cover
Contact Name
Sumarwati
Contact Email
watik_uns@ymail.com
Phone
+628164272262
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Sebelas Maret, Gd. E lt. 1 Jl. Ir. Sutami 36 A Kentingan Surakarta 57126
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
BASASTRA
ISSN : 23026405     EISSN : 27149765     DOI : -
Core Subject : Education,
Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya is published twice a year in April and October (ISSN 2302-6405) contains scientific articles on language, literature, and its relation to teaching, about linguistics and applied linguistics studies, about the literary studies, and about the literary teaching and learning. The articles are written in both Indonesian and foreign languages. Articles that include the analysis, study, and application of theory, research results, and discussion of the literature.
Articles 155 Documents
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS TEKS PROSEDUR SISWA SMKN 2 DEPOK MENGGUNAKAN METODE GALLERY WALK BERBANTUAN PADLET Hanifa Noor; M. Andi Kurniawan; Marzuanti Indah Lestari
Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 13, No 1 (2025): Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/basastra.v13i1.93837

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya keterampilan siswa SMKN 2 Depok dalam menulis teks prosedur khususnya prosedur kompleks sesuai dengan karakteristik jurusan. Tujuan dari penelitian ini adalah meningkatkan keterampilan menulis teks prosedur kompleks siswa SMKN 2 Depok. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Sampel penelitian adalah kelas XI SIJA berjumlah 36 siswa. Data penelitian diambil dari lembar observasi proses pembelajaran dan tes unjuk kerja keterampilan menulis teks prosedur. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis data kuantitatif dan teknik analisis data kualitatif. Hasil penelitian memperoleh proses pembelajaran menulis teks prosedur kompleks menggunakan metode gallery walk berbantuan media padlet dapat menciptakan suasana belajar yang interaktif dan kolaboratif. Pada siklus I memperoleh rata – rata hasil menulis sebesar 76 denan persentase 42% dan siklus II memperoleh rata – rata hasil menulis sebesar 85,07 dengan persentase 75%. Dari penggunaan metode tersebut adanya peningkatan dalam keterampilan menulis teks prosedur kompleks siswa sebelum dan setelah dilakukan tindakan sebesar 18,07 dengan persentase 21 %.
PENGARUH MODEL SCAFFOLDING BERBANTUAN MEDIA GAMBAR TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS TEKS NARASI SISWA SMP Nur Salsabila; Kembong Daeng; Sakaria Sakaria
Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 13, No 2 (2025): Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/basastra.v13i2.108555

Abstract

Siswa cenderung memandang proses pembelajaran menulis sebagai aktivitas yang sulit dan kurang menarik. Perasaan bosan dan kesulitan yang mereka rasakan tidak sepenuhnya berasal dari dalam diri siswa, melainkan juga dipengaruhi oleh kurang optimalnya kemampuan guru untuk menarik perhatian siswa dalam pembelajaran bahasa Indonesia, khususnya menulis. Guru sebaiknya menerapkan pendekatan pengajaran menarik yang dapat meningkatkan kemampuan menulis mereka. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan adanya pengaruh penerapan model scaffolding berbantuan media gambar terhadap kemampuan menulis teks narasi siswa kelas VII UPT SPF SMP Negeri 27 Makassar. Penelitian ini dikategorikan sebagai penelitian kuantitatif yang menerapkan model pre-eksperimental. Teknik pengambilan sampel yaitu teknik purposive sampling. Populasi sebanyak 365 siswa, dipilih sampel yang terdiri atas 32 siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui tes menulis teks narasi, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial. Hasil uji-t menunjukkan Asymp. Sig (2-tailed) 0,00 < 0,05, artinya penerapan model scaffolding berbantuan media gambar berpengaruh signifikan terhadap kemampuan menulis teks narasi siswa kelas VII UPT SPF SMP Negeri 27 Makassar.
MOTIF PERILAKU FEMINISME TOKOH WU CHAO DALAM NOVEL PUTRI LANGIT KARYA NIGEL CAWTHRONE Rendy Aditya; Susi Andriani; Rizky Wardhani; Azizah Utami Lestari; Dean Alfito Bhairav; Subandi Subandi; Cicik Arista; Muhammad Farhan Masrur
Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 14, No 1 (2026): Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/basastra.v14i1.110315

