cover
Contact Name
Muhammad Asy'ari
Contact Email
m.asyari@litpam.com
Phone
+6281805273578
Journal Mail Official
sasambojurnal@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Lingkar Permai Blok Q4 LK Sembalun, Tanjung Karang Sekarbela, Mataram, NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service)
ISSN : -     EISSN : 2686519X     DOI : 10.36312/sasambo
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) is a scientific multidisciplinary journal published by Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM) that publish 4 issues per year in February, May, August, and November. This journal accepts and publishes scientific articles that are original and focused on community service. Manuscripts are written using an academic approach or scientific method by presenting data on the impact of community service activities that have been carried out. The theme written must have an impact or can be generalized to local, regional or national populations such as various potentials, obstacles, challenges, and problems that exist in society, as a form of contribution to empowerment and sustainable development in the social and humanities, science and technology fields.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 3 (2023): Agustus" : 10 Documents clear
Implementasi Vaksinasi Covid-19 Di Puskesmas Gunung Kemala Kota Prabumulih Muhimatul Mufarikhah; Rizma Adlia Syakurah
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 5 No. 3 (2023): Agustus
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v5i3.1059

Abstract

Pemerintah Indonesia, termasuk di Kota Prabumulih Barat, melakukan program vaksinasi COVID-19 untuk mencegah penyebaran penyakit ini. Program tersebut dilaksanakan di Puskesmas Gunung Kemala dengan dukungan tenaga kesehatan yang kompeten. Mahasiswa kesehatan masyarakat juga turut serta dalam program ini. Mereka menggunakan metode praktikum kesehatan masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan mereka tentang implementasi program-program kesehatan. Kegiatan ini berlangsung dari 1 Juli hingga 30 Juli 2021. Hasilnya menunjukkan bahwa perawat, bidan, dan dokter terlibat dalam proses vaksinasi. Materi yang digunakan adalah laporan hasil pemeriksaan pasien dan data harian. Proses vaksinasi melibatkan verifikasi data sasaran, pemeriksaan kesehatan, pelaksanaan vaksinasi, dan pencatatan hasil vaksinasi. Hasil vaksinasi menunjukkan bahwa dosis pertama telah diberikan kepada 835 sasaran (89.78%) dan dosis kedua kepada 690 sasaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa program vaksinasi COVID-19 berjalan dengan baik. Puskesmas Gunung Kemala disarankan untuk meningkatkan jumlah vaksinator, menerapkan metode jemput bola, dan intensif dalam sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya vaksinasi COVID-19. Implementation Of The Covid-19 Vaccination At Gunung Kemala Health Center, Prabumulih The Indonesian government, including West Prabumulih City, is carrying out a COVID-19 vaccination program to prevent the spread of this disease. The program is implemented at the Gunung Kemala Community Health Center with the support of competent health personnel. Public health students also participate in this program. They use public health practicum methods to increase their knowledge about implementing health programs.This activity took place from 1 July to 30 July 2021. The results show that nurses, midwives and doctors were involved in the vaccination process. The material used is patient examination results reports and daily data. The vaccination process involves verifying target data, health checks, carrying out vaccinations, and recording vaccination results.Vaccination results show that the first dose has been given to 835 targets (89.78%) and the second dose to 690 targets. This research concludes that the COVID-19 vaccination program is running well. Gunung Kemala Community Health Center is advised to increase the number of vaccinators, apply the pick-up-and-go method, and intensively educate the public about the importance of COVID-19 vaccination.
Sosialisasi dan Pelatihan tentang Pencegahan Infeksi Kecacingan di SD Muhammadiyah 1 Pontianak Ayu Rizky; Ayu Diana Meilantika; Iskandar Arfan; Marlenywati; Nuruniyah Nuruniyah; Irse Desy Yana
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 5 No. 3 (2023): Agustus
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v5i3.1270

