cover
Contact Name
Heri Budiawan
Contact Email
jurnal.balarea@umtas.ac.id
Phone
+6282316127727
Journal Mail Official
jurnal.balarea@umtas.ac.id
Editorial Address
Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya Jl. Tamansari Km 2,5 Kota Tasikmalaya, Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
Location
Kota tasikmalaya,
Jawa barat
INDONESIA
balarea
ISSN : -     EISSN : 2961760X     DOI : https://doi.org/10.35568/balarea.v4i1
Balarea adalah jurnal pengabdian masyarakat yang dikelola oleh Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya. Dengan hadirnya Jurnal ini, diharapkan akan menjadi sarana publikasi ilmiah bagi dosen, mahasiswa, dan pakar kesehatan dengan scope kegiatan-kegiatan dengan tema pengabdian kepada masyarakat dalam bidang kesehatan.
Articles 47 Documents
Pendidikan Kesehatan Pengaturan Diet Pada Pasien Diabetes Melitus Di RSUD R Syamsudin, SH Yeni Yulianti; R. Bayu Kusumah; Putik; Firdha Rizki; Siti Jubaedah; Aishwarya Zahra; Ani Kurniasari; Dian Puspita
Balarea: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): Balarea: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/balarea.v2i2.3172

Abstract

Diabetes Melitus (DM) didefinisikan sebagai suatu penyakit atau gangguan metabolisme kronis dengan multi etiologi yang ditandai dengan tingginya kadar gula (glukosa) darah. Diabetes Melitus sangat mungkin untuk dicegah, dengan menghindari segala sesuatu yang dapat menjadi pencetus serangan. Utamanya yaitu mencegah kondisi tingginya kadar gula darah melebihi batas normal yang direkomendasikan. Salah satu caranya untuk menstabilkan kadar gula darah bisa dengan pengaturan diet. Penyebab terjadinya diabetes melitus biasanya karena makan yang berlebihan sehingga menyebabkan gula dan lemak dalam tubuh menumpuk secara berlebihan. Perilaku masyarakat di zaman modernisasi ini mengubah kebiasaan seseorang terutama didalam mengatur pola makan, contohnya seperti memakan makanan yang dapat menimbulkan penyakit seperti makanan siap saji, instan, dan junk food. Diabetes Melitus dapat menyerang semua usia. Penyakit diabetes melitus tidak dapat disembuhkan, namun dapat dicegah. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan pasien DM dalam pengaturan Diet. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruangan HMM Muraz RSUD R Syamsudin, SH dari pukul 09 – 11.00. Selain memberikan penyuluhan pada kegiatan ini peserta juga diberikan contoh makanan yang aman dikonsumsi bagi penderita DM. Kegiatan ini dihadiri peserta sebanyak 11 orang dengan pemberi materi penyuluhan dilakukan oleh TIM Dosen&Mahasiswa Prodi D III Keperawatan STIKESMI, serta perawat RSUD R Syamsudin, SH. Diharapkan dari kegiatan ini bisa menurunkan angka komplikasi akibat peningkatan kadar glukosa darah pada penderita DM.
Pelatihan Self Management Diabetes Mellitus Bagi Kader Di Puskesmas Tamansari Kota Tasikmalaya Miftahul Falah; Lilis Lismayanti; Nina Pamela Sari
Balarea: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): Balarea: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/balarea.v2i2.3703

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit kronis yang ditandai dengan meningkatnya kadar glukosa dalam darah melebihi batas normal, apabila tidak dikontrol dengan baik dapat menyebabkan gangguan serius pada sistem tubuh, terutama pada saraf dan pembuluh darah. Penyakit diabetes mellitus merupakan penyebab langsung dari 1,6 juta kematian dan pada tahun 2012 glukosa darah tinggi sebagai penyebab lain dari 2,2 juta kematian di dunia. Prevalensi Diabetes Melitus di indonesia terus meningkat setiap tahunnya. Kepatuhan pasien terhadap perawatannya sangat mendukung sekali terhadap kesembuhannya, sehingga diperlukan self care management yang mandiri. Self management yang baik dipengaruhi bangak faktor, baik internal maupun eksternal. Tujuan pengabdian adalah untuk meningkatkan pengetahuan kader tentang self care management pada pasien Diabetes mellitus. Pengabdian ini diberikan kepada kader di Puskesmas Tamansari. Hasil pengabdian ini peserta merespon dengan baik dan para kader antusias untuk berlatih membantu orang yang sakit. Kesimpulannya pelatihan self management ini penting untuk para kader sebagai ujung tombak tenaga kesehatan. Disarankan pelatihan untuk kader dilakukan secara berkala untuk mendapatkan pengetahuan yang baik.
Pendidikan kesehatan tentang menarche pada siswi kelas 4 di SDN 1 Cilolohan Neni nuraeni; Sri mulyanti; Hani Handayani; Ida Herdiani; Asep Setiawan; Indra Gunawan; Muhammad Saefulloh; Nita Nuriwyani; Hilma Putri Maulinda
Balarea: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): Balarea: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/balarea.v2i2.3711

