cover
Contact Name
Nurul Fatonah
Contact Email
nurulfatonah1@gmail.com
Phone
082118190799
Journal Mail Official
nurulfatonah1@gmail.com
Editorial Address
Kp. Citamiang RT 03 RW 09 Desa Pasirwaru Kecamatan Blubur Limbangan
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Cahaya Edukasi
Published by Cahaya Smart Nusantara
ISSN : -     EISSN : 30899168     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
This journal focuses on publishing research and community service results in the field of education. It aims to provide a platform for academics, researchers, and practitioners to share innovative ideas, scientific findings, and best practices that contribute to the development of education at all levels. The journal welcomes manuscripts covering a wide array of topics, including teaching methods, curriculum development, contextual learning, character education, cultural values, and the integration of 21st-century skills in educational practices. Special attention is given to research on inclusive education, strategies for students with special needs, STEAM-based learning, and the use of technology to enhance the learning experience. In addition, the journal encourages studies on educational policy, governance, and management to address challenges and provide solutions for improving education systems. Articles may also explore the role of social and cultural dimensions in education, innovative approaches in higher education pedagogy, and the implementation of technology-driven teaching models. By covering these diverse areas, the journal seeks to bridge gaps between theory and practice, fostering collaboration and knowledge exchange among stakeholders in the education sector.
Articles 258 Documents
TRANSFORMASI MUSTAHIK MENJADI MUZAKKI MELALUI ZAKAT PRODUKTIF SEBAGAI UPAYA PENGENTASAN KEMISKINAN DALAM PERSPEKTIF EKONOMI PEMBANGUNAN ISLAM Suci Adelia Dalimunthe; Ira Maya Sari Siregar
Jurnal Cahaya Edukasi Vol 3 No 2 (2026): Jurnal Cahaya Edukasi
Publisher : Cahaya Smart Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63863/jce.v3i2.355

Abstract

Kemiskinan masih menjadi persoalan utama dalam pembangunan ekonomi, khususnya di negara berkembang, termasuk Indonesia. Dalam perspektif ekonomi pembangunan Islam, kemiskinan tidak hanya dipahami sebagai ketidakmampuan memenuhi kebutuhan material, tetapi juga berkaitan dengan keterbatasan akses terhadap pendidikan, kesehatan, kesempatan ekonomi, dan kesejahteraan sosial. Islam menghadirkan zakat sebagai instrumen distribusi kekayaan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat untuk mengurangi kesenjangan sosial serta meningkatkan kesejahteraan umat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi mustahik menjadi muzakki melalui zakat produktif sebagai upaya pengentasan kemiskinan dalam perspektif ekonomi pembangunan Islam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi literatur (library research). Data diperoleh melalui berbagai sumber ilmiah, seperti jurnal nasional dan internasional, buku, laporan lembaga zakat, serta data statistik resmi yang relevan dengan tema penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif dengan pendekatan content analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa zakat produktif memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesejahteraan mustahik melalui bantuan modal usaha, pelatihan keterampilan, pendampingan usaha, dan pengembangan usaha produktif. Program zakat produktif mampu meningkatkan produktivitas ekonomi, pendapatan, serta kemandirian mustahik sehingga mendorong terjadinya transformasi mustahik menjadi muzakki. Selain berdampak terhadap peningkatan ekonomi masyarakat, zakat produktif juga berkontribusi terhadap pengurangan kesenjangan sosial dan pembangunan ekonomi berkelanjutan. Namun, implementasi zakat produktif masih menghadapi berbagai tantangan, seperti rendahnya kualitas sumber daya manusia, lemahnya pendampingan usaha, dan belum optimalnya pengelolaan zakat berbasis teknologi. Oleh karena itu, optimalisasi pengelolaan zakat produktif diperlukan agar mampu mendukung pembangunan ekonomi Islam yang inklusif dan berkeadilan.
EVALUASI KEBIJAKAN PENGOLAHAN  TATA NASKAH DINAS ELEKTRONIK (TNDE) DI BIRO ADMINISTRASI PEMBANGUNAN SEKRETARIAT DAERAH PROVINSI JAWA TIMUR Wahyu Dwi Wahana Safaat; Weni Rosdiana
Jurnal Cahaya Edukasi Vol 3 No 2 (2026): Jurnal Cahaya Edukasi
Publisher : Cahaya Smart Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63863/jce.v3i2.356