Abstract

Provinsi Kalimantan Barat cakupan POPM periode 1 tahun 2022 tidak POPM. Dimana tantangan program yang dihadapi adalah Perilaku Hygiene dan sanitasi yang masih kurang baik, situasi pandemi yang mengakibatkan terkendalanya pelaksanaan POPM dan penyediaan obat. Sehingga perlunya peningkatan akses air bersih, sanitasi, perilaku hygiene dapat mendukung program eliminasi/eradikasi penyakit tropis terabaikan. Selain itu, sosialisasi dan pelatihan di nilai mampu memberikan kontribusi dalam upaya pencegahan infeksi kecacingan. Hasil dari kegiatan ini menunjukan bahwa adanya peningkatan skor pengetahuan siswa-siswi sebelum dan setelah dilakukannya sosialisasi dan pelatihan perilaku hygiene. Diharapkan sosialisasi dan pelatihan dapat dilakukan oleh Anak Sekolah Dasar secara rutin dengan materi dan pelatihan yang bervariasi. Socialization and Training on Prevention of Worm Infection at Muhammadiyah 1 Elementary School,  The province of West Kalimantan, during the 2022 period, did not achieve full coverage of the School-Age Children Mass Drug Administration (POPM). The program faced several challenges, including poor hygiene and sanitation behavior, the impact of the ongoing pandemic on the implementation of the POPM, and limited availability of medication. Therefore, there is a need to improve access to clean water, sanitation, and hygiene practices to support the elimination/eradication of neglected tropical diseases. Furthermore, raising awareness and providing training can contribute to preventing worm infections. The results of these activities demonstrate an improvement in students' knowledge scores before and after the implementation of hygiene promotion and training. It is expected that regular hygiene promotion and training sessions will be conducted by primary school children, covering various topics and training materials.      
Pelatihan dan Pendampingan Perencanaan Laba dan Laporan Keuangan pada UKM Binaan PT.Kimia Farma Rilla Gantino; Desy Prastyani
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 5 No. 3 (2023): Agustus
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v5i3.1284

Abstract

Perencanaan laba merupakan kegiatan yang penting karena dapat mengoptimalkan pengguanaan sumber daya, dapat dimanfaatkan juga sebagai langkah awal membuat rencana pemasaran dalam rangka meningkatkan penjualan dan laba. Perencanaan laba tidak saja digunakan oleh perusahaan besar namun juga dapat diimplementasikan pada usaha kecil dan menengah. Selain itu peran laporan keuangan juga penting guna memberikan informasi bagi para pengguna laporan antara lain adalah pemerintah dalam rangka peningkatan pendapatan pajak. Oleh karena itu dilaksanakan pelatihan sekaligus praktek perencanaan laba dan pembuatan laporan keuangan pada UKM binaan PT. Kimia Farma. Praktek perencanaan laba dilakukan dengan presentasi materi oleh fasilitator kemudian peserta wajib mengerjakan tugas berupa pemisahan biaya tetap dan biaya variabel pada usaha masing-masing yang dilanjutkan dengan menghitung besaran nilai BEP. Pelatihan pembuatan laporan keuangan juga dilakukan dengan presentasi materi dan dilanjutkan dengan mengerjakan tugas melakukan pencatatan, dan pembuatan laporan sesuai dengan siklus akuntansi.  Profit Planning and Financial Reports Training and Mentoring on PT.Kimia Farma's assisted SMEs Profit planning is an important activity because it can optimize the use of resources, it can also be used as a first step in making a marketing plan in order to increase sales and profits. Profit planning is not only used by large companies but can also be implemented in small and medium enterprises. In addition, the role of financial reports is also important in providing information for report users, including the government in order to increase tax revenues. Therefore, training is carried out as well as the practice of profit planning and preparing financial reports for SMEs assisted by PT. Pharmaceutical Chemistry. The practice of profit planning is carried out by presenting material by the facilitator, then the participants are required to carry out tasks in the form of separating fixed costs and variable costs for each business, followed by calculating the BEP value. Training on making financial reports is also carried out by presenting material and continuing with work on recording tasks, and preparing reports in accordance with the accounting cycle.
Pelaksanaan Bimbingan Belajar Pada Siswa Sekolah Dasar di Desa Balanti Kecamatan Baras Kabupaten Pasangkayu Provinsi Sulawesi Barat Ni Made Mega Hariani; I Ketut Kertayasa; I Made Nuhari Anta; Putu Satya Narayanti; I Wayan Budiagus Putrayasa
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 5 No. 3 (2023): Agustus
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v5i3.1309

