cover
Contact Name
Susilo Restu Wahyuno
Contact Email
jprokep@centamaku.ac.id
Phone
+6285727119988
Journal Mail Official
jprokep@centamaku.ac.id
Editorial Address
Jalan Lingkar Kudus-Pati KM.5 Desa Jepang, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Indonesia, 59381
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Profesi Keperawatan
ISSN : -     EISSN : 27760065     DOI : https://doi.org/10.31596/jprokep
Core Subject : Health,
Nursing: including Health Children Nursing, Nursing Management, Medical Surgical Nursing, Maternity Nursing, Psiciatric Nursing, Community Nursing, Gerontology Nursing, Emergency Nursing, Family Nursing
Articles 195 Documents
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KUALITAS HIDUP (QUALITY OF LIFE) PADA PASIEN GAGAL JANTUNG: LITERATURE REVIEW Fuji Dwilestari; Hesti Fathan Nurfais Fauziah; Yulia Ardiyanti
Jurnal Profesi Keperawatan Vol 13, No 2 (2026): Jurnal Profesi Keperawatan
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jprokep.v13i2.261

Abstract

Latar Belakang: Gagal jantung merupakan penyakit kronis yang tidak hanya meningkatkan angka morbiditas dan mortalitas, tetapi juga menurunkan kualitas hidup pasien. Kualitas hidup pada pasien gagal jantung dipengaruhi oleh berbagai faktor fisik, psikologis, sosial, dan perilaku, sehingga diperlukan kajian yang komprehensif mengenai faktor-faktor yang berperan dalam menentukan kualitas hidup pasien. Tujuan: Menganalisis bukti ilmiah mengenai faktor-faktor yang memengaruhi kualitas hidup pada pasien gagal jantung. Metode: Penelitian ini menggunakan metode literature review. Penelusuran literatur dilakukan melalui Google Scholar pada Juli 2026 menggunakan kombinasi kata kunci "gagal jantung", "kualitas hidup", "faktor yang memengaruhi", dan "literature review" dengan operator Boolean AND dan OR. Kriteria inklusi meliputi artikel penelitian asli, tersedia dalam bentuk full text yang diterbitkan pada tahun 2021–2026, menggunakan bahasa Indonesia atau Inggris, dilakukan di Indonesia, serta membahas faktor-faktor yang memengaruhi kualitas hidup pasien gagal jantung. Hasil: Dari 543 artikel yang ditemukan, sebanyak 10 artikel memenuhi kriteria inklusi. Sebagian besar penelitian menggunakan desain cross-sectional (8 artikel), sedangkan dua penelitian menggunakan desain quasi-experimental. Hasil kajian menunjukkan bahwa kualitas hidup pasien gagal jantung dipengaruhi secara signifikan oleh beberapa faktor, yaitu self-care, dukungan keluarga, kecemasan (ansietas), stres, fatigue, kepatuhan minum obat, karakteristik pasien, serta intervensi edukasi dan supportive-educative system (p<0,05). Self-care merupakan faktor yang paling konsisten memengaruhi peningkatan kualitas hidup. Kesimpulan: Kualitas hidup pasien gagal jantung dipengaruhi oleh faktor perilaku, psikologis, sosial, dan intervensi keperawatan. Self-care merupakan faktor yang paling dominan, didukung oleh dukungan keluarga, kepatuhan pengobatan, dan edukasi berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas hidup pasien. 
PENGARUH BOOKLET MENOPAUSE BAHAGIA TERHADAP KECEMASAN PEREMPUAN PEKERJA USIA PREMENOPAUSE Dew Love Milatullah; Eka Listiana; Sulastri Sulastri
Jurnal Profesi Keperawatan Vol 13, No 2 (2026): Jurnal Profesi Keperawatan
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jprokep.v13i2.264

Abstract

Latar Belakang : Jumlah perempuan pekerja di Indonesia semakin meningkat. Peningkatan jumlah perempuan pekerja yang disertai perubahan fisik pada usia premenopause meningkatkan resiko terjadinya peningkatan kecemasan. Booklet menopause bahagia dapat menjadi media yang tepat untuk digunakan dalam pemberian edukasi kesehatan. Edukasi kesehatan dengan booklet menopause bahagia diharapkan mampu merubah persepsi seseorang tentang menopause sehingga dapat mengurangi kecemasan yang dialami. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mencari pengaruh booklet menopause bahagia terhadap kecemasan perempuan pekerja usia premenopause Di Desa Boja Kecamatan Tersono. Metode : Desain penelitian ini menggunakan quasi eksperimen one group pretest-posttest. Pengambilan sample menggunakan rumus Total Sampling didapatkan 46 responden perempuan pekerja usia premenopause. Analisa data menggunakan Uji Wilcoxon. Hasil : Booklet menopause bahagia memiliki pengaruh yang signifikan terhadap tingkat kecemasan perempuan pekerja usia premenopause Di Desa Boja Kecamatan tersono dengan nilai p value sebesar 0,000 (p<0,05) yang diperoleh dengan Uji Wilcoxon. Kesimpulan : Booklet menopause bahagia dapat dijadikan intervensi untuk mengurangi tingkat kecemasan perempuan pekerja usia premenopause
GAMBARAN ANTICIPATORY GRIEF PADA FAMILY CAREGIVER PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK DI UNIT HEMODIALISIS RSUD dr. R SOETRASNO REMBANG Muhammad Fikri Faizal Fahmi; Gardha Rias Arsy; Anita Dyah Listyarini
Jurnal Profesi Keperawatan Vol 13, No 2 (2026): Jurnal Profesi Keperawatan
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jprokep.v13i2.262