Abstract

Remaja yang mengalami menarche biasanya mengalami ketakutan dan kecemasan. Datangnya haid pertama membuat remaja merasakan kebingungan kesedihan, cemas, stres, sampai dengan mudah marah dan emosional  bahkan tertekan dan menolak terkait datangnya menstruasi. Kegiatan penyuluhan ini bertujuan unutk meningkatkan pengetahuan tentang menarche dan juga meningkatkan kesiapan siswi kelas 4 SD Negeri 1 Cilolohan dalam mengahdapi menarche pertama. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini dengan pendekatan partisipasif dan komunikasi individual, artinya siswi diajak untuk memahami teori, kemudian dilakukan pendekatan secara person dan didampingi untuk mendukung pelaksanaan praktik. Pengabdian ini dilakukan di SDN 1 Cilolohan pada siswi kelas 4 berjumlah 40 siswa di Kota Tasikmalaya. Hasil yang didapat bahwa terdapat perubahan antara pengetahuan siswi tentang menarche di SDN 1 Cilolohan Kota Tasikmalaya sesudah diberikan pnyuluhan. Dapat disimpulkan bahwa penyuluhan kesehatan tentang menarche efektif untuk meningkatkan pengetahuan siswi untuk menigktakn kesiapan mereka menjelang menarche. Kegiatan ini memperoleh respon yang positif dari pihak sekolah dan juga para siswi yang sangat antusias selama kegiatan berlangsung. Disarankan guru melakukan Pendidikan kesehatan tentang menarche yang berkala kepada siswi yang akan menjelang menarche pertama
Upaya Meningkatkan Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja (PKPR) Di Puskesmas Tamansari Sri Wahyuni Sundari; Ade Kurniawati; Meti Patimah; Sri Susilawati; Dewi Nurdianti; Winda Windiyani; Rissa Nuryuniarti; Melsa Sagita Imaniar; Noorhayati Novayanti; Tatu Septiani; Ratni N; Endah Nurmahmudah
Balarea: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): Balarea: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/balarea.v2i2.3720

Abstract

Remaja sebagai penerus dan calon pemimpin bangsa di masa depan, mendapatkan hak dan kesempatan seluas-luasnya untuk tumbuh dan berkembang secara optimal, terjamin kelangsungan hidupnya, bebas dari tindakan diskriminasi dan perlakuan yang salah, termasuk terlindungi dari berbagai masalah kesehatan. Masalah kesehatan yang sering dijumpai pada remaja diantaranya anemia, masalah gizi, penyalahgunaan NAFZA, terutama yang disebabkan karena kecenderungan untuk perilaku yang berisiko. Beberapa upaya yang selama ini sudah dikembangkan oleh pihak Puskesmas untuk meningkatkan status kesehatan remaja adalah dengan program Upaya Kesehatan Sekolah (UKS). Program UKS berada di bawah naungan puskesmas sebagai fasilitas kesehatan. Puskesmas Tamansari merupakan salah satu fasilitas pelayanan kesehatan terdekat dengan kampus Universitas Muahmmadiyah Tasikmalaya dan menyelenggarakan pelayanan kesehatan remaja melalui program pokok UKS, akan tetapi tidak semua sekolah mempunyai kegiatan UKS yang aktif dan rutin. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan peran dan fungsi UKS. Kegiatan Pengabdian telah dilaskanakan di SMA 8, yang merupakan sekolah diwilayah kerja PKM Tamansari. Kegiatan menunjukan antusiasme dari siswa dan siswi, dengan berkunjung ke UKS untuk dilakukan pemeriksaan dan pendidikan kesehatan. Hasil menunjukan bahwa sebagian besar sasaran memiliki status IMT normal sebesar 67,6%, tidak anemia sebear 67% serta dengan status kesehatan normal sebear 89,3%. Namun demikian amsih ada diantaranya siswa dengan masalah kesehatan dan ini memerlukan perhatian dan dukungan berbagai pihak. Sehingga Diperlukan pendampingan pada petugas UKS untuk mengembangkan program dan keberkalaan kegiatan supaya bias dilaksanakan setiap waktu dan dapat diakses oleh remaja.
Sosialisasi Pembuatan Komposit Berbahan Kuningan Dan Serbuk Jati Untuk Kampas Rem Sepeda Motor Di Perumahan Baladewa Baregbeg Gugun Gundara; Muhammad Hisyam
Balarea: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): Balarea: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/balarea.v2i2.3737