Abstract

Tujuan kegiatan ini yaitu untuk melaksanakan bimbingan belajar pada siswa sekolah dasar di Desa Balanti Kecamatan Baras Kabupaten Pasangkayu Provinsi Sulawesi Barat. Sasaran dari bimbingan belajar ini adalah seluruh siswa sekolah dasar yang beragama Hindu mulai dari kelas I sampai kelas VI dengan jumlah 32 orang. . Metode pembimbingan  yang  diterapkan yaitu pembimbingan secara intensif. Pembimbingan dilaksanakan mulai dari pekerjaan rumah yang dituntut dari sekolah siswa masing-masing, sampai  pada  pembimbingan bagian materi yang kurang dipahami siswa disekolah mulai dari persiapan kegiatan sampai pelaksanaan kegiatan. Hasil dari pelaksanaan bimbingan belajar ini yaitu siswa mampu memahami dan menyerap materi pelajaran, siswa menjadi lebih fokus  belajar,  siswa banyak belajar hal baru, dan siswa mendapatkan pengetahuan yang  lebih  baik  dari sekolah, sehingga dapat meningkatkan hasil belajar siswa, motivasi belajar siswa, pemahaman siswa terhadap materi pelajaran, fokus belajar siswa serta siswa memiliki pengetahuan yang lebih khususnya berkaitan dengan materi pelajaran. Hal ini dapat dibuktikan dengan meningkatnya hasil belajar siswa yang dapat dilihat dari beberapa nilai siswa yang mengikuti bimbingan belajar mengalami peningkatan setelah mengerjakan dan mengumpulkan tugas serta sesuai dengan tujuan yang diharapkan.Berdasarkan hasil tes diperoleh rata-rata hasil belajar sebesar 82 dengan selisih rata-rata adalah 14,76%. Analisis t-hitung diperoleh 8,571, dan t-tabel = 2,086 dari hasil analisis data tersebut bahwa t-hitung > dari t-tabel Implementation of Tutoring for Elementary School Students in Balanti Village Baras District Pasangkayu Regency West Sulawesi Province Tensive mentoring. Guidance is carried out starting from homework that is required from each student's school, to mentoring the part of the material that is not understood by students at school starting from the preparation of activities to the implementation of activities. The results of the implementation of this tutoring are that students are able to understand and absorb subject matter, students become more focused on learning, students learn a lot of  new things,  and  students  get better knowledge from school, so as to improve student learning outcomes, student learning motivation, student understanding on the subject matter, the focus of student learning and students have more knowledge, especially related to the subject matter. This can be proven by the increase in student learning outcomes which can be seen from some of the scores of students who follow tutoring have increased after doing and collecting assignments and in accordance with the expected goals. Based on the test result obtained an average learning result of 82 with an average difference of 14,76%. T-count analysis obtained 8,571 and T-table = 2,086 from the results of the data analysis that t-count > from t-table.    
Sosialisasi Pemanfaatan Limbah Kulit Buah Kakao Melalui Pelatihan Pembuatan Eco-Enzyme Fani Ardiani; Githa Noviana; Yohana Theresia Maria Astuti; Sri Manu Rochmiyati
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 5 No. 3 (2023): Agustus
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v5i3.1318

