cover
Contact Name
Heri Budiawan
Contact Email
jurnal.balarea@umtas.ac.id
Phone
+6282316127727
Journal Mail Official
jurnal.balarea@umtas.ac.id
Editorial Address
Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya Jl. Tamansari Km 2,5 Kota Tasikmalaya, Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
Location
Kota tasikmalaya,
Jawa barat
INDONESIA
balarea
ISSN : -     EISSN : 2961760X     DOI : https://doi.org/10.35568/balarea.v4i1
Balarea adalah jurnal pengabdian masyarakat yang dikelola oleh Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya. Dengan hadirnya Jurnal ini, diharapkan akan menjadi sarana publikasi ilmiah bagi dosen, mahasiswa, dan pakar kesehatan dengan scope kegiatan-kegiatan dengan tema pengabdian kepada masyarakat dalam bidang kesehatan.
Articles 47 Documents
Penerapan Jus Semangka Terhadap Pasien Hipertensi Di Kelurahan Mulyasari Kecamatan Tamansari Kota Tasikmalaya Indri Chaerusaeni; Lilis Lismayanti; Nina Pamela Sari; Ryssa Kania; Derri Haryadi; Andy Krisnasatriya; Yunda Nurachman; Mohamad Ali Sy’ban; Lilik Herawati
Balarea: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2024): BALAREA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/balarea.v2i2.4359

Abstract

Hipertensi adalah tekanan darah tinggi persistem dimana sistoliknya di atas 140 mmHg dan tekanan diastolik di atas 90 mmHg. World Health Organization (WHO) tahun 2015 menunjukkan sekitar 1,13 Miliar orang di dunia menyandang hipertensi, artinya 1 dari 3 orang di dunia terdiagnosis hipertensi. Hipertensi dapat diberikan dengan non farmaologi yaitu jus semangka. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kesehatan dan pengetahuan pasien hipertensi khususnya kepada Ny.R pada tanggal 04-24 Desember 2023 di Sukamaju rw 03 Kelurahan Mulyasari Kecamatan Tamansari. Hasil pengabdian didapatkan respon responden antusias dan terapi jus semangka terlihat memiliki khasiat untuk penurunan tekanan darah. Kesimpulannya adanya penurunan tekanan darah kepada Ny.R dan diharapkan tenaga kesehatan mampu memberikan informasi mengenai penanganan non farmakologi kepada pasien hipertensi.
Penyuluhan Kesehatan Tentang Hipertensi Dan Manfaat Pemberian Jus Tomat Untuk Menurunkan Hipertensi Di Sukamaju Rw 03 Kelurahan Mulyasari Kota Tasikmalaya Tahun 2023 Gilang sepriangga nuryudi; Asep Setiawan; Ida Rosidawati; Usman Sasyari; Yuyun Solihatin; Rosy Rosnawanti; Saryomo; Mailina Fadilatie; Ria Febriyani; Lintang Suci Cahya Utami; Rida Nurafiah; Rahmi Sabarini Aryati; Yuni Shopianti; Alvi oktaviana; Mochammad Wildan Syahbani; Indri Chaerusaeni; Gema Adha Febriyanto; Acep Zamzam Hidayat
Balarea: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2024): BALAREA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/balarea.v2i2.4362

