cover
Contact Name
Isrida Yul Arifiana
Contact Email
isrida@untag-sby.ac.id
Phone
08113542006
Journal Mail Official
jiwauntag1745@untag-sby.ac.id
Editorial Address
JIWA: Indonesian Journal of Psychology Fakultas Psikologi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya Jl. Semolowaru No. 45 Surabaya Telp. 0315990029
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
JIWA:Jurnal Psikologi Indonesia
ISSN : -     EISSN : 30319897     DOI : https://doi.org/10.30996/jiwa.v3i01
Core Subject : Social,
Jiwa: Jurnal Psikologi Indonesia accepts manuscript research results in the fields of educational psychology, developmental psychology, industrial psychology, Social Psychology and clinical psychology, but not limited to: Personality and Learning Learning Interventions Teaching Strategies Education of Children with Special Needs Education of Gifted Children Counseling in Education Development of Children, Adolescents, Adults, and the Elderly Developmental Problems Parenting Strategies Quality of Life Personality Disorder Behavior Modification Counseling and Psychotherapy Psychosis Disorders Psychological Intervention
Articles 271 Documents
Problematic Social Media Use (PSMU) dan Body Dissatisfaction pada Wanita Pasca Melahirkan Febrianti, Shinta Adi; Saragih, Sahat; Ariyanto, Eko April
JIWA: Jurnal Psikologi Indonesia Vol. 3 No. 02 (2025): Juni
Publisher : Faculty of Psychology Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jiwa.v3i02.12775

Abstract

Mempunyai bentuk tubuh yang sempurna merupakan impian bagi semua wanita. Karena dalam pandangan sosial, tubuh yang sempurna atau ideal sering dikaitkan dengan kecantikan. Oleh karena itu banyak wanita yang merasa tidak puas dengan bentuk tubuhnya, sehingga wanita merasa terdorong untuk mencapai dan membentuk tubuhnya agar terlihat sempurna. Ketidakpuasan terhadap bentuk tubuh atau body dissatisfaction ini seringkali menyebabkan terganggunya interaksi sosial dan kesejahterahan psikologis. Hal ini dapat disebabkan oleh adanya penggunan media sosial yang bermasalah atau problematic social media use (PSMU). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan problematic social media use (PSMU) dengan body dissatisfaction pada wanita dewasa awal yang telah memiliki anak. Penelitiana ini memakai pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Skala yang digunakan merupakan skala Liker, yaitu skala body dissatisfaction yang dirancang sendiri oleh penulis sesuai dengan teori Rosen dan Reiter (1996) dan skala problematic social media use (PSMU) sesuai dengan teori Griffiths (2005). Penelitian ini menggunakan 150 responden dengan kriteria ibu-ibu usia 18-40 tahun. Temuan ini menunjukkan bahwa problematic social media use (PSMU) mempunyai pengaruh terhadap munculnya body dissatisfaction pada wanita dewasa awal yang telah mempunyai anak di Surabaya.
Kesepian, Kepekaan Sosial, dan Kecanduan Media Sosial pada Mahasiswa Rantau: Peran Kepekaan Sosial sebagai Mediator Anjarsari, Ayudya; Saragih, Sahat; Ariyanto, Eko April
JIWA: Jurnal Psikologi Indonesia Vol. 3 No. 02 (2025): Juni
Publisher : Faculty of Psychology Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jiwa.v3i02.12776