Abstract

Latar Belakang: Gagal Ginjal Kronis (GGK) merupakan penyakit progresif yang tidak dapat disembuhkan. Pada tahap akhir penderita akan memerlukan terapi hemodialisis jangka panjang guna mempertahankan hidup. Kondisi ini menuntut keterlibatan pengasuh keluarga dalam mendampingi pasien secara berkelanjutan. Peran tersebut dapat menimbulkan beban fisik maupun psikologis, terutama akibat kekhawatiran terhadap perburukan kondisi dan kemungkinan kehilangan pasien. Kondisi ini dapat memicu munculnya duka antisipasi, yaitu respons berduka yang muncul lebih awal sebelum kematian orang yang dicintai. Tujuan: Untuk mengetahui gambaran tingkat duka antisipasi pada pengasuh keluarga pasien GGK di Unit Hemodialisis RSUD dr. R Soetrasno Rembang. Metode: Menggunakan metode kuantitatif deskriptif. Populasi penelitian ini adalah seluruh pengasuh keluarga pasien GGK di Unit Hemodialisis RSUD dr. R Soetrasno Rembang. Pengambilan sampel dilakukan melalui teknik purposive dengan jumlah sampel sebanyak 86 orang. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner Marwit-Meuser  caregiver Grief Inventory - Short Form (MM-CGI-SF). Hasil: Karakteristik responden didominasi oleh jenis kelamin perempuan (69,8%), kelompok usia dewasa tengah (40,7%), tingkat pendidikan SMA (47,7%), lama waktu perawatan lebih dari 24 bulan (48,8%), dan memiliki hubungan sebagai pasangan pasien (81,4%). Tingkat duka antisipasi pada responden menunjukkan kategori sedang sebanyak 46 orang (53,5%), kategori tinggi sebanyak 27 orang (31,4%), dan kategori rendah sebanyak 13 orang (15,1%). Simpulan: Mayoritas pengasuh keluarga pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis di RSUD dr. R Soetrasno Rembang mengalami duka antisipasi dalam kategori sedang 46 orang (53,5%)
HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN DENGAN MOTIVASI BELAJAR KORBAN BULLYING PADA PELAJAR DI MI MUHAMMADIYAH BANGUNSARI Yulia Ardiyanti; Fathikhah Fathikhah; Mardliyah Mardliyah; Alvi Ratna Yuliana; Amelia Putri
Jurnal Profesi Keperawatan Vol 13, No 2 (2026): Jurnal Profesi Keperawatan
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jprokep.v13i2.265

Abstract

Latar Belakang : Sekolah dasar seharusnya menjadi lingkungan yang aman dan nyaman bagi siswa dalam belajar serta berkembang secara optimal. Lingkungan pendidikan yang kondusif dapat membantu meningkatkan motivasi belajar dan membentuk karakter positif pada anak. Namun, realitas menunjukkan bahwa kasus bullying masih marak terjadi di sekolah dasar,serta berdampak bagi psikologis maupun akademis pada anak tersebut contohnya kecemasan yang berlebih atau enggan menemui, berinteraksi secara aktif dan keengganan untuk belajar. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat kecemasan dengan motivasi belajar korban bullying pada pelajar MI Muhammadiyah Bangunsari. Metode : Jenis penelitian ini adalah kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross sectional dengan jumlah populasi 128 dan teknik pengambilan sampel menggunkan purposive sampling. Pengambilan data menggunakan kuesioner HARS untuk menilai variabel tingkat kecemasan dan kuesioner motivasi belajar untuk menilai variabel tingkat motivasi belajar dengan analisis bivariat menggunkan uji statistik kendall tau. Hasil : tingkat kecemasan dan motivasi belajar memiliki hubungan yang sangat erat dengan nilai p-value <0,001. Tingkat kecemasan yang tinggi dapat mempengaruhi motivasi belajar rendah sementara tingkat kecemasan yang rendah dapat mempengaruhi motivasi belajar yang tinggi pada pelajar korban bullying. Kesimpulan : Terdapat hubungan yang segnifikan antara tingkat kecemasan dengan motivasi belajar korban bullying pada pelajar MI Muhammadiyah Bangunsari.
EFEKTIVITAS MENGUNYAH PERMEN KARET TERHADAP PEMULIHAN FUNGSI GASTROINTESTINAL PASCAOPERASI ABDOMEN: TINJAUAN SISTEMATIS Nadya Puteri
Jurnal Profesi Keperawatan Vol 13, No 2 (2026): Jurnal Profesi Keperawatan
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jprokep.v13i2.249

Abstract

Delayed gastrointestinal recovery after abdominal surgery remains a postoperative problem that may affect patient comfort, oral intake, mobilization, length of stay, and complication risk. Gum chewing is a simple sham-feeding intervention that stimulates the cephalovagal reflex without directly burdening the digestive tract. This systematic review aimed to synthesize evidence on the effectiveness of gum chewing in improving gastrointestinal recovery among patients after abdominal surgery. Literature searches were conducted in PubMed, ScienceDirect, Google Scholar, DOAJ, Garuda, and SINTA for publications from 2019 to 2026. Eligible studies were primary studies involving postoperative abdominal surgery patients, gum chewing intervention, standard care or other comparison groups, and outcomes related to bowel sounds, first flatus, first defecation, nausea and vomiting, abdominal distension, postoperative ileus, or length of stay. Of 286 identified articles, 15 studies met the criteria for synthesis. Most studies reported that gum chewing accelerated first flatus, first defecation, and bowel sound recovery, with potential benefits in shortening hospital stay. Gum chewing may be considered a safe, low-cost, and feasible nursing intervention for postoperative care when applied with appropriate patient selection and clinical monitoring.