Abstract

Pengetahuan kesehatan memiliki pengaruh terhadap perilaku sebagai hasil jangka menengah dari pendidikan kesehatan. Salah satu contoh penting adalah pengetahuan tentang hipertensi, karena hipertensi merupakan faktor resiko utama penyebab kematian. Warga RW 03 Kelurahan Mulyasari Kecamatan Tamansari memiliki pengetahuan kurang tentang hipertensi. Oleh karena itu penting dilaksanakannya penyuluhan tentang hipertensi untuk meningkatkan pengetahuan warga. Adapun terapi non farmakologi yang diberikan untuk membantu menurunkan tekanan darah yaitu dengan diberikannya jus tomat.Tahap awal dari penelitian ini yaitu perencanaan awal, persiapan presentasi, serta pengaturan fasilitas dan mempersiapkan alat. Peran peneliti pada penyuluhan ini yaitu, moderator, notulen, observer dan faslilitator. Bahasa yang digunakan selama penyuluhan sudah komunikatif dalam penyampaiannya.  Berdasarkan pengabdian di masyarakat RW 03, ditemukan permasalahan yaitu ada beberapa orang yang mengalami Hipertensi. Maka dari itu diadakan penyuluhan di wilayah RW 03. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat berupa kegiatan penyuluhan tentang Hipertensi dan pemberian Jus Tomat. Pada saat penyuluhan pun mahasiswa secara langsung membuatkan jus tomat dan membagikannya kepada warga yang hadir dalam acara penyuluhan tersebut. Dalam pengabdian di masyarakat ini khusunya Rw 03, didapati masalah fokus yang dominan yaitu hipertensi. Maka dilakukanlah penyuluhan kesehatan Hipertensi dan terapi non farmakologi untuk menurunkan hipertensi yaitu pemberian terapi Jus Tomat.
Pemeriksaan Tekanan Darah Dan Penyuluhan Kesehatan Serta Memberikan Terapi Komplementer Jus Pepaya Tentang Hipertensi Di Kampung Sukamaju Kelurahan Mulyasari Kota Tasikmalaya Aditya Nugraha; Bayu Brahmantia; Tatang Kusmana; Neni Sholihat
Balarea: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2024): BALAREA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/balarea.v2i2.4366

Abstract

Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan penyakit  the  silent  killer,  hal  tersebut  karena penyakit hipertensi ini bisa menyerang siapa saja baik  usia  muda  maupun  usia  tua  dan penyakit hipertensi ini apabila dibiarkan dan berlangsung lama   dapat   mengakibatkan   kerusakan   pada organ tubuh lain seperti jantung, otak, mata dan ginjal.     Oleh     karena     itu,     perlu     dilakukan penanganan untuk mengatasi hipertensi salah satunya dengan terapi komplementer jus pepaya. Tujuan pengabdian ini memberikan penyuluhan tentang pencegahan    komplikasi    penyakit    hipertensi. Metode   yang   digunakan   dalam   pengabdian melalui    ceramah,    diskusi    dan    pemeriksaan tekanan darah serta pemberian jus pepaya untuk menurunkan tekanan darah. Hasil yang di dapatkan peserta yang dilakukan  pengecekan  tekanan darah.   Ada   1   orang   yang   termasuk   dalam kategori  memiliki  tekanan  darah  tinggi  dengan rentang sistol 140-170 mmhg dan diastole 100-110 mmhg.  Dapat  disimpulkan  masih  ada  penderita hipertensi di lingkungan area kampung Sukamaju.     Diharapkan     petugas     Kesehatan menindak lanjuti segera untuk pasien secara dini.
Penyuluhan Kesehatan Tentang Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (Phbs) Di Kelurahan Mulyasari Kecamatan Tamansari Firman Maulana; Miftahul Falah; Asep Nurmansyah; Eva Siti Fatimah; Resna Rismayani; Ika Maelani; Andika Pratama; Alma Mutiara; Andi Suryadi; Alia Almunawaroh; Aldy Gusdyan; Ima Himatul; Kurnia Sari; Adela Nur; Salwa Selowmitha; Ade Fany Ilham; Natasya
Balarea: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2024): BALAREA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/balarea.v2i2.4367

