cover
Contact Name
Sumarwati
Contact Email
watik_uns@ymail.com
Phone
+628164272262
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Sebelas Maret, Gd. E lt. 1 Jl. Ir. Sutami 36 A Kentingan Surakarta 57126
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
BASASTRA
ISSN : 23026405     EISSN : 27149765     DOI : -
Core Subject : Education,
Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya is published twice a year in April and October (ISSN 2302-6405) contains scientific articles on language, literature, and its relation to teaching, about linguistics and applied linguistics studies, about the literary studies, and about the literary teaching and learning. The articles are written in both Indonesian and foreign languages. Articles that include the analysis, study, and application of theory, research results, and discussion of the literature.
Articles 155 Documents
CAMPUR KODE BAHASA KARO DALAM INTERAKSI JUAL BELI DI PASAR PANCUR BATU: KAJIAN SOSIOLINGUISTIK Rantika, Dwi; Dardanila, Dardanila; Sembiring, Sugihana Br.
Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 11, No 2 (2023): Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/basastra.v11i2.74542

Abstract

Campur kode merupakan penggunaan satuan bahasa dari satu bahasa ke bahasa yang lain untuk memperluas gaya bahasa atau ragam bahasa. Campur kode terjadi karena perbedaan latar belakang antar seseorang dengan orang lain. Penelitian ini betujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk campur kode antara pedagang dan pembeli di Pasar Pancur Batu. Jenis penelitian ini ialah penelitian deskriptif kualitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode simak dan metode cakap. Dari hasil analisis data ditemukan terdapat 60  data campur kode, yang terdiri dari 39 data berupa penyisipan kata, 10 data penyisipan frasa, 7 data berupa penyisipan pengulangan kata, dan 4 data berupa penyisipan berwujud klausa.
STRUKTUR ALUR DALAM NOVEL DEFENDING JACOB KARYA WILLIAM LANDAY Melati, Puri Purnama; Damayanti, Welsi
Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 12, No 1 (2024): Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/basastra.v12i1.81223

Abstract

PPenelitian ini dilatarbelakangi oleh alur yang menarik dalam novel Defending Jacob Karya William Landay dan nilai-nilai kehidupan di dalamnya yang memuat banyak sekali pembelajaran bagi pembaca. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui struktur alur dalam Novel Defending Jacob Karya William Landay. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan bentuk penelitiannya yaitu kualitatif, dan menggunakan pendekatan struktural. Sumber data dalam penelitian ini adalah sebuah novel yang berjudul Defending Jacob Karya William Landay dengan tebal keseluruhan sebanyak 481 halaman dan teknik penelitian yaitu dengan studi documenter. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa novel Defending Jacob tersusun atas beberapa rangkaian peristiwa yang membentuk satu struktur alur, rangkaian alur yang diteliti yaitu berdasarkan pengenalan cerita (exposition), puncak konflik (turning point), dan penyelesaian (ending). Berdasarkan alur yang telah dianalisis didapatkan bahwa novel Defending Jacob memiliki alur yang terbuka, yaitu memberikan kebebasan kepada pembacanya untuk menentukan akhir dari cerita novel Defending Jacob Karya William Landay tersebut.
Uma Lengge ’Lumbung Padi’ di Bima: Makna Simbolik dan Upaya Pemertahanannya Nur Qayimah; Sumarwati Sumarwati; Edy Suryanto
Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 13, No 1 (2025): Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/basastra.v13i1.99320

