cover
Contact Name
Susilo Restu Wahyuno
Contact Email
jprokep@centamaku.ac.id
Phone
+6285727119988
Journal Mail Official
jprokep@centamaku.ac.id
Editorial Address
Jalan Lingkar Kudus-Pati KM.5 Desa Jepang, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Indonesia, 59381
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Profesi Keperawatan
ISSN : -     EISSN : 27760065     DOI : https://doi.org/10.31596/jprokep
Core Subject : Health,
Nursing: including Health Children Nursing, Nursing Management, Medical Surgical Nursing, Maternity Nursing, Psiciatric Nursing, Community Nursing, Gerontology Nursing, Emergency Nursing, Family Nursing
Articles 187 Documents
PENERAPAN TERAPI MUSIK KLASIK DAN RELAKSASI NAFAS DALAM TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH Vera Fitriana; Alvi Ratna Yuliana; Luluk Cahyanti; Muhammad Hanifa Arizal
Jurnal Profesi Keperawatan Vol 10, No 2 (2023): Jurnal Profesi Keperawatan (JPK)
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jprokep.v10i2.163

Abstract

ABSTRAKHipertensi merupakan peningkatan tekanan darah arterial abnormal yang berlangsung secara terus-menerus. Salah satu penyebab terjadinya hipertensi adanya faktor resiko riwayat keluarga yang pernah menderita hipertensi, stres, perokok dan mengonsumsi garam yang berlebihan. Dampak hipertensi jika tidak segera di atasi dapat berakibat fatal pada penderitanya, peningkatan tekanan darah tidak hanya beresiko tinggi karena penyakit jantung, tetapi juga menderita penyakit lain seperti  penyakit ginjal, stres berat, tumor otak, kehamilan, kelainan hormonal dan kontrasepsi oral semakin tinggi tekanan darah, semakin besar resikonya. Hipertensi dapat ditangan dengan farmakologi dan nonfarmakologi yang dapat dilakukan untuk menurunkan tekanan darah, salah satu terapi nonfarmakologi yaitu dengan terapi musik klasik dan relaksasi nafas dalam yang efektif menurunkan tekanan darah. Tujuan studi kasus ini bertujuan untuk mengetahui penerapan terapi musik klasik dan relaksasi nafas dalam terhadap penurunan tekanan darah. Metode yang digunakan dalam studi kasus ini adalah metode evaluasi tindakan dengan penerapan terapi musik klasik dan relaksasi nafas dalam dengan menggunakan pendekatan proses keperawatan dan data pada studi kasus diperoleh melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Hasil studi kasus bahwa menunjukan adanya penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi. Pada responden 1 tekanan darah 150/100 mmHg setelah di berikan terapi turun menjadi 120/80 mmHg, sedangkan responden 2 tekanan darah 153/100 mmHg setelah diberikan terapi turun menjadi 122/80 mmHg. Simpulan terapi musik klasik dan relaksasi nafas dalam efektif dalam membantu menurunkan tekanan darah. Hal ini menunjukan adanya penurunan tekanan darah pada kedua responden. Kata kunci : Hipertensi, Relaksasi nafas Dalam, Terapi Musik Klasik
GAMBARAN MOTIVASI MENJADI PERAWAT PADA MAHASISWA TINGKAT I AKADEMI KEPERAWATAN KRIDA HUSADA KUDUS TAHUN AKADEMIK 2015/2016 I N Pramudaningsih
Jurnal Profesi Keperawatan Vol 3, No 1 (2016)
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jprokep.v3i1.18