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat merupakan serangkaian perilaku atau tindakan yang bertujuan untuk menjaga dan meningkatkan kesehatan individu, keluarga, masyarakat, dan lingkungan. Dengan menerapkan PHBS maka akan mengurangi timbulnya resiko terkena berbagai penyakit salah satunya hipertensi. Perilaku yang berpotensi membahayakan kesehatan adalah kebiasaan merokok. Oleh karena itu, perlu dilakukan penanganan untuk mencegah hal tersebut. Tujuan pengabdian ini memberikan penyuluhan tentang hipertensi, PHBS dan bahaya merokok. Metode yang digunakan dalam penyuluhan Kesehatan ini adalah metode ceramah dan tanya jawab. Penyuluhan ini dilaksanakan di masjid Ar – Ruqiyah Kp.Kebon Kalapa Rt 03 pada 19 Desember 2023 dengan sasaran warga Masyarakat RW 017, Kelurahan Mulyasari,Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya dengan peserta sebanyak 31 orang dan pemateri penyuluhan dilakukan oleh mahasiswa S1 Keperawatan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya. Diharapkan kegiatan ini dapat mengurangi risiko hipertensi dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga perilaku kesehatan yang baik, sehingga mereka dapat terhindar dari berbagai risiko penyakit.
PENDIDIKAN KESEHATAN DAN SENAM HIPERTENSI DI RW 16 KELURAHAN MULYASARI KECAMATAN TAMANSARI KOTA TASIKMALAYA Erlinda Anggraeni; Iqbal Arinal Haq; Dinda Dwista Anggraeni; Miftahul Falah; Eva Siti Fatimah; Heri Budiawan
Balarea: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024): BALAREA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/balarea.v3i1.4368

Abstract

Hipertensi masih menjadi masalah yang cukup besar di seluruh dunia, hipertensi menyerang 22% penduduk dunia. Salah satu penyebab yang mempengaruhi hipertensi yaitu karena kurangnya aktivitas fisik, Salah satu yang dapat menurunkan tekanan darah adalah senam hipertensi. Olahraga seperti senam hipertensi mampu mendorong jantung bekerja secara optimal. Metode yang digunakan pada pengabdian masyarakat ini adalah: Edukasi dan tanya jawab untuk merespon pemahaman peserta jika ada hal yang tidak dimengerti dan Intervensi senam hipertensi untuk menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Pendidikan kesehatan dan Kegiatan senam hipertensi dilakukan dihari yang tepisah. Kegiatan pengabdian masyarakat berlangsung dengan baik pada tanggal 19-20 Desember 2023 dengan total peserta penkes hipertensi berjumlah 40 orang dan senam hipertensi berjumlah 20 orang. Masyarakat yang terlibat sebagai peserta penyuluhan mendapatkan pemahaman tentang senam hipertensi dan manfaatnya. Masyarakat yang hadir sebagai peserta penyuluhan mampu mendemonstrasikan kembali senam hipertensi. Penting dilakukan kegiatan yang berkelanjutan dikemas dengan metode yang lebih menarik selain senam hipertensi yang bermanfaat dalam manajemen hipertensi sehingga masyarakat mau melakukannya dengan rutin.
Implementasi Perilaku Hidup Sehat Pada Lansia Di Panti Werda Welas Asih Singaparna Aida Sri Rachmawati; Heri Budiawan; Nina Pamela Sari; Lilis Lismayanti; Hani Handayani; Fitri Nurlina; Ratni; Sri Mulyanti
Balarea: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2024): BALAREA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/balarea.v2i2.4369

