cover
Contact Name
Siswadi
Contact Email
siswady12smile@gmail.com
Phone
0812-6288-8817
Journal Mail Official
adminjurnal@univamedan.ac.id
Editorial Address
10, Jl. Sisingamangaraja, Harjosari I, Medan Amplas, Medan City, North Su
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Lumbung Aksara: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : 28291999     EISSN : 28289226     DOI : https://doi.org/10.47662/lumra.v3i2.1094
Core Subject : Education,
Lumbung Aksara: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia menerbitkan manuskrip hasil penelitian dalam bidang pengajaran bahasa, sastra, dan linguistik. Lumbung Aksara: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia menampilkan kebaruan penelitian dan signifikansi bagi kemajuan ilmu pengetahuan di salah satu bidang manuskrip yang diterbitkan. Jurnal ini menyambut baik kiriman dari seluruh dunia maupun dari Indonesia. Termasuk naskah yang diterbitkan. Ilmu bahasa; fonologi, morfologi, sintaksis, analisis wacana, psikolinguistik, sosiolinguistik, dan analisis wacana kritis. Sastra: kajian sastra daerah, sastra Indonesia, sastra anak, kajian sastra untuk pendidikan karakter, dan kajian sastra lainnya. Pendidikan : pengembangan kurikulum, metode pembelajaran, materi pembelajaran, media pembelajaran, instrumen penilaian, teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran bahasa Indonesia, keterampilan berbahasa, dan kajian pembelajaran bahasa Indonesia lainnya.
Articles 55 Documents
SOCIOLOGICAL ANALYSIS OF LITERATURE IN THE NOVEL NEGERI DI UJUNG TANDUK BY TERE LIYE Rahayu, Sri; Kusyani, Diah; Lubis, Lailan Syafira Putri
LUMBUNG AKSARA Vol 1 No 1 (2022): LUMBUNG AKSARA
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP-UNIVA Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui deskripsi struktur dan nilai-nilai sosial dalam novel Negeri Di Ujung Tanduk Karya Tere Liye, serta relevansi novel sebagai materi pembelajaran apresiasi sastra di SMA. Novel Negeri Di Ujung Tanduk karya Tere Liye adalah sebuah novel tentang perjuangan seorang lelaki yang sedang berusaha untuk melepaskan dirinya dari buronan karena dia terbukti tidak bersalah. Tidak diceritakan secara detail maksud dari Negeri Di Ujung Tanduk ini, tetapi kita bisa melihatnya dari beberapa alur tempat yang diceritakan seperti Bali, Jakarta, dan beberapa tempat lainnya. Masalah-masalah yang sedang dihadapi di negeri ini juga sedikit disinggung dalam novel. Salah satu pendekatan yang menjadi kajian dalam skripsi ini adalah pendekatan sosiologi sastra, yaitu pendekatan dengan menganalisis karya sastra dengan mendeskripsikan data objektif, latar belakang penciptaan, dan nilai sosial yang terdapat dalam novel Negeri Di Ujung Tanduk karya Tere Liye. Pendekatan sosiologi sastra menekankan kajiannya tentang hubungan pengaruh timbal balik antara sosiologi dan sastra. Pendeskripsian dilakukan dengan mencatat dan meneliti novel Negeri Di Ujung Tanduk karya Tere Liye mengenai kajian sosiologi sastra dan nilai sosial. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif-kualitatif dengan analisis isi. Peserta didik digunakan untuk mengetahui kesesuaian novel Negeri Di Ujung Tanduk karya Tere Liye sebagai materi ajar apresiasi sastra pada jenjang SMA. Hasil dari penelitian ini adalah analisis struktural, dengan tema utama dalam novel Pulang adalah politik yang ada di Indonesia dan tema tambahannya adalah percintaan dan persahabatan. Tokoh yang dianalisis adalah tokoh utama dan tambahan. Alur yang terdapat di dalam novel Pulang adalah campuran, dengan latar yang terjadi di Hongkong, Makau, dan Jakarta. Implementasi hasil penelitian novel Negeri Di Ujung Tanduk Karya Tere Liye sebagai bahan ajar sastra di SMA relevan dengan standar kompetensi karena sesuai dengan potensi peserta didik dan memiliki kebermanfaatan.
