cover
Contact Name
Nur Fitriani
Contact Email
nurfitriani090492@gmail.com
Phone
081615946594
Journal Mail Official
wawansj96@gmail.com
Editorial Address
Jln. Panglima Sudirman no 08 Kartoharjo Kec. Kartoharjo Kota Madiun Prov. Jawa Timur
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
El Wahdah : Jurnal Pendidikan
ISSN : 27757277     EISSN : 30891035     DOI : 10.35888
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran, merupakan jurnal yang dikelola oleh Lembaga Penelitian STAI Nahdhatul Ulama Madiun, terbit dua kali dalam setahun, Juni dan Desember. Jurnal El Wahdah juga merupakan media diskusi ilmiah dan menampung penelitian-penelitian yang kreatif dan inovatif untuk kemajuan di bidang pendidikan dan pengajaran.
Articles 73 Documents
Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Anak Usia Dini Dalam Pembelajaran Sains Sederhana Susdarwati
EL WAHDAH Vol. 6 No. 1 (2025): Juni
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35888/elwahdah.v6i1.6291

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk: 1) mendeskripsikan gambaran umum kemampuan berpikir kritis anak usia dini dalam pembelajaran sains sederhana, 2) mengidentifikasi perbedaan kemampuan berpikir kritis berdasarkan karakteristik gender dalam pembelajaran sains sederhana pada anak usia dini, dan 3) mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung dan menghambat perkembangan kemampuan berpikir kritis anak usia dini dalam pembelajaran sains sederhana. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif analitis. Penelitian dilaksanakan di TK Dharma Wanita Gentong, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur dengan subjek penelitian ini adalah anak-anak kelompok B (usia 5-6 tahun) di TK Dharma Wanita Gentong yang berjumlah 20 anak, terdiri dari 8 anak laki-laki dan 12 anak perempuan. Teknik pengumpulan data yaitu observasi partisipatif, wawancara mendalam dan dokumentasi, dan catatan Lapangan. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan model analisis interaktif dari Miles dan Huberman yang terdiri dari tiga komponen utama: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa:1) kemampuan berpikir kritis anak usia dini dalam pembelajaran sains sederhana menunjukkan perkembangan yang positif dengan 65% anak berada pada kategori Berkembang, kemampuan membangun keterampilan dasar (observasi) menunjukkan perkembangan terbaik (95%), sedangkan kemampuan mengatur strategi dan taktik paling menantang (20%); 2) perbedaan gender untuk Anak perempuan lebih unggul dalam komunikasi dan ekspresi, sementara anak laki-laki lebih baik dalam aspek praktis dan manipulasi objek eksperimen,dan 3) faktor pendukung meliputi penggunaan bahan konkret, pertanyaan terbuka guru, waktu eksplorasi cukup, lingkungan kondusif, dan dukungan teman sebaya serta faktor penghambat mencakup keterbatasan waktu, jumlah anak per kelas besar, variasi bahan terbatas, teknik bertanya guru belum optimal, dan kurangnya dukungan orang tua.
Integralisme Pendidikan Islam Sebagai Fondasi Etika Digital dalam Era Society 5.0 Yakup
EL WAHDAH Vol. 6 No. 1 (2025): Juni
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35888/elwahdah.v6i1.6293

Abstract

Peningkatan penggunaan teknologi digital menyebabkan problematika baru bermunculan, sebut saja masalah cybercrime, cyberbullying, ujar kebencian, sikap individualis dan banyak lagi. Kita sering kali mengalami kehilangan orientasi moral disaat terjadinya perkembangan teknologi yang pesat. Oleh karena itu diskursus etika harus menjadi bagian penting dari pendidikan di era modern agar manusia tetap dapat memegang prinsip-prinsip moral di tengah arus perubahan teknolog. Oleh karena itu, pendidikan Islam menjadi penting sebagai fondasi etika digital di era society 5.0. Artikel ilmiah ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode pengumpulan data berbasis studi kepustakaan atau penelitian pustaka (library research). peneliti melakukan pengumpulan data dengan membaca, menganalisis dan menyimpulkan data dari beragam sumber refrensi yang relevan dengan topik penelitian, baik dari buku, jurnal ilmiah serta berbagai literatur lainnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tantangan etika digital di era society 5.0 tidak terlepas dari penggunaan teknologi seperti pelanggaran privasi, bocornya data-data diri diruang digital, penyebaran bertia hoaks, kesenjangan sosial, serta penyebaran ujaran kebencian adalah bentuk dari tantangan etika diera digital. Pendidikan Islam sangat penting untuk diintegrasikan sebab mengandung nilai aqidah, akhlak, syariah, dan ibadah yang akan membentuk karakter peserta didik. Strategi implementasi untuk mengintegrasikan pendidikan Islam melalui konsep integral-holistik, keragaman model, metode dan pendekatan integrated (terpadu).
Pembelajaran Matematika pada Anak Usia Dini (Studi Kasus di RA Al Qomariyah Sareng Geger Madiun) Prianto, Heri
EL WAHDAH Vol. 6 No. 1 (2025): Juni
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35888/elwahdah.v6i1.6294