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis evaluasi kebijakan pengelolaan aplikasi Tata Naskah Dinas Elektronik (TNDE) di Biro Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh upaya pemerintah dalam mewujudkan transformasi digital administrasi pemerintahan melalui penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teori evaluasi kebijakan William N. Dunn yang meliputi indikator efektivitas, efisiensi, kecukupan, pemerataan, responsivitas, dan ketepatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi aplikasi TNDE memberikan kontribusi positif terhadap percepatan proses administrasi persuratan, kemudahan temu kembali arsip, pengurangan penggunaan kertas, serta peningkatan ketertiban administrasi. Namun demikian, implementasi aplikasi TNDE belum berjalan secara optimal karena masih ditemukan beberapa kendala, antara lain belum meratanya pemahaman pegawai terhadap fitur aplikasi, masih adanya pelaksanaan administrasi secara manual, keterbatasan pelatihan teknis, serta belum tersedianya standar operasional prosedur khusus terkait pengelolaan arsip elektronik berbasis TNDE. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penerapan aplikasi TNDE di Biro Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur telah berjalan cukup baik, tetapi masih memerlukan peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan literasi digital, serta penyusunan standar operasional prosedur guna mendukung optimalisasi administrasi persuratan elektronik
Partisipasi Santri Putri Dalam Majelis Taklim Dan Dampaknya Terhadap Kehidupan Sosial Di Pondok Pesantren Jogonegoro Sulis Mutmainah; Muh Hanif
Jurnal Cahaya Edukasi Vol 3 No 2 (2026): Jurnal Cahaya Edukasi
Publisher : Cahaya Smart Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63863/jce.v3i2.357

Abstract

Majelis taklim sebagai forum pendidikan agama nonformal di lingkungan pondok pesantren memiliki peran strategis tidak hanya dalam transmisi ilmu agama, tetapi juga dalam pembentukan karakter sosial santri. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji partisipasi santri putri dalam majelis taklim di Pondok Pesantren Jogonegoro serta dampaknya terhadap kehidupan sosial mereka, khususnya dalam aspek internalisasi adab, konstruksi identitas sosial, dan harmonisasi tradisi dengan transformasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi dan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui triangulasi metode yang meliputi wawancara mendalam dengan santri putri, pengurus majelis taklim, dan ustazah, observasi lapangan pada tanggal 6 Mei 2026, serta studi dokumentasi. Analisis data dilakukan secara induktif menggunakan model analisis interaktif dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan tiga temuan utama: pertama, terdapat dialektika dinamis antara kebebasan berpendapat dan internalisasi adab, di mana santri putri mengembangkan strategi komunikasi alternatif yang adaptif seperti bertanya dalam kemasan klarifikasi, diskusi informal, dan ungkapan tertulis sebagai wujud kecerdasan sosial; kedua, santri putri mengonstruksi identitas sosial mereka di atas perpaduan antara ketajaman berpikir kritis dan keluhuran budi pekerti, menjadikan mereka aktor sosial aktif yang bernegosiasi dengan struktur normatif pesantren; ketiga, partisipasi dalam majelis taklim menghasilkan harmonisasi antara tradisi dan transformasi yang memperkuat kohesi sosial. Penelitian menyimpulkan bahwa majelis taklim berfungsi sebagai ruang pembentukan karakter sekaligus arena negosiasi identitas santri putri yang dinamis dan transformatif. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengkaji perbandingan lintas pesantren guna memperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai variasi dampak majelis taklim terhadap kehidupan sosial santri putri.   Kata kunci Majelis taklim, Santri putri, Pondok pesantren, Identitas sosial, Internalisasi adab
Implementasi Tata Kelola Sampah Rumah Tangga di Desa Kedungturi Kecamatan Taman Kabupaten Sidoarjo Muchammad Ardian Dwi Saputra
Jurnal Cahaya Edukasi Vol 3 No 2 (2026): Jurnal Cahaya Edukasi
Publisher : Cahaya Smart Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63863/jce.v3i2.358