Abstract

Penelitian difokuskan pada motif perilaku feminisme tokoh utama pada novel Putri Langit karya Nigel Cawthorne. Penelitian ini akan menggunakan kajian motif perilaku feminisme. Data penelitian ini adalah motif perilaku feminisme tokoh yang berupa kata, frasa, klausa, dan kalimat dalam novel Putri Langit karya Nigel Cawthorne. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif, berbentuk kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik baca dan teknik catat dengan empat teknik analisis data, yaitu identifikasi, klasifikasi, analisis dan deskripsi. Hasil penelitian yang telah dilakukan, dari dua puluh kriteria motif perilaku menurut teori motif perilaku dapat diketahui bahwa terdapat empat belas kriteria motif perilaku tokoh utama Wu Chao dalam novel Putri Langit karya Nigel Cawthore. Motif perilaku yang terdapat pada novel Putri Langit karya Nigel Cawthore adalah, perilaku merendah, berprestasi, afiliasi, otonomi, counteraction, pertahanan, hormat, dominasi, eksibis, infavoidance, memberi bantuan, menolak, seks, mengerti. Dari empat belas motif perilaku yang telah dianalisis peneliti, terdapat lima motif perilaku yang mengandung motif perilaku feminisme.
KEBERANIAN TOKOH DRU DALAM NOVEL ANAK DRU DAN KISAH LIMA KERAJAAN KARYA CLARA NG Insyiatul Askiya; U’um Qomariyah
Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 12, No 2 (2024): Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/basastra.v12i2.88677

Abstract

Karya sastra anak, terutama novel, merupakan karya sastra yang mengandung nilai-nilai karakter yang terwujud dalam tokoh anak-anak, seperti keberanian. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tanda-tanda yang mewakili konsep keberanian John Garmo pada tokoh utama dalam novel anak Dru dan Kisah Lima Kerajaan, dan mengeksplanasi makna berdasarkan segitiga makna C.S. Peirce berupa ikon, indeks, dan simbol yang mewakili konsep keberanian tokoh utama novel anak Dru dan Kisah Lima Kerajaan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, dengan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dru memiliki ketiga aspek keberanian.  Dalam aspek ketegasan, tanda-tanda yang diidentifikasi sebagai ikon menunjukkan keputusan Dru untuk bertindak dalam situasi sulit, indeks menggambarkan akibat dari keputusan tegas Dru, dan simbol ketegasan yang terlihat melalui kekuatan fisik Dru. Dalam aspek inisiatif, ikon menunjukkan tindakan Dru yang tanpa dorongan eksternal, indeks menggambarkan hasil dari inisiatif Dru, dan simbol inisiatif yang dilambangkan dengan benda ajaib yang diperoleh Dru. Sementara itu, dalam aspek kegagahan, ikon menggambarkan keberanian Dru dalam menghadapi tantangan besar, indeks menunjukkan akibat dari keberanian Dru, dan simbol kegagahan diwakili dengan penyebutan pahlawan yang diberikan kepada Dru.
PRAKTIK DOMINASI DAN KEKERASAN SIMBOLIK TERHADAP PEREMPUAN DALAM NOVEL PEREMPUAN YANG MENANGIS KEPADA BULAN HITAM KARYA DIAN PURNOMO Nuriyah Hanik Fatikhah
Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 14, No 1 (2026): Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/basastra.v14i1.110800

Abstract

Kekerasan simbolik terhadap perempuan masih menjadi persoalan sosial yang dilegitimasi melalui budaya patriarki dan praktik adat dalam masyarakat. Salah satu representasinya tergambar dalam novel Perempuan yang Menangis kepada Bulan Hitam karya Dian Purnomo yang mengangkat tradisi Kawin Tangkap di Sumba. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis bentuk kekerasan simbolik terhadap perempuan, faktor penyebab terjadinya, serta bentuk perlawanan perempuan dalam novel tersebut berdasarkan perspektif sosiologi Pierre Bourdieu. Penelitian ini menggunakan metode analisis teks kualitatif dengan pendekatan sosiologi sastra Pierre Bourdieu. Sumber data primer berupa novel Perempuan yang Menangis kepada Bulan Hitam terbitan tahun 2021, sedangkan data sekunder diperoleh dari jurnal ilmiah, buku, dan penelitian terdahulu yang relevan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui close reading dengan tahap membaca intensif, menandai, mengklasifikasikan, dan mengodekan data berupa narasi, dialog, serta paragraf yang merepresentasikan kekerasan simbolik. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, kategorisasi berdasarkan konsep habitus, doxa, modal, dan kekerasan simbolik Pierre Bourdieu, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk kekerasan simbolik dalam novel meliputi subordinasi perempuan dalam budaya patriarki, objektifikasi perempuan, paksaan melalui legitimasi adat, dan ancaman dalam relasi keluarga maupun masyarakat. Faktor penyebab kekerasan simbolik dipengaruhi oleh modal ekonomi, modal budaya, dan modal simbolik yang dimiliki tokoh dominan dalam masyarakat adat. Penelitian ini juga menemukan adanya perlawanan perempuan terhadap dominasi patriarki melalui penolakan terhadap perkawinan paksa dan upaya memperoleh keadilan. Temuan penelitian menegaskan bahwa kekerasan simbolik terhadap perempuan berlangsung melalui internalisasi nilai budaya dan legitimasi sosial yang membuat dominasi patriarki terus dipertahankan dalam masyarakat.
UJARAN KEBENCIAN DALAM AKUN INSTAGRAM LAMBETURAHKAWANUA (KAJIAN SEMANTIK) Azizah, Siti Nur; Adhianti, Mimas
Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 12, No 2 (2024): Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/basastra.v12i2.90382

