cover
Contact Name
Muhammad Asy'ari
Contact Email
m.asyari@litpam.com
Phone
+6281805273578
Journal Mail Official
sasambojurnal@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Lingkar Permai Blok Q4 LK Sembalun, Tanjung Karang Sekarbela, Mataram, NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service)
ISSN : -     EISSN : 2686519X     DOI : 10.36312/sasambo
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) is a scientific multidisciplinary journal published by Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM) that publish 4 issues per year in February, May, August, and November. This journal accepts and publishes scientific articles that are original and focused on community service. Manuscripts are written using an academic approach or scientific method by presenting data on the impact of community service activities that have been carried out. The theme written must have an impact or can be generalized to local, regional or national populations such as various potentials, obstacles, challenges, and problems that exist in society, as a form of contribution to empowerment and sustainable development in the social and humanities, science and technology fields.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 25 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 2 (2023): Mei" : 25 Documents clear
Optimalisasi Peran Ibu dalam pencegahan ISPA (Infeksi Saluran Pernafasan Akut) Anggota Keluarga di Musim Hujan Ade Tika Herawati; Sri Wulan Megawati; Vina Juliana Anggraeni; Supriyatni Kartadarma; Amelia Kandanisa; Ni Luh Budi Astuti
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 5 No. 2 (2023): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v5i1.1015

Abstract

ISPA merupakan penyakit saluran pernafsan akut dengan angka kejadian yang cukup tinggi. Kejadian Ispa sering muncul pada musim hujan karena adanya perubahan cuaca yang ekstrim. Kejadian Ispa di kelurahan Sukabungah juga mengalami peningkatan dan ini banyak dialami oleh anak Balita. Berdasarkan hasil wawancara dengan ibu yang mempunyai anak Balita, anak-anak banyak yang mengalami Ispa dan ibu-ibu warga Rw.12 masih banyak yang belum tahu tentang ISPA, pencegahan dan penatalaksanaan pada anak dengan Ispa. Ibu sebagai salah satu anggota mempunyai peranan penting dalam mempertahankan kesehatan dalam keluarga. Metode yang dilakukan dalam pengabdian masyarakat ini adalah Deskriptif kuantitatif yakni menjelaskan tentang fenomena yang ada di masyarakat. Intervensi yang dilakukan adalah memberian pendidikan kesehatan kepada ibu yang mempunyai Balita tentang Ispa, pencegahan dan penatalaksanaan Ispa. Setelah diberikan pendidikan kesehatan dan demonstrasi tentang penatalaksanaan pada pasien Ispa, ibu-ibu warga Rw.12 mempunyai pengetahuan yang lebih baik dan mengerti tentang Ispa, pencegahan dan penetalaksanaannya. Optimizing the Role of Mothers in preventing ARI (Acute Respiratory Infection) of Family Members in the Rainy Season ARI is an acute respiratory tract disease with a high incidence rate. ISPA events often occur during the rainy season due to extreme weather changes. The incidence of ARI in the Sukabungah sub-district has also increased and this has been experienced by many children under five. Based on the results of interviews with mothers who have children under five, many children experience ARI and the mothers of residents of Rw.12 still do not know about ARI, prevention and management of children with ARI. Mother as a member has an important role in maintaining health in the family. The method used in this community service is descriptive quantitative, namely explaining the phenomena that exist in society. The interventions carried out are providing health education to mothers who have toddlers about ISPA, prevention and management of ISPA. After being given health education and demonstrations about management of ISPA patients, residents of Rw.12 have better knowledge and understanding of ISPA, its prevention and management.
Sekolah Binaan “Meningkatkan Literasi Numerasi Siswa” Mohamad Supratman; Helmi Rahmawati; Saiful Padli; Ria Noviana; Susianti Susianti; Fatimatus Solihah
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 5 No. 2 (2023): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v5i2.1071