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya implementasi kebijakan pengelolaan sampah rumah tangga meskipun telah diterapkan Peraturan Bupati Sidoarjo Nomor 71 Tahun 2019. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pelaksanaan kebijakan dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung serta menghambat dengan menggunakan teori implementasi kebijakan Van Meter dan Van Horn. Metode yang digunakan yaitu kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Lokasi penelitian dilakukan di Desa Kedungturi Kecamatan Taman Kabupaten Sidoarjo. Subjek penelitian meliputi perangkat desa, pengelola TPST, dan masyarakat. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan kebijakan belum berjalan optimal, yang ditandai dengan belum meratanya pemilahan sampah di tingkat rumah tangga, masih adanya praktik pembakaran sampah, serta keterbatasan sumber daya. Faktor pendukung meliputi kejelasan regulasi, keberadaan TPST, tenaga operasional, iuran masyarakat, jadwal pengangkutan yang teratur, kejelasan struktur organisasi, komunikasi yang efktif, dukungan para pelaksana, dan meningkatnya kesadaran masyarakat. Sementara itu, faktor penghambat meliputi belum rendahnya cakupan pelayanan, keterbatasan tenaga kerja dan anggaran, belum tersedianya fasilitas pengolahan yang memadai, belum adanya SOP serta masih rendahnya pemanfaatan sampah sebagai sumber ekonomi. Saran yang diberikan yaitu melakukan sosialisasi rutin kepada warga yang masih mencampur sampah, meningkatkan anggaran, menyediakan bank sampah di seluruh wilayah desa, menyediakan pelatihan kepada masyarakat, mengoptimalkan penerapan 3R, mendorong program pemilahan sampah dengan melibatkan masyarakat, menyusun SOP, meningkatkan kesadaran dengan berpartisipasi aktif dan membayar iuran.
Model-Model Pembelajaran Pendidikan KewarganegaraanSebagai Pendidikan Nilai Moral Di Sekolah Dasar Adam Suryo Laksono; Essy Fauziah; Arifin Ilham; Risma Devi Cahyaningrum; Alpadira Putri Ari Dhani; Sri Suwartini
Jurnal Cahaya Edukasi Vol 3 No 2 (2026): Jurnal Cahaya Edukasi
Publisher : Cahaya Smart Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63863/jce.v3i2.361

Abstract

Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) di Sekolah Dasar memiliki peran strategis dalam membentuk moral dan karakter siswa. Namun, implementasi pembelajaran PKn sebagai pendidikan nilai moral masih menghadapi berbagai tantangan, terutama terkait pemilihan model pembelajaran yang tepat. Artikel ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis berbagai model pembelajaran PKn yang efektif untuk pendidikan nilai moral di SD, serta mendeskripsikan implementasinya. Artikel ini disusun menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan menganalisis berbagai sumber relevan berupa buku, jurnal ilmiah, skripsi, dan dokumen kebijakan yang membahas pembelajaran PKn, pendidikan moral, dan model-model pembelajaran di SD. Hasil kajian menunjukkan bahwa terdapat delapan model pembelajaran yang efektif untuk PKn sebagai pendidikan nilai moral di SD: Value Clarification Technique (VCT), Paradigma Pedagogi Reflektif (PPR), Role Playing, Cognitive Moral (Dilema Moral), Inkuiri, Kontekstual (CTL), Pembelajaran Berbasis Portofolio, dan Pembelajaran Kooperatif. Setiap model memiliki karakteristik dan keunggulan tersendiri sesuai dengan topik dan jenjang kelas. Keberhasilan implementasi sangat bergantung pada peran guru sebagai teladan, fasilitator, dan perancang pembelajaran, serta didukung oleh sinergi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat. Artikel ini terbatas pada kajian teoretis, belum didukung oleh data empiris lapangan. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menguji efektivitas masing-masing model secara komparatif di konteks SD yang beragam. Hasil kajian ini dapat menjadi panduan bagi guru SD, kepala sekolah, dan pengambil kebijakan dalam memilih dan mengimplementasikan model pembelajaran PKn yang tepat untuk menanamkan nilai-nilai moral pada siswa. Artikel ini menyajikan sintesis komprehensif dari berbagai model pembelajaran PKn untuk pendidikan nilai moral di SD yang selama ini tersebar dalam berbagai sumber, disertai dengan panduan implementasi praktis.
Nilai-Nilai Budaya dalam Tradisi Knduri Sko Pada Masyarakat Desa Tebing Tinggi Kabupaten Kerinci Aizya Flora; Siti Enik Mukhoiyaroh Bambang; Nazurty Nazurty
Jurnal Cahaya Edukasi Vol 3 No 2 (2026): Jurnal Cahaya Edukasi
Publisher : Cahaya Smart Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63863/jce.v3i2.364