ANALYSIS OF RELIGIOUS VALUES IN THE NOVEL ASSALAMUALAIKUM BEIJING BY ASMA NADIA AS TEACHING MATERIAL Novrilya, Fikha; Siregar, Rabiatul Adawiyah; Nurhayati, Nurhayati
LUMBUNG AKSARA Vol 1 No 1 (2022): LUMBUNG AKSARA
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP-UNIVA Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai sekaligus aspek dalam nilai religius pada novel Assalamualaikum Beijing karya Asma Nadia serta mengimplementasikannya dalam pelaksanaan pembelajaran di sekolah. Dalam novel Assalamualaikum Beijing ini, diceritakan ketaatan dan kesabaran tokoh utama untuk menjalani cobaan dari Tuhan. Tokoh Zhongwen yang awalnya tidak pernah mempercayai agama, melalui Asmara berusaha mencerminkan nilai-nilai islami pada dirinya yang membuat Zhongwen mengagumi Islam dan berusaha mempelajarinya, serta percakapan antara Asmara dan Zhongwen di masjid Niujie tentang adab pergaulan dalam Islam, ataupun percakapan Asmara dan Zhongwen tentang pendapat Zhongwen bahwa agamalah yang menjadikan manusia berperang dan bermusuhan, sehingga lebih baik tidak beragama supaya manusia tidak bermusuhan, ataupun percakapan Zhongwen ketika ditanya oleh Dewa apa agamanya, yang dijawab Zhongwen “Saya mengakui adanya Tuhan tapi tidak percaya pada agama.” Sosiologi sastra diterapkan dalam penelitian ini yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang sastra dalam kaitannya dengan masyarakat, menjelaskan bahwa rekaan tidak berlawanan dengan kenyataan. Penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan ajar karena standar kompetensi yang terdapat dalam silabus tentang membaca, dalam kompetensi dasar juga terdapat pembelajaran tentang menganalisis unsur intrinsik dalam novel bahasa Indonesia untuk kelas XI SMA. Oleh karena itu, penelitian ini diharapkan dapat dijadikan sebagai bahan ajar bagi siswa SMA. Jenis penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif kualitatif. Dengan metode penelitian yang memanfaatkan data kualitatif dan dijabarkan secara deskriptif. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah dokumentasi dan teknik analisis isi. Dengan hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai religius dalam novel Assalamualaikum Beijing berupa nilai aqidah, akhlak, dan ibadah. dari aspek religius yang terdapat dalam novel Assalamualaikum Beijing berupa hubungan manusia dengan Allah, hubungan manusia dengan manusia, dan hubungan manusia dengan diri sendiri. Mengimplementasikan novel ke dalam bahan ajar dapat memberikan rujukan kepada peserta didik untuk membacanya, kemudian menemukan aspek religius serta mengetahui apa latar belakang pengarang membuat novel tersebut.