Abstract

Program Studi Pendidikan Matematika FKIP-UNIQHBA memiliki beberapa sekolah binaan yang fokus dalam meningkatkan Literasi Numerasi siswa. Salah satu sekolah binaan adalah MA. Darul Hikmah Darek, Lombok Tengah. Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilaksanakan bertujuan untuk: 1) meningkatkan pengetahuan siswa terhadap  literasi numerasi; 2) meningkatkan gemar literasi numerasi bagi siswa; 3) meningkatkan pengetahuan siswa terhadap manfaat literasi numerasi dalam kehidupan. Metode pelaksanaan yaitu memberikan pendampingan dan pelatihan tentang penggunaan konsep matematika dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini dilaksanakan secara tatap muka yang diikuti oleh 35 orang siswa dari kelas X, XI dan 3 orang guru matematika. Hasil dari evaluasi kegiatan yaitu 1) adanya pemahaman siswa tentang penggunaan konsep matematika dalam kehidupan sehari-hari; 2) adanya peningkatan motivasi dan minat siswa untuk belajar matematika; 3) indikator ketercapaian pelaksanaan rata-rata 92,8 % berada pada kriteria sangat baik. Foster Schools "Improving Students' Numerical Literacy" The FKIP-UNIQHBA Mathematics Education Study Program has several target schools that focus on improving student Numeracy Literacy. One of the target schools is MA. Darul Hikmah Darek, Central Lombok. This Community Service is carried out aimed at: 1) increasing students' knowledge of numeracy literacy; 2) increase the love of numeracy literacy for students; 3) increase students' knowledge of the benefits of numeracy literacy in life. The implementation method is to provide assistance and training on the use of mathematical concepts in everyday life. This activity was carried out face-to-face which was attended by 35 students from classes X, XI and 3 mathematics teachers. The results of the evaluation of activities are 1) students' understanding of the use of mathematical concepts in everyday life; 2) there is an increase in student motivation and interest in learning mathematics; 3) The average implementation achievement indicator of 92.8% is on the very good criteria.
Program Dahsyat (Dapur Higienis dan Sehat) bagi Kader Posyandu Anggrek Bulan untuk Pencegahan Stunting Marlenywati; Ayu Rizky; Diana Mandasari
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 5 No. 2 (2023): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v5i2.1092

Abstract

Data Puskesmas Sembereng menunjukkan stunting  pada balita sebesar 18,8% pada tahun 2018 turun menjadi sebesar 13,0% di tahun 2019 dan sebesar 12,0% tahun 2020. Walaupun data tersebut menunjukan penurunan, kasus stunting tetap menjadi perhatian sebagai masalah kesehatan masyarakat dikarenakan berada pada rentang 12 – 19%. Untuk menurunkan proporsi dari stunting, berbagai upaya telah dilakukan oleh Pemerintah Pusat diantaranya dengan dicanangkan 5 pilar sebagai Strategi Nasional Percepatan Pencegahan Stunting. Salah satu aksi dari pilar tersebut membutuhkan sumber daya manusia seperti kader posyandu untuk memiliki kapasitas yang memadai dan terlatih. Selain itu, pemanfaatan pangan lokal dinilai mampu memberikan kontribusi dalam upaya pencegahan dan penanggulangan stunting. Oleh karenanya, melalui kegiatan pengabdian masyarakat Program Dahsyat (dapur higienis dan sehat), diharapkan Kader Posyandu memiliki kapasitas dalam perencanaan menu gizi seimbang dengan memanfaatkan pangan lokal untuk mendukung pencegahan stunting. Hasil dari kegiatan ini menunjukan bahwa adanya peningkatan skor pengetahuan kader posyandu sebelum dan setelah dilakukannya penyuluhan dan Bakso Ikan Wortel sebagai produk dari pelatihan kader posyandu juga disukai oleh balita. Diharapkan penyuluhan dan pelatihan dapat dilakukan oleh Puskesmas secara rutin dengan materi dan bahan pangan lokal yang bervariasi. Dahsyat Program (Hygienic and Healthy Kitchen) for Cadres of Posyandu Anggrek Bulan for Stunting Prevention  The data from Sembereng Community Health Center shows that stunting in toddlers decreased from 18.8% in 2018 to 13.0% in 2019 and 12.0% in 2020. Although the data indicates a decrease, stunting remains a concern as a public health problem, as it falls within the range of 12-19%. To reduce the proportion of stunting, various efforts have been made by the central government, including the implementation of the 5-pillar National Strategy for Accelerating Stunting Prevention. One action from the pillar requires human resources, such as posyandu cadres, to have adequate and trained capacities. In addition, the utilization of local food is considered to be able to contribute to the prevention and mitigation of stunting. Therefore, through community service activities in the Dahsyat Program (hygienic and healthy kitchen), it is expected that Posyandu cadres have the capacity in planning a balanced nutrition menu by utilizing local food to support stunting prevention. The results of this activity show an increase in the knowledge score of Posyandu cadres before and after the counseling, and the Fish and Carrot Meatball product from the Posyandu cadres' training is also preferred by toddlers. It is hoped that counseling and training can be carried out regularly by the Community Health Center with varied local food materials and topics.
Implementasi Manajemen Rantai Pasok pada Produksi Instan Jahe oleh UMKM Mangrove Jurana Nurdin; Dea Aziza Arfah; Juliana Kadang; Harnida Wahyuni Adda
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 5 No. 2 (2023): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v5i2.1121