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengkaji nilai-nilai budaya yang terdapat dalam tradisi Kenduri Sko pada masyarakat Desa Tebing Tinggi, Kecamatan Siulak Mukai Kabupaten kerinci Provinsi Jambi. Tradisi tersebut merupakan bagian dari warisan adat yang masih dilestarikan dan memiliki peran strategis dalam memperkuat identitas budaya serta kohesi sosial masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatifPengumpulan data dilakukan melalui teknik observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi dengan melibatkan tokoh adat, tokoh masyarakat, serta warga sebagai informan. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Kenduri Sko mengandung berbagai nilai budaya, seperti gotong royong, musyawarah, solidaritas, penghormatan terhadap leluhur, serta nilai religius. Nilai-nilai tersebut tercermin dalam setiap rangkaian pelaksanaan tradisi dan berfungsi dalam mempererat hubungan sosial serta mempertahankan keberlangsungan adat istiadat. Namun demikian, perkembangan globalisasi dan modernisasi menjadi tantangan tersendiri bagi keberlanjutan tradisi ini, terutama di kalangan generasi muda.
Analisis Hubungan Game Online Free Fire Terhadap Sikap Kerjasama Dan Berpikir Kritis Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Revi Oki Setiawan; Dede Hadiansah; Piyantina Rukmini
Jurnal Cahaya Edukasi Vol 3 No 2 (2026): Jurnal Cahaya Edukasi
Publisher : Cahaya Smart Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63863/jce.v3i2.366

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah memberikan berbagai bentuk hiburan yang mudah diakses oleh anak-anak, salah satunya game online Free Fire. Permainan ini tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga berpotensi memengaruhi perkembangan sosial dan kognitif siswa sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan game online Free Fire terhadap sikap kerjasama dan berpikir kritis siswa kelas IV sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional ex post facto. Populasi penelitian berjumlah 383 siswa dan sampel sebanyak 37 siswa kelas IV yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan angket. Analisis data dilakukan melalui uji validitas, reliabilitas, statistik deskriptif, dan korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara intensitas bermain game online Free Fire dengan sikap kerjasama siswa. Selain itu, ditemukan pula hubungan yang signifikan antara game online Free Fire dengan kemampuan berpikir kritis siswa. Temuan ini menunjukkan bahwa aktivitas bermain Free Fire dapat memberikan pengalaman kolaboratif dan pengambilan keputusan yang berkontribusi terhadap pengembangan keterampilan sosial serta kemampuan berpikir kritis siswa. Meskipun demikian, pengawasan dari orang tua dan guru tetap diperlukan agar aktivitas bermain tidak dilakukan secara berlebihan. Kata Kunci: game online, Free Fire, sikap kerjasama, berpikir kritis, sekolah dasar.
Strategi Pembelajaran Nilai Moral Di Sekolah Dasar Bunga Salshabila; Galuh Putri Permatasari; Rosid Sidiq Abdillah; Syahid Reshaf Chotib; Celvy Agnesia; Sri Suwartini
Jurnal Cahaya Edukasi Vol 3 No 2 (2026): Jurnal Cahaya Edukasi
Publisher : Cahaya Smart Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63863/jce.v3i2.370

Abstract

Dengan memanfaatkan literatur ilmiah yang telah diterbitkan selama sepuluh tahun terakhir, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara sistematis berbagai pendekatan untuk mengajarkan nilai moral di sekolah dasar. Penelitian ini menganalisis artikel jurnal ilmiah terindeks nasional dan internasional dari tahun 2015 hingga 2025, serta buku dan dokumen kebijakan terkait. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif dalam penelitian lembaga pustaka. Kajian menemukan enam strategi utama untuk belajar: pertama, kebiasaan dan keteladanan, kedua, teknik penjelasan nilai (VCT), ketiga, pembelajaran berbasis kognitif moral; keempat, pembelajaran berbasis proyek dan masalah, dan kelima, pembelajaran sosial emosional (SEL). Studi juga menemukan bahwa nilai moral diintegrasikan dalam pembelajaran tematik dan lintas mata pelajaran.Setiap pendekatan memiliki fitur, keuntungan, dan kesulitan implementasi yang unik. Menurut penelitian ini, keberhasilan pembelajaran nilai moral di sekolah dasar sangat dipengaruhi oleh kombinasi strategi yang berbeda yang dapat disesuaikan dengan situasi, usia, dan kebutuhan peserta didik. Selain itu, pembelajaran ini didukung oleh kolaborasi orang tua dan komitmen seluruh warga sekolah.Selanjutnya dibahas implikasi teoritis dan praktif. 
MANAJEMEN KOMPONEN SATUAN PENDIDIKAN: KURIKULUM DAN PEMBELAJARAN Muhammad Subhan Fauzi; Abdurrohman Abdurrohman; Muhammad
Jurnal Cahaya Edukasi Vol 3 No 2 (2026): Jurnal Cahaya Edukasi
Publisher : Cahaya Smart Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63863/jce.v3i2.371

