cover
Contact Name
Sumarwati
Contact Email
watik_uns@ymail.com
Phone
+628164272262
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Sebelas Maret, Gd. E lt. 1 Jl. Ir. Sutami 36 A Kentingan Surakarta 57126
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
BASASTRA
ISSN : 23026405     EISSN : 27149765     DOI : -
Core Subject : Education,
Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya is published twice a year in April and October (ISSN 2302-6405) contains scientific articles on language, literature, and its relation to teaching, about linguistics and applied linguistics studies, about the literary studies, and about the literary teaching and learning. The articles are written in both Indonesian and foreign languages. Articles that include the analysis, study, and application of theory, research results, and discussion of the literature.
Articles 155 Documents
KEPRIBADIAN TOKOH UTAMA DALAM CERPEN MALAM-MALAM PUTIH KARYA FYODOR MIKHAILOVICH DOSTOYEVSKY: TINJAUAN PSIKOLOGI SASTRA Mulyanto, Heru
Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 11, No 2 (2023): Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/basastra.v11i2.74406

Abstract

Karakter para tokoh dalam cerpen memungkinkan menjadi penyebab timbulnya konflik. Penelitian ini untuk mendeskripsikan  kepribadian tokoh utama pada cerpen Malam-Malam Putih karya Fyodor Mikhailovich Dostoyevsky. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kondisi psikis dan kepribadian “aku” berdasarkan teori Carl G. Jung dan tipe kepribadian tokoh "aku" berdasarkan teori Hippocrates. Penelitian ini merupakan studi psikologi sastra dengan metode kualitatif deskriptif. Yang menjadi sumber data adalah kutipan-kutipan dialog antartokoh dari cerpen Malam-Malam Putih karya Fyodor Mikhailovich Dostoyevsky. Pengumpulan data dilakukan dengan metode simak dan metode catat. Pembahasan berfokus pada kondisi psikologis tokoh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa utama cerita pendek Malam-Malam Putih memiliki karakter introvert  dan sedang mengalami depresi menurut teori Jung. Adapun menurut teori hippocrates, narator tanpa nama berkepribadian plegmatis
DIKSI SEBAGAI STRATEGI ESTETIS DALAM SASTRA TULIS MODERN INDONESIA: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Sukainah Ibnata Imran; Hendra Taufik
Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 14, No 1 (2026): Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/basastra.v14i1.109918

Abstract

Diksi merupakan unsur stilistika yang memegang peran penting dalam membangun kualitas estetis dan daya tarik pembaca dalam karya sastra tulis modern. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara sistematis bagaimana diksi berfungsi sebagai strategi estetis dalam meningkatkan keterlibatan emosional dan pengalaman pembacaan sastra kontemporer Indonesia. Melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR), sebanyak 42 artikel awal diidentifikasi, kemudian diseleksi menjadi 14 artikel relevan terbitan 2021–2025 untuk dianalisis menggunakan metode meta-sintesis kualitatif. Data dikumpulkan melalui penelusuran basis data akademik seperti Google Scholar, SINTA, dan Portal Garuda, kemudian dianalisis melalui tahapan identifikasi, penyaringan, kelayakan, dan sintesis tematik. Hasil penelitian menunjukkan adanya lima strategi diksi dominan dalam sastra tulis modern, yaitu diksi vulgar, metafora alam, diksi reflektif, diksi konotatif, dan repetisi. Diksi vulgar berfungsi memperkuat realisme sosial dan empati pembaca, metafora alam membangun kedalaman makna filosofis, diksi reflektif menciptakan efek psikologis yang melankolis dan introspektif, diksi konotatif menghadirkan ambiguitas dan multiinterpretasi, serta repetisi memperkuat ritme dan intensitas emosional teks. Temuan ini menegaskan bahwa diksi bukan sekadar pilihan kata, melainkan instrumen estetis yang berperan strategis dalam membangun daya tarik pembaca dan identitas linguistik pengarang. Penelitian ini berkontribusi secara teoretis terhadap pengembangan kajian stilistika sastra Indonesia dan secara metodologis menunjukkan relevansi pendekatan SLR dalam penelitian bahasa dan sastra.
ANALISIS BERITA PEMBUNUHAN TERHADAP PEREMPUAN DALAM RUMAH TANGGA MENGGUNAKAN PENDEKATAN SARA MILLS Shinta Firdayani; Nova Dwi Wulandari; Angga Trio Sanjaya
Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 12, No 2 (2024): Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/basastra.v12i2.90846