ANALYSIS OF ASPECTS OF FEMINISM IN THE NOVEL GADISKU DI MASA LALU BY ASHADI SIREGAR Nasution, Pipit Utari; Muliatik, Sri; Arianto, Arianto
LUMBUNG AKSARA Vol 1 No 1 (2022): LUMBUNG AKSARA
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP-UNIVA Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui analisis aspek feminisme dalam Novel Gadisku di Masa Lalu karya Ashadi Siregar. Novel ini menceritakan tentang kehormatan seorang perempuan yang dipandang melekat pada kesucian diri seorang perempuan. Dalam novel tersebut, sedikit digambarkan diskriminasi terhadap perempuan yang sudah tidak memiliki kesucian. Seorang perempuan yang sedang jatuh cinta ternyata akan rela melakukan apa saja demi kekasihnya yang tercinta, karakter Sylvani (Vani) dalam novel tersebut menggambarkan seorang perempuan yang rela mengorbankan apa saja demi kekasihnya bahkan yang paling berharga yang ia miliki, sedangkan tokoh Vita yaitu adik kandung Vani yang hampir dirampas kesuciannya oleh abang iparnya sendiri (suami Vani). Tokoh Vani memiliki persoalan yang tidak jauh berbeda dengan wanita-wanita lain di kehidupan masyarakat. Vani memiliki rasa kekaguman pada seorang laki-laki yang ia cintai, akan tetapi nasib berkata lain, Vani harus siap menerima perjodohan yang telah ditentukan oleh ayahnya. Perjodohan yang tidak Vani inginkan selama ini, ia harus menikah dengan orang yang tidak ia cintai. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif. Hal ini bertujuan membuat paparan yang sistematis, faktual, dan akurat tentang fakta-fakta dan juga sifat-sifat objek penelitian. Data penelitian yang diambil berupa aspek femenisme dalam novel Gadisku di Masa Lalu karya Ashadi Siregar. Dengan sumber utama data adalah novel Gadisku di Masa Lalu karya Ashadi Siregar. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik hermeneutic yaitu teknik baca, catat, dan simpulkan. Adapun dalam penelitian ini, peneliti menganalisis dan membahas aspek- aspek feminisme yang terkandung di dalam novel Gadisku di Masa Lalu karya Ashadi Siregar. Aspek feminisme yang berkaitan yaitu mengidentifikasi bentuk ketidaksetaraan gender dalam novel. Dari hasil penelitian ini, dapat ditemukan aspek-aspek feminisme antara lain, 25 aspek kesadaran, 11 aspek komitmen, 10 aspek politik, dan 4 aspek budaya. Ketidaksetaraan gender dalam novel tersebut ditemukan ada 7 ketidaksetaraan menurut pandangan Islam dan ada 3 ketidaksetaraan gender dalam pandangan adat istiadat batak dan kajian aspek feminisme kesadaranlah yang tertinggi di dalam novel tersebut.
ANALYSIS OF MASCULINITY AND FEMINITY IN NOVELS SEPERTI DENDAM, RINDU HARUS DIBAYAR TUNTAS BY EKA KURNIAWAN AS A LITERARY LEARNING IN HIGH SCHOOL Dewi, Tiara; Siregar, Rabiatul Adawiyah; Kusyani, Diah
LUMBUNG AKSARA Vol 1 No 1 (2022): LUMBUNG AKSARA
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP-UNIVA Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui maskulinitas dan feminitas dalam novel Seperti Dendam Rindu Harus Dibayar Tuntas karya Eka Kurniawan. Penelitian ini membahas tentang gender dan ketidakadilan gender pada novel Seperti Dendam Rindu Harus Dibayar Tuntas. Khususnya di Indonesia, ketidakadilan gender bagi perempuan yaitu marginalisai, subordinasi, kekerasan, dan beban kerja yang lebih panjang. Novel ini menceritakan tentang seorang gadis yang berparas cantik dan pandai berkelahi. Iteung namanya, Iteung pandai berkelahi karena dia merupakan korban pemerkosaan dan pelecehan seksual. Pengalamaan pemerkosaan itu menjadi trauma bagi Iteung. Sebagai pengalihannya, Iteung menjadi pribadi yang maskulin. Pada masa sekolah ia di cabuli, diperkosa, dan dilecehkan fisik dan psikisnya. Guru yang bernama pak Toto adalah guru yang selalu sering mencabuli Iteung terus menerus ketika jam pulang sekolah. Penelitian ini, menggunakan metode content anaysis dengan cara menggelompokan unsur intrinsik, maskulinitas, dan feminitas juga faktor-faktor yang mempengaruhi Iteung menjadi maskulin. Penelitian ini mendeskripsikan unsur intrinsik dalam novel Seperti Dendam Rindu Harus Dibayar Tuntas karya Eka Kurniawan. Kemudian, mendeskripsikan maskulinitas dan feminitas yang terdapat dalam novel juga faktor–faktor yang mempengaruhi Iteung (tokoh) menjadi sosok yang maskulin. Teknik yang digunakan dalam penggumpulan data adalah dengan mencatat hal-hal yang berkaitan dengan novel Seperti Dendam Rindu Harus Dibayar Tuntas Hasil dari penelitian ini ditentukan bahwa unsur intrinsiknya bertema kekerasan, dengan tokoh Iteung, Ajo Kawir, Jelita, Si tokek, Iwan Wangsa, Rona merah, dan lain-lainya. Alur dalam novel ini campuran, dengan latar yang beragam yakni rumah Iteung, kolam Pak Lebe, silat kalimasada. Gaya bahasa di dalam novel yaitu hiperbola dan simile. Serta, amanat yang terdapat dalam novel ini adalah akibat dari perbuatan orang-orang tidak bertanggung jawab, mereka yang tidak bersalah menjadi trauma dan merubah dirinya menjadi orang lain. Terdapat 49 data yang menunjukkan maskulinitas dan feminitas dalam kutipan di novel Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas karya Eka Kurniawan yaitu mengenai tentang marginalisaisi, kekerasaan, dan bekan kerja yang lebih panjang.