Abstract

Sekarang produksi jahe semakin berkembang dan tidak hanya disajikan secara tradisional, melainkan juga dimodifikasi menjadi berbagai jenis pangan olahan, termasuk minuman instan. Salah satu UMKM yang memproduksi instan jahe adalah UMKM Mangrove yang berlokasi di Desa Enu. Pada era globalisasi saat ini, Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dituntut untuk meningkatkan kinerja rantai pasok yang dimilikinya. Manajemen rantai pasok dapat memaksimalkan koordinasi antar organisasi yang terlibat dalam rantai pasokan untuk mencapai keunggulan kompetitif. Namun, salah satu kelemahan dari UMKM dalam berkembang adalah ketidakjelasan dalam mengidentifikasi rantai pasok yang digunakan, termasuk UMKM Mangrove yang belum memahami penerapan manajemen rantai pasok. Oleh karena itu, Pengabdian Kepada Masyarakat dilakukan untuk memberikan pemahaman tentang implementasi manajemen rantai pasok kepada anggota UMKM Mangrove. Metode pelaksanaan kegiatan ini melalui observasi, identifikasi rantai pasok, dan penerapan informasi dan pengetahuan. Hasil dari pelaksanaan tersebut adalah pengidentifikasian manajemen rantai pasok mulai dari pemasok hingga konsumen, sehingga UMKM Mangrove telah berhasil mengimplementasikan manajemen rantai pasok pada produksi instan jahe. Implementation of Supply Chain Management in Instant Ginger Production by UMKM Mangrove  Now ginger production is growing and is not only served traditionally, but also modified into various types of processed food, including instant drinks. One of the SMEs that produce instant ginger is the Mangrove MSME located in Enu Village. In the current era of globalization, Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) are required to improve their supply chain performance. Supply chain management can maximize coordination between organizations involved in the supply chain to achieve competitive advantage. However, one of the weaknesses of MSMEs in developing is the lack of clarity in identifying the supply chain used, including Mangrove MSMEs who do not understand the application of supply chain management. Therefore, Community Service is carried out to provide an understanding of the implementation of supply chain management to members of UMKM Mangrove. The method of implementing this activity is through observation, supply chain identification, and the application of information and knowledge. The result of this implementation is the identification of supply chain management from suppliers to consumers, so that MSMEs Mangrove has successfully implemented supply chain management in the production of instant ginger.
Peningkatan Pendidikan Karakter Melalui Program Kemitraan Masyarakat di Desa Doda Melalui Pembelajaran Tambahan dan Pemutaran Film Edukasi Rizki Wembali; Syamsul Bahri; Erwan Sastrawan
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 5 No. 2 (2023): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v5i2.1129