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam implementasi manajemen komponen satuan pendidikan, khususnya dalam ranah kurikulum dan pembelajaran di institusi pendidikan Islam di Indonesia. Dengan fokus pada bagaimana satuan pendidikan mengelola komponen kurikulum mulai dari perancangan, pengembangan, hingga evaluasi, serta bagaimana proses pembelajaran diintegrasikan secara efektif, studi ini berupaya mengidentifikasi praktik terbaik dan tantangan yang dihadapi. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan analisis dokumen pada beberapa satuan pendidikan yang dipilih secara purposif. Hasil utama penelitian menunjukkan bahwa manajemen kurikulum yang efektif sangat bergantung pada kepemimpinan instruksional yang kuat, kolaborasi antar guru, serta adaptasi kurikulum yang responsif terhadap kebutuhan siswa dan konteks lokal. Selain itu, pembelajaran yang inovatif dan berpusat pada siswa terbukti meningkatkan motivasi dan hasil belajar. Namun, terdapat kendala seperti keterbatasan sumber daya, kurangnya pelatihan guru yang berkelanjutan, dan kesenjangan pemahaman terhadap filosofi kurikulum. Kesimpulan dari studi ini menegaskan bahwa manajemen kurikulum dan pembelajaran yang terintegrasi dan strategis merupakan kunci utama dalam mencapai kualitas pendidikan yang optimal di satuan pendidikan. Kata Kunci: manajemen, kualitas pendidikan, institusi Islam
EFEKTIVITAS METODE TIKRAR TERHADAP HAFALAN AL-QUR'AN MURID DI PKBM ABU DZAR TANGERANG SELATAN Fitri Mujahidah; Agus Darwanto
Jurnal Cahaya Edukasi Vol 3 No 2 (2026): Jurnal Cahaya Edukasi
Publisher : Cahaya Smart Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63863/jce.v3i2.372

Abstract

Hafalan merupakan kemampuan krusial dalam pendidikan agama yang menuntut penguasaan teks secara tepat. Di efektivitasPKBM Abu Dzar Tangerang Selatan, murid menghadapi kesulitan mempertahankan konsistensi hafalan karena metode pembelajaran yang kurang efektif. Metode Tikrar yang memanfaatkan pengulangan terstruktur dipandang potensial untuk mengatasi permasalahan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat hafalan murid sebelum dan sesudah menggunakan metode Tikrar, efektivitasnya, serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian menggunakan mixed methods dengan desain sekuensial eksploratoris, melibatkan 10 murid dan 3 guru tahfidz. Data kualitatif dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Data kuantitatif diperoleh dari dokumentasi nilai tahfidz enam kelas pada dua periode waktu, dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji ANOVA. Hasil menunjukkan bahwa sebelum penerapan metode Tikrar, murid mengalami hafalan mudah lupa, kelancaran rendah, dan kesulitan muroja'ah. Setelah penerapan, terjadi perbaikan signifikan pada ketahanan hafalan, kelancaran bacaan, dan kemudahan muroja'ah. Secara kuantitatif, terdapat peningkatan nilai rata-rata 3,67 poin (dari 89,83 menjadi 93,5) dengan signifikansi statistik F-hitung (9,098) > F-tabel (4,965) dan p-value (0,013) < α (0,05). Efektivitas metode Tikrar ditentukan oleh konsistensi pengulangan 5-20 kali, integrasi sistem sabqi-muroja’ah, serta bimbingan guru dan dukungan sebaya. Metode Tikrar terbukti efektif meningkatkan hafalan murid di PKBM Abu Dzar Tangerang Selatan.