PENGARUH MODEL ACTIVE LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS TEKS FABEL BAGI SISWA SMP Ramadhany, Dwi Astry; Nasution, Ikhwanuddin; Kusyani, Diah
LUMBUNG AKSARA Vol 1 No 1 (2022): LUMBUNG AKSARA
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP-UNIVA Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan siswa menulis teks fabel dengan menggunakan model pembelajaran active learning pada siswa kelas VII SMP Dwitunggal Tanjung Morawa Tahun Pembelajaran 2018-2019. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah kelas VII-1 dengan jumlah 35 siswa sebagai kelas eksperimen yang dalam pembelajaran menggunakan model active learning dan kelas VII-2 dengan jumlah 34 siswa sebagai kelas kontrol yang dalam pembelajaran menggunakan model ceramah. Model dalam penelitian ini adalah model eksperimen dengan desain penelitian menggunakan pre-test dan post-test only design group yaitu model yang melibatkan perlakuan yang berbeda-beda antara dua kelompok. Instrumen yang digunakan adalah tes. Dengan pengolahan data dalam model active learning menggunakan program Microsoft Excel. Penelitian ini dilakukan karena dalam proses pembelajaran menulis cerita fabel dibutuhkan suatu model yang dapat merangsang daya imajinasi, ide, kemampuan dalam cara belajar aktif dalam memecahkan masalah yaitu berfungsi dalam menyederhanakan masalah. Agar keterampilan menulis dapat terealisasikan dan mudah untuk dipecahkan serta dipahami. Maka, seorang guru harus memperhitungkan model yang tepat dalam pembelajaran yang digunakan. Model pembelajaran yang dipilih oleh penulis adalah model pembelajaran Active Learning. Hasil penelitian berdasarkan pengujian hipotesis diperoleh nilai hitung thitung kelas kontrol (80.4) dikonsultasikan pada kelas kontrol dengan pada taraf 5% dengan df (N1+N2)-2 = (34+34)-2 = 69-2 = 66. Pada dengan df = 66 diperoleh tabel pada taraf signitifikan 5% = 1.66, karena yang diperoleh lebih besar dari ttabel yaitu 80.4 > 1.66, maka hipotesis nihil () ditolak maka hipotesis alternatif () diterima dan kelas eksperimen (82.1) dikonsultasikan pada kelas kontrol dengan pada taraf 5% dengan df (N1+N2)-2 = (35+35)-2 = 70-2 = 68. Pada dengan df = 68 diperoleh tabel pada taraf signitifikan 5% = 1.66, karena yang diperoleh lebih besar dari ttabel yaitu 82.1 > 1.66, maka hipotesis nihil () ditolak maka hipotesis alternatif () diterima.