Abstract

Lansia merupakan fase usia akhir dari seorang individu. Usia lansia merupakan usia dimana terjadi perubahan fisik yang bersifat kemunduran baik dari segi fisik, psikologis, yang seringkali menimbulkan dampak pada penurunan kualitas hidup. Faktor lingkungan, perilaku hidup sehat, dan kematangan spiritual, dan mampu menerima terhadap perubahan yang dialaminya  mempengaruhi  seorang lansia  menjalani fase akhir hidupnya agar tetap bahagia. Panti Werdha Welas Asih Singaparna merupakan tempat yang disediakan bagi para lansia yang keluarganya tidak mampu untuk mengurus atau para lansia yang sudah tidak mempunyai tempat tinggal, yang berasal dari daerah dalam dan luar Kabupaten Tasikmalaya. Permasalahan Lansia yang tinggal di Panti Werdha Welas Asih pada umumnnya lansia merasakan kebosanan, dan kurangnya daya dukung keluarga, dan juga keterbatasan dari nutrisi yang kaya akan zat gizi. Tujuan pengabdian ini untuk meningkatkan pengetahuan dan memberikan kenyamanan pada lansia. Metode yang digunakan berupa edukasi tentang perilaku hidup sehat, senam lansia dan  hiburan pada  seluruh penghuni  Panti Werda Welas Asih Singaparna yang berjumlah 4o  orang, Evaluasi berupa  diskusi dan tanya jawab. Hasil didapatkan respon lansia sangat antusias dan merasa senang dengan kegiatan yang sudah dilakukan. Edukasi pada lansia diharapkan dilakukan secara rutin.
SENAM HIPERTENSI DAN PEMBERIAN JUS BUAH SEMANGKA TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH DI MASYARAKAT RW 09 CIBURUYAN Syifa Nurfadilah; Miftahul Falah; Erfan Efendi; Nina Pamelasari; Lilis lismayanti
Balarea: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024): BALAREA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/balarea.v3i1.4371

Abstract

Hipertensi merupakan kondisi tekanan nadi tinggi ( systole ≥140 mmHg dan diastol ≥90 mmHg). Hipertensi dapat dikurangi melalui terapi obat dan non obat, Senam hipertensi  merupakan  olah  raga  yang  salah  satunya bertujuan untuk  meningkatkan aliran darah dan pasokan oksigen  ke  dalam  otot-otot  dan rangka yang aktif  khususnya otot jantung sehingga dapat menurunkan tekanan darah. Tujuan pengabdian ini agar masyarakat lebih aware lagi terkait perilaku hidup sehatnya dan mengurangi perilaku yang cenderung beresiko terhadap tekanan darahnya. Metode pengabdian ini menggunakan Pre Eksperimental dengan rancangan One Group Pretest – Postest Design. Hasil pengabdian di masyarakat RW 09, ditemukan permasalahan yaitu ada beberapa orang yang mengalami Hipertensi. Maka dari itu diadakan Senam Hipertensi dan pemberian Jus buah semangka di wilayah RW 09. Kesimpulannya kegiatan senam dan pemberian jus semangka pada penderita hipertensi dapat menjadi obat untuk mencegah terjadinya kenaikan darah atau bisa menurunkan tekanan darah.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM MITIGASI BENCANA MELALUI MAS ARITANA (MASYARAKAT ROWOSARI TANGGAP BENCANA) BERBASIS PALIATIF Riris Risca Megawati; Bagus Ananta Tanujiarso; Rissa Maharani Dewi; Reza Ardhana Weshari; Emi Rosita Nirmala Sari
Balarea: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024): BALAREA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/balarea.v3i1.4840

Abstract

Indonesia adalah negara dengan iklim tropis, yaitu panas dan hujan, dan terdiri dari dataran rendah dan banyak sungai tersebar. Data indeks risiko bencana Provinsi Jawa Tengah pada tahun 2022 berada di angka 115.38 dengan kategori risiko bencana sedang. Namun, Jawa Tengah terdiri dari dataran rendah dan banyak sungai tersebar. Data indeks risiko bencana di Kota Semarang di angka 103.49 dengan kategori risiko bencana sedang. Banyak bencana terjadi di Jawa Tengah menunjukkan bahwa bencana dapat terjadi, dan perlu dilakukan upaya pencegahan untuk mengurangi risiko dan dampak kerugian. Pemerintah pusat dan pemerintah daerah diberi wewenang untuk melakukan pembinaan terhadap pengembangan Desa Tangguh Bencana untuk mengurangi risiko bencana. Sendai Framework for Disaster Risk Reduction (SFDRR) 2015-2030 memprioritaskan pemahaman tentang risiko bencana sebagai tujuan utama. Salah satu upaya untuk mengurangi resiko dan dampak dari bencana yang merupakan pengetahuan masyarakat. Pengetahuan adalah hasil dari penginderaan manusia atau pemahaman mereka tentang suatu objek melalui panca indra mereka. Pengalaman banjir terjadi hampir setiap tahun meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan masyarakat. Peningkatan pemahaman melalui informasi penting untuk mengurangi risiko bencana adalah mengubah informasi tentang sesuatu. Masyarakat tanggap bencana dapat mengacu pada masyarakat yang memiliki kemampuan untuk seadaptasi dan merespons ancaman bencana, dan dapat dengan cepat pulih dari dampak negative bencana jika terkena dampaknya. Masyarakat tanggap bencana terlibat aktif dalam menilai, menganalisis, mengolah, memantau, mengevaluasi dan mengurangi risiko bencana di wilayahnya, memanfaatkan sumber daya lokal untuk menjamin keberlanjutan.
TERAPI BERMAIN UNTUK ANAK MERINGANKAN STRES DAN MENINGKATKAN PENGALAMAN HOSPITALISASI Dini Nurbaeti Zen; Daniel Akbar Wibowo; Candra Mahardika; Usman Sasyari
Balarea: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024): BALAREA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/balarea.v3i1.5289