Abstract

Tujuan pembelajaran tambahan dengan metode pemutaran film sebagai edukasi pendidikan maupun pendidikan karakter anak-anak desa Doda adalah meningkatnya kualitas pendidikan serta terbentuknya karakter serta kepribadian yang baik dengan pemutaran film pendidikan ini di lakukan di tiga dusun, yakni dusun 1, dusun 2, dan juga dusun 3. Jumlah anak di setiap dusunya rata- rata dusun 1 berjumlah 15 anak, dusun 2 berjumlah 12 anak, dan dusun 3 berjumlah 15 anak. metode pelaksanaan merupakan tahapan yang dibuat dengan cara sistematis dari awal hingga akhir yang meliputi urutan pekerjaan. Langka langka dari gegiatan ini yang pertama tahap persiapan, selanjutnya tahap plaksanaan dan yang terakhir evaluasi. hasil yang dicapai dari kegiatan ini bisa menambahkan wawasan mereka mengenai pendidikan karakter antara lain, toleransi, sikap menghargai, etika berbicara, kesopanan, meningkatkan literasi dalam hal pendidikan mereka. Pembentukan karakter pada anak-anak desa Doda harus perlu di tingkakan lagi. Hal ini haru perlu adanya campur tangan dari pemerintah desa untuk membantu tenaga pengajar atau pendidik memaksimalkan proses belajar mengajar yang ada di desa Doda. Selain itu juga harus sering di lakukan pemutaran film edukasi penidikan kerakter pada anak, dan juga harus menambahkan flm-film mengenai bahaya merokok dan juga narkoba. Improving Character Education Through the Community Partnership Program in Doda Village Through Additional Learning and Screening of Educational Films The purpose of additional learning with the film screening method as educational education and character education for the children of Doda village is to improve the quality of education and the formation of good character and personality with the screening of this educational film in three hamlets, namely hamlet 1, hamlet 2, and also hamlet 3. The number of children in each hamlet is on average hamlet 1 totaling 15 children, hamlet 2 totaling 12 children, and hamlet 3 totaling 15 children. the implementation method is a stage that is made in a systematic way from start to finish which includes the sequence of work. The rare stages of this activity are first the preparation stage, then the implementation stage and finally the evaluation. the results achieved from this activity can add their insights regarding character education including tolerance, respect, speaking ethics, politeness, increasing literacy in terms of their education. Character building in Doda village children must be increased. This should require intervention from the village government to help teachers or educators maximize the teaching and learning process in Doda village. In addition, there should also be frequent screenings of educational films on character education for children, and should also add films about the dangers of smoking and drugs.    
Aplikasi Si Centing Untuk Screening Pada Kader Kesehatan Di Pulau Pramuka Tri Purnamawati; Handayani Sitorus; Burhanuddin Basri
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 5 No. 2 (2023): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v5i2.1134