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepekaan sosial sebagai mediator dalam hubungan antara kesepian dan kecanduan media sosial pada mahasiswa perantauan di Surabaya. Dengan melibatkan 187 responden, penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasional deskriptif. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring yang terdiri dari skala kesepian, kepekaan sosial, dan kecanduan media sosial. Hasil analisis menunjukkan bahwa kepekaan sosial tidak memediasi hubungan antara kesepian dan kecanduan media sosial. Namun, ditemukan adanya hubungan positif signifikan antara kesepian dan kecanduan media sosial, serta hubungan negatif signifikan antara kesepian dan kepekaan sosial. Selain itu, hubungan langsung antara kepekaan sosial dan kecanduan media sosial ditemukan tidak signifikan. Implikasi penelitian ini berguna untuk pengembangan program dukungan sosial bagi mahasiswa perantauan. Selain itu, temuan ini juga memberikan dasar bagi penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi mekanisme psikologis lainnya yang mungkin mempengaruhi kecanduan media sosial.
Fear of Missing Out sebagai Mediator Kesepian dan Kecanduan Media Sosial Pada Pengguna Dating App Akbar, Putri Indah Nuriya; Saragih, Sahat; Ariyanto, Eko April
JIWA: Jurnal Psikologi Indonesia Vol. 3 No. 02 (2025): Juni
Publisher : Faculty of Psychology Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jiwa.v3i02.12777

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi digital, penggunaan media sosial, termasuk aplikasi kencan, semakin meningkat. Hal ini membawa dampak terhadap kondisi psikologis penggunanya, terutama mahasiswa yang menjadi pengguna aktif media sosial. Mereka rentan menghadapi dampak negatif seperti kesepian, Fear of Missing Out (FoMO), dan kecanduan media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menguji peran FoMO sebagai mediator dalam hubungan antara kesepian dan kecanduan media sosial di kalangan mahasiswa pengguna dating app. Sebanyak 152 mahasiswa pengguna aktif dating app terlibat dalam penelitian ini, dengan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan melalui skala Likert. Hasil analisis mediasi menunjukkan efek tidak langsung sebesar 0,024 dengan signifikansi p = 0,583, yang berarti hubungan antara kesepian dan kecanduan media sosial melalui FoMO bersifat positif, namun tidak signifikan. Sedangkan pada efek langsung, diperoleh nilai sebesar 0,859 dengan p = 0,000, yang menunjukkan hubungan positif dan signifikan antara kesepian dan kecanduan media sosial. Temuan ini mengindikasikan bahwa pengaruh langsung kesepian terhadap kecanduan media sosial lebih besar daripada pengaruhnya melalui FoMO.
Peran Kucing sebagai Pendukung Emosional di Tempat Kerja Nizar, Muchammad Alvan; Suhadianto, Suhadianto; Rista, Karolin
JIWA: Jurnal Psikologi Indonesia Vol. 3 No. 02 (2025): Juni
Publisher : Faculty of Psychology Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jiwa.v3i02.12778

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan stres kerja yang kerap dialami karyawan akibat ketidaksesuaian antara tuntutan pekerjaan dan kemampuan individu. Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pet attachment dengan stres kerja pada karyawan pemelihara kucing di Surabaya. Populasi penelitian adalah 415.000 karyawan aktif di Surabaya, dengan partisipan sebanyak 270 yang didapat dari tabel Isac dan Michael dengan signifikansi 0,10, partisipan dipilih melalui teknik purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu. Instrumen penelitian berupa metode ditribusi skala Likert. Data dikumpulkan menggunakan survei skala Likert yang disebar menggunakan bantuan poster dan dianalisis dengan teknik korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara pet attachment dan stres kerja (r = -0,809, p < 0,01), menunjukkan bahwa semakin tinggi pet attachment, semakin rendah tingkat stres kerja yang dirasakan. Penelitian ini merekomendasikan pemanfaatan hewan peliharaan sebagai salah satu mekanisme alami dalam pengelolaan stres kerja.
Penerimaan Diri dan Penggunaan Media Sosial: Implikasinya terhadap Psychological Well-Being pada LGBT Sakul, Adelheid Zefanya; Pratikto, Herlan; Aristawati, Akta Ririn
JIWA: Jurnal Psikologi Indonesia Vol. 3 No. 02 (2025): Juni
Publisher : Faculty of Psychology Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jiwa.v3i02.12783