Abstract

Penelitian ini merupakan deskriptif untuk menggambarkan motivasi mahasiswa menjadi perawat yang dimiliki seorang mahasiswa dari motivasi negative, motivasi positif, motivasi intrinstik, dan motivasi ekstrinsik. Mahasiswa memiliki dorongan tersendiri untuk belajar lebih giat agar menjadi seorang perawat yang profesional. Gambaran motivasi positif mahasiswa menjadi perawat pada mahasiswa angkatan 2015/2016 AKPER Krida Husada dengan kategori motivasi tinggi. Gambaran motivasi negatif mahasiswa menjadi perawat pada mahasiswa angkatan 2015/2016 AKPER Krida Husada dengan kategori motivasi motivasi rendah. Gambaran motivasi intrinstik mahasiswa menjadi perawat pada mahasiswa angkatan 2015/2016 AKPER Krida Husada dengan kategori motivasi tinggi. Gambaran motivasi ekstrinsik mahasiswa menjadi perawat pada mahasiswaangkatan 2015/2016 AKPER Krida Husada dengan kategori motivasi sedang.
PERILAKU CARING PERAWAT DENGAN KEPUASAN PASIEN DI RUMAH SAKIT Nur, Hirza Ainin
Jurnal Profesi Keperawatan Vol 11, No 1 (2024): Jurnal Profesi Keperawatan (JPK)
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jprokep.v11i1.170

Abstract

ABSTRAK Caring adalah salah satu aspek yang wajib dimiliki perawat. Caring merupakan kepedulian perawat dalam memberikan asuhan keperawatan kepada pasien. Adanya perilaku caring yang dimiliki perawat, pasien merasa diperhatikan. Perilaku caring ditunjukkan dengan keramah tamahan perawat, senyuman, lemah lembut, empati, komunikasi, serta mendengarkan dengan seksama keluhan pasien. Perilaku caring inilah yang membuat pasien merasa puas dengan layanan keperawatan yang diberikan. Perilaku caring tidak hanya mampu meningkatkan kepuasan pasien tetapi juga mampu memberi keuntungan bagi rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui studi literatur perilaku caring perawat dengan kepuasan pasien di rumah sakit. Metode penelitian yang digunakan yaitu studi literatur dengan mencari artikel penelitian menggunakan databsae google cendekia berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, kata kunci yang digunakan yaitu caring perawat dan kepuasan pasien, didapatkan 11 arikel yang sesuai. Hasil studi literatur ini menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara perilaku caring perawat dengan kepuasan pasien di rumah sakit. Diharapkan perawat mempunyai perilaku caring yang baik guna meningkatkan kepuasan pasien. Kata kunci : Caring, Kepuasan Pasien, Perawat.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KETUBAN PECAH DINI (KPD) PADA NY.S DENGAN KEHAMILAN KURANG DARI 37 MINGGU di RUMAH SAKIT ISLAM SUNAN KUDUS N L Safitri; Ambarwati Ambarwati
Jurnal Profesi Keperawatan Vol 4, No 1 (2017)
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jprokep.v4i1.29

Abstract

Penulisan ini merupakan studi literatur yang bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi ketuban pecah dini (KPD). Studi ini dilaksanakan dengan observasi dan wawancara pada ibu hamil kurang dari 37 minggu yang dirawat di ruang Bersalin RSI Sunan Kudus. Hasil obverasi menunjukkan bahwa cairan keluar dengan kualitas banyak dan warna keruh. Pada pemeriksaan USG didapatkan data Oligohidramnion. Faktor-faktor yang dapat menyebabkan KPD adalah umur ibu, umur kehamilan, gravida, paritas, pekerjaan, faktor obstetrik, faktor pendidikan dan sosial ekonomi yang dapat menimbulkan berbagai masalah seperti infeksi maternal ataupun neonatal, persalinan premature, hipoksia karena kompresi tali pusat, deformitas janin, meningkatnya insiden seksio sesarea atau gagalnya persalinan normal.
KONSEP DIRI DAN KUALITAS HIDUP PASIEN KANKER PAYUDARA YANG MENJALANI KEMOTERAPI DI RSUD RAA SOEWONDO PATI Arsy, Gardha Rias; Budiati, Tri; Widyaningsih, Heriyanti
Jurnal Profesi Keperawatan Vol 11, No 2 (2024): Jurnal Profesi Keperawatan (JPK)
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jprokep.v11i2.215