Abstract

Stres akibat hospitalisasi merupakan pengalaman yang menantang bagi anak-anak, yang dapat memengaruhi kesehatan mental dan fisik mereka serta menghambat proses penyembuhan. Artikel ini membahas pengaruh terapi bermain dalam mengurangi stres anak-anak yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Ciamis. Program pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan selama satu bulan ini melibatkan 15 anak yang dirawat di ruang anak, dengan sesi terapi bermain yang dilakukan dua kali seminggu. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa terapi bermain secara signifikan menurunkan tingkat stres dan kecemasan pada anak-anak, dengan penurunan rata-rata skor stres dari 63 menjadi 47. Selain itu, program ini juga meningkatkan keterlibatan orang tua dalam proses perawatan, yang berdampak positif terhadap kesejahteraan emosional anak. Artikel ini merekomendasikan integrasi terapi bermain sebagai bagian rutin dari perawatan anak di rumah sakit untuk mengurangi stres hospitalisasi dan meningkatkan kualitas perawatan.
PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG HIPERTENSI DI LINGKUNGAN PIMPINAN CABANG MUHAMMADIYAH DAN AISYIAH CIBEUREUM KOTA TASIKMALAYA Heri Budiawan; Yuyun Solihatin; Bayu Brahmantia; Ida Rosidawati; Gugun Gundara
Balarea: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): BALAREA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/balarea.v4i1.5511

Abstract

Hipertensi merupakan masalah kesehatan global yang menjadi faktor risiko utama untuk penyakit serius seperti kardiovaskular, stroke, dan gagal ginjal. WHO mencatat peningkatan prevalensi hipertensi global, dengan 1,13 miliar kasus di tahun 2019, terutama di negara berkembang. Di Indonesia, prevalensi hipertensi mencapai 34,1% menurut Riskesdas 2018. Faktor risiko hipertensi meliputi gaya hidup yang tidak sehat seperti konsumsi makanan tinggi garam, kurangnya aktivitas fisik, obesitas, kebiasaan merokok, dan konsumsi alkohol berlebihan. Kondisi ini dapat dicegah dan dikelola melalui upaya promosi kesehatan, salah satunya dengan melakukan penyuluhan tentang pentingnya perubahan gaya hidup sehat. Kegaitan pengabdian masyarakat yang dilakukan pada tanggal 26 November 2023 yaitu dengan memberikan pendidikan kesehatan pada warga di lingkungan pimpinan cabang muhammadiyah Tasikmalaya mengenai hipertensi meliputi kesadaran tentang hipertensi, faktor risiko, dan langkah pencegahannya. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, diskusi, dan media edukasi. Hasil menunjukkan bahwa 56,67% peserta mengalami hipertensi, selain tingginya angka kejadian hipertensi yang menjadi masalah lain diantaranya adalah sebagian besar masyarakat tidak menyadari bahwa mereka mengalami hipertensi. Dengan Kegiatan ini di harapkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat terkait deteksi dini dan manajemen hipertensi.