Abstract

Komunitas LGBT menghadapi stigma dan diskriminasi yang berdampak pada kesejahteraan psikologis mereka. Media sosial, terutama Instagram, menjadi ruang bagi mereka untuk mengekspresikan diri dan mendapatkan dukungan sosial. Penerimaan diri memainkan peran penting dalam membangun kesejahteraan psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan penerimaan diri dan penggunaan media sosial terhadap kesejahteraan psikologis pada komunitas LGBT. Menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasional, data dikumpulkan melalui kuisioner yang disebarkan kepada pengikut akun Instagram Komunitas X. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerimaan diri berhubungan signifikan dengan kesejahteraan psikologis, sedangkan penggunaan media sosial tidak memiliki hubungan signifikan. Penelitian ini menekankan pentingnya mendukung penerimaan diri melalui komunitas yang positif untuk meningkatkan kesejahteraan psikologis komunitas LGBT.
Analis Faktor Stres Akademik dan Kecerdasan Emosi terhadap Emotional Eating pada Mahasiswa Perempuan Saifudin, Wijayanti Putri; Efendy, Mamang; Pratikto, Herlan
JIWA: Jurnal Psikologi Indonesia Vol. 3 No. 02 (2025): Juni
Publisher : Faculty of Psychology Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jiwa.v3i02.12787

Abstract

Perilaku makan akibat tidak pandai mengelola emosi biasanya disebut dengan Emotional eating, dimana seseorang yang mengonsumsi banyak makanan yang tidak sehat sebagai respon ketika emosi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi Hubungan Antara Stres Akademik Dan Kecerdasan Emosi Dengan Emotional eating Pada Mahasiswa Perempuan. Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan tidak ada hubungannya dengan Emotional eating, dan hubungan negatif lemah antara kecerdasan emosional dan Emotional eating. Oleh karena itu, mahasiswa dengan kecerdasan emosi rendah cenderung mempunyai Emotional eating meningkat.
Hubungan antara Regulasi Emosi dan Dukungan Sosial dengan Agresivitas Verbal pada Gen Z Putriyogatama, Maria Shevanda Shevanda Christiani; Saragih, Sahat; Prasetyo, Yanto
JIWA: Jurnal Psikologi Indonesia Vol. 3 No. 02 (2025): Juni
Publisher : Faculty of Psychology Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jiwa.v3i02.12790

Abstract

Penelitian yang dilaksanakan bermaksud didalam menguji hubungan antara regulasi emosi, dukungan sosial, dan agresivitas verbal pada mahasiswa generasi Z, khususnya di Fakultas Psikologi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya Angkatan 2021. Sebanyak 283 responden dilibatkan melalui kuisioner yang disebarkan menggunakan Google Form dalam kurun waktu satu bulan. Melalui penerapan analisis regresi linier berganda, penelitian ini mengajukan tiga asumsi yang semuanya ditolak. Temuan penelitian menunjukkan bahwasanya regulasi emosi serta dukungan sosial bersamaan hanya memberi kontribusi minimal (0,6%) terhadap agresivitas verbal. Uji F dan uji t menunjukkan tidak ditemukan hubungan signifikan antara regulasi emosi dengan agresivitas verbal, serta dukungan sosial dengan agresivitas verbal. Temuan ini menunjukkan bahwa agresivitas verbal lebih dipengaruhi oleh faktor-faktor lainnya, diantaranya kepribadian, pola komunikasi, dan lingkungan sosial, yang tidak diukur dalam penelitian ini.
Premanisme di Jalanan Surabaya: Bagaimana Learned Helplessness Mempengaruhi Persepsi terhadap Tukang Parkir Liar Anggara, Tirta Dwi; Efendy, Mamang; Pratikto, Herlan
JIWA: Jurnal Psikologi Indonesia Vol. 3 No. 02 (2025): Juni
Publisher : Faculty of Psychology Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jiwa.v3i02.12803