Abstract

Aplikasi sicenting adalah aplikasi untuk deteksi dini dan pencegahan retardasi pertumbuhan pada bayi. Fungsi dari aplikasi ini adalah untuk membantu staf, tenaga medis, dan ibu dari anak mengidentifikasi dan mengidentifikasi keterlambatan perkembangan anak pada waktunya. Keuntungan orang tua menggunakan aplikasi ini adalah kemampuan untukmemahami dan mengeksplorasi gerakan akrobatik bayi sejak usia dini. Tujuan pengabdian pada masyarakat ini adalah untuk memberikan pemahaman tentang aplikasi si centing kepada kader kesehatan dan meningkatkan pengetahuan mereka tentang stunting. Pengabdian ini dilakukan di Pulau Pramuka dengan 16 orang kader sebagai partisipan. Metode yang digunakan adalah kegiatan pengabdian pada masyarakat (PKM) dengan memberikan penyuluhan tentang stunting dan aplikasi si centing. Hasil analisis menunjukkan bahwa setelah pendidikan kesehatan tentang stunting dan penggunaan aplikasi si centing, terjadi peningkatan pengetahuan kader dan sebanyak 100% responden memiliki tingkat pengetahuan yang baik tentang aplikasi tersebut. Berdasarkan hasil ini, disarankan untuk melaksanakan kegiatan pengabdian pada masyarakat secara berkelanjutan untuk meningkatkan pemahaman para kader tentang stunting. Overall, aplikasi si centing bisa memberikan kontribusi yang baik dalam upaya deteksi dini dan pencegahan stunting pada bayi, dan kegiatan PKM bisa menjadi cara yang efektif untuk memperkenalkan aplikasi ini kepada masyarakat. Si Centing Application for Screening on Health Cadres on Pramuka Island  Sicenting application is an application for early detection and prevention of growth retardation in infants. The function of this application is to help staff, medical personnel, and mothers of children identify and identify developmental delays in time. The advantage parents use this app with is the ability to understand and explore the acrobatic movements of babies from an early age. The purpose of this study is to provide an understanding of the application of si centing to health cadres and increase their knowledge about stunting. This service was carried out on Pramuka Island with 16 cadres as participants. The method used is community service activities (PKM) by providing counseling about stunting and the application of the centing. The results of the analysis showed that after health education about stunting and the use of the si centing application, there was an increase in cadre knowledge and as many as 100% of respondents had a good level of knowledge about the application. Based on these results, it is recommended to carry out community service activities on an ongoing basis to increase the understanding of cadres about stunting. Overall, the si centing application can make a good contribution to efforts to early detection and prevention of stunting in infants, and PKM activities can be an effective way to introduce this application to the public.
Kegiatan Penyuluhan Pengembangan Pertanian Organik Dalam Mendukung Ketahanan Pangan Di Desa Paok Pampang Kecamatan Sukamulia Kabupaten Lombok Timur Eka Nurminda Dewi Mandalika; Lalu Sukardi; M Yusuf; Anna Apriana Hidayanti; Rifani Nur Sindy Setiawan; Ni Made Nike Zeamita Widiyanti; Fadli Fadli; Muhammad Nursan
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 5 No. 2 (2023): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v5i2.1137