Abstract

Sepanjang tahun 2024, berita mengenai kasus pembunuhan dalam rumah tangga marak terjadi. Hal yang perlu disoroti dalam kasus-kasus tersebut mengarah pada korban pembunuhan yang semuanya adalah istri. Berdasarkan masalah tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis posisi istri dalam kasus pembunuhan di rumah tangga menggunakan pendekatan Sara Mills. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan analisis wacana kritis model Sara Mills. Metode pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan metode simak dengan teknik dasar sadap. Selain itu, dalam proses pengumpulan data penelitian ini, juga menggunakan teknik lanjutan berupa simak bebas libat cakap dan teknik catat. Peneliti menggunakan analisis wacana kritis (AWK) dengan pendekatan Sara Mills untuk menganalisis data yang didapat. Peneliti hendak mengetahui posisi subjek-objek, serta posisi pembaca dan penulis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari keempat berita yang telah disajikan, posisi subjek ditempati oleh pelaku pembunuhan, sedangkan posisi objek diisi oleh korban yang merupakan istri pelaku. Selanjutnya, penulis memposisikan pembaca dalam perspektif pelaku karena pelaku dalam teks berita tersebut menjadi narrator tunggal yang dengan leluasa mendefinisikan objeknya. 
WUJUD MODERASI BERAGAMA PADA TUMPENG PUNGKUR SEBAGAI TRADISI KEMATIAN DI KABUPATEN BOYOLALI: KAJIAN GASTRONOMI SASTRA Mulyawati, Ika Martanti
Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 12, No 1 (2024): Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/basastra.v12i1.84884

Abstract

Kemunculan tumpeng pungkur hanya ada saat tradisi kematian di Kabupaten Boyolali, diidentikkan dengan pergantian kehidupan dari hidup ke mati. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang makna tumpeng pungkur dengan kajian gastronomi sastra di Kabupaten Boyolali. Kualitatif deskripstif adalah jenis penelitian ini dengan teknik pengumpulan data dengan menggunakan teknik menyimak dan catat. Teknik analisis data menggunaan model interaktif. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya wujud kerukunan, gotong royong, dan pengharapan dalam tumpeng pungkur yang muncul dalam tradisi Sortanahan.  Makna tumpeng yang berbentuk kerucut, dibelah, dan diposisikan saling membelakangi memiliki arti bahwa kehidupan antara yang hidup dan yang mati sudah berbeda. Tumpeng pungkur yang masih dilestarikan oleh masyarakat di Kabupaten Boyolali memiliki makna yang sangat dalam berhubungan dengan pengharapan, doa, dan pengampunan dari Allah swt. Makanan atau kuliner yang muncul karena tradisi kesripahan (Sortanahan) ini memiliki beberapa pelengkap yang juga hadir. Pelengkap tumpeng pungkur ini adalah sego golong, sego asahan, pancenan, ancak, ingkung dan kembang setaman. Tradisi kesripahan ini yang didalamnya terdapat tumpeng pungkur merupakan bagian dari sastra lisan yang dikaji dengan ilmu gastronomi sastra menghasilkan beberapa perspekstif makanan ditinjau dari tradisi lokal yang harus dilestarikan.
OBSESI PEREMPUAN TERHADAP MAKEUP PADA LIRIK LAGU “VARIASI PINK” KARYA JASON RANTI ANALISIS WACANA KRITIS Murti Tri Utami; Angga Trio Sanjaya
Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 13, No 2 (2025): Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/basastra.v13i2.100357

