BANDA ACEH DENGAN SISWA SD NEGERI 1 PEKAN BADA ACEH BESAR Nurmala, Nurmala; Bukhari, Bukhari; Nurmasyitah, Nurmasyitah
Elementary Education Research Vol 4, No 2 (2019): MEI 2019
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/primary.v4i2.13328

Abstract

Salah satu fasilitas sumber belajar yang disediakan sekolah untuk mengembangkan potensi dan pengetahuan siswa adalah perpustakaan. Untuk memajukan perpustakaan sebagai salah satu sumber belajar, sangat dibutuhkan partisipasi siswa dalam penyelenggaraanya. Penelitian ini bertujua mengetahui tingkat paartisipasi siswa terhadap perpustakaan di SD Negeri 54 Banda Aceh, untuk mengetahui partisipasi siswaa terhadap perpustakaan sekolah SD Negeri 1 Pekan Bada Aceh Besar, untuk mengidentifikasi Perbedaan Partisipasi siswa terhadap perpustakaan antar sekolah tersebut.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian komparatif. Populasi dalam penelitian meliputi seluruh siswa SD Negri 54 Banda Aceh dan seluruh siswa SD Negeri 1 Pekan Bada Aceh Besar.Sampel pada penelitian meliputi siswa SD Negeri 54 Banda Aceh berjumlah 50 orang dan siswa SD Negeri 1 Peukan Bada Aceh Besar berjumlah 50 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran angket, hasil penelitian dianalilis menggunakan uji hipotesis (uji-t) dengan bantuan komputer SPSS versi 22.Berdasarkan jawaban angket, maka hasil yang diperoleh yaitu tingkat partisipasi siswa SD Negeri 54 Banda Aceh memperoleh nilai rata-rata53,9 sedangkan SD Negeri 1 Peukan Bada Aceh Besar memperoleh nilai rata-rataa45,5 dengan perbedaan rata-rataa meliputi 8,40. Perbedaan nilai rata-rata tersebut signifikan dengan nilai t hitung (6,341) lebih besar dari nilai t tabel (2,01), sehingga hipotesis Ha diterima dan menolak hipotesis H0, maka simpulan dalam penelitian ini adalah terdapat perbedaan partisipasi siswa terhadap perpustakaan sekolah yang signifikan antara SD Negri 54 Banda Aceh dengan SD Negri 1 Pekan Bada Aceh Besar sebagai sumber belajar.