Abstract

Secara umum kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan petani tentang pengembangan pertanian organik dalam mendukung ketahanan pangan di Desa Paok Pampang. Sedangkan tujuan khususnya adalah: (1) Meningkatkan pengetahuan anggota kelompok tani tentang pengembangan pertanian organik dalam mendukung ketahanan pangan; (2) Menunjukkan kepada anggota kelompok tani jika pertanian organik adalah salah satu cara untuk menjaga keberlangsungan sistem pertanian; dan (3) Menjalin hubungan antara UNRAM dengan masyarakat. Pelaksanaan pengabdian dilakukan dengan metode andragogi yang dilakukan melalui penyuluhan dan pendampingan kepada kelompok tani. Dalam kegiatan pengabdian ini diikuti oleh sepuluh orang peserta yang merupakan anggota kelompok tani Bila Sundung. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan bahwa: (1) Kegiatan ini telah mampu meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan peserta terutama  yang berkaitan dengan aspek teknik dan  aspek sosial ekonomi terutama terkait dengan peningkatan ekonomi masyarakat, khusunya petani di desa Paok Pampang dengan menggunakan pertanian organik, hal ini dapat dilihat dari jumlah pembelian pupuk organik yang mengalami peningkatan sebesar 43% di toko pertanian Pak Abas UD. Bila Sundung; (2) Respon anggota kelompok tani Bila Sundung terhadap kegiatan penyuluhan cukup tinggi yakni dengan persentase respon positif sebesar 100% dari 10 orang peserta; (4) Kegiatan ini juga telah ikut mendorong semakin intensifnya komunikasi timbal balik antara, UNRAM dengan masyarakat yang tergabung dalam kelompok tani Bila Sundung. Extension Activities for Organic Agriculture Development in Support of Food Security in Paok Pampang Village, Sukamulia District, East Lombok Regency  In general, this service activity aims to increase farmers' knowledge about the development of organic farming in supporting food security in Paok Pampang Village. While the specific objectives are: (1) Increase the knowledge of farmer group members about the development of organic agriculture in supporting food security; (2) Show farmer group members that organic farming is one way to maintain the sustainability of the agricultural system; and (3) Establish a relationship between UNRAM and the community. The implementation of the service was carried out using the andragogy method which was carried out through counseling and mentoring to farmer groups. This service activity was attended by ten participants who were members of the Bila Sundung farmer group. The results of the implementation of the activity show that: (1) This activity has been able to increase the knowledge and skills of participants, especially those related to technical aspects and socio-economic aspects, especially those related to improving the community's economy, especially farmers in Paok Pampang village by using organic farming, this can be seen from the number of purchases of organic fertilizers which has increased by 43% at Pak Abas' farm shop UD. Bila Sundung; (2) The response of Bila Sundung farmer group members to the extension activities was quite high, with a positive response percentage of 100% of the 10 participants; (4) This activity has also helped encourage the intensification of mutual communication between UNRAM and the community who are members of the Bila Sundung farmer group.
Penggunaan Communicative Games dalam Kegiatan Pembelajaran Bahasa Inggris bagi Siswa Mts Panti Asuhan Nurul Iman Yuni Hariyanti; Junita Purwandari
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 5 No. 2 (2023): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v5i2.1146

Abstract

Pengabdian masyarakat yang dilakukan pada Panti Asuhan Nurul Iman, Depok ini bertujuan untuk menyajikan pengajaran yang lebih menyenangkan dengan metode pembelajaran yang tidak siswa dan guru gunakan dalam pembelajaran di dalam kelas. Siswa yang terlibat dalam pengabdian masyarakat ini adalah 18 siswa Madrasah Tsanawiyah yang berasal dari kelas campuran kelas 7, 8, dan 9. Pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan communicative games ini dibagi dalam tiga tahapan penbelajaran: pre, whilst, dan post teaching. Dari hasil observasi dan juga analisa kuesioner yang telah dilengkapi oleh para siswa, bisa disimpulkan bahwa siswa-siswi Panti Asuhan Nurul Iman ini menyukai penggunaan metode learner-centered dengan melalui communicative games karena manfaat yang mereka rasakan selama pelatihan. Selain pembelajaran yang lebih menyenangkan, siswa mendapatkan motivasi dan kepercayaan diri yang lebih tinggi dibandingkan belajar menggunakan metode konvensional yang befokus pada guru (teacher-centered) yang banyak menghabiskan waktu pembelajaran dengan ceramah dan mengerjakan soal pada buku LKS. Kegiatan pengabdian masyarakat ini berfokus pada satu kemampuan, yakni berbicara. Karena itu, perlu adanya inovasi lain yang perlu dilakukan untuk peningkatan kemampuan bahasa yang lain. The Use of Communicative Games in English Learning Activities for Mts Nurul Iman Orphanage Students The community service carried out at the Nurul Iman Orphanage in Depok aims to present teaching that is more enjoyable with the learning methods that they students and teacher do not use in learning in the classroom. The students involved in this community service were 18 Madrasah Tsanawiyah students from mixed grades of grades 7, 8 and 9. The implementation of learning using communicative games was divided into three learning stages: pre, whilst, and post teaching. From the observations and also the analysis of the completed questionnaires by the students, it can be concluded that the students at the Nurul Iman Orphanage like the use of the learner-centered method through communicative games because of the benefits they experience during the training. In addition to making learning more enjoyable, students get higher motivation and self-confidence compared to learning using conventional methods that focus on the teacher (teacher-centered) in which they spend a lot of learning time with lectures and answering questions from textbook. This community service activity focuses on speaking. Therefore, there is a need for other innovations that need to be done to improve other language skills.
Pelatihan Pembuatan Video Kampanye Cegah TBC Di Desa Purworejo Lulu Fitriyani; Teguh Irawan; Wahyuningsih Wahyuningsih
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 5 No. 2 (2023): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v5i2.1148