Abstract

Perkiraan jumlah limbah kulit buah kakao yang dihasilkan dari proses menghasilkan biji kering kakao KT Sidodadi sekitar 11.032 kg/tahun. Konversi limbah menjadi produk bernilai seperti eco-enzyme merupakan salah satu upaya untuk menciptakan lingkungan yang bersih serta dapat menghasilkan produk bernilai. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan informasi serta ketrampilan petani tentang pengolahan limbah kulit kakao dengan teknologi pembuatan eco-enzyme. Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah Participatory Rural Appraisal (PRA) yang dibagi menjadi tiga tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan dilaksanakan di KT Sidodadi Kabupaten Gunungkidul yang diikuti oleh 15 orang anggota kelompok tani, dengan menggunakan kulit buah kakao sebagai bahannya. Dari hasil monitoring dan evaluasi ditemukan bahwa proses pembuatan berjalan dengan baik dan dapat menghasilkan produk eco-enzyme yang siap digunakan. Dari evaluasi ditemukan bahwa 92% anggota kelompok mendapatkan manfaat dari kegiatan ini seperti pemahaman anggota kelompok terhadap teknologi eco-enzyme, manfaat, cara pembuatan, dan penggunaan eco-enzyme di kebun petani. Kegiatan ini juga mendukung kelompok dalam mengatasi limbah kulit kakao yang dihasilkan dari proses produksi biji kering kakao petani. Socialization of Utilization Cocoa Pod Waste Through the Production Eco-Enzyme Training  The estimated amount of cocoa pod shell waste resulting from KT Sidodadi's process of producing dry cocoa beans is around 11,032 kg/year. Converting waste into valuable products such as eco-enzymes is an effort to create a clean environment and produce valuable products. This activity aims to provide farmers with information and skills about processing cocoa shell waste using eco-enzyme manufacturing technology. The method used in this activity is Participatory Rural Appraisal (PRA), which is divided into three stages: preparation, implementation, and evaluation. The activity was carried out at KT Sidodadi, Gunungkidul Regency, using cocoa pod skin as an ingredient. The monitoring and evaluation results showed that the manufacturing process was running well and could produce eco-enzyme products that were ready for use. The evaluation found that 92% of group members benefited from this activity, such as their understanding of eco-enzyme technology, benefits, method of manufacture, and use of eco-enzyme in farmers' gardens. This activity also supports the group in dealing with cocoa shell waste from farmers' production process of dry cocoa beans.  
Sosialisasi dan Edukasi “Go Green and Go Export” bagi UMKM Lampung dan Sabah Malaysia Nairobi Nairobi; Ernie Hendrawaty; Nurdiono Nurdiono; Agrianti Komalasari; Sri Suningsih
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 5 No. 3 (2023): Agustus
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v5i3.1320