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang: Kanker payudara merupakan penyakit yang tidak menular dimana kasus kanker payudara merupakan kasus terbanyak dan dapat menyebabkan kematian. Konsep diri sebagai pandangan, penilaian, perasaan individu mengenai dirinya yang timbul sebagai hasil dari suatu interaksi sosial. kualitas hidup pasien kanker payudara akan menurun pada dimensi peran emosional, kognitif dan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran konsep diri dan kualitas hidup paien kanker payudara yang menjalani kemoterapi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran konsep diri dan kualitas hidup pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif deskriptif analitik, pengambilan sampel penelitian ini menggunakan teknik Cross-Sectional. Teknik pengambilan data dengan cara Purposive Sampling yang ditetapkan dengan sampel sebanyak 35 responden. Hasil: Hasil penelitian dari 35 responden, menunjukkan konsep diri baik sebanyak 22 orang (62,9%) dan konsep diri negatif sebanyak 13 orang (37,1%). Sedangkan untuk kualitas hidup menunjukkan sedang yaitu sebanyak 21 orang (60,0%), baik sebanyak  11 orang (31,4%) dan buruk sebanyak 3 orang (8.6%). Simpulan: Konsep diri pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi di RSUD RAA Soewondo Pati adalah dalam kategori baik. Sedangkan untuk kualitas hidup pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi di RSUD RAA Soewondo Pati yaitu dalam kategori sedang. Kata Kunci: Kanker payudara, konsep diri, kualitas hidup
PENGARUH PAPARAN MEDIA PORNOGRAFI DAN TEMAN SEBAYA TERHADAP PERILAKU SEKS REMAJA KABUPATEN KUDUS Eny pujiati; dwi septi handayani
Jurnal Profesi Keperawatan Vol 5, No 1 (2018)
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jprokep.v5i1.45

Abstract

AbstractTeenagers is a young generation who will be the successor to the struggle of the nation But sometimes a lot of unexpected things that make the quality of teenagers to be shifted in line with the rapid development of science and technology, especially information technology. Given the age of adolescence is a very active age, including active in encouragement and sexual behavior makes it more difficult for teens to make decisions about responsible and healthy sexual behavior. The impact of uncontrolled adolescent sexual behavior is a serious problem for teenagers. According to Green (2003), one's behavior is influenced by three factors, namely predisposing factors, supporting factors, and driving factors. This study aims to determine the effect of exposure to pornographic media and peers against teenage sex behavior Kudus District. This type of research is an explanatory: research using cross sectional approach by way of data collection at one time (point time approachs). The population in this study is high school students in Kudus District using cluster technique that amounted to 2850 people and sampling with simple random sampling with obtained the number of samples of 321 respondents and research instruments using questionnaires. The results showed that all students had contact with pornography, mainly through internet network, as many as 264 respondents (82.2%) were frequently exposed to pornography media and 57 respondents (17.8%) were rarely exposed to pornographic media, peer pressure ( conformity) in the strong category of 234 respondents (72.9%) and weak category 87 respondents (27.1%), conformity in the strong category of 249 respondents (77.6%) and weak category 72 respondents (22.4%) . The result of multivariate analysis showed the influence between exposure of pornography media and adolescent sexual behavior (p = 0,042), the influence