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembelajaran matematika pada anak usia dini di RA Al Qomariyah Sareng, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Fokus penelitian meliputi metode pembelajaran yang digunakan, media pembelajaran, serta respon anak terhadap kegiatan matematika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran matematika di RA Al Qomariyah dilaksanakan melalui pendekatan tematik dan kontekstual dengan metode bermain sambil belajar, demonstrasi, bercerita, dan tanya jawab. Media yang digunakan bersifat konkret dan variatif, seperti balok angka, kartu bentuk, lagu berhitung, serta benda-benda sekitar. Anak-anak menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti kegiatan, meskipun terdapat perbedaan tingkat pemahaman antar individu. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa pembelajaran matematika telah disesuaikan dengan karakteristik anak usia dini, namun tetap diperlukan peningkatan dalam pengembangan media dan pelatihan guru.
Integrasi Nilai-Nilai Islam dalam Pengajaran Bahasa Arab di Lembaga Pendidikan Islam (Kajian Literatur) Nur Fadly Hermawan; Kuswoyo
EL WAHDAH Vol. 6 No. 1 (2025): Juni
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35888/elwahdah.v6i1.6295

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menelaah integrasi nilai-nilai Islam dalam pengajaran bahasa Arab di lembaga pendidikan Islam melalui pendekatan kajian literatur. Bahasa Arab sebagai bahasa Al-Qur’an memiliki posisi strategis tidak hanya sebagai sarana komunikasi, tetapi juga sebagai medium internalisasi nilai-nilai keislaman. Kajian ini mengidentifikasi bahwa pembelajaran bahasa Arab yang hanya berfokus pada aspek linguistik belum optimal dalam membentuk karakter siswa. Dengan menganalisis berbagai sumber ilmiah, penelitian ini mengungkap model integrasi nilai melalui kurikulum, bahan ajar, metode pembelajaran, dan peran guru. Hambatan utama seperti minimnya pelatihan guru berbasis nilai, kurangnya media ajar yang relevan, dan rendahnya sinergi antar mata pelajaran menjadi tantangan tersendiri. Kajian ini menawarkan berbagai strategi penguatan seperti reformasi kurikulum, kolaborasi guru, dan pengembangan bahan ajar berbasis kisah Islami untuk mendukung pengajaran bahasa Arab yang bermuatan nilai. Hasil kajian ini diharapkan dapat menjadi rujukan dalam mengembangkan pendidikan Islam yang holistik dan berorientasi pada pembentukan karakter.
Analisis Pemberian Pekerjaan Rumah (PR) untuk Mengatasi Hambatan Pembelajaran Anak Usia Dini dalam Transisi ke SD/MI di Kelompok B RA Dewi Masithoh Sumberejo Geger Madiun Ummu Habibah; Sri Shilia P.P.
EL WAHDAH Vol. 6 No. 1 (2025): Juni
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35888/elwahdah.v6i1.6296

Abstract

Transisi dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) ke jenjang Sekolah Dasar (SD) atau Madrasah Ibtidaiyah (MI) kerap menimbulkan berbagai hambatan pembelajaran bagi anak, seperti kesulitan beradaptasi dengan rutinitas baru, tuntutan akademik, dan kurangnya kemandirian belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemberian Pekerjaan Rumah (PR) sebagai strategi dalam mengatasi hambatan pembelajaran selama masa transisi di Kelompok B RA Dewi Masithoh, Sumberejo, Geger, Madiun. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian PR yang terarah, khususnya dalam kemampuan menulis dan berhitung, serta disesuaikan dengan tahap perkembangan anak, mampu meningkatkan kesiapan belajar dan kemandirian peserta didik. Efektivitas PR sangat bergantung pada keterlibatan orang tua dalam mendampingi anak di rumah. Dengan demikian, pemberian PR secara terencana dan kolaboratif menjadi strategi efektif dalam menjembatani proses transisi anak usia dini menuju pendidikan dasar yang lebih formal.
Digitalisasi Pendidikan Islam di Perguruan Tinggi: Analisis Literatur Tentang Efektifitas Pembelajaran Daring Ali Masykur
EL WAHDAH Vol. 6 No. 1 (2025): Juni
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35888/elwahdah.v6i1.6319