Abstract

The brake camp is one of the components available on a motorcycle that works to slow or stop the speed of the vehicle especially at high speed so that it has an impact on the safety of the driver.Therefore it must be made of materials that not only produce large friction. But it should also be resistant to friction and does not produce heat that can cause the material to melt or change shape.The material is gloves and powders.The material is easy to obtain so that society does not have trouble looking for the material.This activity aims to introduce to the public that motorcycle brake camps can be made with materials from gloves or dust. methods used in the form of lectures and demonstrations.The results of this activity are interested in the public and are willing to try the production of compound brake camps from gloves and gloves powder.
Edukasi Pasien Dan Keluarga Terkait Keselamatan Pasien Di Rsud Dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya Usman Sasyari; Aida Sri Rachmawati; AsepSetiawan; Alden JS; Icep A; M Aziz; Fifi FA; Intan AB; Amelia NF; Aulia PM; Kristia SS
Balarea: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): Balarea: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/balarea.v2i2.3956

Abstract

Keselamatan pasien merupakan isu utama global. Kerugian yang ditimbulkan akibat tidak memperhatikan keselamatan pasien cukup besar. Banyak pasien mengalami kejadian membahayakan yang tidak disengaja dari perawatan di Fasilitas Pelayanan Kesehatan. Perawat sebagai salah satu profesi yang berada di front liner pelayanan harus bertanggung terhadap keselamatan pasien. Oleh karena itu perlu penanganan untuk mengatasi permasalahan tersebut salah satunya dengan edukasi. Tujuan pengabdian ini memberikan edukasi tentang keselamatan pasien dilingkungan rumah sakit, baik pasien maupun keluarga. Metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, dan evaluasi. Hasil yang didapatkan setelah dilakukan edukasi seluruh peserta memahami tentang keselamatan pasien dilingkungan rumah sakit. Disarankan edukasi ini dilakukan secara konsisten, sehingga dapat menurunkan kejadian tidak di harapkan pada pasien dan keluarga.
Sosialisasi Pemanfaatan Sampah Organik Menjadi Kompos Di Desa Sukamulih Aprilia Agista Dewi; Aqila Jasmine Nafidina; Cici Nuriah; Kinana Septia Rosidina; Irma Rosida; Lintang Suci Cahya Utami; Muhammad Addrifa Irsansyah; Muhamad Rayhan Yudha Pratama; Qurrota A’yun Dimyati; Rizal Mawardi; Seni Lidusyiami; Wina Sri Lestari; Yuni Mulyani
Balarea: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2024): BALAREA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/balarea.v2i2.3965

Abstract

Sampah merupakan masalah lingkungan yang sangat serius yang dihadapi masyarakat Indonesia. Sampah secara umum dibagi menjadi dua yaitu sampah organik dan anorganik. Salah satu solusi yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan mahasiswa kelompok 18 KKN tematik UMTAS di Desa Sukamulih adalah dengan sosialisi pemanfaatan sampah organik rumah tangga tersebut diolah menjadi pupuk kompos. Tujuan kegiatan sosialisasi ini untuk memberikan tambahan pengetahuan kepada masyarakat agar dapat meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar dan dengan kreatif mampu memanfaatkan serta mengolah sampah organik dengan baik. Metode pelaksanaan kegiatan berupa sosialisasi langsung kepada masyarakat khususnya di dusun 3 dan 4. Sosialisasi ini dilakukan dalam 3 tahapan yaitu, 1) Tahap persiapan yaitu melakukan observasi dan wawancara ke wilayah dusun 3 dan 4 desa Sukamulih dengan memperhatikan permasalahan dan potensi yang bisa dimanfaatkan, menyusun program dan mempersiapkan kegiatan yang akan dilakukan. 2) Tahap pelaksanaan yaitu kegiatan sosialisasi mengenai pemanfaatan sampah organik menjadi pupuk kompos. Kegiatan ini juga sebagai salah satu gambaran dalam bentuk pengelolaan sampah dengan menggunakan metode 3R . 3) Tahap evaluasi yaitu hasil yang diperoleh bahwa masyarakat menjadi lebih sadar dan tertarik untuk memanfaatkan sampah organik menjadi pupuk kompos guna memberi solusi bagi masyarakat yang mayoritas adalah petani.
Edukasi Kesehatan Perawatan Luka Setelah Khitan Fitri Nurlina; Ratni N; Titin Suhartini; Miftahul Falah; Masayu Nurwahida Pebriyani; Soni Hermawan; Anih Kurnia; Wawan Rismawan; Hilman Mulyana; Ai Rahmawati
Balarea: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2024): BALAREA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/balarea.v2i2.4205