of peers (conformity) to adolescent sexual behavior (p = 0,026), and the influence of peers (adaptation) to adolescent sexual behavior (p = p = 0.046). From this research, it is hoped that the school can give intensive information to the students about reproduction health and life skill education as character building, conduct periodic checks on students' mobile phones and meet with parents to discuss matters related to attitude change and the behavior of the students especially the changes in sexual behavior that is being faced by the students.Keywords: Pornographic media exposure, peer influence and teen sex behavior Abstrak Remaja merupakan generasi muda yang akan menjadi penerus perjuangan bangsa Namun terkadang banyak ha-hal tak terduga yang membuat kualitas remaja menjadi bergeser seiring dengan pesatnya arus perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, terutama teknologi informasi. Mengingat usia remaja adalah usia yang sangat aktif termasuk aktif dalam dorongan dan perilaku seksualnya membuat remaja semakin sulit mengambil keputusan mengenai perilaku seksual yang bertanggung jawab dan sehat. Dampak yang ditimbulkan dari perilaku seksual remaja yang tidak terkontrol merupakan sebuah persoalan serius bagi remaja. Menurut Green (2003), perilaku seseorang dipengaruhi oleh tiga faktor, yaitu faktor predisposisi, faktor pendukung, dan faktor pendorong.Penelitian ini bertujuan untuk  mengetahui pengaruh paparan media pornografi dan teman sebaya terhadap perilakuseksremaja Kabupaten Kudus.Jenis penelitian inimerupakan explanatory: research dengan menggunakan pendekatan cross sectional dengan cara  pengumpulan data sekaligus pada suatu saat (point time approachs). Populasi dalampenelitian ini adalah siswa sekolah menengah atas yang ada di Kabupaten Kudus  dengan menggunakan teknik cluster yang berjumlah 2850orang dan pengambilan sampel dengan simplerandom sampling dengan didapatkan jumlah sampel 321 respondendan instrument penelitiannya dengan menggunakan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh siswapernah  bersinggungan denganhalyang berkaitan dengan pornografi terutama melalui jaringaninternet, sebanyak 264 responden  (82,2%)sering terpapar media pornografi dan57responden (17,8%)jarang terpapar media pornografi, tekanan teman sebaya (konformitas) dalam kategori kuat yaitu234 responden  (72,9%)  dan kategori lemah87 responden(27,1%), konformitas dalam kategori kuat yaitu 249 responden (77,6%) dan  kategori lemah 72 responden (22,4%).  Hasilanalisis multivariat menunjukkan adanya  pengaruhantara paparan media pornografi dengan perilaku seksualremaja(p = 0,042), adanyapengaruh teman sebaya (konformitas) terhadap perilaku seksualremaja(p = 0,026), dan adanyaperngaruh temansebaya(adaptasi) terhadapperilakuseksualremaja(p=0,046). Dari penelitian ini diharapkan agar sekolah dapat memberikan informasi yang intensif kepada siswanya tentang kesehatan reproduksi dan pendidikan life skill sebagai character building, melakukan pemeriksaansecara berkala terhadap  handphone para siswadan melakukan  pertemuan dengan orang  tua siswa untuk membahas  hal-hal yang berkaitandengan perubahansikap dan perilaku para siswaterutamaterhadap perubahanperilaku seksual yangsedang dihadapioleh para siswa.Kata kunci: Paparan media pornografi, pengaruh teman sebaya dan perilaku seks remaja
Penerapan Terapi Progressive Muscle Relaxation (PMR) Dalam Menurunkan Tekanan Darah Pada Lansia Dengan Hipertensi Di Desa Wangunrejo KecamatanMargorejo Kabupaten Pati Mia Wahyu Apriliani; Jamaludin Jamaludin
Jurnal Profesi Keperawatan Vol 6, No 2 (2019)
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jprokep.v6i2.70

