cover
Contact Name
Nurul Fatonah
Contact Email
nurulfatonah1@gmail.com
Phone
082118190799
Journal Mail Official
nurulfatonah1@gmail.com
Editorial Address
Kp. Citamiang RT 03 RW 09 Desa Pasirwaru Kecamatan Blubur Limbangan
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Cahaya Edukasi
Published by Cahaya Smart Nusantara
ISSN : -     EISSN : 30899168     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
This journal focuses on publishing research and community service results in the field of education. It aims to provide a platform for academics, researchers, and practitioners to share innovative ideas, scientific findings, and best practices that contribute to the development of education at all levels. The journal welcomes manuscripts covering a wide array of topics, including teaching methods, curriculum development, contextual learning, character education, cultural values, and the integration of 21st-century skills in educational practices. Special attention is given to research on inclusive education, strategies for students with special needs, STEAM-based learning, and the use of technology to enhance the learning experience. In addition, the journal encourages studies on educational policy, governance, and management to address challenges and provide solutions for improving education systems. Articles may also explore the role of social and cultural dimensions in education, innovative approaches in higher education pedagogy, and the implementation of technology-driven teaching models. By covering these diverse areas, the journal seeks to bridge gaps between theory and practice, fostering collaboration and knowledge exchange among stakeholders in the education sector.
Articles 219 Documents
Efektivitas Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD Berbantuan Media Audio Visual Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Pada Pembelajaran PKn Kelas V SD Negeri Kamal 02 Agung; Isfatiyah, Nurul
Jurnal Cahaya Edukasi Vol 3 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Cahaya Smart Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63863/jce.v3i1.327

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar peserta didik dan kurang adanya motivasi belajar peserta didik pada mata pelajaran PKn yang disebabkan karena pembelajaran masih berpusat pada guru (teacher center). Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan hasil belajar adalah dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) berbantuan media audio visual. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran kooperatif tipe STAD berbantuan media powerpoint berbasis audio visual terhadap hasil belajar PKn peserta didik kelas V SD Negeri Kamal 02. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen dan desain one group pretest–posttest. Subjek penelitian berjumlah 22 peserta didik. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes, observasi, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data meliputi uji normalitas dan uji hipotesis menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pretest peserta didik sebesar 61,36, kemudian terjadi peningkatan pada nilai rata-rata posttest menjadi 89,32. Berdasarkan hasil uji t, diperoleh nilai thitung sebesar 10,255 dengan nilai ttabel sebesar 2,086, sehingga thitung > ttabel dan H₀ ditolak serta Ha diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe STAD berbantuan media powerpoint berbasis audio visual efektif dalam meningkatkan hasil belajar PKn peserta didik kelas V SD Negeri Kamal 02.  
Analisis Kesiapan Guru Matematika SMP Dalam Mengimplementasikan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) Sudrajat
Jurnal Cahaya Edukasi Vol 3 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Cahaya Smart Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63863/jce.v3i1.245

Abstract

Penerapan pembelajaran mendalam (deep learning) dalam pendidikan menuntut kesiapan guru, khususnya dalam mengembangkan strategi pembelajaran yang mendorong pemahaman konseptual, refleksi, dan keterkaitan pengetahuan dengan konteks nyata. Namun, belum semua guru memiliki kapasitas yang memadai untuk mengimplementasikan pendekatan ini secara efektif di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan guru matematika dalam mengimplementasikan pembelajaran mendalam (deep learning). Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif deskriptif dengan teknik purposive sampling, melibatkan sembilan guru matematika sebagai responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mengukur sepuluh indikator kesiapan guru dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa kesiapan guru matematika dalam mengimplementasikan pembelajaran mendalam berada pada kategori “sering”, dengan nilai rata-rata keseluruhan sebesar 77,7%. Aspek kesiapan yang memperoleh nilai tertinggi adalah pada pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran, yaitu sebesar 89%, sedangkan partisipasi guru dalam pelatihan terkait pembelajaran mendalam menunjukkan angka terendah, yakni 56%. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun mayoritas guru telah memiliki tingkat kesiapan yang relatif baik dalam sejumlah indikator, masih terdapat kebutuhan mendesak untuk memperkuat aspek pelatihan dan pengembangan profesional. Upaya tersebut diperlukan guna mendukung penerapan pembelajaran mendalam secara lebih konsisten dan efektif. Oleh karena itu, hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi pijakan dalam perumusan kebijakan dan pengembangan program pelatihan yang bersifat kontekstual, berkelanjutan, dan responsif terhadap kebutuhan guru di lapangan.
Pengembangan Video Animasi Berbasis Kearifan Lokal untuk Meningkatkan Keterampilan Menyimak Siswa Sekolah Dasar Ai Efa Fadilah; Ai Efa fadilah, Ai Efa Fadilah
Jurnal Cahaya Edukasi Vol 3 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Cahaya Smart Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63863/jce.v3i1.319