Abstract

Pengabdian ini bertujuan mengedukasi dan melatih UMKM Indonesia dan UMKM Malaysia khususnya UMKM Bandar Lampung dan UMKM Sabah Malaysia agar dapat menembus pasar internasional, serta dengan konsep industri hijau diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan kepercayaan akan produk UMKM. Metode pengabdian yang akan dilaksanakan ialah berupa pelatihan dan workshop penerapan konsep go green, dan prosedur eksport produk ke pasar global dengan peserta atau mitra internal UMKM Bandar Lampung berjumlah 20 UMKM dan 15 UMKM Sabah Malaysia. sedangkan mitra eksternalnya merupakan Exportir CV. Keripik Panda yang telah berpengalaman melakukan praktik export ke beberapa negara. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan melalui tiga tahapan antara lain persiapan, tahap pelatihan, dan tahapan monitoring dan evaluasi kegiatan. Hasil menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan peserta sebelum dan setelah treatment. Perolehan nilai hasil rata-rata pre-test adalah 57.00, sedangkan untuk perolehan nilai rata-rata post-test peserta adalah 76.00. Terdapat peningkatan pengetahuan peserta sebesar 6.6%. Dengan demikian, kegiatan ini dapat menambah pengetahuan peserta, serta memberikan dampak positif bagi keberlangsungan dan kemajuan produk UMKM khusus nya UMKM Bandar Lampung Indonesia, dan UMKM Sabah Malaysia. Socialization and Education "Go Green and Go Export" for UMKM in Lampung and Sabah Malaysia This service aims to educate and train Indonesian UMKM and Malaysian UMKM, especially Bandar Lampung MSMEs and Sabah Malaysia MSMEs so that they can penetrate the international market, and with the green industry concept it is hoped that it can increase the quality and trust in UMKM products. The service method that will be carried out is in the form of training and workshops on the application of the go green concept, and product export procedures to the global market with participants or internal partners of Bandar Lampung MSMEs totaling 20 UMKM and 15 Sabah UMKM. while its external partner is an Exporter of CV. Panda chips who have experience in exporting to several countries. This community service activity is carried out through three stages including preparation, training stage, and activity monitoring and evaluation stages. The results showed that there was an increase in participants' knowledge before and after treatment. The average score for the pre-test was 57.00, while the average score for the post-test was 76.00. There was an increase in participants' knowledge of 6.6%. Thus, this activity can increase the participants' knowledge, as well as have a positive impact on the sustainability and progress of MSME products, especially the Bandar Lampung Indonesian MSME, and Sabah Malaysia MSME.
Workshop Pembuatan Video Pembelajaran bagi Guru SD IT Adzkia Kare sebagai Optimalisasi Kurikulum Merdeka Yoga Prisma Yuda; Estuning Dewi Hapsari; Inung Diah Kurniawati; Ilham Ahsanuddin Ekayudha
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 5 No. 3 (2023): Agustus
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v5i3.1333

Abstract

Perkembangan kurikulum, menjadi kurikulum Merdeka menuntut pemanfaatan teknologi di dalam proses pembelajaran. Berdasarkan hasil observasi, sebagian besar guru Di SD IT Adzkia Kare  mengalami kendala dalam menyajikan media pembelajaran digital. Kondisi ini berbanding terbalik dengan kondisi sekolah yang menjadi salah satu sekolah penggerak. Oleh sebab itu, perlu diadakan pelatihan pembuatan video pembelajaran di SD IT Adzkia Kare. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk membekali guru-guru SD IT Adzkia Kare dalam pembuatan media pembelajaran digital berupa video membelajaran. Metode pelaksanaan pengabdian ini terdiri dari, persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan. Sasaran kegiatan workshop ini sebanyak 15 guru di SD IT Adzkia Kare. Hasil yang didapatkan yaitu sebagian besar guru di SD IT Adzkia Kare mampu membuat video pembelajaran dengan memanfaatkan aplikasi editor OpenShot Video Editor. Para guru-guru antusias dalam mengikuti kegiatan workshop ini. Hal ini di buktikan pada saat evaluasi kegiatan, bahwa 86,67% mampu dalam perencanaan materi, 100% mampu melakukan shooting video menggunakan HP, 80% mampu dalam penggunaan transisi, dan 93,33% mampu dalam penggunaan teks. Workshop on Making Video Learning for SD IT Adzkia Kare Teachers as the Optimization of ‘Kurikulum Merdeka’  Curriculum development, becoming an independent curriculum, demands the use of technology in the learning process. At SD IT Adzkia Kare it was found that most of the teachers experienced problems in presenting digital learning media. This condition is inversely proportional to the condition of the school which is one of the driving schools. Therefore, it is necessary to hold training on making learning videos at SD IT Adzkia Kare. The purpose of this service activity is to equip SD IT Adzkia Kare teachers in making digital learning media in the form of teaching videos. The method of implementing this service consists of preparation, implementation, and evaluation of activities. The target of this workshop activity is 15 teachers at SD IT Adzkia Kare. The results obtained are that most of the teachers at SD IT Adzkia Kare are able to make learning videos by using the OpenShot Video Editor editor application. The teachers enthusiastically participated in this workshop. This was proven during the activity evaluation, that 86.67% were capable in material planning, 100% were capable of shooting videos using HP, 80% were capable in using transitions, and 93.33% were capable in using text. .
Peningkatan Sumber Daya Manusia Melalui Literasi Media Sosial Dalam Menghadapi Hoaks Jefirstson Richset Riwukore
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 5 No. 3 (2023): Agustus
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v5i3.1336