Abstract

Prosedur khitan pada saat ini sudah mengalami perkembangan, dari yang tradisional sampai dengan modern. Pemahaman medis, khususnya dalam upaya meningkatkan efektivitas prosedur khitan, meminimalkan risiko komplikasi, dan memperbaiki perawatan pasca-khitan merupakan hal penting yang perlu diinformasikan kepada pasien dan keluarga. Edukasi yang tepat, dukungan emosional, dan komunikasi yang efektif dengan pasien dan keluarganya dapat membantu mengurangi kecemasan, memperjelas harapan, serta meningkatkan pemahaman tentang perawatan luka khitan. Tujuan pengabdian ini adalah memberikan pemahamam yang tepat kepada kepada orang tua yang bertanggung jawab terhadap perawatan luka tersebut. Metode yang digunakan adalah ceramah dengan pendekatan privat edukasi (orang per orang) yang dilaksnakan di Graha universitas Muhammadiyah Tasikmalaya. Hasil pengabdian ini peserta merespon dengan baik dan antusias dalam proses diskusi. Kesimpulannya bahwa edukasi perawatan luka setelah khitan ini penting untuk dilaksanakan karena akan meningkatkan pengetahuan orang tua dalam merawat anaknya setelah khitan.
PEMBERIAN METODE KENZIE EXERCISE UNTUK MENURUNKAN LOW BACK PAIN DI KELURAHAN MULYASARI Rahmi Sabrini Aryati
Balarea: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024): BALAREA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/balarea.v3i1.4334

Abstract

Lansia berpotensial mengalami nyeri punggung bawah sebagai akibat dari kemunduran fisik yang dicetuskan oleh aktivitas sehari-hari. Usia semakin tua seseorang semakin tinggi beresiko mengalami penurunan elastisitas tulang yang memicu terjadinya gejala Low Back Pain atau nyeri punggung bawah. Tujuan pengabdian ini adalah mengetahu efektivitas pemberian terapi Latihan MC Kenzie Exercise pada Ny. K di Kelurahan Mulyasari. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah perlakuan kepada pasien dengan menilai respon sebelum dan sesudah dilakukan terapi. Sasaran pada pengabdian ini adalah seluruh lansia penderita Low Back Pain. Hasil yang didapatkan setelah melakukan pengabdian klien merasa sakitnya berkurang dan mampu digerakan anggota tubuh yang sakit. Kesimpulannya Teknik ini bermanfaat untuk menurunkan skala nyeri pada pasien dengan gejala Low Back pain.
PEMERIKSAAN GOLONGAN DARAH PADA MASYARAKAT RW 004 KELURAHAN MULYASARI KECAMATAN TAMANSARI Miftah Nurhakim; Apip ripki Apip ripki; Devina sinta nuraisah; Dina Nurul Zakia; Elisa handayani; M ikhlasul A; Fiqri mohamad alfian; Mita Berlian Marjani; Nopa srihandayani; Risma niati; Sri Mulyani; Suwondo anjar rifai; Abya salma sajida; Dara agita liana; Amalia insani putri; Lilis lismayanti; Deri Haryadi; Fitri Nurlina
Balarea: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024): BALAREA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/balarea.v3i1.4349

Abstract

Golongan darah merupakan sebuah identitas dari seorang individu. Sistem penggolongan darah yang banyak dikenal yaitu sistem ABO dengan rincian golongan darah A, B , AB, dan O. Identitas dari golongan darah ini, kurang lebihnya merupakan sebuah informasi yang berperan besar dalam memenuhi kebutuhan darah. Tujuan dari kegiatan ini adalah agar masyarakat dapat mengetahui golongan darah dan mengetahui fungsi dari jenis golongan darah tersebut. Desain yang dilakukan dalam kegiatan ini menggunakan desain deskriptif observasional yaitu menggambarkan hasil pemeriksaan golongan darah berdasarkan hasil observasi di lapangan. Hasil yang diperoleh yaitu persentase golongan darah dari masyarakat RW 004 kelurahan Mulyasari untuk golongan darah A yaitu 35,3%, golongan darah B yaitu 22,7%, golongan darah AB yaitu 8,7%, dan golongan darah O yaitu 33,3%. Golongan darah yang telah diperiksa dapat diketahui oleh masyarakat RW 004 dan dapat digunakan sebagai identitas oleh masyarakat jika dibutuhkan untuk meemnuhi kebutuhan darah, per individu dari masyarakat sudah mengetahui jenis golongan darah mereka.