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan serta mengetahui kelayakan dan efektivitas media video animasi berbasis kearifan lokal dalam meningkatkan keterampilan menyimak siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SDN Karyamekar. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui lembar validasi ahli media dan tes keterampilan menyimak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media video animasi berbasis kearifan lokal dinyatakan sangat layak berdasarkan hasil validasi ahli media. Implementasi media dalam pembelajaran Bahasa Indonesia menunjukkan adanya peningkatan keterampilan menyimak siswa dibandingkan sebelum penggunaan media. Media video animasi berbasis kearifan lokal efektif digunakan dalam pembelajaran karena mampu meningkatkan fokus, motivasi belajar, serta pemahaman siswa terhadap materi simakan. Oleh karena itu, media yang dikembangkan dapat dijadikan sebagai alternatif media pembelajaran inovatif untuk mendukung peningkatan keterampilan menyimak siswa sekolah dasar.
PENGEMBANGAN DIFERENSIASI KONTEN DALAM PEMBELAJARAN IPS UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS V SDIT AL BAYYINAH munawaroh, hilma; ropatul, hilma
Jurnal Cahaya Edukasi Vol 3 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Cahaya Smart Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63863/jce.v3i1.323

Abstract

Penelitian ini membahas tantangan dalam pendidikan ilmu sosial di tingkat sekolah dasar, khususnya di kelas 5 SDIT Al Bayyinah, di mana metode pengajaran  yang seragam dan materi yang tidak kontekstual menghambat perkembangan keterampilan berpikir kritis siswa. Kurangnya variasi materi dan dukungan yang terbatas untuk gaya belajar yang beragam menyebabkan siswa menjadi kurang aktif dan kesulitan dalam menganalisis serta menarik kesimpulan dari informasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar pendidikan sejarah yang efektif dan praktis dengan pendekatan diferensiasi konten guna meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa. Metode yang digunakan adalah Penelitian Desain dan Pengembangan (D&D), yang meliputi tahap identifikasi masalah, desain awal (desain prototipe), pengembangan, implementasi, evaluasi, dan revisi. Bahan ajar dikembangkan dalam format digital menggunakan platform Canva, dengan mempertimbangkan gaya belajar visual, auditif, dan kinestetik siswa. Hasil validasi ahli menunjukkan bahwa bahan ajar tersebut dinilai “Sangat Layak” (87,14%) dan “Cukup Layak” (80,00%), dengan rekomendasi perbaikan untuk memperkuat konten dan struktur penyajian. Uji coba terbatas menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan berpikir kritis siswa, dengan skor rata-rata post-test meningkat dari 55 menjadi 87, dan skor N-Gain sebesar 0,737 (kategori tinggi), hasil effect size juga senilai 2,397 yang termasuk kategori besar. Tanggapan siswa terhadap bahan ajar ini juga sangat positif (90%), menunjukkan tingkat antusiasme dan motivasi yang tinggi. Dengan demikian, pengembangan diferensiasi konten dalam pendidikan ilmu sosial telah terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa, meskipun pengembangan lebih lanjut masih diperlukan untuk optimalisasi.
Pengaruh Model Pembelajaran Visuaization, Auditory, Kinestetic VAK Terhadap Hasi Belajar Siswa Kelas 3 SDN Banyuajuh 2 Rizky Khanifah, Zairor; Rozie, Fachrur; Zairor Rizky Khanifah, Zairor Rizky Khanifah
Jurnal Cahaya Edukasi Vol 3 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Cahaya Smart Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63863/jce.v3i1.326