Abstract

Tuberkulosis merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi Mycobacterium Tuberculosis yang mudah ditularkan melalui udara yang kemudian masuk melalui saluran yang mencapai alveolus. Kasus TBC (tuberkulosis) di Kabupaten Pekalongan masih tinggi. Pada tahun 2021, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pekalongan mencatat ada lebih dari 1.000 kasus TBC. Kecamatan Sragi sendiri di temukan ada 82 kasus TB. Sebanyak 18 kasus TB dilaporkan oleh Puskesmas Sragi 1 dan sebanyak 64 kasus TB dilaporkan oleh puskesmas Sragi 2. Tujuan pengabdian ini adalah untuk memberikan edukasi terkait TBC dan bahayanya yang masih banyak kasusnya di lokasi pengabdian serta memberikan pelatihan pembuatan video kampanye kesehatan kepada kader kesehatan dan para pelajar yang tergabung dalam posyandu remaja. Bentuk kegiatan pengabdian masyarakat ini melalui pemberian informasi dan edukasi kepada kader kesehatan dan remaja di Desa Purworejo terkait penyakit TBC dan memberikan pelatihan pembuatan video kampanye sebagai media pencegahan penyakit TBC. Kegiatan ini diikuti oleh 15 Remaja yang menjadi perwakilan beberapa dukuh di Desa Purworejo dan 5 kader kesehatan melalui tatap muka secara langsung yang bertempat di SD Negeri Purworejo. Materi yang disampaikan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah faktor resiko kejadian TBC, upaya pencegahan dan penanggulangan TBC serta yang terakhir adalah pemberian materi sekaligus praktek langsung pelatihan pembuatan video kampanye cegah TBC. Kegiatan pengabdian ini dapat meningkatkan pemahaman terkait TBC bagi para remaja dan kader kesehatan serta meningkatkan ketrampilan pembuatan video kampanye dengan memanfaatkan aplikasi Canva sebagai media promosi kesehatan cegah TBC Video Campaign Training to Prevent Tuberculosis (TBC) in Purworejo Village Tuberculosis is a disease caused by infection with Mycobacterium tuberculosis which is easily transmitted through the air which then enters through channels that reach the alveoli. Cases of tuberculosis (tuberculosis) in Pekalongan Regency are still high. In 2021, the Pekalongan District Health Office (Dinkes) recorded more than 1,000 cases of TB. Sragi District itself found 82 cases of TB. A total of 18 TB cases were reported by the Sragi 1 Health Center and as many as 64 TB cases were reported by the Sragi 2 Health Center. The purpose of this service is to provide education regarding TB and its dangers, which are still many cases at the service location and to provide training in making health campaign videos to health cadres and paramedics. students who are members of youth posyandu. This form of community service activity is through providing information and education to health cadres and youth in Purworejo Village regarding TB disease and providing training in making campaign videos as a medium for TB disease prevention. This activity was attended by 15 youth who were representatives of several hamlets in Purworejo Village and 5 health cadres through face-to-face meetings at SD Negeri Purworejo. The material presented in this community service activity is the risk factors for TB incidents, efforts to prevent and control TB and the last is the provision of material as well as direct practice of training in making TB prevention campaign videos. This community service activity can increase understanding regarding TB for youth and health cadres as well as improve skills in making campaign videos by utilizing the Canva application as a medium for health promotion to prevent TB.
Program Kemitraan Masyarakat untuk Meningkatkan Ketercapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Melalui Perbaikan Trotoar di Universitas Kristen Maranatha Olga Catherina Pattipawaej; Robby Yussac Tallar; Yosafat Aji Pranata; Daud Rahmat Wiyono; Anang Kristianto; Maria Christine Sutandi
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 5 No. 2 (2023): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v5i2.1151