THE EFFECT OF ACROSTIC LEARNING METHODS ON THE ABILITY TO WRITE POETRY IN JUNIOR HIGH SCHOOL STUDENTS Gustianty, Fahra Elvy; Arianto, Arianto; Rangkuti, Sukma Adelina
LUMBUNG AKSARA Vol 1 No 1 (2022): LUMBUNG AKSARA
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP-UNIVA Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the effect of the acrostic learning method on the ability to write poetry in class VIII SMP Al-Wasliyah 24 Medan in the 2017-2018 academic year. Learning to write provides many benefits, including developing creativity, instilling courage and confidence, and helping students express ideas, thoughts, experiences, feelings and ways of looking at life. Seeing the many benefits that students will get in learning to write, writing activities should be an activity that students are interested in. However, the reality in some schools shows that writing is still a difficult activity for students. Students' difficulties are natural because writing poetry requires a process and is strongly influenced by habits, students' vocabulary mastery and choice of diction. The ability to write poetry for class VIII SMP Al-Wasliyah 24 Medan before using the acrostic learning method is very poor because it can be seen from the results of the study that students' scores are still much below the KKM with an average value of 36.18. Therefore, the researchers tried to solve these problems by using the acrostic learning method. This research is a type of quantitative research. in this study, researchers used experimental research. Experimental research is quasi-experimental or not. Therefore, the population in this study was set at class VIII-1 students, which amounted to 30 students and became the total sample. To obtain data in the study of poetry writing skills, a test of Indonesian language learning outcomes was used for students with poetry writing material. The design in this experimental study uses a Pre-test Post-test Design which provides an initial ability test and then after doing the treatment students are given a learning outcome test to see the effect of learning outcomes after using the acrostic method. From this research, it shows that the score of the results of writing poetry has increased and is included in the good category (86.54). From the calculation of the correlation coefficient, the price (727.83 > 0.361) means that there is an influence of the Acrostic Learning Method on the Ability to Write Poetry in Grade VIII Students of SMP Al-Wasliyah 24 Medan in the 2017-2018 Academic Year.
ANALYSIS OF RELIGIOUS NOVEL KERUDUNG DI TITIK API BY MOCH. TAUFIK HIDAYAHTULLAH AS A TEACHING MATERIAL Hayati, Rini; Arianto, Arianto; Wulandari, Wina
LUMBUNG AKSARA Vol 1 No 1 (2022): LUMBUNG AKSARA
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP-UNIVA Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to determine the religious values ​​contained in the novel Kerudung Di Titik Api by Moch Taufik Hidayahtullah. This novel tells the story of a girl named Cassandra who is educated as a pilgrim graduate from a well-known university in this country. Coming from a family background that thinks God is not a game of options to choose which religion is the best in knowing Him. In the span of time Cassandra reached maturity at the age of two heads, subconscious impulses led her attention to the hijab. He considers this a supernatural invitation that cannot be explained logically and rationally, but the veil in the vortex of Cassandra's life becomes a disaster that throws her into a world of urgency and makes her suffocated by various dialectics. This research uses descriptive analysis method. This method is done by describing the facts which are then followed by analysis. The data analysis technique used is descriptive qualitative because the data requires descriptive explanation. As for this study, the researcher analyzes and discusses the religious values ​​contained in the novel Kerudung Di Titik Api by Moch. Taufik Hidayahtullah the values ​​of faith related to one's belief in Allah SWT, morality related to one's behavior or temperament, and worship related to the relationship that exists between a human being and Allah SWT. Data collection is done by reading and note-taking techniques. From the results of this study, it can be determined that religious values ​​are in the form of values ​​of faith, morals and worship. The values ​​contained in the novel Kerudung Di Titik Api by Moch. Taufik Hidayatullah, namely aqidah there are 21 quotes, morality there are 13 quotes, worship there are 16 quotes.
THE EFFECT OF PROBLEM BASED LEARNING MODEL ON THE ABILITY TO WRITE PROCEDURE TEXT IN STUDENTS OF CLASS XI SMA AL–MAKSUM CINTA RAKYAT STUDY YEAR 2021-2022 Putri, Ariska; Deliani , Susi; Syahputra , Andi
LUMBUNG AKSARA Vol 1 No 2 (2022): LUMBUNG AKSARA
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP-UNIVA Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

memberikan gambaran mengenai penelitian yang dilaksanakan, ditulis lengkap dan jelas. Abstrak ditulis dalam dua bahasa yaitu Bahasa Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran problem based learning terhadap kemampuan menulis teks prosedur pada siswa kelas XI SMA Al- Maksum Cinta Rakyat. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain penelitian yaitu one group pretest-post test design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa di SMA Al- Maksum Cinta Rakyat berjumlah 131 siswa terdiri dari 67 orang siswa laki-laki dan 64 orang siswa perempuan. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini yaitu dengan teknik sampling random yaitu teknik mengambil sampel secara acak dengan kesempatan yang sama pada seluruh anggota populasi maka sampel dalam penelitian ini siswa kelas XI di SMA Al- Maksum Cinta Rakyat. Nilai rata-rata siswa yang menggunakan model pembelajaran problem based learning (PBL) lebih tinggi dibandingkan nilai rata-rata siswa yang menggunakan metode ceramah yaitu 81,2 dibanding 67,26. Berdasarkan hasil perhitungan uji t diperoleh thitung >ttabel atau 33,54 > 1,692 maka Ho ditolak. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dalam menggunakan model pembelajaran PBL adanya pengaruh dalam pembelajaran yang diterapkan.