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh modelpembelajaran Visualization, Auditory, Kinestetic (VAK) terhadaphasil belajar siswa kelas III SDN Banyuajuh 2. Latar belakangpenelitian menunjukkan bahwa rendahnya hasil belajar siswadisebabkan oleh proses pembelajaran yang masih bersifatkonvensional (ceramah) sehingga siswa cenderung pasif dan bosan.Data awal menunjukkan hanya 20% siswa yang mencapai KKM.Model VAK dipilih karena mampu mengakomodasi keragamangaya belajar siswa melalui stimulasi visual, auditori, dan kinestetiksecara terpadu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatifdengan desain True Experimental Design jenis Pretest-PosttestControl Group Design. Subjek penelitian terdiri dari 39 siswa yangterbagi menjadi kelas eksperimen (III-A) dan kelas kontrol (III-B).Instrumen penelitian meliputi tes hasil belajar kognitif, lembarobservasi aktivitas siswa, dan wawancara. Data dianalisis melaluiuji normalitas (Shapiro-Wilk), uji homogenitas (Levene’s Test), danuji hipotesis menggunakan Independent Sample T-test. Hasilpenelitian menunjukkan nilai rata-rata posttest kelas eksperimen(85,40) lebih tinggi secara signifikan dibandingkan kelas kontrol(58,58). Hasil uji-t menunjukkan nilai sig. (2-tailed) 0,000 < 0,05dan $t_{hitung}$ 8,053 > $t_{tabel}$ 2,026. Dengan demikian,dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran VAK berpengaruhsignifikan terhadap peningkatan hasil belajar siswa kelas III SDNBanyuajuh 2.
Analisis Berpikir Spasial Siswa Kelas 5 SDN Jimbaran Kulon Ditinjau Dari Pendekatan Imajistik Dalam Menyelesaikan Masalah Geometri Dr. INDAH SETYO WARDHANI, S.Pd., M.Pd., Dr. INDAH SETYO WARDHANI, S.Pd., M.Pd.; Hudan, Ach. Hudan Al Fikri
Jurnal Cahaya Edukasi Vol 3 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Cahaya Smart Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63863/jce.v3i1.329

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Keterampilan Berpikir Spasial Siswa Kelas 5 Ditinjau Dari Pendekatan Imajistik Dalam Menyelesaikan Masalah Geometri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah 3 siswa kelas 5 SD yang akan dipilih berdasarkan kategori kemampuan akademik tinggi, sedang, dan rendah. Teknik pengumpulan data melalui dokumentasi hasil tes dan wawancara. data dianalisis berdasarkan tahapan berpikir spasial yaitu mengkodekan karakteristik objek spasial, membayangkan dan manipulasi objek spasial serta merepresentasikan objek spasial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masing-masing subjek mampu mengidentifikasi karakteristik pada objek namun masih terdapat subjek yang mengalami hambatan signifikan dalam menyelesaikan persoalan terkait representasi spasial objek. Keterbatasan ini diperparah oleh kurangnya ketelitian dalam menyajikan representasi visual, sehingga proses konstruksi pemahaman subjek terhadap objek spasial belum optimal. Berdasarkan temuan komprehensif tersebut, dapat disimpulkan bahwa hasil dari penelitian terkait berpikir spasial siswa kelas 5 ditinjau dari pendekatan imajistik dalam menyelesaikan masalah geometri tergolong kategori rendah.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI KONTEN DALAM KETERLIBATAN BELAJAR PESERTA DIDIK Dwi Saraswati, Risma; Akbar, Septian; Latif, Abdul; Taryudi, Taryudi; Rosinta Agustin, Risca; Gunawan, Iman; Herdiana Abdurahman, Nana; Yanuarsari, Revita
Jurnal Cahaya Edukasi Vol 3 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Cahaya Smart Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63863/jce.v3i1.330