Abstract

Abstrak: Reprentasi kecantikan yang kompleks membuat semakin banyak perempuan yang terobsesi  pada penggunaan makeup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui obsesi perempuan pada penampilan fisik (makup) dalam lirik lagu Variasi Pink karya Jason Ranti. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan wacana kritis Sara Mills. Sumber data berupa lirik lagu Variasi Pink karya Jason Ranti. Data diperoleh melalui kanal platfom digital Spotify. Data berupa lirik lagu yang dianalisis menggunakan perspektif Sara Mills. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan metode Simak dan teknik lanjutan catat lalu menggunakan metode padan jenis referensial sebagai metode analisis data dengan teknik penyajian hasil analisis data yang digunakan yakni teknik informal.  Hasil penelitian ditemukan obsesi perempuan terhadap makeup pada empat data yang ditemukan serta  dijelaskan melalui posisi subjek-objek, di antaranya yakni subjek adalah laki-laki, objek adalah perempuan dan posisi pembaca berupa interaksi subjek dengan pembaca menggunakan kata “malaikatku” sebagai gambaran kekasih yang digunakan penulis untuk menyapa pendengar atau pembaca. Sementara reprentasi  gender yang terdapat pada lirik lagu “Variasi pink” yakni pandangan penampilan atau  kecantikan perempuan yang harus sempurna, pada teks ini digambarkan melalui pasangan laki-laki dan perempuan. Namun pada lirik lagu ini penulis berusaha untuk mengkeritik mengenai penampilan perempuan tersebut.Abstract: The complex representation of beauty makes more and more women obsessed with the use of makeup. This research aims to find out women's obsession with physical appearance (make up) in the lyrics of the song Variation Pink by Jason Ranti. This research uses a qualitative method with Sara Mills' critical discourse approach. The data source is the lyrics of Jason Ranti's song Variasi Pink. The data was obtained through the Spotify digital platform channel. Data in the form of song lyrics are analyzed using Sara Mills' perspective. The data collection technique uses the Simak method and the advanced technique of Note and then uses the referential type of parsing method as a data analysis method with the technique of presenting the results of data analysis used, namely informal techniques.  The results of the study found women's obsession with makeup in the four data found and explained through the subject-object position, including the subject is male, the object is female and the position of the reader in the form of the subject's interaction with the reader using the word “my angel” as a description of the lover used by the author to address the listener or reader. While the gender representation contained in the lyrics of the song “Variation pink” is the view of the appearance or beauty of women who must be perfect, in this text it is described through male and female couples. However, in the lyrics of this song, the author tries to criticize the woman's appearance.
TINDAK TUTUR ILOKUSI PADA VIDEO YOUTUBE PAGELARAN BUDAYA ISLAM|CAK NUN DAN KIAIKANJENG Viridian, Refano Juang; Sumarwati, Sumarwati; Wardani, Nugraheni Eko; Tuan, Nguyen Thanh
Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 12, No 1 (2024): Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/basastra.v12i1.83643

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk tindak tutur ilokusi pada tayangan video YouTube Pagelaran Budaya Islam|Cak Nun & KiaiKanjeng dari kanal CakNun.com. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis isi. Sumber data digunakan berupa tayangan video YouTube Pagelaran Budaya Islam|Cak Nun & KiaiKanjeng. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu analisis dokumen. Validitas data menggunakan triangulasi teori dan triangulasi sumber data. Analisis data menggunakan analisis padan. Data yang digunakan berupa dialog yang diujarkan oleh penutur maupun mitra tutur dalam video Pagelaran Budaya Islam|Cak Nun & KiaiKanjeng. Hasil penelitian menunjukkan data tindak tutur ilokusi berupa (1) asertif, (2) direktif, (3) komisif, (4) ekspresif, (5) deklaratif. Masing-masing tuturan memiliki persentase berurutan dari yang paling dominan berupa tuturan asertif sebesar 41,06%, direktif sebesar 35,2%, komisif sebesar 5,33%, ekspresif sebesar 9,33%, dan deklaratif sebesar 9,06%. Dapat disimpulkan bahwa tindak tutur ilokusi yang terdapat pada video Pagelaran Budaya Islam|Cak Nun & KiaiKanjeng ada lima jenis yaitu asertif, direktif, komisif, ekspresif, dan deklaratif.
KESALAHAN BERBAHASA TATARAN SINTAKSIS PADA BERITA DARING LAMAN JEJAK PERSEPSI KATEGORI NEWS EDISI Retno Fauziah; Seli Maylani Azahra; Sasi Rahmadini; Ulfah Nur’Aini Aprilia; Memet Sudaryanto
Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 13, No 2 (2025): Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/basastra.v13i2.104837

Abstract

Penelitian ini untuk mengkaji bentuk-bentuk kesalahan sintaksis yang terdapat pada berita daring laman Jejak Persepsi kategori news edisi Oktober—November 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis isi, serta teknik pengumpulan data simak dan catat. Data berupa kalimat-kalimat yang mengandung kesalahan sintaksis pada berita daring laman Jejak Persepsi kategori news edisi Oktober—November 2024. dianalisis menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan berdasarkan teori Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 25 data kesalahan sintaksis yang diklasifikasikan ke dalam enam kategori, yaitu: kata tidak baku (3 data), kesalahan frasa dan preposisi (6 data), kohesi (2 data), koherensi (1 data), kalimat ambigu (1 data), dan kalimat tidak efektif (12 data). Jenis kesalahan paling dominan adalah kalimat tidak efektif yang mengindikasikan belum optimalnya penguasaan efisiensi struktur kalimat dalam penulisan berita. Temuan ini menunjukkan bahwa masih diperlukan peningkatan kompetensi kebahasaan, khususnya dalam tataran sintaksis untuk meningkatkan kualitas dan kejelasan informasi dalam berita daring.  
DEIKSIS DALAM NOVEL IBUK KARYA IWAN SETYAWAN SEBAGAI MATERI AJAR BAHASA INDONESIA DI SMA Murthofiah Dewi Maringga; Nugraheni Eko Wardani; Edy Suryanto; Nguyen Thanh Tuan
Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 12, No 2 (2024): Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/basastra.v12i2.76940