Increasing Activities and Science Learning Outcomes on Environmental Pollution Materials Through Contextual Teaching and Learning (CTL) Approaches for Class VII-A Students of MTsN 2 Aceh Barat Academic Year 2021/2022 Ismarlin, Ismarlin
LUMBUNG AKSARA Vol 1 No 2 (2022): LUMBUNG AKSARA
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP-UNIVA Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is motivated by the low value of science learning outcomes on Environmental Pollution material caused by several factors, namely the way teachers carry out learning is still conventional so students tend to be passive. Based on these problems, the research objective to be achieved is to increase the activities and learning outcomes of Science on Environmental Pollution by applying the Contextual Teaching and Learning (CTL) approach to Class VII-A students of MTsN 2 Aceh Barat for the 2021/2022 academic year. The method used in this research is (CAR) which adapts the Kemmis & Mc. Taggart with two cycles, which in each cycle two actions are performed. The subjects of this study were students of VII-A MTsN 2 Aceh Barat, totaling 36 students. The results of science learning on Environmental Pollution by applying the CTL approach are proven to be able to increase student activities and learning outcomes. This is evidenced by an increase in student activity from before the improvement only 7 students or 19.44%, increased to 26 students or 72.22% in the first cycle, and 91.67% or 33 students in the second cycle, and an increase in student learning outcomes. from the average before the improvement was only 58.33, rose to 67.50 in the first cycle, and 76.94 in the second cycle, with a learning completeness level of 6 students (16.67%) in the initial conditions, 61.11% or 22 students in the first cycle, 34 students or 94.44% in the second cycle, and there are still two students (5.56%) who have not completed. The conclusion is that the application of the CTL approach is proven to be able to increase activities and learning outcomes in Science on Environmental Pollution for Class VII-A students of MTsN 2 West Aceh in the 2021/2022 academic year.
THE IMPLEMENTATION OF COOPERATIVE LEARNING MODEL TYPE THINK PAIR SHARE (TPS) TO INCREASE THE COGNITIVE AND AFFECTIVE LEARNING OUTCOMES OF THE STUDENTS IN ART IN YEAR VIII-A STUDENTS OF MTsN 3 WEST ACEH, ACADEMIC YEAR 2021/2022 Arifin, Jainul
LUMBUNG AKSARA Vol 1 No 2 (2022): LUMBUNG AKSARA
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP-UNIVA Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine and analyze the improvement of students' affective and cognitive learning outcomes of MTsN 3 West Aceh in Art through the implementation of the Think Pair Share (TPS) cooperative learning model. This research was a Classroom Action Research (CAR). The sample of this research was Year VIII-A students with the total number of students was 31 students. The data collection techniques used were observation, interviews, documentation, and tests. The results showed that the implementation of the Think Pair Share cooperative learning model improved students' affective learning outcomes for discipline, responsibility, mutual respect, curiosity, and confidence in learning. In terms of cognitive learning outcomes, the innovation of the learning model was able to create effective and fun learning, develop critical thinking skills in solving problems and improve students’ test results that made students’ learning outcome optimal. Based on the research observations, the students’ affective learning outcomes have increased after the implementation of the Think Pair Share cooperative learning model with an average pre-action percentage of 63%, and 92% after the action. Based on the pretest and the posttest of the study, the students' cognitive learning outcomes also increased with an average percentage of pre-action by 43.39% and increased into 97% after the implementation of the learning model. The statistical calculations showed that there was a significant difference in the average value of students' affective and cognitive learning outcomes in the pretest (before the action) and the posttest (after the action).