Abstract

Kesenjangan keterlibatan belajar peserta didik masih menjadi permasalahan yang sering ditemui dalam proses pembelajaran di kelas. Sebagian peserta didik menunjukkan keterlibatan belajar yang aktif, sementara sebagian lainnya cenderung pasif akibat perbedaan kebutuhan, kesiapan, dan kemampuan belajar yang belum sepenuhnya terakomodasi dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pembelajaran berdiferensiasi konten dalam meningkatkan keterlibatan belajar peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi pembelajaran, wawancara dengan guru dan peserta didik, serta studi dokumentasi terhadap perangkat pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran berdiferensiasi konten mampu memberikan kesempatan belajar yang setara bagi seluruh peserta didik sesuai dengan kebutuhan dan kemampuannya. Selain itu, pendekatan ini berkontribusi dalam meningkatkan keterlibatan belajar peserta didik secara lebih merata, baik dari aspek perilaku, emosional, maupun kognitif.  
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA EDUCANDY TERHADAP HIGH ORDER THINKING SKILLS MATA PELAJARAN IPAS KELAS III SEKOLAH DASAR Yulina Ismiyanti; Firdhaus Layla Dewandharu
Jurnal Cahaya Edukasi Vol 3 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Cahaya Smart Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63863/jce.v3i1.333

Abstract

Pendidikan dasar memiliki peran penting dalam membentuk kemampuan intelektual dan karakter peserta didik, termasuk kemampuan berpikir tingkat tinggi atau Higher Order Thinking Skills (HOTS). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model Problem Based Learning (PBL) berbantuan media Educandy terhadap kemampuan HOTS siswa kelas III pada mata pelajaran IPAS di SD Negeri 1 Mrisi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Pre-Experimental One-Group Pretest-Posttest, melibatkan 20 siswa sebagai sampel. Data dikumpulkan melalui tes HOTS berupa pretest dan posttest, kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas Shapiro–Wilk dan Paired Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan kemampuan HOTS siswa setelah penerapan PBL berbantuan media Educandy , dengan nilai rata-rata pretest 55,05 meningkat menjadi 80,95 pada posttest, serta nilai signifikansi uji T < 0,001. Analisis indikator HOTS menunjukkan peningkatan terbesar pada kemampuan menganalisis, sedangkan kemampuan mencipta memerlukan penguatan lebih lanjut. Temuan ini menunjukkan bahwa PBL yang dikombinasikan dengan media interaktif berbasis permainan mampu meningkatkan motivasi, keterlibatan, dan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa, sehingga pembelajaran menjadi lebih aktif, bermakna, dan kontekstual. Penelitian ini memberikan bukti empiris bahwa pemanfaatan model PBL berbantuan media Educandy efektif dalam mengembangkan HOTS peserta didik pada mata pelajaran IPAS di sekolah dasar.
Representasi Nilai Feminisme Liberal Dalam Novel Gadis Kretek Karya Ratih Kumala Ananda, Khori; Soviana Devi, Wika
Jurnal Cahaya Edukasi Vol 3 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Cahaya Smart Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63863/jce.v3i1.334

Abstract

Karya sastra yang mempunyai peranan penting salah satunya adalah novel. Novel mempunyai peran yang sejajar sama penting dengan ilmu lainnya. Sastra menggunakan bahasa sebagai alat komunikasi. Karya sastra mengandung pesan moral yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam kehidupan sosial, permasalahan perempuan sering terjadi dengan berbagai jenis masalah yang berbeda-beda di Indonesia. Melalui media massa maupun media sosial, kasus-kasus kekerasan dan ketidakadilan yang dialami perempuan kerap dibicarakan. Oleh karena itu, feminisme hadir sebagai bentuk tuntutan terhadap hak-haknya untuk memperjuangkan eksistensinya di dalam Masyarakat. Feminisme liberal adalah cabang feminisme yang menekankan kesetaraan hak laki-laki dengan perempuan, terutama dalam hal kebebasan individu, pekerjaan, hukum, dan pendidikan. Salah satu tokoh yang memperjuangkan kesetaraan adalah Dasiyah, Jeng yah digambarkan sebagai perempuan cerdas dan tangguh, yang berani melawan anggapan bahwa perempuan hanya boleh di ranah domestik.  Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana gambaran sikap dan perilaku tokoh dalam novel Gadis Kretek Karya Ratih Kumala dengan pendekatan feminisme liberal.