Abstract

Deiksis merupakan suatu kajian pragmatik yang memiliki peranan penting dalam penggunaan bahasa, baik dalam tulisan maupun lisan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan fungsi deiksis dalam novel Ibuk karya Iwan Setyawa serta pemanfaatan hasil analisis sebagai materi ajar bahasa dan sastra Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan sumber data yaitu novel Ibuk karya Iwan Setyawan dan informan yaitu guru mapel bahasa Indonesia. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan analisis dokumen. Untuk menguji validitas data dilakukan triangulasi teori dan sumber data. Hasil penelitian sebagai berikut ini. Ada empat bentuk deiksis dalam novel Ibuk, yaitu data deiksis persona, tempat, waktu, dan sosial. Bentuk deiksis yang dominan yaitu deiksis persona karena novel Ibuk menggunakan sudut pandang orang pertama sebagai pelaku utama. Fungsi deiksis dalam novel Ibuk, yaitu fungsi ideasional, interpersonal, dan tekstural. Fungsi yang dominan adalah fungsi ideasional sebagai petutur yang ditandai dengan pemakaian diksi “aku”. Pemanfaatan analisis hasil deiksis sebagai materi ajar teks cerpen karena selain sebagai inovasi, peserta didik dapat memahami konteks makna kalimat guna menunjang proses produksi.
KAJIAN EKOKRITIK DALAM NOVEL SOKOLA RIMBA KARYA BUTET MANURUNG DAN RELEVANSINYA DENGAN PEMBELAJARAN SASTRA DI SMA Febriyanti, Noreka Elisabeth; Zulianto, Sugit; Setiawan, Budhi
Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 11, No 2 (2023): Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/basastra.v11i2.72483

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan ran sastra di SMA. Penelitian ini dilakukan dengan metode  kualitatif dengan menggunakan pendekatan ekokritik sastra. Sumber datanya  adalah novel Sokola Rimba dan informan. Teknik pengumpulan data yang diterapkan adalah analisis dokuemna  dan wawancara. Uji validitas data dilakukan dengan menggunakan triangulasi teori dan sumber data. Teknik analisis data menggunakan model analisis mengalir. Hasil penelitian ekokritik pada novel Sokola Rimba disimpulkan hal-hal berikut. Pertama, bentuk ekokritik yang ditemukan dalam novel tersebut terbagi menjadi tiga, yaitu bentuk kritik hutan belantara (wilderness) berjumlah 32 data, kritik pencemaran (pollution) berjumlah 7 data, dan kritik binatang (animals) berjumlah 3 data. Kedua, novel Sokola Rimba karya Butet Manurung dapat dimanfaatkan untuk  pembelajaran sastra di SMA karena telah memenuhi empat aspek kelayakan novel untuk dijadikan bahan pembelajaran. Di samping itu, novel tersebut memuat bentuk ekokritik yang dapat meningkatkan daya berpikir kritis peserta didik terhadap permasalahan yang dihadapi terutama permasalahan ekologi. Selain itu, novel tersebut mengandung nilai-nilai moral seperti nilai peduli lingkungan yang dapat diteladani dan diterapkan dalam kehidupan konkret, serta dapat menumbuhkan rasa cinta dan peduli terhadap kelestarian alam. 
PENGGUNAAN CAMPUR KODE WARGANET PADA AKUN TIKTOK @SABRINACHAIRUNNISA_: KAJIAN KUALITATIF DESKRIPTIF Aidah Mustikarani; Dini Restiyanti Pratiwi
Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 13, No 1 (2025): Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/basastra.v13i2.97728

Abstract

Campur kode sering kali dijumpai pada media sosial TikTok oleh pengguna TikTok di Indonesia, yakni mencampur bahasa Indonesia dengan bahasa Inggris atau mencampur Bahasa Indonesia dengan bahasa daerah. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan jenis dan bentuk campur kode yang digunakan warganet dalam kolom komentar akun tiktok @Sabrinachairunnisa_. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan metode analisis. Data berupa kata atau frasa pada kolom komentar media sosial TikTok akun @sabrinachairunnisa_ yang mengandung campur kode. Sumber data penelitian ini yaitu kolom komentar tiktok @Sabrinachairunnisa_. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik catat. Penelitian ini mengggunakan analisis data yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 3 bentuk campur kode yakni (a) penyisipan unsur berwujud kata, (b) penyisipan unsur berwujud frasa, (c) penyisipan unsur berwujud klausa. Kemudian terdapat 2 jenis campur kode, yakni inner (campur kode ke dalam) dan outer (campur kode ke luar).