Abstract

ABSTRAK               Hipertensi adalah keadaan tekanan darah seseorang secara konsisten berada diatas 140/90 mmHg dengan salah satunya penyakit yang bisa menjadikan kematian paling atas didunia dengan resiko utama pada penyakit jantung, penyakit stroke, masalah sirkulasi pariferal dan juga penyakit pada ginjal. Untuk mengatasi hipertensi dengan menggunakan tindakan non farmakologis yaitu terapi Progressive Muscle Relaxation untuk menurunkan ketegangan otot, meningkatkan gelombang alfa otak yang terjadi ketika sadar mendapatkan perasaan rileks dan menurunkan tekanan darah tinggi. Metode dalam penulisan ini adalah desain penulisan deskriptif, yaitu suatu penulisan yang dilakukan untuk menggambarkan suatu fenomena yang terjadi didalam masyarakat. Sampelnya ada 3 responden yaituNy.F, Ny J dan Ny.K dilakukan di Desa Wangunrejo Kecamatan Margorejo Kabupaten Pati. Data ini diperoleh dengan cara yaitu wawancara, observasi, pemeriksan fisik dan dokumentasi. Setelah dilakukan terapi Progressive Muscle Relaxation selama 7 hari dengan 7 kali pertemuan mengalami penurunan tekanan darah. Responden 1 pada Ny.F mengalami penurunan tekanan darah dari 170/110 mmHg menjadi 130/80 mmHg, responden 2 pada Ny.J mengalami penurunan tekanan darah dari 150/100 mmHg menjadi 110/70 mmHg, sedangkan responden 3 pada Ny.K mengalami penurunan tekanan darah dari 160/100 mmHg menjadi 120/80 mmHg. hal tersebut menunjukan bahwa pemberian terapi Progressive Muscle Relaxation dapat menurunkan tekanan darah. Kata Kunci : Lansia, Hipertensi, Progressive Muscle Relaxation. ABSTRACT                Hypertension is a condition of a person's blood pressure consistently above 140/90 mmHg with one of the diseases that can make the world's top death with a major risk for heart disease, stroke, pariffin circulation problems and also kidney disease. To overcome hypertension by using non-pharmacological actions, namely Progressive Muscle Relaxation therapy to reduce muscle tension, increase the brain's alpha waves that occur when consciously get a feeling of relaxation and reduce high blood pressure. The method in this writing is descriptive writing design, which is a writing that is done to describe a phenomenon that occurs in society. The sample was 3 respondents namely Ny.F, Ny J and Ny.K conducted in Wangunrejo Village, Margorejo Subdistrict, Pati Regency. This data is obtained by means of interviews, observation, physical examination and documentation. After the Progressive Muscle Relaxation therapy was carried out for 7 days with 7 meetings the blood pressure decreased. Respondent 1 to Ny.F had a drop in blood pressure from 170/110 mmHg to 130/80 mmHg, respondent 2 to Ny.J had a drop in blood pressure from 150/100 mmHg to 110/70 mmHg, while respondent 3 in Ny.K experienced drop in blood pressure from 160/100 mmHg to 120/80 mmHg. this shows that Progressive Muscle Relaxation therapy can reduce blood pressure
Penerapan Teknik Distraksi Relaksasi Aromaterapi Lavender untuk Menurunkan Nyeri Pasien Post Operasi Apendiktomi Di RSUD RA Kartini Jepara Erlina Afrian; Vera Fitriana
Jurnal Profesi Keperawatan Vol 7, No 2 (2020): Jurnal Profesi Keperawatan
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jprokep.v7i2.86

Abstract

AbstrakLatar belakang: Apendisitis merupakan radang yang timbul secara mendadak pada apendiks yang biasa disebabkan oleh infeksi bakteria. Kejadian apendisitis di Asia Tenggara, Indonesia menempati urutan pertama sebagai negara dengan angka kejadian tertinggi dengan prevelensi 0,05%. Penanganan apendisitis yaitu dengan apendiktomi, apendiktomi itu memberikan efek nyeri pada pasien. Penatalaksanaan untuk mengurangi nyeri pada pasien post operasi apendiktomi yaitu dengan cara farmakologis dan non farmakologis, untuk mengurangi efek samping dari penggunaan obat kimia berkepanjangan lebih baik menggunakan cara non farmakologis yaitu teknik distraksi relaksasi aromaterapi lavender. Teknik distraksi relaksasi aromaterapi lavender akan mengalihkan perasaan pasien terhadap nyeri. Aromaterapi lavender merupakan teknik pengobatan atau perawatan menggunakan aroma minyak essensial lavender.Tujuan studi kasus: Untuk mengetahui pengaruh teknik distraksi relaksasi aromaterapi lavender untuk menurunkan nyeri pasien post operasi apendiktomi.Metode studi kasus: Studi kasus ini menggunakan metode deskriptif, sampel yang diambil 2 orang. Teknik pengumpulan data ini meliputi wawancara, observasi, pemeriksaan fisik dan dokumentasi. Studi kasus ini dilakukan pada tanggal 29 Mei-16 Juni 2019, tindakan dilakukan selama 2 hari dengan waktu pemberian 2 kali sehari.Hasil studi kasus: Setelah diberikan tindakan teknik distraksi relaksasi terdapat penurunan tingkat nyeri yaitu pada responden 1 nyeri dari skala 6 menjadi skala 3 dan pada responden 2 nyeri dari skala 5 menjadi skala 3.Kesimpulan: Teknik distraksi relaksasi aromaterapi lavender sangat efektif untuk menurunkan nyeri pasien post operasi apendiktomi di RSUD RA Kartini Jepara.Kata kunci : Apendisitis, Nyeri, Distraksi Relaksasi, Aromaterapi Lavender 
PENERAPAN KOMPRES HANGAT JAHE PADA PENDERITA RHEUMATOID ARTRITIS : STUDI LITERATUR Vera Fitriana; Eny Pujiati; Irna Sari
Jurnal Profesi Keperawatan Vol 8, No 2 (2021): Jurnal Profesi Keperawatan
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jprokep.v8i2.105