Abstract

Uma lengge merupakan rumah adat dan salah satu kearifan lokal yang dimiliki oleh masyarakat Bima, namun generasi sekarang tidak lagi memahami makna di dalamnya. Padahal kearifan lokal tersebut banyak mengandung simbol yang bermakna mendalam dan bermanfaat bagi kehidupan salah satunya dalam pemertahanan pangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi makna simbolik kearifan lokal yang memanfaatkan uma lengge sebagai bentuk pemertahanan pangan berdasarkan perspektif masyarakat Bima. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan strategi etnografi. Sumber data pada penelitian ini adalah informan yang terdiri dari ketua adat, masyarakat lokal serta bangunan uma lengge. Pengambilan sampel dilaksanakan dengan snowball sampling. Pengumpulan data dilaksanakan dengan wawancara mendalam serta observasi lapangan terhadap bentuk arsitektur dan lingkungan di sekitar uma lengge. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa masyarakat Bima memiliki perspektif mengenai makna simbolik terhadap kearifan lokal dalam memanfaatkan uma lengge sebagai bentuk pemertahanan pangan. Makna arsitektur Uma lengge yang dibangun tinggi dan terdapat papan penahan tikus yang terpasang disetiap tiang bertujuan agar bahan pangan terhindar dari hama tikus. Lingkungan uma lengge tidak boleh dilintasi oleh kabel listrik bertujuan agar terhindar dari arus pendek listrik yang dapat menyebabkan kebakaran.
PENGARUH MODEL EXAMPLE NON-EXAMPLE TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS TEKS PROSEDUR SISWA KELAS VII SMP NEGERI 24 PADANG Hafiiz, Al; Tresyalina, Tresyalina; Atmazaki, Atmazaki
Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 12, No 1 (2024): Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/basastra.v12i1.85630

Abstract

Penelitian ini didasari oleh permasalahan dalam menulis teks prosedur yang dialami siswa kelas VII SMP Negeri 24 Padang. Pada penelitian ini pembelajaran menulis teks prosedur dilakukan dengan menerapkan model example non-example. Hal ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan siswa kelas VII SMP Negeri 24 Padang dalam menulis teks prosedur setelah menggunakan model example non-example. Jenis penelitian ini, yaitu true experimental design. Terkait dengan desain tersebut, maka diterapkan posttest only control design pada penelitian ini. Berdasarkan hal tersebut, maka pada penelitian ini digunakan 2 kelas, yakni kelas kontrol dan kelas eksperimen dengan jumlah 68 siswa sebagai sampel penelitian. Dilihat dari pemerolehan nilai rata-rata tes kemampuan menulis teks prosedur, siswa dari kelas eksperimen mendapatkan nilai rata-rata sebesar 86,58, sedangkan siswa dari kelas kontrol mendapatkan nilai rata-rata sebesar 69,30. Hasil uji-t membuktikan bahwa nilai thitung > ttabel (5,38>1,67) sehingga hipotesis alternatif (H1) diterima pada derajat kebebasan (dk)=(34+34)-2 dan taraf signifikan 95%. Maka dari itu, dapat dikatakan bahwa model example non-example berpengaruh terhadap keterampilan menulis teks prosedur siswa kelas VII SMP Negeri 24 Padang.
KONFLIK BATIN DAN NILAI PENDIDIKAN DALAM NASKAH DRAMA AYAHKU PULANG KARYA USMAR ISMAIL SERTA RELEVANSINYA SEBAGAI MATERI AJAR SASTRA DI SMA Dwi Hastuti
Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 13, No 2 (2025): Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/basastra.v13i2.89609

Abstract

Salah satu bentuk pembelajaran sastra di SMA adalah mempelajari naskah drama. Konflik batin sering menjadi fokus kajian dalam naskah drama. Peneliti memilih untuk mengkaji naskah drama karena mengandung banyak nilai kehidupan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan: (1) konflik batin yang dialami tokoh utama dalam naskah drama Ayahku Pulang karya Usmar Ismail; (2) nilai pendidikan yang terkandung dalam naskah tersebut; (4) relevansi temuan penelitian ini sebagai materi ajar Bahasa Indonesia di SMA/SMK. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi serta kajian psikologi sastra. Sumber data penelitian adalah naskah drama Ayahku Pulang, serta wawancara dengan guru Bahasa Indonesia di SMA/SMK. Teknik pengumpulan data meliputi analisis dokumen, studi pustaka, dan wawancara. Validitas data diuji dengan teknik triangulasi sumber data dan teori. Hasil penelitian menunjukkan: pertama, konflik batin dalam naskah meliputi kebutuhan fisiologis tokoh utama terpennuhi namun kebutuhan rasa aman, cinta dan memiliki, harga diri, serta aktualisasi diri yang belum terpenuhi; kedua, nilai pendidikan dalam naskah meliputi nilai religius, moral, sosial, dan buadaya; ketiga, temuan ini relevan sebagai materi ajar Bahasa Indonesia di kelas XI SMA/SMK khususnya terkait naskah drama. Kesimpulannya, konflik batin dan nilai pendidikan dalam naskah Ayahku Pulang karya Usmar Ismail dapat dimanfaatkan sebagai materi ajar ajar di SMA/SMK.
ANALISIS WACANA KRITIS MODEL TEUN A. VAN DIJK PADA NASKAH FILM PULAU PLASTIK Astari, Delima; Widayati, Dwi; Siregar, Asrul
Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 11, No 2 (2023): Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/basastra.v11i2.74705