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah mendorong percepatan digitalisasi dalam pendidikan tinggi Islam, terutama dalam pelaksanaan pembelajaran daring. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pembelajaran daring di perguruan tinggi Islam melalui pendekatan kualitatif dengan metode kajian pustaka. Data dikumpulkan dari berbagai literatur ilmiah yang relevan dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir dan dianalisis menggunakan teknik analisis isi. Hasil kajian menunjukkan bahwa efektivitas pembelajaran daring tidak hanya bergantung pada aspek teknologi, tetapi juga kesiapan sumber daya manusia, integrasi nilai-nilai keislaman dalam kurikulum, serta interaksi yang bermakna antara dosen dan mahasiswa. Strategi seperti peningkatan literasi digital, blended learning, mentoring spiritual daring, serta kurikulum adaptif bernilai Islam merupakan pendekatan yang direkomendasikan. Penelitian ini menekankan pentingnya transformasi digital yang tidak menghilangkan ruh pendidikan Islam dan tetap menjunjung maqashid syariah dalam proses pembelajarannya.
Peningkatan Kemampuan SAINS melalui Kegiatan Pencampuran Warna pada Anak Usia 5-6 Tahun Susdarwati
EL WAHDAH Vol. 5 No. 1 (2024): Juni
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35888/elwahdah.v5i1.6148

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan kemampuan sains melalui kegiatan pencampuran warna pada anak usia dini usia 5-6 tahun. Jenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang bersifat kolaboratif yaitu peneliti bekerjasama dengan guru kelas dalam pelaksanaan penelitian subjek penelitian ini adalah anak Kelompok B TK Aisyah Kuniran Ngawi yang terdiri dari 6 anak laki- laki dan 9 anak perempuan. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kemampuan sains melalui kegiatan pencampuran warna pada anak usia dini 5-6 tahun di TK Aisyah Kuniran Ngawi. Kriteria Berkembang Sesuai Harapan (BSH) dan Berkembangn Sangat Baik (BSB) pada kondisi pra siklus mencapai 13%, siklus I meningkat menjadi 46% dan siklus II mencapai 74%. Aspek kemampuan sains yang mengalami peningkatan meliputi kemampuan mengamati (observasi), kemampuan mengelompokkan (klasifikasi), kemampuan memprediksi, dan kemampuan mengkomunikasikan hasil percobaan.
Perguruan Tinggi Keagamaan Islam dan Era Society 5.0; Tantangan dan Peluang Dosen PTKI dalam Membentuk Kompetensi 4C ABAD 21 Dikalangan Mahasiswa Yakup
EL WAHDAH Vol. 5 No. 2 (2024): Desember
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35888/elwahdah.v5i2.6242