Abstract

Media sosial memungkinkan adanya komunikasi, sosialisasi, dan ekspresi tanpa batas, tetapi mendorong tindakan kejahatan, seperti penghinaan, hasutan, dan provokasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna leksikal dan makna gramatikal pada akun Instagram @lambeturahkawanua, dari hasil analisis makna tersebut dapat menentukan ujaran kebenciannya. Teori semantik digunakan dalam penelitian ini untuk menentukan makna leksikal dan gramatikal dari ujaran kebencian. Metode yang digunakan metode kualitatif deskriptif dengan data penggalan frasa, kata, dan kalimat bersumber pada postingan akun Instagram @lambeturahkawanua dalam jangka waktu postingan 15 Maret – 20 Desember 2024. Teknik pengumpulan data yang digunakan, yakni mengumpulkan data, mengklasifikasi data, dan menyimpan data diperoleh dengan teknik analisis berupa reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data menggunakan teknik triangulasi, yakni triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan triangulasi waktu Adapun hasil penelitian, ujaran kebencian memiliki makna leksikal dan gramatikal. Hasil tersebut menunjukkan bahwa makna leksikal dari kata “diperdaya” berarti dibohongi dan “bansos” bantuan sosial dari pemerintah bagi masyarakat yang membutuhkan, memiliki arti gramatikal bahwa seseorang atau kelompok ekonomi yang kurang mampu dan mudah terpengaruh oleh program bantuan sosial dapat dianggap sebagai ujaran kebencian berupa penghinaan. Singkatnya, ujaran kebencian muncul berbagai bentuk di media sosial (provokasi, ancaman, penghinaan) dan penting dalam menggunakan bahasa yang tepat untuk mencegah penyebaran.
TINDAK TUTUR EKSPRESIF PADA REAKSI VIDEO K-POP DI KANAL YOUTUBE TIM2ONE CHANDRALIOW Arsyita Rahma Fitzgelard; Widya Ristiawati; Trea Inda Aprilova; Tiara Ananta Helma Lia Putri; Miftah Nugroho
Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 12, No 2 (2024): Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/basastra.v12i2.88618

Abstract

The phenomenon of freedom of speech can occur in social media content, both text and video. In video content, for example, on the Youtube application. Freedom of speech and expression can be realized, one of which is through product review video content. One of the content creators who reviews music videos is Chandraliow. Tim2One is a Youtube channel built by Chandra Liow and his colleague, Tommy Lim. This study aims to describe the expressive speech acts found on Chandraliow's Tim2One Youtube channel. This type of research is qualitative research because it aims to understand what phenomena are experienced by the research subjects. The data collection method used in this study is the observation method. The data used in this study are the speech of Chandraliow and his second colleague which contain expressive speech acts. The data source for this study was taken from the music video reaction video on Chandraliow's Youtube channel. Data analysis in this study was carried out using the contextual analysis method. The results of the study found five types of expressive speech acts. The types of speech acts include, praise, thank, welcome, refute, and apologize.
PRAKTIK BILINGUALISME DALAM SINIAR PUELLA ID: KAJIAN SOSIOLINGUISTIK PADA TUTURAN CINTA LAURA DAN MAUDY AYUNDA Intan Savitri; Meli Fauziah
Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 14, No 1 (2026): Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/basastra.v14i1.113065