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji unsur teks, kognisi sosial, dan konteks sosial pada naskah film Pulau Plastik. Penelitian ini dilakukan dengan  pendekatan analisis wacana kritis model van Dijk. Yang menjadi sumber data adalah nasakah film Pulau Plastik. Pengumpulan data yang dilakukan dengan teknik simak dan catat. Untuk menganalisis data digunakan metode agih berupa teknik dasar dan teknik lanjutan. Hasil penelitian ini sebagai berikut. Pertama, dari analisis struktur teks ditemukan tiga aspek, yaitu (1) pada struktur makro, tema film adalah bahaya penggunaan sampah plastik sekali pakai; (2) pada unsur superstruktur ditemukan  judul dan lead menampilkan situasi dan komentar yang saling berkaitan; (3) pada struktur mikro, dalam film terkandung elemen latar, detail, maksud, pranggapan, bentuk kalimat, kata ganti, preposisi, konjungsi, leksikon, gaya bahasa. Kedua, kognisi sosial yang dipresentasikan dalam film Pulau Plastik adalah keadaan pribadi para tokoh mengenai darurat sampah, penilaian orang terhadap peristiwa tersebut, serta bagaimana tokoh memahami peristiwa di sekitarnya. Ketiga, pada konteks sosial ditemukan bahwa praktik kekuasaan yang dilakukan pemerintah hanya memberi dukungan tanpa memberi solusi yang baik terhadap darurat sampah. Hasil penelitian ini dapat membuka mata terhadap peristiwa darurat sampah di Indonesia yang selama ini diacuhkan begitu saja.
HILANGNYA HAK BERMAIN PADA TOKOH ANAK PEREMPUAN DALAM NOVEL SINAR KARYA AGUK IRAWAN MN Septiara, Yamema Lovela
Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 12, No 1 (2024): Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/basastra.v12i1.82621

Abstract

Adanya stereotip tentang perempuan yang telah berkembang di masyarakat sering menimbulkan kesenjangan sosial. Meningkatnya angka tindak kekerasan pada perempuan juga berdampak pada penggambaran karakteristik tokoh pada novel. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan konsep misogini dan ginokritik yang terdapat pada kritik sastra feminisme yang telah dikepulkan oleh Elaine Showalter. Metode dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Objek material pada penelitian ini adalah novel Sinar karya Aguk Irawan MN. Teknik analisis dalam penyusunan penelitian ini menggunakan teknik baca catat melalui beberapa langkah. Pertama, membaca novel Sinar secara keseluruhan. Kedua, mencatat dan menganalisis bagian-bagian permasalahan yang sesuai dengan landasan teori yang hendak dipakai. Ketiga, mendeskripsikan konsep misogini dan ginokritik yang terdapat dalam novel Sinar. Penggambaran konsep misogini adalah penggambaran karakter tokoh perempuan yang ditulis oleh penulis laki-laki. Konsep ginokritik digambarkan melalui penggambaran dari budaya, bentuk tubuh, bahasa, dan pemikiran. Hasil penelitian adalah ditemukannya konsep misogini dan ginokritik yang menunjukkan adanya hubungan kausalitas antara stereotip yang berkembang di masyarakat serta pokok permasalahan sosial yang terdapat dalam novel yaitu kesenjangan sosial yang terjadi pada anak perempuan. Kesenjangan sosial yang dimaksud adalah terenggutnya hak untuk bermain.
ANALISIS STRUKTUR DAN KEARIFAN LOKAL DALAM CERITA RAKYAT SIBONTAR MUDAR Synta Marito Manalu
Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 13, No 1 (2025): Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/basastra.v13i1.94666