Abstract

Tujuan dari kegiatan ini adalah peningkatan sumber daya manusia melalui literasi media sosial dalam perspektif share information dan ketrampilan dalam menangkal penyebaran hoaks. Mitra dari kegiatan ini adalah 1 (satu) mitra, yaitu masyarakat binaan Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Sanggar Seni Budaya “Petra Cilik” Kupang. Metode yang digunakan dalam menyuluh dan melatih peserta adalah workshop. Peserta kegiatan sebanyak 49 orang yang ditentukan menggunakan teknik Slovin pada probabilitas 10% dari total populasi masyarakat binaan LKP Petra Cilik (mitra kegiatan) sebanyak 98 orang. Hasil pengabdian menunjukkan sebagian besar peserta, yakni 46 peserta (93,88%) telah mampu menggunakan media sosial, menganalisis, dan mengkritisi pesan informasi yang bersifat hoaks. Sementara sebesar 3 (tiga) peserta (6,12%) telah mampu menggunakan media sosial dan menganalisis pesan informasi yang ada. Dengan demikian, pelatihan ini menghasilkan peningkatan pengetahuan dan kemampuan ketrampilan individu dalam menangkal hoaks, yaitu cerdas dan konstruktif dalam menanggapi-menerima-menyebarluaskan informasi yang diterima dan mampu menghindari penyebaran hoaks. Implikasinya, individu mampu meminimalisir penyebaran hoaks dan dampak negatifnya di masyarakat. HR Improvement Through Social Media Literacy in Dealing with Hoaxes  The purpose of this activity is to increase human resources through social media literacy in the perspective of sharing information and skills in preventing the spread of hoaxes. The partners of this activity are 1 (one) partner, namely the community assisted by the Course and Training Institute (LKP) of the “Petra Cilik” Kupang Cultural Arts Studio. The method used in educating and training the participants is a workshop. There were 49 activity participants who were determined using the Slovin technique at a probability of 10% of the total population of LKP Petra Cilik (activity partners) of 98 people. The results of the training showed that most of the participants, namely 46 participants (93.88%) were able to use social media, analyze and criticize information messages that were hoaxes. Meanwhile, 3 (three) participants (6.12%) were able to use social media and analyze existing information messages. Thus, this training resulted in an increase in individual knowledge and skills in counteracting hoaxes, namely being smart and constructive in responding-receiving-distributing information received and being able to avoid the spread of hoaxes. The implication is that individuals are able to minimize the spread of hoaxes and their negative impact on society.
Strategi Pelestarian Museum Blambangan Pada Era Industri 4.0 Dalam Meningkatkan Kunjungan Wisatawan Di Banyuwangi Suprianik Suprianik; Nur Maya Badriyatus
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 5 No. 3 (2023): Agustus
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v5i3.1358