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk alih kode dan campur kode, faktor penyebab, serta fungsi dan tujuan sosialnya dalam siniar PUELLA ID yang menampilkan Cinta Laura dan Maudy Ayunda sebagai penutur bilingual. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis konten. Data dikumpulkan melalui teknik simak, catat, rekam serta penelitian literatur dengan teknik purposive sampling dari episode terpilih siniar YouTube PUELLA ID. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alih kode ekstern merupakan bentuk yang paling dominan dan terjadi pada tingkat klausa, dengan fungsi mengatur alur wacana, menegaskan ide, dan menyampaikan makna reflektif. Campur kode ditemukan dalam tiga bentuk, yaitu insersi, alternasi, dan leksikalisasi kongruen yang berfungsi membangun kedekatan, gaya ekspresif, dan representasi identitas global. Faktor penyebab alih kode dan campur kode meliputi latar belakang penutur, lawan bicara, situasi komunikasi, pergeseran topik, serta kebutuhan interaksi dalam ruang digital. Selain itu, praktik kebahasaan ini memiliki fungsi sosial seperti memperkuat makna, mengatur interaksi, membangun kedekatan dengan khalayak, serta menyampaikan konsep abstrak dan akademis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa bilingualisme dalam siniar digital merupakan strategi komunikasi yang dipengaruhi oleh konteks sosial, situasional, dan pembentukan identitas penutur di ruang global digital.
CERITA RAKYAT ANAK DURHAKA RAWANG TAKULUAK DARI PROVINSI RIAU DAN PEMANFAATANNYA SEBAGAI BAHAN AJAR SASTRA Ratmiati Ratmiati; Sri Antoni
Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 12, No 2 (2024): Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/basastra.v12i2.83137

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji unsur intrinsik dan nilai pendidikan pada cerita rakyat anak durhaka Rawang Takuluak. Hal ini dilakukan sebagai alternatif bahan pembelajaran sastra di sekolah. Cerita Rakyat umumnya memiliki nilai Pendidikan yang baik untuk dijadikan pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik analisis data yang digunakan adalah Teknik analisis data interaktif oleh Miles dan Huberman yang terdiri atas (1) pengumpulan data, (2) reduksi data, (3) penyajian data, (4) penarikan kesimpulan. Pada tahap pengumpulan data, dilakukan hal-hal berikut: (1) membaca cerita rakyat Rawang Takuluak, (2) menganalisis unsur intrinsik, (3) menyusun bahan ajar, (4) mengajukan beberapa pertanyaan kepada siswa tentang bahan ajar berupa angket. Data yang diperoleh dalam penelitian ini berupa unsur intrinsik yang meliputi: alur, tokoh, latar, tema, dan amanat. Data nilai Pendidikan yang diperoleh dalam penelitian ini adalah (a) memiliki rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, (b) jika memiliki harta yang berlimpah jangan pernah melupakan kedua orangtua. Setelah pengumpulan data melalui angket kepada siswa maka diperoleh jawaban bahwa Cerita rakyat Rawang Takuluak dikategorikan baik dan layak dijadikan alternatif bahan ajar pada pembelajaran apresiasi sastra.
REPRESENTASI TRAUMA KOLEKTIF PADA NOVEL LAUT BERCERITA KARYA LEILA S. CHUDORI: KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA Rofiq Akmal Nuryaningtyas; Sari Khikmatin
Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 13, No 2 (2025): Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/basastra.v13i2.105638

Abstract

Karya sastra menjadi salah satu cerminan sosial dari suatu masyarakat dan alat dokumentasi atas kejadian historis di masyarakat. Salah satu karya sastra yang menggambarkan hal tersebut adalah novel Laut Bercerita karya Leila S. Chudori. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengungkapkan representasi trauma kolektif atas peristiwa yang terjadi selama menjelang masa Reformasi dengan menggunakan pendekatan strukturalisme. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan metode studi pustaka. Data utama dari penelitian ini didapatkan dari teks novel Laut Bercerita, serta data sekunder didapatkan dari jurnal ilmiah dan artikel sejarah. Berdasarkan hasil analisis, novel ini menunjukkan bahwa struktur novel, melalui pembagian alur dua sudut pandang, yaitu aktivis dan keluarga, mencerminkan struktur sosial masyarakat Indonesia pada masa Reformasi. Selain itu, tokoh-tokoh dalam novel juga mewakili pandangan dunia dari kelompok sosial yang mengalami represi negara, baik sebagai korban langsung maupun sebagai keluarga korban.