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan struktur dan bentuk kearifan lokal dalam cerita rakyat Sibontar Mudar. Rumusan masalah yang diteliti, yaitu bagaimana struktur cerita rakyat Sibontar Mudar dan apa sajakah kearifan lokal yang terdapat dalam cerita rakyat Sibontar Mudar. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Data dianalisis menggunakan kajian struktur dan antropologi sastra. Hasil penelitian ini menggambarkan struktur cerita rakyat yang terdiri atas unsur tema, yaitu mengenai pengingkaran janji, tokoh dan penokohan, menggunakan alur maju, latar cerita yang berupa latar tempat, waktu,  dan latar sosial, menggunakan sudut pandang orang ketiga, gaya bahasa sehari-hari dalam bentuk narasi, dan amanat cerita yaitu jangan mengingkari janji. Sedangkan, bentuk kearifan lokal yang diperoleh yaitu dalam bentuk gotong-royong, disiplin, pelestarian dan kreativitas budaya, pengelolaan gender, kesopansantunan, kejujuran, kesetiakawanan sosial, kerukunan dan penyelesaian konflik, komitmen, pikiran positif, dan rasa syukur.
MAKSIM KERJA SAMA GRICE DALAM PODCAST PANDJI PRAGIWAKSONO DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PERMBELAJARAN BAHASA INDONESIA Retno Cahayaningsih; Erna Megawati; Jatut Yoga Prameswari
Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 13, No 2 (2025): Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/basastra.v13i2.106936

Abstract

kerja sama Grice dan implikasinya terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian berupa maksim kuantitas sebanyak 18 temuan atau setara dengan 40%, maksim kualitas sebanyak 6 temuan atau setara dengan 13%, makism relevansi sebanyak 16 temuan atau setara dengan 36%, dan maksim cara/pelaksanaan sebanyak 5 temuan atau setara dengan 11%. Jadi, dapat disimpulkan bahwa pelanggaran maksim kerja sama Grice yang paling sering ditemui dalam podcast tersebut adalah maksim kuantitas. Adapun secara implikasi dalam pembelajaran bahasa Indonesia, podcast Pandji Pragiwaksono ini relevan digunakan sebagai media dalam menyusun dan mengidentifikasi pokok-pokok isi dan struktur teks diskusi yang didengar dan dibaca khususnya maksim kerja sama Grice.
PEMBELAJARAN MENULIS TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI DI SMP: BAGAIMANA PERSEPSI SISWA? Sumarwati Sumarwati; Laila Fitri Nur Hidayah; Atikah Anindyarini; Slamet Slamet
Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 14, No 1 (2026): Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/basastra.v14i1.110613

Abstract

Melalui menulis teks laporan hasil observasi (LHO) dapat mengembagkan keterampilan  siswa untuk mengamati dan menganalisis data secara objektif, memisahkan fakta dari opini, serta menyajikan informasi yang akurat dan berbasis bukti, namun fakta di lapangan menunjukkan adanya permasalahan dalam pembelajarannya. Salah satunya adalah tidak tercapainya tujuan pembelajaran tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi siswa SMP mengenai pelaksanaan dan tantangan dalam pembelajaran menulis teks LHO. Peneltian dilakukan dengan mixed-method dan pendekatannya adalah studi kasus sehingga ada data kuantitatif dan kualitatif.. Yang menjadi partisipan adalah 200 siswa kelas 8 yang telah mengisi kuesioner yang diakses melalui google form sehingga sampling ditetapkan dengan teknik purposive. Selain melalui angket, pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam. Uji validitas data dilakukan dengan triangulasi metode dan sumber data. Data kuantitatif dianalisis dengan menghitung frekuensi dan persentase. Data kualitatif dianalisis dengan model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas siswa berpendapat pembelajaran menulis teks LHO belum mampu mengembangkan keterampilan siswa dalam mengamati objek, mendeskripsikan objek yang diamati, dan membedakan fakta dan opini. Adapun tantangannya adalah minimnya contoh teks yang dapat memperjelas karakteristik teks LHO dibandingkan teks nonsastra lainnya, belum ada bimbingan menulis, dan kegiatan menulis teks LHO lebih bersifat teoretis. Artinya pembelajaran menulis teks LHO dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia digantikan pembelajaran membaca teks LHO. Temuan ini mengindikasikan perlu dilakukannya kajian mendalam terhadap kinerja guru dalam pembelajaran menulis teks LHO di SMP.