Abstract

Penelitian ini mengkaji kaitan antara learned helplessness dan persepsi terhadap tindakan premanisme yang dilakukan oleh tukang parkir liar di Kota Surabaya. Tindakan premanisme oleh tukang parkir liar sering menimbulkan ketidakpastian dan ketidaknyamanan bagi pengendara, yang merasa terpaksa membayar pungutan ilegal untuk menghindari konflik. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan 150 responden yang dipilih secara acak, dan data dikumpulkan melalui kuesioner yang mengukur tingkat learned helplessness serta persepsi terhadap tindakan premanisme. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara learned helplessness dan persepsi negatif terhadap tindakan premanisme, di mana semakin tinggi tingkat learned helplessness, semakin buruk persepsi responden terhadap tindakan tersebut. Temuan ini menekankan pentingnya memahami faktor psikologis dalam fenomena sosial seperti premanisme dan perlunya kerjasama antara pemerintah dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman.
TikTok sebagai Cermin Sosial: Eksplorasi Hubungan Social Comparison dan Body Dissatisfaction Nugraha, Estrite Abigael Ruthe Angel; Saragih, Sahat; Ariyanto, Eko April
JIWA: Jurnal Psikologi Indonesia Vol. 3 No. 02 (2025): Juni
Publisher : Faculty of Psychology Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jiwa.v3i02.12805

Abstract

Tujuan dilakukannya penelitian ini yaitu untuk menganalisis korelasi yang terjadi antara social comparison dengan body dissatisfaction pada remaja perempuan pengguna tiktok. Metode kuantitatif digunakan dalam riset ini. Partisipan terdiri dari 150 remaja perempuan pengguna tiktok dari mahasiswi yang sedang berkuliah di Surabaya. Non-Probability Sampling, khususnya accidental sampling, digunakan sebagai metode pengambilan sampel. Instrumen riset ini meliputi skala social comparison dan body dissatisfction. Melalui uji psikometri, seluruh item telah menunjukkan skor indeks diskriminasi item dan reliabilitas yang baik. Karena seluruh uji asumsi telah terpenuhi, maka pendekatan analisis dalam penelitian ini menggunakan metode product-moment. Korelasi Karl Pearson digunakan sebagai metode analisis data. Merujuk pada hasil analisis uji korelasi product moment dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 atau
Hubungan antara Stereotip Gender dengan Hostile Seksisme pada Perempuan dalam Budaya Patriarki Amalia, Rizqi; Noviekayati, I Gusti Ayu Agung; Utami, Adnani Budi
JIWA: Jurnal Psikologi Indonesia Vol. 3 No. 02 (2025): Juni
Publisher : Faculty of Psychology Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jiwa.v3i02.12807

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Antara Stereotip Gender Dengan Hostile Seksisme Pada Perempuan Dalam Budaya Patriarki. Seksisme yang mengacu pada pandangan negatif terhadap individu yang melanggar peran gender. Pandangan negatif ini sering ditujukan khususnya untuk perempuan yang dapat mendorong kepercayaan bahwa perempuan lebih rendah (inferior) daripada laki-laki, tidak kompeten, dan memiliki kecerdasan (intelegensi) yang rendah. Stereotip gender mengacu pada kecendrungan untuk mengembangkan dan mempertahankan pandangan tetap dari gender dan menggunakan pandangan ini untuk mengevaluasi anggota kelompok terlepas dari katakteristik pribadi mereka yang unik. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode kuantitatif kepada 122 subjek penelitian dengan kriteria perempuan usia 22-35 tahun yang sudah menikah. Hasil uji hipotesis yang digunakan yaitu Korelasi Pearson Product Moment yang dibantu oleh program Statictic Package for Social Science (SPSS) versi 16.0 for windows dengan hasil analisis yang diperoleh nilai Sig. (2-tailed) yaitu 0,000 dan nilai Pearson Correlation yaitu 0,552 dengan ketentuan dasar pengambilan keputusan signifikansi kurang dari 0,05 yang artinya terdapat hubungan yang signifikan antara hostile seksisme dengan stereotip gender pada perempuan. Dari hasil uji terdapat hubungan positif yang signifikan antara stereotip gender dapat mempengaruhi hostile seksisme.