Abstract

Rheumatoid Artritis (RA) merupakan suatu penyakit autoimun secara simetris pada persendian tangan dan kaki yang mengalami peradangan sehingga menyebabkan terjadinya pembengkakan, nyeri dan dapat menyebabkan kerusakan pada bagian sendi.1 salah satu upaya untuk mengurangi nyeri rheumatoid artritis yaitu dengan kompres hangat jahe merah yang kandungan minyak atsirinya melancarkan peredaran darah dan peradangan pada sendi. Tujuan studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kompres hangat jahe merah terhadap intensitas nyeri pada penderita rheumatoid artritis. Metode penulisan yang digunakan dalam penulisan ini adalah studi literatur, pengumpulan datanya adalah studi pustaka, jenis data yang digunakan adalah data sekunder bersumber dari literatur dan referensi-referensi. Data yang diperoleh dengan cara mengompilasi, menganalisa dari artikel jurnal dan buku. Pencarian artikel dilakukan dilakukan denganmengumpulkan jurnal yang setema kompres hangat jahe merah pada penderita Rheumatoid Artritis. Tahun penerbitan artikel yang digunakan 3 jurnal yang diterbitkan pada tahun 2010-2019. Hasil dari studi literatur yang didapatkan dari menganalisa dan mengompilasi  3 jurnal  Berdasarkan analisa ditemukan bahwa pemberian kompres hangat jahe merah berpengaruh terhadap intensitas nyeri pada penderita Rheumatoid Artritis karena jahe memiliki kandungan gingerol dan shagol yang bersifat pedas dan memiliki manfaat untuk mengatasi proses inflamasi pada nyeri. Kesimpulan dari studi literature ini adalah kompres hangat jahe merah berpengaruh terhadap intensitas nyeri rheumatoid artritis.Kata kunci : Rheumatoid Artritis, Intensitas nyeri, Kompres Jahe.
HUBUNGAN KONSEP DIRI DENGAN TINGKAT DEPRESI PASIEN HIV DI RSU DR. R SOETRASNO REMBANG Wahyu Yusiyanto; Djumiah Djumiah
Jurnal Profesi Keperawatan Vol 9, No 2 (2022): Jurnal Profesi Keperawatan
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jprokep.v9i2.124

Abstract

Pasien dengan HIV/AIDS selalu menunjukkan gejala depresi bahkan terdapat pasien yang selalu mengeluhkan dikucilkan masyarakat dan ingin mengakhiri hidupnya. Berawal dari stres yang tidak diatasi, maka seseorang dapat jatuh ke fase depresi. Orang yang mengalami depresi umumnya mengalami gangguan yang meliputi keadaan emosi, motivasi, fungsional dan gerakan tingkah laku serta kognisi. Dengan adanya dukungan maka meningkatkan konsep diri pasien HIV. Seseorang yang konsep dirinya merasa tinggi dari orang lain biasanya mempunyai harga diri yang tinggi pula, demikian sebaliknya seseorang yang merasa konsep dirinya rendah cenderung mengalami harga diri rendah. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan konsep diri dengan tingkat depresi pasien HIV di RSU dr. R Soetrasno Rembang. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini menggunakan metode deskripsi korelasi dengan pendekatan cross sectional. Sampel yang digunakan sebanyak 119 responden dengan menggunakan tehnik pusposive sampling. Hasil penelitian berdasarkan konsep diri diperoleh sebagian besar responden mempunyai konsep diri baik sebanyak 69 (58,0%) dan berdasarkan tingkat depresi diperoleh sebagian besar responden mempunyai depresi berat sebanyak 53 (44,6%). Hasil uji analisis rank spearman didapatkan nilai r hitung sebesar 0,555 (cukup kuat) dan ? value 0,000 kurang dari 0,05. Hasil diatas dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang cukup kuat konsep diri dengan tingkat depresi pasien HIV di RSUD dr. R Soetrasno Rembang.Kata Kunci : Konsep diri, Depresi, HIV