Abstract

Perguruan tinggi Islam memiliki tanggung jawab krusial dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul dalam bidang agama Islam, namun juga kompetensi yang dibutuhkan abad 21. Agar dapat menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi abad 21 yang dikenal dengan 4C, yaitu keterampilan berpikir kreatif (creative thinking), berpikir kritis dan pemecahan masalah (critical thinking and problem solving), berkomunikasi (communication), dan berkolaborasi (collaboration), maka perguruan tinggi keagamaan Islam (PTKI) seyogyanya melakukan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta bersikap adaptif. Tujuan dari artikel ilmiah ini adalah untuk mengetahui tantangan dan peluang dosen PTKI dalam membentuk kompetensi 4 C abad 21 dikalangan mahasiswa. Artikel ilmiah ini menggunakan metode penelitian pendekatan kualitatif dengan metode pengumpulan data berbasis studi kepustakaan atau penelitian pustaka (library research). Pengumpulan data dilakukan dengan membaca dan menganalisis refrensi pustaka, membaca dan mencatat serta mengolah bahan refrensi atau pustaka baik dari buku, prosiding ilmiah, atau jurnal-jurnal ilmiah yang relvan. Hasil analisis dari berbagai refrensi menunjukkan bahwa Beberapa perubahan yang dilakukan oleh PTKI dalam upaya menghadapi era society 5.0 adalah dengan melakukan reintegrasi ilmu antara ilmu-ilmu agama dengan ilmu-ilmu umum dan signifikansi transformasi kelembagaan dari status institut menjadi universitas. Selanjutnya, hambatan dosen PTKI dalam membentuk kompetensi 4 C abad 21 yaitu terdiri dari faktor internal berasal dari SDM dosen dan mahasiswa dan eksternal berasal dari ketersediaan sarana dan prasarana terutama dalam bidang teknologi. Sedangkan peluang dosen PTKI dalam membentuk komptensi 4 C adanya transformasi signifikan status IAIN menjadi UIN, sehingaa membuka peluang besar untuk mengintegrasikan ilmu agama Islam dengan ilmu-ilmu umum.
Taḥlīl al-Mawād al-Dirāsiyyah fī Kitāb al-Lughah al-‘Arabiyyah li-Ṭullāb al-Madrasah al-‘Āliyyah ‘alā Asās al-Manhaj al-Dirāsī 2013 Nur Fitriani
EL WAHDAH Vol. 5 No. 2 (2024): Desember
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35888/elwahdah.v5i2.6243

Abstract

Penelitian ini berfokus pada materi pembelajaran bahasa Arab dari aspek Maharotul Istima’ dan Maharotul Kalam. Dua keterampilan tersebut merupakan dasar dalam pengajaran bahasa apapun. Karena bahasa adalah apa yang didengar dan diucapkan.Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kesesuaian materi Maharotul Istima’ dan Maharotul Kalam pada buku pembelajaran Bahasa Arab yang berbasis Kurikulum 2013 di kelas X SMA dengan teori yang telah ada. Peneliti menggunakan metode Library Research dalam pendekatan penelitian kualitatif dan peneliti menggunakan metode Conten Analysis dalam metode analisis data. Diantara hasil penelitiannya: Aspek keterampilan menyimak (Maharotul Istima’) pada materi di buku pembelajaran Bahasa Arab untuk siswa SMA kelas X berdasarkan kurikulum 2013 sudah sesuai dengan teori kecuali pada unsur keempat. Aspek keterampilan berbicara (Maharotul Kalam) pada materi di buku pembelajaran Bahasa Arab untuk siswa SMA kelas X berdasarkan kurikulum 2013 sudah sesuai dengan teori kecuali pada unsur kedua,unsur keempat, dan unsur kelima. Oleh karena itu, penulis harus mengadaptasi dan melengkapi isi materi menyimak dan berbicara yang tidak sesuai dengan teori yang telah ditetapkan agar buku pendidikan ini menjadi baik.
Faktor Penyebab Kesulitan Belajar Matematika Pokok Bahasan Penjumlahan pada Siswa Kelas I MI Al Hikam Kecamatan Geger Kabupaten Madiun Tahun Pelajaran 2024/2025 Heri Prianto
EL WAHDAH Vol. 5 No. 2 (2024): Desember
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35888/elwahdah.v5i2.6246

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab kesulitan belajar matematika pokok bahasan penjumlahan. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas I MI Al Hikam tahun pelajaran 2024/2025. Pendekatan penelitian yang diterapkan adalah penelitian deskriptif-kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi langsung, wawancara, dan dokumentasi. Peneliti menganalisis data menggunakan analisis data kualitatif melalui data reduksi, data display, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor internal yang menjadi penyebab kesulitan belajar Matematika adalah: (1) siswa belum menguasai prosedur penjumlahan bilangan dengan cara menyimpan bilangan; (2) siswa kesulitan menempatkan bilangan pada penjumlahan bersusun; (3) siswa mempunyai miskonsepsi pada operasi yang melibatkan bilangan nol; dan (4) siswa mengalami kesulitan dalam memahami cerita. Faktor eksternal yang menjadi penyebab kesulitan belajar Matematika adalah: (1) guru menerapkan metode pembelajaran yang kurang variatif; (2) guru kurang variatif dalam memberikan soal; dan (3) guru kurang mengkaitkan materi pembelajaran dengan konteks riil.