Abstract

Museum Blambangan adalah tempat berharga yang menyimpan warisan kerajaan Blambangan dan kerajaan lainnya di Nusantara. Pemerintah perlu memperhatikan masa depan museum ini sebagai platform ilmu pengetahuan, bukan hanya sebagai gudang artefak sejarah. Untuk mengubah persepsi bahwa museum hanya untuk menyimpan barang tua, pemerintah harus memperluas peran museum dan mendorong kunjungan pelajar dan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi strategi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi dalam meningkatkan kunjungan wisatawan, termasuk domestik dan mancanegara, di Era Industri 4.0. Kami menggunakan pendekatan pengembangan masyarakat dengan melibatkan mitra sebagai obyek dan subyek dalam program pengabdian masyarakat. Hasilnya menunjukkan bahwa promosi melalui media sosial, situs web, brosur, pamflet, dan media cetak lainnya akan meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam mempromosikan museum. Selain itu, menjalin kemitraan dengan pemerintah daerah, sekolah, dan organisasi masyarakat dapat meningkatkan kunjungan wisatawan di Banyuwangi, baik lokal maupun internasional. The Strategy for Preserving the Blambangan Museum in the Industrial Age 4.0 in Increasing Tourist Visits in Banyuwangi  The Blambangan Museum is a valuable place that stores the heritage of the Blambangan kingdom and other kingdoms in the archipelago. The government needs to pay attention to the future of this museum as a science platform, not just as a warehouse for historical artifacts. To change the perception that museums are only for storing old items, the government must expand the role of museums and encourage visits by students and the public. This research aims to evaluate the strategy of the Banyuwangi Culture and Tourism Office in increasing tourist visits, including domestic and foreign, in the Industrial Era 4.0. We use a community development approach by involving partners as objects and subjects in community service programs. The results show that promotion through social media, websites, brochures, pamphlets and other print media will increase public involvement in promoting the museum. Apart from that, establishing partnerships with local governments, schools and community organizations can increase tourist visits to Banyuwangi, both local and international..
Optimalisasi Aplikasi Desa Wisata Pantai Tlangoh Sebagai Media Promosi Pantai Tlangoh Kecamatan Tanjungbumi Kabupaten Bangkalan Jawa Timur Suci Indah Sari; Zainudin Zainudin; Qarry Ayna; Damanhuri Damanhuri; Anjani Aprilia; Nurul Fadilah
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 5 No. 3 (2023): Agustus
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v5i3.1368

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian ini yaitu meningkatkan keterampilan pengelola POKDARWIS Pantai Tlangoh dalam mengoptimalkan aplikasi desa wisata Pantai Tlangoh berbasis android sebagai media promosi objek wisata Pantai tlangoh. Masalah utama yang dihadapi pengelola POKDARWIS Pantai Tlangoh yaitu Aplikasi Desa Wisata Pantai Tlangoh tidak dilakukan secara optimal. Rencana ruang lingkup solusi yang akan diimplementasikan yaitu pelatihan dan pendampingan kepada pengelola POKDARWIS Pantai Tlangoh. Hasil temuan pengabdian ini yaitu meningkatnya  kompetensi  sumber  daya  manusia  pengelola POKDARWIS dalam rangka pemanfaatan TIK untuk promosi aplikasi desa wisata Pantai Tlangoh. Oleh karena itu, sebagai mitra pengabdian ini pengelola POKDARWIS sebagai penggerak dalam pengoptimalisasian aplikasi desa wisata Pantai Tlangoh dengan memanfaatkan teknologi informasi guna meningkatkan skill dan keterampilan dalam penggunaan dan pembuatan video konten dan berita marketing yang baik dan menarik. Optimization of the Tlangoh Beach Tourism Village Application as a Promotional Media for Tlangoh Beach, Tanjungbumi District, Bangkalan Regency, East Java The purpose of this community service activity is to improve the skills of Tlangoh Beach POKDARWIS managers in optimizing the Android-based Tlangoh Beach tourist village application as a media for promoting Tlangoh Beach tourism objects. The main problem faced by Tlangoh Beach POKDARWIS managers is that the Tlangoh Beach Tourism Village application is not carried out optimally. The scope of the solution plan that will be implemented is training and assistance to Tlangoh Beach POKDARWIS managers. The findings of this service are increasing the competence of POKDARWIS management human resources in the context of utilizing ICT for the promotion of the Tlangoh Beach tourism village application. Therefore, as a service partner, the POKDARWIS manager is the driving force in optimizing the Tlangoh Beach tourism village application by utilizing information technology to improve skills and skills in using and creating good and interesting video content and marketing news.

Page 1 of 1 | Total Record : 10