Abstract

Tujuan pengabdian ini adalah menyediakan trotoar yang aman, nyaman, dan dapat diakses oleh semua orang, termasuk penyandang disabilitas dengan tongkat. Metode yang dilakukan terdiri dari inspeksi, evaluasi, rencana perbaikan, persiapan, perbaikan, dan pembersihan. Kendala yang terjadi dalam proses perbaikan trotoar adalah faktor cuaca, masalah teknis, koordinasi dengan pihak terkait, dan masalah anggaran. Namun, dengan perencanaan yang matang dan koordinasi yang baik antara pihak-pihak terkait, kendala dapat diatasi untuk mencapai tujuan perbaikan trotoar yang optimal. Pihak-pihak yang terlibat dalam perbaikan trotoar terdiri dari dua petugas Sumber Daya Air dan Bina Marga Pemerintah Kota Bandung dan dibantu oleh 10 pekerja dari PT Duta Dianinda Pratama. Sebelum perbaikan trotoar dilakukan, sering terjadi musibah pada pejalan kaki setiap bulannya. Namun, setelah dilakukan perbaikan trotoar dengan menambahkan jalur pemandu, angka kecelakaan pejalan kaki dapat diturunkan sampai tidak ada musibah yang dialami pejalan kaki. Perbaikan trotoar juga membawa dampak positif bagi masyarakat dalam hal peningkatan aksesibilitas bagi pejalan kaki yang memiliki gangguan mobilitas dan efisiensi penggunaan anggaran. Proses keberlanjutan selanjutnya berfokus pada pemeliharaan fasilitas pejalan kaki yang aman dan nyaman. Tanggung jawab pemeliharaan fasilitas tersebut adalah semua pihak termasuk pengguna trotoar itu sendiri. Pemangku kepentingan dalam perbaikan trotoar adalah pemerintah dan masyarakat. Dukungan masyarakat terhadap perlindungan dan pemeliharaan fasilitas trotoar sangat penting, karena pemerintah akan kesulitan untuk memelihara fasilitas tersebut tanpa dukungan masyarakat. Community Partnership Program to Improve Achievement of Sustainable Development Goals through Pavement Improvements at Maranatha Christian University The objective of this community service is to provide safe, comfortable, and accessible sidewalks for all, including people with disabilities who use walking aids. The methods used consist of inspection, evaluation, repair planning, preparation, repair, and cleaning. The challenges encountered during the sidewalk repair process are weather factors, technical problems, coordination with relevant parties, and budget issues. However, with careful planning and good coordination among the parties involved, obstacles can be overcome to achieve optimal sidewalk repair goals. The parties involved in sidewalk repair consist of two officers from the Water Resources and Public Works Department of the Bandung City Government, assisted by ten workers from PT Duta Dianinda Pratama. Before the sidewalk repair was carried out, pedestrian accidents occurred frequently every month. However, after repairing the sidewalks by adding guide paths, the number of pedestrian accidents could be reduced to zero. Sidewalk repairs also have a positive impact on the community, in terms of improving accessibility for pedestrians with mobility impairments and efficient use of funds. The next sustainability process focuses on maintaining safe and comfortable pedestrian facilities. The responsibility for maintaining these facilities lies with all parties, including sidewalk users themselves. Stakeholders involved in sidewalk repair are the government and the community. Community support for the protection and maintenance of sidewalk facilities is crucial because the government will find it difficult to maintain these facilities without community support.

Page 1 of 3 | Total Record : 25